cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 1,903 Documents
STUDI STATUS HARA NITROGEN, FOSFOR, DAN KALIUM UNTUK TANAMAN PADI SAWAH (Oryza sativa L.) PADA LAHAN PASANG SURUT DI DESA SUNGAI KAKAP KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA suryati suryati; asrifin aspan; ismahan umran
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 4, No 1: April 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i1.9637

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status unsur hara N, P dan K di lokasi penelitian untuk pengembangan padi beserta rekomendasi pemupukannya. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2014 sampai dengan bulan Desember 2014. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sungai Kakap dengan luas 7 ha. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Variabel pengamatan meliputi : N-total, P-tersedia, K-dd, pH, uji pirit, dan perhitungan kebutuhan pupuk. Hasil analisis menunjukkan bahwa status unsur hara N tergolong tinggi yaitu 0,51-0,74%, P tergolong sangat rendah sampai sedang yaitu 2,84-18,57 ppm dan K tergolong tinggi sampai sangat tinggi yaitu antara  0,62-1,26 cmol (+) kg-1, pH pada masing-masing lokasi penelitian tergolong masam bekisar 4,53-5,13, terdapat pirit dalam kategori tidak berbahaya. Rekomendasi pemupukan pada masing-masing lokasi yaitu A (258 kg Urea/ha, 64 kg SP36/ha, 18,98 kg KCL/ha), B (267 kg Urea/ha, 101 kg SP36/ha, 17,1 kg KCL/ha), C (255 kg Urea/ha, 118 kg SP36/ha, 10,52 kg KCL/ha), D (258 kg Urea/ha, 82 kg SP36/ha, 19,62 kg KCL/ha), E (257 kg Urea/ha, 112 kg SP36/ha, 18,05 kg KCL/ha), F (267 kg Urea/ha, 151 kg SP36/ha, 30,58 kg KCL/ha), G (265 kg Urea/ha, 133 kg SP36/ha, 24,32 kg KCL/ha). Kata Kunci : Lahan Pasang Surut, Padi, Sawah, Status Unsur Hara, Rekomendasi Pemupukan.
Respon Tanaman Kedelai Akibat Pemberian Abu Sabut Kelapa pada Tanah Gambut Sukri Sukri; Astina Astina; Rahmidiyani Rahmidiyani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.19232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis abu sabut kelapa yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai pada tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sarang Burung Danau Kecamatan Jawai Kabupaten Sambas yang berlangsung sejak bulan Juli hingga September 2016. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 taraf perlakuan, 5 ulangan dan setiap ulangan terdapat 4 polibag tanaman. Perlakuan yang dimaksud adalah pemberian abu kayu 337 g/polibag, pemberian abu sabut kelapa 195 g/polibag, 373 g/polibag, 550 g/polibag, dan 725 g/polibag. Variabel yang diamati adalah volume akar (cm3), jumlah bintil akar (bintil), berat kering tanaman (g), berat biji pertanaman (g), dan berat 100 biji tanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian abu sabut kelapa berpengaruh nyata terhadap variabel volume akar, jumlah bintil, berat kering, berat biji pertanaman, dan berat 100 biji tanaman kedelai.
EXPLORATION OF Trichoderma spp FROM RICE FIELDS AREA THAT HAVE THE POTENTIAL AS BILOGICAL FERTILIZERS Andika Lesmana; Fadjar Rianto; Sarbino Sarbino
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i1.28813

Abstract

Trichoderma spp is a cosmopolitan ground fungus. Trichoderma is a soil saprophyte fungus is advantageous for plants. Several species of Trichoderma indicate having the ability as a bio-fertilizer so as to help plant growth. This research was conducted at the Laboratory of Faculty of Agriculture Faculty of University of Tanjungpura Pontianak for 7 months. The exploration is done from rhizosphere rice tidal rice which is considered fertile, less fertile and irrigation channel. Isolation using dilution casting method. Dilution rate is 10-1,10-2,10-3,10-4. Each Trichoderma isolate is tested for its ability as a biological fertilizer such as dissolving phosphate, dissolving potassium, degrading cellulose, producing IAA. Isolates classified as superior tested hypovirulen seed cucumber. Exploration results obtained by 38 isolates Trichoderma spp. Based on solvent test of phosphate isolate TRTS6 has the highest potential with solvent index of 72%. In subsequent tests Trichoderma was not found to dissolve K, degrade cellulose or produce IAA. Trichoderma spp species found from exploratory results include T. harzianum, T. auoreoviride, T. hamatum, T. psudokoningii T. koningii, T. koningii sp. Calculation of Disease Severity Index (DSI) in hypovirulent test 5 potential isolates inoculated on cucumber plant showed 0% value. Type of Trichoderma harzianum (TSTS6) is a recommended as a fungus that can be used as a bilogical fertilizer in dissolving phospate. Key words: Cosmopolitan, exploration, saprofit fungi, Trichoderma.
PENGARUH KONSENTRASI PUPUK PELENGKAP CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT ANGGREK Vanda sp ASAL KULTUR JARINGAN Acinake Acinake; Agustina Listiawati; Dwi Zulfita
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 5, No 3 (2016): Desember 2016
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v5i3.17470

Abstract

ABSTRAK   Anggrek Vanda merupakan salah satu genus anggrek yang banyak diminati dan sangat populer di berbagai kalangan. Pemeliharaan bibit anggrek menjadi tanaman dewasa masih banyak menemukan kendala karena bibit yang masih kecil sangat sensitif terhadap lingkungannya dan bibit tersebut sangat membutuhkan suplai unsur hara yang cukup untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Pemberian Pupuk Pelengkap Cair (PPC) dapat memenuhi kebutuhan unsur hara bibit Anggrek Vanda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi Pupuk Pelengkap Cair terhadap pertumbuhan bibit Anggrek hasil persilangan Vanda sanderiana dengan Vanda Coerolea asal kultur jaringan. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari 5 taraf perlakuan dan setiap perlakuan terdiri dari 5 ulangan dan setiap unit perlakuan terdiri dari 4 tanaman. Total keseluruhan diperoleh 100 sampel tanaman. Perlakuan yang digunakan adalah konsentrasi PPC , k1 : 0,1%, k2: 0,2%, k3 : 0,3%, k4 : 0,4% dan k5 : 0,5%. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah : persentase anggrek hidup (%), pertambahan jumlah daun (helai), panjang daun (cm), jumlah akar (helai) dan panjang akar (cm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi Pupuk Pelengkap Cair memberikan memberikan respon yang baik terhadap pertambahan jumlah daun dan jumlah akar, namun memberikan respon yang sama terhadap pertambahan panjang daun, pertambahan panjang akar dan persentase anggrek hidup terhadap pertumbuhan bibit Anggrek hasil persilangan Vanda sanderiana dengan Vanda coerolea asal kultur jaringan. Pada penelitian ini tidak ditemukan konsentrasi Pupuk Pelengkap Cair Grow Quick S yang terbaik tetapi konsentrasi efektif untuk pertumbuhan bibit Anggrek hasil persilangan Vanda sanderiana dengan Vanda coerolea asal kultur jaringan adalah pemberian Pupuk Pelengkap Cair konsentrasi 0,1 %.   Kata kunci : Anggrek Vanda, Kultur Jaringan, Pupuk Pelengkap Cair
DIVERSITY OF FISH CATCH FISHERMEN IN THE COASTAL AREA OF MENDALOK VILLAGE, SUNGAI KUNYIT SUBDISTRICT, MEMPAWAH REGENCY, KALIMANTAN BARAT NURUL AINI; WIDADI PADMARSARI SOETIGNYA; INPURWANTO M.SI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i2.33879

Abstract

ABSTRACT This study aims to determine the level of diversity of fish caught by fishermen on the coast of the Desa Mendalok. The study used purposive random sampling method by selecting random fishermen based on the fishing gear used, those were 2.5 inch trawl, 7 inch trawl and 3 layer trawl. The study was conducted weekly from September to November 2018. The data collection includes primary data and secondary data. Primary data was obtained from catch fishermen,  namely the number and fish species. Secondary data include mendalok village profile, fisheries data marine and fisheries agency of of west Kalimantan Province and rainfall and tides from Meteorological, Climatological and Geophysical Agency. The result showed that there were 35 species fish caught belonging 23 families. The result of this study showed gelama panjang fish (Otolithes ruber), tudung tempayan (Drepane punctata), and bulu ayam fish (Thryssa setirostris) for high frequency fish caught. Sciaenidae and Dasyatidae were the dominant family.  Keywords : Type composition, Trawl, Sciaenidae, Dasyatidae
ANALISIS KEUNTUNGAN USAHA PENANGKARAN BENIH PADI UNGGUL BERSERTIFIKAT (STUDI KASUS : GAPOKTAN SRI RAHAYU DI DESA PARIT BARU KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBU RAYA) FERDINAND, DEKKY; DOLOROSA, EVA; HUTAJULU, JOSUA PARULIAN
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK      Penelitian ini bertujuan menganalisis usaha penangkaran benih padi unggul bersertifikat Gapoktan Sri Rahayu di Desa Parit Baru Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif, dengan menggunakan Analisis Kuantitatif yaitu dengan menghitung penerimaan dan biaya yang dikeluarkan dalam produksi penangkaran benih padi unggul bersertifikat untuk memperoleh Keuntungan. Responden dalam penelitian  yaitu seluruh petani penangkar benih Gapoktan Sri Rahayu dengan jumlah responden 30 orang. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata penerimaan yang diperoleh petani penangkaran benih padi unggul bersertifikat Gapoktan Sri Rahayu dalam produksi per hektarnya yaitu sebesar Rp. 37.310.973/ha/tahun. Sedangkan rata-rata biaya yang dikeluarkan oleh petani yaitu sebesar Rp. 18.290.135/ha/tahun. Dengan demikian, keuntungan usaha penangkaran benih padi unggul bersertifikat Gapoktan Sri Rahayu yaitu sebesar Rp. 19.020.838/ha/tahun. Kata Kunci: Bersertifikat, Gapoktan Sri Rahayu, Keuntungan, Padi Unggul, Penangkaran Benih  
Pengaruh Penggunaan Mulsa Alang-alang (Imperata cylindrica) Terhadap Pertumbuhan Gulma dan Hasil Tanaman Lobak (Rhapanus sativus L.) astina, wiki sarbino
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenggunaan alang-alang sebagai mulsa ditujukan untuk mencegah erosi, menjaga kelembaban tanah, mengurangi kerusakan daun dan mengendalikan gulma. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan mulsa  alang-alang terhadap pertumbuhan gulma dan hasil tanaman lobak. Penelitian dilaksanakan di lahan sayuran milik petani kelurahan Siantan Hulu Kecamatan Pontianak Utara Kota Pontianak. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu perlakuan yaitu menggunkan mulsa alang-alang. Perlakuan terdiri dari : m0 (tanpa alang-alang), m1 (tanpa alang-alang dengan penyiangan gulma hari ke 25), m2 (menggunakan alang-alang 0.5 kg/petak), m3 (menggunakan alang-alang 0.75 kg/petak), m4 (menggunakan alang-alang 1 kg/petak), m5 (menggunakan alang-alang 1.25 kg/petak). Variabel yang diamati yaitu keragaman (jenis gulma), jumlah daun lobak, intensitas kerusakan daun lobak, berat segar tanaman lobak dan berat segar umbi lobak. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa ditemukan 8 jenis gulma yang menckup 7 famili, yaitu Amaranthus sp, Portulaca olerace, Asystasia gangetica, Cleome rutidosperma, Echinocloa colona, Paspalum konjugatum, Cyperus iria. Gulma dominan adalah Amaranthus sp (SDR 69.28 %), pemberian mulsa alang-alang tidak berpengaruh nyata terhadap intensitas kerusakan daun lobak, berat segar tanaman lobak dan berat segar umbi lobak.    Kata kunci : gulma, mulsa alang-alang, lobak
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK KASCING TERHADAP SIFAT FISIK, KANDUNGAN N-TOTAL TANAH ALUVIAL DAN HASIL TANAMAN CABAI BESAR (Capsicum Annum L) -, Sulastri; -, Junaidi; -, Asadi
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 1: April 2013
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah aluvial disebut juga tanah endapan, bahan induknya berasal dari tanah aluvial dan koluvial yang berbagai macam asalnya. Reaksi tanah sangat bervariasi dari masam, netral sampai basa. Di Kalimantan Barat (Kalbar) penyebaran tanah aluvial di indonesia terdapat di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Irian Jaya, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur dengan luas areal 12.749.000 hektar. Tanah aluvial berpotensi untuk perluasan areal budidaya tanaman cabai besar.Pemanfaatan tanah aluvial sebagai lahan pertanian dihadapkan pada beberapa kendala sifat fisik maupun kimia.Kendala-kendala sifat fisik tanah yang kurang baik dengan struktur yang mengumpal porositas kurang baik, permeabilitas yang rendah.Selain itu kandungan unsur mikro dan makro rendah sehingga tidak mencukupi kebutuhan tanaman.Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh pupuk organik kascing terhadap sifat fisik tanah aluvial dan hasil tanaman cabai besar, dan untuk mencari dosis kascing yang optimal terhadap sifat fisik tanah aluvial dan hasil tanaman cabai besar.Penelitian ini menggunakanRancangan Acak Lengkap (RAL) 1 faktor, terdiri dari 7 level dosis kascing yang diulang sebanyak 4 kali. k0;0ton/ha, k1;12ton/ha, k2;24ton/ha, k3;36ton/ha, k4;48ton/ha, k5;60ton/ha, k6;72ton/ha. Secara keseluruhan terdapat 28 satuan percobaan.Variabel yang diamati adalah bobot isi tanah, kadar air tanah, porositas, kemantapan agregat tanah, N-total tanah, jumlah buah pertanaman, dan berat buah segar pertanaman. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik kascing berpengaruh tidak nyata terhadap bobot isi tanah, kadar air lapang, porositas tanah, agregat tanah, N- total tanah, berat buah segar pertanaman, dan hanya berpengaruh nyata terhadap jumlah buah pertanaman. Pada perlakuan k6 diduga karena serapan unsur hara oleh tanaman mencukupi. Sehingga kandungan air meningkat dan menunjang perkembangan akar selain itu banyaknya bunga yang sebelum menjadi buah sehingga buah yang terbentuk lebih banyak. Kata kunci : Kascing, Cabai Besar, Tanah Aluvial.
GROWTH AND YIELD OF BUTTERNUT SQUASH AS A RESPONSE TO THE APPLICATION OF ORGANIC FERTILIZER ORIGINATED FROM COW RUMEN LIQUID ON ALLUVIAL SOIL Agustinus Sugiarto, Wasi'an, Dini Anggorowati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i2.31591

Abstract

Research on the effect of organic fertilizer from cow rumen liquid with various concentrations for growth and yield of butternut squash. The purpose of this study was to find the corrected concentrations of organic fertilizer from cow rumen liquid, which gave the best growth and yield of butternut squash on alluvial soil. The research was carried out in the experimental garden of the Faculty of Agriculture, Tanjungpura University and the duration of the study approximately 3 months (May to July, 2018). The study was designed in a Completely Randomized Design (CRD) with 6 treatments of cow rumen liquid organic fertilizer (P). Each treatment was repeated 4 times, and each replication consisted of 4 plant samples, so the total number of plants were 96. The treatment were a series of  the cow rumen liquid organic fertilizer application by with a concentration of p0 = 0% (without cow rumen liquid organic concentrate), p1 = 5% (50 ml of cow rumen liquid organic concentrate in 950 ml of water), p2 = 10% (100 ml of cow rumen organic concentrate in 900 ml of water), p3 = 15% (150 ml of cow rumen liquid organic concentrate in 850 ml of water), p4 = 20% (200 ml of cow rumen liquid organic concentrate in 800 ml of water), p5 = 25% (250 ml of cow rumen liquid organic concentrate in 750 ml of water). The observed variables were the root volume of each plant, total of plant leaf area, total of each plant dry weight, each plant dry root weight, fruit weight of each plant, and fruit diameter of each plants. The results of this study did not obtain the best concentration of organic fertilizer cow rumen liquid, but the administration of organic fertilizer cow rumen liquid at various treatment levels of concentration had an effect on the yield of butternut squash on alluvial soil, namely on the observation variables weight and fruit diameter. Keywords: Butternut squash, Liquid Organic Fertilizer, Alluvial soil
THE EFFECT OF BOCATION OF COW’S RUMEN CONTENTS ON GROWTH AND HARVEST OF MUSTARD GREENS ON ALLUVIAL SOIL Normansyah, Hadi Ikhlas; Safwan, Mulyadi; Zulfita, Dwi
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT             This study aims to determine the effect of giving cow’s rumen contents and looking for the best dose for growth and harvest of mustard greens on alluvial soil. The design used was a Completely Randomized Design (CRD) consisting of five treatments and five repetition, each repetition consist of the three plant samples. The intended treatments is k1 : 400 g/polybag, k2 : 800 g/polybag, k3 : 1200 g/polybag, k4 : 1600 g/polybag and k5 : 2000 g/polybag. The results of the analysis of the diversity by giving various dose of cow’s rumen contents gave no significant effect on almost all variables observed, specifically root volume, total leaf area, dry plant weigh, number of leaves and fresh plant weigh, but significantly affected the number of chlorophyll. This study found no best dosage for cow’s rumen contents for growth and the harvest of mustard greens on alluvial soil but the dosage of cow’s rumen contents which is effective for growth and harvest of mustard green on alluvial soil is indicated by the allocation of cow’s rumen contents at a dose of 400 g/polybag. Keywords : Alluvial, Bocation, Cow’s Rumen, mustard green

Page 61 of 191 | Total Record : 1903