cover
Contact Name
Yoni Sunaryo
Contact Email
yonisunaryo@unigal.ac.id
Phone
+6282317426278
Journal Mail Official
sunaryoyoni@gmail.com
Editorial Address
Jl. R.E. Martadinata No. 150 Ciamis
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan)
Published by Universitas Galuh
ISSN : -     EISSN : 27226069     DOI : http://dx.doi.org/10.25157/j-kip.v1i2
Core Subject : Education, Social,
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) merupakan jurnal untuk mempublikasikan hasil penelitian dalam bidang Pendidikan. Terbit secara berkala satu tahun tiga kali yakni pada bulan Februari, Juni dan Oktober. J-KIP dikelola oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Galuh dan mempublikasikan kajian teori ataupun penelitian dalam bidang Pendidikan baik itu dari Peneliti, Mahasiswa, Guru, Dosen, dan Praktisi Pendidikan. Ruang lingkup artikel ilmiah yang dapat diterbitkan dalam J-KIP meliputi: Kurikulum dalam Pengajaran Kemampuan Berpikir Model Pembelajaran Media dan Multimedia Pembelajaran Penilaian (Assesment) dan Evaluasi dalam Pengajaran Pengembangan Profesional Guru Konsep Materi Pelajaran DDR
Articles 531 Documents
PELATIHAN PEMANFAATAN GOOGLE CLASSROOM UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU DALAM PEMBELAJARAN DARING Elin Yuliani
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 2, No 2 (2021): JUNI 2021
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.565 KB) | DOI: 10.25157/j-kip.v2i2.5498

Abstract

Saat ini, seluruh dunia sedang berupaya untuk menghadapi COVID-19 yang mempengaruhi semua aspek dalam kehidupan termasuk dalam pendidikan. Kondisi pandemi saat ini membuat pembelajaran harus dilakukan secara daring sedangkan guru pada umumnya belum menguasai aplikasi-aplikasi pembelajaran daring. Oleh sebab itu diadakan pelatihan penggunaan Google Classroom untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengajar daring di SMAN 7 Tasikmalaya. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Sekolah (PTS). Subjek penelitian ini adalah 42 orang guru SMAN 7 Tasikmalaya. Instrumen penelitian ini adalah angket. Berdasarkan hasil pengisian angket diperoleh bahwa siklus I belum terpenuhi karena belum mencapai kriteria keberhasilan yaitu hanya 9 dari 42 orang dengan besar prosentase hanya 21% peserta yang memperoleh nilai 5 dan sisanya sebanyak 79% peserta belum memperoleh nilai 5. Rerata siklus 1 sebesar 2,67. Selanjutnya berdasarkan hasil observasi diperoleh bahwa siklus I nilainya sebesar 1 dan hal ini belum sesuai dengan kriteria keberhasilan. Pada siklus II telah terpenuhi karena telah mencapai kriteria keberhasilan yaitu 35 orang dari 42 orang dengan besar prosentase 83% peserta yang memperoleh nilai 5 dan sisanya sebanyak 17% peserta belum memperoleh nilai 5. Selanjutnya berdasarkan hasil observasi diperoleh bahwa siklus II nilainya sebesar 3 dan hal ini telah sesuai dengan kriteria keberhasilan tindakan. Kata Kunci: Google Classroom, Pembelajaran Daring.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MENULIS TEKS BERBENTUK PROCEDURE MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH DI KELAS IX A SMP NEGERI 2 KARAU KUALA Nasaruan Abadi
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 1, No 2 (2020): OKTOBER
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.814 KB) | DOI: 10.25157/j-kip.v1i2.4416

Abstract

Tujuan yang ingin di capai dalam penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan siswa untuk menyusun teks procedure, mengembangkan strategi pembelajaran dan model pembelajaran yang efektif, efisien dan menyenangkan. Siswa dapat melibatkan diri secara aktif dalam kegiatan komunikasi dengan mengemukakan gagasan, pendapat dan perasaannya secara sederhana baik lisan maupun tulisan. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di kelas IX A SMP Negeri 2 Karau Kuala Kabupaten Barito Selatan dengan jumlah siswa sebanyak 30. Pada pelaksanaannya, peneliti sekaligus berperan sebagai Guru Model berkolaborasi dengan1 orang guru Bahasa Inggris yang tergabung dalam kelompok guru yang mengajar di kelas IX A. Penelitian dilaksanakan pada Bulan Agustus sampai dengan September 2017. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan  pemberian test performance siswa dalam bentuk test tulis. Akhirnya, penulis dapat memperoleh beberapa hasil temuan setelah melaksanakan refleksi dan diskusi pada bab sebelumnya. Penelitian Tindakan Kelas ini dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) Penggunaan Model Pembelajaran Make a Match dapat meningkatkan kemampuan siswa kelas IX A SMP Negeri 2 Karau Kuala Kabupaten Barito Selatan pada semester 1 tahun pelajaran 2017/2018. Hal tersebut dapat dibuktikan melalui evaluasi/ test tulis dengan rata-rata nilai siswa pada siklus pertama 63,05 meningkat pada siklus II menjadi 69,73, dan pada siklus III meningkat menjadi 77,71; 2) Penggunaan Model Pembelajaran Make a Match dan media pembelajaran video dapat meningkatkan aktifitas belajar siswa. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan persentase keaktifan siswa pada siklus pertama sebesar 36,67% meningkat pada siklus kedua menjadi 80,00% dan pada siklus III menjadi 100%. Kata Kunci: Menulis Teks Berbentuk Procedure, Model Pembelajaran Make a Match
IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN SQ3R (SURVEY, QUESTION, READ, RECITE, REVIEW) DALAM UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BIOLOGI Dasiti Dasiti
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 2, No 2 (2021): JUNI 2021
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.682 KB) | DOI: 10.25157/j-kip.v2i2.5205

Abstract

ABSTRAKPada dasarnya semua anak memiliki potensi untuk mencapai kompetensi sehingga perlu adanya kreatifitas guru untuk membantu mencapainya. Dengan memanfaatkan metode secara tepat guru akan mampu mencapai tujuan pengajaran.Oleh karena itu penulis menerapkan metode pembelajaran SQ3R sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar. Subyek penelitian ini adalah peserta didik Kelas X - I MAN 1 Kuningan dengan jumlah peserta didik 33 orang. Dalam penelitian ini penulis menggunakan beberapa metode yaitu: dokumentasi, wawancara, observasi dan tes. Model penelitian tindakan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah model spiral dari Kemmis dan Taggart yang terdiri dari dua siklus tindakan dimana setiap siklus tersebut terdiri 4 tahapan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan yaitu dari nilai diskusi siklus I dengan rata-rata 62,2 dengan ketuntasan belajar klasikal 76,67%, meningkat menjadi 75,73 dengan ketuntasan belajar klasikal 90,9% pada siklus II. Sedangkan nilai evaluasi dengan rata-rata 62,25 dengan ketuntasan belajar klasikal 75,75% meningkat menjadi 76,30 dengan ketuntasan belajar klasikal 93,93%. Hambatan yang dialami dalam proses pembelajaran menggunakan metode pembelajaran SQ3R antara lain motivasi dari peserta didik untuk belajar masih tergolong rendah dan adanya keterbatasan buku di sekolah. Kata Kunci: Metode Pembelajaran SQ3R, Hasil Belajar
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN EKONOMI DI MAN 2 KOTA TASIKMALAYA Hernata Diana Tari; Utty Suwirta; Dedeh Dedeh
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 1, No 2 (2020): OKTOBER
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.616 KB) | DOI: 10.25157/j-kip.v1i2.4398

Abstract

Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar. Deperti kita ketahui, hasil belajar merupakan salah satu tolak ukur keberhasilan proses pembelajaran. Peneliti berasumsi bahwa dengan diterapkannya model pembelajaran Kooperatif tipe Times Games Tournament akan mempengaruhi peningkatan hasil belajar peserta didik. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: 1). Apakah terdapat peningkatan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest) ? 2). Apakah terdapat peningkatan hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode ceramah (konvensional) pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest) ? 3). Apakah terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dengan hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode ceramah (konvensional) pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest) ?. Adapun tujuan penelitian ini yaitu: 1). Peningkatan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest). 2). Peningkatan hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode ceramah (konvensional) pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest). 3). Perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dengan hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode ceramah (konvensional) pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest). Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimen tipe Quasi Eksperimen Design. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran ekonomi kelas X MIPA di MAN 2 Kota Tasikmalaya. Kata Kunci:  Pembelajaran Kooperatif Teams Games Tournament, Pembelajaran Konvensional
PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA MELALUI MODEL BRAIN-BASED LEARNING Nurul Trijastuti
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 2, No 3 (2021): OKTOBER
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.222 KB) | DOI: 10.25157/j-kip.v2i3.6474

Abstract

Berdasarkan hasil survey di kelas XI SMK Negeri 1 Tarumajaya diperoleh informasi bahwa siswa masih rendah dalam kemampuan untuk merumuskan, menggunakan dan menafsirkan matematika dalam berbagai konteks masalah kehidupan sehari-hari secara efesien. Itu artinya bahwa kemampuan literasi siswa perlu untuk ditingkatkan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTS). Lokasi Penelitian ini adalah di SMK Negeri 1 Tarumajaya yang berlokasi di Jl. Ifolia Harapan Indah Ds.Pusaka Rakyat Tarumajaya Bekasi. Subjek penelitian pada penelitian tindakan sekolah ini adalah Xl Semester II SMK Negeri 1 Tarumajaya Tahun Akademik 2021-2022 sebanyak 36 orang. Objek Penelitian adalah kemampuan literasi matematis siswa. Jumlah siklus yang dilaksanakan sebanyak dua yaitu Siklus I dan Siklus II. Masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Berdasarkan hasil Penelitian Tindakan Kelas yang telah dilaksanakan, maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan literasi matematis siswa setelah menggunakan model Brain-based Learning pada pembelajaran Matematika materi Fungsi terbukti mengalami peningkatan yaitu rerata kemampuan literasi matematis siswa siklus I yaitu 71 meningkat menjadi 77 pada siklus II.Keywords: Kemampuan Literasi Matematis, Model Brain-Based Learning
PENGARUH METODE CIRCUIT LEARNING PADA MATA PELAJARAN EKONOMI Lia Desiana; Rita Patonah; Ilah Ilah
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 2, No 3 (2021): OKTOBER
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.433 KB) | DOI: 10.25157/j-kip.v2i3.6123

Abstract

Rendahnya hasil belajar peserta didik di kelas X IPS SMA Negeri 1 Pamarican diduga disebabkan kurangnya terobosan baru dalam penggunaan metode pembelajaran. Metode pembelajaran Circuit Learning diterapkan sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan: 1) hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode pembelajaran Circuit Learning pada pretest dan posttest. 2) hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode konvensional pada pretest dan posttest. 3) hasil belajar peserta didik yan menggunakan metode pembelajaran Circuit Learning dengan yangg menggunakan metode konvensional pada saat posttest. Metode yang digunakan yaitu metode eksperimen dengan desain Quasi Eksperimental Nonequivalent Control Group Design. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji t. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode pembelajaran Circuit Learning pada pretest dan posttest; 2) Terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode konvensional pada pretest dan posttest; 3) Hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode Circuit Learning berbeda dengan yang menggunakan metode konvensional pada saat posttest. Kata kunci: metode pembelajaran circuit learning, hasil belajar
MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENYUSUN PERENCANAAN PEMBELAJARAN MELALUI PEMBINAAN KOLABORATIF Nani Suryani
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 2, No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.377 KB) | DOI: 10.25157/j-kip.v2i1.4872

Abstract

Perencanaan pembelajaran harus sesuai dengan target pendidikan yang telah ditentukan. Guru sebagai subyek dalam perencanaan dituntut untuk dapat menyusun berbagai program pengajaran sebagai pendekatan dan metode yang akan digunakan. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun rencana pembelajaran adalah dengan pembinaan kolaboratif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemauan dan kemampuan guru dalam membuat pengembangan silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) melalui pembinaan kolaboratif. Sumber data berasal dari instrumen  yang disampaikan kepada semua guru di SDN Mancogeh Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif dan kualitatif. Selanjutnya disesuaikan dengan kriteria keberhasilan untuk mengetahui apakah pembinaan kolaboratif dapat meningkatkan kemampuan dan kemauan guru dalam membuat silabus dan RPP. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa pembinaan kolaboratif dapat meningkatkan kamampuan guru dalam membuat pengembangan silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran.Kata Kunci: Perencanaan Pembelajaran,  Pembinaan Kolaboratif
KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA SMP DILIHAT DARI PERSPEKTIF GENDER Siti Awalyah; Ida Nuraida; Yoni Sunaryo
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3, No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v3i1.6697

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai kemampuan literasi matematis siswa yang ditinjau dari perbedaan gender. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Baregbeg sebanyak enam orang. Pengumpulan data meliputi tes tertulis dan  wawancara. Data dianalisis berdasarkan aspek kemampuan literasi menurut OECD yaitu a) Merumuskan situasi secara matematis b) menggunakan konsep, fakta, prosedur dan penalaran matematika c) Menafsirkan, menerapkan dan mengevaluasi hasil matematika . Hasil penelitian menunjukkan bahwa: a)  Kemampuan peserta didik laki-laki menunjukkan kemampuan literasi matematis pada kategori cukup, peserta laki-laki kebanyakan mampu menjawab pertanyaan namun tidak menuliskan langkah-langkah dalam menyelesaikan soal yang diberikan dan peserta didik menjawab pertanyaan sebagian salah; b) kemampuan peserta didik perempuan menunjukkan kemampuan literasi matematis pada kategori baik. Ketiga subyek perempuan mampu menjawab pertanyaan dengan aspek merumuskan situasi secara matematis, terlihat dalam pengerjaan menuliskan jawaban yang sesuai dengan indikator yang diberikan dan sebagian mampu menjawab pertanyaan dengan baik; c) Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan kemampuan literasi matematis antara peserta didik laki-laki dan perempuan.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN ACTIVE LEARNING TIPE STUDENT CREATED CASE STUDIES TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN EKONOMI Siti Mae Saroh; Dedeh Dedeh; Utti Suwirta
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3, No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v3i1.6372

Abstract

Rendahnya hasil belajar peserta didik tergambar dari nilai peserta didik yang belum memenuhi standar Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Adapun tujuan penelitan ini adalah untuk mengetahui 1). peningkatan hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode pembelajaran Active Learning Tipe Student Created Case Studies pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest) 2). Peningkatan hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode konvensional pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (postest) 3). Perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode pembelajaran Active Learning Tipe Student Created Case Studies lebih tinggi dibanding dengan metode pembelajaran konvensional pada pengukuran akhir (postest). Metode  penelitian yang digunakan adalah studi quasi eksperimen. Eksperimen ini dilaksanakan oleh dua kelas. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh kelas X IPA di SMA Negeri 3 Banjar yang berjumlah 72 peserta didik. Teknik analisi data dilakukan dengan menggunakan uji intrumen penelitian , uji instrument penelitian terdiri dari uji homogen penelitian,uji validitas, uji reliabilitas, indeks kesukaran soal, daya pembeda dan menggunakan uji prasyarat statistik. Dan untuk pengujian hipotesis menggunakan rumus N-Gain dan uji t.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam uji hipotesis dinyatakan perhitungan pretest dan posttest kelas eksperimen thitung = 10,099 dan ttabel = 1,6675 , sedangkan hasil perhitungan kelas kontrol thitung = 1,6675 dan ttabel = 8,182. Sedangkan pada pengukuran akhir (postest)  kelas eksperimen dan kelas kontrol ttabel = 1,6675 dan thitung = 45,745. Dari hasil uji analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode pembelajaran Active Learning Tipe Student Created Case Studies pada pengukuran awal (prestes) dan pengukuran akhir (posttes).                                                                                                                       Kata Kunci: Hasil Belajar, studi kasus
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) SECARA DARING TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA (Studi Kasus Pada Materi Pencemaran Lingkungan Di Kelas X Madrasah Aliyah Pesantren Pembangunan Majenang) Linatus Sofia Ayu Lestari; Awang Kustiawan; Nur Ilmiyati
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3, No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v3i1.6549

Abstract

AbstractThis study aims to obtain and determine the effect of the online Student Team Achievement Division type cooperative learning model on students’ cognitive learning outcomes between before and after treatment. This type of research is quantitative research with experimental research methods. The research design or research design used in this sudy is a quasi-experimental research design, namely the one-group pretest–posttest design (initial test-single group final test). The instrument used is a test consisting of pretest and posttest items. The research subjects were 28 students of class X IPA 1 Madrasah Aliyah Pesantren Pembangunan. This test is given in the form of multiple-choice with a total of 20 items with a revised Bloom’s Taxonomy indicator. The results of the reliability test of the pretest and posttest items showed Cronbach’s Alpha value = 0,88 which was included in the category of moderate reliability. Based on the results of data analysis and hypothesis testing that has been done, it can be seen that the application of the online Student Team Achievement Division type of cooperative learning model has no effect on students’ cognitive learning outcomes. Data analysis using the normality test shows that the data is not normally distributed as evidenced by the value of 2 Count > 2 table, which is 102,26 > 7,81. From the hypothesis testing data using the median test, W count 163 and W tabel 116,94, so W count > W table means that the application of the online Student Team Achievement Division type cooperative learning model on environmental pollution material in class X Madrasah Aliyah Majenang Development Boarding School has no effect on the results. Students’ cognitive learning.Keywords: Learning Outcomes, Cognitive, Student Team Achievement DivisionAbstrakPenelitian ini memiliki tujuan untuk memperoleh dan mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division secara daring terhadap hasil belajar kognitif siswa antara sebelum dan sesudah perlakuan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen. Desain penelitian atau rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain penelitian quasi eksperimen yaitu rancangan one group pretest-posttet (tes awal-tes akhir kelompok tunggal). Instrumen yang digunakan adalah tes yang terdiri dari butir soal pretest dan posttest. Subjek penelitian berjumlah 28 siswa kelas X IPA 1 Madrasah Aliyah Pesantren Pembangunan. Tes ini diberikan dalam bentuk pilihan ganda dengan jumlah 20 item soal dengan indikator Taksonomi Bloom revisi. Hasil uji reliabilitas soal pretest dan posttest menunjukkan nilai Alpha Cronbach = 0,88 yang termasuk dalam kategori reliabilitas sedang. Berdasarkan hasil analisis data dan pengujian hipotesis yang telah dilakukan maka dapat diketahui bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division secara daring tidak berpengaruh terhadap hasil belajar kognitif siswa. Analisis data menggunakan uji normalitas menunjukan data berdistribusi tidak normal yang dibuktikan dengan nilai χ² Hitung > χ² table yaitu 102,26 > 7,81. Dari data uji hipotesis dengan menggunakan uji median di peroleh Whitung 163 dan Wtabel 116,94, sehingga Whitung>Wtabel artinya penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division secara daring pada materi pencemaran lingkungan di kelas X Madrasah Aliyah Pesantren Pembangunan Majenang tidak berpengaruh terhadap hasil belajar kognitif siswa. Kata Kunci : Hasil Belajar, Kognitif, Student Team Achievement Division

Page 8 of 54 | Total Record : 531