cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 1,903 Documents
RISK IDENTIFICATION IN INCREASING THE ADDED VALUE OF KERUPUK AMPLANG AT KETAPANG DISTRICT Haryo Putro; Dewi Kurniati; Shenny Oktoriana
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 12, No 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i4.69436

Abstract

The obstacles faced by IKM that want to add value to similar products are increasingly complex, especially the amplang IKMs in Ketapang Regency. In order to have good competitiveness with various problems, it is necessary to have an elaboration of value-added improvement activities. then survey activities were carried out to find 9 IKMs, then compiled a questionnaire by making closed questions to Amplang IKM owners by violating the restrictions during production activities. on production risks such as machine breakdown, work environment discomfort, work accidents and requests such as contracts not going according to plan, demand for amplang fluctuates, competitors for amplang products. Furthermore, researchers seek to formulate several methods from experts in mitigating risk, namely using FMEA calculations so that they can prioritize the highest risk, namely the demand for ampalng which fluctuates by 28.87 because the IKM predicts orders from big holidays, using the ordering method via Whatsapp media, when Currently, IKM is trying to use social media, but it is difficult to access because using Google Mail which seems complicated, so IKM continues to use Whatsapp media as well as promotional media.
THE EFFECT OF LIQUID ORGANIC FERTILIZER FROM FISH WASTE TO THE GROWTH AND YIELD OF KALE (Brassica oleracea var.sabellica) ON PEAT SOIL Angela Purnamasari; Surachman .; Siti Hadijah
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i3.34913

Abstract

This study was aimed to obtain the best concentration of liquid organic fertilizer from fish waste to the growth and yield of kale on the field. The research was conducted from March 1st until April 16th, 2019 at the experiment field in Agriculture Faculty, Tanjungpura University, Pontianak. The research was used Completely Randomized Design (CRD) with the application of organic fertilizer as a single factor. The research was designed in 5 treatments of concentration and 5 replications, each replication consisted of 4 sample plants. The treatments consist of i1 = 300 ml / liter of water, i2 = 400 ml / liter of water, i3 = 500 ml / liter of water, i4 = 600 ml / liter of water, i5 = 700 ml / liter of water. The variables observed in this research consist of root volume, number of leaves, plant fresh weight, plant dry weight, and root dry weight. Based on the results of the research conducted, it can be concluded that the administration of liquid organic fertilizer from fish waste can increase the growth and yield of kale plants on peat soil. Giving concentration of liquid organic fertilizer from fish waste 600 ml/liter of water produces the highest number of leaves and a concentration of 700 ml/liter of water produces fresh weight and the highest dry weight of kale plants. The use of liquid organic fertilizer from fish waste with a concentration of 500 ml/liter of water showed the most efficient results for all observation variables.Keywords: fish waste, kale, liquid organic fertilizer, peat
KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN SENSORI SELAI LEMBARAN CEMPEDAK (Artocarpus champeden): KOMBINASI DAGING BUAH DAN JERAMI CEMPEDAK OKtavia Makdalena Manurung; Ir. Tri Rahayu M.P; Dr. Mahera Wati M.P Dr. Mahera Wati M.P
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i2.45996

Abstract

Selai lembaran merupakan diversifikasi dari produk selai oles. Bahan utama dalam pembuatan selai lembaran adalah produk hasil pertanian yang berpotensi untuk dijadikan selai. Buah cempedak merupakan buah yang memiliki serat pangan, karbohidrat, protein, lemak, gizi yang paling tinggi terutama vitamin C, sedangkan jerami sebagai kombinasi selai lembaran bertujuan untuk memanfaatkan serat dan pektin pada jerami cempedak itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh perbandingan kombinasi daging dan jerami cempedak terbaik berdasarkan karakteristik fisikokimia dan sensori selai lembaran cempedak. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 1 faktor perlakuan yaitu rasio daging : jerami cempedak yang digunakan (kontrol; 3:1; 2:1; 1:1; 1:2; dan 1:3), masing-masing perlakuan diulang sebanyak empat kali. Analisa data fisik, kimia dan sensori menggunakan ANOVA (α=0,05) dan uji lanjut BNJ (α=0,05). Hasil penelitian terbaik selai lembaran cempedak yaitu perlakuan dengan rasio daging dan jerami cempedak 3:1, dengan nilai kadar air 12,6%; total asam 0,24%; vitamin C 0,30%; pH 4,4; total padatan terlarut 10%; sensori warna 3,67 (kuning); aroma 4,13 (beraroma cempedak); tekstur 3,9 (kenyal) dan kesukaan 4,43 (sangat suka).
KARAKTERISTIK KIMIA TANAH ULTISOL DI LAHAN KARET UNGGUL MASYARAKAT DI DESA RABAK KECAMATAN SENGAH TEMILA KABUPATEN LANDAK Septyandi Yusas, Denah Suswanti, Bambang Widiarso
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 11, No 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i4.57575

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi sifat kimia tanah ultisol dan memberikan saran pemupukan pada tiga pengelolaan lokasi karet unggul masyarakat di Desa Rabak Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak. Metode penelitian dimulai dari persiapan survei, dan wawancara kepada petani yang memiliki lahan. Penelitian dilakukan di 3 lokasi yang berbeda kepemilikan. Setiap lokasi diambil 5 titik sub sampel tanah menggunakan cara (sistem diagonal) dengan kedalaman  0-30 cm dan 30-60 cm. Sampel tanah dikompositkan per masing-masing lokasi kemudian dibawa ke laboratorium untuk dianalisis sesuai dengan parameter pengamatan, dan penyajian hasil. Hasil penelitian bahwa bahwa reaksi tanah pH pada kedalaman 0-30 cm dan 30-60 cm berkisar 4,26-4,61 (sangat masam sampai masam), Karbon organik tanah pada kedalaman 0-30 cm dan 30-60 cm berkisar 2,54-0,79 % (sedang sampai sangat rendah), Nitrogen total tanah pada kedalaman 0-30 cm dan 30-60 cm berkisar 0,11-034 % (sedang sampai rendah), Fospor tersedia tanah pada kedalaman 0-30 cm dan 30-60 cm berkisar 10,23-30,19 ppm (tinggi sampai rendah), Kalium (K)-dd tanah pada kedalaman 0-30 cm dan 30-60 cm berkisar 0,03-0,09 cmol (+) kg-1  (sangat rendah), Kapasitas Tukar Kation tanah pada kedalaman 0-30 cm dan  30-60 cm berkisar 10,11-5,44 cmol (+) kg-1  (rendah), Kejenuhan Basah Tanah pada kedalaman 0-30 cm dan 30-60 cm berkisar 9,24-17,42 % (sangat rendah), Tekstur tanah yaitu lempung liat berdebu dan lempung, dan bobot isi pada kedalaman 0-30 cm berkisar 0,93-1,08 g/cm3 (sedang).Kata Kunci: Karet Unggul, Sifat Kimia Tanah, Tanah Ultisols.
PENGARUH KONSENTRASI COMPOST TEA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG HIJAU ADE INDRIANTO; Ir. Hj. Astina, MP; Ir. Hj. Rahmidiyani, MS
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i1.43726

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh compost tea dan mencari konsentrasi yang terbaik tehadap pertumbuhan dan hasil  kacang hijau. Penelitian ini dilaksanakan di Jalan Perdana, Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 taraf perlakuan dan 4 ulangan, masing masing ulangan terdiri dari 4 sampel sehingga terdapat 96 tanaman. Perlakuan yang dimaksud yaitu : c1 = tanpa pemberian compost tea , c2 = 15%, c3= 25%, c4 = 30%, c5 = 45% dan c6 = 55% . Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah tinggi tanaman (cm), volume akar (cm3), berat kering tanaman (g), jumlah polong per tanaman (buah), berat biji per tanaman (g), dan bobot 100 biji kering (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian konsentrasi compost tea berpengaruh nyata terhadap jumlah polong per tanaman dan berat biji per tanaman. Tetapi pemberian konsentrasi compost tea berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman, volume akar,  berat kering tanaman, dan 100 biji kering tanaman. Pemberian compost tea memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau. Konsentrasi 15% menjadi konsentrasi yang efektif terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau.
PENGARUH INVESTASI DAN TENAGA KERJA TERHADAP PDRB SEKTOR PERTANIAN DI KALIMANTAN BARAT arie aldi; Erlida Yurisinthae; Adi Suyatno
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 2: Agustus 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i2.5986

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh kenyataan bahwa rendahnya jumlah investasi sektor pertanian yang ada di Kalimantan Barat dan juga sangat fluktuatif jumlah tenaga kerja sektor pertanian sedangkan pada kenyataannya sektor pertanian merupakan sektor riil penyumbang jumlah PDRB terbesar dibanding sektor lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tenaga kerja, investasi: realisasi Penanaman Modal Asing, realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri sektor pertanian terhadap Produk Domestik Regional Bruto sektor pertanian Provinsi Kalimantan Barat selama kurun waktu 1997-2012. Penelitian ini menggunakan data runtut waktu tahun 1997-2012 dan menggunakan analisa regresi Ordinary Least Square (OLS) dengan EVIEWS 7 hasil analisis menunjukkan bahwa tenaga kerja, investasi swasta (PMA dan PMDN) memberi dampak positif terhadap perkembangan PDRB sektor pertanian di provinsi Kalimantan Barat.  Sebagai upaya meningkatkan PDRB sektor pertanian Provinsi Kalimantan Barat maka diperlukan kebijakan mendorong minat berinvestasi di daerah. Pengembangan usaha sebaiknya diarahkan pada kegiatan yang bersifat padat karya agar mampu menyerap tenaga kerja sebanyak mungkin. Agar tercapainya peningkatan PDRB sektor pertanian yang baik, dan pertumbuhan ekonomi  serta peningkatan pendapatan perkapita masyarakat.       Kata kunci : investasi PMA dan PMDN, tenaga kerja, PDRB
Efektivitas Isolat Bradyrhizobium japonicum dari Beberapa Lokasi Tanah Aluvial di Desa Kapur Terhadap Serapan Nitrogen oleh Tanaman Kedelai pada Media Pasir Gloria Kristin, Ismahan Umran, Rinto Manurung
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 11, No 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i2.53602

Abstract

ABSTRAK Kebutuhan akan kedelai terus meningkat dari tahun ke tahun, sementara produksi yang dicapai belum mampu mengimbangi kebutuhan tersebut. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi kedelai adalah dengan menggunakan bakteri Bradyrhizobium japonicum sebagai penambat nitrogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas isolat bakteri Bradyrhizobium japonicum pada tanah aluvial yang berasal dari beberapa lokasi di desa kapur dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan tanaman kedelai. Sampel isolat bintil akar kedelai varietas willis berasal dari tanah bekas tanaman kedelai di Desa Kapur dari beberapa lokasi yang berbeda. Media isolasi bakteri bintil akar yang digunakan adalah kongo red, bromthymol blue, Yeast Malt Bront  dan Yeast Malt Agar. Data hasil penelitian diuji dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 7 perlakuan dan 4 kali ulangan. Kemudian dilanjutkan analisis statistika dengan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil analisis efektivitas isolat bakteri Bradyrhizobium japonicum dari beberapa lokasi memberikan pengaruh nyata terhadap parameter berat basah tanaman, berat kering tanaman, jumlah bintil akar, berat kering akar tanaman, nitrogen total dan serapan nitrogen tanaman kedelai. Isolat Bradyrhizobium japonikum dari beberapa lokasi yang paling efektif terhadap parameter penelitian yaitu isolat dari lokasi C (P5). Kata Kunci : Bakteri Bintil Akar, Bradyrhizobium japonicum, Kedelai, PenambatNitrogen.
IDENTIFIKASI EKTOPARASIT PADA IKAN GABUS (Channa striata) HASIL TANGKAPAN ALAM DI DESA PARIT KELADI KABUPATEN KUBU RAYA Friyastuti, Yesi; Mulyadi, Ahmad; Rahayu, Sri
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i1.66772

Abstract

Ikan Gabus (Channa striata) merupakan jenis ikan air tawar yang terdapat di Indonesia dan termasuk ikan yang bernilai ekonomis tinggi karena ikan gabus ini memiliki daging yang lembut. Ektoparasit merupakan parasit yang menyerang ikan di bagian luar pada tubuh ikan. Pada dasarnya infeksi ektoparasit pada ikan dapat menimbulkan kerugian. Meskipun kerugian tersebut tidak sebesar kerugian akibat infeksi organisme patogen lain seperti virus dan bakteri, infeksi ektoparasit dapat menjadi salah satu faktor predisposisi bagi infeksi organisme patogen yang lebih berbahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis ektoparasit yang menyerang ikan gabus di Desa Parit Keladi Kabupaten Kubu Raya. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode purposive sampling yang dilakukan di setiap stasiun. Hasil pengamatan selama penelitian yaitu jenis ektoparasit yang ditemukan yaitu ditemukan dua jenis ektoparasit yang menyerang ikan gabus yaitu Dactylogyrus sp pada organ insang dan trichodina sp pada kulit ikan. Prevalensi ikan gabus stasiun I yaitu 73% termasuk kategori biasa dan infeksi sedang, stasiun II yaitu 53% termasuk kategori sangat sering dan infeksi sering dan stasiun III yaitu 46% termasuk kategori umumnya dan infeksi biasa. Intensitas stasiun I, II dan III berkisar antara 1-2 ekor/ind, dan termasuk dalam kategori infeksi rendah.
STUDI PERKEMBANGAN DAN KLASIFIKASI TANAH BERDASARKAN BAHAN INDUK DI DESA PASIR KECAMATAN MEMPAWAH HILIR Ari Krisnohadi Bambang Widiarso Winna Adelina
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 3 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i3.47476

Abstract

ABSTRAK Desa Pasir adalah desa terluas di Kecamatan Mempawah Hilir yang merupakan kawasan perkebunan dan pertanian pangan. Pemanfaatan lahan dalam bidang pertanian membutuhkan informasi karakteristik tanah untuk mengetahui pengelolaan yang tepat. Penelitian ini bertujuan menentukan tingkat perkembangan tanah, mengetahui proses pedogenesis yang terjadi, serta mengklasifikasi tanah berdasarkan tiga sistem yaitu USDA tahun 2014, BBSDLP tahun 2016 dan klasifikasi FAO/WRB tahun 2015. Hasil penelitian ini dideskripsikan dalam peta jenis tanah skala 1:10.000. Penelitian berlangsung selama 3 bulan, dari pengambilan sampel hingga analisis di laboratorium. Hasil pengamatan morfologi tanah di lapangan dan hasil analisis laboratorium menunjukkan bahwa, lokasi penelitian memiliki kelas lereng datar hingga curam dengan persentase 0 – 30%. Penggunaan lahan beragam yaitu semak, perkebunan kelapa sawit, dan hutan rakyat. Ditemukan 5 Satuan Peta Tanah (SPT) dengan masing-masing jenis dan perkembangan tanah yang berbeda yaitu Typic Haplofibrists dan Typic Haplohemists merupakan tanah organik lahan basah yang berasal dari bahan induk endapan organik dan proses pedogenesis yang terjadi yaitu paludisasi, ripening, dekomposisi dan humifikasi. Histic Sulfaquents merupakan tanah mineral lahan basah yang berasal dari bahan induk endapan liat, tingkat perkembangan tanah muda (recent stage) dengan susunan horizon Oa-A-Cg1-Cg2 dan proses-proses pedogenesis yang terjadi yaitu littering, ripening, dekomposisi dan gleisasi. Typic Dystrudepts merupakan tanah mineral lahan kering yang berasal dari bahan induk granit, tingkat perkembangan tanah dewasa (intermediate) dengan susunan horizon A-B-Bw-BC dan proses-proses pedogenesis yang terjadi yaitu dekomposisi dan enrichment. Typic Kanhapludults merupakan tanah mineral lahan kering yang berasal dari bahan induk granit, tingkat perkembangan tanah tua (ultimate) dengan susunan horizon A-B-Bt-BE-Bt’-BC dan proses-proses pedogenesis yang terjadi yaitu dekomposisi, illuviasi, eluviasi dan lessivage. Kata kunci : Klasifikasi Tanah, Pedogenesis, Tingkat Perkembangan Tanah.
ANALISIS DAMPAK PEMBANGUNAN HUTAN TANAMAN INDUSTRI TERHADAP SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI DUSUN BELANGIRAN KECAMATAN NGABANG KABUPATEN LANDAK eni fitriani; Abdul Hamid, A. Yusra; Nur liza
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 2: Agustus 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i2.6588

Abstract

ABSTRAK   Perubahan yang terjadi akibat pembangunan hutan tanaman industri akan menimbulkan hal-hal positif atau lebih banyak menimbulkan hal-hal negatif yang justru merugikan masyarakat sekitarnya. Tujuan penelitian adalah menganalisis dampak pembangunan hutan tanaman industri terhadap sosial ekonomi masyarakat. Metode yang digunakan adalah metode survey yang dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis menunjukan bahwa masyarakat di Dusun Belangiran rata-rata telah menerima dampak selama pembangunan Hutan Tanaman Industri dikategorikan sedang, ditunjukan dengan belum optimalnya bantuan yang diterima masyarakat oleh perusahaan. Bila ditinjau dari aspek sosial ekonomi masyarakat, dampak pembangunan hutan tanaman industri dari beberapa aspek seperti fasilitas sosial, interaksi masyarakat dengan hutan, pendapatan masyarakat, kesempatan kerja, mobilitas penduduk, pola pemilikan lahan, sumber pendapatan, peluang usaha, dan pekerjaan utama belum maksimal. Perusahaan dan masyarakat seharusnya dapat bekerjasama dalam mengkoordinir kegiatan pembangunan hutan tanaman industri.     Kata kunci: Dampak, Masyarakat,  Sosial Ekonomi, Hutan Tanaman Industri