cover
Contact Name
imam khowim
Contact Email
innovative@iaipd-nganjuk.ac.id
Phone
+6281232576146
Journal Mail Official
innovative@iaipd-nganjuk.ac.id
Editorial Address
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu keguruan Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk Jln. Wilis, Kramat, Nganjuk (0358) 324737 Kode Pos 64419
Location
Kab. nganjuk,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian)
ISSN : 23554053     EISSN : 27743640     DOI : https://doi.org/10.53429/innovative.v8i01
Core Subject : Education,
INNOVATIVE: (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) (print ISSN: 2355-4053 , online ISSN :2774-3640) Jurnal ini merupakan jurnal ilmiah yang berisikan makalah yang diambil dari kajian analisis kritis di bidang pendidikan Islam. Di dalamnya juga terdapat karya asli dari dosen, peneliti, mahasiswa, dan pihak yang terkait lainnya yang belum atau belum dipublikasikan dalam bentuk artikel tentang penelitian dan gagasan konseptual.Jurnal ini terbit dua kali dalam kompilasi: Juni dan November yang populer di seluruh Indonesia dan Asia Tenggara dalam bentuk cetak dan online.
Articles 146 Documents
Transformasi Sistem Pendidikan dari Masa Kolonial Belanda hingga Pendidikan Indonesia Masa Kini: Sebuah Tinjauan Historis SOIM
JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol. 15 No. 2 (2026): JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian)
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The Indonesian education system has experienced substantial changes from the period of Dutch colonial rule to the contemporary era. During the colonial period, educational access was highly restricted and primarily intended for European communities and indigenous elites, resulting in social stratification and unequal educational opportunities. In contrast, the current Indonesian education system is founded on the principles of equity, inclusiveness, and the holistic development of learners. This study aims to analyze and compare the characteristics, objectives, and implications of the Dutch colonial education system and the contemporary Indonesian education system from a historical perspective. Employing a qualitative literature review approach, this research examines relevant historical records, scholarly publications, and educational policy documents. The findings reveal that colonial education functioned mainly as an instrument to support the political, administrative, and economic interests of the Dutch government, whereas modern Indonesian education is oriented toward democratization, equal access, character formation, and the enhancement of human resources. The study underscores the importance of understanding historical educational developments as a foundation for formulating educational policies that are responsive to societal needs, equitable, and capable of meeting global challenges. Keywords: Dutch Colonial Education, Indonesian Education System, Historical Comparison, Educational Transformation
Konsep Pembinaan Spiritual dan Intelektual Siswa Menurut Pemikiran Hasan Al-Banna IMAM KHOWIM
JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol. 15 No. 2 (2026): JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian)
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Contemporary educational practices frequently encounter a dichotomy between religious and secular sciences, which often results in insufficient attention to students’ spiritual development. This study aims to examine Hasan Al-Banna’s perspective on the development of students’ spiritual and intellectual capacities and to explore its relevance to contemporary Islamic education. Employing a qualitative literature review approach, the research analyzes Hasan Al-Banna’s major works alongside relevant academic literature in the field of Islamic educational thought. The findings demonstrate that Hasan Al-Banna advocates an integrated educational model that harmonizes spiritual values and intellectual growth to cultivate a balanced Muslim personality characterized by knowledge, faith, morality, and social responsibility. According to his perspective, education should not merely focus on cognitive achievement but also nurture spiritual awareness and ethical conduct as essential components of human development. The study further suggests that the integration of scientific knowledge with tawhid-based values within Islamic education curricula can contribute to the formation of individuals who are intellectually competent, morally grounded, and capable of responding to the challenges of globalization. Therefore, Hasan Al-Banna’s educational thought remains highly relevant as a foundation for developing holistic and value-oriented Islamic education in the contemporary era. Keywords: Hasan Al-Banna, Spiritual Development, Intellectual Development, Islamic Education, Curriculum Integration.
Manajemen Strategi Guru Akidah Akhlak dalam Membentuk Karakter Religius Siswa Madrasah Muhamad Ali Anwar
JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol. 15 No. 2 (2026): JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian)
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan karakter bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai luhur bangsa pada Siswa, seperti religiusitas, nasionalisme, integritas, kemandirian, dan gotong royong. Penanaman nilai-nilai ini diharapkan dapat menghasilkan generasi muda yang berkarakter kuat, berbudi pekerti luhur, dan mampu berkontribusi positif bagi bangsa dan negara. Salah satu jenis karakter yang penting untuk ditanamkan pada siswa adalah karakter religius. Karakter religius ini dapat diartikan sebagai sikap dan perilaku yang mencerminkan keimanan dan ketaatan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Penanaman karakter religius pada siswa perlu dilakukan sejak dini, karena pada masa ini anak-anak masih mudah untuk menerima dan meniru nilai-nilai yang diajarkan. Perencanaan dalam pembelajaran sangat penting dalam pengembangan silabus, serta untuk menyelenggarakan kegiatan-kegiatan keagamaan dan pembentukan karakter religius siswa. Pelaksanaan/implementasi pembentukan karakter religius dengan strategi-strategi yang telah direncanakan oleh guru Akidah Akhlak, akan dilaksanakan dengan menerapkan metode-metode yang diajarkan. Evaluasi penilaian dilakukan oleh guru terhadap proses kegiatan belajar mengajar. Penilaian tersebut bertujuan untuk mengetahui sejauh mana tujuan pengajaran telah tercapai.
IMPLEMENTASI PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER PESERTA DIDIK MELALUI BUDAYA RELIGIUS DI MADRASAH Muhamad Ali Anwar
JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol. 15 No. 01 (2026): JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian)
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan berbicara di depan umum atau publik speaking adalah kernampuan seseorang untuk berbicara didepan umum dengan benar
Peranan Ekstrakurikuler Muhadharah untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Pada Peserta Didik Muhamad Ali Anwar
JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol. 14 No. 3 (2025): JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian)
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Keterampilan berbicara di depan umum atau publik speaking adalah kernampuan seseorang untuk berbicara didepan umum dengan benar sehingga pesan dapat dengan jelas tersampaikan dan tujuan bicara langsung didapatkan. Secara sederhana Keterampilan berbicara merupakan suatu teknik mengomunikasikan pesan atau pendapat di depan orang banyak, dengan maksud agar orang lain rnernahami yang disampaikan atau bahkan mengubah pandangan atau pendapat, oleh karena itu ketrampilan berbicara menjadi hal yang sangat penting dan urgen. Tujuan utama dari berbicara adalah berkomunikasi. Fungsi ekstrakurikuler muhadlarah adalah untuk memberikan informasi, menyampaikan pesan, mendidik, menghibur, membujuk, menarik perhatian, memperingatkan, membentuk kesan, memberikan instruksi, membangun semangat, menggerakan massa, dan lain-lainnya. Peranan ekstrakurikuler muhadharah adalah untuk meningkatkan keterampilan berbicara adalah menumbuhkan rasa percaya diri, menumbuhkan keberanian kepada siswi untuk tampil didepan umum, melatih sisiwi agar terampil dan mampu membuat materi pidato dengan beberapa tema, menumbuhkan rasa tanggung jawab kepada siswi, disiplin, terlatih membuat konklusi/ kesimpulan, serta mampu menyampaikan materi secara sistematis.
Implementasi Pendekatan Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta dalam Pembelajaran Rumpun Pendidikan Agama Islam di Madrasah Ibtidaiyah Irma Fauziah Irma
JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol. 15 No. 2 (2026): JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian)
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/innovative.v15i2.2600

Abstract

Islamic Religious Education (PAI) learning in Islamic Elementary Schools (Madrasah Ibtidaiyah) has been dominated by memorization and knowledge transfer approaches that are less meaningful because they focus on students' cognitive mastery. Consequently, the internalization of values ​​and character, which are the objectives of PAI learning, has not been optimal. This study aims to comprehensively analyze the implementation of the deep learning approach and the Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) in PAI learning in Islamic Elementary Schools and identify opportunities and challenges for its implementation. The method used is library research with a qualitative approach. Data collection was carried out through documentation of various literature sources, including journals, books, and relevant research reports, published between 2016 and 2026. Data analysis used the Miles and Huberman model through the stages of data condensation, presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that deep learning has a solid theoretical foundation in three main perspectives: cognitive, humanistic, and constructivist, which are aligned with the goals of Islamic education. The implementation of deep learning in Islamic Religious Education (PAI) at MI (Islamic elementary school) is realized through four phases: preparation, exploration, application, and reflection. Integration with the Kurikulum Berbasis Cinta enriches the affective and spiritual dimensions of learning through the five values ​​of love (Pancacinta): love for Allah and His Messenger, love for knowledge, love for oneself and others, love for nature and the environment, and love for the homeland. This study concludes that the integration of deep learning and the KBC offers a transformative framework for Islamic Religious Education (PAI) learning that is more meaningful, humanistic, and oriented toward holistic character development. However, the success of its implementation depends heavily on teacher readiness, infrastructure availability, and ongoing policy support.

Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 01 (2026): JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol. 15 No. 2 (2026): JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol. 14 No. 02 (2025): JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol 14 No 02 (2025): JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol. 13 No. 01 (2025): JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol 13 No 01 (2025): JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol. 14 No. 3 (2025): JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol 12 No 03 (2024): JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol. 12 No. 03 (2024): JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol. 11 No. 01 (2024): JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol 11 No 01 (2024): JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol 11 No 2 (2024): JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol. 11 No. 2 (2024): JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol 10 No 02 (2023): JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol 10 No 01 (2023): JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol. 10 No. 01 (2023): JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol 9 No 02 (2022): jJURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol 9 No 1 (2022): JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol 8 No 2 (2021): JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol 8 No 01 (2021): Jurnal Ilmiah Innovative (jurnal Pemikiran dan Penelitian) Vol 7 No 02 (2020): JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol 7 No 01 (2020): JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) More Issue