cover
Contact Name
Conrad Liab Hendricson Folamauk
Contact Email
cmj@undana.ac.id
Phone
+6285739077621
Journal Mail Official
cmj@undana.ac.id
Editorial Address
Contact Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana, Jalan Adisucipto – Penfui, Kupang Nusa Tenggara Timur
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Cendana Medical Journal
ISSN : 23023007     EISSN : 27466809     DOI : https://doi.org/10.35508/cmj
Core Subject : Health,
Cendana Medical Journal (CMJ) menerima naskah dari sarjana, mahasiswa pascasarjana, residen, doktor program internship, staf fakultas kedokteran, staf rumah sakit dan pihak-pihak yang tertarik untuk menulis karya ilmiah. Artikel ilmiah yang diposting di CMJ meliputi: editorial, artikel penelitian, EBCR (Evidence Based Case Report), laporan kasus, dan ulasan. Untuk artikel penelitian sebaiknya penelitian kedokteran dasar atau biomedis.
Articles 286 Documents
HUBUNGAN USIA DAN JENIS KELAMIN PADA PENDERITA NYERI PUNGGUNG BAWAH (LOW BACK PAIN) DENGAN KOMORBID DIABETES MELITUS DI RSUD PROF. DR. W. Z. JOHANNES KUPANG TAHUN 2018 Pandjukang, Astary Pasorong; Br. Damanik, Efrisca Meliyuita; Hutasoit, Regina
Cendana Medical Journal Vol 8 No 2 (2020): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.553 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v8i2.3332

Abstract

Nyeri Punggung Bawah atau Low Back Pain (LBP) merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal yang ditandai dengan rasa nyeri atau perasaan lain yang tidak enak di daerah tulang pinggang dan sekitarnya.Terdapat beberapa faktor risiko penting yang terkait dengan kejadian LBP yaitu usia diatas 35 tahun, perokok, masa kerja 5-10 tahun, posisi kerja, kegemukan dan riwayat keluarga penderita musculoskeletal disorder. Prevalensi LBP di antara pasien dengan diabetes melitus adalah dua kali lebih tinggi daripada pasien LBP tanpa DM pada kelompok usia dan jenis kelamin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan Usia dan Jenis Kelamin pada Penderita Nyeri Punggung Bawah (low back pain) dengan Komorbid Diabetes Melitus di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang Tahun 2018. Metodologi penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 39 orang dengan cara total sampling. Hasil penelitian ini tidak terdapat hubungan usia dan Kejadian LBP dengan komorbid DM didapatkan hasil p = 0,123 (p<0,05) menggunakan uji Fisher’s exact test dan terdapat hubungan jenis kelamin dan Kejadian LBP dengan Komorbid DMdidapatkan hasil p=0,038 (p<0,05) dengan menggunakan uji chi square. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dan kejadian LBP dengan Komorbid DM serta tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia dan kejadian LBP dengan Komorbid DM
HUBUNGAN KEPEMILIKAN DAN KONDISI JAMBAN TERHADAP KEJADIAN INFEKSI CACING USUS PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI DESA LIFULEO TAHUN 2019 Nurdin, Sofia Septria; Setiono, Kresnawati Wahyu; Trisno, Idawati
Cendana Medical Journal Vol 8 No 2 (2020): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.466 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v8i2.3334

Abstract

Infeksi cacing usus masih menjadi masalah kesehatan masyarakat Indonesia. Penyakit ini terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia dan termasuk dalam neglected diseases. Secara global, tahun 2013 sekitar 2 miliar orang terinfeksi cacing usus. Di Negara berkembang 12% dari global burden disease disebabkan oleh infeksi cacing usus yang diestimasikan banyak terjadi pada anak usia 5-14 tahun. Di Indonesia prevalensi kecacingan sebesar 2,5-62%. Kecacingan dapat menghambat perkembangan fisik, kecerdasan, produktivitas kerja, dan menurunkan ketahanan tubuh sehingga mudah terkena penyakit lainnya. Apabila terjadi pada anak dapat menurunkan performa akademis anak. Kepemilikan dan kondisi jamban merupakan salah satu faktor risiko kecacingan. Salah satu provinsi endemik kecacingan adalah NTT. Kepemilikan jamban pun masih sebesar 44% dengan akses jamban sehat sebesar 53,44%.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kepemilikan dan kondisi jamban terhadap kejadian infeksi cacing usus pada anak usia sekolah dasar di Desa Lifuleo tahun 2019. Metode peneltitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional dengan cara pengambilan sampel Purposive sampling. Sampel berjumlah 64 responden, dilakukan pada bulan Agustus-September 2019. Analisis data menggunakan uji fisher’s exact test. Hasil penelitian didapatkan prevalensi kecacingan sebesar 3,1%. Hasil uji fisher untuk hubungan kepemilikan jamban dengan kecacingan didapatkan nilai p = 0,908 (p > 0,05) dan hubungan kondisi jamban dengan kecacingan didapatkan nilai p = 0,151 (p > 0,05). Kesimpulan penelitian ini tidak terdapat hubungan kepemilikan dan kondisi jamban terhadap kejadian infeksi cacing usus pada anak usia sekolah dasar di Desa Lifuleo tahun 2019.
UJI EFEK ANTI DIABETES EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP TIKUS PUTIH SPRAGUE DAWLEY YANG DIINDUKSI ALOKSAN Toby, Tarsisius Ryang; Amat, Anita Lidesna Shinta; Artawan, I Made
Cendana Medical Journal Vol 8 No 2 (2020): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.311 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v8i2.3336

Abstract

Diabetes Melitus (DM) adalah gangguan metabolik yang terjadi secara kronik atau menahun akibat kelainan dari produksi dan sifat insulin atau keduanya yang menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan. Hal ini mengakibatkan peningkatan kadar glukosa darah diatas nilai normal atau hiperglikemia. Angka kejadian DM di dunia pada tahun 2017 berjumlah 424,9 juta jiwa, sedangkan di Indonesia berjumlah 10,3 juta jiwa yang menepati peringkat ke enam didunia dan provinsi NTT menepati peringkat ke empat di Indonesia. Pada daun kelor (Moringa oleifera) terkandung antioksidan flavonoid yang memiliki fungsi untuk meningkatkan sekresi insulin dan meningkatkan ambilan glukosa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya efek antidiabetika eksrak etanol daun kelor (Moringa oleifera) terhadap tikus putih Sprague dawley yang diinduksi aloksan. Metode penelititan eksperimental dengan desain true experimental-randomized pretest and post test with control group. Sampel penelitian berjumlah 24 ekor tikus jantan dipilih secara acak ke dalam beberapa kelompok yaitu kontrol normal (tidak diberikan perlakuan), kontrol negatif (diberikan Na-CMC 0,5%),kontrol positif (diberikan glibenklamid 5 mg/kgBB) dan tiga kelompok perlakuan ekstrak yaitu dosis 1 (250 mg/kgBB), dosis 2 (450 mg/kgBB) dan dosis 3 (600 mg/kgBB). Berikutnya dilakukan pre-test untuk mengetahui keadaan awal sampel, kemudian dilanjutkan dengan post-test untuk melihat pengaruh pemberian perlakuan tersebut. Hasil ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) dalam semua dosis memiliki nilai probabilitas <0,05 yang menunjukan penurunan kadar gula darah yang signifikan secara statistik. Kesimpulan dari penelitian ini didapat Ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) memiliki efek anti diabetik
PENGARUH LATIHAN TARIAN JA’I(NGADA TRADITIONAL DANCE) TERHADAP MEMORI JANGKA PENDEK MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA Hadi, Giovani Rizaldo; Manafe, Derri Riskiyanti Tallo; Rambu Kareri, Dyah Gita
Cendana Medical Journal Vol 8 No 2 (2020): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.515 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v8i2.3339

Abstract

Fakultas Kedokteran menggunakan metode pembelajaran problem based learning (PBL) dengan menerapkan sistem perkuliahan Blok dengan adanya beberapa Blok dalam setiap semester dan ujian final di setiap akhir Blok sehingga mahasiswa Fakultas Kedokteran membutuhkan kualitas memori yang baik, khususnya memori jangka pendek. Aktivitas fisik terbukti dapat meningkatkan fungsi memori jangka pendek.Tarian Ja’i sebagai Dance Movement Therapy (DMT) termasuk ke dalam moderat aerobic exercise yang dapat meningkatkan fungsi memori jangka pendek. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh latihan tarian Ja’i terhadap memori jangka pendek mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana. Metode penelitian ini menggunakan quasi experimental dengan metode pre and post test with control group yang dilakukan pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendanaberusia 18-22 tahun (n=30) yang dipilih menggunakan simple random samplingmenjadi kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Latihan tarian Ja’i diberikan kepada kelompok perlakuan sebanyak 3 kali seminggu selama 3 minggu dengan durasi tiap sesi latihan 30 menit. Fungsi memori jangka pendek sebelum dan sesudah perlakuan diukur menggunakan tes digit span (subtest digit forward dan backward).Analisis data menggunakan uji t berpasangandan uji t tidak berpasangan. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan signifikan pada selisih skor pre-posttes digit span kelompok perlakuan dibandingkan dengan kelompok kontrol pada post tes 1 (p=0,032)danpost tes 4(p=0,001), sedangkan tidak terdapat perbedaan signifikan padapost tes 9(p=0,052). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan pengaruh yang signifikan latihan tarian Ja’i terhadap memori jangka pendek pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana
HUBUNGAN TINGKAT STRES DAN TINGKAT PENDAPATAN DENGAN KUALITAS HIDUP PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DI KOTA KUPANG Diamanta, Agatha D.S.; E D, Maria Agnes; Buntoro, Ika Febianti
Cendana Medical Journal Vol 8 No 2 (2020): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.465 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v8i2.3340

Abstract

Tuberkulosis merupakan salah satu dari 10 penyebab utama kematian. Indonesia merupakan negara dengan insiden tuberkulosis tertinggi ketiga di dunia. Pengobatan yang lama dan harus sesuai dengan aturan akan menimbulkan stres pada penderita. Diperkirakan seorang pasien TB dewasa, akankehilangan rata-rata waktu kerjanya 3-4 bulan, yang berakibat kehilangan pendapatan tahunan rumah tangganya sekitar 20–30%. Adanya perubahan sikap dan stigma terkait TB oleh orang sekitar membawa dampak psikis dan sosial bagi pasien TB.Perubahan akibat penyakit yang diderita dapat mempengaruhi berbagai aspek dalam kehidupan manusia, yang pada akhirnya berdampak pada kualitas hidup penderita. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dan tingkat pendapatan dengan kualitas hidup penderita Tuberkulosis Paru di Kota Kupang. Metode jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode observasional analitik dan pendekatan Cross sectional yang dilakukan di 11 puskesmas di Kota Kupang. Dari pengambilan sampel ini, dengan teknik Stratified sampling, didapatkan sejumlah 87 penderita tuberkulosis paru yang terdaftar di puskesmas tahun 2019. Hasil uji menggunakan metode Korelasi Rank-Spearman, yakni perbandingan nilai antara tingkat stres dengan kualitas hidup, didapatkan nilai p value = 0,000 (p < 0,05), nilai koefisien korelasi = 0,628 dan arah hubungan positif. Sedangkan dalam perbandingan antara tingkat pendapatan dengan kualitas hidup didapatkan nilai p value = 0,409 (p > 0,05), nilai r = - 0,090 dan arah hubungan negatif. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan kualitas hidup penderita Tuberkulosis Paru di Kota Kupang. Di tempat lain tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara tingkat pendapatan dengan kualitas hidup penderita Tuberkulosis paru di Kota Kupang
HUBUNGAN LETAK LESI STROKE DENGAN KEJADIAN DEPRESI PASCA STROKE PADA PASIEN STROKE DI RSUD PROF DR W Z JOHANNES KUPANG Pongsilurang, Jeanette Maureen; Wungouw, Herman Pieter Louis; Setiono, Kresnawati Wahyu
Cendana Medical Journal Vol 8 No 2 (2020): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.345 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v8i2.3347

Abstract

Stroke merupakan penyebab kematian tertinggi kedua dan penyebab disabilitas tertinggi ketiga di dunia. Stroke dapat mempengaruhi kondisi neuropsikiatri pasien, salah satu dampak paling umum ialah depresi pasca stroke yang dapat memperlambat proses pemulihan pasien pasca stroke. Lokasi lesi diduga merupakan salah satu faktor yang berhubungan dengan depresi pasca stroke, namun hal ini masih menjadi kontroversi. Tujuan penelitin ini untuk mengetahui hubungan letak lesi stroke dengan kejadian depresi pasca stroke pada pasien stroke di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang. Metode penelitian ini bersifat analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 68 orang dan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data primer didapat melalui wawancara dengan pasien menggunakan kuesioner Hamilton Depression Rating Scale (HDRS), sedangkan data sekunder didapatkan melalui rekam medik. Hasil dari 68 responden, didapati 31 responden (45,6%) dengan lesi hemisfer kiri dan 37 responden (54,4%) dengan lesi hemisfer kanan. Sebanyak 29 responden (42,6%) mengalami depresi pasca stroke. Terdapat 45,2% responden dengan lesi hemisfer kiri mengalami depresi, sedangkan responden dengan lesi hemisfer kanan yang mengalami depresi sebesar 40,5%. Analisis data dilakukan dengan uji chi square dan didapatkan nilai signifikansi p=0,701 (p>0,05). Kesimpulan penelitian ini tidak terdapat hubungan yang signifikan antara letak lesi stroke dengan kejadian depresi pasca stroke pada pasien stroke di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang.
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN TINGKAT KEPARAHAN ACNE VULGARIS PADA MAHASISWA PREKLINIK FAKULTAS KEDOKTERAN UNDANA Bria Seran, Maria Jozilyn; Lidia, Kartini; Telussa, Arley Sadra
Cendana Medical Journal Vol 8 No 2 (2020): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.157 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v8i2.3348

Abstract

Acne vulgaris mempengaruhi sekitar 9,4% populasi di seluruh dunia dan penyakit yang paling sering terjadi dan berada di urutan delapan di dunia dan ketiga terbanyak di Indonesia. Acne vulgaris sering terjadi pada remaja dan dapat bertahan sampai dewasa. Acne Vulgaris dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, penelitian di Korea menunjukkan faktor pemicu utama atau yang memberatkan salah satunya adalah kurang tidur. Durasi tidur yang kurang menyebabkan kualitas tidur yang buruk, penyebab dari kualitas tidur yang buruk pada usia remaja dapat bermacam-macam seperti konsumsi kafein dan alkohol, olahraga, mengerjakan tugas, dan juga karena stres. Berdasarkan uraian diatas penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang hubungan kualitas tidur dengan tingkat keparahan acne vulgaris pada mahasiswa preklinik Fakultas Kedokteran Undana Kupang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Kualitas Tidur dengan Tingkat Keparahan Acne Vulgaris Pada Mahasiwa Preklinik Fakultas Kedokteran Undana. Metode penelitian ini merupakan penelitian analitikal observasional dengan rancangan cross sectional yang dilakukan pada mahasiswa preklinik Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana dengan cara pengisian kuesioner pengisian kuisoner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan Gradasi acne menurut Lehmann dengan bantuan kamera canon EOS M10 dan penilaian oleh dokter spesialis.Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah responden 70 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian dianalisis secara univariat, bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil dari 70 responden, didapatkan hasil 61responden (87,1%) memiliki tingkat keparahan acne vulgaris ringan dan 9 responden (12,9%) memiliki tingkat keparahan acne vulgaris sedang. Dari 70 responden juga didapatkan 12 responden (17,1%) memiliki kualitas tidur baik dan 58 responden (82,9%) memiliki kualitas tidur baik. Hasil uji analisis bivariat pada penelitiaan ini diperoleh hasil p=0,341 (p>0,05). Kesimpulan dari penelitian ini tidak terdapat hubungan antara kualitas tidur dengan tingkat keparahan acne vulgaris pada mahasiwa preklinik Fakultas Kedokteran Undana.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN LAMTORO (LEUCAENA LEUCOCEPHALA (LAM.) DE WIT) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI ESCHERICHIA COLI SECARA IN VITRO Megariani, Maria Anggelina; Indriarini, Desi; Setianingrum, Elisabeth Levina Sari
Cendana Medical Journal Vol 8 No 2 (2020): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.399 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v8i2.3349

Abstract

Bakteri yang merupakan penyebab utama dari penyakit infeksi biasanya merupakan flora normal, seperti Escherichia coli. Salah satu tanaman yang digunakan sebagai obat adalah daun lamtoro. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antibakteri dari ekstrak daun lamtoro. Metode jenis penelitian yang digunakan adalah true experiment design dengan rancangan penelitian posttest only control group design. Data diuji secara statistik menggunakan uji Kruskal-Wallis. Kelompok perlakuan pada penelitian ini terdiri atas kontrol positif siprofloksasin, kontrol negatif aquadest steril dan kelompok konsentrasi 100%, 75%, 50%, 25%, 12,5%, 6,25%, 3,125%, 1,56% dengan pengulangan 3 kali untuk masing-masing kelompok. Hasil penelitian ini terdapat aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun lamtoro, dengan nilai p=0,010 (p<0,050). Kesimpulan penelitian ini terdapat aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun lamtoro (Leucaena Leucocephala (Lam.) De Wit) terhadap bakteri Escherichia coli.
HUBUNGAN KEBIASAAN BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN DAN BERMAIN DI TANAH DENGAN KEJADIAN INFEKSI CACING USUS PADA ANAK DI DESA LIFULEO Natalia, Ni Kadek A. V.; Setiono, Kresnawati Wahyu; Koamesah, Sangguana M J
Cendana Medical Journal Vol 8 No 2 (2020): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.545 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v8i2.3350

Abstract

Infeksi cacing usus merupakan masalah kesehatan masyarakat yang masih tersebar luas di seluruh dunia terutama di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Cacingan dapat mengakibatkan menurunnya kondisi kesehatan, gizi, kecerdasan, dan produktivitas. Hygiene perorangan dipercaya sebagai salah satu faktor risiko cacingan.Tujuan penelitian ini bertujuan ntuk mengetahui hubungan kebiasaan buang air besar sembarangan dan bermain di tanah dengan kejadian infeksi cacing usus pada anak di Desa Lifuleo. Metode penelitian ini bersifat analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 61 orang dan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data kebiasaan buang air besar sembarangan dan kebiasaan bermain di tanah didapatkan melalui wawancara dan data infeksi cacingan diperoleh melalui pemeriksaan tinja. Hasil dari 61 sampel, didapatkan prevalensi infeksi kecacingan sebesar 3,3%. Hasil Uji Fisher untuk hubungan antara kebiasaan buang air besar sembarangan dan infeksi cacing didapatkan nilai p = 0,074. Sedangkan hubungan antara kebiasaan bermain di tanah dengan infeksi cacing didapatkan nilai p = 0,566 (p > 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan buang air besar sembarangan dan bermain di tanah dengan kejadian infeksi cacing usus pada anak di Desa Lifuleo
PENGARUH TARIAN JA’I DARI NUSA TENGGARA TIMUR TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PUASA PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA Wora Wora, Marguerita Merpati Octaviani; Setianingrum, Elisabeth Levina Sari; Telussa, Arley Sadra
Cendana Medical Journal Vol 8 No 2 (2020): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.908 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v8i2.3351

Abstract

Mahasiswa kedokteran adalah kelompok yang cenderung memilih konsumsi makanan siap saji serta memiliki aktivitas fisikyang rendah. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan kadar glukosa dalam darah. Bila berlangsung lama dapat menyebabkan penyakit serius seperti Diabetes Melitus. Tarian Ja’i yang dikategorikan sebagai dance movement therapy merupakan salah satu pilihan terapi non farmakologis. Tarian Ja’i memiliki gerakan yang sedehana dengan melibatkan otot-otot besar.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh tarian Ja’idari Nusa Tenggara Timur terhadap Kadar Glukosa Darah Puasa pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana. Metode Penelitian ini merupakan penelitian quasy experimental dengan rancangan penelitian pre and post test with control group yang dilakukan pada mahasiswa preklinik Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random samplingsebanyak 42 orang. Analisis data menggunakan uji ppaired t-test untuk melihat perubahan kadar glukosa darah tiap kelompok dan uji independent t-test untuk mengetahui pengaruh tarian ja’i terhadap kadar glukosa darah puasa. Hasil analisis pengaruh tarian ja’i terhadap kadar glukosa darah puasa pada mahasiswa kelompok intervensi dan kelompok kontrol berturut-turut menunjukkan nilai p=0,210 dan p= 0,205. Analisis pengaruh tarian ja’i terhadap kadar glukosa darah puasa pada mahasiswa menunjukkan nilai p=0,073(p>0,05). Kesimpulan penelitian ini tidak terdapat pengaruh Tarian Ja’iyangsignifikanterhadap kadar glukosa darah puasa pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana

Page 10 of 29 | Total Record : 286