cover
Contact Name
Nefonavratilova Ritonga
Contact Email
lppm.unar@gmail.com
Phone
+6285373542125
Journal Mail Official
lppm.unar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raja Inal Siregar, Kec Batunadua, Kota Padangsidimpuan.
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA)
ISSN : -     EISSN : 27150178     DOI : https://doi.org/10.51933/jpma.v6i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) menyediakan media bagi mereka yang ingin mempublikasikan artikel ilmiahnya dari hasil pengabdian masyarakat atau inovasi di bidang Kesehatan, Pendidikan, Humaniora.
Articles 504 Documents
EDUKASI LITERASI KEUANGAN DALAM COMMUNITY SERVICE SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN AKSES MOBILITY BERKREDIT Ningsi, Etty Harya; Yanti, Tri Auri; Nurhadi, A'an
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 2 (2025): Vol. 7 No 2 Agustus 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i2.2021

Abstract

Low financial literacy remains a major barrier to public access to credit-based mobility services, particularly among lower-middle-income communities. This community service initiative was carried out in response to the need for applicable and contextual financial education aimed at enhancing individuals' ability to make informed financial decisions. The activities were implemented using a participatory educational approach, involving training sessions, financial management simulations, and focused group discussions within the UNISZA student community located at UMN Al Wasliyah. The results indicate an increase in participants' understanding of key financial literacy concepts such as budgeting, credit risk assessment, and vehicle financing strategies. In addition, participants exhibited greater enthusiasm and confidence in accessing mobility credit schemes. These findings suggest that an educational approach in community service can serve as an effective strategy to bridge the gap in access to mobility credit. In conclusion, financial literacy instilled through this community engagement program has the potential to empower communities to improve their quality of life through more inclusive and sustainable mobility access.
Stunting dan Kemiskinan Debby Ratno Kustanto; Indah Putri Ramadhanti; Alfian Tanjung
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 2 (2025): Vol. 7 No 2 Agustus 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i2.2032

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah kegagalan tumbuh yang akarnya melekat pada masalah kronis gizi dan kemiskinan struktural. Di Indonesia, prevalensi stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, khususnya untuk keluarga miskin dengan akses terbatas pada makanan bergizi, layanan dasar, dan pendidikan. Edukasi publik melalui media dirasa efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang hubungan antara stunting dan kemiskinan. Tujuan pengabdian ini adalah mendeskripsikan peran media radio publik dalam edukasi gizi dan pencegahan stunting dalam program “Obrolan Sehat: Satu Energi Hadapi Stunting” dengan topik “Stunting dan Kemiskinan” di RRI Pro4 Bukittinggi. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dalam membahas bagaimana layanan siaran edukatif ini berdasarkan pada dokumen siaran, analisis materi pembicaraan, dan respons pendengar melalui media interaksi, yakni kuping masyarakat melalui telepon, WhatsApp, dan media sosial. Sumber informan ahli dari Universitas Prima Nusantara Bukittinggi. Hasilnya menunjukkan bahwa program siaran ini berhasil memberikan latar belakang isu stunting terkait masalah kemiskinan, dan memberikan informasi praktis mengenai intervensi gizi keluarga. Partisipasi pendengar cukup baik, dan interaksi turut mendukung untuk meningkatkan kesadaran tentang penerapan formula “1.000 Hari Pertama Kehidupan” dan bantuan pemerintah. Program ini membuktikan potensi menjadi media advokasi kesehatan masyarakat yang adil dan partisipatif.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI SERASI DENGAN MEMANFAATKAN LIMBAH KULIT KOPI MENJADI PUPUK KOMPOS BLOK DI DESA SITUMBA KECAMATAN SIPIROK Rahmi, Sri; Fauzi, Rahmad; Laila; Amelia, Rizki
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 2 (2025): Vol. 7 No 2 Agustus 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i2.2037

Abstract

Kelompok tani serasi sampai saat ini belum memanfaatkan kulit kopi dan dibuang begitu saja oleh petani. Dari obsevasi yang dilakukan pada kelompok tani serasi pasca panen adalah kurang efisiennya alat pengupas kopi dan pengolahan kulit kopi tidak dilakukan. Adapun tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada kelompok tani serasi desa Situmba adalah: 1) Mendampingi kelompok tani dalam penerapan hasil Ipteks dengan bantuan teknologi berupa alat pengupas kulit merah kopi; 2) Menerapkan hasil Ipteks berupa alat pencacah kulit kopi dan mendampingi kelompok tani serasi dalam memanfaatkan limbah kulit kopi menjadi pupuk kompos blok. Penyebaran angket dilakukan kepada kelompok tani serasi desa Situmba. Kegiatan ini memberikan kotribusi kepada mitra baik itu minat dan keterampilan dalam penggunaan teknologi dan pemanfaatan limbah kulit kopi. Hal ini terlihat dari hasil pre test yang sebelumnya Sangat paham 28,1% mengalami peningkatan menjadi 91,3 %. Selanjutnya pre test dengan kategori Paham yaitu 6,9 % setelah kegiatan menjadi 8,7%.
Peningkatan Kualitas dan Konsistensi Gula Kelapa Melalui Standarisasi Proses Produksi Elfriede, Dwining Putri; Wijaya, Fransisca; Gunawan, Sandy
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 2 (2025): Vol. 7 No 2 Agustus 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i2.2038

Abstract

Produksi gula kelapa di Indonesia masih banyak dilakukan berdasarkan intuisi tanpa penggunaan takaran dan parameter yang terstandar sehingga kualitas yang dihasilkan tidak konsisten. Rendahnya kualitas gula kelapa dapat disebabkan oleh ketiadaan panduan produksi. Besarnya potensi pemasukan dan keberlanjutan usaha pengolahan gula kelapa tidak diimbangi dengan kemampuan pengrajin dalam mengelola keuangan. Hal ini sebagai landasan kegiatan pengabdian, meliputi pengumpulan data dan informasi awal, penyusunan panduan produksi, pelatihan dan pendampingan kepada pengrajin gula kelapa di Desa Batuanten, Kabupaten Banyumas. Setiap pengrajin memiliki cara dan takaran masing-masing, mulai dari proses pengambilan nira kelapa, pengolahan, hingga pengeringan dan pembentukan gula kelapa. Materi peltihan memberikan pemahaman yang mendalam tentang pentingnya memproduksi pangan olahan yang aman, bermutu, dan layak untuk dikonsumsi oleh konsumen. Penyusunan panduan produksi merujuk praktik terbaik dari pengrajin gula kelapa yang telah menghasilkan produk berkualitas. Panduan ini mencakup berbagai tahapan, mulai dari penyiapan bahan baku, penyiapan bahan tambahan, penyiapan peralatan dan proses pengolahan. Peserta juga dilatih untuk menyusun catatan keuangan terkait pemasukan dan pengeluaran. Hasil evaluasi pelatihan menunjukkan adanya peningkatan sebesar 14,9%. Pengrajin juga didampingi dan diberikan beberapa peralatan baru guna menunjang penerapan panduan yang optimal.
EFEKTIVITAS MEDIA POSTER DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN PERSONAL HYGIENE DI PESANTREN DAARUT TAQWA SURAKARTA JAWA TENGAH Oktaviana, Ardyawati Wira; Zaen, Nurul Huda; Laelika, Savira Tiana Mei; Nurhaliza, Alfida Aulia Rahma Firdausy; Meidiyana, Rizky Ajrina; Sukamto, Ika Sumiyarsi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 2 (2025): Vol. 7 No 2 Agustus 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i2.2040

Abstract

Latar Belakang: Personal hygiene merupakan aspek penting dalam menjaga kesehatan, terutama di lingkungan pondok pesantren yang memiliki kepadatan tinggi dan potensi penyebaran penyakit. Rendahnya kesadaran dan pengetahuan santri tentang kebersihan diri dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan. Edukasi melalui media poster merupakan salah satu metode promosi kesehatan yang dinilai efektif dan efisien. Tujuan: Mengetahui efektivitas media poster dalam meningkatkan pengetahuan personal hygiene pada santri di Pesantren Daarut Taqwa Surakarta, Jawa Tengah. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test. Sampel berjumlah 68 santri yang dipilih secara total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan personal hygiene sebelum dan sesudah intervensi media poster. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil: Terdapat peningkatan skor rata-rata pengetahuan dari 82,65 (min–maks: 20–100) pada pre-test menjadi 88,38 (min–maks: 65–100) pada post-test. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,001, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pre-test dan post-test. Kesimpulan: Media poster terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan personal hygiene santri di lingkungan pondok pesantren. Media ini dapat dijadikan alternatif metode edukasi kesehatan yang praktis, menarik, dan mudah diterapkan di pesantren.
Meningkatkan Kesadaran Keberlanjutan Lingkungan Melalui Pendekatan Gamifikasi Pada Anak Sekolah Dasar Juhandi, Dany; Taufiqurrahman; Pasaribu, Asmara Wildani; Riyadi, Muhammad; Fajar, Ravenza Raditya; Kamila, Annisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 2 (2025): Vol. 7 No 2 Agustus 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i2.2042

Abstract

Kesadaran keberlanjutan lingkungan perlu dikenalkan kepada anak sejak dini untuk bisa mengambil peran dalam mencapai tujuan Sustainable Develoment Goals yang merupakan kesepakatan global. Masalah keberlanjutan yang kompleks bisa dimulai dari hal-hal kecil seperti pengelolaan sampah yang tepat. Pengelolaan sampah perlu edukasi kepada anak-anak untuk meningkatkan kesadaran lingkungan sejak dini. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan jenis-jenis sampah dan pemilahan sampah melalui pendekatan gamifikasi yang melibatkan partisipasi aktif peserta. Peserta kegiatan ini berjumlah 31 anak yang berada di salah satu Panti Asuhan di Kota Medan. Keberhasilan kegiatan dinilai menggunakan pre-test dan post-test kepada peserta tentang pengetahuan lingkungan. Data hasil pre-test dan post-test dianalisis menggunakan uji beda rata-rata (T-test). Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa melalui pendekatan gamifikasi mampu meningkatkan secara signifikan pengetahuan peserta tentang jenis-jenis sampah dan pemilahan sampah.
Implementasi Lingkungan Kerja yang Nyaman Melalui Kampanye Digital Hidup Sehat Chandra, Huki; Arismawati, Paramaditya; Wahyuni, Ayu Endah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 2 (2025): Vol. 7 No 2 Agustus 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i2.2050

Abstract

Perkembangan teknologi digital saat ini menuntut masyarakat dan pelaku UMKM untuk mampu memanfaatkan alat sederhana seperti Google Form dalam mendukung kegiatan sehari-hari. Namun, masih banyak yang belum memahami potensi alat ini sebagai media kampanye, termasuk untuk promosi gaya hidup sehat di lingkungan kerja. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat melalui pelatihan Google Form sebagai sarana kampanye digital hidup sehat. Kegiatan dilaksanakan pada 24 Mei 2025 oleh tim pengabdian masyarakat, dengan peserta yang berasal dari wilayah Ngagel, Putat, dan sekitarnya di Surabaya. Pelatihan dilakukan dalam bentuk penyampaian materi secara langsung, praktik pembuatan form, diskusi, serta evaluasi melalui pre-test, post-test, dan survei kepuasan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan skor pemahaman peserta, dari rata-rata 77,42 (pre-test) menjadi 85,81 (post-test), serta skor kepuasan tinggi sebesar 4,55 dari skala 5. Mayoritas peserta mampu membuat dan menerapkan Google Form untuk tujuan kampanye digital yang relevan dengan kebutuhan mereka. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan Google Form efektif untuk meningkatkan kemampuan digital sekaligus membangun kesadaran akan pentingnya lingkungan kerja yang sehat.
STRATEGI ICoFR UNTUK MENDETEKSI DAN MENCEGAH PENIPUAN Hasibuan, Ahmad Basid; Julialevi, Karina Odia; Saputra, Rishi; Rahayu, Nanik; Zarkasyi , Moh. Wahyudin; Winarningsih, Srihadi; Sukmadilaga, Citra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 2 (2025): Vol. 7 No 2 Agustus 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i2.2054

Abstract

Tujuan webinar ini untuk memberikan pengetahuan terkait Internal Control over Financial Reporting (ICoFR), forum diskusi dari kalangan profesional (auditor, akuntan, regulator, keuangan) dan akademisi. Pentingnya ICoFR diharapkan mampu mendeteksi terjadi fraud, memberikan keyakinan bahwa laporan keuangan yang disajikan dapat diandalkan dan dapat dipercayai, karena sudah sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku. Tanpa dukungan penuh dari manejemen, kecurangan masih akan tetap terjadi. Maka diperlukan pengendalian internal yang memadai, diharapkan pengawasan tata kelola yang baik dan ada dukungan manajemen sehingga terhindar dari salah saji material dan terjadinya fraud dalam laporan keuangan. Pengendalian inernal yang memadai dapat menjadi salah satu kunci untuk mendeteksi dan mencegah fraud dalam perusahaan. ICoFR dan COSO saling terintegrasi satu sama lain dan mampu untuk mendeteksi dan mencegah penipuan dalam organsisasi. ICoFR dan COBIT dapat saling melengkapi dalam pengendalian internal, dimana COBIT fokus pada teknologi informasi, peran teknologi dalam pencegahan penipuan memberikan pengawasan ganda yang terintegrasi terhadap analisis data ke sistem pengendalian
PSIKOEDUKASI QUARTER LIFE CRISIS “FACE THEM WITH ONE BIG STEP!” Tsabila Hanum, Fanisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 2 (2025): Vol. 7 No 2 Agustus 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i2.2055

Abstract

Masa transisi dari akhir remaja ke awal dewasa sering dihadapi dengan berbagai tantangan. Individu yang adaptif dapat melewati fase ini dengan baik, namun beberapa mungkin mengalami kesulitan sehingga mengalami quarter life crisis (QLC). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai QLC melalui psikoedukasi daring dengan tema “Quarter Life Crisis: Face Them with One Great Step!” yang ditujukan bagi individu usia emerging adulthood. Kegiatan ini dilakukan dengan metode daring melalui platform Zoom dan melibatkan 50 peserta. Hasil asesmen menunjukkan bahwa 93,8% dari mereka mengalami QLC yang menandakan topik kegiatan sesuai dengan kondisi peserta. Kegiatan mencakup penyampaian materi, kuis ice-breaking, sesi tanya jawab, dan diskusi mengenai pengertian, penyebab, dan cara mengatasi QLC. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta merasa mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh, mencerminkan efektivitas kegiatan dalam meningkatkan pemahaman dan motivasi peserta. Temuan ini menegaskan pentingnya psikoedukasi untuk menangani QLC dan menunjukkan kebutuhan yang tinggi akan kegiatan serupa untuk membantu individu pada masa dewasa awal mengatasi tantangan yang ada di tahap perkembangan ini.
IMPLEMENTASI RUANG LAKTASI PORTABEL DI POSYANDU GUNA MEMUDAHKAN IBU MENYUSUI DI AREA PUBLIK Mufidah, Ilma; Suteja Putra, Perdana; Amelia Zunaidi, Rizka; Istiqomah, Silvi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 2 (2025): Vol. 7 No 2 Agustus 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i2.2057

Abstract

Menyusui merupakan aktifitas penting yang terbukti mempengaruhi tumbuh kembang dan kecerdasan bayi. Sayangnya, di Indonesia jumlah ibu yang menyusui mengalami penurunan. Hal ini diakibatkan oleh kurangnya fasilitas menyusui di ruang publik. Paper ini memaparkan tentang pengembangan dan implementasi Ruang Laktasi Portabel. Ruang Laktasi Portabel merupakan ruang laktasi khusus yang dirancang untuk memfasilitasi ibu menyusui saat berada di area publik. Paper ini bertujuan mengimplementasikan Ruang Laktasi Portabel yang dikembangkan dengan metode Design Thinking dan Quality Function Deployment. Ruang Laktasi Portabel dikembangkan sesuai dengan kebutuhan pengguna untuk mengakomodasi kebutuhan ibu menyusui secara lebih baik. Ruang Laktasi Portabel kemudian diimplementasikan di layanan perawatan kesehatan ibu dan anak (Pos Pelayanan Terpadu/ POSYANDU). Implementasi Ruang Laktasi Portabel di POSYANDU ini dilakukan dengan metode participatory approach. Peneliti menjadi fasilitator untuk menjelaskan proses pengembangan Ruang Laktasi Portabel serta menjelaskan cara penggunaan Ruang Laktasi Portabel dengan benar kepada para ibu menyusui. Ibu menyusui diminta untuk mencoba menggunakan Ruang Laktasi Portabel. Umpan balik dari pengguna dicatat dan digunakan untuk perbaikan lebih lanjut. Berdasarkan hasil feedback pengguna yang telah mencoba Ruang Laktasi Portabel dapat disimpulkan bahwa pengguna setuju akan manfaat Ruang Laktasi Portabel tersebut. Beberapa rekomendasi untuk perbaikan Ruang Laktasi Portabel juga diusulkan, diantaranya penambahan fitur dan perbaikan kualitas fitur.