cover
Contact Name
Tahta Herdian Andika
Contact Email
tahta.herdian.a@gmail.com
Phone
+6289612626394
Journal Mail Official
tahta.herdian.a@gmail.com
Editorial Address
Jl. A. Yani, No 1A, Tambahrejo, Kec. Gadingrejo,Kab. Pringsewu, Lampung, Indonesia
Location
Kab. pringsewu,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH)
ISSN : 27211770     EISSN : 27211762     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH) dengan nomor registrasi ISSN 2721-1770 (cetak) 2721-1762 (online) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu. Jurnal Ini mencakup Keperawatan maternitas merupakan salah satu bentuk pelayanan profesional keperawatan yang ditujukan kepada wanita pada masa usia subur (WUS) berkaitan dengan system reproduksi, kehamilan, melahirkan, nifas, antara dua kehamilan dan bayi baru lahir sampai umur 40 hari, beserta keluarganya, berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar dalam beradaptasi secara fisik dan psikososial untuk mencapai kesejahteraan keluarga dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan dari hasil penelitian yang diimplementasikan kepada masyarakat. Tujuan publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau gagasan dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang keperawatan maternitas.
Articles 158 Documents
PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP BERAT BADAN BAYI Nur Alfi Fauziah; Hellen Febriyanti
Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH) Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jaman.v4i2.1115

Abstract

Cakupan penimbangan balita di Puskesmas Kota Dalam Kabupaten Pesawaran pada tahun 2020 baru mencapai 75,50%. Dan jumlah balita ditimbang yang tidak naik berat badannya dua kali berturut turut pada Bulan Juli tahun 2021 sebanyak 23 orang dan pada Bulan Agustus tahun 2021 sebanyak 18 orang.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap berat badan bayi di wilayah kerja Puskesmas Kota Dalam Kabupaten Pesawaran Tahun 2021.Jenis penelitian kuantitatif dengan desain Quasi eksperimental design dan pendekatan Non-Equivalent Control Group. Populasi sebanyak 22 orang dan sampel seluruh bayi usia 0-6 Bulan sebanyak 11 orang pada kelompok intervensi dan 11 orang pada kelompok control, penelitian dilakukan selama tiga kali dalam seminggu selama tiga minggu dengan teknik purposive sampling. Uji analisis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan uji t berpasangan (paired t test dan Uji t Tidak berpasangan (Independent). Hasil penelitian diketahui rata–rata berat badan bayi sebelum dilakukan pijat bayi, dengan mean 6990,91gram. Rata–rata berat badan bayi sesudah dilakukan pijat bayi, dengan mean 7490,91 gram. Ada perbedaan berat badan bayi sesudah intervensi antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan p-value = 0,000. Disarankan ibu bayi berperan aktif dalam mencari informasi kesehatan bayi khususnya mengenai peningkatan gizi pada bayi serta dapat melakukan pijat bayi secara mandiri dirumah.
The Hubungan Pengetahuan Ibu Terhadap Keberhasilan IMD Pada Ibu Bersalin Nelly Indrasari; Mugiati; Amrina Oktaviana
Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH) Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jaman.v4i2.1101

Abstract

ASI merupakan makanan bayi dengan standard emas, ASI terbukti mempunyai keunggulan yang tidak dapat digantikan oleh makanan dan minuman apapun, karena ASI mengandung zat gizi paling tepat, lengkap, dan selalu menyesuaikan dengan kebutuhan bayi setiap saat. Standar emas makanan bayi dimulai dengan tindakan Inisiasi Menyusu Dini (IMD), dilanjutkan dengan pemberian ASI secara eksklusif selama 6 (enam) bulan (Munzia, 2013). Menurut data hanya 3,7 % bayi di Indonesia disusui dalam 1 jam pertama setelah kelahiran. Beberapa faktor penyebab yang diduga mempengaruhi pelaksanaan IMD adalah tingkat pengetahuan ibu bayi yang kurang, sikap dan dukungan dari keluarga yang kurang terhadap pelaksanaan IMD serta tenaga kesehatan yang kurang menyampaikan mengenai pentingnya IMD. Sebagaimana diketahui bahwa pengetahuan, dan dukungan petugas mampu mempengaruhi perilaku seseorang dalam bertindak (Notoatmodjo (2005). Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2021 menyatakan bahwa angka pemberian ASI eksklusif pada bayi berumur 6 bulan di Provinsi Lampung 73,6% dari target sebesar 60%, dan capaian IMD sebesar 80,4%. Sedangkan di Kabupaten Tulang Bawang Barat untuk capaian pemberian ASI eksklusif, yaitu 29,1% dari target sebesar 60%, capaian IMD > 1 jam 1,8% dan IMD < 1 jam 39,6% yang seharusnya IMD dilakukan pada semua bayi baru lahir (Riskesdas, 2021). Tujuan penelitian diketahui hubungan pengetahuan ibu dengan keberhasilan IMD di PMB Wilayah Kerja Dinas Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan quasi experiment with control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua Ibu Bersalin di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Tulang Bawang Barat tahun 2022. Sampel penelitian ini adalah Ibu Bersalin di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Tulang Bawang Barat tahun 2022 yang berjumlah 96 orang. Pengumpulan data dengan cara studi dokumentasi, wawancara, dan observasi. Data diolah dan di analisis dengan statistik deskriptif dan analitik. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa pengetahuan ibu setelah diberikan perlakuan memiliki kemungkinan 1,5 kali berhasil melakukan IMD bila dibandingkan dengan sebelum diberi perlakuan. Hasil uji statistik didapatkan nilai p=0,000, berarti dapat disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu sebelum dan setelah perlakuan dengan keberhasilan IMD pada ibu bersalin. Saran yang dapat diberikan peneliti dalam pengembangan keilmuan, yaitu: peningkatan pengetahuan memberikan dampak yang sangat luar biasa terutama bagi psikologi ibu. Dengan memberikan perlakuan tersebut maka akan menjadi bekal keberhasilan menyusui begitu pula sebaliknya. Hasil penelitian ini dapat terus ditingkatkan untuk memberikan informasi dan referensi pembelajaran yang lebih relevan mengenai Inisiasi Menyusu Dini (IMD) sebagai salah satu upaya meningkatkan cakupan ASI Eksklusif serta tercapainya Kesehatan Ibu dan Bayi di Tulang Bawang Barat, juga sangat berguna untuk pengembangan keilmuan dikemudian hari.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA GOUT ARTHITIS PADA LANSIA DI UPTD PUSKESMAS NGAMBUR KECAMATAN NGAMBUR KABUPATEN PESISIRBARAT TAHUN 2022 Wisnu Probo Wijayanto; Dadi Kurniawan
Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH) Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jaman.v4i2.1170

Abstract

Menurut World Health Organization diperkirakan 34,2% kejadian gout arthritis di negara berkembang sedangkan untuk Indonesia penyakit sendi dengan prevalensi 713.783 juta (7,30%), paling banyak terjadi pada usia > 75 tahun sebesar 18,95% di Kabupaten Pesisir Barat tahun 2020 sebanyak 11.3% dari 1.011 lansia. Dampak dari gut arthritis yang paling berbahaya adalah menyebabkan batu ginjal, diabetes mellitus serta kematian dini. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya gout arthritis pada lansia di UPTD Puskesmas Ngambur Kecamatan Ngambur Kabupaten Pesisir Barat tahun 2021. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Kuantitatif, dengan desain penelitian survey analitik dan pendekatan cross sectional. Tempat penelitiannya adalah di Puskesmas Ngambur, adapun waktu pelaksanaannya akan dilakukan pada tanggal 2 22 Januari 2022. Sampel dalam penelitian ini lansia yang berkunjung ke puskesmas dalam 3 bulan terakhir sebanyak 39 lansia. Analisa data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan faktor usia (p=0.001 <0.05), faktor jenis kelamin (p=0,042 <0,05) dan faktor berat badan (p=0,011 <0,05) dengan terjadinya gout arthritis pada lansia di UPTD Puskesmas Ngambur Kecamatan Ngambur Kabupaten Pesisir Barat. Diharapkan tenaga Kesehatan di puskesmas dapat melakukan sosialisasi tentang pemicu gout dengan metode yang mudah ditangkap oleh lansia seperti dengan video agar menambah infromasi dan pengetahuan lansia.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG PERAWATAN PAYUDARA DAN TEKNIK MENYUSUI DENGAN KEJADIAN BENDUNGAN ASI DI PMB MARTINI BANDAR LAMPUNG Psiari Kusuma Wardani; Mareza Yolanda Umar
Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH) Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jaman.v4i2.1275

Abstract

Proses menyusui bisa jadi terhambat karena adanya beberapa masalah salah satunya adalah terjadinya payudara bengkak. Pembengkakan payudara disebabkan oleh pengeluaran ASI yang tidak efisien akibat perawatan payudara dan teknik menyusui yang buruk. Masih lemahnya monitoring dan evaluasi tenaga kesehatan terhadap pasien dalam melaksanakan perawatan payudara dan teknik menyusui serta kesadaran pasien tentang pentingnya persiapan payudara sebelum menyusui masih rendah sehingga kejadian bendungan ASI sering terjadi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu nifas tentang perawatan payudara dan teknik menyusui dengan kejadian bendungan ASI di PMB Martini Bandar Lampung tahun 2021. Jenis penelitian kuantitatif, desain analitic dengan pendekatan cross sectional. Dalam penelitian ini yang dijadikan populasi adalah semua ibu nifas di PMB Martini sebanyak 33 ibu nifas, tehnik sampel mengunakan Accidental Sampling. Hasil analisis menunjukan terdapat hubungan tingkat pengetahuan ibu nifas tentang perawatan payudara yang benar dengan kejadian bendungan ASI dengan p-value 0.004 <0.05 dan terdapat hubungan tingkat pengetahuan ibu nifas tentang teknik menyusui yang benar dengan kejadian bendungan ASI dengan p-value 0.000 <0.05. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menambah pengetahuan ibu nifas mengenai cara melakukan perawatan payudara dan teknik menyusui yang benar sehingga ibu terhindar dari bendungan ASI.
ASUHAN KEBIDANAN KEHAMILAN DENGAN PENERAPAN PIJAT DAN RENDAM KAKI DENGAN AIR HANGAT CAMPURAN KENCUR TERHADAP EDEMA KAKI PADA IBU HAMIL SITI NURHALIMAH
Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH) Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jaman.v4i3.1152

Abstract

Edema of the legs or swelling of the legs is found in about 80% of pregnant women in the third trimester; this occurs due to uterine pressure, which inhibits venous return, and the pull of gravity, which causes more excellent fluid retention. Edema in pregnancy can be treated through massage therapy. The working principle of massage therapy is to apply direct pressure and focus on the part of the body with edema. This midwifery care aims to provide care for pregnant women by applying massage and soaking the feet with warm water mixed with galingale against leg edema in pregnant women. The midwifery care method used a case study of one pregnant woman with swollen feet. The results of this midwifery care show that leg edema is a common complaint in the third trimester; this is caused by increasing uterine pressure and affecting fluid circulation, with uterine pressure and gravity causing more excellent fluid retention. This therapy helps improve blood circulation by widening blood vessels so that more oxygen is supplied to swollen tissues, so it can be concluded that massage therapy and foot soak with warm water mixed with kencur are safe for pregnant women and are beneficial for reducing swelling.
The CONTINUITY MIDWIFERY CARE OF MRS. M, MRS.I, AND MRS. N IN MIDWIFERY INDEPENDENT PRACTICE LANGGENG SRI ASIH, S.ST AT DISTRICT OF PAGELARAN, PRINGSEWU REGENCY IN 2023: Indonesia Elsa Surya
Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH) Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jaman.v4i3.1157

Abstract

Lower back pain or low back pain in pregnancy is an unpleasant condition due to the growing uterus and increased body weight causing the muscles to work harder so that it can cause stress on the muscles and joints. Pregnancy exercise can provide benefits for maintaining and improving the physical health of pregnant women, improving blood circulation, reducing complaints of aches and pains including back pain during pregnancy, and preparing breathing, muscle and pelvic activity to face the birth process. Based on the above, the authors take the formulation of the problem in this report whether pregnancy exercise in third trimester pregnant women can reduce back pain in pregnant women? This final project report is in the form of a case study using the SOAP method of documentation. The subjects of this study were third trimester pregnant women, childbirth, postpartum, newborns, so that mothers can decide on family planning methods. In collecting data, it is done by using anamnesis, physical examination, cases are processed and analyzed. The results of the study showed that pregnancy care was provided by providing pregnancy exercise care to 3 pregnant women who experienced back pain during pregnancy. Of the three pregnancies that were followed, all patients were given intervention by doing pregnancy exercise to show a decrease in back pain. This was stated by the results of interviews with patients that back pain was reduced after doing pregnancy exercise and one patient said that sleep became better after doing pregnancy exercise.
HUBUNGAN FASEMENOPAUSE DENGAN FUNGSI SEKSUAL PADA WANITA DI DESA MUARA TENANG KABUPATEN MESUJI Eva Apriana tri upadiningsih
Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH) Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jaman.v4i3.1168

Abstract

HUBUNGAN FASEMENOPAUSE DENGAN FUNGSI SEKSUAL PADA WANITA DI DESA MUARA TENANG KABUPATEN MESUJI Anggi Kusuma, Eva Apriana, Riska Hediya Putri, Surmiasih Universitas Aisyah Pringsewu, Jl. A Tambak Rejo, Wonodadi, Kec. Gadingrejo,Kab. Pringsewu, Lampung evaapriana2323@Gmail.Com ABSTRAK Seksualitas adalah bagian terpenting dari kualitas hidup wanita. Saat memasuki fase menopause wanita mengalami penurunan hormon estrogen yang berpengaruh pada disfungsi seksual seperti gangguan lubrikasi, dispareunia, penurunan hasrat seksual dan kesulitan mencapai orgasme. Penderita disfungsi seksual terjadi pada wanita menopause sebanyak 57% dari faktor penyebab lainnya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan fase menopause dengan fungsi seksual pada wanita di Desa Muara Tenang Kabupaten Mesuji. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain comparative study. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita yang memasuki usia pre menopause, menopause dan post menopause dengan sampel 75 responden dengan teknik pengambilan sampling purposive sampling. Alat yang digunakan yaitu kuesioner FSFI (Female Sexual Function Index). Analisa data menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian dengan menggunakan uji chi-square didapatkan nilai P=0,000 = P-value (<0,05). Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan fase menopause dengan fungsi seksual pada wanita di Desa Muara Tenang Kabupaten Mesuji. Diharapkan wanita yang masuk pada fase pre menopause, menopause dan post menopause dapat mengkonsumsi makanan yang mengandung fitoestrogen (kacang hijau, kurma, kacang kedelai) dan menggunakan lubrikasi saat melakukan hubungan seksual sehingga dapat mengurangi masalah disfungsi seksual pada menopause. Kata Kunci : Pre Menopause, Menopause, Post Menopause, Fungsi Seksual Kepustakaan : 40 (2013-2022) ABSTRACT Sexuality is the most important part of a woman's quality of life. When entering the menopausal phase, women experience a decrease in the hormone estrogen which affects sexual dysfunction such as lubrication disorders, dyspareunia, decreased sexual desire and difficulty reaching orgasm. Patients with sexual dysfunction occur in menopausal women as much as 57% of other causative factors. The purpose of this study was to determine the difference between menopausal phase and sexual function in women in Muara Tenang Village, Mesuji Regency. This type of research is quantitative with a comparative study design. The population in this study were women who entered pre menopause, menopause and post menopause with a sample of 75 respondents with purposive sampling technique. The tool used was the FSFI (Female Sexual Function Index) questionnaire. Data analysis using the chi-square statistical test. The results of the study using the chi-square test obtained a value of P = 0.000 = P-value (<0.05). From the results of this study, it can be concluded that there are differences in the phase of menopause with sexual function in women in Muara Tenang Village, Mesuji Regency. It is expected that women who enter the pre-menopausal, menopausal and post-menopausal phases can consume foods containing phytoestrogens (green beans, dates, soybeans) and use lubrication during sexual intercourse so as to reduce the problem of sexual dysfunction in menopause. Keyword : Pre-Menopause, Menopause, Post Menopause, Sexual Function References : 40 (2013-2022)
KOMPRES HANGAT PADA IBU HAMIL TRIMESTER III UNTUK MENGURANGI NYERI PUNGGUNG suhaida; Rina Efriana; Riona Sanjaya
Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH) Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jaman.v4i3.1169

Abstract

Selama masa kehamilan tubuh terus mengalami perubahan baik secara fisik maupun sistem kerja tubuh. Pertambahan ukuran dan volume janin maupun uterus dapat menekan pembuluh darah dan serabut syaraf disekitar tulang belakang. Penekanan dari kepala bayi dengan tulang punggung bawah menyebabkan ketidaknyamanan dan nyeri punggung pada Ibu hamil. Study Kasus ini menggunakan bentuk studi kasus dengan pendokumentasian metode SOAP. Subjek penelitian ini adalah Ibu hamil trimester III sebanyak 3 responden di wilayah kerja Kotaagung Kabupaten Tanggamus dengan memberikan asuhan kebidanan berkelanjutan. Dalam pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan anamnesa, pemeriksaan fisik, kasus diolah dan dianalisis. Hasil penelitian diperoleh bahwa asuhan komplementer yaitu dengan memberikan kompres hangat kepada Ibu hamil trimeter III yang menderita nyeri punggung. Dari ketiga kasus yang diteliti bahwa semua pasien telah diberikan intervensi dengan mengompres hangat punggung untuk mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil trimester III, hal ini perkuat dengan hasil wawancara kepada pasien bahwa asuhan komplementer dengan kompres hangat dapat mengurangi nyeri punggung pada Ibu hamil.
ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA NY. H, NY. A DAN NY. T DI PMB MERIYANI, S.TR.KEB Nita Aprina; Maulia Isnaini; Linda Puspita
Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH) Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jaman.v4i3.1171

Abstract

Asuhan kebidanan komprehensif adalah asuhan kebidanan yang dilakukan mulai Antenatal Care (ANC), Intranatal Care (INC), Postnatal Care (PNC), Bayi Baru Lahir (BBL), dan Konseling Keluarga Berencana (KB) pada pasien secara keseluruhan. Angka pemberian ASI eksklusif di Indonesia pada tahun 2020 yaitu 69,62%, pada tahun 2021 yaitu 71,58% dan pada tahun 2022 cakupan ASI Eksklusif yaitu 72,04%, walaupun terjadi peningkatan namun angka ini masih terbilang rendah karena berada di bawah target nasional sebesar 80% (Kemenkes RI, 2022). Dalam laporan studi kasus ini penulis menggunakan asuhan kebidanan komplementer pada Ny. H, Ny. A dan Ny. T di PMB Meriyani, S.Tr.Keb yaitu meliputi asuhan kebidanan pada kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, masa nifas, dan keluarga berencana dengan asuhan pelayanan komplementer masa nifas pemberian puding katuk terhadap ASI. Metode pengumpulan data penelitian bisa dengan studi kasus dan metode deskriptif dengan menggunakan teknik studi kepustakaan dan studi kasus melalui observasi dan wawancara. Penelitian ini menggunakan instrument seperti lembar pengkajian, checklist, dokumentasi. Populasi dalam studi kasus ini adalah ibu Nifas yang melakukan ANC secara rutin di PMB Meriyani S.Tr.Keb. Tulang Bawang pada trimester tiga pada bulan Oktober 2022 berjumlah 20 orang.Sampel dalam stadi kasus ini adalah ny. H G2P1A0 usia 29 tahun. Ny. A G2P1A0 usia 26 tahun dan Ny. T G2P1A0 usia 27 tahun. Berdasarkan pengkajian data subjektif dan objektif pada ketiga klien didapatkan keluhan pada Ny.H Ny.A dan Ny.T payudara ASI belum keluar lancar. Asuhan Kebidanan Berkelanjutan pada Ny.H, Ny. A, Ny.T, berdasarkan intervensi sesuai dengan jurnal/evidece based yang ada terbukti mampu mengatasi masalah ibu nifas yang dihadapai berdasarkan teori yang ada, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada kesenjangan berdasarkan dengan teori dan evidece based dengan fakta.
ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA NY. S, NY. D DAN NY. K DI PMB NURMALADEWI, S.ST Heni Nopitasari; Susanti; Hikmah Ifayanti
Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH) Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jaman.v4i3.1172

Abstract

Asuhan kebidanan komprehensif merupakan asuhan menyeluruh manajemen kebidanan mulai dari ibu hamil, bersalin, sampai bayi baru lahir sehingga persalinan dapat berlangsung aman dan bayi yang dilahirkan selamat dan sehat sampai masa nifas (Lapau, 2015). Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC) merupakan asuhan kebidanan berkesinambungan yang diberikan kepada ibu dan bayi dimulai pada saat kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas dan keluarga berencana, dengan adanya asuhan COC maka perkembangan kondisi ibu setiap saat akan terpantau dengan baik. Asuhan kebidanan secara COC adalah salah satu upaya untuk menurunkan Angka kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) (Diana, 2017) Dalam laporan studi kasus ini penulis menggunakan Manajemen Varney dengan didokumentasi dengan manajemen SOAP. Populasi dalam studi kasus ini adalah ibu hamil yang melakukan ANC secara rutin di PMB Nurmaladewi, S.ST Raja Basa Kota Bandar Lampung pada trimester tiga pada bulan Oktober 2022 berjumlah 20 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah Ny. S , Ny, D san Ny. K. Instrumen adalah alat yang dapat dipakai penulis untuk mendapatkan data. Penelitian ini menggunakan instrument seperti lembar pengkajian, checklist, dokumentasi Berdasarkan pengkajian data subjektif dan objektif pada ketiga klien didapatkan keluhan pada bayi Ny. S, bayi Ny D dan bayi Ny K mengalami lebih sering menyusui di malam hari sehingga waktu tidur kurang. Penatalakasanaan pada bayi Ny. S, bayi Ny D dan bayi Ny K untuk meningkatkan kualitas tidur dengan pemberian pijat bayi. Hasil evaluasi setelah di lakukan intervensi berdasarkan observasi penilaian sebelum dan sesudah intervensi, kualitas tidur pada bayi mengalami perubahan yang baik, Ny. S, durasi tidurnya bertamnah 60 menit, bayi Ny D bertambah 50 menit dan bayi Ny K bertambah 60 menit. Hal ini sesuai dengan jurnal/evidece based yang ada permasalahan teratasi serta tidak terdapat kesenjangan antara teori dan praktik.