cover
Contact Name
Dewa Gede Sudika Mangku
Contact Email
dewamangku.undiksha@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
dewamangku.undiksha@gmail.com
Editorial Address
Jalan Udayana No. 11 Singaraja - Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal ENMAP
ISSN : 27453731     EISSN : 27453723     DOI : https://doi.org/10.23887/jpss.v2i2.468
JURNAL ENMAP is a journal that facilitates the interests of lecturers, Profesional and the academic community to communicate articles from research results and strengthen the exchange of ideas from academic reviews in the field of geoinformstion, surveying, cartographic, and environmental.The academic articles include research and reviews of studies in Geoinformation, field surveying, environmental, regional issue investigations, resource management, disaster management, remote sensing techniques (RS) and the application of geographical information system (GIS) and in-depth discussion on the development of surveying and mapping tools.
Articles 85 Documents
IDENTIFIKASI POTENSI ANCAMAN BENCANA TANAH LONGSOR BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KECAMATAN BATURITI KABUPATEN TABANAN Manuaba, Ida Bagus Kade Aditya; Atmaja, Dewa Made; Putra, I Wayan Krisna Eka
Jurnal ENMAP Vol 2, No 1 (2021): Maret, Jurnal ENMAP
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengidentifikasi Potensi Kerentanan Bencana Tanah Longsor Berbasis Sistem Informasi Geografis di Kecamatan Baturiti Kabupeten Tabanan. Penelitian ini mengunakan metode penelitian survei dengan mengunkan teknik obserpasi dan teknik dokumentasi dalam pengumpulan data. Objek dalam penelitian ini yaitu identifikasi potensi kerentanan bencana tanah longsor berbasis system informasi geogrfis. Teknik analisis dalam penelitian ini dilakukan dengan cara analisis deskriptif dan kualitatif.yang dikorelasikan dengan teknik pembobotan. Teknik ini digunakan untuk mengetahui prolehan bobot tertinggi dan bobot terendah yang nantinya akan dianalisis dan diklasifikasikan ke dalam katagori pembobotan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebaran tingkat potensi kerentanan tanah longsor yang terdapat di Kecmatan Baturuti Kabupaten Tabanan   sangat berpariasi dan memiliki keunikan tersediri. Terdapat 35 titik persebaran potensi kerentanan bencana tanah longsor. Kecamatan Baturuti merupakan salah satu dari sepulu kecamatan yang ada di Kabupaten Tabanan terletak dibagian paling uatra. Dan memiliki letak geografis daerah pegunungan, pariwisata,pertanian, merupakan andalan di Kecamtan Baturiti. Perkembangan teknologi informasi serta komunikasi yang semakin cepat. Yang dibarengi dengan kritisnya sikap masyarakat terhadap berbagai pelaksanaan dari hasil pembangunan yang sedang dilaksanalan telah mendorong pemerintah pusat, dan daerah untuk melaksanakan pemerintah secara efektif,efisien, dan transvaran.Kata Kunci: Potensi Ancaman, Tanah Longsor, Sistem Inforasi Geografis
KINERJA SEKTOR UNGGULAN DI KECAMATAN RENDANG, KABUPATEN KARANGASEM Landrawan, I Wayan; Kurniawan, Wayan Damar Windu
Jurnal ENMAP Vol 1, No 2 (2020): September, Jurnal ENMAP
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.183 KB)

Abstract

Erupsi Gunung Api Agung yang terjadi pada tahun 2017 secara tidak langsung dapat berdampak pada pembangunan dan pengembangan kawasan di sekitarnya, terutama pada wilayah Kecamatan Rendang, yang berlokasi di lereng atas. Erupsi Gunung Api Agung ini menyebabkan terganggunya sumber daya alam di sekitarnya yang dapat menurunkan kinerja sektor unggulan wilayah. Hal ini menyebabkan pemerintah daerah perlu memiliki perencanaan pengembangan dan pembangunan wilayah berbasis skenario kebencanaan jika terjadi dampak yang signifikan pada sebuah kejadian bencana. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kinerja sektor unggulan daerah yang ada di wilayah kajian, sehingga dapat memberikan gambaran bagi pemerintah daerah tentang potensi sektor unggulan yang akan terganggu jika terjadi erupsi di kemudian hari. Metode yang digunakan dalam menganalisis kinerja sektor unggulan daerah adalah analisis shift & share. Dalam penelitian ini analisis shift-share yang digunakan adalah perbandingan selisih laju pertumbuhan sektor di wilayah studi (Kecamatan) dengan wilayah yang lebih luas yaitu Kabupaten. Ada 7 sektor pembangunan yang dianalisis, yaitu pertanian, perkebunan, peternakan, perdagangan, pariwisata, pertambangan, dan jasa. Hasil penelitian menunjukkan, dari 7 sektor pembangunan, perkebunan dan peternakan merupakan sektor dengan kinerja unggulan di Kabupaten Rendang. Sektor pertanian merupakan sektor dengan kinerja yang sedikit lebih unggul, sedangkan sektor lainnya merupakan sektor yang agak mundur. Kata Kunci: Kinerja Sektor Unggulan, shift & share, Erupsi gunung api.
SEBARAN TINGKAT KAPASITAS WILAYAH PESISIR BAGIAN BARAT KABUPATEN BULELENG TERHADAP ANCAMAN PENINGKATAN MUKA AIR LAUT Putra, I Wayan Krisna Eka
Jurnal ENMAP Vol 1, No 1 (2020): Maret, Jurnal ENMAP
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.548 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan sebaran tingkat kapasitas wilayah pesisir bagian baratKabupaten Buleleng terhadap ancaman peningkatan muka air laut serta mengetahui perbandingantingkat kapasitasnya. Subyek dalam penelitian ini adalah aparat desa dan staff BPBD KabupatenBuleleng, sementara obyek penelitiannya adalah tingkat kapasitas. Fenomena yang dideskripsikandalam penelitian ini terkait dengan sebaran tingkat kapasitas wilayah pesisir bagian barat KabupatenBuleleng. Tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini terdiri dari kegiatan pengumpulan data,pembobotan, penentuan tingkat kapasitas sampai akhirnya pemetaan tingkat kapasitas. Teknik analisisdata yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dipadukan dengan analisis komparatifkeruangan berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) yang ditujukan untuk menganalisis perbandingantingkat kapasitas antar desa di wilayah pesisir. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa sebarantingkat kapasitas seluruh wilayah pesisir bagian barat Kabupaten Buleleng berada pada kategori sedang.Penilaian tingkat kapasitas menunjukkan adanya ketimpangan indikator kapasitas beberapa desaterutama mengenai ketersediaan peta ancaman dan sistem peringatan dini. Dengan demikian perludilakukan sosialisasi terhadap dokumen kajian bencana yang sudah dibuat oleh BPBD KabupatenBuleleng.
PERBANDINGAN HASIL PEMOTRETAN FOTO UDARA MENGGUNAKAN DRONE INDUSTRIAL DENGAN DRONE BASIC Negara, Made Abdi; Wisnawa, I Gede Yudi; Putra, I Wayan Krisna Eka
Jurnal ENMAP Vol 2, No 2 (2021): September, Jurnal ENMAP
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.686 KB)

Abstract

UAV atau biasa disebut drone merupakan pesawat tanpa pilot yang dikendalikan jarak jauh oleh pengguna di darat, perairan maupun pada kendaraan lainnya melalui sistem komputer atau remote control. Salah satu pemanfaatan drone yaitu untuk pemetaan. Jenis drone antara lain ; Drone Militer, Drone Konsumer, Drone Mainan, Drone Profesional, Drone Industrial. Drone yang paling sering digunakan pemotretan udara untuk kebutuhan pemetaan adalah drone industrial sedangkan drone jenis mainan tergolong kedalam drone basic biasanya digunakan untuk pemula akan tetapi seiring perkembangan waktu drone jenis ini semakin memiliki sistem dan perangkat yang mumpuni terutama pada bagian sensor kameranya. Faktor biaya, kualitas hasil, waktu dan proses sangat mempengaruhi sehingga drone khususnya drone industrial dianggap sangat cocok untuk pemetaan akan tetapi harga yang ditawarkan drone tersebut masih terbilang mahal dibandingkan menggunakan drone basic dengan harga yang terjangkau. Maka perlu dilakukan penelitian mengenai perbandingan antara hasil pemotretan udara drone basic dengan drone industrial sebagai acuannya dan pengukuran lapangan sebagai perhitungan akuratnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan dimensi foto hasil pemetaan kedua drone yang berbeda jenis pada kondisi titik penerbangan dan skala yang sama sehingga didapatkan satu unsur dapat atau tidaknya drone basic digunakan sebagai alat pemetaan foto udara. Metode pada penelitian ini yaitu dengan komparasi foto dan menganalisis persentase keakuratan dimensi foto yang dihasilkan oleh kedua drone menggunakan bantuan koordinat titik ikat yang didapat dari citra BPN, dengan pembuatan mark pada sekitaran titik terbang yang nantinya akan diukur luasnya. Hasil penelitian ini berupa persentase kecocokan drone basic jika digunakan untuk pengukuran pada poligon yang telah dibuat dan hasil komparasi foto dimulai dari objek yang terdekat dengan titik prinsipal foto sampai objek yang terjauh dari titik prinsipal foto.
EVALUASI PROGRAM RUMAH SUBSIDI BAGI MASYARAKAT BERPENGHASILAN RENDAH (MBR) DI KABUPATEN BULELENG Cahyaninghati, Ruth; Sudharsana, I Made Gede; Kardinal, Ni Gusti Ayu Diah Ambarwati
Jurnal ENMAP Vol 2, No 1 (2021): Maret, Jurnal ENMAP
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.903 KB)

Abstract

Buleleng Regency is a district that has a very high housing backlog compared to other districts in Bali Province. The government provides subsidized housing assistance to low-income communities with the assistance of FLPP. The implementation of the subsidized housing program with FLPP assistance in Buleleng Regency has been running for 5 years. The purpose of this study is to determine the implementation of the subsidized housing program in Buleleng Regency and to determine the level of housing feasibility for subsidized houses. This study used a descriptive research method with a qualitative approach and supported by quantitative data obtained through interviews and parameters of each aspect of the feasibility level of the house, interviews and observations. The data will be analyzed using descriptive analysis method. Based on the results of the study, it was concluded that in implementing the subsidized housing with the FLPP program, it was right on target for low-income people, in accordance with the conditions set by the government and was livable even though for the long term this house was not very helpful due to the inadequate area of the house
PEMANFAATAN FOTOGRAMETRI UNTUK MODEL 3 DIMENSI DENGAN VISUALISASI MENGGUNAKAN TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY (AR) Fidera, M Mujahid Aditya; Ihsan, Muhammad
Jurnal ENMAP Vol 1, No 2 (2020): September, Jurnal ENMAP
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.687 KB)

Abstract

Kemajuan teknologi akan terus berkembang dan berkembang selaras dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan memiliki inovasi yang berdampak positif bagi kehidupan manusia. Salah satu aspek yang akan terus berkembang seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi adalah media dalam menyampaikan informasi. Media tentu saja berkaitan dengan penggunaan alat yang memiliki kemampuan untuk memvisualisasikan suatu objek/keadaan tertentu. Sebelum melakukan pemvisualisasian terhadap suatu objek/keadaan untuk menampilkan informasi peran kamera atau wahana digunakan untuk menangkap objek/keadaan pada permukaan bumi sangat dibutuhkan. Fotogrametri merupakan salah satu kegiatan yang cocok sebelum melakukan pemvisualisasian. Sesuai dengan pengertian fotogrametri yang merupakan seni, ilmu dan teknologi dalam memperoleh informasi yang terpercaya mengenai objek-objek dan lingkungan fisis melalui proses perekaman. Produk dari fotogrametri merupakan teknologi yang dapat dimanfaatkan sebagai media dalam penyampaian informasi. Metode yang digunakan untuk memanfaatkan produk dari fotogrametri yaitu dengan mengkombinasikan data melalui pengolahan beberapa perangkat lunak (software). Pada penelitian ini, kombinasi antara Augmented Reality (AR) dengan produk fotogrametri digital 3 Dimensi merupakan sarana bagi teknologi interaksi antara manusia dengan komputer. Karena produk dari fotogrametri yang berbentuk 3 Dimensi sudah sesuai dengan keadaan objek sebenarnya yang ada pada permukaan bumi dan Augmented Reality (AR) memberikan informasi secara interaktif kepada pengguna terutama dimanfaatkan dalam berbagai kegiatan. Proses penyampaian informasi yang menggunakan teknologi sebagai medianya akan sangat memudahkan untuk penngguna dalam proses kegiatan yang berkaitan dengan informasi.Kata kunci: Fotogrametri, Augmented Reality (AR).
TINGKAT BAHAYA EROSI DI KECAMATAN KUTA SELATAN, KABUPATEN BADUNG, BALI Kurniawan, Wayan Damar Windu
Jurnal ENMAP Vol 1, No 1 (2020): Maret, Jurnal ENMAP
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.29 KB)

Abstract

Perkembangan pariwisata di wilayah Kecamatan Kuta Selatan diikuti dengan semakin berkembangnyalahan terbangun. Fenomena ini tentunya akan berdampak pada kondisi lahan, khususnya bahaya erosiyang dapat menyebabkan pendangkalan sungai atau sedimentasi di bibir pantai. Berdasarkan haltersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju erosi dan tingkat bahaya erosi di wilayah kajian(Kuta Selatan). Analisis Tingkat bahaya erosi dan besaran laju erosi di Kecamatan Kuta Selatanmenggunakan metode USLE dari Wischmeier dan Smith (1978) dengan menggunakan 4 jenis informasidasar untuk menghasilkan indeks Erositivitas, Erodibilitas, Panjang dan kemiringan lereng, dan faktorpengelolaan lahan/tanaman. Empat jenis data / informasi dasar yang digunakan yaitu data curah hujan,peta jenis tanah, kemiringan, dan peta penutupan lahan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwaberdasarkan data dasar, wilayah kajian didominasi solum tanah sangat dangkal. Hal ini berpengaruhpada tingkat bahaya erosi yang berat pada sebagian besar wilayah kajian dengan laju erosi rata – ratakurang dari 15 ton/ha/tahun.
PEMETAAN KEKRITISAN LAHAN KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI PROVINSI BALI Dewi, Made Kartika Sila; Treman, I Wayan; Budiarta, I Gede
Jurnal ENMAP Vol 2, No 2 (2021): September, Jurnal ENMAP
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.409 KB)

Abstract

Lahan menjadi salah satu sumber daya yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup dengan ditanami berbagai jenis tumbuh-tumbuhan, biasanya dijadikan untuk perkebunan dan pertanian. Untuk dapat mempertahankan produktivitas lahan yang baik dan kelestariannya, harus memperhatikan penggunaan bahan kimia dan alih fungsi lahan. Dewasa ini pertumbuhan penduduk yang terus meningkat menyebabkan terjadinya perubahan penggunaan lahan secara drastis. Perubahan penggunaan lahan ini disebabkan oleh tingkat kebutuhan manusia untuk memenuhi kebutuhan sandang pangan dan papan. kekritisan yang diakibatkan oleh bencana alam atau dirusak oleh perilaku manusia yang salah dalam menggunakan lahan. Lahan kritis adalah lahan yang telah mengalami kerusakan dan bahkan kehilangan fungsi hidrologis dan fungsi ekonomi. Bisa disebut tanah tersebut tidak lagi mampu mengatur persediaan air serta tidak mampu berproduksi dengan baik. Begitu juga di Kecamatan Bangli yang wilayahnya masih berdekatan dengan Pegunungan, maka terdapat wilayah dengan kemiringan lereng agak curam.  Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui kekritisan lahan dan  persebaran kekritisan lahan di Kecamatan Bangli. Teknik yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu skoring atau pembobotan dan teknik overlay. Hasil penelitian ini berupa persebaran kekritisan lahan di Kecamatan Bangli
Pemetaan Sebaran Sumber Mata Air Di Kecamatan Sawan Dwipa, Gusti Ngurah Gede Kunjara; Treman, I Wayan; Budiarta, I Gede
Jurnal ENMAP Vol 2, No 1 (2021): Maret, Jurnal ENMAP
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.817 KB)

Abstract

Tahun 2016 hingga tahun 2017 Kecamatan Sawan mengalami krisis air bersih yang berdampak pada beberapa wilayah di Kecamatan Sawan mengalami kekurangan air bersih. Hal tersebut disebabkan oleh rusaknya 3 mesin penarik air, mengecilnya sumber mata air, banyaknya sumber air yang belum dimanfaatkannya dan beberapa pipa induk saluran air bersih milik desa sering mengalami kebocoran, selain itu belum adanya pengelolaan sehingga menyebabkan kesusahan dalam mendapatkan air bersih dimusim kemarau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran sumber mata air di Kecamaatan Sawan agar dapat memetakan lokasi absolut dari sebaran sumber mata air yang ada di seluruh Kecamatan Sawan. Metode ini menggunakan metode deskriptif dan kualitatif dengan wawancara dan survei lapangan untuk mendapatkan lokasi sebaran sumber mata air menggunakan metode wawancara dan survei lapangan. Subjek dari penelitian ini adalah lokasi sebaran sumber mata air dan objeknya dari penelitian ini adalah pengelolaan sumber mata air. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat 15 (lima belas) data sumber mata air dari 10 (sepuluh) desa di Kecamatan Sawan namun ada 4 (empat) desa yang tidak memiliki sumber mata air. Kemudian dari data tersebut didapatkan 2 kategori sumber mata air yaitu sumber mata air yang media perantaranya melalui akar pohon dan sumber mata air yang perantaranya melalui tanah. Dari kedua jenis sumber mata air tersebut sumber mata air yang media perantaranya melalui akar pohon berjumlah 2 (dua). Selanjutnya untuk sumber mata air yang media perantaranya melalui tanah memiliki jumlah 13 (tiga belas) sumber mata air. Di Kecamatan Sawan lebih banyak terdapat sumber mata air yang media perantaranya melalui tanah dibandingkan dengan sumber mata air yang media perantaranya melalui akar pohon yang lebih sedikit jumlah sumber mata airnya.
PEMANFAATAN METODE FOTOGRAMETRI UNTUK PEMETAAN SKALA 1 : 1000 (STUDI KASUS : UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA) Rachmanto, Dendi Haris; Ihsan, Muhammad
Jurnal ENMAP Vol 1, No 2 (2020): September, Jurnal ENMAP
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.971 KB)

Abstract

Fotogrametri merupakan seni, ilmu dan teknologi dalam memperoleh informasi yang terpercaya mengenai obyek-obyek dan lingkungan fisik, melalui proses perekaman, pengukuran dan penafsiran citra fotografik, yang dimana aspek-aspek geometrik dari foto udara seperti sudut, jarak, koordinat, dan sebagainya merupakan faktor utama, cepatnya perkembangan dari teknologi dalam bidang survey dan pemetaan yaitu Wahana Unmanned Aerial Vehicle membuat penulis melakukan sebuah penelitian pada lingkungan kampus dengan tujuan menghasilkan informasi spasial kampus UPI dari hasil orthophoto dengan skala besar yang sesuai dengan Peraturan Badan Informasi Geospasial,disisi lain Badan Informasi Geospasial selaku lembaga yang mengurusi perumusan, penyusunan rencana, dan pelaksanaan pengawasan fungsional pada informasi spasial membuat kebijakan tentang standarisasi dari pemetaan fotogrametri.kebijakan tersebut menitik beratkan pada koreksi geometri foto udara dilakukan dengan cara membandingkan koordinat foto udara dengan koordinat hasil pengolahan data GPS. Pengujian ketelitian posisi mengacu pada perbedaan koordinat (X, Y) antara titik uji pada gambar dengan lokasi sesungguhnya. Hasil akhir dari kegiatan survey foto udara yaitu berada pada tahap uji akurasi yaitu Root Mean Square Error (RMSE) digunakan untuk menggambarkan akurasi meliputi kesalahan random dan sistematik. dengan nilai yang didapat pada saat pengolahan 0.190029m selanjutnya nya menghitung nilai dari Circular Error 90% (CE90) yaitu ukuran ketelitian geometrik horizontal yang didefinisikan sebagai radius lingkaran yang menunjukkan bahwa 90% kesalahan atau perbedaan posisi horizontal objek di peta dengan posisi sebenarnya. Maka hasil akhir dari uji akurasi ini bahwa CE90 = 0.288368 berada pada skla 1 :1000 Kelas 2 ketelitian peta dasar