cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 39 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 3: Desember 2014" : 39 Documents clear
Identifikasi Karakteristik Lahan Sawah Irigasi dan Sawah Tadah Hujan di Desa Batu Ampar Kecamatan Belimbing Kabupaten Melawi Ardy, Donny; Suswati, Denah; Hazriani, Rini
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sawah irigasi dan sawah tadah hujan merupakan jenis sawah yang diusahakan di Desa Batu Ampar Kecamatan Belimbing Kabupaten Melawi. Produksi padi sawah irigasi pada tahun 2011, 2012 dan 2013 yaitu 3,9 ton/ha, 5,3 ton/ha dan 4,94 ton/ha dan sawah tadah hujan 3,9 ton/ha, 4,3 ton/ha, 4,4 ton/ha. Berdasarkan kesamaan hasil produksi padi pada penggunaan lahan sawah tersebut maka diperlukan identifikasi untuk melihat karakteristik lahan sawah irigasi dan sawah tadah hujan. Metode penelitian ini meliputi metode survei lapangan  dengan mengevaluasi sifat fisik dan kimia tanah. Jarak antara titik pengamatan adalah  200 m x 250 m, luas sawah irigasi dan tadah hujan 50 Ha dengan titik pengamatan 10 titik yang dikompositkan menjadi 5 titik untuk mengamati sifat kimia tanah. Hasil penelitian menunjukan bahwa syarat tumbuh tanaman padi pada sawah irigasi memiliki kesesuaian lahan aktual S3-n atau sesuai marginal dengan kendala faktor penghambat hara tersedia (ketersediaan fosfor dan kalium). Pada sawah tadah hujan hasil penilaian kesesuaian lahan aktual S3-n atau sesuai marginal dengan kendala atau faktor penghambat  hara tersedia (kalium). Hasil pengamatan lapangan dan hasil analisis tanah di laboratorium, menununjukan bahwa untuk meningkatkan kesuburan tanah, perlu perlakuan pemupukan yang berimbang antara unsur hara N, P dan K secara merata, pengaturan pemberian air pada sawah irigasi yang tepat sesuai dengan kebutuhan tanaman padi sehingga dapat menigkatkan pH potensial, ketersediaan hara N, P dan K pada sawah irigasi dan sawah tadah hujan menjadi S1 (sesuai). Kata Kunci: Sawah irigasi, sawah tadah hujan, produksi padi, kelas kesesuaian lahan
ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP KUALITAS JASA PELAYANAN DI FRESH MART KOTA PONTIANAK Utin Mangindra Sari; Nurliza Nurliza; Imelda Imelda
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.6870

Abstract

Abstrak Fresh mart merupakan bisnis ritel yang menjual barang kebutuhan sehari-hari dengan lokasi yang mudah dijangkau, suasana aman dan nyaman dalam berbelanja, tidak kesulitan memilih barang-barang yang diperlukan, kualitas barang lebih terjamin bila dibandingkan berbelanja di pasar tradisional, harga barang pasti sehingga tidak perlu ditawar dan dapat berbelanja berbagai keperluan dalam satu tempat sehingga menghemat waktu dan tenaga. Kenyataaannya Fresh mart masih kurang dalam menyempurnakan pelayanannya dengan masih terdapatnya produk yang dijual tanpa label harga, sikap karyawan yang dianggap kurang ramah, karyawan yang dinilai lama tanggap dalam menanggani keinginan konsumen, dan item produk yang kurang lengkap. Tujuan penelitian menganalisis tingkat kepuasan konsumen terhadap kualitas jasa pelayanan di Fresh mart Kota Pontianak. Metode Accidental Sampling digunakan pada 96 responden. Analisis data menggunakan Importance Performance Analysis (IPA) untuk mengidentifikasi tingkat kepuasan konsumen atas kualitas jasa pelayanan di Fresh mart dengan menentukan tingkat kesesuaian dari atribut mutu dan prioritas perbaikan mutu (Diagram Kartesius). Hasil penelitian konsumen merasa puas dengan terdapat Sembilan atribut dari 20 atribut yang diteliti. Sembilan atribut yaitu keakuratan menimbang dan memberi label harga, keakuratan pembayaran, jaminan halal dan izin depkes, keramahtamahan karyawan, ketersediaan tanggal kadaluarsa produk, keamanan lingkungan, kenyamanan ruangan, kebersihan ruangan dan kerapian ruangan. Sehingga saran yang diperoleh adalah kelengkapan produk, label harga, jaminan halal dan izin depkes kinerjanya perlu diperbaiki agar dapat mencapai kepuasan yang optimal.   Kata kunci: Importance Performance analysis (IPA), Kepuasan Konsumen, Pelayanan.
STATUS KUALITAS AIR DI WILAYAH PENAMBANGAN EMAS TANPA IZIN DI KECAMATAN MANDOR KABUPATEN LANDAK wahyu adi arto
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7591

Abstract

ABSTRACT One of the natural resources utilization can be conducted from mining sector, both in a legal and an illegal. The mining which common conducted by the society is Non Authorization Gold Mining. Generally, people conduct the PETI activity in a river, that will bring negative impacts as the water pollution. The objective of this study was to know the physics and chemistry of water quality as a result of PETI in the Mandor River. The water quality parameters such as pH, Temperature, DO( Disolved Oxygen) ,COD (Chemical Oxygen Demand, TSS (Total Suspended Solid) and Mercury. The other parameter that was measured as the water debit by using current meter, and brightness of the water which was estimated by using secci disk. The results showed that based on the high values of mercury, TSS and COD of Mandor River does not meet PP 82 Tahun 2001 of government. While the pH of the river water from up stream to down stream is still in normal condition. The results showed There was also the relation among total suspended solid and brightness of the water. Key words : Non Authorization Gold Mining, water quality. ABSTRAK Pemanfaatan sumberdaya alam salah satunya dapat dilakukan melalui sektor pertambangan, baik secara legal maupun ilegal. Bentuk penambangan yang umum dilakukan masyarakat adalah Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Umumnya, masyarakat melakukan kegiatan PETI di sungai, sehingga dapat menimbulkan dampak negatif diantaranya adalah pencemaran air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas fisika dan kimia air akibat penambangan emas liar atau tanpa izin pada Daerah Aliran Sungai Mandor. Pengukuran kualitas air seperti pH, temperatur, oksigen terlarut (DO: Disolved Oxygen), COD ( Chemical Oxygen Demand ), Padatan Tersuspensi ( Total Suspended Solid / TSS ) dan Merkuri. Data pendukung lainnya yang diukur adalah debit air dan kecerahan air dimana kecepatan arus diukur dengan current meter dan kecerahan menggunakan secci disk. Hasil Pengamatan menunjukan bahwa berdasarkan tingginya kandungan merkuri, TSS dan COD air Sungai Mandor tidak memenuhi PP 82 Tahun 2001 yang ditetapkan pemerintah. Sedangkan pH air sungai Mandor dari hulu sampai hilir masih dalam keadaan normal. Hasil menunjukan pula adanya keterkaitan parameter antara padatan tersuspensi dan kecerahan air. Kata kunci: Pertambangan Emas Tanpa Izin, kualitas air
PERSEPSI ANGGOTA TERHADAP KUALITAS PELAYANAN KUD “SEPUDAK” DI DESA GALING KECAMATAN GALING KABUPATEN SAMBAS nurul fidhea yeni; Abdul Hamid A Yusra; imel da
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.6711

Abstract

Koperasi Unit Desa “SEPUDAK” merupakan salah satu KUD yang didirikan dengan tujuan untuk memajukan kesejahteraan ekonomi dan kegiatan usaha anggota dan jajarannya. Akan tetapi saat ini KUD “SEPUDAK” menghadapi kendala dalam pengembangannya, baik dari sumber daya manusia (SDM) dan, sumber daya modal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi anggota tertadap kualitas pelayanan KUD “SEPUDAK” di Desa Galing Kecamatan Galing Kabupaten Sambas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja (porpusive sampling) yaitu di Desa Galing dengan pertimbangan bahwa Desa Galing merupakan tempat berdirinya KUD “SEPUDAK” dan merupakan KUD yang memegang peranan utama dalam menyalurkan sarana produksi pertanian. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 38 responden dari  255 populasi yang rata-rata anggotanya adalah petani. Hasil penelitian tentang persepsi anggota terhadap kualitas pelayanan yang di analisis berdasarkan lima dimensi. Terdapat empat dimensi menunjukkan kategori kurang baik dengan rata-rata skor masing-masing dimensi yakni: dimensi bukti langsung sebesar 75 persen, dimensi kepedulian sebesar 72,68 persen, dimensi kehandalan sebesar 63,57 persen, dan dimensi daya tanggap sebesar 70,5 persen, sedangkan untuk dimensi jaminan berada dalam kategori baik dengan skor sebesar 78 persen.   Kata Kunci : Persepi, Kualitas Pelayanan, KUD “SEPUDAK”
PENGARUH WAKTU APLIKASI HERBISIDA PARAQUAT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea masy saccharata Sturt) Henny Listifia; Sarbino Sarbino; Rahmidiyani Rahmidiyani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7300

Abstract

PENGARUH WAKTU APLIKASI HERBISIDA PARAQUAT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt) Henny Listifia1) Sarbino dan Rahmidiyani2) 1)Mahasiswa, 2)Dosen Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh waktu aplikasi herbisida paraquat yang tepat terhadap pertumbuhan dan produksi pada tanaman jagung manis. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK), terdiri dari 5 perlakuan dengan 3 ulangan dan tiap ulangan terdiri dari 5 sampel. Perlakuan yang dimaksud adalah  waktu aplikasi 3 minggu setelah tanam (P1), Waktu aplikasi 4 minggu setelah tanam  (P2), waktu aplikasi 5 minggu setelah tanam  (P3), waktu aplikasi 6 minggu setelah tanam (P4)  dan pendangiran (P5). Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi tinggi tanaman (cm), berat kering brangkasan jagung (g), diameter tongkol (cm), panjang tongkol (cm), berat bersih tongkol per tanaman (g), berat tongkol per bedengan (kg) dan berat kering gulma (g). Hasil Penelitian menunjukan bahwa waktu penyemprotan herbisida paraquat tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, berat kering brangkasan jagung, diameter tongkol, panajang tongkol, berat bersih tongkol per tanaman, berat tongkol per bedengan tetapi berpengaruh nyata terhadap berat kering gulma, penelitian ini menunjukan bahwa perlakuan P2 (waktu penyemprotan 4 MST) memberikan hasil terbaik terhadap  berat tongkol bersih yaitu 298,8 gram per tanaman. Kata Kunci : Herbisida Paraquat, Jagung Manis, Waktu Aplikasi  THE INFLUENCE OF TIME IN PARAQUAT HERBICIDE APPLICATION TO THE GROWTH AND THE RESULTS OF SWEET CORNS (Zea mays saccharata Sturt) Henny Listifia1) Sarbino dan Rahmidiyani2) 1)Student, 2)Lecturers in Agriculture Faculty of Tanjungpura University ABSTRACT The aim of this research is to know the influence of implementation time of herbisida paraquat to growth of and production of sweet corn plants. This research used randomized block design (RBD), consists of 5 implementations by 3 repetitions and each repetition consists of 5 samples. The intended treatment is implementation time 3 weeks after planting (P1). Implementation time 4 weeks after planting (P2), implementation time 5 weeks after planting (P3), implementation time 6 weeks after planting (P4) by cultivation (P5). The variable that observed in this research includes the higher plants (cm), dry weight stover of corn (g), cob diameter (cm), the length of the cob (cm), net weight of the cob each plants (g), weight of the cob each plot (kg) and dry weight of weeds (g). The result of this research shows that the time of spraying herbisida paraquat is not influential to the higher plants, dry weight stover of corn, cob diameter, cob length, cob net weight, cob weight each plot but it is influential to dry weight of  weeds, this research shows that from all of implementation, P2 give the best result, that is implementation time 4 weeks after planting with the net weight of the cob each plants  is 298,8 gram.Key words: Herbisida paraquat,sweet corn, implementation time
PEMANFAATAN DAUN GAMAL SEBAGAI BOKASHI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BUNCIS PADA TANAH ULTISOL Erikson Rambe; Rahmi diyani; Eddy Santoso
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7258

Abstract

Pemanfaatan Daun Gamal Sebagai Bokashi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Buncis Pada Tanah Ultisol Erikson Rambe1) Rahmidiyani dan Eddy Santoso2) 1)Mahasiswa, 2)Dosen Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mencari dosis bokashi daun gamal yang terbaik bagi pertumbuhan dan hasil tanaman buncis pada tanah ultisol. Penelitian ini menggunakan percobaan lapangan dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktorial, perlakuan terdiri dari pemberian bokashi daun gamal (P) dengan enam taraf yaitu: = tanpa pemberian bokashi, = 14,54 kg/bedengan setara dengan 6 % bahan organik, = 28,37 kg/bedengan setara dengan 8 % bahan organik,  = 42,20 kg/bedengan setara dengan 10 % bahan organik,                    = 56,03 kg/bedengan setara dengan 12 % bahan organik,                                   = 69,86 kg/bedengan setara dengan 14 % bahan organik dengan empat kali ulangan setiap ulangan terdiri dari lima sampel tanaman. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah berat kering (g), volume akar (cm3), jumlah polong per tanaman (polong), berat polong per tanaman (g), berat polong per bedengan (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bokashi daun gamal memberikan pengaruh nyata terhadap berat kering tanaman, volume akar tanaman, jumlah polong per tanaman, berat polong per tanaman dan berat polong per bedengan. Pemberian bokashi daun gamal dengan dosis 69,86 kg/bedengan setara dengan   14 % bahan organik memberikan pertumbuhan dan hasil yang terbaik pada tanaman buncis pada tanah ultisol. Kata kunci:  Bokashi daun gamal, buncis, tanah ultisol  Utilization gamal leaf as bokashi to the growth and result of the bean on the ultisol soil Erikson Rambe1) Rahmidiyani dan Eddy Santoso2) 1)Students, 2) Faculty of Agriculture, University of Tanjungpura ABSTRACT This study aimed at exploring the dose of  Gamal Bokashi leaf which is best for the growth and crop of beans in ultisols. This study used field experiment with one factorial randomized block design (RBD), a treatment comprising administering Bokashi Gamal leaves (P) with six levels : () = without giving bokashi, () = 14.54 kg / bed equivalent to 6% organic materials,                    () = 28.37 kg / bed equivalent to 8% organic materials, () = 42.20 kg / bed equivalent to 10% organic materials, () = 56.36 kg / bed equivalent to 12% organic materials, () = 69,86 kg / bed equivalent to 14% organic materials, with four replication. Each replications consisted of five samples of plants. Observed variables in the study include: dry weight (g), root volume (cm3), number of pods per plant (pods), weight of pods per plant (g), weight of pods per seedbed (g). The result show that the administration of bokashi gamal leaves has a significant effect on plant dry weight of pod weight per bed. Giving bokashi of gamal leaves with a dose of 69.86 kg / beds equivalent to 14 % of organic ingredients provide the growth and crops to ultisols. Keyword : gamal’s leaf bokashi, bean, ultisol soil
Pengaruh Segmen Bahan Stek dan Konsentrasi Urin Sapi terhadap Pertumbuhan Stek Hylocerius feri yanto
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7519

Abstract

PENGARUH SEGMEN BAHAN STEK DAN KONSENTRASI URIN SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN STEK Hylocerius   Feri Yanto (1), Wasi’an (2), Dwi Zulfita(2) (1)Mahasiswa Fakultas Pertanian dan (2)Staf Pengajar Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak ABSTRAK Penelitian ini untuk mengetahui segmen bahan stek yang terbaik terhadap pertumbuhan stek tanaman buah naga, mengetahui konsentrasi urin sapi yang terbaik terhadap pertumbuhan stek tanaman buah naga, mengetahui interaksi antara kedua faktor bahan stek dan konsentrasi urin sapi. Penelitian ini dilaksanakan di lokasi Desa Sungai Rengas, Kec Sungai Kakap, Kab Kubu Raya. Penelitian ini mengunakan metode Rancangan Petak Terbagi (RPT) Split Plot Design yang terdiri dari 2 faktor yaitu faktor 1 segmen bahan stek dan faktor ke 2 konsentrasi urin sapi yang terdiri dari tiga kali ulangan dan tiga sampel tanaman. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi panjang tunas (cm), jumlah tunas (jlh), persentase stek membentuk tunas (%), persentase stek hidup (%),panjang akar (cm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh segmen bahan stek berpengaruh tidak nyata terhadap pertumbuhan persentase stek hidup, panjang akar, persentase stek membentuk tunas, jumlah tunas dan panjang tunas, dan konsentrasi urin sapi berpengaruh tidak nyata terhadap persentase stek hidup, panjang akar, persentase stek membentuk tunas, jumlah tunas dan panjang tunas serta interaksi kedua faktor berpengaruh tidak nyata terhadap persentase stek hidup, panjang akar, persentase stek membentuk tunas, jumlah tunas dan panjang tunas. Kata kunci : Hylocerius, Konsentrasi Urin sapi, Segmen Bahan Stek..
PENGARUH PANJANG ENTRIS TERHADAP KEBERHASILAN SAMBUNG PUCUK ALPUKAT Floriana Ekaliawati; PATRIANI Patriani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7626

Abstract

PENGARUH PANJANG ENTRIS TERHADAP KEBERHASILAN SAMBUNG PUCUK ALPUKAT Floriana Ekaliawati 1), Putu Dupa Bandem 2), Patriani 2) 1)Mahasiswa Fakultas Pertanian dan 2) Staf Pengajar Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh panjang entris terhadap keberhasilan penyambungan bibit alpukat. Penelitian ini dilaksanakan dilokasi penangkar bibit “Jl. Wonoyoso, Kec. Pontianak Selatan, Kota Pontianak” dari tanggal 10 April 2013 – 10 Juli 2013. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen lapangan dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari 5 perlakuan yaitu: panjang entris 5 cm (a1), panjang entris 8 cm (a2), panjang entris 11 cm (a3), panjang entris 14 cm (a4) dan panjang entris 17 cm (a5) . Setiap perlakuan ada 5 ulangan dan tiap perlakuan terdiri dari 3 tanaman sampel. Variabel yang diamati adalah: Persentase Keberhasilan Sambungan (%), Jumlah Daun yang Tumbuh (helai) dan Pertambahan Panjang Entris (cm). Hasil penelitian menunjukan perlakuan panjang entris berpengaruh tidak nyata terhadap variabel pengamatan persentase keberhasilan sambungan, jumlah daun yang tumbuh dan pertambahan panjang entris. Perlakuan panjang entris 8 cm (a2) memberikan rerata tertinggi untuk persentase keberhasilan sambungan yaitu 93,33% sedangkan perlakuan panjang entries 17 cm (a5) memberikan rerata tertinggi untuk jumlah daun yang tumbuh yaitu 18,97 dan perlakuan panjang entris 8 cm (a2) menunjukan pertambahan panjang entris tertinggi yaitu 10,37 cm. Kata Kunci : Panjang Entris, Pucuk, Bibit Alpukat Effect of Entres Length to Success Connect Shoots Avocado Floriana Ekaliawati 1) Putu Dupa Bandem and Patriani 2) 1)Student, 2)Lecturer Faculty of Agriculture University of Tanjungpura ABSTRACT This study aims to determine the effect on the success of grafting entres length avocado seedlings. This research was conducted in the location breeder seed "Jl. Wonoyoso, district. South Pontianak, Pontianak "from April 10, 2013-10 July 2013. The method used in this study is a field experiment with pattern method completely randomized design (CRD), which consists of 5 treatments are: entres length 5 cm (a1), entres length 8 cm (a2), entres length 11 cm (a3), entres length 14 cm (a4) and entres length 17 cm (a5). There are 5 replicates of each treatment and each treatment consisted of 3 plant samples. The variables measured were: Percentage of Successful Connection (%), number of leaves are Grown (strands) and Added entres length (cm). The results showed the treatment length of entres effect is not real to the observation variable percentage of successful connections, the number of leaves that grow and the length of entres. Treatment entres length 8 cm (a2) gave the highest mean percentage of successful connections is 93.33% while the treatment entres length 17 cm (a5) gave the highest mean number of leaves that grow are 18.97 and a2 treatment (8 cm) showed increase highest entres length 10.37 cm. Keywords: Length of Entres, Shoots, Seeds Avocados
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH DENGAN PEMBERIAN KOMPOS KULIT BUAH PISANG PADA TANAH ULTISOL mustaghfirin mustaghfirin; Edy Santoso; Purwaningsih Purwaningsih
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah dengan pemberian kompos kulit buah pisang pada tanah ultisol. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 6 Januari sampai dengan 23 Februari 2014, Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 6 taraf perlakuan K0 = tanpa kompos, K1 = 716 g/polybag, K2 = 1097 g/polybag,  K3= 1478 g/ polybag, K4= 1859, K5= 2240 g/polybag  dengan banyaknya 4 ulangan, setiap perlakuan terdapat 3 sampel tanaman. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi tinggi tanaman (cm), jumlah daun perumpun (helai), jumlah umbi perumpun (umbi), berat umbi kering perumpun (g). Hasil penelitian menunjukkan pemberian pupuk kompos kulit buah pisang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah pada semua variabel pengamatan.   Kata kunci : Bawang Merah, Kompos Kulit Buah Pisang, Tanah Ultisol
SUBSTITUSI TAPIOKA OLEH PATI BIJI DURIAN DALAM PEMBUATAN NUGGET AYAM : KAJIAN KARAKTERISTIK SIFAT FISIKOKIMIA DAN SENSORI Domitila Benti; Yohana Kusumadewi; Shollahuddin Shollahuddin
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7387

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kadar substitusi tapioka oleh pati biji durian yang terbaik dalam pembuatan nugget ayam melalui kajian karakteristik sifat fisikokimia dan sensori. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 1 faktor perlakuan yaitu substitusi tapioka oleh pati biji durian (D) yang terdiri dari lima perlakuan yaitu substitusi 0 g, 50 g, 100 g, 150 g, 200 g. Variabel pengamatan meliputi kadar air, kadar lemak, kadar protein, kadar abu, kadar karbohidrat dan uji sensori. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan uji F (ANOVA), jika berpengaruh nyata, dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Jujur dengan taraf 5 %. Uji sensori menggunakan metode Kruskal-Wallis selanjutnya untuk mendapatkan hasil terbaik dilakukan uji indeks efektifitas. Hasil penelitian pembuatan nugget ayam yang menghasilkan perlakuan terbaik adalah nugget ayam 50 g pati biji durian. Nugget ayam yang dihasilkan memiliki karakter fisikokimia : kadar air 45,90%, kadar lemak 17,20%, kadar protein 22,90%, kadar abu 0,99%, kadar karbohidrat 13,79%, rasa 3,84 (enak), warna 3,67 (kuning), kekenyalan 3,20 (kenyal), kesukaan 3,76 (suka). nugget ayam, fisikokimia, sensori, substitusi, pati biji durian.

Page 2 of 4 | Total Record : 39