Articles
256 Documents
Aplikasi Metode Quantum Dengan Model Pembelajaran Tipe Circ Pada Materi Pythagoras Terhadap Hasil Belajar Siswa
Kamal Fahlevi
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 1 (2020): DIDAKTIS 5: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2020
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (229.851 KB)
Mathematics is one of the subjects that are included in the national exam and is still considered difficult by students. Results in the field show that student learning outcomes on the last semester exam in mathematics are still below the minimum completeness criteria. it is necessary to apply certain models and methods, one of which is the Quantum Learning Method, the Quantum Method is a method, instructions, strategies, and the entire learning process that can sharpen understanding and memory, and make learning a fun and useful process. In this study, the Quantum Method is collaborated with one of the learning models known as the CIRC type of cooperative learning model. This study aims to determine the learning outcomes of class VIII students of MTsS Ulumul Qur'an using the quantum method with the CIRC cooperative learning model in the Pythagorean material. Data obtained through test instruments, observation and interviews. Based on the research results, it was found that in the first cycle, the percentage of students who got a score of ≥ 70 was 42.46%, and had not reached the KKM 80%. Then in the second cycle the percentage of students who scored ≥ 70 was 82.76%. So the results of the second cycle research can be said to be successful because it has reached the KKM 80%.
Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Group Investigations (GI) Dan Keterampilan Proses Sains (KPS) Terhadap Hasil Belajar Materi Gaya Di Kelas VI SDS HKBP 2 Sidorame Medan TP. 2020/2021
Santy Manalu
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 1 (2020): DIDAKTIS 5: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2020
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (265.464 KB)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Cooperative Learning Tipe Group Investigations (GI) dan keterampilan proses sains (KPS) terhadap hasil belajar. Penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2018/2019, disekolah Dasar Swasta HKBP 2 Medan. Sampel dalam penelitian ini adalah Kelas VIa dan VIb yang berjumlah 50 orang siswa, yang diberikan pembelajaran dengan metode pembelajaran Cooperative Learning Tipe Group Investigations (GI) Dan Keterampilan Proses Sains (KPS). Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment karena kelas yang digunakan telah terbentuk sebelumnya. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial Ancova dengan bantuan program Mc. Ecxel dan program SPSS 20. Berdasarkan hasil analisis dan temuan peneliti dari lapangan diperoleh beberapa kesimpulan yang merupakan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan pada rumusan masalah, diantaranya hasil nilai rata-rata yang diperoleh pada kelas yang menerapkan model GI lebih tinggi sebesar 19,7% dari kelas kontrol, diperoleh nilai Fhitung> dari Ftabel yaitu 5,9>4,1 sehingga terdapat perbedaan signifikan hasil belajar gaya antara kelas yang mengguna model pembelajaran Cooperative Learning Tipe Group Investigations (GI) dengan yang menggunakan model konvensioanal, diperoleh nilai Fhitung> dari Ftabel yaitu 6,02>4,1 sehingga terdapat perbedaan signifikan hasil belajar Gaya antara siswa yang mempunyai Keterampilan Proses Sains ( KPS) tinggi dengan siswa yang mempunyai Keterampilan Proses Sains ( KPS) rendah, dan diperoleh bahwa nilai hitung adalah 0,057> dari 0,05 dengan nilai Fhitung sebesar 3,029 sehingga tidak terdapat interaksi anatar Keterampilan Proses Sains (KPS) dengan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Tipe Group Investigations (GI)
Kreativitas Guru dan Siswa melalui Pembelajaran Etnomatematika Sunda
Supriadi
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 1 No. 1 (2016): DIDAKTIS 1: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2016
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (522.79 KB)
Kreativitas pembelajaran matematika dapat dilakukan dengan pembelajaran etnomatematika Sunda, pengembangan kemampuan berpikir kreatif matematik dan kecerdasan kreatif. Pembelajaran etnomatematika Sunda merupakan pembelajaran yang mengembangkan ide dari irisan matematika dan budaya Sunda dengan memandang matematika sebagai produk budaya. Kemampuan berpikir kreatif matematik dapat diartikan cara berpikir siswa dalam aspek kognitif untuk mengubah atau mengembangkan suatu permasalahan, melihat sebuah situasi atau permasalahan dari sisi yang berbeda, terbuka pada berbagai ide gagasan bahkan yang tidak umum dan mengimplementasikan ide perbaikan. Kecerdasan kreatif merupakan sebuah ide pemikiran siswa dalam aspek afektif yang muncul secara tiba-tiba, unik, baru, dan bersifat tidak biasa dilakukan oleh umum.
Nilai Didaktis Pada Sastra Lisan Legenda Batu Kuwung Sebagai Pembelajaran Sastra Di Sekolah Dasar
Lela Nurfarida
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 1 No. 1 (2016): DIDAKTIS 1: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2016
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (256.175 KB)
Indonesia terkenal dengan negara yang kaya akan budaya dalam keragaman masyarakatnya. Keragaman budaya sebagai aset kekayaan bangsa Indonesia yang perlu dikenalkan sejak dini pada generasi muda bangsa. Banten sebagai bagian dari salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki kekayaan budaya, salah satunya melalui sastra-sastra daerah. kehidupan sastra daerah itu masih berkisar pada sastra lisan. Sastra lisan sebagian besar masih tersimpan di dalam ingatan orang tua atau tukang cerita yang jumlahnya semakin berkurang. Sebagai kekayaan sastra, dongeng yang merupakan bagian dari sastra lisan yaitu salah satu unsur kebudayaan yang perlu dikembangkan karena mengandung nilai-nilai budaya, norma-norma dan nilai-nilai etika serta nilai moral masyarakat pendukungnya. Sebagai sastra lisan, dalam dongeng dapat dikatakan rakyatlah yang bercerita, bercerita tentang masyarakatnya, tentang dirinya, pikiran, perasaan, cita-cita, dan harapannya, tentang suara hatinya. Karakter budaya dalam sastra lisan dongeng tersebut dapat diperkenalkan sejak dini melalui pembelajaran sastra. Sekolah Dasar adalah proses awal seorang anak menempuh jalur pendidikan formal, setelah sebelumnya dibentuk karakter di lingkungan keluarganya. sekaitan dengan hal ini, siswa-siswa SD menjadi sasaran utama pembentukan karakter yang perlu dibekali sebagai pedoman penguat karakter hidupnya kelak. Siswa SD cenderung masih menyukai cerita, sehingga dongeng dapat menjembatani proses awal terhadap pembentukan karakter siswa-siswa di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui teori nilai didaktis sastra. Adapun sumber data dalam penelitian ini diperoleh dengan metode dokumentasi cerita rakyat berbentuk legenda yang terkait dengan penelitian dan hasil observasi terkait cerita sastra lisan di Banten. Hasil penelitian ini yaitu nilai didaktis pada dongeng Batu Kuwung dari daerah Banten dapat menggambarkan masyarakat Banten itu sendiri mulai dari lingkungannya sampai kepada cara pandang dan berperilaku masyarakatnya yang tergambar melalui psikologi tokoh-tokoh cerita di dalamnya. Hal ini dapat menjadi cerminan bagi siswa-siswa dalam membangun karakternya serta mencintai budayanya.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Video Kelas IV Sekolah Dasar
Siti Fikriyah Bungsu Arief
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 1 (2020): DIDAKTIS 5: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2020
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (160.225 KB)
Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R&D) yang mengunakan prosedur pengembangan Borg & Gall. Pemrosesan media pembelajaran berbasis video menggunakan software Sony Vegas Pro, diperoleh produk akhir berupa video pembelajaran. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, angket, dan tes. Hasil wawancara dan observasi dianalisis secara deskriptif kualitatif, sedangkan angket dan tes dianalisis secara kuantitatif. Pemanfaatan media pembelajaran untuk kelas IV pada mata pelajaran IPS belum maksimal; Prosedur pengembangan menggunakan desain pengembangan Borg & Gall, dengan bantuan software Sony Vegas Pro; Dari hasil uji-t diperoleh tobs = 2,98 > ttabel= 2,024, artinya bahwa kedua kelompok memiliki prestasi belajar yang berbeda atau tidak sama. Hasil post test menunjukkan bahwa rerata prestasi belajar kelompok yang menggunakan media pembelajaran yang dikembangkan lebih besar daripada rerata prestasi belajar kelompok yang mengunakan media buku bergambar (71,3 > 62,5). Dari perolehan tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa media yang dikembangkan efektif dalam meningkatkan prestasi belajar. Kata kunci: pengembangan, media pembelajaran, video, peninggalan sejarah.
Peran Orang Tua Terhadap Motivasi Belajar Anak Pada Masa Pandemi Covid-19
Sitti ‘Abidah
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 1 (2020): DIDAKTIS 5: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2020
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (204.933 KB)
This study aims to determine the role of parents in motivating children to learn during the COVID-19 pandemic. The research method used is qualitative research methods. This type of research leads to phenomenological studies which have special attention to the phenomena under study, focus on the activities of the research subject, reveal problems, present and analyze data, and obtain data by direct observation. The study was conducted within 1 month when the pandemic took place. The subjects of this study were parents who have children aged 5 to 9 years. The research begins by determining the problem to be studied, namely the role of parents in motivating children to learn. The data was collected by means of a questionnaire, then formulated the results of the research as a sign of the achievement of the research objectives. The results of the study found that the role of parents is needed in motivating children to learn during the Covid-19 pandemic. Parents as primary educators must provide a fun learning environment and time so that children can develop their abilities and achieve learning goals. Parents agree that during learning from home, the role of parents in motivating children to learn is the most important thing.
Pengaruh Model Project Based Learning dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa di SD
Paska Sriulina Tarigan
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 1 (2020): DIDAKTIS 5: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2020
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (193.889 KB)
This study aims to determine: (1) The difference in learning outcomes between groups of students taught using the Project Based Learning model and groups of students taught using the expository model; (2) The difference in learning outcomes between groups of students who have high learning motivation who are taught using the Project Based Learning model and groups of students who have high learningmotivation who are taught using the expository model; (3) The difference in learning outcomes between groups of students who have low learning motivation who are taught using the Project Based Learning model and groups of students who have low learning motivation who are taught using the expository model; (4) Interaction between Project Based Learning Model and Student Motivation on Student Learning Outcomes. This research was conducted at SDN Regency with a population of all fourth grade students as many as 50 students. The sample in this study was class IV A and Class IV B, each of which totaled 25 students. The method used in this study is a quasi-experimental method with a 2x2 factorial design. The data collection instruments used were learning outcome tests, learning motivation questionnaires and project assessment checklists.
Pemanfaatan Sumber Belajar Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar
Miftahul Jannah
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 1 (2020): DIDAKTIS 5: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2020
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (163.676 KB)
The use of various learning resources should be used by students to assist students in obtaining various information regarding learning. Learning resources play an important role in the efforts to solve problems encountered by students in the learning process. Learning resources that can be used for learning needs are of various types and forms. Learning resources can be in the form of people, materials, environment, learning tools and equipment, techniques and messages. With the procurement and use of various learning resources that are more varied by students, they can provide information in order to improve the quality of learning. If good learning quality is achieved, good learning outcomes will also be achieved. The widest possible use of learning resources is used by students for learning needs and efforts to get maximum learning outcomes, so these learning resources need to be developed and managed systematically, well and functionally. Thus learning resources provide a positive contribution in improving learning outcomes of elementary school students.
Dampak Covid-19 Terhadap Kegiatan Pembelajaran Online Di Sd Negeri 157013 Sibabangun 5 Tapanuli Tengah
Nurhanifa Tamba
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 1 (2020): DIDAKTIS 5: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2020
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (172.693 KB)
COVID-19 is an outbreak of disease originating from China which spread rapidly throughout the world. COVID-19 spread in Indonesia in early March 2020. This study aims to identify online learning activities at the homes of students as an effort to support government programs namely study from home during the covid 19 pandemic. The spread of this virus caused losses to several countries, especially in the field of economy. In the field of education, it also changed the learning model drastically; all learning activities are carried out online starting from elementary school level to university level. This research is a qualitative descriptive study describing online learning activities at a elementary school 157013 Sibabangun 5 after the stipulation of all learning activities carried out from home in online mode. Interview was used to collect the data from 2 students, 2 Teachers and 1 Student parents. Based on the interview results, online learning activities at this university have been effective by utilizing the Zoom, Google Classroom, Whatsapp applications. Constraint in implementing online learning mostly is internet connection problems that less supportive.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa PKn di SD
Polintan Rehulina Sembiring
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 1 (2020): DIDAKTIS 5: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2020
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (208.758 KB)
This study aims to improve student activity and learning outcomes by applying the Numbered Heads Together (NHT) cooperative learning model. This type of research is classroom action research. Observations in this classroom action research are carried out in 2 cycles. Each cycle goes through the stages of planning, implementing, observing and reflecting. To collect data in this study, the techniques used are guided by the qualitative and quantitative research paradigms. The data in this study were analyzed using descriptive analysis. The research subjects were fourth grade students of SDN 105316 Beranti which consisted of 17 male students and 13 female students, so that the total number of students was 30 students. From the results obtained, it can be concluded that there is an increase in student learning activities by 34%, namely the percentage of students who are actively learning in cycle II (87%) is greater than in cycle I (53%), and there is an increase in student learning completeness by 36.6 %, namely the percentage of classical student learning completeness in cycle II (90%) is greater than that in cycle I (53.4%).