cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,159 Documents
PELAKSANAAN DIVERSI PADA ANAK SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA YANG DIANCAM DENGAN HUKUMAN PIDANA SOSIAL DI POLRESTA BENGKULU: indonesia Mochamat Dolly Indra Dolly
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 7: July 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i7.11359

Abstract

Temuan menunjukkan bahwa Departemen Kepolisian Bengkulu mulai menggunakan program penyelesaian sengketa alternatif sejak dini dalam proses hukum. Hal ini menjamin bahwa kasus-kasus tersebut memenuhi syarat bagi hasil alternatif, yang mencakup kejahatan yang membawa hukuman maksimal tujuh tahun penjara dan tidak ada residivisme. Interaksi antara anak-anak, orang tua mereka, korban, konselor komunitas, pekerja sosial, dan peneliti yang bertindak sebagai mediator adalah cara program ini dijalankan. Perjanjian konversi dapat menghasilkan kompensasi, rehabilitasi, atau hukuman sosial dan pidana seperti pelayanan masyarakat dalam program pengasuhan anak. Namun, ada sejumlah kendala dalam implementasi program-program ini, termasuk kesulitan mencapai kesepakatan antara pelaku dan korban, kurangnya kesadaran publik tentang program-program ini, kurangnya sumber daya yang tersedia bagi peneliti bagi menggunakan metode psikologis, peran yang tidak memadai bagi pekerja sosial dan konselor, dan masalah dengan implementasi dan pemantauan kegiatan kriminal dan sosial.
Analisis Akar Penyebab Kecelakaan Kerja Dump Truck dengan Metode Double Ishikawa dan 5 Whys Analysis pada Perusahaan Jasa Pertambangan Maulana Jafar Shidiq; Dewi Kurniasih; Mochammad Yusuf Santoso
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 7: July 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i7.11395

Abstract

Industri pertambangan memiliki risiko kecelakaan kerja yang tinggi, terutama pada aktivitas pengoperasian alat berat seperti dump truck. Pada perusahaan jasa pertambangan yang menjadi objek penelitian, dump truck merupakan unit dengan jumlah kecelakaan tertinggi, yaitu 14 kasus dari total 33 kasus kecelakaan kerja selama tahun 2024 hingga April 2025. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akar penyebab kecelakaan kerja pada pengoperasian dump truck serta menentukan rekomendasi pengendalian yang sesuai. Metode yang digunakan adalah Double Ishikawa untuk mengidentifikasi faktor penyebab langsung dan faktor yang tidak terdeteksi, 5 Whys Analysis untuk menelusuri akar penyebab, Pareto Analysis untuk menentukan prioritas perbaikan, serta hierarki pengendalian untuk menyusun rekomendasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecelakaan kerja dipengaruhi oleh kondisi jalan hauling, muatan berlebih, kesalahan pengoperasian unit, maintenance yang belum optimal, rem blong, ketidaksesuaian unit terhadap medan, pengawasan yang belum optimal, serta pelaksanaan P5M yang belum sesuai dengan potensi bahaya. Berdasarkan Pareto Analysis, faktor penyebab dominan adalah kurangnya komitmen manajemen dalam memastikan pelatihan dan pengawasan berjalan secara konsisten, dengan persentase 37,5%. Rekomendasi pengendalian yang paling sesuai adalah pengendalian administrasi berupa penetapan pelatihan dan refreshment K3 sebagai program wajib yang dilaksanakan secara terjadwal, disertai evaluasi pemahaman dan pengawasan pelaksanaan.
Kajian Strategis Penetapan Harga Terhadap Pembelian Impulsif Pada Produk AICE Ice Cream Di Kalangan Konsumen Muda Zulaika Rahma
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 7: July 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i7.11410

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi penetapan harga terhadap perilaku pembelian impulsif pada produk Aice Ice Cream di kalangan konsumen muda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui studi literatur terhadap jurnal ilmiah, buku, dan penelitian terdahulu yang relevan. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penetapan harga, khususnya harga rendah, memiliki pengaruh yang signifikan dalam mendorong perilaku pembelian impulsif. Harga yang terjangkau mampu meningkatkan nilai persepsi, memicu respon emosional, serta mengurangi pertimbangan rasional konsumen dalam proses pengambilan keputusan. Pengaruh tersebut cenderung lebih kuat pada konsumen muda yang memiliki karakteristik lebih impulsif dan responsif terhadap stimulus pemasaran. Selain itu, faktor distribusi yang luas dan kemudahan akses produk juga memperkuat terjadinya pembelian impulsif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi penetapan harga merupakan faktor kunci dalam meningkatkan pembelian impulsif, namun perlu diimbangi dengan kualitas produk dan dorongan merek untuk menjaga keinginan bisnis.
Analisis Penerapan Sistem Pengendalian Manajemen Dalam Meningkatkan Efektivitas Operasional Dan Kinerja Karyawan Pada Umkm Multi-Unit Ananda Natasya; Rhesta Ayu Febriyanti; Intan Fadilah; Ridwan Syabandi; Fauzy Nugraha Pribadi Putra Sembiring; Ernawaty Usman; Abdul Razik Luneto
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 7: July 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i7.11456

Abstract

Sistem Pengendalian Manajemen (SPM) adalah seperangkat mekanisme yang diterapkan oleh pihak manajemen guna mengatur, memantau, dan mengendalikan jalannya kegiatan operasional organisasi agar selaras dengan sasaran yang telah dirumuskan sebelumnya. Implementasi SPM berperan penting dalam memastikan seluruh proses kerja dalam organisasi berlangsung secara terarah, berdaya guna, dan berhasil guna. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana penerapan SPM dapat berkontribusi terhadap peningkatan efektivitas operasional serta kinerja karyawan pada UMKM yang bergerak di beberapa unit usaha sekaligus. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan perolehan data melalui wawancara mendalam, pengamatan langsung, dan studi dokumentasi yang dilaksanakan di Gurki Sunju Farm. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa penerapan SPM yang mencakup tahapan perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga evaluasi mampu membentuk pola kerja yang lebih sistematis dan terpadu. Lebih lanjut, implementasi sistem tersebut terbukti meningkatkan efektivitas operasional melalui perbaikan koordinasi antarbagian, optimalisasi pemanfaatan sumber daya, serta keseragaman standar pelayanan. Di samping itu, penerapan SPM juga memberikan dampak positif terhadap kinerja karyawan, yang tercermin dari meningkatnya kedisiplinan, rasa tanggung jawab, dan produktivitas kerja secara keseluruhan.
Rancang Bangun Aplikasi Mobile Manajemen Pemakaman Studi Kasus TPU Pondok Kelapa: Design and Development of a Mobile Cemetery Management Application: A Case Study of Pondok Kelapa Public Cemetery Haritsah Erfanda; Dewi Setiowati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 7: July 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i7.11514

Abstract

Tempat Pemakaman Umum atau biasa disebut TPU merupakan kawasan tempat pemakaman yang biasanya dikelola oleh pemerintah daerah. Disana orang-orang di makamkan sebagai tempat peristirahatan terakhir mereka, namun dalam pelaksanaannya pemakaman masih dilakukan dengan cara tradisional dimana orang-orang harus datang langusng ke tempat pemakaman untuk memesan makam maupun mengurus surat izin penggunaan tanah makam belum lagi minimnya informasi tentang ketersediaan makam membuat orang-orang semakin sulit untuk melakukan proses pemakaman. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun aplikasi mobile yang dapat membantu menyediakan informasi ketersediaan tanah makam dan pemesanan tanah makam di TPU Pondok Kelapa secara online tanpa perlu berkunjung langsung ke tempat pemakaman. Dalam merancang dan membangun sistem aplikasi manajemen pemakaman di TPU Pondok Kelapa, metode Waterfall dipilih sebagai pendekatan pengembangan. Aplikasi ini dibangun dengan menggunakan framework Flutter dan menggunakan bahasa pemrograman Dart. Aplikasi diharapkan dapat membantu orang-orang dalam melakukan pemesanan dan menampilkan informasi terkait ketersediaan makam serta membantu para pekerja di TPU Pondok Kelapa untu mengeola data terkait pemakaman. ABSTRACT Public Cemetery or commonly called TPU is a cemetery area that is usually managed by the local government. There people are buried as their final resting place, but in practice the funeral is still done in a traditional way where people have to come directly to the cemetery to order a grave or take care of a permit to use the grave land not to mention the lack of information about the availability of graves makes it difficult for people to carry out the funeral process. This research aims to design and build a mobile application that can help provide information on the availability of grave land and booking grave land at TPU Pondok Kelapa online without the need to visit the cemetery directly. In designing and building a funeral management application system at TPU Pondok Kelapa, the Waterfall method was chosen as the development approach. This application was built using the Flutter framework and using the Dart programming language. The application is expected to help people in making reservations and displaying information related to the availability of graves as well as helping workers at TPU Pondok Kelapa to manage data related to funerals.
Pengaruh Waktu Respons Darurat Terhadap Tingkat Korban Jiwa Pada Bencana Alam Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur: The Effect of Emergency Response Time on the Death Toll from the Mount Lewotobi Laki-Laki Natural Disaster in East Flores Eveline Claudia Ertani; Fransiska R. Fernandez; Eleazar Novanto Malo
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 7: July 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i7.11528

Abstract

Bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur yang mencapai puncaknya pada 3–4 November 2024 menimbulkan korban jiwa, pengungsi massal, dan kerusakan infrastruktur yang signifikan. Berdasarkan data BNPB (2024), terdapat 9 orang meninggal dunia, 4 luka berat, dan lebih dari 12.301 jiwa mengungsi di tujuh kecamatan terdampak. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh waktu respons darurat terhadap tingkat korban jiwa serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas respons tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan library research, yaitu mengkaji berbagai sumber sekunder meliputi laporan BNPB, PVMBG, publikasi ilmiah, dokumen kebijakan, dan laporan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari Politeknik Kesehatan Kemenkes Kupang. Hasil kajian menunjukkan bahwa waktu respons darurat yang lambat, yang dipengaruhi oleh kerusakan infrastruktur jalan, keterbatasan komunikasi, dan rendahnya kesadaran evakuasi masyarakat, berkontribusi langsung terhadap peningkatan jumlah korban jiwa. Sebaliknya, aktivasi peringatan dini oleh PVMBG, koordinasi multisektoral, serta keterlibatan aktif perguruan tinggi melalui pendekatan Penta Helix (ABCGM) terbukti mempercepat respons dan menekan angka korban lebih lanjut. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sistem peringatan dini komunitas, pelatihan evakuasi berkala, perbaikan infrastruktur jalur evakuasi, dan penerapan protokol respons terpadu sebagai strategi mitigasi berkelanjutan. ABSTRACT The eruption of Mount Lewotobi Laki-laki in East Flores Regency, East Nusa Tenggara, which peaked on November 3–4, 2024, resulted in significant casualties, mass displacement, and infrastructure damage. According to BNPB (2024), 9 people died, 4 were seriously injured, and more than 12,301 people were displaced across seven affected sub-districts. This study aims to examine the influence of emergency response time on casualty rates and to identify factors affecting response effectiveness. A descriptive qualitative method with a library research approach was employed, reviewing secondary sources including BNPB, PVMBG reports, scientific publications, policy documents, and community service reports from Kupang Health Polytechnic. Results indicate that delayed emergency response driven by infrastructure damage, limited communication, and low community evacuation awareness directly contributed to higher casualty numbers. Conversely, early warning activation by PVMBG, multi-sectoral coordination, and active involvement of higher education institutions through the Penta Helix approach (ABCGM) proved effective in accelerating response and minimizing further casualties. The study recommends strengthening community-based early warning systems, regular evacuation drills, evacuation route infrastructure improvement, and integrated response protocols as sustainable mitigation strategies.
Systematic Review: Faktor Risiko Demam Berdarah di Indonesia: Systematic Review: Risk Factors For Dengue Fever In Indonesia Adinda Haifa; Dewi Purnamawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 7: July 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i7.11529

Abstract

Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh virus dengue dengan manifestasi klinis berupa perdarahan yang dapat berkembang menjadi syok hingga menyebabkan kematian. DBD termasuk penyakit yang berkaitan erat dengan kondisi lingkungan. Tingginya kepadatan penduduk diketahui berpengaruh terhadap peningkatan kejadian kasus DBD, sehingga wilayah dengan jumlah penduduk yang lebih padat cenderung memiliki angka kasus yang lebih tinggi. Penelitian mengenai faktor risiko DBD di Indonesia sampai saat ini masih banyak dilakukan secara terpisah di berbagai wilayah, mulai dari tingkat kelurahan hingga provinsi. Kondisi tersebut menyebabkan belum tersedianya kesimpulan yang menyeluruh mengenai faktor risiko DBD secara nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian DBD. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah systematic literature review dengan memanfaatkan data sekunder berupa jurnal nasional hasil penelitian terdahulu. Penelusuran artikel dilakukan melalui Google Scholar menggunakan kata kunci Faktor Lingkungan, DBD, dan Faktor Risiko. Artikel yang digunakan merupakan publikasi pada periode tahun 2016–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang berhubungan dengan kejadian DBD. Kesimpulan penelitian ini faktor yang berkaitan dengan kejadian DBD adalah faktor lingkungan biologi meliputi keberadaan tumbuhan di dalam pot maupun di sekitar rumah dan pekarangan. Faktor lingkungan fisik mencakup curah hujan, suhu udara, dan kelembapan yang memengaruhi perkembangan vektor penyakit. Faktor manusia meliputi kebiasaan menggantung pakaian dikamar tidur atau kamar mandi serta kepadatan penduduk. Selain itu, faktor pelayanan kesehatan yang berkaitan dengan kejadian DBD meliputi upaya promotif dan preventif, seperti penyuluhan kesehatan dan pemberdayaa nmasyarakat melalui program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan pendekatan 4M Plus. ABSTRACT Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is an acute infectious disease caused by the dengue virus, with clinical manifestations of bleeding that can progress to shock and even death. DHF is a disease closely related to environmental conditions. High population density is known to influence the increase in DHF cases, so areas with denser populations tend to have higher case rates. Research on DHF risk factors in Indonesia is still largely conducted separately in various regions, from the village to the provincial level. This condition results in the lack of comprehensive conclusions regarding DHF risk factors nationally. This study aims to determine the risk factors associated with DHF incidence. The method used in this study is a systematic literature review utilizing secondary data in the form of national journals resulting from previous research. Article searches were conducted through Google Scholar using keywords Environmental Factors, DHF, and Risk Factors. The articles used were published between 2016 and 2024. The results of the study indicate that there are several factors associated with DHF incidence. The conclusion of this study that factors related to DHF incidence are biological environmental factors, including the presence of plants in pots and around homes and yards. Physical environmental factors include rainfall, air temperature, and humidity, which influence the development of disease vectors. Human factors include the habit of hanging clothes in bedrooms or bathrooms and population density. Furthermore, health service factors related to dengue fever incidence include promotive and preventive efforts, such as health education and community empowerment through the Mosquito Nest Eradication (PSN) program using the 4M Plus approach.
Pengaruh Persepsi Harga, Citra Merek, dan Kualitas Layanan terhadap Kepuasan Pelanggan Transportasi Online Maxim di Bandar Lampung: The Effect of Price Perception, Brand Image, and Service Quality on Customer Satisfaction with Maxim Online Transportation in Bandar Lampung Ainun Khusnul Khotimah; Yuniarti Firhantin; Mudji Rachmat Ramelan
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 7: July 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i7.11531

Abstract

Kajian ini dilaksanakan untuk mengkaji dan menguji dampak persepsi harga, citra merek, serta kualitas layanan pada tingkat kepuasan pengguna layanan transportasi online Maxim di Bandar Lampung. Latar belakang kajian dilandaskan pada perkembangan pesat industri transportasi berbasis aplikasi di Indonesia, di mana Maxim muncul sebagai salah satu pemain utama dengan keunggulan tarif yang kompetitif namun masih menghadapi tantangan dalam hal kualitas layanan dan persepsi merek dibandingkan pesaing seperti Gojek dan Grab. Pada kajian ini digunakan pendekatan kuantitatif yang didukung metode survei. Responden kajian berjumlah 150 orang pengguna aktif aplikasi Maxim di Bandar Lampung yang dipilih berdasarkan teknik purposive sampling. Penghimpunan data dilaksanakan lewat penyebaran kuesioner dengan skala Likert 1–5 yang sudah lolos pengujian validitas serta reliabilitas. Data yang terkumpul kemudian diolah dan dianalisis memakai regresi linier berganda dengan aplikasi statistic IBM SPSS Statistik Versi 26. Temuan penelitian memperlihatkan bahwasanya variabel persepsi harga memberikan pengaruh positif yang penting pada kepuasan pelanggan ketika dianalisis secara parsial (\(t_{hitung} = 2,986\); \(sig = 0,003 < 0,05\)). Kualitas layanan terbukti punya korelasi positif yang sangat penting dengan kepuasan pelanggan serta jadi aspek utama yang memengaruhinya (\(t_{hitung} = 7,026\); \(sig = 0,000 < 0,05\)). Meskipun berdampak positif pada kepuasan pelanggan, variabel citra merek tidak terbukti penting dalam penelitian ini (\(t_{hitung} = 1,329\); \(sig = 0,186 > 0,05\)). Dengan bersamaan, ketiga variabel independen ini berdampak penting terhadap kepuasan pelanggan (\(F_{hitung} = 51,951\); \(sig = 0,000 < 0,05\)). Berlandaskan nilai koefisien determinasi (\(R^2\)), variabel persepsi harga, citra merek, serta kualitas layanan punya kemampuan menjelaskan kepuasan pelanggan 51,6%, sedangkan 48,4% sisanya bersumber dari dampak variabel lain yang tidak dikaji seperti promosi, kepercayaan, atau kemudahan penggunaan aplikasi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwasanya pihak manajemen Maxim di Bandar Lampung perlu mempertahankan daya saing harga, dengan memberikan perhatian yang lebih besar pada peningkatan kualitas layanan, pelatihan pengemudi, dan penguatan citra merek melalui kegiatan pemasaran serta tanggung jawab sosial perusahaan guna mendorong kepuasan dan loyalitas pelanggan dalam jangka panjang. ABSTRACT This study was conducted to examine and test the impact of price perception, brand image, and service quality on the satisfaction levels of Maxim online transportation service users in Bandar Lampung. The background of this study is rooted in the rapid growth of the app-based transportation industry in Indonesia, where Maxim has emerged as one of the major players with the advantage of competitive fares but still faces challenges in terms of service quality and brand perception compared to competitors such as Gojek and Grab. This study employs a quantitative approach supported by a survey method. The study sample consists of 150 active users of the Maxim app in Bandar Lampung, selected using purposive sampling. Data collection was conducted through the distribution of a questionnaire using a 1–5 Likert scale that had passed validity and reliability tests. The collected data was then processed and analyzed using multiple linear regression with IBM SPSS Statistics Version 26. The research findings indicate that the price perception variable has a significant positive influence on customer satisfaction when analyzed partially (\(t_{calculated} = 2.986\); \(sig = 0.003 < 0.05\)). Service quality was found to have a highly significant positive correlation with customer satisfaction and is a key factor influencing it (\(t_{calculated} = 7.026\); \(sig = 0.000 < 0.05\)). Although it has a positive impact on customer satisfaction, the brand image variable was not found to be significant in this study (\(t_{calculated} = 1.329\); \(sig = 0.186 > 0.05\)). At the same time, these three independent variables have a significant impact on customer satisfaction (\(F_{calculated} = 51.951\); \(sig = 0.000 < 0.05\)). Based on the coefficient of determination (\(R^2\)), the variables of price perception, brand image, and service quality explain 51.6% of customer satisfaction, while the remaining 48.4% stems from the impact of other variables not examined in this study, such as promotions, trust, or ease of app usage. The research results indicate that Maxim’s management in Bandar Lampung needs to maintain price competitiveness while placing greater emphasis on improving service quality, driver training, and strengthening brand image through marketing activities and corporate social responsibility initiatives to foster long-term customer satisfaction and loyalty.
Proses Penyidikan Kecelakaan Lalu Lintas yang Disebabkan oleh Anak di Bawah Umur di Wilayah Hukum Polresta Banjarmasin: The Investigation Process of Traffic Accidents Involving Minors within the Jurisdiction of Polresta Banjarmasin Shellya Nur Annisa; Muhammad Erham Amin
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 7: July 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i7.11533

Abstract

Penelitian ini membahas proses penyidikan kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh anak di bawah umur di wilayah hukum Polresta Banjarmasin. Penelitian menggunakan metode penelitian hukum empiris, yaitu peneliti meneliti langsung objek penelitian di Unit Lakalantas Polresta Banjarmasin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penyidikan kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh anak serta hambatan dalam proses penyidikan tersebut dan cara tim penyidik mengatasinya. Berdasarkan hasil penelitian, dalam proses penyidikan kecelakaan lalu lintas yang pelakunya anak terdapat delapan tahap, yaitu mendatangi tempat kejadian perkara, koordinasi penyidik dengan kanit lantas, keluarnya SPDP, gelar perkara, pelaksanaan visum, pelaksanaan diversi, kesepakatan diversi, serta keputusan diversi dan penyampaiannya ke kejaksaan. Diversi diupayakan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak Pasal 6. Dalam proses penyidikan ini ditemui hambatan berupa saksi yang cenderung sulit ditemukan, karena saksi dapat berasal dari pengguna jalan yang hanya melintas, sedangkan warga sekitar enggan memberikan kesaksian karena takut ketika dimintai keterangan oleh penyidik. Hambatan tersebut dapat diatasi penyidik dengan cara memberikan pemahaman kepada masyarakat yang berada di tempat kejadian perkara bahwa kesaksian mereka merupakan unsur penting untuk melanjutkan proses penyidikan. ABSTRACT This study discusses the investigation process of traffic accidents caused by minors within the jurisdiction of Polresta Banjarmasin. It employs an empirical legal research method, in which the researcher directly examined the research object at the Traffic Accident Unit of Polresta Banjarmasin. This study aims to determine the investigation process of traffic accidents caused by children, the obstacles encountered during the investigation, and how the investigators overcome them. The findings show that the investigation process for accidents committed by children consists of eight stages, namely visiting the crime scene, coordination between investigators and the traffic unit head, issuance of the SPDP, case exposure, conducting the post-mortem, implementing diversion, reaching a diversion agreement, and the diversion decision and its submission to the prosecutor. Diversion is pursued in accordance with Article 6 of Law Number 11 of 2012 concerning the Juvenile Criminal Justice System. The main obstacle is the difficulty in finding witnesses, as witnesses may be road users who merely pass by, while nearby residents are reluctant to testify out of fear. This obstacle is overcome by making the public at the crime scene understand that their testimony is an essential element for continuing the investigation.
Sosialisasi Hukum melalui Program Jaksa Jaga Desa sebagai Upaya Pencegahan Pelanggaran Hukum di Masyarakat Desa: Legal Awareness Campaigns Through the “Prosecutors Guarding Villages” Program as a Means of Preventing Legal Violations in Rural Communitie Putri Delfyrah; Elvina Windy Oktavia; Cahya Febri Hasanah; Neneng Lestari; Maulana; Dhimas Saputra; Shevira Ameilia Putri; Uut Rahayuningsih
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 7: July 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i7.11534

Abstract

Kesadaran hukum masyarakat desa masih menjadi isu penting dalam pembangunan hukum di Indonesia, terutama dalam mencegah terjadinya pelanggaran hukum yang dipengaruhi oleh rendahnya literasi hukum. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman hukum masyarakat melalui program “Jaksa Jaga Desa” sebagai upaya preventif terhadap pelanggaran hukum di lingkungan pedesaan yang dilaksanakan di BPU Kecamatan Anggana dan dihadiri 21 Peserta yang terdiri dari perwakilan kecamatan serta masyarakat desa setempat. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan sosialisasi, diskusi interaktif, studi kasus, dan simulasi penyelesaian masalah hukum. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai konsep dasar hukum, berbagai bentuk pelanggaran hukum di desa, serta mekanisme pelaporan dan penyelesaian sengketa melalui jalur hukum. Antusiasme peserta selama diskusi dan sesi tanya jawab menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap edukasi hukum yang mudah dipahami dan dekat dengan permasalahan yang mereka hadapi sehari-hari. Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat budaya hukum (legal culture) masyarakat desa serta mendukung implementasi program Kejaksaan Republik Indonesia dalam mendekatkan layanan hukum kepada masyarakat. ABSTRACT Legal awareness among rural communities remains a critical issue in legal development in Indonesia, particularly in preventing legal violations driven by low legal literacy. This community service activity aims to enhance the public’s legal understanding through the “Jaksa Jaga Desa” program as a preventive measure against legal violations in rural areas. The program was held at the Anggana Subdistrict Public Service Office and attended by 21 participants, comprising subdistrict representatives and local villagers. The activity employed methods such as outreach, interactive discussions, case studies, and legal problem-solving simulations. The results of the activity showed that the community gained a better understanding of basic legal concepts, various forms of legal violations in the village, as well as mechanisms for reporting and resolving disputes through legal channels. The participants’ enthusiasm during the discussions and Q&A sessions demonstrated the high demand among the community for legal education that is easy to understand and closely aligned with the issues they face in their daily lives. This activity contributed to strengthening the legal culture of the village community and supported the implementation of the Attorney General’s Office of the Republic of Indonesia’s program to bring legal services closer to the community.

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 7: July 2026 Vol. 9 No. 7: Juli 2026 Vol. 9 No. 6: Juni 2026 Vol. 9 No. 5: Mei 2026 Vol. 9 No. 4: April 2026 Vol. 9 No. 3: Maret 2026 Vol. 9 No. 2: Februari 2026 Vol. 9 No. 1: Januari 2026 Vol. 9 No. 6: Juni Vol. 8 No. 12: Desember 2025 Vol. 8 No. 11: November 2025 Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 Vol. 8 No. 9: September 2025 Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 Vol. 8 No. 7: Juli 2025 Vol. 8 No. 6: Juni 2025 Vol. 8 No. 5: Mei 2025 Vol. 8 No. 4: April 2025 Vol. 8 No. 3: Maret 2025 Vol. 8 No. 2: Februari 2025 Vol. 8 No. 1: Januari 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 Vol. 7 No. 11: November 2024 Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 Vol. 7 No. 9: September 2024 Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 Vol. 7 No. 7: July 2024 Vol. 7 No. 6: Juni 2024 Vol. 7 No. 5: MEI 2024 Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 Vol. 7 No. 3: MARET 2024 Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 Vol. 6 No. 7: JULI 2023 Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 Vol. 6 No. 5: MEI 2023 Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 Vol. 6 No. 3: MARET 2023 Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2022 Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 7: JULI 2022 Vol. 5 No. 6: JUNI 2022 Vol. 5 No. 5: MEI 2022 Vol. 5 No. 4: APRIL 2022 Vol. 5 No. 3: MARET 2022 Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2022 Vol. 5 No. 1: JANUARI 2022 Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2021 Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2021 Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2021 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2021 Vol. 4 No. 7: JULI 2021 Vol. 4 No. 6: JUNI 2021 Vol. 4 No. 5: MEI 2021 Vol. 4 No. 4: APRIL 2021 Vol. 4 No. 3: MARET 2021 Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2021 Vol. 4 No. 1: JANUARI 2021 Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2020 Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2020 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2020 Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 Vol. 3 No. 4: JULI 2020 Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 Vol. 3 No. 2: MEI 2020 Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 More Issue