cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,159 Documents
Penanggulangan Bencana Kekeringan di Kabupaten Sabu Raijua: Drought Mitigation in Sabu Raijua Regency Kevin Lado; Wulan Faturaja; Nesanto Laoepada
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 7: July 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i7.11535

Abstract

ABSTRAK Kabupaten Sabu Raijua merupakan salah satu daerah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang secara geografis terletak di kepulauan kecil dengan karakteristik iklim semi-arid yang rentan terhadap bencana kekeringan. Bencana kekeringan yang terjadi secara berulang di wilayah ini telah memberikan dampak serius terhadap ketersediaan air bersih, ketahanan pangan, dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kekeringan di Kabupaten Sabu Raijua, mengidentifikasi faktor-faktor penyebab dan dampaknya, serta mendeskripsikan upaya penanggulangan yang telah dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan library research (studi kepustakaan), di mana data dikumpulkan melalui studi literatur terhadap dokumen-dokumen resmi, laporan penelitian, jurnal ilmiah, peraturan perundang-undangan, serta berbagai sumber tertulis yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanggulangan bencana kekeringan di Kabupaten Sabu Raijua memerlukan pendekatan terpadu yang mencakup aspek mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan rehabilitasi, dengan melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, serta pemangku kepentingan lainnya secara sinergis. ABSTRACT Sabu Raijua Regency is one of the regions in East Nusa Tenggara Province (NTT) which is geographically located on small islands with semi-arid climate characteristics that are vulnerable to drought disasters. Recurring droughts in this area have had serious impacts on clean water availability, food security, and community welfare. This study aims to analyze drought conditions in Sabu Raijua Regency, identify contributing factors and their impacts, and describe mitigation efforts carried out by the government and community. The method used is descriptive qualitative with a library research approach, where data is collected through literature studies of official documents, research reports, scientific journals, legislation, and other relevant written sources. The results show that drought disaster management in Sabu Raijua Regency requires an integrated approach covering mitigation, preparedness, emergency response, and rehabilitation aspects, involving the central government, local government, community, and other stakeholders synergistically.
Pengaruh Persepsi Attactment Keluarga terhadap Prestasi Belajar melalui Kemampuan Problem Solving pada Anak: Systematic Literature Review: The Influence of Perceived Family Attachment on Academic Achievement through Problem-Solving Skills in Children: A Systematic Literature Review Dewi Nawangsari; I Gusti Ayu Agung Noviekayati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 7: July 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i7.11537

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis bukti empiris mengenai pengaruh persepsi attactmenet keluarga terhadap prestasi belajar anak melalui kemampuan problem solving sebagai variable mediasi. Menggunakan desain Systematic Literature Review (SLR) berbasis protocol PRISMA 2020, pencarian literatur dilakukan pada tiga database utama: Google Scholar, ERIC dan Scopus, dengan rentang publikasi tahun 2018-2025. Dari 22.274 artikel yang terindentifikasi, ditetapkan 20 artikel final yang memenuhi seluruh kriteria kelayakan untuk dianalisis menggunakan Teknik Narraatibe Synthesis. Studi yang direview mencakup konteks dari Indonesia, Amerika Serikat, Malaysia, Australia, Belanda dan beberapa negara Asia lainnya. Hasil sintesis secara konsisten menunjukkan bahwa: (1) persepsi attactment keluarga yang positif berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar anak; (2) attactment yang aman berkontribusi terhadap perkembangan kemampuan problem solving; (3) kemampuan problem solving berperan sebagai mediator krusial dalam hubungan antara persepsi attactment keluarga dan prestasi belajar anak. Temuan ini memperkokoh Attactment Theory (Bowlby, 1969) dan Self-Determination Theory (Deci & Ryan, 2000), serta memberikan model teoritis integratif yang relevan bagi pengembangan intervensi berbasis keluarga di konteks Pendidikan Indonesia ABSTRACT This study aims to synthesize empirical evidence regarding the influence of perceptions of family attachment on children’s academic achievement through problem-solving ability as a mediating variable. Using a Systematic Literature Review (SLR) design based on the PRISMA 2020 protocol, a literature search was conducted in three major databases: Google Scholar, ERIC, and Scopus, covering publications from 2018 to 2025. Of the 22,274 articles identified, 20 final articles were selected that met all eligibility criteria for analysis using the Narrative Synthesis technique. The reviewed studies covered contexts from Indonesia, the United States, Malaysia, Australia, the Netherlands, and several other Asian countries. The synthesis results consistently indicate that: (1) positive perceptions of family attachment significantly influence children’s academic achievement; (2) secure attachment contributes to the development of problem-solving skills; (3) problem-solving skills act as a crucial mediator in the relationship between perceptions of family attachment and children’s academic achievement. These findings reinforce Attachment Theory (Bowlby, 1969) and Self-Determination Theory (Deci & Ryan, 2000), and provide a relevant integrative theoretical model for the development of family-based interventions in the context of Indonesian education.
Konflik Agraria dan Ruang Politik: ( Studi Kasus Sengeketa Tanah Antara PT Krisrama Dengan Masyarakat Suku Soge dan Suku Goban Di Desa Nangahale Kecamatan Talibura Kabupaten Sikka: Agrarian Conflict and the Political Arena: (A Case Study of the Land Dispute Between PT Krisrama and the Soge and Goban Ethnic Groups in Nangahale Village, Talibura Subdistrict, Sikka Regency) Wilfridus Apriliano saka; Boli Tonda Baso; Diana S A N Tabun
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 7: July 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i7.11539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika konflik agraria dan praktik politik ruang dalam sengketa tanah antara PT Krisrama dengan masyarakat adat Suku Soge dan Suku Goban di Desa Nangahale, Kabupaten Sikka. Konflik ini dipicu oleh tumpang tindih klaim antara Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan dengan hak ulayat masyarakat adat yang telah ada secara turun-temurun. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, penelitian ini membedah fenomena tersebut melalui teori Produksi Ruang dari Henri Lefebvre dan teori konflik agraria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konflik sengketa tanah di Desa Nangahale, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka merupakan konflik agraria yang bersifat kompleks dan multidimensional, yang berakar pada perbedaan klaim antara pihak PT Krisrama yang berlandaskan hukum formal dengan masyarakat adat Suku Soge dan Suku Goban yang berlandaskan hukum adat. Konflik ini tidak hanya menyangkut persoalan kepemilikan tanah, tetapi juga mencerminkan adanya ketimpangan kekuasaan, perbedaan nilai sosial dan budaya dalam memaknai tanah sebagai ruang hidup. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyelesaian konflik memerlukan rekonsiliasi yang mengakui keberadaan masyarakat adat serta redistribusi aset yang berkeadilan melalui kerangka reforma agraria yang sejati. ABSTRACT This research aims to analyze the dynamics of agrarian conflict and spatial political practices in land disputes between PT Krisrama and the indigenous communities of the Soge Tribe and Goban Tribe in Nangahale Village, Sikka Regency. This conflict was triggered by overlapping claims between the company's Cultivation Rights (HGU) and the customary rights of indigenous communities that have existed for generations. Using qualitative research methods with a case study approach, this research dissects this phenomenon through Henri Lefebvre's Spatial Production theory and agrarian conflict theory. The results of the research show that the land dispute in Nangahale Village, Talibura District, Sikka Regency is a complex and multidimensional agrarian conflict, which is rooted in differences in claims between PT Krisrama which is based on formal law and the indigenous communities of the Soge Tribe and Goban Tribe which are based on customary law. This conflict not only concerns the issue of land ownership, but also reflects the existence of power imbalances, differences in social and cultural values in interpreting land as living space. This research concludes that resolving conflicts requires reconciliation that recognizes the existence of indigenous communities and fair redistribution of assets through a genuine agrarian reform framework/
Konsep Nafkah Seperlunya dalam Instrumen Perlindungan Harta Bersama pada Perkawinan yang Suami Telah Memiliki Anak Biologis: The Concept of Alimony as Necessary in the Instrument of Protection of Joint Property in a Marriage Where the Husband Already Has a Biological Child Virnanda Angelika Aguelline; Rahmida Erliyani
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 7: July 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i7.11544

Abstract

Penelitian ini mengkaji kekaburan norma yang terkandung dalam frasa "nafkah seperlunya" berdasarkan Pasal 867 KUHPerdata dan implikasinya terhadap perlindungan harta bersama dalam perkawinan yang suami telah memiliki anak biologis di luar perkawinan yang sah. Latar belakang penelitian ini didasari oleh dua putusan Mahkamah Konstitusi yang saling berkaitan, yaitu Putusan MK Nomor 46/PUU-VIII/2010 yang memperluas hubungan perdata anak luar kawin hingga mencakup ayah biologisnya, serta Putusan MK Nomor 69/PUU-XIII/2015 yang memungkinkan pembuatan perjanjian perkawinan selama masa perkawinan berlangsung melalui akta notaris. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach), bertipe doktrinal dan bersifat preskriptif. Bahan hukum primer meliputi KUHPerdata, Undang-Undang Perkawinan, Undang-Undang Jabatan Notaris, Undang-Undang Perlindungan Anak serta putusan Mahkamah Konstitusi yang relevan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa frasa "nafkah seperlunya" dalam Pasal 867 KUHPerdata mengandung kekaburan norma yang dapat diisi melalui penerapan prinsip proporsionalitas secara kumulatif melalui tiga sub-prinsip, yaitu kesesuaian (suitability), kebutuhan (necessity), dan keseimbangan (balancing). Nafkah anak biologis wajib dipenuhi dari harta pribadi ayah biologis setelah kewajibannya kepada keluarga sah terpenuhi, dan tidak boleh membebani harta bersama tanpa persetujuan istri sah. Notaris berperan strategis secara preventif melalui pembuatan perjanjian perkawinan, penyuluhan hukum, fungsi legal filter, penciptaan kepastian hukum melalui akta otentik, serta publisitas melalui pencatatan resmi, dengan batasan bahwa Notaris tidak dapat meniadakan hak nafkah anak biologis sepenuhnya karena bertentangan dengan norma imperatif Pasal 867 KUHPerdata. ABSTRACT This study examines the normative ambiguity contained in the phrase "maintenance as necessary" under Article 867 of the Civil Code (KUHPerdata) and its implications for the protection of joint marital property in marriages where the husband already has a biological child outside of a legal marriage. The background of this research is based on two interrelated decisions of the Constitutional Court, namely Constitutional Court Decision Number 46/PUU-VIII/2010 which expands the civil relationship of children born out of wedlock to include their biological father, and Constitutional Court Decision Number 69/PUU-XIII/2015 which allows the creation of marriage agreements during the marriage period through a notary deed. This research employs a normative legal research method with a legislative approach (statute approach) and a conceptual approach, doctrinal and prescriptive in nature. Primary legal materials include the Civil Code, the Marriage Law, the Notary Law, the Child Protection Law, and relevant Constitutional Court decisions. This study concludes that the phrase "maintenance as necessary" in Article 867 of the Civil Code contains a normative vagueness that can be resolved through the cumulative application of the proportionality principle via three sub-principles: suitability, necessity, and balancing. Biological child support must be fulfilled from the biological father's personal assets after his obligations to the legal family are met, and must not burden the joint marital assets without the consent of the legal wife. Notaries play a strategic preventive role through the drafting of marriage agreements, legal counseling, serving as a legal filter, ensuring legal certainty through authentic deeds, and publicity through official registration, with the limitation that Notaries cannot completely negate the biological child's maintenance rights as this would contravene the imperative norm of Article 867 of the Civil Code.
Hubungan Asupan Makronutrien dan Kafein dengan Kadar Gula Darah Sewaktu pada Dewasa Obesitas di Kecamatan Prambon: Association of Macronutrient and Caffeine Intake with Random Blood Sugar Levels Among Obese Adults in Prambon District Mella Arifah; Anindya Mar’atus Sholikhah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 7: July 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i7.11545

Abstract

Obesitas merupakan salah satu faktor risiko gangguan metabolisme glukosa yang dapat meningkatkan risiko diabetes melitus tipe 2. Asupan makronutrien dan kafein diketahui berperan dalam regulasi kadar glukosa darah, namun penelitian mengenai hubungannya dengan kadar gula darah sewaktu pada dewasa obesitas masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan asupan makronutrien dan kafein dengan kadar gula darah sewaktu pada dewasa obesitas di Kecamatan Prambon. Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional pada 94 responden usia 19–59 tahun yang dipilih menggunakan teknik quota sampling. Data asupan energi, karbohidrat, protein, dan lemak dikumpulkan menggunakan multiple 24 hour recall, sedangkan asupan kafein menggunakan Caffeine Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ). Kadar gula darah sewaktu diukur menggunakan glucometer dan dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara asupan energi (p=0,004; r=0,296), karbohidrat (p=0,007; r=0,274), protein (p=0,014; r=0,252), dan kafein (p=0,029; r=-0,225) dengan kadar gula darah sewaktu. Sementara itu, asupan lemak tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p=0,129). Kesimpulannya, terdapat hubungan antara asupan energi, karbohidrat, protein, dan kafein dengan kadar gula darah sewaktu, sedangkan asupan lemak tidak menunjukkan hubungan dengan kadar gula darah sewaktu pada dewasa obesitas di Kecamatan Prambon. ABSTRACT Obesity is a major risk factor for impaired glucose metabolism and may increase the risk of type 2 diabetes mellitus. Macronutrient and caffeine intake are known to influence blood glucose regulation; however, studies examining their association with random blood sugar levels among obese adults remain limited. This study aimed to analyze the association of macronutrient and caffeine intake with random blood sugar levels among obese adults in Prambon District. This observational analytic study employed a cross-sectional design involving 94 obese adults aged 19–59 years selected using quota sampling. Energy, carbohydrate, protein, and fat intake data were collected using multiple 24-hour recalls, while caffeine intake was assessed using a Caffeine Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ). Random blood sugar levels were measured using a glucometer and analyzed using Spearman's rank correlation test. The results showed significant associations between energy intake (p=0.004; r=0.296), carbohydrate intake (p=0.007; r=0.274), protein intake (p=0.014; r=0.252), and caffeine intake (p=0.029; r=-0.225) with random blood sugar levels. Meanwhile, fat intake was not significantly associated with random blood sugar levels (p=0.129). In conclusion, energy, carbohydrate, protein, and caffeine intake were associated with random blood sugar levels, whereas fat intake was not associated with random blood sugar levels among obese adults in Prambon District.
Rancang Bangun Sistem Pendaftaran Workshop Terintegrasi AI Chatbot dan Notifikasi Multi-Channel Berbasis n8n: Design and Development of an Integrated Workshop Registration System Featuring an AI Chatbot and Multi-Channel Notifications Based on n8n Fatimatus Sholihah; Putri Deby Prashanda; Setia Purna
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 7: July 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i7.11546

Abstract

PT Ahad Mahakarya Teknologi secara konsisten menyelenggarakan berbagai kegiatan workshop namun,proses manajemen data pendaftarannya saat ini masih dilakukan secara manual dengan mengandalkan pencatatan pada spreadsheets. Mekanisme konvensional tersebut menimbulkan kendala kritis, seperti rendahnya efisiensi operasional akibat input data yang repetitif, tingginya risiko human error, serta ketiadaan distribusi informasi yang bersifat real-time kepada tim panitia operasional. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan penelitian berjudul Rancang Bangun Sistem Pendaftaran Workshop PT Ahad Mahakarya Teknologi Terintegrasi AI Chatbot dan Notifikasi Multi-Channel Berbasis n8n. Sistem ini menerapkan metode otomatisasi alur kerja (workflow automation) menggunakan n8n sebagai core orchestrator untuk menghapus ketergantungan pada dokumen statis. Layanan mandiri (self-service) bagi calon peserta diakomodasi melalui AI Chatbot berbasis Large Language Model (LLM), sementara transparansi informasi internal dicapai melalui integrasi Telegram Bot API sebagai kanal notifikasi instan. Pengujian sistem dilakukan melalui uji fungsionalitas Black-Box dan uji latensi jaringan. Hasil pengujian menunjukkan seluruh fungsi otomasi berjalan dengan tingkat keberhasilan 100%, dan notifikasi pendaftaran berhasil diteruskan ke grup Telegram internal panitia secara real-time dengan rata-rata waktu 1,77 detik. Implementasi sistem ini berhasil mentransformasi proses bisnis pendaftaran menjadi otomatis penuh, meningkatkan efisiensi kerja tim, serta memastikan koordinasi panitia berjalan secara instan. ABSTRACT PT Ahad Mahakarya Teknologi consistently organizes various technology workshop events. However, the current registration management process is still conducted manually, relying on spreadsheets. This mechanism raises several issues, such as low operational efficiency due to repetitive data entry and the lack of real-time information distribution to the committee team. This study aims to overcome these problems by implementing the n8n-based workflow automation method integrated with an AI Chatbot and the Telegram Bot API. The n8n method is utilized as the core orchestrator to connect incoming form data, trigger AI Chatbot responses for participant self-service information, and instantly distribute multi-channel notifications. The system evaluation was conducted through Black-Box functionality testing and network latency testing. The results of applying the n8n method demonstrate a 100% data execution success rate, where registration notifications are successfully forwarded from the form to the committee's internal Telegram group in real-time, with an average time of 1.77 seconds. In conclusion, the n8n automation method is proven effective in eliminating reliance on manual spreadsheets, improving work efficiency, and accelerating operational team coordination.
Analisis Manajemen Logistik Di Apotik Simpang Tuntungan Saharani Saari Dewi; Zakiatus Sabrina; Miftahul Nur Zahrah; Ajeng Andini; Muthia Afrah Goslan Siregar; Rapotan Hasibuan
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 7: July 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i7.11547

Abstract

ABSTRAK (Indonesia) Manajemen logistik obat merupakan bagian penting dalam pelayanan kefarmasian untuk menjamin ketersediaan obat bagi pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen logistik obat di Apotek Simpang Tuntungan Kota Medan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan obat dilakukan berdasarkan kebutuhan pasien dan riwayat penggunaan obat. Pengadaan obat dilakukan melalui supplier dengan waktu pemesanan sekitar 3–4 hari. Penyimpanan obat dilakukan menggunakan rak dan kulkas sesuai karakteristik obat. Penyaluran obat diberikan berdasarkan resep dokter dan disertai informasi penggunaan obat. Pengendalian stok dilakukan secara rutin menggunakan aplikasi pencatatan, sedangkan obat kedaluwarsa dikumpulkan dan ditangani sesuai prosedur yang berlaku. Secara umum, manajemen logistik obat di Apotek Simpang Tuntungan telah berjalan cukup baik dalam mendukung pelayanan kefarmasian.
Analisis Konseptual Pengambilan Keputusan Berbasis Big Data dalam Pelayanan Publik: Conceptual Analysis of Big Data-Based Decision Making in Public Services Amelia Rosda Yelsi; Marshela Yudiastyani
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 7: July 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i7.11548

Abstract

Perkembangan transformasi digital telah mendorong berbagai negara untuk memanfaatkan teknologi Big Data sebagai instrumen pendukung dalam proses pengambilan keputusan di sektor publik. Berdasarkan data UN E-Government Survey tahun 2024, Indonesia mencatat nilai EGDI sebesar 0,7991 dan menempati peringkat ke-64 dari 193 negara, masih berada di bawah Singapura yang memperoleh skor 0,9691 (peringkat 3) serta Korea Selatan dengan skor 0,9679 (peringkat 4). Di sisi lain, implementasi pemerintahan digital di Indonesia masih menghadapi tantangan integrasi sistem, ditunjukkan oleh keberadaan lebih dari 27.400 aplikasi dan sekitar 2.700 pusat data/server yang dikelola oleh Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah namun belum terhubung secara optimal. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara besarnya potensi pemanfaatan Big Data dan realitas implementasinya dalam tata kelola pemerintahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peluang penerapan Big Data dalam mendukung pengambilan keputusan pelayanan publik, mengidentifikasi berbagai hambatan yang dihadapi dalam proses implementasinya, serta menyusun kerangka konseptual yang dapat dijadikan acuan bagi instansi pemerintah di Indonesia. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan kualitatif melalui penelusuran literatur pada Google Scholar, Portal Garuda, dan SINTA. Sebanyak 45 dokumen yang memenuhi kriteria seleksi dianalisis menggunakan teknik analisis isi dan analisis tematik. Hasil penelitian mengidentifikasi lima kelompok utama tantangan implementasi Big Data, yaitu aspek keamanan dan privasi data (27%), keterbatasan infrastruktur serta interoperabilitas sistem (26%), kesiapan sumber daya manusia aparatur sipil negara dalam bidang digital (22%), regulasi dan tata kelola data (16%), serta resistensi organisasi terhadap perubahan (9%). Sebagai kontribusi teoretis, penelitian ini menghasilkan model konseptual DECIDE-Public yang mengintegrasikan dimensi teknologis, kelembagaan, dan etika digital sebagai landasan pengembangan kebijakan publik berbasis data di Indonesia. ABSTRACT The advancement of digital transformation has prompted various countries to utilize Big Data technology as a tool to support decision-making in the public sector. According to data from the 2024 UN E-Government Survey, Indonesia recorded an EGDI score of 0.7991 and ranked 64th out of 193 countries, still trailing behind Singapore, which scored 0.9691 (3rd place), and South Korea, with a score of 0.9679 (4th place). On the other hand, the implementation of digital government in Indonesia still faces challenges in system integration, as evidenced by the existence of more than 27,400 applications and approximately 2,700 data centers/servers managed by Ministries, Agencies, and Local Governments that are not yet optimally connected. This situation highlights a gap between the vast potential of Big Data utilization and the reality of its implementation in government administration. This study aims to examine opportunities for applying Big Data to support public service decision-making, identify various obstacles encountered in the implementation process, and develop a conceptual framework that can serve as a reference for government agencies in Indonesia. The method used was a Systematic Literature Review (SLR) with a qualitative approach, involving a literature search on Google Scholar, Portal Garuda, and SINTA. A total of 45 documents that met the selection criteria were analyzed using content analysis and thematic analysis techniques. The research results identified five main groups of challenges in Big Data implementation, namely data security and privacy aspects (27%), infrastructure limitations and system interoperability (26%), the readiness of civil service human resources in the digital field (22%), data regulation and governance (16%), and organizational resistance to change (9%). As a theoretical contribution, this study produced the DECIDE-Public conceptual model, which integrates technological, institutional, and digital ethical dimensions as the foundation for data-driven public policy development in Indonesia.
Efikasi Diri Orang Tua dalam Mendampingi Anak Speech Delay : Pendekatan Studi Kasus: Parents’ Self-Efficacy in Supporting Children with Speech Delays Ariza Herlina; Weni Yulia Putri; Nadya Rosyana Putri; Najla Khairan Fajri; Nathasya Putri Albadri; Naila Divani Aisya; Agitia Kurniati Asrila
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 7: July 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i7.11549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami efikasi diri orang tua dalam mendampingi anak yang mengalami speech delay pasca kejang (step). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif terhadap Subjek W sebagai ibu dari anak berinisial B. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan ayah serta kakak anak sebagai informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memiliki efikasi diri yang tinggi dalam mendampingi anak speech delay. Hal ini terlihat dari keyakinan orang tua untuk terus mencari pengobatan, menjalani terapi, memberikan stimulasi komunikasi, serta melatih anak secara konsisten di rumah meskipun menghadapi berbagai hambatan emosional, sosial, dan ekonomi. Orang tua juga memanfaatkan media visual sebagai metode stimulasi yang sesuai dengan karakteristik belajar anak. Dukungan keluarga, pengalaman pengasuhan, serta perkembangan positif anak menjadi faktor yang memperkuat efikasi diri orang tua. Penelitian ini menunjukkan bahwa keyakinan orang tua berperan penting dalam mendukung perkembangan anak speech delay. ABSTRACT This study aims to understand parents’ self-efficacy in supporting children with post-seizure speech delay (PSSD). The study employs a qualitative approach using a descriptive case study design focusing on Subject W, the mother of a child initials B. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation, with the child’s father and older sibling serving as supporting informants. The results indicate that parents possess high self-efficacy in supporting children with speech delay. This is evident in the parents’ commitment to seeking treatment, undergoing therapy, providing communication stimulation, and consistently training the child at home despite facing various emotional, social, and economic challenges. Parents also utilize visual media as a stimulation method suited to the child’s learning characteristics. Family support, parenting experience, and the child’s positive development serve as factors that strengthen parental self-efficacy. This study demonstrates that parental confidence plays a crucial role in supporting the development of children with speech delay.
Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Keluhan Pelanggan Berbasis Web Menggunakan Metode Ticketing untuk Meningkatkan Efisiensi Penanganan Keluhan pada PT Unierman Indah Lestarindo: Development of a Web-Based Customer Complaint Management Information System Using the Ticketing Method to Improve Complaint Handling Efficiency at PT Unierman Indah Lestarindo Afiani Agus Abdillah; Muhammad Fikri Rahmatulloh; Fahmi Fahrozi; Ristiara Kirana Maharani
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 7: July 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i7.11562

Abstract

Penanganan keluhan pelanggan merupakan aspek penting dalam menjaga kualitas pelayanan dan kepercayaan pelanggan pada perusahaan jasa. Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak mitra, proses pengelolaan keluhan pelanggan di PT Unierman Indah Lestarindo masih dilakukan secara manual, seperti pencatatan data dalam bentuk fisik serta komunikasi melalui email atau customer care pusat. Hal ini menyebabkan berbagai permasalahan, seperti kesulitan dalam pencarian data keluhan, potensi kehilangan data, serta lambatnya proses pemantauan status keluhan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Sistem Informasi Manajemen Keluhan Pelanggan berbasis web yang mampu membantu proses pencatatan, pengelolaan, dan pemantauan keluhan secara terstruktur menggunakan metode SDLC Waterfall. Hasil dari penelitian ini berupa sistem berbasis web yang menerapkan konsep ticketing, di mana setiap keluhan memiliki identitas unik dan status penanganan yang jelas. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, mempermudah pencarian data, serta memberikan transparansi dalam proses penanganan keluhan pelanggan. ABSTRACT Handling customer complaints is a critical aspect of maintaining service quality and customer trust in service-oriented companies. Based on interviews with partners, the current customer complaint management process at PT Unierman Indah Lestarindo is still conducted manually, such as recording data in physical form and communicating via email or the central customer care center. This leads to various issues, including difficulties in retrieving complaint data, potential data loss, and delays in monitoring complaint status. This study aims to develop a web-based Customer Complaint Management Information System capable of assisting in the structured recording, management, and monitoring of complaints using the Waterfall SDLC method. The result of this research is a web-based system that implements the ticketing concept, where each complaint has a unique identifier and a clear handling status. This system is expected to improve efficiency, facilitate data retrieval, and provide transparency in the customer complaint handling process.

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 7: July 2026 Vol. 9 No. 7: Juli 2026 Vol. 9 No. 6: Juni 2026 Vol. 9 No. 5: Mei 2026 Vol. 9 No. 4: April 2026 Vol. 9 No. 3: Maret 2026 Vol. 9 No. 2: Februari 2026 Vol. 9 No. 1: Januari 2026 Vol. 9 No. 6: Juni Vol. 8 No. 12: Desember 2025 Vol. 8 No. 11: November 2025 Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 Vol. 8 No. 9: September 2025 Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 Vol. 8 No. 7: Juli 2025 Vol. 8 No. 6: Juni 2025 Vol. 8 No. 5: Mei 2025 Vol. 8 No. 4: April 2025 Vol. 8 No. 3: Maret 2025 Vol. 8 No. 2: Februari 2025 Vol. 8 No. 1: Januari 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 Vol. 7 No. 11: November 2024 Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 Vol. 7 No. 9: September 2024 Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 Vol. 7 No. 7: July 2024 Vol. 7 No. 6: Juni 2024 Vol. 7 No. 5: MEI 2024 Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 Vol. 7 No. 3: MARET 2024 Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 Vol. 6 No. 7: JULI 2023 Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 Vol. 6 No. 5: MEI 2023 Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 Vol. 6 No. 3: MARET 2023 Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2022 Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 7: JULI 2022 Vol. 5 No. 6: JUNI 2022 Vol. 5 No. 5: MEI 2022 Vol. 5 No. 4: APRIL 2022 Vol. 5 No. 3: MARET 2022 Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2022 Vol. 5 No. 1: JANUARI 2022 Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2021 Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2021 Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2021 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2021 Vol. 4 No. 7: JULI 2021 Vol. 4 No. 6: JUNI 2021 Vol. 4 No. 5: MEI 2021 Vol. 4 No. 4: APRIL 2021 Vol. 4 No. 3: MARET 2021 Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2021 Vol. 4 No. 1: JANUARI 2021 Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2020 Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2020 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2020 Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 Vol. 3 No. 4: JULI 2020 Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 Vol. 3 No. 2: MEI 2020 Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 More Issue