cover
Contact Name
Muhammad Hanif
Contact Email
muhammadhanif@upi.edu
Phone
+6282136710440
Journal Mail Official
semnaspendas@upi.edu
Editorial Address
Ruang Jurnal Lantai 1, Gedung Administrasi Kampus UPI di Serang Jl. Ciracas No. 38 A, Serang, Banten 41126
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Didaktis: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Seminar Nasional Pendidikan Dasar Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Serang merupakan seminar rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Serang. Seminar ini merupakan wadah transfer pengetahuan dan pengalaman pada bidang ilmu pendidikan dasar sesuai perkembangan jaman. Luaran dari seminar ini adalah artikel yang telah dipresentasikan & dipublikasikan dalam Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar secara online ber-ISBN.
Articles 256 Documents
Analisis Attribution Error Pada Siswa Kelas 5 Sekolah Dasar Negeri Kelapadua Kota Serang Emar Mardhatilah; Ajo Sutarjo; Muhammad Hanif
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2022): DIDAKTIS 7: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2022
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teori atribusi dapat mendarah daging dalam studi pendidikan, yang berfokus pada hasil perilaku siswadalam bentuk keberhasilan atau kegagalan. Namun, melihat permasalahan yang ditemukan di SDNKelapadua, terdapat penyimpangan teori atribusi yang membuat siswa kelas 5 melakukan kesalahandalam mengaitkan perilaku siswa lain. Penelitian berlangsung di SDN Kota Kelapadua Serang, subjekpenelitian adalah siswa G, siswa kelas 5. Wawancara, observasi, dan studi dokumen digunakan untukmemperoleh data untuk penelitian ini. Menurut temuan penelitian ini, siswa G memiliki perilakuminoritas yang dianggap mengganggu proses belajar di kelas. Jenis kesalahan atribusi yang terjadi padasiswa G disebabkan oleh individu lain dan diri mereka sendiri. Kesalahan atribusi orang lain meliputi:Kesalahan Atribusi Fundamental, Efek Pengamat Aktor, Relevansi Hedonik, dan Bias Egosentris.Sedangkan self-serving bias dan self-blame attribution adalah contoh kesalahan atribusi yang dilakukanoleh siswa G. Selanjutnya, siswa G menunjukkan perilaku dengan keunikan tinggi, konsistensi, dankonsensus rendah, menyiratkan bahwa kesalahan atribusi pada siswa G didorong oleh komponeninternal-eksternal.
Analisis Butir Soal Tes Menggunakan Teori Klasik Kelas II SDN Cadasari 3 Atiratul Jannah; Hamdan Rosyada; Mira Fitria Ibrohim
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2022): DIDAKTIS 7: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2022
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas materi kelas II tema 8 (Safety at Home and Travel).Soal tersebut diujicobakan pada siswa kelas III SDN Cadasari 3 tahun ajaran 2022/2023. Soal-soaltersebut dianalisis berdasarkan tingkat kesulitan soal, daya pembedaan item, dan fungsi distraksi ataujawaban alternatif yang diberikan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakanpendekatan kuantitatif karena menggunakan data berupa angka sebagai alat untuk menganalisisinformasi tentang apa yang ingin diketahui. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) item dengantingkat kesulitan mudah 2 item (20%), sedang 7 item (70%), dan sulit 1 item (10%); (2) item dengan 6item (60%) dan 4 item (40%) tidak baik; (3) pertanyaan dengan pengalih perhatian yang mengerjakan8 pertanyaan (80%) dan dengan pengalih perhatian yang tidak mengerjakan 2 pertanyaan (20%).
Animasi 2D Dalam Pembelajaran Bahasa Adistia Fanisa; Nova Dwi Puspita Laras
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2022): DIDAKTIS 7: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2022
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai makhluk sosial, manusia tidak bisa lepas dari interaksi. Selain kontak fisik seperti bersalaman,interaksi juga dapat diekspresikan melalui bahasa. Bahasa adalah kemampuan manusia untukberkomunikasi dengan manusia lain menggunakan tanda-tanda, seperti kata-kata dan gerak tubuh.Perkiraan jumlah bahasa di dunia bervariasi antara 6.000–7.000 bahasa. Untuk itu, manusia selaluberusaha mempelajari bahasa baru di luar bahasa ibunya. Bahasa ibu, juga disebut sebagai bahasa ibu,bahasa pertama, adalah bahasa pertama yang dikuasai oleh manusia sejak lahir melalui interaksidengan sesama anggota komunitas bahasa mereka, seperti keluarga dan komunitas mereka. Hal inibertujuan untuk menjalin hubungan dengan manusia dengan bahasa ibu yang berbeda. Untuk itu kitamembutuhkan inovasi yang dapat menarik minat anak. Pekerjaan 2D digital hadir sebagai pilihan.Melalui gambar, komik hingga video animasi 2D, mereka dapat digunakan dalam mempelajari bahasabaru. Dengan kemajuan teknologi smartphone yang semakin menjamur, produk-produk inovasitersebut dapat dimanfaatkan hingga ke pedesaan. Keunggulan lainnya adalah sampah yang jumlahnyalebih sedikit dibandingkan media pembelajaran konvensional. Yang mana jika rusak dan tidak bisadiperbaiki maka harus dibuang
Analisa Efektivitas Instruksi Pembelajaran Terhadap Iklim Dan Manajemen Kelas Untuk Siswa Sekolah Dasar Maria Apriline Hega Tareze
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2022): DIDAKTIS 7: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2022
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembelajaran formal merupakan proses yang melibatkan banyak faktor dalam menentukan hasilterbaik dari proses yang dilakukan. Kualitas pembelajaran merupakan faktor penentu proses belajarmengajar yang optimal sehingga perlu diperhatikan oleh seluruh guru. Penelitian ini bertujuan untukmengeksplorasi bagaimana pengajaran yang jelas dapat mempengaruhi iklim dan manajemen kelas.Dengan metodologi kuantitatif yang dilakukan dengan menggunakan kuesioner yangmemperhitungkan 3 indikator, yaitu clear instruction, iklim kelas, dan manajemen kelas. Ditemukanbahwa ketiganya memiliki skor tinggi yang sama dengan pencapaian yang sangat baik (rata-rata =86,28). Dengan menggunakan perhitungan pada skala Likert dan statistik. Penulis berharap penelitianini dapat menjadi acuan bagi pendidik dalam menciptakan sistem pembelajaran yang efektif di masadepan.
Analisis Kebijakan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Sekolah Dasar untuk Meningkatan Mutu Pendidikan Nasional Belinda Harfiani
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2022): DIDAKTIS 7: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2022
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Profesi sebagai guru atau tenaga pengajar di Indonesia masih dipandang sebelah mata oleh masyarakat.Padahal, guru yang profesional sangat dibutuhkan saat ini, mengingat tantangan pendidikan yangsemakin meningkat. Banyak ahli menyebutkan gagasan profesional dan secara umum dikaitkan denganguru sebagai profesional. Oleh karena itu, dilakukan analisis kebijakan PPG untuk meningkatkan mutupendidikan nasional. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode kualitatif. the typeof data used is secondary data. Penulis menemukan kebijakan yang mendasari program PPG ini danproduk hukum PPG. mulai dari artikel yang mengatur PPG, kuota penerimaan peserta PPG, standarkompetensi lulusan PPG, dan kurikulum program PPG. Dengan kebijakan dalam program PPG, makatercipta guru-guru yang berkualitas dan profesional. Selain itu, kualitas pendidikan nasional juga akanmeningkat seiring dengan pemberdayaan guru yang lebih optimal dalam kegiatan belajar mengajar disekolah. Dapat dikatakan bahwa kebijakan ini cukup untuk mendukung peningkatan kualitas di bidangsumber daya manusia.
Analis Kebijakan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Terhadap Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru Sekolah Dasar Nazwa Desy Nurfitriany; Ilda Zamil; Safinatunnajah
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2022): DIDAKTIS 7: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2022
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap kegiatan pembelajaran memiliki tujuan yang ingin dicapai, untuk mencapai tujuan pembelajaranyang telah dirancang, guru harus memahami karakteristik siswa sekolah dasar. Dalam mendidik danmemahami karakteristik peserta didik, guru harus memiliki kompetensi pedagogik yang baik. ProgramPrajabatan PPG merupakan upaya untuk menghasilkan guru yang profesional. Dengan adanyaprogram ini, guru diharapkan dapat menjadi role model dan peserta didik yang mampumengembangkan rencana, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran, yang berpusat pada siswa dalamrangka mewujudkan profil siswa Pancasila. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodekualitatif dengan data yang diperoleh dari artikel, jurnal dan buku elektronik. Teknik pengelasan datayang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan. Kajian ini akan membahas danmenganalisis kebijakan pemerintah yaitu program Pendidikan Profesi Guru (PPG) terhadap urgensinyadalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru, khususnya guru sekolah dasar.
Analisis Kemampuan Guru Dalam Menerapkan Model Bermain Peran (Role Playing) Pada Pembelajaran Tematik di Kelas Rendah SDN Kalideres 04 Petang Ananda Puti Gandoria; Muspiqotus Sadiyah; Putri Rahmawati
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2022): DIDAKTIS 7: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2022
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baru-baru ini, di lingkungan pendidikan, tercatat bahwa beberapa siswa saat ini mengalami kesulitandalam mengemukakan pendapatnya ketika belajar di kelas, namun pada kurikulum 2013, mengikutiparadigma yang digunakan yaitu Student Center. Kegiatan belajar mengajar yang monoton menjadipasif karena guru hanya menggunakan metode ceramah dan tanya jawab, sehingga mempengaruhipemahaman siswa. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk membahas kemampuan guru dalammenggunakan metode role playing dalam pembelajaran tematik di kelas rendah dan agar siswa mampumenumbuhkan kepekaan terhadap masalah hubungan sosial, Dapat mengemukakan pendapat,Memupuk minat dan motivasi belajar peserta didik. Sediakan sarana untuk mengekspresikan perasaanyang tersembunyi di balik keinginan. Berdasarkan kajian diskusi, dapat diketahui bahwa penerapanmetode role playing dalam pembelajaran terpadu kelas rendah di SDN Kalideres 04 Petangmemberikan kontribusi kepada siswa dalam mengemukakan pendapat dalam proses belajar mengajar,sehingga proses belajar mengajar tidak monoton, sehingga dapat meningkatkan pemahaman siswatentang pembelajaran.
Analisis Kesulitan Guru Dalam Mengikuti Tahapan Program PPG Secara Daring Immelda Meldiani Putri Santosa; Rifa Nur Ramadhita
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2022): DIDAKTIS 7: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2022
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hadirnya program PPG yang digalakkan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan guru danmeningkatkan mutu pendidikan ternyata dalam pelaksanaannya masih terdapat kendala. Tujuan daripenelitian ini adalah untuk menganalisis kendala yang dialami guru selama tahapan program PPGdaring, serta untuk mengetahui pendapat guru terkait pelaksanaan PPG daring. Penelitian ini termasukdalam jenis penelitian deskriptif kualitatif. Peserta yang terlibat adalah tiga guru SD yang mengajar diSDN Cipaot Ciwandan, Kota Cilegon, Banten. Ketiga guru ini merupakan kelompok guru yang telahmengikuti beberapa tahapan program PPG daring pada Mei 2022. Teknik pengumpulan data berupawawancara, serta pedoman wawancara sebagai instrumen penelitian. Teknik analisis data dilakukandalam beberapa tahap menurut Miles dan Huberman, yaitu reduksi data pertama, penyajian data kedua,dan terakhir menarik kesimpulan. Hasil analisis wawancara dengan guru menunjukkan bahwa kendalaguru dalam mengikuti tahapan program PPG daring lebih kepada hal-hal teknis. Pendapat gurumengenai pelaksanaan program PPG secara daring adalah merasa bahwa sebenarnya banyak hal positifyang bisa didapat, namun untuk pelaksanaan program PPG yang akan datang guru ingin sistemnyadipermudah.
Analisis Kompetensi Guru Dalam Intensitas Penggunaan Media Sosial Terhadap Efektivitas Pembelajaran Saat Pandemi Ariana Rizky
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2022): DIDAKTIS 7: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2022
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adanya Pandemi Covid 19 memberikan tantangan baru di sektor pendidikan, metode pembelajarandaring menjadi alternatif pembelajaran tatap muka. Hal ini dilakukan dengan memanfaatkan teknologidan media sosial untuk mendukung pengajaran, serta perlunya peningkatan kompetensi guru agarpembelajaran daring di masa pandemi dapat berjalan efektif. Namun, dalam pelaksanaannya ditemukanbeberapa kendala yang dialami oleh guru. Dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa hal, sertauntuk mengetahui (1) frekuensi dan jenis media sosial yang digunakan oleh guru sebagai mediapembelajaran. (2) kompetensi apa saja yang harus dimiliki oleh guru dalam pembelajaran sinkron.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif eksploratifdengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner, menunjukkan bahwa sebagian besar respondenmenggunakan media sosial sebagai pembelajaran sedang, tetapi masih jarang responden yangmelibatkan media sosial dengan model sinkron. Sehingga interaksi di kelas kurang efektif. Hal ini perlumeningkatkan kompetensi interaksi kelas, teknologi dan manajemen daring dari guru agar penggunaanmedia sosial yang sinkron dapat lebih sering digunakan sebagai media pembelajaran. Peningkatankompetensi, dapat diperoleh guru dengan mengikuti beberapa pelatihan atau otodidak melalui berbagaisumber belajar yang tersedia.
Analis Nilai-Nilai Karakter Pada Problem Based Learning (PBL) Di Sekolah Dasar Dengan Memanfaatkan Fitur Microsoft Ratu Asmaarobiyah; Indah Mutiara; Alanise Moriska
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2022): DIDAKTIS 7: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2022
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pendidikan tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi pendidikan juga memiliki peranpenting dalam membentuk karakter bangsa. Pemerintah telah mempromosikan pentingnyapendidikan karakter bagi siswa di sekolah. Pendidikan merupakan bagian yang tidak terpisahkan daripembentukan sumber daya manusia yang berkualitas. Pemerintah telah meluncurkan berbagaiprogram dalam upaya penerapan pendidikan karakter. Kementerian Pendidikan Nasional telahmerencanakan penyelenggaraan pendidikan karakter untuk semua jenjang pendidikan, mulai daripendidikan dasar hingga pendidikan tinggi. Pembentukan karakter pada pesert a didik dapat dilakukansejak dini kepada anak. Konsep pengembangan 21st Century Skills menumbuhkan Higher OrderThinking (HOT) dan mengembangkan literasi digital secara inovatif dan kreatif dengan menerapkanteknologi ke dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif.Desain penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan fokus penelitian untuk menganalisisnilai nilai karakter dalam model pembelajaran berbasis masalah (PBL) dengan memanfaatkan onrfitur Microsoft yang akan diterapkan di ruang kelas di sekolah dasar.