cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Cakrawala Kependidikan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2011): JCK Maret 2011" : 9 Documents clear
PENERAPAN SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL DI INDONESIA Sirait, Judyanto
Jurnal Cakrawala Kependidikan Vol 9, No 1 (2011): JCK Maret 2011
Publisher : Jurnal Cakrawala Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.142 KB)

Abstract

Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) adala sebuah jenjang sekolah nasional di Indonesia yang telah memenuhi Standar Nasional Pendidikan (SNP) dengan standar mutu internasional. SBI didirikan pemerintah berdasarkan UU Sisdiknas yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing bangsa. Pembelajaran SBI menggunakan bahasa Inggris pada mata pelajaran sains, namun pada pelaksanaannya masih ada kendala dalam penggunaan bahasa, baik guru maupun siswanya. SBI seharusnya tidak hanya menekankan pada bahasanya, tetapi isi mata pelajaran setara dengan di luar negeri sehingga lulusannya bisa diterima di luar negeri. Satu hal yang perlu diperhatikan SBI adalah pembelajaran tidak meninggalkan budaya lokal sebagai eksistensi bangsa Indonesia.Kata Kunci: Sekolah Bertaraf Internasional
MODEL PEMBINAAN NILAI KEJUJURAN MELALUI PENDIDIKAN MATEMATIKA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KECERDASAN MORAL PESERTA DIDIK ., Fadillah
Jurnal Cakrawala Kependidikan Vol 9, No 1 (2011): JCK Maret 2011
Publisher : Jurnal Cakrawala Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.859 KB)

Abstract

Jenjang Sekolah Dasar merupakan satuan pendidikan yang menanamkan dasar-dasar, di mana potensi yang ada membutuhkan arah pengembangan yang sesuai dengan kondisi sosiokultural, keyakinan spritual, potensi intellektual, daya imaginal dan emosional, serta potensi kemanusiaan lainnya yang sangat kompleks.Namun dalam mengemban tugas mulia ini, peserta didik dihadapkan pada persoalan moral yang menjadi krusial saat ini, menerobos ke segenap lapisan masyarakat dan semua bidang kehidupan, tak terkecuali dunia pendidikan. Terjadi krisis kejujuran pada diri peserta didik, baik krisis nilai maupun krisis perilaku. Nilai kejujuran terkait dengan persoalan etika. Baik belum tentu benar, namun kejujuran hendaknya menjadi yang benar, karenanya penting mengikuti kebenaran di manapun kebenaran itu berada. Dari sudut agama, khususnya Islam, kejujuran merupakan landasan Islam yang menjadi software yang menggerakkan aktivitas manusia. Dengan demikian, kejujuran memang seharusnya dibina. Dalam rangka upaya mendorong kejujuran peserta didik, perlu dipertimbangkan: (a) kepedulian guru terhadap kejujuran peserta didik; (b) kepedulian orang tua terhadap perilaku peserta didik; (c) perjanjian moral peserta didik pada dirinya, dengan memegang kartu kesepakatan; (d) penguasaan materi matematika oleh peserta didik. Kata kunci: kejujuran, moral, kecerdasan moral
IMPLIKASI LINGUISTIK DALAM MEMBACA DAN PROBLEMATIKANYA Saman, Sisilya
Jurnal Cakrawala Kependidikan Vol 9, No 1 (2011): JCK Maret 2011
Publisher : Jurnal Cakrawala Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.93 KB)

Abstract

Kontribusi linguistik terhadap pengajaran membaca sangat besar dan tak dapat dipungkiri. Walaupun anak dalam perkembangan bahasanya secara alamiah dapat berkomunikasi dengan baik, namun pengetahuan linguistiknya lebih mendukungnya dalam proses membaca. Pengetatuhan linguistik dari tatarannya yang paling kecil, fonem, hingga yang paling besar yakni kalimat, akan menjadi pedoman dalam proses membaca untuk menafsirkan bacaan karena bacaan dirangkai dalam struktur-struktur kalimat.Pengajaran membaca sebagai satu disiplin ilmu, harus terus mengikuti perkembangan keilmuannya melalui penelitian dalam bidang tersebut. Karakteristik penelitian linguistik dapat diterapkan ke dalam bidang pengajaran membaca.Kata Kunci: implikasi linguistik, membaca, problematika
SOSIOLINGUISTIK SEBAGAI ILMU ANTARDISIPLINER Wartiningsih, Agus
Jurnal Cakrawala Kependidikan Vol 9, No 1 (2011): JCK Maret 2011
Publisher : Jurnal Cakrawala Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.458 KB)

Abstract

Sebagai alat komunikasi dan alat interaksi yang hanya dimiliki oleh manusia, bahasa dapat dikaji secara internal maupun secara eksternal. Kajian secara internal yaitu kajian yang hanya dilakukan terhadap struktur internal bahasa itu saja, seperti struktur fonologisnya, struktur morfologisnya atau struktur sintaksisnya. Kajian secara eksternal artinya kajian itu di dilakukan terhadap faktor-faktor yang berada di luar bahasa, yang berkaitan dengan para penuturnya di dalam kelompok-kelompok sosial kemasyarakatan. Kajian bahasa secara eksternal ini melibatkan dua disiplin ilmu, sehingga wujudnya berupa ilmu antardisiplin yang namanya merupakan gabungan dari disiplin ilmu bergabung, yaitu antara linguistik dan sosiologi sehingga namanya menjadi sosiolinguistik.Kata Kunci: bahasa, sosiolinguistik, komunikasi, interaksi
PEMANFAATAN MEDIA INTERNET DALAM BELAJAR DAN IMPLIKASINYA DALAM PENDIDIKAN ., Zainuddin
Jurnal Cakrawala Kependidikan Vol 9, No 1 (2011): JCK Maret 2011
Publisher : Jurnal Cakrawala Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.064 KB)

Abstract

Internet sesungguhnya dapat bermanfaat bagi semua orang karena fungsinya sebagai informasi tanpa batas. Semua orang pada dasarnya membutuhkan informasi. Mereka yang mendapatkan informasi lebih dahulu bisa lebih unggul daripada yang lain. Dari sudut ilmu pengetahuan, internet merupakan sebuah perpustakaan yang luas dan tidak mengenal batas jarak dan waktu. Manfaat Internet, khususnya di bidang pendidikan, siswa dapat dengan mandiri memanfaatkan situs-situs pendidikan secara berulang-ulang tanpa terikat oleh jam pelajaran yang terbatas di kelas. Internet dapat dijadikan sebagai sumber belajar dan ajang uji kompetensi bagi siswa, baik di kelas dalam mengerjakan tugas-tugas dari guru, maupun di rumah, atau di mana saja yang dapat mengakses internet secara mandiri. Kata Kunci: media internet, belajar, implikasi pendidikan
PENELUSURAN BUDAYA DAN TEKNOLOGI LOKAL DALAM RANGKA REKONSTRUKSI DAN PENGEMBANGAN SAINS DI SEKOLAH DASAR (Kajian Etnosains dan Etnoteknologi terhadap Masyarakat Tradisonal Lingkungan Pertanian Suku Melayu dan Dayak di Kabupaten Pontianak) ., Kartono; ., Hairida; Bujang, Gusti
Jurnal Cakrawala Kependidikan Vol 9, No 1 (2011): JCK Maret 2011
Publisher : Jurnal Cakrawala Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.74 KB)

Abstract

Pendidikan sains dapat dikembangkan dengan bertumpu pada keunikan dan keunggulan suatu daerah, termasuk budaya dan teknologi lokal (tradisional). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan budaya dan teknologi lokal masyarakat tradisional lingkungan pertanian suku Melayu dan Dayak di Kabupaten Pontianak. Budaya tersebut masih diyakini dan digunakan dalam mempertahankan hidup, serta mengintegrasikan budaya dan teknologi lokal tersebut dalam pengembangan silabus berbasis budaya lokal. Pendekatan kualitatif melalui studi etnografi (kajian etnosains dan etnoteknologi) dengan penekanan pada kajian-kajian kritis dan interpretasi, dilakukan dalam menelusuri budaya dan teknologi lokal masyarakat tradisional lingkungan pertanian suku Melayu dan Dayak dengan teknik observasi dan wawancara secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam budaya dan teknologi lokal masyarakat tradisional lingkungan pertanian suku Melayu dan Dayak teridentifikasi konsep sains sekolah dasar dengan draft pengembangan silabus berbasis budaya lokal yang sesuai dengan budaya setempat.Kata kunci: budaya, teknologi lokal, suku Melayu, suku Dayak, rekonstruksi
METODE BERMAIN PERAN DALAM MENGOPTIMALKAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK USIA DINI (4-5 TAHUN) ., Halida
Jurnal Cakrawala Kependidikan Vol 9, No 1 (2011): JCK Maret 2011
Publisher : Jurnal Cakrawala Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.617 KB)

Abstract

Penggunaan metode bermain peran pada anak usia dini diperlukan untuk membelajarkan anak berbicara secara benar, baik dari aspek kebahasaan, aspek nonkebahasaan maupun aspek isi dalam menyampaikan ide. Oleh karena itu karena proses pembelajaran tidak hanya bersifat transfer pembicaraan dari guru ke anak, tidak hanya guru yang banyak berbicara menjelaskan sesuatu kepada anak, tidak hanya guru yang banyak melakukan sesuatu, akan tetapi pembelajaran dirancang dan didesain lebih konstruktif, berpusat pada anak (student centered), anak lebih banyak berbuat dan melakukan, dengan banyak terlibatnya anak melakukan aktivitas khususnya dalam bermain peran, maka secara tidak langsung memotivasi anak untuk berbicara, sehingga pembelajaran lebih bermakna (meaningfull), pembelajaran berkesan sampai anak dewasa. Kata Kunci: metode bermain peran, kemampuan berbicara
PEMBERIAN MOTIVASI UNTUK MENINGKATKAN KEGIATAN MEMBACA SISWA SEKOLAH DASAR Halidjah, Siti
Jurnal Cakrawala Kependidikan Vol 9, No 1 (2011): JCK Maret 2011
Publisher : Jurnal Cakrawala Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.014 KB)

Abstract

Kegiatan membaca siswa di sekolah dasar masih belum maksimal. Kegemaran membaca siswa masih sangat kurang (rendah). Kesadaran guru untuk memberikan motivasi membaca pada siswa juga masih renda. Sebagian guru ada yang berpendapat tugas memberikan motivasi membaca merupakan tugas guru mata pelajaran bahasa Indonesia. Padahal tugas ini adalah tugas semua guru. Jadi betapa pentingnya pemberian motivasi membaca pada siswa, karena membaca merupakan modal dasar mempelajari seluruh mata pelajaran di sekolah. Oleh karena itu, dalam tulisan ini penulis sengaja mengangkat hal-hal yang berkaitan dengan jenis-jenis motivasi yang sesuai untuk memotivasi siswa membaca, usaha-usaha guru dalam memotivasi siswa untuk membaca, dan pemilihan bahan bacaan yang tepat bagi siswa dalam kegiatan membaca.Kata Kunci: pemberian motivasi, kegiatan membaca, siswa, sekolah dasar
MENDEKATI MAKNA KREATIVITAS DAN MODEL PEMBELAJARAN SYNECTICS Djudin, Tomo
Jurnal Cakrawala Kependidikan Vol 9, No 1 (2011): JCK Maret 2011
Publisher : Jurnal Cakrawala Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.281 KB)

Abstract

Basis utama bagi munculnya kreativitas adalah penggunaan pengetahuan yang telah ada secara imaginatif (kreatif) untuk menghasilkan suatu produk yang baru, tak biasa, dan bermanfaat. Penafsiran suatu masalah dengan cara yang baru dan berbeda (restructuring) dan terciptanya proses inkubasi merupakan basis tambahan bagi munculnya kreativitas. Upaya peningkatan kreativitas dapat dilakukan guru melalui penerapan strategi brainstorming dan model synectics. Kata kunci: kreativitas, basis kreativitas, brainstorming, model synectics

Page 1 of 1 | Total Record : 9