cover
Contact Name
Conrad Liab Hendricson Folamauk
Contact Email
cmj@undana.ac.id
Phone
+6285739077621
Journal Mail Official
cmj@undana.ac.id
Editorial Address
Contact Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana, Jalan Adisucipto – Penfui, Kupang Nusa Tenggara Timur
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Cendana Medical Journal
ISSN : 23023007     EISSN : 27466809     DOI : https://doi.org/10.35508/cmj
Core Subject : Health,
Cendana Medical Journal (CMJ) menerima naskah dari sarjana, mahasiswa pascasarjana, residen, doktor program internship, staf fakultas kedokteran, staf rumah sakit dan pihak-pihak yang tertarik untuk menulis karya ilmiah. Artikel ilmiah yang diposting di CMJ meliputi: editorial, artikel penelitian, EBCR (Evidence Based Case Report), laporan kasus, dan ulasan. Untuk artikel penelitian sebaiknya penelitian kedokteran dasar atau biomedis.
Articles 286 Documents
Hubungan Antara Tingkat Kecemasan Dengan Kualitas Tidur Selama Masa Pandemi Covid-19 Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana Ghawa, Ewaldina Yulsiana Dija; Lidia, Kartini; Buntoro, Ika Febianti
Cendana Medical Journal Vol 9 No 2 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.393 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i2.5974

Abstract

Cemas dapat diartikan sebagai perasaan takut, khawatir, dan perasaan tidak sanggup untuk melakakukan sesuatu. Ketika seseorang sedang mengalami kecemasan, orang tersebut cenderung tidak dapat menyelesaikan permasalahan yang ada dibenaknya dan semakin menghabiskan energi yang dapat menyebabkan terganggunya pola tidur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur selama pandemi COVID-19 pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel ini adalah stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 131 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) untuk mengukur tingkat kecemasan dan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur. Analisa data yang digunakan adalah uji contingency coefficient. Hasil analisis bivariat menunjukan adanya hubungan yang signifikan (p= 0,002) antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur selama masa pandemi COVID-19 pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Univeristas Nusa Cendana. Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur selama masa pandemi COVID-19 pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Univeristas Nusa Cendana
Efektivitas Media Video Terhadap Peningkatan Pengetahuan Tentang Social Distancing Dalam Pencegahan Covid-19 Pada Mahasiswa Baru Universitas Nusa Cendana Bi’i, Gaudensia Rosa Mistika; Folamauk, Conrad Liab Hendricson; Telussa, Arley Sadra
Cendana Medical Journal Vol 9 No 2 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.19 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i2.5975

Abstract

Menurut Publik Health Emergency Operations Center (PHEOC) Kemenkes RI pada tanggal 7 Desember 2020, total kasus konfirmasi COVID-19 di Indonesia adalah 581.550 dan 17.867 kasus meninggal. Cara yang dapat dilakukan untuk mencegah penyebaran COVID-19 adalah social distancing. Pengetahuan tentang social distancing sangat diperlukan dan dapat diperoleh melalui pemberian informasi. Informasi dapat diperoleh dari berbagai media, salah satunya yang efektif adalah media video. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas media video terhadap peningkatan pengetahuan tentang social distancing dalam pencegahan COVID-19 pada Mahasiswa Baru Universitas Nusa Cendana. Metode penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian Pre Experiment Design dengan rancangan penelitian one group pre-test dan post-test design yang dilakukan pada mahasiswa baru SNMPTN Universitas Nusa Cendana. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 233 orang. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan uji wilcoxon. Hasil dari 233 responden diperoleh rerata nilai pengetahuan mahasiswa baru saat pretest adalah 11,84 dan rerata nilai pengetahuan saat postest meningkat menjadi 13,24. Mahasiswa baru dengan kategori meningkat ada 168 orang (72,10%), kategori tetap ada 51 orang (21,89%) dan kategori menurun 14 orang (6,01%), dengan hasil uji statistik nilai p value = 0,000 atau p<0,05. Kesimpulan penelitian ini terdapat perbedaan signifikan tingkat pengetahuan mahasiswa baru lulusan SNMPTN tentang social distancing dalam pencegahan COVID-19 sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan kesehatan melalui media video.
Hubungan Tingkat Stres Dengan Sindrom Dispepsia Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana Sequera, Maria Trisya Goncalves; Ratu, Kristian; Pakan, Prisca Deviani
Cendana Medical Journal Vol 9 No 2 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.816 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i2.5976

Abstract

Stres merupakan masalah psikologi yang menimbulkan perubahan perilaku, fisiologi maupun psikologi seseorang. Mahasiswa pendidikan dokter merupakan kalangan yang rentang terhadap stres. Hal ini dikarenakan jadwal kuliah yang padat sehingga menyebabkan mahasiswa rentan mengalami gangguan psikiatri seperti gangguan stres. Stres tersebut dapat menyumbangkan terjadinya dispepsia pada seseorang. Adanya stres dapat mempengaruhi fungsi gastrointestinal dan mencetuskan keluhan pada orang sehat salah satunya dispepsia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan sindrom dispepsia pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana. Metode Penelitian ini merupakan penelitian analitikal observasional dengan rancangan cross sectional yang dilakukan pada mahasiswa preklinik Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana. Teknik pengambilan sampel adalah stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 156 orang. Data tingkat stres diperoleh dari pengisian kuesioner DASS 42 dan sindrom dispepsia menggunakan kuesioner PADYQ. Analisis data menggunakan uji spearman’s rank correlation. Hasil sampel yang tidak mengalami stres (normal) sebanyak 56 (35,9%), sampel yang mengalami stres ringan, sedang dan berat masing-masing sebanyak 31 (19,9%), sedangkan sampel yang mengalami stres sangat berat sebanyak 7 (4,5%). Kemudian jumlah sampel yang tidak memiliki sindrom dispepsia (normal) sebanyak 77 (49,9) orang, jumlah sampel yang mengalami sindrom dispepsia ringan sebanyak 39 (25,0%), jumlah sampel yang mengalami sindrom dispepsia sedang sebanyak 37 (23,7%), dan jumlah sampel yang mengalami sindrom dispepsia berat sebanyak 3 (1,9%) orang. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan sindrom dispepsia pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana.
Serial Cases Report : 3 Cases Of Giant Bladder Stone In Dilumilpublic Health Center, East Nusa Tenggara, Indonesia Wijaya, Adrianus Gupta; Telussa, Arley Sadra
Cendana Medical Journal Vol 9 No 2 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (885.132 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i2.5977

Abstract

Giant bladder stone is a rare case of urinary tract stones. This case usually occurs because of delayed diagnosis due to limited medical facility. Cases Three cases of giant bladder stone were reported in Dilumil Public Health Center, East Nusa Tenggara. All patients are male. The first patient is 40 years old with a 9 x 8.7 x 6 cm bladder stone and that weighed 425 g. The second patient is 19 years old with a 6 x 5.5 x 5.5cm bladder stone and that weighed 116.5g. The third patient is 18 years old with 4.8 x 3.8 x 3.7cm stone and that weighed 105g. Two of three patient’s main complaint was urinary retention, while other patient complained of dysuria. All cases were treated with open vesicolithotomy. Conclusion Giant bladder stone weighing > 100g is uncommon. Initial careful diagnosis is needed to prevent delays in handling bladder stones in primary health facilities. These patients live in the same area and share the drinking water source. The bladder stone was removed by open vesicolithotomy without any complications.
Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Durasi Siklus Mentruasi Pada Mahasiswi Pre-Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana Tahun 2020 Louk, Anggraeni Felisitas; Rante, Su Djie To Rante; Folamauk, Conrad Liab Hendricson
Cendana Medical Journal Vol 9 No 2 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.816 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i2.5978

Abstract

Sekitar 75% wanita pada tahap remaja akhir mengalami gangguan yang terkait dengan menstruasi1. Menurut WHO, batasan usia remaja terjadi pada umur 12-24 tahun.2 Perempuan biasanya mempunyai durasi siklus haid antara 21-35 hari. Disebut polimenorea jika siklus haid kurang dari 21 hari dan oligomenorea jika siklus haid lebih dari 35 hari. Pada perempuan yang mengalami durasi siklus menstruasi lebih dari 90 hari maka dikatakan mengalami amenorrhea3. Salah satu faktor yang mempengaruhi siklus mesntruasi adalah aktivitas fisik.4 Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan durasi siklus menstruasi pada mahasiswi pre-klinik fakultas kedokteran Universitas Nusa Cendana tahun 2020. Metode penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif dengan jenis korelasional. Penelitian ini bersifat analitik observaional dengan pendekatan case control pada mahasiswi pre-klinik fakultas kedokteran universitas nusa cendana dengan cara pengisian kuesioner International Physical Activity Qiestionnaire (IPAQ) dan kuesioner pola menstruasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden 90 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian dianalisis secara univariat, bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil kelompok kontrol yang memiliki durasi siklus menstruasi normal terdapat 6 responden yang memiliki aktivitas fisik berat, 13 responden memiliki aktivitas fisik ringan, 26 respoden memiliki aktivitas fisik sedang. Untuk kelompok kasus dengan durasi siklus menstruasi yang abnormal, terdapat 16 responden dengan aktivitas fisik berat, 9 responden memiliki aktivitas fisik ringan dan 20 responden memiliki aktivitas fisik sedang. Berdasarkan uji statistik menggunakan uji Chi Square Test diperoleh hasil nilai tingkat signifikansi p = 0,048 atau p < 0,05 menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan durasi siklus menstruasi pada mahasiswi pre-klinik Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana (p = 0,048 atau p < 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan signifikan antara aktivitas fisik dengan durasi siklus menstruasi pada mahasiswi pre-klinik Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana tahun 2020.
Faktor Risiko Kanker Payudara Di RSUD Prof. Dr.W.Z Johannes Kupang Nusa Tenggara Timur Tahun 2017-2019 Dati, Theresia Yuliana; Sasputra, I Nyoman; Rante, Su Djie To Rante; Artawan, i Made
Cendana Medical Journal Vol 9 No 2 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.773 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i2.5979

Abstract

Kanker payudara adalah keganasan yang berasal dari sel kelenjar, saluran kelenjar, dan jaringan penunjang payudara, tidak termasuk kulit payudara. Di Indonesia kanker payudara menempati posisi pertama dengan angka kejadian kanker payudara sebesar 42,1 per 100.000 penduduk. Tujuan penelitian ini mengetahui karakteristik faktor resiko yang mempengaruhi angka insiden kanker payudara seperti umur, usia menarch dini, indeks masa tubuh, riwayat keluarga dan riwayat menyusui dengan kejadian kanker payudara di RSUD Prof. W.Z. Johannes Kupang. Metodologi penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional menggunakan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian adalah penderita kanker payudara di RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang berjumlah 84 responden dengan cara total sampling. Analisis data menggunakan uji korelasi Chi-square. Hasil penelitian ini tidak terdapat hubungan umur dengan kejadian kanker payudara didapatkan hasil p = 0,983 (p<0,05), tidak terdapat hubungan usia menarch dini terhadap kejadian kanker payudara didapatkan hasil p = 0,705 (p<0,05), tidak terdapat hubungan obesitas terhadap kejadian kanker payudara didapatkan hasil p = 0, ,214 (p<0,05), tidak terdapat hubungan riwayat keluarga terhadap kejadian kanker payudara didapatkan hasil p = 0, ,053 (p<0,05), tidak terdapat hubungan riwayat menyusui terhadap kejadian kanker payudara didapatkan hasil p = 0,215 (p<0,05) dengan menggunakan uji Chi-square test. Kesimpulan penelitian ini tidak terdapat hubungan yang signifikan antara umur, usia menarch dini, index masa tubuh, riwayat keluarga dan riwayat menyusui terhadap kejadian Kanker payudara di RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang tahun 2017-2019
Hubungan Inhalasi Lem Jenis Perekat Karet Kloroprena Terhadap Gambaran Histopatologi Korteks Serebrum Tikus Putih Sprague Dawley Sihombing, Ghary Yope; Sasputra, I Nyoman; Hutasoit, Regina
Cendana Medical Journal Vol 9 No 2 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (848.236 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i2.5980

Abstract

Penyalahgunaan narkoba sudah menjadi fenomena ditingkat nasional maupun global. Salah satu alternatif untuk mendapatkan efek yang sama dengan pemakaian narkoba adalah “ngelem”. Penyalahgunaan lem atau zat inhalan dapat mengakibatkan gangguan pada sistem saraf pusat. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan inhalasi lem jenis perekat karet koroprena terhadap gambaran histopatologi korteks serebrum tikus putih Sprague dawley. Metode penelitian ini bersifat eksperimental laboratorium dengan true experimental design dan post-test controlled group design. Sampel dalam penelitian ini menggunakan 10 ekor tikus putih Sprague dawley ditambah 2 ekor tikus putih sebagai cadangan. Sampel penelitian dibagi kedalam 2 kelompok yaitu 1 kelompok kontrol dan 1 kelompok perlakuan yang diberikan paparan uap lem jenis perekat karet kloroprena sebanyak 70 gram/4 jam/ hari selama 21 hari. Perubahan histopatologi korteks serebrum tikus putih diamati secara mikroskopis setelah 21 hari inhalasi dan dinilai menggunakan skor kerusakan otak. Seluruh data pada penelitian ini diuji dengan secara statistik menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan dianalisis menggunakan uji Independen T-Test apabila data penelitian bersifat parametrik atau uji Mann-Whitney apabila data penelitian bersifat non-parametrik. Hasil rata-rata skor kerusakan otak pada kelompok kontrol sebesar 1,96 dan kelompok perlakuan sebesar 3,26. Pada penelitian ini diperoleh hasil p=0,003 (p<0,05). Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan inhalasi lem jenis perekat karet kloroprena terhadap gambaran histopatologi korteks serebrum tikus putih Sprague dawley.
Uji Efek Antidiabetes Ekstrak Etanol Daun Sereh (Cymbopogon Citratus) Terhadap Penurunan Glukosa Darah Tikus Putih Sprague Dawley Diinduksi Aloksan Djahi, Sri Nur Nur Saidah; Lidia, Kartini; Pakan, Prisca Deviani; Amat, Anita Lidesna Shinta
Cendana Medical Journal Vol 9 No 2 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.616 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i2.5981

Abstract

Peningkatan jumlah penyandang Diabetes Mellitus (DM) telah menjadi salah satu ancaman kesehatan global. Angka kejadian DM di dunia pada tahun 2017 adalah sebesar 425 juta jiwa, dimana Indonesia menempati peringkat ke-6 dengan jumlah sebesar 10,3 juta jiwa. Provinsi NTT sendiri memiliki presentase terendah yakni sebesar 0,9 %. Keadaan hiperglikemia yang terjadi pada pasien DM dapat menyebabkan kerusakan pada berbagai organ tubuh, disabilitas dan komplikasi kesehatan yang mengancam jiwa. Ada berbagai pengobatan untuk pasien DM, termasuk pengobatan dengan ramuan obat tradisional. Tanaman sereh merupakan salah satu tanaman yang memiliki efek antidiabetes yang dapat menurunkan kadar glukosa darah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya efek antidiabetes ekstrak etanol daun sereh (Cymbopogon citratus) terhadap penurunan glukosa darah tikus putih Sprague Dawley yang diinduksi aloksan. Metode penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan pendekatan true experimental-randomized pre-test and post-test with control group. Sampel penelitian berjumlah 24 ekor tikus jantan Sprague Dawley yang sebelumnya telah dirandomisasi ke dalam enam kelompok yaitu kontrol normal (tidak diberikan perlakuan), kontrol negatif (diinjeksi aloksan), kontrol positif (diinjeksi aloksan dan diberikan suspensi glibenklamid 0,45 mg/KgBB), kelompok perlakuan I (diinjeksi aloksan dan diberikan suspensi ekstrak daun sereh 250 mg/KgBB), kelompok perlakuan II (diinjeksi aloksan dan diberikan suspensi ekstrak daun sereh 500 mg/KgBB), kelompok perlakuan III (diinjeksi aloksan dan diberikan suspensi ekstrak daun sereh 650 mg/KgBB). Hasil uji Kruskal-Wallis menunjukkan nilai signifikansi 0,000, dimana p< 0,05 yang artinya pemberian ekstrak daun sereh dapat menurunkan kadar glukosa darah tikus. Kesimpulan penelitian ini adalah ekstrak daun sereh memiliki aktivitas antidiabetes dengan dosis minimal 250 mg/KgBB.
Uji Efektivitas Ekstrak Etanol Daun Sereh Terhadap Kadar Kolesterol Total Tikus Putih Bandi, Richard Gilbert; Lidia, Kartini; Rini, Desi Indria
Cendana Medical Journal Vol 9 No 2 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.655 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i2.5982

Abstract

Hiperkolesterolemia dapat menyebabkan berbagai penyakit, salah satunya penyakit jantung koroner. Pengobatan alternatif untuk mengatasi masalah kesehatan masih sering dijumpai di masyarakat. Daun sereh merupakan salah satu jenis herbal yang mempunyai manfaat sebagai pengobatan alternatif untuk hiperkolesterolemia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana efektivitas ekstrak etanol daun sereh terhadap penurunan kadar kolesterol total tikus putih. Metode penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan menggunakan 6 kelompok sampel. Kelompok sampel terdiri dari kelompok normal (Kelompok 1, hanya diberikan pakan standar), kelompok kontrol negatif (Kelompok 2, diberikan pakan standar dan pakan tinggi kolesterol, namun tidak diberikan perlakuan dengan ekstrak), kelompok kontrol positif (Kelompok 3, obat simvastatin 0,18 mg/200gBB), 3 kelompok perlakuan ekstrak daun sereh (Kelompok 4=150 mg/kgBB, Kelompok 5=200 mg/kgBB, Kelompok 6=300 mg/kgbb). Pengukuran kadar kolesterol total darah menggunakan metode enzimatik kolorimetri CHOD-PAP. Analisis dilakukan menggunakan uji Kruskal-wallis dan uji lanjutan post hoc Mann-Whitney U Test. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan pemberian ekstrak etanol daun sereh terhadap kadar kolesterol total tikus putih yang hiperkolesterolemia p=0,042 (p < 0,05). Kadar Kolesterol total darah rerata tikus putih setelah perlakuan adalah K1 (22,72 mg/dL), K2 (96,45 mg/dL), K3 (30,7 mg/dL), K4 (69,62 mg/dL), K5 (48,55 mg/dL), dan K6 (64 mg/dL). Hasil uji post hoc Mann-Whitney U Test menunjukkan bahwa terdapat penurunan kadar kolesterol total yang signifikan pada kelompok kontrol positif (p = 0,021) dan kelompok dosis 200 mg/KgBB (p = 0,021). Kesimpulan penelitian ini terdapat pengaruh yang signifikan pemberian ekstrak etanol daun sereh terhadap penurunan kadar kolesterol total darah tikus putih galur Sprague dawley yang hiperkolesterolemia.
Hubungan Antara Pengetahuan Dan Sikap Terhadap Perilaku Pencegahan Covid-19 Pada Mahasiswa Papua Dan Papua Barat Di Kupang Rumere, Basterlita Y; Sasputra, I Nyoman; Lidia, Kartini; Artawan, I Made
Cendana Medical Journal Vol 9 No 2 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.276 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i2.5983

Abstract

Coronavirus (CoV) adalah keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit mulai dari gejala ringan sampai berat. Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Tanda dan gejala umum infeksi COVID-19 antara lain gejala gangguan pernapasan akut seperti demam, batuk dan sesak napas. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap perilaku pencegahan COVID-19 pada mahasiswa Papua dan Papua Barat di Kupang. Metode penelitian ini adalah analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional dan menggunakan uji Gamma. Pemilihan sampel menggunakan total sampling. Hasil analisis statistik dengan Gamma didapatkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan tentang COVID-19 terhadap perilaku pencegahan COVID-19 pada mahasiswa Papua dan Papua Barat di Kupang dengan nilai p=0.078. Hasil analisis dengan Gamma didapatkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara sikap tentang COVID-19 terhadap perilaku pencegahan COVID-19 pada mahasiswa Papua dan Papua Barat di Kupang dengan nilai p=0.000. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan tentang COVID-19 terhadap perilaku pencegahan COVID-19 pada mahasiswa Papua dan Papua Barat di Kupang. Ada hubungan yang bermakna antara sikap tentang COVID-19 terhadap perilaku pencegahan COVID-19 pada mahasiswa Papua dan Papua Barat di Kupang