cover
Contact Name
Angger Bimantara
Contact Email
anggerbimantara28@gmail.com
Phone
+6285859299642
Journal Mail Official
jurnal@stai-ali.ac.id
Editorial Address
Jl. Sidotopo Kidul 51, Surabaya, Jawa Timur Kode pos 60152
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Al-Fawa'id : Jurnal Agama dan Bahasa
ISSN : 20889593     EISSN : 27743748     DOI : https://doi.org/10.54214/alfawaid
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal al-Fawa’id : Jurnal Agama dan Bahasa (P-ISSN: 2088-9593 dan E-ISSN: 2774-3748) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Agama Islam Ali bin Abi Thalib Surabaya. Sirkulasi penerbitan jurnal ini adalah 2 (dua) kali dalam setahun, yaitu di bulan maret dan september. Artikel yang dimuat berupa penelitian-penelitian tentang Agama dan Bahasa. Adapun fokus dan cakupan dari jurnal ini adalah sebagai berikut: Aqidah Agama Islam Fiqih Agama Islam Sejarah Agama Islam Pendidikan Islam Dakwah Islam Pengajaran Bahasa Asing (Bahasa Arab dan Bahasa Inggris) Sastra Bahasa Asing (Bahasa Arab dan Bahasa Inggris) Sejarah Pendidikan Bahasa Asing (Bahasa Arab dan Bahasa Inggris) Strategi Pengajaran Bahasa Asing (Bahasa Arab dan Bahasa Inggris) Media Pengajaran Bahasa Asing (Bahasa Arab dan Bahasa Inggris)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 156 Documents
Pengembangan Model Penjaminan Mutu Pendidikan Pesantren Tradisional (Monamen Santri): Pengembangan Model Penjaminan Mutu Pendidikan Pesantren Tradisional (Monamen Santri) Sulthon Abdul Aziz; Harun Harun; Puji Yanti Fauziah; Velisca Helena Rizqi; Muhammad Annas Athoillah
Jurnal Al-Fawa'id : Jurnal Agama dan Bahasa Vol 16 No 1 (2026): Maret
Publisher : STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54214/alfawaid.Vol16.Iss1.998

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengembangan model penjaminan mutu pendidikan pesantren tradisional di Daerah Istimewa Yogyakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) menemukan model penjaminan mutu pendidikan pesantren yang ada selama ini, (2) mendapatkan model penjaminan mutu pendidikan pesantren yang mencakup fungsi directing, actuating, dan supervising, dan (3) mengembangkan model MONAMEN SANTRI yang layak menurut para ahli dan praktisi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan Borg & Gall dengan sepuluh langkah yang terbagi menjadi empat tahapan,yaitu tahap pendahuluan, tahap perencanaan, tahap uji coba dan revisi, serta tahap implementasi dan diseminasi. Subjek penelitian pada uji coba pendahuluan melibatkan tujuh orang pakar, pada uji coba utama melibatkan satu pesantren, lalu pada uji coba operasional lapangan dilakukan di dua pesantren, dan pada tahap implementasi dilakukan di lima pesantren. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, studi dokumentasi, validasi ahli, kuesioner, hingga diskusi terumpun (FGD). Data dan informasi yang didapatkan kemudian dianalisis melalui teknik analisis statistik deskriptif dan teknik analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) sistem penjaminan mutu pendidikan pesantren selama ini bersifat tradisional dan belum terstruktur, (2) model penjaminan mutu pendidikan pesantren hasil pengembangan ini terdiri atas tiga aspek yaitu pengarahan atau directing, pelaksanaan atau actuating, dan pengawasan atau supervising, (3) model MONAMEN SANTRI dinilai layak secara teoritik dan empirik oleh para ahli, praktisi, dan pengguna.
Peran Pameran UMKM Syari’ah Fair Surabaya dalam Edukasi Ekonomi Syariah di Ruang Publik Andy Fahmi Halim; Muhammad Rifki Rizqullah; Ammar Masyhadi
Jurnal Al-Fawa'id : Jurnal Agama dan Bahasa Vol 16 No 1 (2026): Maret
Publisher : STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54214/alfawaid.Vol16.Iss1.1001

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Pameran UMKM Syari’ah Fair Surabaya sebagai media edukasi ekonomi syariah di ruang publik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya tingkat literasi ekonomi dan keuangan syariah masyarakat Indonesia serta perlunya model edukasi alternatif di luar lembaga formal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi-terstruktur dengan panitia penyelenggara, pelaku UMKM, dan pengunjung, serta dokumentasi kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pameran berfungsi sebagai sarana pengenalan dan penguatan nilai-nilai dasar ekonomi syariah seperti kesadaran halal, kejujuran, keadilan, serta keterkaitan aktivitas ekonomi dengan tanggung jawab religius. Proses edukasi lebih banyak berlangsung melalui pengalaman langsung, interaksi transaksi, dan atmosfer religius dibandingkan melalui penyampaian materi yang sistematis. Dampak pameran lebih terlihat pada pembentukan sikap dan kesadaran awal masyarakat daripada pada peningkatan pemahaman konseptual yang mendalam atau perubahan perilaku yang signifikan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pameran UMKM berbasis nilai syariah dapat berfungsi sebagai ruang belajar publik yang bersifat informal dalam memperkuat kesadaran ekonomi syariah masyarakat urban. Kebaruan penelitian ini terletak pada penempatan event ekonomi publik sebagai platform alternatif edukasi ekonomi syariah di luar institusi pendidikan dan lembaga keuangan formal.
Ma‘ānī Ḥarf Min Fī al-Qur’ān al-Karīm wa Fawā’iduhā: Dirāsah Taḥlīliyyah Lughawiyyah Taṭbīqiyyah ‘alā Sūrat Yūsuf Namūdhajan Farid, Farid
Jurnal Al-Fawa'id : Jurnal Agama dan Bahasa Vol 16 No 1 (2026): Maret
Publisher : STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54214/alfawaid.Vol16.Iss1.1002

Abstract

يهدف هذا الـبحث معرفة معانـي (مِنْ) في سورة يوسف ومعرفة أثر تلك الـمعانـي وفوائـدهـا فـي فهم أُسلوب القرآن الكريـم. ومنـهجية هذا الـبـحث هو بـمدخل كيفـي. وأما نوعه فهو بـحث مكتبـي. وأدوات جمع البيانات: الوثائـق والـملاحظة. وأما طريقة تحليل البيانات فيستـخدم الباحث فـي هذا البـحث طريقة التـحليل الكيفـي عن طريق الـمراجع والـمصادر القديـمة والـمعاصرة سواء كانت فـي اللغة العربية وقواعدها أو فـي كتب التفاسير القديـمة والـحديثة. ومن الـمراجع الأساسية في هذا الـبحث الـمتواضع الرجوع إلـى كتاب: "إعراب القرآن الكريم وبيانه" لـمؤلفه: الشيخ الأستاذ محيي الدين بن أحمد مصطفى الدرويش (المتوفى: 1403هـ). وإنْ لـم يوجد فإلــى الـمراجع الأخرى من كتب التفاسير، كــــ "روح المعاني في تفسير القرآن العظيم والسبع المثاني" للإمام الألوسي،  و"تفسير التحرير والتنوير"، لابن عاشور وغيرهما. ومن نتائج الـبحث أنّ الباحث وجد خمسة مواضع من معانـي حرف (مِنْ) في سورة يوسف وهي الآيات -بالترتيب على حسب أكثرها ورودًا- ما يلـي: (أولاً) ابتدائية، رقم الآية: 63، 66، 86، 96، 100، 107، 109، (ثانياً) بيانية، رقم الآية: 59، 78، 85، 102، (ثالثاً) تبعيضية، رقم الآية: 38، 101، 108، (رابعاً) زائدة، رقم الآية: 38، 104، (خامساً) سببية، رقم الآية: 84.
Pengaruh Pemahaman Akidah Terhadap Pendidikan Anak dalam Keluarga Muslim di Kecamatan Jelbuk, Jember Bayu Kasa Pranata; Samsul Huda; Marwan Mas’ud; Figo Muhammad Rizkiano
Jurnal Al-Fawa'id : Jurnal Agama dan Bahasa Vol 16 No 1 (2026): Maret
Publisher : STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54214/alfawaid.Vol16.Iss1.922

Abstract

Dalam era globalisasi, tantangan kehidupa begitu besar, tidak terkecuali dalam lingkup kehidupan rumah tangga Islam, Kepala keluarga seyogyanya mampu memimpin rumah tangganya menuju keselamatan dan kebahagiaan di dunia maupun di akhirat. Pengetahuan dan pemahaman terhadap akidah yang benar akan menuntun menuju pengetahuan yang mendalam terhadap Tuhan dan menjadi sebab terjalinnya hubungan baik antara diri seseorang dengan keluarga maupun masyarakat. mendidik anak dalam keluarga memiliki tantangan yang besar. Orang tua yang baik merupakan salah satu sebab utama yang mendukung pendidikan anak. Mereka adalah teladan bagi anak mereka, dan pemahaman akan akidah memberikan pedoman yang baik bagi orang tua dalam mencetak pemuda penerus bangsa yg unggul. Penelitian ini bertujuan mengukur seberapa besar pengaruh pemahaman akidah terhadap pendidikan anak dalam keluarga Islam. Penelitian ini dilakukan di kecamatan Jelbuk, Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan kuisioner dengan skala Likert sebagai alat pengumpulan data. Sebanyak 36 Orang tua muslim yang memiliki anak merupakan responden dalam penelitian. Teknik analisis data menggunakan regresi linier sederhana menggunakan JASP versi 0.19.3.0. hasil penelitian ini menunjukkan pengaruh yang signifikan oleh pemahaman akidah terhadap pendidikan anak dalam keluarga Islam sebesar 20,8%. Kata Kunci : Akidah; Pendidikan Anak; Keluarga Islam.
TAQNIN HUKUM KELUARGA ISLAM DI INDONESIA: ANTARA FIKIH KLASIK DAN LEGISLASI MODERN Alexsander Bahar; Ariangga Ramadhansyah; Fabiel Ahmad
Jurnal Al-Fawa'id : Jurnal Agama dan Bahasa Vol 16 No 1 (2026): Maret
Publisher : STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54214/alfawaid.Vol16.Iss1.992

Abstract

This study critically examines the codification (taqnīn) of Islamic family law in Indonesia, focusing on how classical fiqh principles are reconstructed within modern state legislation. The research aims to analyze the historical trajectory of codification, evaluate its substantive framework, and assess the methodological strategies employed — takhayyur, talfīq, siyāsah sharʿiyyah, and textual reinterpretation. Using a normative-legal approach with historical orientation, the study draws on statutory instruments, classical fiqh sources, and selected jurisprudence to identify patterns of negotiation between tradition and modernity.The findings reveal that codification in Indonesia is not a mere transcription of fiqh but a dynamic, state-driven process shaped by historical constraints, judicial practice, and constitutional politics. The Compilation of Islamic Law (KHI) of 1991 exemplifies this negotiation, functioning as a standardized reference that integrates diverse fiqh opinions while ensuring legal certainty. Compared to other Muslim-majority countries — such as Egypt, Pakistan, and Tunisia — Indonesia adopts a compromise model that preserves doctrinal legitimacy while adapting to pluralist and constitutional imperatives.This study contributes to scholarly discourse by positioning taqnīn as a methodological framework for state-driven ijtihād in plural societies. It offers practical implications for judges, who benefit from greater consistency in rulings, and for legislators, who must periodically reform codification to address contemporary challenges such as gender equality and child protection. The novelty of this research lies in its critical evaluation of codification strategies as instruments of legal reform, demonstrating how Indonesia’s model bridges continuity of fiqh tradition with the evolving demands of modern statehood.
Bridging Sacred and Profane Knowledge: The Integration of Diniyah and General Curriculum in Package B Progam at PKBM Cahaya Sunnah Wahyuningsih, Yenik; Baidowi, Achmad; Ma'ruf, Chasan; Sugati, Endri; Azizah, Fayza
Jurnal Al-Fawa'id : Jurnal Agama dan Bahasa Vol 16 No 1 (2026): Maret
Publisher : STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54214/alfawaid.Vol16.Iss1.1032

Abstract

This research aim to analyze curriculum design, breakdown, grouping, and execution of Package B in enhaching the caliber of graduates at PKBM Cileungsi. This research analyze examines the gap between the non-formal education curriculum of Package B and the quality needs of graduates based on religious values at PKBM Cileungsi. It. The research uses a qualitative case study approach at PKBM Cahaya Sunnah Cileungsi, employing interviews, focus group discussions (FGD), and documentation. The data analysis process involves data condensation, data display, and conclusion drawing. To ensure the validity of the findings, source triangulation and member checking are employed. The results show that the Package B curriculum integrates diniyyah (Islamic religious studies) and general education, with a 70 percent emphasis on religious content. The curriculum is designed by the foundation’s internal team through annual work meetings, implemented in a structured manner with subject distribution based on teachers’ competencies, and evaluated periodically every semester. Student achievements include memorization of up to 30 juz, while others achieve around 16 juz, mastery of approximately 90 percent of 42 Hadiths from Arba’in, and academic abilities equivalent to junior high school level, along with significant improvement in religious character. The study concludes that the Package B curriculum model is effective in improving graduate quality through a systematic integration of diniyyah and general education based on religious values. This study is significant because it contributes as a reference for developing PKBM curricula that are religiously based, adaptive, contextual, and capable of enhancing the quality of equivalency education graduates.