cover
Contact Name
Conrad Liab Hendricson Folamauk
Contact Email
cmj@undana.ac.id
Phone
+6285739077621
Journal Mail Official
cmj@undana.ac.id
Editorial Address
Contact Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana, Jalan Adisucipto – Penfui, Kupang Nusa Tenggara Timur
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Cendana Medical Journal
ISSN : 23023007     EISSN : 27466809     DOI : https://doi.org/10.35508/cmj
Core Subject : Health,
Cendana Medical Journal (CMJ) menerima naskah dari sarjana, mahasiswa pascasarjana, residen, doktor program internship, staf fakultas kedokteran, staf rumah sakit dan pihak-pihak yang tertarik untuk menulis karya ilmiah. Artikel ilmiah yang diposting di CMJ meliputi: editorial, artikel penelitian, EBCR (Evidence Based Case Report), laporan kasus, dan ulasan. Untuk artikel penelitian sebaiknya penelitian kedokteran dasar atau biomedis.
Articles 286 Documents
HUBUNGAN PENGGUNAAN TELEPON SELULER DENGAN NYERI KEPALA PRIMER PADA MAHASIWA KEDOKTERAN UNDANA Haning, Andre Januar Dwi Putra; Artawan, I Made; Amat, Anita Lidesna Shinta Shinta; Kareri, Dyah Gita Rambu
Cendana Medical Journal Vol 9 No 1 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.714 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i1.4949

Abstract

Nyeri kepala adalah nyeri yang dirasakan di bagian kepala atau disebut juga sefalgia. Nyeri kepala secara umum dibedakan atas dua yaitu nyeri kepala primer dan nyeri kepala sekunder. Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2016 secara global sekitar 50% dari orang dewasa berumur 18-65 tahun pernah menderita nyeri kepala. Jenis nyeri kepala yang paling sering dialami adalah nyeri kepala primer yaitu Tension-type headache (TTH), Migren, dan Klaster. Salah satu faktor penyebab terjadinya nyeri kepala adalahan penggunaan media elektronik dan telepon seluler adalah media elektronik yang paling banyak dimiliki. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara penggunaan telepon seluler dengan nyeri kepala primer pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Undana. Metode penelitian ini termasuk penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional .Sampel pada penelitian ini berjumlah 69 orang diperoleh dengan teknik propotionate stratified ramdom sampling. Hasil dari 69 responden didapati 43 orang mengalami nyeri kepala dan 26 orang tidak mengalami nyeri kepala. Didapati juga penggunaan telepon seluler yang sedang 1 orang dan tinggi 68 orang. Pada penelitian ini diperoleh hasil p= 0,181, yang artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara penggunaan telepon seluler dengan nyeri kepala primer pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Undana dengan penilaian menggunakan uji chi-square. Kesimpulan penelitian ini tidak terdapat hubungan antara penggunaan telepon seluler dengan nyeri kepala primer pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Undana.
UJI EFEKTIVITAS LARVASIDA EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya) TERHADAP MORTALITAS LARVA VEKTOR DEMAM BERDARAH DENGUE Aedes aegypti Dhenge, Neumensia Febrianti; Pakan, Prisca Deviani; Lidia, Kartini
Cendana Medical Journal Vol 9 No 1 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (738.446 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i1.4950

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah infeksi yang disebabkan oleh virus dengue yang sampai sekarang masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Insektisida kimiawi sebagai larvasida yang digunakan untuk mengontrol Aedes aegypti telah menimbulkan populasi yang resistensi sehingga dibutuhkan dosis yang lebih tinggi yang tentu memiliki efek toksik bagi hewan, manusia serta lingkungan. Penggunaan larvasida alami dari daun pepaya (Carica papaya) merupakan salah satu upaya alternatif pengendalian larva Aedes aegypti. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis efektifitas ekstrak daun pepaya (Carica papaya) terhadap kematian larva nyamuk Aedes aegypti instar III/IV. Metode jenis penelitian yang dilakukan adalah true eksperimental dengan rancangan penelitian post test only control group design. Kelompok dalam peneltian ini adalah larva nyamuk Aedes aegypti instar III/IV, konsentrasi ekstrak etanol daun pepaya, abate sebagai kelompok kontrol postif dan aquades sebagai kontrol negatif. Hasil rerata jumlah kematian larva pada tiap kelompok perlakuan yaitu kelompok kontrol negatif (0 larva), kelompok kontrol positif (25 larva), konsentrasi 5% (9,5 larva), konsentrasi 10% (11,75 larva), konsentrasi 15% (12,75 larva), konsentrasi 20% (14,75 larva), dan konsentrasi 25% (19,5 larva). Hasil analisis Kruskal Wallis menunjukan bahwa ekstrak daun pepaya efektif sebagai larvasida Aedes aegypti (p=0,001). Pada analisis probit didapatkan LC50 dari ekstrak terhadap Aedes aegypti adalah 23% sedangkan LC99 adalah 55%. Kesimpulan dari penelitian ini di dapat ekstrak daun pepaya efektif sebagai larvasida nabati bagi larva Aedes aegypti instar III/IV
FOURNIER’S GANGRENE PADA WANITA Telusa, Arley S.; Amalo, Ricardo Clainkwee
Cendana Medical Journal Vol 9 No 1 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.953 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i1.4951

Abstract

Fournier’s Gangrene merupakan fasciitis nekrotikans yang terdapat pada area genital, perineum, dan perianal. Penyakit ini merupakan kasus yang jarang diketemui terutama pada wanita. Penyakit ini bersifat akut, agresif, dan berkembang pesat, dengan angka mortalitas yang tinggi dan disertai komplikasi seperti sepsis dan kegagalan organ. Pada laporan kasus kami ini, Kami melaporkan kasus seorang wanita berusia 33 tahun dengan abses gluteus yang kemudian menyebar hingga mencapai area perianal dan genital dalam waktu 7 hari. Pasien mengeluhkan demam, malaise, udem, dan nyeri pada area cruris dan genitalia ekterna, eritema, timbulnya nekrosis dan ulkus yang berbau busuk serta mengeluarkan nanah. Telah diisolasi bakteri Escherichia coli. Telah dilakukan terapi untuk mengontrol metabolik dan juga terapi antibiotik intravena, Debridemen ekstensif dan perawatan luka yang bertujuan untuk proses penyembuhan Fournier’s Gangrene serta mengontrol komorbiditas.
HUBUNGAN STUDY FROM HOME TERHADAP TINGKAT STRES MAHASISWA KEDOKTERAN SAAT PANDEMI COVID-19 DI NUSA TENGGARA TIMUR Pala, Maria Gemma Theovila; Nurina, Rr.Listyawati; Sagita, Sidarta
Cendana Medical Journal Vol 9 No 1 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.108 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i1.4953

Abstract

Kebijakan belajar dari rumah (Study from Home) merupakan suatu tindakan dalam mencegah penyebaran infeksi COVID-19 serta memutus rantai penyebaran COVID-19 pada mahasiswa, tenaga pendidik dan kependidikan. Penerapan Study from Home secara mendadak menimbulkan berbagai kendala yang belum dipersiapkan secara matang. Tekanan dan kesulitan akibat tuntutan akademik dan kendala yang dihadapi dalam perubahan metode pembelajaran ini kemungkinan dapat menimbulkan stres pada mahasiswa kedokteran. Stres dapat memberikan dampak pada mahasiswa yaitu, depresi, ketidakmampuan dalam akademik, prestasi yang menurun, kinerja dalam akademik yang berkurang, status kesehatan yang mengalami penurunan, gangguan tidur, menurunnya kemampuan memecahkan masalah, dan keterlibatan interaksi yang menurun. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan study from home terhadap tingkat stres mahasiswa kedokteran saat pandemi COVID-19 di Nusa Tenggara Timur. Metode penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 143 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Study From Home untuk mengukur pelaksanaan study from home dan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS) untuk mengukur tingkat stres. Analisis data yang digunakan adalah uji korelasi Rank Spearmen’s. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa secara statistik terdapat hubungan yang bermakna (p=0,000) antara study from home dengan tingkat stres pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana. Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan (p=0,000) antara study from home dengan tingkat stres pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana saat pandemi COVID-19.
HUBUNGAN DEPRESI DENGAN INDEKS PRESTASI KUMULATIF (IPK) PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI ARSITEKTUR Ngara, Cydri Anggreny Rade Dendo; Amat, Anita Lidesna Shinta Shinta; Manafe, Derri Tallo; Koamesah, S.M.J
Cendana Medical Journal Vol 9 No 1 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.183 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i1.4954

Abstract

Tuntutan akademik yang tinggi berupa tugas-tugas yang banyak dan deadline yang singkat dapat menyebabkan depresi pada mahasiswa Arsitektur. Depresi tersebut dapat menyebabkan gangguan dalam pengolahan informasi sehingga dapat mengakibatkan kesulitan dalam proses belajar dan pelaksaaan tugas akademik. Kesulitan dalam proses belajar tersebut dapat mempengaruhi Indeks Prestasi Kumulatif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan depresi dengan Indeks Prestasi Kumulatif. Metode yang digunakan adalah analitikal observasional dengan rancangan cross sectional pada mahasiswa Aristektur UNDANA yang dilakukan dengan pengisian kuesioner BDI II dan data sekunder diperoleh melalui nilai IPK terakhir mahasiswa Arsitektur UNDANA yaitu angkatan 2016, 2017, 2018, dan 2019. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling dengan jumlah 154 orang yang memenuhi kriteria inklusi,ekslusi dan dropout. Penelitian ini dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji somer’d. Hasil dari 154 responden, kategori normal sebanyak 24 orang (15,6 %), derpesi ringan sebanyak 41 orang (26,6%), depresi sedang sebanyak 59 orang (38,3%) dan depresi berat sebanyak 30 orang (19,5%). Hasil uji analisis bivariat pada penelitiaan ini diperoleh hasil p = 0,847 (p > 0,05). Kesimpulan penelitian ini tidak ada hubungan antara depresi dengan IPK pada mahasiswa Arsitektur UNDANA
Hubungan Kualitas Tidur Dan Konsentrasi Belajar Pada Mahasiswa Teknik Sipil Di Politeknik Negeri Kupang Selama Pandemi Covid-19 Sunbanu, Vanda Melinda Sunbanu Melinda; Rante, Su Djie To Rante; Damanik, Efrisca M. Br.
Cendana Medical Journal Vol 9 No 2 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.078 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i2.5965

Abstract

Data epidemiologi saat ini menunjukkan adanya peningkatan angka keluhan pasien terhadap kualitas tidur. Diperkirakan setiap tahun, antara 20%-40% orang dewasa mengalami kesukaran tidur, dan 17% diantaranya mengalami masalah serius. Berbagai dampak negatif dapat ditimbulkan oleh gangguan tidur; antara lain menurunnya daya tahan tubuh, menurunnya prestasi kerja, kelelahan, depresi, mudah tersinggung, dan menurunnya daya konsentrasi yang dapat mempengaruhi keselam atan diri sendiri dan juga orang lain. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Pennsy lvania State University di dalam jurnal sleep, kuliah dengan jurusan media dan teknik cenderung kurang tidur dan begadang bahkan dalam sehari mereka bisa tidur tiga sampai tiga setengah jam lebih sedikit dibandingkan dengan mahasiswa fakultas lain. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Antara Kualitas Tidur dan Konsentrasi Belajar Mahasiswa Teknik Sipil di Politeknik Negeri Kupang Selama Pandemi Covid 19. Metode penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional yang dilakukan pada mahasiswa teknik sipil angkatan 2017 (S1) Politeknik Negeri Kupang dengan cara megisi kuesioner Pitssburgh Sleep Quality Indeks (PSQI) dan kuesioner konsentrasi belajar. Sample diambil secara non-probability sampling dengan teknik purposive sampling dengan jumlah responden 65 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian ini dianalisis secara univariat, bivariat menggunakan uji Koefisien Kontingensi Test. Hasil dari 65 responden didapatkan hasil 53 (81,5%) responden memiliki Hal kualitas tidur buruk dan 12 (18,5%) yang memiliki kualitas tidur baik. Dari 65 responden juga didapatkan 11 responden (17%) memiliki konsentrasi belajar yang baik, 43 responden (66%) memiliki konsentrasi belajar yang cukup dan sebanyak 11 responden (17%) memiliki konsentrasi belajar yang buruk. Hasil uji analisis bivariat diperoleh hasil p=0,093 (p>0,05). Kesimpulan penelitian ini tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dan konsentrasi belajar pada mahasiwa Teknik Sipil di Politeknik Negeri Kupang Selama Pamdemi Covid 19.
Faktor Risiko Kanker Ovarium Jenis Epitelial Di RSUD Prof. Dr.W.Z Johannes Kota Kupang Nusa Tenggara Timur Tahun 2016-2019 Nababan, Ezra Harun Florentino; Sihotang, Jojor; Sasputra, I Nyoman; Damanik, Efrisca M. Br.
Cendana Medical Journal Vol 9 No 2 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.416 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i2.5966

Abstract

Penyakit kanker ovarium ini tidak menimbulkan gejala, itulah sebabnya tumor ini dikenal sebagai penyakit yang tumbuh diam-diam tapi mematikan . Peningkatan insidensi kanker ovarium erat hubungannya dengan semakin meningkatnya usia, jumlah paritas, penggunaan kontrasepsi dan faktor keturunan pada negara berkembang. Tujuan penelitian ini utnuk mengetahui karakteristik faktor risiko yang mempengaruhi terjadinya angka insiden kanker ovarium jenis epithelial. Mengetahui hubungan antara usia, paritas kontrasepsi dan faktor keturunan dengan risiko kejadian kanker ovarium jenis epitelial, di RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang. Metodologi penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional menggunakan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian adalah penderita kanker ovarium di RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kota Kupang berjumlah 42 responden dengan cara total sampling. Hasil penelitian ini tidak terdapat hubungan usia dan kejadian kanker ovarium jenis epitelial didapatkan hasil p = 0,784 (p<0,05) menggunakan uji chi square test, tidak terdapat hubungan paritas dan kejadian kanker ovarium jenis epitelial didapatkan hasil p = 0,355 (p<0,05) menggunakan uji chi square test, tidak terdapat hubungan kontrasepsi dan kejadian kanker ovarium jenis epitelial didapatkan hasil p = 0,728 (p<0,05) menggunakan uji kolmogorov-smirnov test dan tidak terdapat hubungan faktor keturunan dan kejadian kanker ovarium jenis epitelial didapatkan hasil p = 0,974 (p<0,05) menggunakan uji kolmogorov-smirnov test. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Usia, Paritas, Kontrasepsi, Faktor Keturunan terhadap Faktor Risiko Kanker Ovarium Jenis Epitelial di RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang tahun 2016-2019.
Hubungan Self Directed Learning Readiness Dengan Prestasi Belajar Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana Baptista, Yohanes; Setianingrum, Elisabeth Levina Sari; Dedy, Maria Agnes Etty; Kareri, Dyah Gita Rambu
Cendana Medical Journal Vol 9 No 2 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.062 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i2.5967

Abstract

Kesiapan belajar mandiri atau Self Directed Learning Readiness (SDLR) merupakan merupakan suatu kesiapan individu meliputi sikap, kemampuan, dan karakter personal yang diperlukan dalam pembelajaran mandiri. Pemahaman mengenai SDLR sangat diperlukan guna menunjang prestasi belajar. Prestasi belajar merupakan hasil belajar yang dicapai setelah melalui proses kegiatan belajar mengajar yang dapat dilihat melalui indeks prestasi. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan antara Self Directed Learning Readiness (SDLR) dengan prestasi belajar pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana. Metode penelitian ini merupakan penelitian analitikal observasional dengan rancangan cross sectional yang dilakukan pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana menggunakan kuesioner The Self-Directed Learning Readiness Scale Fisher et al (2001) dan data IPS semester genap tahun ajaran 2019/2020 mahasiswa angkatan 2017, 2018, 2019. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling dengan jumlah responden 69 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian dianalisis secara univariat, bivariat menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 38 mahasiswa (55,07%) memiliki SDLR tinggi, 31 mahasiswa (44,92%) dengan SDLR sedang dan tidak ada yang memiliki SDLR rendah, selain itu diapatkan hasil bahwa terdapat 59 mahasiswa (85,50%) dengan IPS dengan pujian, 10 mahasiswa (14,49%) dengan IPS sangat memuaskan dan tidak ada mahasiswa dengan IPS memuaskan. Hasil uji analisis bivariat pada penelitiaan ini diperoleh hasil p=0,515 (p>0,05). Kesimpulan penelitian ini tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Self Directed Learning Readiness (SDLR) dengan prestasi belajar mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana.
Relationship Between Hypertension And Diabetes Mellitus Type 2 With Benign Prostate Hyperplasia In Mgr. Gabriel Manek Hospital Atambua Wijaya, Adrianus Gupta; Telussa, Arley Sadra
Cendana Medical Journal Vol 9 No 2 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.59 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i2.5968

Abstract

Objectives: To evaluate the relationship between hypertension (HT) and diabetes mellitus type 2 (DM type 2) with benign prostate hyperplasia (BPH).Material & methods:This is a case control study with group A (case) consist of 78 BPH patient and group B (control) consist of 78 non BPH patient. DM and HT status from each group was collected. Correlation between each variables and odds ratio was analyzed.Results: Mean age was 66.09 ± 9.05 and 63.40 ± 9.83 years in group A and group B respectively. There is a statistical significant correlation between HT (0.001) and DM (0.021) with BPH (p<0.05). Patient with hypertension are 7.8 times more likely to suffer from BPH (OR 7.882) and patient with DM are 3 times more likely to suffer from BPH.Conclusion: HT and DM type 2 are significantly related to BPH incidence in Mgr. Gabriel Manek Hospital. Patient with HT and DM type 2 are more likely to suffer from BPH. Prevention and management of HT and DM type 2 may help to reduce the incidence of BPH.
Hubungan Ketergantungan Smartphone Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Mahasiswa Preklinik Fakultas Kedokteran Lape, Antonius Rianto Putra; Manafe, Derri Tallo; Sasputra, I Nyoman
Cendana Medical Journal Vol 9 No 2 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.566 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i2.5969

Abstract

Smartphone merupakan alat komunikasi yang sangat populer saat ini, dan kepemilikannya sudah merupakan kebutuhan. Mahalnya harga textbook kedokteran disertai bentuk fisik yang besar sangat tidak praktis sehingga mahasiswa mulai beralih menggunakan ebook melalui smartphone. Selain itu, smartphone juga digunakan untuk mempelajari materi kuliah, membaca slide presentasi, dan mendengarkan rekaman dosen saat mengajar. Penggunaan smartphone secara berlebihan menyebabkan ketergantungan. Dampak buruk ketergantungan smartphone berupa nomophobia, yaitu perasaan cemas apabila dijauhkan dari smartphone. Hal ini harus segera diatasi karena dapat menyebabkan berbagai efek seperti menurunnya konsentrasi mahasiswa, juga berkaitan dengan rendahnya prestasi belajar yang memicu terjadinya depresi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan ketergantungan smartphone terhadap tingkat kecemasan pada mahasiswa preklinik FK Undana. Metode penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional pada mahasiswa preklinik Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana angkatan 2017, 2018, dan 2019. Sebanyak 80 responden yang memenuhi kriteria inklusi diminta mengisi kuesioner Smartphone Addiction Scale (SAS) dan kuesioner Hamilton Anxiety Scale (HARS). Penelitian ini dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji spearman. Hasil penelitian ini responden yang memiliki ketergantungan rendah sebanyak 2 orang (2,5%), ketergantungan sedang sebanyak 55 orang (68,8%), dan ketergantungan tinggi sebanyak 23 orang (28,8%). Sebanyak 49 (61,3%) responden tidak mengalami kecemasan, 19 (23,8%) responden mengalami kecemasan ringan, 7 (8,8%) responden mengalami kecemasan sedang, dan 5 (6,3%) responden mengalami kecemasan berat. Tidak terdapat responden yang mengalami kecemasan panik. Terbukti adanya hubungan bermakna antara ketergantungan smartphone terhadap tingkat kecemasan dengan p=0,006 (p<0,05) serta r=0,305. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ketergantungan smartphone memiliki hubungan yang bermakna dengan tingkat kecemasan.