cover
Contact Name
Ahmad Tohir
Contact Email
jurnalakm@stebisigm.ac.id
Phone
+6281315545733
Journal Mail Official
jurnalakm@stebisigm.ac.id
Editorial Address
Jl. Jenderal Sudirman KM.4 No.629, 20 Ilir D. IV, Ilir Tim. I, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30129, Indonesia
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
AKM: Aksi Kepada Masyarakat
ISSN : 27742261     EISSN : 27742253     DOI : https://doi.org/10.36908/akm.v2i1
AKM: Aksi Kepada Masyarakat yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang merupakan jurnal peer-review yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Artikel-artikel yang dimuat dalam AKM: Aksi Kepada Masyarakat memuat hasil karya ilmiah asli. AKM: Aksi Kepada Masyarakat menerima naskah atau teks artikel di bidang penelitian terapan dan hilirisasi hasil penelitian ilmiah kuantitatif dan kualitatif berbasis masyarakat ke dalam format pengabdian kepada masyarakat yang memuat bidang keilmuan yang relevan seperti: 1. Perbankan Syariah 2. Ekonomi Syariah 3. Studi Islam 4. Pendidikan Islam 5. Humaniora
Articles 264 Documents
Pemberdayaan Remaja dalam Melakukan Skrining Pra Nikah Berbasis Aplikasi di Wilayah Kerja Puskesmas Malawili Kabupaten Sorong Sunaeni Sunaeni; Catur Anita Sari
AKM Vol 4 No 2 (2024): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v4i2.994

Abstract

Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dalam menurunkan AKI dan AKB adalah perawatan kesehatan dimulai sebelum terjadinya konsepsi, yakni masa remaja. Perawatan kesehatan prakonsepsi mengacu pada intervensi biomedis, perilaku, dan preventif sosial meningkatkan kemungkinan memiliki bayi sehat. Pengetahuan pasangan muda mengenai resiko menikah muda masih sangat rendah, didapatkan 43% masyarakat menikah muda. Hal ini merupakan hambatan dalam mewujudkan generasi penerus berkualitas yang dikhawatirkan dapat meningkatkan angka kesakitan ibu dan bayi serta komplikasi dalam tumbuh kembang anak. Tujuan pengabdian dapat memberikan edukasi kepada remaja khususnya siswa-siswi SMA agar memahami dan mampu melakukan secara mandiri skrining pranikah sehingga dapat mengidentifikasi kesiapan menikah sebagai upaya mencegah pernikahan dini. Sasaran pengabdian 75 remaja yang terdiri dari siswa/siswi SMA Negeri 2 Kabupaten Sorong. Pelaksana kegiatan antara lain: satu dosen, satu pranata laboratorium pendidikan, empat mahasiswa Jurusan Kebidanan. Metode kegiatan berupa pemberian edukasi pranikah berbasis aplikasi, meliputi persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil pengabdian terjadi peningkatan daya saing melalui perubahan pengetahuan dan ketrampilan melakukan skrining secara mandiri. Setelah pengabdian ini didapatkan tingkat pengetahuan baik sebanyak 77.33 %, dan ketrampilan skrining dalam kategori baik sebanyak 92 %. Diperlukan upaya secara terus menerus berkelanjutan dalam peningkatan ketrampilan remaja melakukan skrining kesiapan menikah dan peningkatan pemahaman dalam menjaga kesehatan reproduksi.
Pendampingan Manajemen Dan Teknologi Tepat Guna (TTG) Untuk UMKM Jamu Tradisional Di Desa Banyuurip Kedamaian Gresik Ratnaningsih Sri Yustini; Siti Mujanah; Taufiq Urohman; Alvian Jihad
AKM Vol 4 No 2 (2024): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v4i2.996

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi mitra UMKM yang bergerak di bidang pembuatan jamu tradisional dengan cara memberikan Teknologi Tepat Guna berupa mesin pemeras bahan jamu sehingga bisa meningkatkan efisiensi tenaga dan waktu dalam berproduksi. Selain itu UMKM jamu ini masih belum mengelola usahanya dengan baik, tidak adanya perencanaan, pengorganisasi, koordinasi maupun evaluasi, karena pemilik usaha ini masih bersifat apa adanya. Program PKM ini dilakukan dengan memberikan pelatihan manajemen usaha serta mengelola keuangan dengan melakukan pembukuan keuangan. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah memberikan pendampingan TTG, peralatan produksi, serta pendampingan manajemen dalam peningkatan kualitas produk dan kuantitas produk. Sasaran dari kegiatan ini adalah UMKM Pawon Jamu “Fita” di Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. Hasil dari kegiatan ini adalah UKM Jamu telah berproduksi dengan efisien dan efektif karena telah mengunakan TTG dalam proses produksi yaitu mengunakan mesin pemeras bahan jamu sehingga bisa lebih cepat dan efisien tenaga kerja, selain itu produk Jamu menjadi lebih berkualitas dan kuantitas juga semakin meningkat. Dalam hal pengelolaan mitra sudah mulai paham dan melakukan perencanaan serta mematok target penjualan yang akan di produksi serta mencari peluang pasar untuk menjual produksi karena hasil produksinya semakin banyak. Dengan demikian keuntungan bertambah dan kesejahteraan juga meningkat
Sosialisasi Dan Pelatihan Sertifikasi Produk Halal Pelaku Usaha Kantin IGM Dan Café Kopi Loer Palembang Chandra Satria; Doly Nofiansyah; Nur Amintullah
AKM Vol 4 No 2 (2024): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v4i2.998

Abstract

Kantin IGM yang berlokasi di palembang merupakan salah satu tempat yang menyediakan makanan yang diperuntukkan untuk dikonsumsi oleh mahasiswa dan keluarga besar kampus indo Global Mandiri. Kantin ini menyediakan berbagai macam makanan ringan seperti snack dan makanan pokok dengan menu nasi dengan lauk pauknya. Pelayanan kantin igm ini diperuntukkan untuk mahasiswa dan tenaga kependidikan yang jumlah perhari nya kurang lebih 500 sampai dengan 1000 orang. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa produk makanan yang ditawarkan belum memiliki sertifikasi halal yang dikeluarkan oleh pemerintah dibawah kementerian Agama Republik Indonesia.Walaupun masyarakat Indonesia mayoritas beragama islam, tetapi belum tentu perilakunya mengarah kepada kesadaran untuk mengonsumsi makanan halal. Melalui program pemerintah yaitu Program 1 Juta Sertifikat Halal Gratis bagi pelaku usaha mikro dan kecil. bahwa mandatory atau kewajiban Sertifikasi Halal Tahapan pertama yang mulai berlaku pada 17 Oktober 2024. Jika sampai 17 Oktober 2024 belum bersertifkat halal, maka dapat dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku
Pendampingan Kebijakan Pembiayaan Hijau Pada Lembaga Keuangan Mikro Syariah (Sosialisasi LKMS Se-Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah) Indah Purwanti; Anindya Aryu Inayati
AKM Vol 4 No 2 (2024): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v4i2.1000

Abstract

Sesuai dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 51 Tahun 2017, pemerintah secara resmi mengatur penerapan sistem keuangan berkelanjutan pada industry keuangan. Peraturan tersebut digaungkan kembali saat ini dikarenakan dunia telah dilanda krisis perubahan iklim yang mengakibatkan peta jalan perekonomian, termasuk sector keuangan harus diubah menjadi lebih pro terhadap lingkungan. Pembiayaan hijau pada Lembaga Keuangan Mikro Syariah ditunjukan untuk mendukung aktivitas ekonomi hijau pada level masyarakat mikro. Tujuan pelaksanaan kegiatan pemberdayaan masyarakat ini adalah (1) Pengelola Lembaga Keuangan Syariah Mikro dapat memahami kebijakan dan dampak keuangan hijau pada industry jasa keuangan dan (2) dapat merumuskan skema pembiayaan mikro hijau pada masing-masing institusi. Metode yang digunakan dalam pemberdayaan ini adalah metode Community Based Research (CBR), pendekatan ini digunakan untuk mencari upaya penyelesaian permasalahan yang ada di masyarakat, dengan melibatkan masyarakat secara langsung. Adapun hasil dari program ini adanya kepedulian para pengelola Lembaga Keuangan Mikro Syariah untuk berperan serta dalam pembiayaan hijau dengan menciptakan skema produk pembiayaan hijau kepada nasabah.
Peningkatan Keterampilan Manajemen Usaha Untuk Optimalisasi Kinerja UMKM di Desa Burai Kabupaten Ogan Ilir Wita Farla WK; Welly Nailis; Mira Afrina; Nia Meitisari; Tasmi Tasmi
AKM Vol 4 No 2 (2024): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v4i2.1003

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu kegiatan yang dapat memberikan andil dalam perekonomian masyarakat yang salah satunya adalah masyarakat desa. Terdapat beberapa permasalahan yang dihadapi UMKM saat ini diantaranya kemampuan manajemen usaha. Kurangnya pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha tentang manajemen usaha dapat menyebabkan kegagalan usaha. Manajemen usaha memerlukan keterampilan tertentu yang harus dimiliki oleh para pelaku usaha. Masih kurangnya keterampilan manajemen yang dimiliki oleh para pelaku usaha akan berdampak pada kinerja UMKM. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan meningkatkan keterampilan bagi para pelaku UMKM di Desa Burai Kabupaten Ogan Ilir mengenai ketrampilan manajemen dalam menjalankan usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan metode pembinaan keterampilan dalam bentuk pelatihan. Khalayak sasaran pada kegiatan ini adalah pelaku UMKM di Desa Burai Kabupaten Ogan Ilir. Pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari survey pra-kegiatan, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi kegiatan. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah masih diperlukan pembinaan dan pelatihan bagi para pelaku UMKM di Desa Burai Kabupaten Ogan Ilir mengenai manajemen usaha agar dapat mengoptimalisasikan kinerja usahanya.
Peningkatan Nilai Tambah Sabut Kelapa Melalui Pemberdayaan Kelompok Tani Ngudi Rahayu di Kalisentul Kalibawang Resna Trimerani; Ryan Firmansyah; Dimas Deworo Puruhito Deworo Puruhito
AKM Vol 4 No 2 (2024): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v4i2.1009

Abstract

Sabut kelapa merupakan bagian yang cukup besar dari buah kelapa, di mana memberikan persentase sebesar 35% dari buah kelapa. Pengolahan sabut kelapa lebih lanjut akan memberikan dampak positif, yaitu dapat meningkatkan nilai ekonomis dari sabut kelapa. Kalisentul merupakan salah satu padukuhan di Desa Banjarharjo yang memiliki potensi sabut kelapa yang besar dan belum termanfaatkan dengan baik. Pengabdian ini bertujuan untuk mengolah sabut kelapa menjadi produk yang dapat bernilai ekonomis sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya kelompok tani Ngudi Rahayu. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah penyuluhan dan pelatihan. Penyuluhan bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan pengetahuan terkait pemanfaatan sabut kelapa. Metode penyuluhan ini akan lebih efektif apabila diikuti dengan pelatihan. Pengolahan sabut kelapa memberikan hasil berupa serat sabut (cocofiber) dan serbuk sabut (cocopeat). Cocofibre dapat diaplikasikan untuk membuat kokedama, sedangkan cocopeat digunakan sebagai media tanam untuk tanaman sayuran, yaitu selada.
Masyarakat Mandiri Merdeka Sampah di RW 03 Kel. Sumur Dewa Kec. Selebar Kota Bengkulu Nopia Wati; Emi Kosvianti; Afriyanto A; Henni Febriawati
AKM Vol 4 No 2 (2024): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v4i2.1010

Abstract

Maraknya penimbunan sampah yang dihasilkan setiap hari masih menjadi trending topik yang belum terselesaikan, warga di lokasi mitra belum memiliki kesadaran dan keinginan dalam mengelola sampah yang dihasilkan setiap harinya, mereka hanya mengandalkan petugas pengangkut sampah saja, terkadang sampah hanya ditumpuk dilokasi dekat pemukiman penduduk. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam melakukan pengelolaan sampah Rumah Tangga, dan manfaat dari kegiatan adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelolah samapah Rumah Tangga sehingga terwujudnya masyarakat yang mandiri merdeka dari sampah. Metode adalah pengolahan sampah organik menjadi kompos cair dan padat, pembuatan dekomposter dan pembuatan lubang biopori. Untuk sampah anorganik yang telah dipilah oleh masyarakat akan diserahkan kepada tim petugas pengumpul sampah yang telah dibentuk oleh Perangkat RW 3 Kel. Sumur Dewa. Hasil yang didapatkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam melakukan pengelolaan sampah organic menjadi kompos. Saran, diharapkan pemerintah dapat memberikan fasilitas berupa sarana prasarana pengelolaan sampah, mulai dari tong pemilihan sampah hingga dekomposter di setiap rumah warga, sebagai supaya untuk mendukung tercapainya program merdeka sampah di Kota Bengkulu.
Pemanfaatan Dan Penjualan Garam Bledug Kuwu Sebagai Produk Cendera Mata Khas Desa Kuwu Grobogan Idah Kusuma Dewi; Yuniarto Rahmad Satato
AKM Vol 4 No 2 (2024): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v4i2.1012

Abstract

Desa Kuwu Grobogan dinyatakan sebagai desa wisata rintisan. Sebagai penyangga ODTW atau obyek daya tarik wisata berupa semburan lumpur "Bledug Kuwu" ,merupakan fenomena alam yang unik beserta keberadaan para petani garamnya. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat Desa Kuwu Grobogan ini merupakan upaya membantu pengembangan usaha ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan potensi garam Bledug Kuwu sebagai produk cendera mata pangan khas wisata. Metode kegiatan pengabdian menggunakan sosialisasi potensi garam Bledug Kuwu kepada perwakilan masyarakat meliputi, Pokdarwis, BumDes, Karang Taruna, Kelompok PKK dan UMKM serta para petani garam dan mempraktekkan langsung cara menggunakan garam kasar Bledug Kuwu sebagai bahan utama pengawet ikan yaitu ikan Kembung atau Banyar. Ada peluang penjualan garam Bledug Kuwu sebagai garam unik pengawet pangan khususnya ikan dan penjualan ikan asin sebagai cendera mata pangan khas Desa Kuwu. Penjualan garam bledug kuwu sebagai cendera mata yang khas dan ikan asin Bledug Kuwu memerlukan kemasan yang menarik. Dimulai dari proses pembelian kemasan, pengemasan, pembuatan label sementara, penyiapan no PIRT, pendaftaran ke BPOM, serta pelatihan promosi kepada kelompok karang taruna, kelompok PKK maupun UMKM yang akan menjual secara offline maupun online. Pengemasan dapat dilakukan oleh petani garam sendiri, kelompok PKK ataupun melalui pokdarwis dan BumDes dengan branding garam khas Bledug Kuwu.
Sosialisasi Peran Pokdarwis Dalam Mengkampanyekan Sadar Wisata Terhadap Wisatawan, Masyarakat, Maupun Dirinya Sendiri Menuju Pariwisata Berkelanjutan Di Desa Bahu Palawa Yorgen Kaharap; Dotrimensi Dotrimensi; Ferry Setiawan; Reny Puspita Sari Nasution
AKM Vol 4 No 2 (2024): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v4i2.1013

Abstract

Pembangunan pariwisata yang menekankan pada masyarakat lokal baik yang terlibat langsung maupun yang tidak terlibat langsung pada industri pariwisata (Hausler). Desa Bahu Palawa merupakan salah satu desa yang mencoba mengurangi urbanisasi masyarakat dari desa ke kota karena banyak aktivitas ekonomi di desa yang dapat diciptakan. Selain itu juga, desa wisata dapat menjadi upaya untuk melestarikan dan memberdayakan potensi budaya lokal dan nilai-nilai kearifan lokal yang ada di masyarakat. Tujuan kegiatan ini, dapat membangun budaya penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang unggul, solutif, dan memiliki dampak yang signifikan terhadap persoalan di masyarakat dan juga memberi pengalaman belajar yang melibatkan mahasiswa. Pengabdian melalui metode yang dilakukan berupa Sosialisasi peran Pokdarwis dalam mengkampanyekan sadar wisata terhadap wisatawan, masyarakat, maupun dirinya sendiri menuju pariwisata berkelanjutan sendiri. Hasil Sosialisasi Peran Pokdarwis Dalam Mengkampanyekan Sadar Wisata Terhadap Wisatawan, Masyarakat, Maupun Dirinya Sendiri Menuju Pariwisata Berkelanjutan Di Desa Bahu Palawa memberikan dampak dan kesadaran bagi masyarakat khususnya anggota POKDARWIS dalam partisipasi dalam memanfaatkan potensi sumber daya yang ramah lingkungan sebagai solusi Menuju Pariwisata Berkelanjutan Di Desa Bahu Palawa.
Sosialisasi Gebyar GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) Di Kelurahan 30 Ilir Palembang Herda Sabriyah Dara Kospa
AKM Vol 4 No 2 (2024): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v4i2.1021

Abstract

Permasalahan kesehatan yang umumnya dihadapi saat ini merupakan akibat dari pola hidup masyarakat yang tidak sehat. Oleh sebab itu, terdapat urgensi untuk melakukan tindakan promotif dan preventif, tidak hanya mengandalkan sektor kesehatan saja, tetapi dibutuhkan dukungan semua sektor demi terciptanya masyarakat yang produktif dan sejahtera. Kawasan Kelurahan 30 Ilir terletak di bantaran Sungai Musi yang padat penduduk, serta termasuk salah satu wilayah penanganan permukiman kumuh Kota Palembang. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang upaya meningkatkan pola hidup sehat dan meninggalkan perilaku tidak sehat di masyarakat. Selain itu, melalui program ini berupaya untuk mendorong masyarakat untuk secara rutin menyelenggarakan kegiatan fisik dan menggalakkan kegiatan gotong royong membersihkan sampah di lingkungan tempat tinggal sebagai langkah preventif pencegahan penularan penyakit. Untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran warga tentang penerapan pola hidup sehat, program Gebyar Gerakan Masyarakat Sehat (GERMAS) dilakukan dengan mengadakan rangkaian aktivitas fisik, yaitu senam pagi bersama, dilanjutkan dengan kegiatan kerja bakti mengumpulkan sampah di lingkungan sekitar rumah, serta dilakukan penyuluhan tentang GERMAS menggunakan media poster. Seluruh peserta berperan aktif dan memiliki antusias yang tinggi selama mengikuti kegiatan ini. Melalui PKM ini telah berhasil mendorong mitra untuk berkomitmen rutin melakukan kegiatan fisik sebagai salah satu program GERMAS dimana peserta setiap minggunya menyelenggarakan senam pagi bersama dan mengadakan kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan sekitar