cover
Contact Name
Yoni Sunaryo
Contact Email
yonisunaryo@unigal.ac.id
Phone
+6282317426278
Journal Mail Official
sunaryoyoni@gmail.com
Editorial Address
Jl. R.E. Martadinata No. 150 Ciamis
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan)
Published by Universitas Galuh
ISSN : -     EISSN : 27226069     DOI : http://dx.doi.org/10.25157/j-kip.v1i2
Core Subject : Education, Social,
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) merupakan jurnal untuk mempublikasikan hasil penelitian dalam bidang Pendidikan. Terbit secara berkala satu tahun tiga kali yakni pada bulan Februari, Juni dan Oktober. J-KIP dikelola oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Galuh dan mempublikasikan kajian teori ataupun penelitian dalam bidang Pendidikan baik itu dari Peneliti, Mahasiswa, Guru, Dosen, dan Praktisi Pendidikan. Ruang lingkup artikel ilmiah yang dapat diterbitkan dalam J-KIP meliputi: Kurikulum dalam Pengajaran Kemampuan Berpikir Model Pembelajaran Media dan Multimedia Pembelajaran Penilaian (Assesment) dan Evaluasi dalam Pengajaran Pengembangan Profesional Guru Konsep Materi Pelajaran DDR
Articles 531 Documents
PENERAPAN SUPERVISI AKADEMIK DI SD NEGERI LEBAK GEBANG UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DALAM MENYUSUN PERANGKAT PEMBELAJARAN Ismayanti Yulia
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3, No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v3i1.7031

Abstract

Sebuah sekolah bukanlah sesuatu yang mustahil untuk dapat menghasilkan siswa yang unggul, apabila guru bekerja secara profesional. Keprofesionalan ini perlu dikembangkan dengan kegiatan supervisi akademik oleh kepala sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun perangkat pembelajaran melalui supervisi akademik. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah non tes diantaranya observasi/ pengamatan dan studi dokumen. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi berupa rubrik, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor pada guru kelas IV mengalami kenaikan skor dari 83,25 pada siklus I menjadi 85,75 pada siklus II dengan kategori baik. Begitupun pada guru kelas III mengalami kenaikan dari 82,25 pada siklus I menjadi 84,25 pada siklus II dengan kategori baik. Maka dapat disimpulkan bahwa supervisi akademik telah berhasil untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun perangkat pembelajaran..
PENGARUH MODEL PjBL-STEM DALAM PEMBELAJARAN IPA PADA MATERI BIOTEKNOLOGI TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA Amalia Janatun Ma'wa; Toto Toto; Awang Kustiawan
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3, No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v3i1.7256

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model PjBL-STEM dalam pembelajaran IPA pada materi bioteknologi terhadap motivasi belajar siswa. Motivasi belajar merupakan salah satu dari berbagai faktor yang mempengaruhi keberhasilan belajar. Sementara motivasi belajar dipengaruhi oleh model pembelajaran yang digunakan dalam sebuah  pembelajaran. Oleh sebab itu perlu memilih dan mencobakan model pembelajaran untuk  meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret-April 2020. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri 1 Cijeungjing sebanyak 7 (tujuh) kelas. Sedangkan sampel yang digunakan sebanyak 1 (satu) kelas yaitu kelas IX H  yang dipilih dari populasi dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pertimbangan pemilihan sampel tersebut berdasarkan informasi dari pengajar IPA bahwa kelas IX H metovasinya paling rendah dibandingkan dengan kelas-kelas lainnya. Metode penelitian yang digunakan adalah Pre-Eksperimental dengan jenis penelitian One-Group Pretest-Posttest Design. Pengumpulan data menggunakan angket motivasi belajar sebagai data utama dengan didukung lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis secara statistik meliputi perhitungan N-Gain dan Uji Median/Wilcoxon. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan penerapan model PjBL-STEM dalam pembelajaran IPA pada materi bioteknologi terhadap motivasi belajar siswa.Kata Kunci: Project Based Learning; STEM; Motivasi Belajar Siswa
NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL KESENIAN KILININGAN DI DESA HEGARMANAH KECAMATAN CIDOLOG KABUPATEN CIAMIS (2015-2020) Dewi Yulianti; Uung Runalan Soedarmo; Wulan Sondarika
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3, No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v3i1.7003

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejarah, perkembangan dan nilai-nilai kearifan lokal yang terdapat dalam kesenian Kiliningan di Desa Hegarmanah Kecamatan Cidolog Kabupaten Ciamis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kesenian Kiliningan adalah seperangkat alat musik gamelan yang diiringi sinden untuk menyayikan sebuah lagu dalam berbagai pementasan. Kesenian Kiliningan merupakan kesenian dari daerah Subang yang menyebar sampai ke Desa Hegarmanah dibawa langsung oleh seniman asli daerah tersebut yaitu Bapak Ukaman. Kesenian Kiliningan hadir ditengah-tengah masyarakat Hegarmanah pada tahun 2015 sampai sekarang. Kesenian ini pada awalnya hanya ada dalam acara tertentu saja namun sekarang sudah hampir dalam setiap acara sudah terdapat kesenian ini. Nilai-nilai yang terkandung dalam kesenian ini yaitu: nilai religius, nilai sosial, nilai ekonomi, nilai estetika dan nilai pendidikan.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH DENGAN MENGGUNAKAN METODE TANYA JAWAB DI KELAS X SMAN 1 CISAGA Iqra Yaomalieka Hasieba; Eni Rohaeni; Ahyo Ruhyanto
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3, No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v3i1.6194

Abstract

ABSTRAKIqra Yaomalieka Hasieba (2021) “Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif tipe Make a Match dengan menggunakan Metode Tanya Jawab Terhadap Hasil Belajar Siswa pada mata pelajaran Ekonomi Di Kelas X SMAN 1 CISAGA (Studi Eksperimen di Kelas X pada Kompetensi Dasar 3.7 Mendeskripsikan Konsep Manajemen di SMAN 1 CISAGA)” . Penulisan skripsi ini dibawah bimbingan Ibu Hj. Eni Rohaeni, Dra., M.M sebagai Pembimbing I dan Bapak H. Ahyo Ruhyanto, Drs., M.Pd sebagai Pembimbing II.Hasil belajar merupakan kemampuan yang diperoleh siswa setelah melalui proses belajar. Hasil belajar juga menjadi tolak ukur keberhasilan suatu pembelajaran. Rendahnya hasil belajar siswa disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya adalah kurang tepat nya penerapan model pembelajaran dengan materi yang diajarkan. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan yaitu model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu : 1) Apakah terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dan metode tanya jawab pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest) di kelas Eksperimen? 2) Apakah terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan metode konvensional pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest) di kelas Kontrol? 3) Apakah terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dan metode tanya jawab dengan hasil belajar siswa yang menggunakan metode konvensional pada pengukuran akhir (posttest)? Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui : 1) Perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dan metode tanya jawab pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest) di kelas Eksperimen. 2) Perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan metode konvensional pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest) di kelas Kontrol. 3) Perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dan metode tanya jawab dengan hasil belajar siswa yang menggunakan metode konvensional pada pengukuran akhir (posttest). Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimen tipe Quasi Eksperimen. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa model pembelajaran Make a Match berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa.  Kata kunci : Model pembelajaran Make a Match, hasil belajar
ANALISIS KESULITAN MEMAHAMI KONSEP MATEMATIS SISWA SMP DITINJAU DARI KEMAMPUAN SELF-EFFICACY SISWA Surtinah Surtinah; Angra Meta Ruswana; Sri Solihah
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3, No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v3i1.6360

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan jenis kesulitan yang dialami siswa dalam memahami konsep pada mata pelajaran matematika tingkat SMP ditinjau dari kemampuan self-efficacy siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP N yang berada di Kecamatan Padaherang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes tertulis, angket dan wawancara. Analisis data dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu reduksi data, sajian data, dan menyimpulkan data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) siswa dengan kategori self-efficacy tinggi memiliki kesulitan pemahaman konsep matematis pada indikator menyatakan ulang sebuah konsep dan memberikan contoh dan bukan contoh suatu konsep. (2) siswa dengan kategori self-efficacy sedang memiliki kesulitan pemahaman konsep matematis pada indikator menyatakan ulang sebuah konsep, mengembangkan syarat perlu dan syarat cukup suatu konsep, mengelompokkan suatu objek berdasarkan jenisnya sesuai dengan sifat-sifat tertentu, menyajikan konsep dalam bentuk representasi matematis, menggunakan, memanfaatkan dan memilih prosedur atau operasi tertentu, dan mengklasifikasikan konsep atau algoritma pemecahan masalah. (3) siswa dengan kategori self-efficacy rendah memiliki kesulitan pemahaman konsep matematis pada semua indikator pemahaman konsep.
NILAI-NILAI FILOSOFIS TRADISI AMONG-AMONG DESA PURWADADI KABUPATEN CIAMIS Ajeng Febya Anindita Hartanto; Yeni Wijayanti; Egi Nurholis
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3, No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v3i1.6673

Abstract

Tradisi among-among adalah alkulturasi tradisi Jawa yang telah berkembang dan dilaksanakan secara turun-temurun oleh masyarakat Purwadadi. Tradisi among-among adalah salah satu syukuran sederhana kepada Allah SWT. Metode penelitian yang digunakan yakni metode sejarah (historis). Adapun langkah-langkah penelitian sejarah tersebut meliputi: heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: studi literatur, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tradisi among-among merupakan tradisi Jawa yang berakulturasi ke Desa Purwadadi, karena letaknya berbatasan dengan daerah Jawa Tengah. Tujuan adanya among-among yakni bentuk syukur kepada Allah SWT atas nikmat yang di berikan. Biasanya among-among dilaksanakan pada siang atau sore hari. Makanan dan peralatan yang mengandung makna simbolik among-among yakni: nasi putih, bubur merah dan putih, urab (sayuran yang direbus), telur rebus, tampah, air dalam wadah yang diberi daun dadap, dan jajanan pasar. Nilai filosofis didalam tradisi among-among yakni nilai religi, nilai sosial, dan nilai pendidikan.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK YANG MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TS-TS) DENGAN TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) Anita Verly Setiyoningrum; Firman Aryansyah; Ilah Ilah
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3, No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v3i1.6406

Abstract

ABSTRAKRendahnya hasil belajar merupakan masalah dalam penelitian ini, karena hasil belajar merupakan salah satu tolak ukur keberhasilan proses pembelajaran, maka pendidik dituntut untuk segera mencari berbagai upaya untuk mencapai keberhasilan, rendahnya hasil belajar dilatarbelakangi oleh berbagai faktor diantaranya pemilihan model pembelajaran dengan tipe yang tepat digunakan oleh pendidik, adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui 1) Perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest) di kelas eksperimen. 2) Perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest) di kelas kontrol. 3) Perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TS-TS) dengan yang menggunakan tipe Team Assisted Individualization (TAI) pada pengukuran akhir (posttest). Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan menggunakan rumus N-Gain dan uji t-test.Populasi dalam penelitian ini yaitu peserta didik kelas X IPS MAN 2 Cilacap dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu Non Probability Samplingberupa Sampling Porpusive.Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TS-TS) pada pengukuran awal (pretest) dan pengukuran akhir (posttest) 2) Terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) pada pengukuran awal (pretest) dan penilaian akhir (posttest) 3) Terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TS-TS) dengan yang menggunakan tipe Team Assisted Individualization (TAI) pada pengukuran akhir (posttest). Kata Kunci : Two Stay Two Stray (TS-TS), Team Assisted Individualization (TAI), Hasil Belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Desta Nur Maretiana; Ilah Mulyadi; Ahyo Ruhyanto
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3, No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v3i1.6289

Abstract

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif tipe Contextual Teaching and Learning (CTL) Terhadap Hasil Belajar Siswa
PENGARUH SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH PADA PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MENYUSUN PERANGKAT PEMBELAJARAN DI SD NEGERI KEBON SARI I Lutfiah Lutfiah
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3, No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v3i1.7030

Abstract

Guru merupakan pendidik profesional dengan tugas pokok mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, mengevaluasi, dan mengevaluasi peserta didik. Untuk mendukung SDM di sekolah, salah satu tugas kepala sekolah adalah mampu menciptakan guru yang profesional agar dapat bekerja sesuai dengan arahan yang diberikan Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun perangkat pembelajaran melalui supervisi akademik. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah non tes diantaranya observasi/ pengamatan dan studi dokumen. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi berupa rubrik, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor pada guru kelas I mengalami kenaikan skor dari 84,5 pada siklus I menjadi 93,25 pada siklus II dengan kategori sangat baik. Begitupun pada guru kelas IV mengalami kenaikan dari 80,5 pada siklus I menjadi 92 pada siklus II dengan kategori sangat baik. Maka dapat disimpulkan bahwa supervisi akademik telah berhasil untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun perangkat pembelajaran..
PENERAPAN SUPERVISI KLINIS KEPALA SEKOLAH SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KINERJA GURU DALAM PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DI SDN MASIGIT II Wawan Kuswandi
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3, No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v3i1.7222

Abstract

Masalah penting yang sering dihadapi guru dalam kegiatan pembelajaran adalah memilih atau menentukan materi pembelajaran atau bahan ajar yang tepat dalam rangka membantu siswa mencapai kompetensi. Menjadi tugas guru untuk menjabarkan materi pokok tersebut sehingga menjadi bahan ajar yang lengkap. Selain itu, bagaimana cara memanfaatkan bahan ajar juga merupakan masalah. Pemanfaatan dimaksud adalah bagaimana cara mengajarkannya ditinjau dari pihak guru, dan cara mempelajarinya ditinjau dari pihak siswa. Tujuan dari penelitian tindakan sekolah( PTS ) ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pembinaan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru dalam memilih bahan ajar. Dalam penelitian tindakan sekolah( PTS ) ini dilakukan dalam 3 siklus, dari hasil tindakan yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan kinerja guru dengan mencapai standar ideal.Dari 65,61% pada siklus I, dapat meningkat menjadi 73%  pada siklus II, dan siklus ke III 80,84 %. Hasil penelitian tindakan ini menunjukkan bahwa pembinaan melalui supervisi klinis kepala sekolah dapat meningkatkan kinerja guru dalam memilih bahan ajar di SDN Masigit II Kecamatan Jombang Kabupaten Sumbawa. 

Page 9 of 54 | Total Record : 531