cover
Contact Name
Nefonavratilova Ritonga
Contact Email
lppm.unar@gmail.com
Phone
+6285373542125
Journal Mail Official
lppm.unar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raja Inal Siregar, Kec Batunadua, Kota Padangsidimpuan.
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA)
ISSN : -     EISSN : 27150178     DOI : https://doi.org/10.51933/jpma.v6i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) menyediakan media bagi mereka yang ingin mempublikasikan artikel ilmiahnya dari hasil pengabdian masyarakat atau inovasi di bidang Kesehatan, Pendidikan, Humaniora.
Articles 555 Documents
GERAKAN MASYARAKAT SADAR GULA: UPAYA PENCEGAHAN DIABETES MELITUS MELALUI POLA MAKAN SEHAT DI POSBINDU DUKUH 3A KELURAHA SEPATAN KABUPATEN TANGERANG Dwi Ananda, Bian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 2 (2025): Vol. 7 No 2 Agustus 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i2.2143

Abstract

Diabetes melitus merupakan masalah kesehatan global yang memerlukan upaya pencegahan melalui edukasi kesehatan yang efektif. Prevalensi diabetes di Kabupaten Tangerang mengalami peningkatan signifikan yang memerlukan intervensi pencegahan berbasis komunitas. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi kesehatan tentang pola makan sehat kepada masyarakat di Posbindu Dukuh 3A Kelurahan Sepatan untuk mencegah diabetes melitus. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 16 Mei 2025 menggunakan metode ceramah interaktif dengan dukungan media leaflet yang melibatkan 30 peserta berusia di atas 30 tahun. Evaluasi efektivitas program dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Kegiatan juga meliputi pemeriksaan gula darah sewaktu sebagai upaya deteksi dini diabetes melitus. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan dari nilai rata-rata 8,4 pada pre-test menjadi 9,6 pada post-test atau mengalami peningkatan sebesar 14,3%. Seluruh peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan partisipasi aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Pemeriksaan gula darah memberikan gambaran kondisi kesehatan peserta secara real-time yang meningkatkan motivasi untuk menerapkan pola makan sehat. Program ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan diabetes melitus melalui pola makan sehat dan pemeriksaan gula darah rutin. Kegiatan edukasi kesehatan dengan pendekatan partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pencegahan diabetes melitus. Diabetes mellitus is a global health problem that requires prevention efforts through effective health education. The prevalence of diabetes in Tangerang Regency has increased significantly, requiring community-based prevention interventions. The purpose of this activity was to provide health education about healthy eating patterns to the community at Posbindu Dukuh 3A Sepatan Village to prevent diabetes mellitus. The activity was carried out on May 16, 2025 using interactive lecture methods supported by leaflet media involving 30 participants aged over 30 years. Program effectiveness evaluation was conducted through pre-test and post-test to measure participants' knowledge improvement. The activity also included random blood sugar examination as an early detection effort for diabetes mellitus. Evaluation results showed significant improvement in participants' knowledge from an average score of 8.4 in pre-test to 9.6 in post-test, representing a 14.3% increase. All participants showed high enthusiasm and active participation in discussion and question-and-answer sessions. Blood sugar examination provided real-time health condition overview that increased motivation to implement healthy eating patterns. This program successfully increased community awareness about the importance of diabetes mellitus prevention through healthy eating patterns and routine blood sugar examinations. Health education activities with participatory approaches proved effective in increasing community knowledge and awareness about diabetes mellitus prevention.
Penyuluhan Kesehatan Tentang Pencegahan Dan Edukasi Penyakit Tuberkulosis di SMP Negeri 3 Kecamatan Cikupa DWI MAYASARI, RITA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 2 (2025): Vol. 7 No 2 Agustus 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i2.2146

Abstract

Tuberkulosis merupakan masalah kesehatan global dengan Indonesia menduduki posisi kedua dunia dalam beban penyakit ini. Puskesmas Pasir Jaya mencatat 110 kasus pada tahun 2024, menunjukkan prevalensi signifikan yang memerlukan intervensi edukasi komprehensif. Menganalisis efektivitas penyuluhan kesehatan tentang pencegahan tuberkulosis dalam meningkatkan pengetahuan siswa SMP Negeri 3 Kecamatan Cikupa. Penelitian quasi-experimental dengan desain pre-post test melibatkan 30 siswa. Intervensi berupa penyuluhan selama 60 menit menggunakan ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan distribusi leaflet edukasi. Terjadi peningkatan dramatis pengetahuan dari kategori rendah 60% menjadi 3,3%, sedangkan kategori tinggi meningkat dari 6,7% menjadi 66,7%. Rata-rata skor meningkat dari 48,3 menjadi 84,6 (p<0,05). Program penyuluhan kesehatan terbukti sangat efektif meningkatkan literasi kesehatan tuberkulosis siswa. Integrasi program edukasi berkelanjutan dalam kurikulum pendidikan formal sebagai strategi pencegahan primer yang cost-effective. ABSTRACT Tuberculosis represents a global health problem with Indonesia ranking second worldwide in disease burden. Puskesmas Pasir Jaya recorded 110 cases in 2024, indicating significant prevalence requiring comprehensive educational intervention. To analyze the effectiveness of health education about tuberculosis prevention in improving knowledge among students of SMP Negeri 3 Cikupa District. Quasi-experimental study with pre-post test design involving 30 students. Intervention consisted of 60-minute health education using interactive lectures, group discussions, and educational leaflet distribution. Dramatic improvement occurred from low knowledge category 60% to 3.3%, while high category increased from 6.7% to 66.7%. Mean scores improved from 48.3 to 84.6 (p<0.05). Health education program proved highly effective in improving students' tuberculosis health literacy. Integration of continuous educational programs in formal education curriculum as cost-effective primary prevention strategy.
AQIQAH TANPA ASAP ROKOK: GERAKAN BERSAMA TOKOH ADAT, AGAMA, DAN MASYARAKAT UNTUK BAYI SEHAT Siregar, ganti tua
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 2 (2025): Vol. 7 No 2 Agustus 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i2.2176

Abstract

Aqiqah merupakan tradisi religius dan budaya yang penting sebagai bentuk rasa syukur atas kelahiran bayi. Namun, dalam pelaksanaannya, sering ditemukan kebiasaan merokok di sekitar lokasi aqiqah yang dapat membahayakan kesehatan bayi Baru lahir. Asap rokok mengandung zat berbahaya yang dapat meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan, gangguan tumbuh kembang, dan bahkan kematian bayi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menginisiasi gerakan "Aqiqah Tanpa Asap Rokok" melalui pendekatan kolaboratif bersama tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan, dan kampanye lingkungan bebas asap rokok pada saat aqiqah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang bahaya asap rokok bagi bayi Baru lahir. Gerakan "Aqiqah Tanpa Asap Rokok" menjadi pendekatan promotif-preventif yang relevan dengan nilai budaya dan spiritual, serta dapat menjadi model edukasi kesehatan keluarga yang berkelanjutan untuk melindungi bayi dari paparan zat berbahaya sejak awal kehidupannya. Diharapkan Gerakan ini dapat menjadi budaya Baru dalam pelaksanaan Aqiqah dimasyarakat, dan bisa dijadikan sebagai peraturan daerah Aqiqah tanpa asap rokok di Kota Padangsidempuan.
PENYULUHAN PENYULUHAN TENTANG KEPUTUHAN PADA REMAJA DI DESA GUNUNG TUA PARGARUTAN JAE TAHUN 2025: KEPUTIHAN PADA REMAJA rangkuti, nur aliyah; Rangkuti, Juni Andriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 2 (2025): Vol. 7 No 2 Agustus 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i2.2203

Abstract

Keputihan merupakan suatu pengeluaran lendir bening pada alat genetalia. Keputihan bukan merupakan sebuah penyakit merupakan sebuah manifestasi gejala dari hampir semua penyakit kandungan dan reproduksi. Kegiatan yang dilaksanakan berupa penyuluhan pendidikan kesehatan mengenai Keputihana, khususnya ditujukan kepada Remaja. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan berdasarkan kerja sama antara kecamtan Angkola Timur, Puskesmas Pargarutan dan Program Studi Kebidanan Diploma Tiga Fakultas Kesehatan Universitas Aufa Royhan Kota Padangsidimpuan. Hasil pengabdian masyarakat dapat peningkatkan pengetahuan remaja khususnya remaja putri tentang keputihan serta menyadari pentingnya penanganan yang dilakukan jika mengalami keputihan yang tidak normal. Penyuluhan kesehatan tentang keputihan pada remaja dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku sehat remaja putri dalam menjaga kesehatan reproduksi. Diperlukan tindak lanjut berupa penyuluhan rutin serta pembentukan kelompok sebaya agar remaja lebih nyaman berbagi pengalaman.Kepada remaja putri diharapkan untuk melakukan pencegahan terhadap keputihan dengan cara rutin mencuci vagina setelah BAK dan BAB, mengganti pembalut selama 4 jam sekali ketika haid dan menghindari pemakaian celana ketat serta membagikan informasi yang telah disampaikan selama penyuluhan kepada teman sebaya dan lingkungan sekitar.
EDUKASI DAN PENDAMPINGAN ORANGTUA DALAM PEMBUATAN VARIASI BEKAL SEHAT BAGI ANAK USIA DINI DI TK AS-SA’ADAH DESA PURBATUA KOTA PADANGSIDIMPUAN HARAHAP, LENA JULIANA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 2 (2025): Vol. 7 No 2 Agustus 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i2.2208

Abstract

Pemahaman orang tua terhadap prinsip gizi seimbang masih rendah, sehingga bekal anak lebih banyak didominasi karbohidrat dengan protein dan serat yang kurang. Kondisi ini dipengaruhi keterbatasan ekonomi, wawasan gizi yang minim, serta variasi pangan lokal yang terbatas. Penelitian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam penyusunan bekal sehat berbasis gizi seimbang melalui edukasi dan pelatihan pemanfaatan bahan pangan lokal. Subjek penelitian adalah 35 orang tua murid TK As-Sa’adah Desa Purbatua yang memiliki anak usia 4–6 tahun. Penelitian menggunakan desain pra-eksperimen one group pre-test post-test melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan edukasi dan pelatihan, serta evaluasi. Instrumen berupa kuesioner pengetahuan gizi dan lembar observasi keterampilan pengolahan pangan lokal. Hasil pre-test menunjukkan 38,4% peserta menjawab benar, meningkat signifikan menjadi 94,2% pada post-test. Selain itu, seluruh peserta (100%) mampu mengolah bahan pangan lokal menjadi menu bekal sehat yang menarik dan disukai anak-anak. Peningkatan pengetahuan sebesar 55,8% menunjukkan bahwa edukasi dan pelatihan pengolahan pangan lokal efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan orang tua. Kesimpulan penelitian ini adalah program edukasi gizi berbasis pangan lokal layak direplikasi di wilayah lain untuk mendukung ketahanan pangan keluarga dan percepatan penurunan stunting.
Pelatihan Pembuatan Eco-enzyme Berbasis Limbah Hortikultura Sebagai Pupuk Cair dalam Budidaya Aquaponik Arista, Yuvita Lira
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2018

Abstract

Graha Indah Sub-district, RT 25, North Balikpapan, is one of the areas that has long implemented aquaponic cultivation. In aquaponic systems, plants require adequate nutrient input for optimal growth. Generally, fish waste produced in the system can serve as a natural fertilizer. However, excessive accumulation of fish waste can be harmful and toxic to the fish being cultivated. Therefore, an alternative source of nutrients is required to support plant growth, one of which is the use of eco-enzyme. Eco-enzyme can be produced through the fermentation of household organic waste such as (pineapple, guava, dragon fruit, banana, and orange) residues—combined with palm sugar and water in a ratio of 3:1:10. Eco-enzyme is highly suitable for application in aquaponic systems as it contains essential plant nutrients such as nitrogen (N), phosphorus (P), and potassium (K), which are crucial for plant development. In addition, eco-enzyme has the potential to convert ammonia—produced from fish waste into nitrate, which can be readily utilized by plants. The initiative of processing household organic waste into eco-enzyme in Graha Indah Sub-district, RT 25, presents a sustainable solution for organic waste management. The resulting eco-enzyme can be utilized as an organic input in aquaponic cultivation systems. The community service program (PkM) was deemed successful, as all participants achieved evaluation scores in accordance with the predetermined standards.
Peningkatan Kesehatan Lansia Melalui Skrining dan Edukasi Kesehatan Dasar Rosyidah; Sofiana, Liena; Gustina, Erni; Ayu, Suci Musvita; Muthi'ah, Tis'a Salma; Sinatrya, Alfadhila Khairil; Oktaviana, Ardywati Wira
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2023

Abstract

Lansia merupakan kelompok usia rentan yang memerlukan perhatian khusus dalam upaya menjaga kesehatan akibat proses degeneratif yang alami. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan status kesehatan lansia melalui skrining kesehatan dasar dan edukasi yang tepat sasaran di Day Care Lansia ‘Aisyiyah Condongcatur. Metode yang digunakan mencakup pemeriksaan tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol, serta penyuluhan interaktif mengenai gaya hidup sehat dan manajemen penyakit kronis. Dari 80 peserta, tercatat 28% mengalami hipertensi, 6% memiliki kadar gula darah di atas normal, 52,65% kadar asam urat tidak normal, dan 71% kadar kolesterol tinggi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa skrining dan edukasi kesehatan dasar efektif sebagai upaya deteksi dini dan promosi kesehatan lansia, serta penting untuk dilakukan secara berkala guna mendukung peningkatan kualitas hidup lansia dan program kesehatan nasional.
ADAPTASI PERUBAHAN IKLIM BERBASIS EKOSISTEM MANGROVE DI PESISIR PANTAI PASEBAN Dhokhikah, Yeny; Chaniago, Rian Yaitsar; Filzdzah, Cantika Almas; Lee, Wei Koon
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2134

Abstract

Pantai paseban merupakan salah satu daerah di Kabupaten Jember yang terdampak perubahan iklim akibat gelombang laut. Tantangan untuk melindungi masyarakat dan infrastruktur di wilayah ini sangat besar dan tindakan harus segera diambil jika konsekuensi terburuk dan solusi yang paling mahal harus dihindari. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah sosialisasi, edukasi, diskusi, dan pendampingan. Materi sosialisasi merupakan solusi dari permasalahan lapangan yang terjadi di wilayah pesisir Paseban. Materi berisikan tentang pengenalan dasar terhadap perubahan iklim, ekosistem pada wilayah pesisir, dan strategi adaptasi yang sesuai dengan kebutuhan mitra pengabdian. Kegiatan penyuluhan tentang perubahan iklim sangat diperlukan oleh masyarakat pesisir untuk mengurangi dampak negatif yang mungkin terjadi. Selain itu pada kegiatan ini juga dijelaskan bagaimana strategi adaptasi yang dapat diterapkan oleh masyarakat pantai paseban berbasis ekosistem mangrove. Terdapat beberapa manfaat dari ekosistem mangrove yakni sebagai strategi mitigasi tsunami, dapat mencegah terjadinya intrusi air laut ke daratan. Selain itu, manfaat lain dari ekosistem mangrove adalah dapat dimanfaatkan untuk membuat produk kerajinan, pengembangan usaha penangkapan dan budidaya kepiting, dan sebagai pengembangan ekowisata.
Pelatihan Penanganan Pascapanen Rumput Laut (Eucheuma cottonii) Kepada Gabungan Kelompok Tani Sumber Laut Berjaya Manggar-Kalimantan Timur Arista, Yuvita Lira; Amalia Nur Kumalaningrum; Yongki Christandi Batubara
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2162

Abstract

Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) Sumber Laut mengembangkan rumput laut varietas Eucheuma cottonii yang dikenal mempunyai kandungan nutrisi kompleks dan senyawa bioaktif. GAPOKTAN Sumber Laut Berjaya dapat menghasilkan hingga 1 ton rumput laut basah per panen. Namun, tingginya produktivitas tidak diimbangi dengan tinggi permintaan pasar. Rumput laut yang belum terjual terpaksa disimpan terlebih dahulu. Namun, penyimpanannya masih terbatas, hanya menggunakan plastik dan karung yang diletakkan langsung di lantai tanpa sekat atau alas. Kemunduran rumput laut selama penyimpanan pada umumnya disebabkan karena masyarakat belum menerapkan teknik pascapanen yang tepat karena terbatasnya peralatan dan minimya pengetahuan. Oleh sebab itu perlu adanya upaya peningkatan pengetahuan terkait penanganan pascapanen rumput laut kepada Kelompok Tani Sumber Laut Berjaya melalui kegiatan pendampingan dan pelatihan. Kegiatan diawali dengan sosialisasi penanganan pascapananen dan dilanjutkan dengan pendampingan. Pelatihan penanganan pascapanen dapat membantu mitra dalam menentukan teknik pascapanen yang tepat sehingga dapat mengurangi penurunan mutu rumput laut selama penyimpanan yang akan berdampak pada penurunan nilai ekonomi dan kandungan nutrisi, serta berpotensi menyumbang food loss dan food waste.Kegiatan PkM dinyatakan berhasil karena keseluruhan peserta dapat memperoleh nilai evaluasi diatas nilai 60.
Media Edukasi Peran Ayah ASI Berbasis Kearifan Lokal Batubara, Novita Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2187

Abstract

Peran ayah dalam keberhasilan pemberian ASI eksklusif sering kali terabaikan, padahal dukungan emosional, fisik, dan sosial dari ayah memiliki pengaruh signifikan terhadap keberlanjutan menyusui. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik peran ayah dalam mendukung ASI eksklusif melalui media edukasi berbasis kearifan lokal. Metode yang digunakan meliputi penggalian nilai budaya setempat, pembuatan media cetak dan audiovisual dengan bahasa daerah, penyuluhan kelompok, serta pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta sebesar 42% (dari 55% menjadi 97%), perubahan sikap positif pada 85% ayah, dan peningkatan dukungan nyata terhadap ibu menyusui pada 73% keluarga. Kearifan lokal terbukti efektif dalam memperkuat pesan edukasi dan mendorong keterlibatan ayah secara aktif.