cover
Contact Name
Bramianto Setiawan
Contact Email
snhrp2021@gmail.com
Phone
+628562805580
Journal Mail Official
snhrp2021@gmail.com
Editorial Address
Jl. Dukuh Menanggal XII, Dukuh Menanggal, Kec. Gayungan, Kota SBY, Jawa Timur 60234
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP)
ISSN : -     EISSN : 27765105     DOI : -
Core Subject : Education,
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) merupakan salah satu ajang mempertemukan para peneliti disemua bidang pada tingkat nasional. Tujuan diadakan kegiatan ini agar peneliti akan mampu mengembangkan jaringan sosial, bertukar pengetahuan dan membangun jaringan yang kuat antara komunitas riset Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas PGRI Adi Buana
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 970 Documents
PELATIHAN PENANGANAN AUTIS DENGAN SETTING BLENDED LEARNING PADA GURU PAUD DI KECAMATAN WARU Ana Rafikayati; Lutfi Isni Badiah; Sambira
SNHRP Vol. 3 (2021): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 3 Tahun 2021
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.352 KB)

Abstract

Mitra dalam Program Pengabdian Masyarakat (PPM) ini adalah HIMPAUDI Kecamatan Waru Sidoarjo. HIMPAUDI Kec. Waru yang kantor sekeretariatnya beralamat di Jl. Zainal Abidin No. 15 RT 01, RW 01 Tambak Sumur Waru sidoarjo ini. Adapun yang menjadi sekolah mitra dalam KKN ini adalah sekolah PAUD di bawah naungan HIMPAUDI yang berlokasi di 4 kelurahan di Kec. Waru, yaitu kelurahan: (1) Waru, (2) Tambak Sumur, (3) Wedoro, dan (4) Tropodo. Masalah yang dihadapi sekolah mitra adalah guru PAUD mengalami kesulitan dalam menangani Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), khususnya untuk anak dengan autisme. Padahal keterampilan menangani ABK adalah sangat penting mengingat isu pendidikan inklusif yang sekarang ini tengah gencar dilakukan pemerintah di mana semua sekolah tidak boleh menolak siswa, termasuk ABK. Pemberian pelatihan ABA ini dilaksanakan dalam setting blended learning. Adapun langkah-langkah pelaksanaan PPM ini adalah (1) pembuatan kelas online, (2) pelatihan face to face, (3) pelatihan online, (4) observasi ke autis center, (5) pendampingan face to face, dan (6) pendampingan online. Metode pelatihan yang digunakan adalah kombinasi ceramah, diskusi, dan praktik. Kata kunci: pelatihan terapi autisme; blended learning; guru PAUD
Balance Tab Pada Elevator Movements Berbasis Microcontroller Arduino Uno Sebagai Alat Peraga Widodo Widodo; Winarno Fadjar Bastari; Irene Putri
SNHRP Vol. 3 (2021): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 3 Tahun 2021
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.1 KB)

Abstract

Balance Tab pada Elevator movements berbasis Microcontroller Arduino Uno sebagai alat peraga untuk mendukung pembelajaran. Pada umumnya para siswa disamping belajar di kelas untuk menyerap teori dasar di bidang ilmu Penerbangan secara berkesinambungan, juga diperlukan suatu alat peraga yang merupakan pendukung dari teori-teori yang telah dipelajari selama ini. Dalam penelitian ini direncanakan suatu alat peraga yang menggunakan Arduino Uno sebagai system analog convert to digital. Kemudian yang berfungsi sebagai mekanisme penggeraknya adalah variable resistor sebagai input analog dan servo motot sebagai output digital. Alat peraga ini dapat digunakan untuk mendukung visualisasi di kelas dalam mata pelajaran Flight Control dan Autoflight
Review Artikel: Isolasi Kitin Dan Kitosan Dari Berbagai Sumber Bahan Alam Prisma Trida Hardani; Dewi Perwito; Nadia Aisah Mayzika
SNHRP Vol. 3 (2021): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 3 Tahun 2021
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.415 KB)

Abstract

Kitosan merupakan senyawa yang didapatkan dari proses deasetilasi kitin, yang umumnya banyak terdapat pada eksoskeleton artropoda seperti pada famili krustasea yaitu kepiting, rajungan, udang dan lobster. Selain pada famili krustasea, kitin juga terdapat pada jenis hewan lain yaitu famili moluska yang merupakan alternatif sumber kitosan yang cukup melimpah terutama di Indonesia. Berbagai jenis famili moluska yang dapat digunakan sebagai sumber awal kitin-kitosan seperti bekicot, keong mas, keong sawah dan kreca. Di negara lain, seperti jamur, kepompong alat sutera, dan beberapa jenis serangga, seperti belalang, lalat dan kumbang telah digunakan sebagai sumber kitin-kitosan. Adanya beberapa alternatif sumber kitin-kitosan baik sumber local maupun luar, diharapkan mampu dimanfaatkan dalam menghasilkan kitosan dengan kualitas yang tidak kalah dengan sumber utama kitin-kitosan yaitu famili krustasea, mengingat beberapa penelitian bahwa kitosan memiliki banyak kegunaan dalam berbagai bidang, terutama dalam bidang farmasi sebagai antifungal, antibakteri, antioksidan, antimalarial, antihiperglikemik, antiulcer dan antitoxoplasma.
Penyuluhan Kesehatan Diabetes Mellitus Pada Remaja Di SMK Farmasi Sehat Insan Perjuangan Jombang Asri Wido Mukti; Ira Purbosari; IAK Pramushinta
SNHRP Vol. 3 (2021): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 3 Tahun 2021
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.575 KB)

Abstract

Penderita penyakit Diabetes Mellitus saat ini menunjukkan angka kenaikan yang bermakna di seluruh dunia. Penyebab terjadinya penyakit Diabetes Mellitus terjadi karena adanya perubahan gaya hidup seperti pola makan dan kurangnkya aktivitas fisik yang dianggap sebagai faktor-faktor penyebab. Penyakit Diabetes Mellitus dapat diderita oleh siapa saja dan timbul pada orang tanpa memiliki riwayat Diabetes Mellitus dalam keluarga. Penyakit Diabetes Mellitus dapat dicegah apabila kita mengetahui dasar-dasar penyakit dengan baik dan mewaspadai perubahan gaya hidup kita. Seiring dengan peningkatan prevalensi obesitas pada anak dan remaja, terjadi pula peningkatan prevalensi berbagai komplikasi obesitas, termasuk Diabetes Melitus Tipe-2 (DM tipe-2), pada anak dan remaja. Oleh karena itu sangat penting sekali untuk menekan angka kejadian diabetes mellitus remaja salah satunya dengan cara sosialisasi pemyakit ini kepada siswa-siswi SMA
Program penyuluhan penerapan Protokol kesehatan pada masjid Al-Ishlah desa Doko kediri Jawa timur Ali Akbar; Rachmat Firdaus; Mulyadi Mulyadi
SNHRP Vol. 3 (2021): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 3 Tahun 2021
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.264 KB)

Abstract

Adanya pandemi virus covid 19 yang melanda masyarakat secara luas, bukan hanya di Indonesia tetapi seluruh dunia menyebabkan masyarakat harus melakukan pembatasan aktivitas dan kontak langsung. Berdasarkan data pemerintah bahwa jumlah pasien yang terpapar mengalami peningkatan, yang mempengaruhi seluruh kehidupan terutama sektor ekonomi dan sosial. Karena itu banyak pihak yang berupaya untuk mengurangi laju perkembangan tingkat penyebaran dengan melakukan merubah perilaku masyarakat secara intensif dengan melakukan penerapan 5 M. Namun dengan adanya perubahan perilaku tersebut memiliki masalah terutama adanya penolakan dari masyarakat, hal ini didasari atas kewajiban penerapan 5 M yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi. Oleh karena itu solusi yang dilakukan adalah memberikan penyadaran pentingnya penerapan 5 M tersebut di seluruh sendi kehidupan dan hal ini juga berlaku di tempat peribadatan yaitu masjid. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan sosialisasi atau penyuluhan kepada ta’mir masjid yang selanjutnya di teruskan melalui kebijakan ta’mir dalam memberlakukan penerapan protokol kesehatan kepada seluruh jamaah yang ada di masjid tersebut dalam setiap kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh masjid.
PERAN MEDIA BARU DALAM RELASI GENDER PADA ANGGOTA KOMUNITAS IBU PROFESIONAL Primada Cita Febrina; Ismi Dwi Astuti Nurhaeni; Agung Satyawan
SNHRP Vol. 3 (2021): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 3 Tahun 2021
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.92 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) peran media baru melalui kelas online dalam membangun pemahaman relasi gender pada anggota Komunitas Ibu Profesional, (2) perubahan relasi gender pada anggota Komunitas Ibu Profesional sesudah mengikuti kelas online di Komunitas Ibu Profesional, (3) Jika terjadi perubahan, faktor apa saja yang berpengaruh terhadap perubahan relasi gender sesudah mengikuti kelas online di Komunitas Ibu Profesional. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan metode netnografi. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling snowball. Teknik analisis data, yakni data kondensasi, penyajian data dan penarikan serta pengujian kesimpulan. Data dikumpulkan melalui riset netnografi secara online, antara lain observasi melalui dengan membaca text WhatsApp Group, konten analisis website dan materi kelas online yang berdampak pada relasi gender pada komunitas Ibu profesional. Hasil penelitian ini yakni faktor determinan yang menyebabkan antusias peserta dalam mengikuti level program selanjutnya di Komunitas Ibu Profesional adalah terlalu besarnya jumlah peserta dalam satu virtual sehingga ada beberapa anggota komunitas ibu professional masuk dalam kelas yang lain untuk tidak ketinggalan materi yang disampaikan
IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASI SEKOLAH (MBS) DI SD SPK NEW ZEALAND SCHOOL Rizky Diannisa Rizky Diannisa
SNHRP Vol. 3 (2021): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 3 Tahun 2021
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.016 KB)

Abstract

AbstractSalah satu komponen yang menentukan mutu pendidikan adalah manajemen pendidikan yang efektif dan efisien. Oleh karena itu, upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan adalah dengan mengubah pengelolaan pendidikan yang awalnya pendidikan dikelola secara terpusat (sentralisasi) kemudian diarahkan pada desentralisasi. Adapun sasaran utama dalam MBS antara lain untuk meningkatkan keunggulan sekolah melalui pengambilan keputusan bersama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan MBS di SD SPK New Zealand School Jakarta dan Faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan MBS di SD SPK New Zealand School Jakarta. Variabel dalam penelitian ini adalah manajemen Sarana dan Prasarana, manajemen peserta didik, dan manajemen pendidik dan tenaga kependidikan, dan faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan MBS. Metode pengumpulan data: metode dokumentasi, wawancara dan observasi. Berdasarkan hasil analisis deskriptif, secara keseluruhan SD SPK New Zealand School Jakarta sudah menjalankan MBS dengan baik, dapat dilihat dari manajemen sarana dan prasarana, mereka mengikuti procedure yang telah ditetapkan, dalam mengelola manajemen peserta didik, manajemen pendidik dan ketenaga kependidikan dilakukan dengan Transparansi dan akuntabilitas. faktor pendukung dalam penerapan MBS di SD SPK New Zealand School Jakarta adalah adanya peran serta dari masyarakat, dan hampir semuanya memenuhi kualifikasi akademik. Sedangkan faktor penghambatnya adalah kekurangan guru kelas.Kata Kunci: Manajemen Berbasis Sekolah, Manajemen Sarana & Prasarana, Manajemen Peserta didik, Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Faktor Penduduk dan Penghambat. One of the components that determines the quality of education is effective and efficient education management. Therefore, the efforts made by the government to improve the quality of education were to change the management of education, which was initially managed centrally (centralized) and then directed towards decentralization. The main objectives in SBM include increasing the excellence of schools through joint decision-making. This study aims to determine the application of SBM in SPK Primary New Zealand School Jakarta and the supporting and inhibiting factors in implementing SBM in SPK Primary New Zealand School Jakarta. The variables in this study are the management of facilities and infrastructure, management of students, and management of educators and education personnel, and supporting and inhibiting factors in the application of SBM. Data collection methods: documentation, interview and observation methods. Based on the results of descriptive analysis, as a whole, the New Zealand School Jakarta SPK Primary has implemented SBM well, it can be seen from the management of facilities and infrastructure, they follow established procedures, in managing student management, teacher management and education personnel are carried out with transparency and accountability. . The supporting factor in implementing SBM at the New Zealand School Jakarta SPK Primary is the participation of the community, and almost all of them meet academic qualifications. Meanwhile, the inhibiting factor is the shortage of class teachers.Keywoards: School Based Management, Facilities & Infrastructure Management, Student Management, Management of Educators and Education Personnel, Population Factors and Barriers.
Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) Meningkatkan Efektivitas Pengelolaan SDIT Al Haraki, Depok Siti Maidona
SNHRP Vol. 3 (2021): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 3 Tahun 2021
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.353 KB)

Abstract

Dengan adanya perubahan sistem pemerintahan dari sentralisasi ke desentralisasi atau otonomi daerah dan dalam usaha peningkatan mutu pendidikan dan penyesuaian relevansi pendidikan dengan kebutuhan masyarakat, pemerintah menerapkan sistem pengelolaan sekolah yang baru yang dinamakan manajemen berbasis sekolah (MBS). Dalam MBS sekolah diberi kewenangan untuk mengelola sekolahannya sendiri, sehingga tiap sekolah dituntut untuk dapat membuat program-programnya sendiri untuk mengatasi masalah yang ada pada sekolah tersebut. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis keefektivasan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dalam pengelolaan di SDIT Al Haraki, Depok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus (case study). Subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru, dan karyawan untuk dijadikan informan penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) aspek konteks di SDIT Al Haraki, Depok diperhatikan dengan sangat efektif; (2) pada aspek pendidik dan tenaga kependidikan SDIT Al Haraki, Depok sangat efektif. Pada aspek pemenuhan sarana prasarana SDIT Al Haraki sudah diupayakan secara efektif; (3) pada aspek proses pelaksanaan PBM pada SDIT Al Haraki, Depok tersebut berjalan efektif; dan (4) aspek produk, yakni budi pekerti dan kedisiplinan siswa, prestasi guru, dan prestasi sekolah di SDIT Al Haraki, Depok sudah berhasil dengan efektif. .Kata Kunci: Efektivitas sekolah, Manajemen Berbasis Sekolah (MBS
PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA TENAGA ADMINISTRASI HONORER DI SMP (SEKOLAH MENENGAH PERTAMA) NEGERI WILAYAH 1 KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR Wina Dwi Apriliyani, et al
SNHRP Vol. 3 (2021): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 3 Tahun 2021
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.188 KB)

Abstract

Dalam rangka meningkatkan kualitas kinerja tenaga administrasi di sekolah, selalu diupayakan peningkatan kepuasan kerja. Peningkatan kepuasan kerja staf administrasi dipengaruhi oleh banyak faktor, antara lain peran kepemimpinan kepala sekolah sebagai atasan langsung dan motivasi staf administrasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan dan motivasi pada tenaga administrasi sekolah honorer di SMP Negeri Wilayah I Kota Jakarta Timur. Waktu yang digunakan selama kegiatan penelitian direncanakan selama sembilan bulan, terhitung dari bulan Februari – Oktober 2020. Analisis data yang digunakan adalah structural equation model (SEM) dengan menggunakan software AMOS. Temuan dari penelitian bahwa terdapat gaya kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai tata usaha sekolah honorer. Kemampuan manajemen kepala sekolah untuk memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pelayanan staf administrasi dan motivasi kerja yang tinggi akan berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja. Sebagai pengelola sekolah kehormatan yang memegang peranan penting dalam suatu lembaga pendidikan, mereka harus memiliki kesadaran untuk memotivasi diri dalam melaksanakan tugasnya sehingga tujuan yang diinginkan dapat tercapai.Kata Kunci: Kepemimpinan, Motivasi Kerja, Kepuasan Kerja..
PROFESIONALISME GURU REGULER DALAM PENDIDIKAN INKLUSIF Riani Alfianita
SNHRP Vol. 3 (2021): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 3 Tahun 2021
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.359 KB)

Abstract

Regular or general education teachers need a collaboration with professionals in providing learning to children with special needs in inclusive schools. This research wants to know how to do the right assessment and learning strategies for students with special needs. This research is important to do because it specifically improves the professionalism of regular teachers in dealing with children with special needs. Based on data from the Ministry of Education and Culture in the form of dapodik for the 2015/2016 academic year, it shows that the number of junior high schools (SMP) that provide inclusive education throughout Indonesia is 3,817 schools. The method used in this research is the two main forms of policy analysis methodology according to Dunn, namely descriptive and normative.Keywords: Professionalism, Regular Teachers, Inclusive Education