cover
Contact Name
Conrad Liab Hendricson Folamauk
Contact Email
cmj@undana.ac.id
Phone
+6285739077621
Journal Mail Official
cmj@undana.ac.id
Editorial Address
Contact Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana, Jalan Adisucipto – Penfui, Kupang Nusa Tenggara Timur
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Cendana Medical Journal
ISSN : 23023007     EISSN : 27466809     DOI : https://doi.org/10.35508/cmj
Core Subject : Health,
Cendana Medical Journal (CMJ) menerima naskah dari sarjana, mahasiswa pascasarjana, residen, doktor program internship, staf fakultas kedokteran, staf rumah sakit dan pihak-pihak yang tertarik untuk menulis karya ilmiah. Artikel ilmiah yang diposting di CMJ meliputi: editorial, artikel penelitian, EBCR (Evidence Based Case Report), laporan kasus, dan ulasan. Untuk artikel penelitian sebaiknya penelitian kedokteran dasar atau biomedis.
Articles 286 Documents
SENAM MATA MENURUNKAN COMPUTER VISION SYNDROME (CVS) PADA MAHASISWA UNIVERSITAS NUSA CENDANA Nau, Stevania Vincenisia; Sagita, Sidarta; Setiawan, I Made Buddy; Artawan, I Made
Cendana Medical Journal Vol 10 No 1 (2022): April (Terbitan 23, Tahun 2022)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cmj.v10i1.6807

Abstract

Seseorang yang menggunakan komputer selama dua jam atau lebih dikatakan dapat menyebabkan terjadinya Computer Vision Syndrome (CVS). Sejak diterapkan pembelajaran jarak jauh, penggunaan laptop atau komputer semakin meningkat khususnya dikalangan mahasiswa dikarenakan pembelajaran dapat berlangsung dari pagi hingga sore hari, sehingga dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan, khususnya kesehatan mata seperti terjadinya CVS. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam mata dalam menurunkan Computer Vision Syndrome pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana tahun 2021. Metode penelitian ini menggunakan rancangan non equivalent control group design lalu dilakukan pengelompokan menjadi kelompok kontrol dan kelompok eksperimen yang dilakukan secara acak pada mahasiswa Universitas Nusa Cendana. Pengambilan besar sampel menggunakan teknik non probability sampling dengan pendekatan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 40 orang. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan data dianalisa menggunakan uji statistik Wilcoxon. Hasil dari penelitian ini uji wilcoxon masing-masing kelompok mengalami penurunan gejala CVS. Pada kelompok intervensi nilai p = 0,000 (p<0,05) dan kelompok kontrol nilai p = 0,002 (p<0,000). Dan uji Mann Whitney tidak terdapat perbedaan bermakna antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol, dengan nilai p = 0,095 (p>0,05). Dari penelitian ini Kesimpulan yang diambil adalah senam mata tidak mempunyai pengaruh terhadap penurunan gejala CVS yang dirasakan responden.
KORELASI KEEFEKTIFAN DISKUSI TUTORIAL DAN KINERJA TUTOR TERHADAP NILAI UJIAN BLOK PADA MAHASISWA PREKLINIK FK UNIVERTAS NUSA CENDANA Sari, Dewi Fadhilah; Nurina, Rr. Listyawati; Handoyo, Nicholas Edwin
Cendana Medical Journal Vol 10 No 1 (2022): April (Terbitan 23, Tahun 2022)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cmj.v10i1.6808

Abstract

Kurikulum FK UNDANA, mengacu pada SN-DIKTI Tahun 2015 dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Capaian pembelajaran setiap blok dapat dicapai melalui strategi pembelajaran yang mengacu pada penerapan prinsip Student centered, Problem based, Integrated, Community based, Elective, and Sistematic. Salah satu metode pembelajaran yang menerapkan prinsip problem-based learning (PBL) adalah tutorial, dalam tutorial terdapat seorang tutor yang mengarahkan jalannya suatu diskusi tutorial. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui korelasi keefektifan diskusi tutorial dan kinerja tutor terhadap nilai ujian blok pada mahasiswa preklinik FK UNDANA. Metode penelitian adalah analitikal observasional dengan rancangan cross sectional menggunakan kuesioner google form. Jumlah sampel 225 responden dari semester 3, 5, dan 7 yang memenuhi kriteria inklusi. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisis data secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman pada α=0,05. Hasil penelitian rata-rata keefektifan diskusi tutorial sebesar 3,49, lalu rata- rata kinerja tutor sebesar 4,22, serta rata-rata nilai ujian blok pada 3 blok adalah sebesar 73,39. Ada hubungan bermakna dari keefektifan diskusi tutorial dan nilai ujian blok, tidak ada hubungan bermakna dari kinerja tutor dan nilai ujian blok. Kesimpulan penelitian ini, ada hubungan yang bermakna (p=0,015) antara keefektifan diskusi tutorial dengan nilai ujian blok pada mahasiswa preklinik FK UNDANA. Tidak ada hubungan yang bermakna (p=0,078) antara kinerja tutor dengan nilai ujian blok pada mahasiswa preklinik FK UNDANA.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGETAHUAN MASYARAKAT DI KOTA KUPANG MENGENAI COVID-19 So’o, Rosina Wiwin; Ratu, Kristian; Folamauk, Conrad Liab Hendricson; Amat, Anita Lidesna Shinta
Cendana Medical Journal Vol 10 No 1 (2022): April (Terbitan 23, Tahun 2022)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cmj.v10i1.6809

Abstract

Coronavirus Disease (COVID-19) merupakan penyakit yang dapat menular sehingga jumlah kasus terus mengalami peningkatan. Pengobatan yang spesifik untuk COVID-19 belum ditemukan. Oleh karena itu diperlukan berbagai upaya pencegahan. Pengetahuan mengenai COVID-19 diperlukan selama masa pandemi karena berpengaruh pada sikap pencegahan COVID-19. Pengetahuan itu sendiri dipengaruhi oleh berbagai faktor internal maupun eksternal. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan umur, pendidikan terakhir, dan pekerjaan dengan pengetahuan mengenai COVID-19 pada masyarakat di Kota Kupang. Metode penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional yang dilakukan pada masyarakat di Kota Kupang yang berusia 17-55 tahun, memiliki akses internet dan mampu menggunakan google form, berdomisili di Kota Kupang. Penelitian dilakukan dengan mengisi kuesioner pengetahuan mengenai COVID-19 yang berisi 15 pertanyaan. Teknik pengambilan sampel yaitu kombinasi conveninence sampling dan snowball sampling dan total sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi adalah 275 orang. Penelitian ini dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Contingency Coefficient. Hasil penelitian dari 275 responden, terdapat 138 orang (50,2%), dengan pengetahuan mengenai COVID-19 dalam kategori baik, cukup 114 orang (41,5%) dan pengetahuan kurang 23 orang (8,4%). Hasil analisis bivariat dengan uji Contingency Coefficient didapatkan tidak ada hubungan umur (p=0,258), pendidikan terakhir (p=0,332), pekerjaan (p=0,194) dengan pengetahuan mengenai COVID-19. Kesimpulan penelitian tidak ada hubungan antara usia, pendidikan terakhir, pekerjaan dengan pengetahuan masyarakat di Kota Kupang mengenai COVID-19.
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN PERILAKU AGGRESSIVE DRIVING PADA PENGEMUDI OJEK ONLINE DI KOTA KUPANG Samara, Yulius Rokcyan Sally; Lidia, Kartini; Setiawan, I Made Buddy
Cendana Medical Journal Vol 10 No 1 (2022): April (Terbitan 23, Tahun 2022)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cmj.v10i1.6811

Abstract

Menurut data WHO pada tahun2018sekitar 1,3 juta orang di dunia meninggal setiap tahun akibat kecelakaan lalu lintas. Aggressive driving merupakan penyebab utama terjadinya kecelakaan lalu lintas, dimana sikap pengemudi yang agresif dapat ditemukan pada pengemudi ojek online. Tekanan akan pekerjaan, konflik antar pekerja, lingkungan fisik pekerjaan, dan tuntutan dari keluarga dapat menimbulkan stres pada pengemudi ojek online sehingga dapat menyebabkan terjadinya perilaku mengemudi agresif pada pengemudi ojek online. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stress dengan perilaku aggressive driving pada pengemudi ojek online di Kota Kupang. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner The Depression Anxiety Stres Scale (DASS 42) dan Aggressive Driving Behavior Scale (ADBS) pada pengemudi ojek online di kotaKupang. Analisis data yang digunakan adalah uji korelasi Rank Spearmen’s. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa dari 100 responden. Terdapat 3% responden dengan tingkat stress berat, 7% dengan tingkat stress sedang, 9% dengan tingkat stress ringan dan 81% dengan tingkat stres normal. Selain itu didapatkan hasil bahwa terdapat 66% responden mempunyai perilaku aggressive driving rendah dan 34% responden sisanya mempunyai perilaku aggressive driving tinggi. Hasil uji bivariat pada penelitian ini diperoleh hasil p=0,011 (p<0,05). Kesimpulan pada penelitian ini didapatkan sebagian besar pengemudi ojek online di Kota Kupang berperilaku aggressive driving rendah karena memiliki tingkat stres yang normal.
HUBUNGAN INTENSITAS NYERI CARPAL TUNNEL SYNDROME (CTS) DENGAN AKTIVITAS KEHIDUPAN SEHARI-HARI PADA PERAWAT RSUD PROF. DR. W. Z. JOHANNES KUPANG Untajana, Jen Rosalinda; Hutasoit, Regina; Ratu, Kristian; Kareri, Dyah Gita Rambu
Cendana Medical Journal Vol 10 No 1 (2022): April (Terbitan 23, Tahun 2022)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cmj.v10i1.6812

Abstract

Carpal Tunnel Syndrome (CTS) merupakan salah satu jenis musculoskeletal disorders (MSDs) yang diakibatkan oleh berbagai faktor, seperti faktor pekerjaan (work-related musculoskeletal disorder). Gejala yang muncul biasanya nyeri, mati rasa dan parestesia pada ibu jari, jari telunjuk, jari tengah dan setengah radial jari manis. Jika CTS dibiarkan terlalu lama akan menjadi penyebab nyeri jangka panjang dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas nyeri carpal tunnel syndrome (CTS) dengan aktivitas kehidupan sehari-hari pada perawat RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan pendekatan Cross Sectional. Besar sampel yang digunakan adalah sebanyak 31 sampel dengan teknik total sampling. Data diperoleh dari pengisian kuesioner Wong-Baker Faces Pain Rating Scale (WBPRS) dan Boston Carpal Tunnel Syndrome Questionnaire (BCTQ). Hasil data dari 31 responden menunjukkan bahwa 83,9% responden mengalami CTS ringan dan 16,1% responden mengalami CTS sedang. Intensitas nyeri ringan dirasakan oleh 58,1% responden dan intensitas nyeri sedang 19,4%. Untuk gangguan status fungsional, responden yang mengalami kesulitan tingan sebesar 64,5% dan kesulitan sedang 12,9%. Dalam penelitian ini, ditemukan lebih banyak responden memiliki CTS ringan dengan intensitas nyeri ringan dan kesulitan ringan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Hasil analisa data yang dilakukan dengan menggunakan uji Spearman didapatkan nilai kemaknaan 0,00 (p=0,05) dan nilai korelasi antar variabel kuat (r=0,749). Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan antara intensitas nyeri carpal tunnel syndrome (CTS) dengan aktivitas kehidupan sehari-hari pada perawat RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN COVID-19 PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA Tegu, Irwanda V. S. P; Wungouw, Herman Pieter L; Sagita, Sidarta; Dedy, Maria Agnes Etty
Cendana Medical Journal Vol 10 No 1 (2022): April (Terbitan 23, Tahun 2022)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cmj.v10i1.6813

Abstract

Kasus harian yang menurun di Indonesia tidak menjadi alasan untuk tidak menjalankan protokol kesehatan, karena walaupun sudah divaksin masih banyak masyarakat yang terinfeksi Covid-19. Pengetahuan dan sikap seseorang mempunyai peran penting dalam perilaku pencegahan virus Covid-19, dikarenakan secara teori sikap dan pengetahuan seseorang dapat langsung mempengaruhi individu untuk berperilaku dalam pencegahan Covid-19. Mahasiswa fakultas kedokteran sebagai bagian dari tenaga kesehatan telah dibekali tentang upaya pencegahan Covid-19 di tingkat perkuliahan ataupun di kepaniteraan umum, serta sebagai media promosi untuk menurunkan angka kejadian Covid-19. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap terhadap perilaku pencegahan Covid-19 pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran. Metode jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 160 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah uji korelasi Rank Spearman. Hasil analisis bivariat menunjukan bahwa secara statistik terdapat hubungan yang bermakna antara Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Pencegahan pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana. Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Pencegahan Covid-19 pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KEJADIAN DISPEPSIA PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA Lenga, Theresia Lama; Koamesah, S. M. J.; Wungouw, Herman Pieter L; Riwu, Magdarita
Cendana Medical Journal Vol 10 No 1 (2022): April (Terbitan 23, Tahun 2022)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cmj.v10i1.6814

Abstract

Kecemasan adalah suatu perasaan yang dapat ditandai dengan rasa ketakutan yang difus, perasaan tidak menyenangkan, bersifat samar, dan sering disertai dengan gejala-gejala otonom seperti ketegangan otot, nyeri kepala, keringat berlebih, rasa sesak di dada, jantung berdebar, gangguan ringan pada lambung atau ketidaknyamanan perut ringan, dan gelisah. Kecemasan diantaranya dialami oleh mahasiswa kedokteran dikarenakan adanya tuntutan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan kedokteran yang sesuai dengan Standar Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI), juga karena sistem pembelajaran yang padat serta kompleks pada program studi pendidikan dokter.Kecemasan menjadi salah satu masalah psikologis yang dapat menyebabkan terjadinya dispepsia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara tingkat kecemasan dengan kejadian dispepsia pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana. Metode penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan cross sectional dengan responden mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana. Teknik pengambilan sampel adalah stratified random sampling dengan jumlah responden sebanyak 160 orang. Tingkat kecemasan diperoleh dengan pengisian kuesioner HARS dan kejadian dispepsia dengan kuesioner PADYQ.Analisis data menggunakan uji spearman’s rank correlation. Hasil responden yang tidak mengalami kecemasan (normal) sebanyak 96 orang (60%), kecemasan ringan sebanyak 46 orang (28,7%), kecemasan sedang sebanyak 11 orang (6,9%), dan kecemasan berat sebanyak 7 orang (4,4%). Responden yang tidak mengalami dispepsia (normal) sebanyak 67 orang (41,9%), dispepsia ringan, sedang, dan berat masing-masing sebanyak 57 orang (35,5%), 34 orang (21,3%) dan 2 orang (1,3%). Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan kejadian dispepsia pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana.
PERBEDAAN TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU TERHADAP PENCEGAHAN COVID-19 ANTARA PENYINTAS DENGAN NON PENYINTAS COVID-19 DI KOTA KUPANG Angi, Stevanii Isabella; Hutasoit, Regina; Buntoro, Ika Febianti
Cendana Medical Journal Vol 10 No 1 (2022): April (Terbitan 23, Tahun 2022)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cmj.v10i1.6815

Abstract

Pengetahuan yang benar dapat menjadi kunci bagaimana seseorang dapat melakukan tindakan pencegahan COVID-19 yang benar sehingga mengurangi risiko terinfeksi. Untuk mengetahui seberapa efektifnya pengetahuan terhadap resiko penularan infeksi maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang perbedaan tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku penyintas COVID-19. Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui Perbedaan Tingkat Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Terhadap Perilaku Pencegahan COVID-19 Antara Penyintas dengan Non Penyintas COVID-19 di Kota Kupang. Metode penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan non-probability sampling yaitu jenis accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 265 responden yang memenuhi kriteria inklusi yaitu bersedia mengisi kuesioner, merupakan masyarakat berdomisili Kota Kupang, sudah ataupun belum pernah terdiagnosa COVID-19, berusia 17- 64 tahun, dan mampu menggunakan aplikasi google form. Penelitian dianalisis secara univariat menggunakan tabel distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian pada variabel tingkat pengetahuan pengetahuan didapati responden penyintas dengan pengetahuan tinggi sebanyak 206 orang( 78%), pengetahuan sedang 57(21,5%), dan pengetahuan rendah 2 orang (0,5%).Variabel sikap didapati sikap baik 137 orang (51,7%), cukup (46,5%), dan kurang (1,8%). Dan variabel perilaku didapati perilaku baik orang (241%), perilaku kurang orang (24%). Hasil uji bivariat menggunakan uji wilcoxon analisis perbedaan tingkat pengetahuan diperoleh hasil p= 0, 482 (p>0,05) untuk analisis perbedaan sikap diperoleh hasil p = 0,572 (p>0,05) sedangkan untuk analisis perbedaan perilaku diperoleh hasil p= 0,000 (p< 0,05). Kesimpulan penelitian tidak terdapat perbedaan yang signifikan dari pengetahuan dan sikap tetapi terdapat perbedaan yang signifikan pada perilaku antara penyintas dan non penyintas COVID-19 di Kota Kupang.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA TERHADAP PERILAKU DALAM PENCEGAHAN INFEKSI Djawa, Mariethan Sisilia Alfiola; Ratu, Kristian; Rini, Desi Indria; Trisno, Idawati
Cendana Medical Journal Vol 10 No 1 (2022): April (Terbitan 23, Tahun 2022)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cmj.v10i1.6816

Abstract

Healthcare associated infections (HAIs) atau infeksi nosokomial merupakan salah satu komplikasi terbanyak yang dapat merugikan pasien maupun tenaga kesehatan. Secara global, terdapat 5-15% pasien yang dirawat di rumah sakit menderita HAIs. Pencegahan infeksi merupakan salah satu cara untuk mencegah terjadinya infeksi nosokomial di fasilitas pelayanan kesehatan. Mahasiswa kedokteran memiliki peran yang penting dalam melakukan pencegahan infeksi. Peran ini dapat terlaksana melalui pengetahuan dan sikap yang baik sehingga terbentuk perilaku yang sesuai dalam pencegahan infeksi. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan pengetahuan dan sikap mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana terhadap perilaku dalam pencegahan infeksi. Metode penelitian dilakukan secara analitikal observasional dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan pada 88 responden mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana menggunakan kuesioner google form. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik stratified random sampling. Penelitian ini dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji somers’d dan uji korelasi pearson. Hasil penelitian dari 88 responden, diperoleh 79 orang (89,8%) mempunyai pengetahuan yang baik, terdapat 70 orang (79,5%) memiliki sikap yang positif, dan 75 orang (85,2%) memiliki perilaku yang baik dalam pencegahan infeksi. Hasil uji bivariat diperoleh nilai p = 0,569 untuk pengetahuan dengan perilaku dan hasil uji bivariat untuk sikap dengan perilaku diperoleh nilai p = 0,000. Kesimpulan dari penelitian ini tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku dalam pencegahan infeksi dan terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dengan perilaku dalam pencegahan infeksi pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa.
KEJADIAN DEPRESI PADA REMAJA AKIBAT PERILAKU KECANDUAN BERMAIN GAME ONLINE Bety, Michel Soeputra; Folamauk, Conrad Liab Hendricson; Trisno, Idawati; Koamesah, Sanguana M. J.
Cendana Medical Journal Vol 10 No 1 (2022): April (Terbitan 23, Tahun 2022)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cmj.v10i1.6817

Abstract

Perkembangan internet saat ini berkembang pesat dan menarik pengguna dari berbagai kalangan. Di Indonesia berdasarkan hasil survei APJII jumlah pengguna internet tahun 2017 adalah 143,2 juta jiwa (54,68%). Di Nusa Tenggara Timur berada di posisi ke-16 dengan total 3,38 juta pengguna internet. Berdasarkan data Newzoo (Global Games Market Report) pada tahun 2018, terdapat 2,3 miliar pemain game online di seluruh dunia Indonesia berada di peringkat ke-17 dunia dengan total sekitar 82 juta jiwa pengguna game online. Game online memiliki sifat seductive yang memikat serta membuat individu terlalu bersemangat untuk memainkannya yang berakibat pada perilaku adiktif atau kecanduan. Kecanduan game online membawa dampak negative baik secara fisik maupun psikologis. sehingga, peneliti tertarik untuk meneliti tentang apakah ada hubungan antara kecanduan bermain game online dengan depresi pada remaja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan kecanduan bermain game online dengan depresi pada remaja. Metode penelitian ini merupakan penelitian observasional menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan kuesioner dengan satu kali pengukuran dan tidak dilakukan intervensi terhadap subyek yang diteliti. Teknik pengambilan Sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yang bertujuan untuk mengambil sampel sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan menggunakan rumus Lemeshow sehingga didapatkan besar sampel sebanyak 74. Dimana analisis yang digunakan pada penelitian ini menggunakan uji somers’d. Hasil penelitian dari 74 responden, didapatkansebanyak 35 respondenmengalamikecanduanringan dan sebanyak 25 respondenmengalamidepresisedang. Hasil uji somers’ddiperolehhasil p=0,038 dan nilai r=0,183. Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan kecanduan bermain game online dengan depresi pada remaja.