cover
Contact Name
Nefonavratilova Ritonga
Contact Email
lppm.unar@gmail.com
Phone
+6285373542125
Journal Mail Official
lppm.unar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raja Inal Siregar, Kec Batunadua, Kota Padangsidimpuan.
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA)
ISSN : -     EISSN : 27150178     DOI : https://doi.org/10.51933/jpma.v6i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) menyediakan media bagi mereka yang ingin mempublikasikan artikel ilmiahnya dari hasil pengabdian masyarakat atau inovasi di bidang Kesehatan, Pendidikan, Humaniora.
Articles 504 Documents
Manajemen Edukasi Keperawatan untuk Pencegahan Konsumsi Jajanan Berisiko pada Anak Sekolah Dasar Siregar, Miftahul Khoiriyah; Pane, Nikmah Kemala Sari; Almadany, Ulfah Hidayah; Edy Sujoko
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 1 (2025): Vol. 7 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i1.1971

Abstract

Unhealthy eating habits among elementary school children pose a serious risk to their long-term physical and mental development. In Indonesia, the consumption of snacks high in sugar, preservatives, and harmful additives remains prevalent. This community service program aimed to increase nutritional awareness and improve students’ behavior toward healthy snacking. The activity was conducted at SD Negeri 200204 Kampung Losu, involving students, teachers, parents, and canteen managers. Methods included nutrition education sessions, demonstrations of healthy snack preparation, simulated healthy canteen activities, and training for teachers and parents. The results showed a significant increase in students' knowledge, with 68% reporting changes in behavior such as bringing healthy food from home and avoiding unhealthy snacks. The school also implemented a canteen policy to sell only healthy snacks. Active involvement from parents and teachers contributed to the program’s success. This program effectively enhanced health awareness among children and stakeholders and serves as a model for school-based health promotion initiatives.
PENYULUHAN IBU BALITA TERKAIT PENTINGNYA KENAIKAN BERAT BADAN BALITA DI POSYANDU Harahap, Mei Adelina; Simamora, Febrina Angraini; Rangkuti, Juni Andriani; Gintings, Akhyar Fauzi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 1 (2025): Vol. 7 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i1.1975

Abstract

Posyandu memiliki peran penting untuk memantau tumbuh kembang balita. Kegiatan posyandu diantaranya antropometri balita seperti pengukuran BB, TB yang nantinya dicatat melalui Kartu Menuju Sehat (KMS). Partisipasi balita dapat dilihat dari kedatangan balita ke posyandu, cakupan penimbangan balita di posyandu yang ditunjukkan oleh presentase jumlah balita yang datang per jumlah balita keseluruhan (D/S) merupakan indikator yang berkaitan dengan cakupan pelayanan gizi pada balita. Selain cakupan D/S, cakupan untuk penimbangan balita dan berat badannya naik juga penting diperhatikan, karena peningkatan berat badan balita setiap bulan yang sesuai dengan indikator KMS dapat memastikan bahwa anak dalam keadaan status gizi yang baik dan memastikan tumbuh kembangnya tetap optimal sesuai usianya . Metode yang di gunakan adalah berupa penyuluhan dengan cara memberikan materi menggunakan media leaflet. Pelaksanaan di lakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Batunadua dan diikuti oleh ibu yang mempunyai aanak balita . Kegiatan ini terlaksana dengan dengan baik bahkan para peserta terlihat antusias dan diharapkan kegiatan penyuluhan ini selain koordinasi dengan kader, diperlukan koordinasi dengan tokoh masyarakat setempat agar responden yang datang bisa lebih banyak lagi dan penyampaian informasi kesehatan ini dapat lebih menyebar luas lagi.
Senam Lansia untuk Menurunkan Tekanan Darah Di Desa Kayu Laut Kecamatan Panyabungan Selatan Simamora, Febrina Angraini; Simamora, Asnil Adli; Harahap, Mei Adelina; Manurung, Dina Mariana; Rangkuti, Juni Andriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 1 (2025): Vol. 7 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i1.1976

Abstract

Tekanan darah merupakan kekuatan lateral pada dinding arteri oleh darah yang didorong dengan tekanan darah dari jantung. Puncak dari tekanan maksimum saat ejeksi terjadi adalah tekanan darah sistolik dan pada saat ventrikel berelaksasi, darah yang tetap dalam arteri menimbulkan tekanan diastolic. Pada Lansia Hipertensi, perlu dilakukan Tindakan yang dapat menurunkan tekanan darah untuk mencegah terjadinya komplikasi. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan Masyarakat tentang Tindakan yang dapat menurunkan tekanan darah pada lansia dan untuk menurunkan tekanan darah lansia di desa Kayu Laut. Sebelum dilakukan senam lansia, mayoritas peserta sebanyak 27 peserta (77,2%) memiliki TD yang tinggi (hipertensi), namun setelah dilakukan senam lansia didapatkan penurunan tekanan darah lansia yaitu mayoritas peserta sebanyak 23 peserta (65,7%) memiliki tekanan darah yang normal. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa Senam lansia dapat dikombinasikan dengan terapi rendam kaki dengan air hangat dan metode tarik napas dalam sehingga tujuan untuk dapat menurunkan tekanan darah dapat tercapai.
OPTIMALISASI TEKNIK AKUPRESUR ENGURANGI GANGGUAN AKTIVITAS AKIBAT DISMENORE PADA REMAJA Nugraeny, Lolita; Sitorus, Nopita Yanti; Suhartini; Harahap, Rizki Noviyanti; Rangkuti, Juni Andriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 1 (2025): Vol. 7 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i1.2084

Abstract

Dismenore merupakan masalah umum yang sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan teknik akupresur sebagai solusi mengurangi gangguan aktivitas akibat dismenore pada remaja. Metode yang digunakan adalah pelatihan teknik akupresur kepada remaja putri di Klinik Niar Medan, dilanjutkan dengan pendampingan praktik mandiri selama satu bulan. Data dikumpulkan melalui pengukuran intensitas nyeri menggunakan skala Numerik Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi serta observasi aktivitas peserta. Hasil penelitian menunjukkan penurunan signifikan intensitas nyeri dari rata-rata 7,5 menjadi 2,3 setelah penerapan teknik akupresur secara rutin. Selain itu, peserta melaporkan peningkatan kemampuan mengelola nyeri secara mandiri dan berkurangnya ketergantungan pada obat-obatan. Kesimpulannya, teknik akupresur efektif dalam mengurangi nyeri dismenore dan meningkatkan kualitas aktivitas remaja putri.
Skrining Awal Tanda Diabetes Melitus Di Desa Muara Purba Nauli Antoni, Adi; AA, Abdullah; Ahmad, Haslinah; J. Hadi, Anto; Harahap, Alprida
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 1 (2025): Vol. 7 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i1.2099

Abstract

Diabetes melitus adalah salah satu penyakit yang bersifat degeneratif dan jumlah penderitanya terus mengalami kenaikan setiap tahun. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan informasi kepada penduduk Desa Muara Purba Nauli di Kecamatan Angkola Muaratais mengenai cara mendeteksi secara dini penyakit diabetes melitus. Metode yang diterapkan dalam program pengabdian ini melibatkan pengajaran tentang bagaimana menentukan apakah seseorang menderita diabetes menggunakan kuesioner AUSDRISK. Aktivitas ini dilaksanakan selama satu jam pada tanggal 7 November 2024. Target dari kegiatan ini adalah masyarakat Desa Muara Purba Nauli. Hasil yang diperoleh setelah program pengabdian ini adalah peningkatan pemahaman warga mengenai metode deteksi dini diabetes agar komplikasi yang diakibatkan oleh penyakit ini dapat dihindari. Dari 17 orang yang diperiksa, ditemukan bahwa 10 individu menunjukkan risiko rendah, 4 individu memiliki risiko sedang, dan 3 individu berada dalam kategori risiko tinggi diabetes. Diharapkan hasil dari pengabdian ini dapat menjadi informasi awal bagi masyarakat untuk mendeteksi diabetes melitus lebih awal agar terhindar dari penyakit tersebut.
PENINGKATAN KAPASITAS PELAKU USAHA MIKRO MELALUI PELATIHAN DIGITAL MARKETING DI DESA BUKIT LEMBAH SUBUR Sinaga, Gilbert Johan Martin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 2 (2025): Vol. 7 No 2 Agustus 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i2.1977

Abstract

Pandemi COVID-19 mendorong perubahan besar dalam perilaku konsumen dan sistem pemasaran, termasuk di wilayah pedesaan. Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membatasi aktivitas perdagangan konvensional, sehingga pelaku usaha mikro, khususnya anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Desa Bukit Lembah Subur, mengalami kesulitan dalam memasarkan produk secara langsung. Sementara itu, keterbatasan literasi digital menjadi kendala utama dalam mengadopsi pemasaran berbasis digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan digital marketing melalui pelatihan penggunaan media sosial dan aplikasi desain yang sederhana. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang mencakup tahapan persiapan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan ini dilaksanakan selama lima hari, dari tanggal 1 hingga 5 Agustus 2022, dan diikuti oleh sekitar 15 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan literasi digital peserta, keterampilan dalam membuat konten promosi, serta kesadaran akan pentingnya pemasaran digital untuk memperluas jangkauan usaha. Kegiatan ini juga mendorong munculnya kemandirian digital di kalangan pelaku usaha mikro desa. Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam proses transformasi digital ekonomi desa secara berkelanjutan.
Pemanfaatan Sampah Organik Sebagai Briket:: Pemberdayaan Masyarakat Desa Sungai Landas Tien Zubaidah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 2 (2025): Vol. 7 No 2 Agustus 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i2.1985

Abstract

Suboptimal organic waste management often becomes a source of environmental pollution and health risks. In an effort to address this issue, lecturers from Poltekkes Kemenkes Banjarmasin implemented a community service program focusing on Clean and Healthy Lifestyle (PHBS) education and training on converting organic waste into economically valuable briquettes. The methods used included socialization, education about the negative impacts of waste burning, and training on briquette production using simple molding tools. Assistance and marketing guidance were also provided to support activity sustainability. This program involved the Sungai Landas Village community and community groups at the Cahaya Kencana landfill. Results showed significant improvement in community knowledge about organic waste management (from 45% to 85%) and waste sorting abilities (from 35% to 80%). Positive impacts were also observed in the community's commitment to implementing PHBS, which increased from 40% to 75%. Recommendations from this activity include the need for continuous support from the village government to provide small-scale waste management facilities, advanced training to expand community skills, and the formation of joint business groups to increase production capacity and briquette marketing. This program has the potential to be replicated in other villages to enhance economic independence and environmental quality sustainably.
IMPLEMENTASI BLANKET WARMER UNTUK PENINGKATAN SUHU TUBUH PADA PASIEN HIPOTERMI PASCA ANESTESI SPINAL DI RUMAH SAKIT ISLAM PURWOKERTO Hanif I'zaaz, Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 2 (2025): Vol. 7 No 2 Agustus 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i2.1987

Abstract

Hipotermi pasca anestesi spinal merupakan komplikasi yang sering terjadi dan dapat memperlambat proses penyembuhan serta meningkatkan risiko infeksi luka operasi. Diperlukan intervensi non-farmakologis yang efektif untuk menstabilkan suhu tubuh pasien. Kegiatan ini bertujuan untuk mengimplementasikan Blanket Warmer sebagai metode peningkatan suhu tubuh pada pasien hipotermi pasca anestesi spinal di RSI Purwokerto. Metode pelaksanaan terdiri dari dua tahap, yaitu edukasi menggunakan media leaflet dan implementasi Blanket Warmer pada pasien dengan suhu <36°C. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran suhu tubuh serta penilaian pengetahuan pasien sebelum dan sesudah edukasi. Sebanyak 30 pasien terlibat dalam kegiatan ini, dengan hasil menunjukkan peningkatan suhu rata-rata dari 35,1°C menjadi 35,8°C setelah intervensi. Selain itu, terjadi peningkatan kategori pengetahuan baik dari 30% menjadi 90% setelah edukasi. Implementasi Blanket Warmer terbukti dapat meningkatkan suhu tubuh secara signifikan, dan edukasi yang diberikan meningkatkan pemahaman pasien terhadap hipotermi dan penanganannya. Kesimpulannya, kombinasi edukasi dan penggunaan Blanket Warmer efektif sebagai intervensi non-invasif dalam menstabilkan suhu tubuh pasien pasca anestesi spinal.
Peningkatan Motorik Halus Pada Anak Balita Melalui Kegiatan Mewarnai Ariesa Pandanwangi; Aulia Wara Arimbi Putri; Ratnadewi, Ratnadewi; Kartika Suhada
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 2 (2025): Vol. 7 No 2 Agustus 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i2.1990

Abstract

Orang tua kerap mengabaikan gerakan motorik halus pada balita untuk pertama kalinya yang disebut dengan tahapan coreng moreng. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan kemampuan anak balita melalui kegiatan mewarnai. Metode yang dilakukan adalah metode partisipatory dengan pendekatan artistik. Tahapannya dibuat perencanaan bersama dengan orang tua, kemudian pelaksanaan dengan pendampingan orang tua dan pengabdi, evaluasi dengan pendekatan artistik. Ada 18 anak yang terlibat dalam kegiatan ini dengan rentang usia 1-5 tahun. Hasil nya objek visual yang diwarnai oleh anak 1-3 tahun memperlihatkan periode coreng moreng dengan warna yang kontras, sedangkan anak usia 4-5 tahun sudah dapat memperlihatkan kemampuannya dengan memberi warna pada bidang dengan warna yang merata. Kesimpulannya anak dapat dilatih secara terus menerus untuk meningkatkan kemampuan motorik halusnya, dan dibutuhkan pendampingan orang tua dalam hal ini.
Penguatan Spiritualitas dan Komitmen Pelayanan Anggota Baru Legio Maria tandiangga, patrio
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 2 (2025): Vol. 7 No 2 Agustus 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i2.2003

Abstract

This PkM activity aims to strengthen the spirituality and commitment to service of all new members of the Legion of Mary in the North Toraja region. The implementation of PkM activities for the Legion of Mary includes two methods, namely a participatory and reflective approach with four stages of implementation, namely: procurement of handbooks, mentoring weekly meetings, recollection and pilgrimage activities, and inauguration and inauguration of the presidium. The procurement of handbooks is intended to help new members of the Legion of Mary understand their identity, duties, and values ​​lived as a legionary. Furthermore, the mentoring of weekly meetings aims to improve technical understanding of meeting procedures along with the arrangement of meeting agendas and Discipline in carrying out tasks. The next activity is to carry out recollection and pilgrimage activities for the legionaries. Recollection and pilgrimage aim to strengthen spiritual experience and deepen devotion to Mother Mary as an exemplary figure. Furthermore, the pronouncement of the oath and inauguration of legionaries and officers is intended to strengthen the commitment of the legionaries to become loyal soldiers of Mother Mary in carrying out the duties of the apostolic work. The results of the implementation of PkM activities show an increase in active participation, spiritual maturity, and structural readiness in carrying out apostolic work. Thus, this PkM activity has succeeded in forming a strong spiritual and organizational foundation for the development of the Legion of Mary in North Toraja.