cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 1,903 Documents
PENGARUH BERBAGAI WADAH PENYIMPANAN TERHADAP KUALITAS LADA PUTIH YUNIANTI, HENI; HADIJAH, SITI; ASNAWATI, ASNAWATI
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 4, No 2: Agustus 2015
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui wadah penyimpanan yang paling baik digunakan pada penyimpanan lada putih dan mampu mempertahankan kualitas lada putih selama disimpan. Penelitian ini menggunakan analisis keragaman pola Rancangan Acak Lengkap (RAL). Terdapat 5 perlakuan wadah penyimpanan yaitu karung beras (B), karung gandum (G), kantong plastik (P), toples plastik (T), dan kaleng (K). Setiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali dan setiap ulangan terdiri dari 2 sampel, sehingga terdapat 25 satuan perlakuan dan 50 unit percobaan. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu perubahan berat (g), perubahan kadar air (%), kadar cemaran kapang atau kontaminasi jamur (%), dan kadar biji enteng (%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa wadah penyimpanan berpengaruh nyata terhadap 3 variabel pengamatan yaitu perubahan berat, perubahan kadar air, dan kadar biji enteng. Pertambahan berat terjadi pada lada putih yang disimpan menggunakan karung beras sebesar 11,84 g, karung gandum 11,57 g, kaleng 0,50 g, dan kantong plastik 2,88 g, sedangkan pengurangan berat terjadi pada toples plastik 0,30 g. Peningkatan kadar air terjadi pada lada putih yang disimpan menggunakan karung beras 1,44 % dan karung gandum 1,63 %, sedangkan penurunan kadar air terjadi pada toples plastik 2,01 %, kaleng 1,89 %, dan kantong plastik 1,56 %. Kadar biji enteng tertinggi terjadi pada lada putih yang disimpan menggunakan kantong plastik 7,10 %, diikuti kaleng 6,66 %, dan toples plastik 6,17 %, sedangkan kadar biji enteng terendah terjadi pada karung gandum 2,59 %, diikuti karung beras 2,86 %.
PENGARUH BOKASI TANDAN BUAH PISANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG LOKIO PADA TANAH ALUVIAL Bartolomeus Mori; Setia Budi; Agus Hariyati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.519 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.22460

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis bokasi tandan buah pisang yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil bawang lokio pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak yang berlangsung sejak 13 Juli – 13 September 2017. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari 5 taraf perlakuan 5 ulangan dan setiap ulangan terdapat 3 sampel tanaman. Perlakuan yang di maksudkan adalah pemberian bokasi tandan buah pisang: 187,3; 497,4; 807,5; 1.117 dan 1.427 g/polybag. Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah tinggi tanaman per rumpun (cm), jumlah anakan per rumpun (helai), volume akar per rumpun (cm3), jumlah umbi per rumpun (buah), besar segar tanaman (g), dan berat kering tanaman (g). Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian bokasi tandan buah pisang sebanyak 30 % setara dengan 1.427 g/polybag memberikan hasil yang terbaik terhadap variabel pengamatan tinggi tanaman per rumpun (cm), jumlah anakan per rumpun (helai), volume akar per rumpun (cm3), jumlah umbi per rumpun (buah), berat segar tanaman dan berat kering tanaman.Kata kunci : Bawang Lokio, Bokasi Tandan Buah Pisang, Tanah Aluvialpertumbuhan dan hasil
ANALISIS RANTAI NILAI (VALUE CHAIN) PADA KOMODITAS LADA DI DESA TRIGADU KECAMATAN GALING KABUPATEN SAMBAS Mardian -; Novira Kusrini; Maswadi -
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 2, No 1: April 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i1.2430

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui aktor rantai nilai komoditas lada, keuntungan petani, marjin pemasaran lada, dan mengkaji potensi dan hambatan rantai nilai komoditas lada. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik snowball sampling untuk mengambil lembaga pemasaran dan informan kunci, sedangkan sampel petani dilakukan dengan sampel acak sederhana. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 54 responden yang terdiri dari 4 penyedia input produksi, 31 petani, 14 pedagang, 9 konsumen, dan 4 informan kunci. Berdasarkan hasil penelitian diketahui para pelaku yang terlibat dalam rantai nilai komoditas lada yakni penyedia input produksi, petani, pedagang, konsumen, perbankan, koperasi unit desa, balai penyuluh pertanian dan dinas perkebunan. Pendapatan bersih yang diperoleh oleh petani lada sebesar Rp 23.937.613 per 0,8 hektar per tahun. Pada aliran produk untuk pasar domestik marjin pemasaran terbesar didapatkan oleh pedagang pengecer (retail) sebesar Rp. 9.000,- per kilogram, sedangkan aliran produk untuk pasar ekspor marjin pemasaran terbesar didapatkan oleh pedagang kabupaten yakni sebesar Rp. 8.000,- per kilogram.. Potensi utama komoditas lada yakni harga jual dan pangsa pasar, sedangkan hambatan utama yaitu kurangnya pengetahuan petani tentang teknik budidaya yang baik dan belum ada teknologi pengolahan. Kata Kunci : Rantai Nilai, Aktor, Marjin, Lada
THE EFFECT OF DRY SLUDGE PRODUCTS FROM CLEAN WATER TREATMENT ON GROWTH AND YIELD OF RADISH ON PEAT SOIL Sagita, Devia Rahma; Susana, Rini; Darussalam, Darussalam
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peat soil has a very low pH so it is unsuitable to be used as a planting medium. Efforts to increase the pH of peat soils can be through the provision of dry sludge resulting from clean water treatment. This study shows to determine the effect of dry sludge clean water treatment on the growth and yield of radish on peat soil, knowing the best dose of dry sludge for the growth and yield of radish on peat soil and to determine the Pb content in white radish plants. This research was carried out in the experimental garden of the Faculty of Agriculture, Tanjungpura University, Pontianak. This study used a Completely Randomized Design (CRD), which consisted of 5 treatments and 4 replications, each treatment consisting of 3 samples, so that there were 60 plants. The treatment in question is: p1 = 15% dry sludge equivalent to 1,2 kg/polybag, p2 = 30% dry sludge equivalent to 2,4 kg/polybag, p3 = 45% dry sludge equivalent to 3,6 kg/polybag, p4 = 60% dry sludge equivalent to 4.8 kg/polybag, p5 = 60% dry sludge equivalent to 6 kg/polybag. Variables observed were the number of leaves, the wet weight of the upper part of the plant, the dry weight of the upper part of the plant, the wet weight of tubers, the dry weight of tubers, the length of tubers, the diameter of tubers, the content of Pb at the top and radish tuber. The result of this study indicate that the dose of dry sludge resulting from clean water treatment can increase the wet weight of white radish tuber. This study did not get the best dose of dry sludge for growth and yield of white radish, but a 45% dose was an effective dose to produce growth dan yield of better white radish. Pb content in the upper part of the plant is below the maximum threshold, while the Pb content in white radish tuber is above the maximum threshold allowed according to SNI 7378-2009.  Keywords: dry sludge from the treatment of clean water, radish, peat soil
UJI DAYA HASIL KLON LIDAH BUAYA PADA MEDIA TANAH GAMBUT Budi Budi; Hidayat Hidayat; Asnawati Asnawati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 4, No 1: April 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i1.8579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hasil beberapa klon lidah buaya pada media gambut. Penelitian ini dilaksanakan di Jalan Sepakat II Kota Pontianak, dimulai dari tanggal 10 Juli sampai 26 Oktober 2013.  Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen Rancangan Petak Terbagi yaitu terdiri dari dua faktor yaitu media tanah gambut (R) sebagai petak utama dan jenis klon (E) sebagai anak petak. Media tanah gambut terdiri dari dua lokasi Rasau Jaya I dan Rasau Jaya III. Klon lidah buaya terdiri dari lima jenis klon yaitu : E4, E5, E6, E7, dan E8. Jumlah perlakuan terdiri dari 10 kombinasi dengan masing-masing diulang sebanyak 5 kali dan setiap unit perlakuan ada 3 sampel tanaman, sehingga total seluruh tanaman sebanyak 150. Variabel pengamatan dalam penelitian ini meliputi : pertambahan tinggi tanaman (cm), pertambahan jumlah pelepah (helai), jumlah anakan, panjang pelepah hasil (cm), lebar pelepah hasil (cm), tebal pelepah hasil (cm), berat per pelepah hasil (g), berat pelepah per tanaman (g), dan jumlah pelepah hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klon E4 dan E6 mempunyai daya hasil baik pada media tanah gambut asal Rasau Jaya I dan asal Rasau Jaya III, tanah gambut asal Rasau Jaya I lebih subur dibandingkan di tanah gambut asal Rasau Jaya III yang  ditunjukkan dari hasil klon lidah buaya lebih baik.
Studi Sifat Fisika Tanah Pada Lahan Pasang Surut Di Desa Sungai Itik Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya Rani Puspita Dewi Karo; Dr. Ir. Urai Edi Suryadi, MP Dr. Ir Urai Edi Suryadi, MP; Ari Krisnohadi, SP. M.Si Ari Krisnohadi, SP. M.Si
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.18716

Abstract

Lahan pasang surut adalah lahan yang dipengaruhi oleh pasang surutnya air laut atau sungai yang ada disekitarnya. Ini membuat para pakar merasa lebih mudah dikembangkan menjadi persawahan. Karena sumber air untuk tanaman padi sudah tersedia di tempat. Selain air yang mudah didapatkan lahan pasang surut juga banyak mengandung tekstur liat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisika tanah lahan pasang surut yang ditanami padi dan kelapa dalam di Desa Sungai Itik Kec.Sungai Kakap. Penentuan lokasi penelitian dengan cara survey tanah dengan sistem grid dimana jarak jalur pengamatan 50 m x 100 m. Pengambilan sampel dilahan dengan sistem diagonal. Setiap lahan diambil lima titik pengambilan sampel dengan dua kedalaman, yakni kedalaman 0-20 cm dan 20-40 cm. Jarak antara titik pengambilan sampel adalah 50 meter x 100 meter tiap titik sampel tanah. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dari parameter pengamatan dan pengukuran di lapangan serta di laboratorium yang disajikan dalam bentuk tabel dan diagram. Hasil dari penelitian ini tekstur tanah pada kedua lahan sama yaitu liat berdebu. Bobot isi pada lahan sawah (0-20) 0,87% (20–40) 0,99% dan lahan kebun kelapa (0-20) 1,02% (20-40) 1,14%, porositas (0–20) 59,58% (20–40) 57,04% dan lahan kebun kelapa (0-20) 54,93% (20-40) 48,67%, kemantapan agregat (0–20) 88% (20-40) 80%  dan lahan kebun kelapa (0-20) 88% (20-40) 68%, kadar air kapasitas lapangan  (0-20) 66,21% (20-40) 61,57% dan lahan kebun kelapa (0-20) 56,8%  (20-40) 41,42%.
PROFIL ANGGOTA PENERIMA PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) TERHADAP PENGEMBANGAN KOPERASI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT PT MINAMAS PLANTATION DI KECAMATAN MARAU KABUPATEN KETAPANG Tezar Anggitama
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i1.27407

Abstract

Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan suatu komitmen berkelanjutan di dunia bisnis untuk bertanggung jawab atas dampak negatif yang ditimbulkan dan mencegah agar dampak negatif yang ditimbulkan tidak merugikan masyarakat dan lingkungan. Profil anggota penerima program corporate social responsibility (CSR) terhadap pengembangan koperasi perkebunan kelapa sawit PT Minamas Plantation di Kecamatan Marau Kabupaten Ketapang merupakan suatu dasar penelitian untuk mengetahui karakteristik masyarakat serta melihat kondisi lingkungan masyarakat disekitar perusahaan perkebunan PT Minamas Plantation. Program CSR yang menjadi fokus utama dalam penelitian ini yaitu bidang ekonomi dengan koperasi sebagai inti dari suatu program untuk menciptakan perekonomian masyarakat disekitar berdirinya perusahaan. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan metode survei digunakan terhadap 75 responden menggunakan teknik acak sederhana (Simpel Random Sampling) dengan pertimbangan untuk mempermudah dalam pengolahan data dan untuk hasil pengujian yang lebih baik. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebar kuesioner dan menggunakan analisis Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM).
KAJIAN KUALITAS JELLY KERING LIDAH BUAYA (Aloe vera) DENGAN SUBSTITUSI NANAS (Ananas comosus. L) Sariffudin Sariffudin; Suko Priyono; Lucky Hartanti
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.7 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.18863

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan komposisi lidah buaya dannanas terbaik pada pembuatan jelly kering lidah buaya dengan substitusi nanasberdasarkan sifat fisikokimia dan sensori. Penelitian ini menggunakan RancanganAcak Kelompok (RAK) dengan satu faktor yang terdiri dari tujuh perlakuan yaitulidah buaya dengan substitusi nanas 100:0 %, 85:15 %, 70:30 %, 55:45 %, 40:6025:%,75 % dan 10:90%. Setiap perlakuan diulang sebanyak empat kali. Variabelpengamatan meliputi kadar air, kadar abu, pH, total padatan terlarut, vitamin C,total asam, tingkat kekerasan dan uji sensori yang meliputi tekstur, keasaman, danwarna. Hasil penelitian terbaik jelly kering lidah buaya dengan substitusi nanasadalah lidah buaya 25 % dan nanas 75 % dengan hasil analisis kadar air (29,62%),kadar abu (0,79 %), pH( 3,60 ), total padatan terlarut (26,82 0brix), vitamin C(38,50 mg/100), total asam (7,92%), tingkat kekerasan (0,03 Kg Force). Hasil ujiorganoleptik terbaik yaitu tekstur 3,44 (keras), keasaman 3,80 (asam) dan warna3,68 (sangat kuning).Kata kunci : jelly kering, lidah buaya, nanas,substitusi
STUDI KARAKTERISTIK DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) PALOH KABUPATEN SAMBAS Novitasari -; Saifudin -; Junaidi -
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 2, No 2: Agustus 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i2.2487

Abstract

Daerah aliran Sungai merupakan daerah yang dibatasi punggung-punggung gunung dimana air hujan yang jatuh pada daerah tersebut akan ditampung oleh punggung gunung tersebut dan dialirkan melalui sungai-sungai kecil ke sungai utama. Meningkatnya kebutuhan penduduk terhadap pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA) mengakibatkan lahan pertanian menjadi semakin sempit sehingga keadaan tersebut mendorong para petani untuk tidak lagi memperhatikan kaidah- kaidah konservasi seperti pembukaan hutan yang secara meluas. Penggunaan lahan yang tidak tepat ini akan mempercepat perubahan keadaan DAS. Upaya rehabilitasi lahan akan sangat bermanfaat dalam perencanaan pengelolaan dan pengontrolan DAS. Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari karakteristik Daerah Aliran Sungai (DAS) Paloh Kabupaten Sambas. Beberapa variabel hasil dari pengamatan dilapangan dapat diketahui yaitu : pola DAS berbentuk dendritik, bentuk drainase relatif memanjang, nilai kerapatan drainase sebesar 2,15 km/km2, memiliki 4 orde sungai, profil melintang sungai berbentuk segitiga, debit aliran sungai rata-rata 96,21 m3/detik, TSS rata-rata 75,80 mg/liter, pH air rata-rata 6,92, suhu rata-rata 29,2oC, dan kecerahan rata-rata 35,90 cm. Dari hasil penelitian dapat dilihat bahwa DAS masih tergolong baik, akan tetapi aktivitas masyarakat yang dekat dengan DAS tidak menutup kemungkinan beberapa tahun kedepan DAS Paloh akan mengalami kerusakan. Kata Kunci; Daerah Aliran Sungai (DAS), Karakteristik DAS,
Pengaruh Teknik Grafting Terhadap Pertumbuhan Buah Naga Kuning (Selenicereus Megalanthus) Mardiatun, -; Hadijah, Siti; Rahmidiyani, -
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya buah naga kuning Selenicereus megalanthus masih jarang ditemui. Budidaya tanaman ini membutuhkan waktu yang cukup lama hingga berproduksi.  Beberapa teknik grafting yang digunakan dalam penelitian ini merupakan teknik yang sudah sering kita jumpai.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik sambung (grafting) yang memberikan hasil terbaik pada perbanyakan tanaman buah naga. Penelitian dilaksanakan di lahan perkebunan buah naga milik pak Syarif Mochtar.  Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL).  Perlakuan yang diberikan adalah teknik grafting yang diberi nama t1: teknik sambung celah,                               t2: teknik sambung L, dan t3 : teknik sambung serong. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi persentase tanaman hidup, jumlah tunas, dan panjang tunas.  Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan teknik sambung serong berpengaruh nyata terhadap jumlah tunas. Perlakuan teknik sambung celah dan teknik sambung L tidak memberikan pengaruh nyata terhadap semua variabel pengamatan.  Pengaruh terbaik diberikan oleh teknik sambung serong dengan rerata terbaik pada variabel persentase tanaman hidup,  jumlah tunas dan panjang tunas.

Page 60 of 191 | Total Record : 1903