cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hang Tuah No 114 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
ISSN : -     EISSN : 25976052     DOI : https://doi.org/10.56338/mppki
Core Subject : Health,
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) periodic scientific journal that is published by Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu. with ISSN Number: 2597-6052 (Online - Electronic). This journal accepts scientific papers in the form of research articles and review articles in the field of health promotion and behavior science. The focus and scopes of the journal include: Health Literacy Community health empowerement and culture Health promoting hospital Health promotion in institution including tourism and industry Health media and communication technology Health promotion for infectious and non infectious diseases Lifestyle diseases including reproductive health,sexuality and HIV/AIDS Health promoting Occupational health and safety Health behaviour and education Intervention strategies in health promotion
Articles 1,250 Documents
Tingkat Kepuasan Pelayanan Obat di Masa Pandemi pada Pasien BPJS Rawat Jalan RSUD Undata: Satisfaction Level of Medicine Service During the Pandemic in Outpatient BPJS Patient at Undata Hospital Ririen Hardani; Firdawati Amir Parumpu; Nur Hanafi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.357 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i6.2286

Abstract

Latar Belakang: Pandemi Covid-19 menciptakan perubahan yang sangat besar untuk pelayanan rawat jalan rumah sakit di Indonesia. Semenjak ditetapkan sebagai wabah bencana nasional bulan April 2020. Berdasarkan perubahan yang terjadi rumah sakit harus mengatur strategi, strategi bisa didapatkan dari hasil evaluasi kinerja rumah sakit. Strategi terbilang efektif apabila bisa meningkatkan kepuasan pasien sehingga rumah sakit dapat memberikan pelayanan kesehatan sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pasien. Mengutamakan keinginan dan kebutuhan pasien merupakan hal yang sangat mempengaruhi kepuasan pasien, khususnya pelayanan kefarmasian. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pelayanan obat di masa pandemi pada pasien BPJS rawat jalan RSUD Undata. Metode: Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian deskriptif kuantitatif (non eksperimental) dengan jumlah sampel, yaitu 120 orang yang diambil secara purposive sampling menggunakan kuesioner. Data kemudian dianalisis dan disajikan dengan metode ServQual, Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance and Performance Analysis (IPA). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan nilai gap tiap dimensi, yaitu tangible (saran fisik)-0,7), reliability (kehandalan)-0,92, responsiveness (daya tanggap)-1,15, assurance (jaminan)-0,71, empathy (kepedulian)-1,02. Diagram kartesius menunjukkan terdapat 8 atribut yang termasuk dalam kuadran I, 8 atribut yang termasuk dalam kuadran II, 5 atribut pada kuadran III dan 4 atribut terdapat pada kuadran IV. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini, yaitu tingkat kepuasan terhadap pelayanan obat di masa pandemi pada pasien BPJS rawat jalan RSUD Undata termasuk dalam kategori kurang puas. Terdapat 8 atribut pelayanan kefarmasian yang menjadi prioritas perbaikan di apotek instalasi rawat jalan RSUD Undata, dimana artibut nomor 6 termasuk dalam dimensi reliability (kehandalan), 11,12,13,14,15 termasuk dalam dimensi responsiveness (daya tanggap) dan artibut nomor 21 dan 24 termasuk dalam dimensi empathy (kepedulian).
Analisis Faktor Strategi Marketing yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Obat melalui Aplikasi Online EMOS: Analysis of Marketing Strategy Factors that Influence the Decision of Drug Purchases Through the EMOS Online Application Firdawati Amir Parumpu; Ririen Hardani; Mufiddatuljannah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.408 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i6.2287

Abstract

Latar Belakang: Data statistik-Commerce tahun 2020 menunjukkan bahwa obat-obatan masuk peringkat ketiga terbanyak yang dibeli secara online. Hal ini menjadi peluang bagi Pedagang Besar Farmasi (PBF) untuk menyajikan pasar membeli dan menjual produk secara online, salah satunya adalah PT. Enseval Putera Megatrading melalui aplikasi EMOS. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan seseorang untuk melakukan pembelian secara online salah satu faktor yang penting adalah strategi marketing yang terdiri dari 7 variabel, yaitu produk, harga, promosi, lokasi, orang, proses dan lingkungan fisik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor strategi marketing (produk, harga, promosi, lokasi, orang, proses, lingkungan fisik) terhadap keputusan pembelian obat melalui aplikasi online EMOS baik secara parsial maupun simultan. Metode: Pengambilan sampel purposive sampling dengan menyebarkan kuesioner dalam bentuk hardcopy dan kemudian data dianalisis menggunakan metode Regresi Linear Berganda dengan jumlah sampel sebanyak 50 sampel. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan faktor strategi marketing (produk, harga, promosi, lokasi, orang, proses, lingkungan fisik) berpengaruh terhadap keputusan pembelian obat melalui aplikasi online EMOS, terlihat nilai signifikan di bawah 0,05, yaitu 0,000b. Secara parsial variabel produk (sig 0.008 < sig α 0,05) dan variabel orang (sig 0.025 < sig α 0,05) berpengaruh terhadap keputusan pembelian obat melalui aplikasi online EMOS, harga (sig 0.292 > sig α 0,05), promosi (sig 0.866 > sig α 0,05), lokasi (sig 0.593 > sig α 0,05), proses (sig 0.820 > sig α 0,05) dan lingkungan fisik (sig 0.141 > sig α 0,05) secara parsial tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian obat melalui aplikasi online EMOS. Pada uji determinasi terdapat pengaruh sebesar 64% dari variabel dependen dan independen. Sebanyak 36% dipengaruhi oleh variabel lain dan tidak di teliti. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan variabel produk, harga, promosi, lokasi, orang, proses dan lingkungan fisik berpengaruh secara simultan terhadap keputusan pembelian obat melalui aplikasi online EMOS dengan nilai sig 0,000 < sig α 0,05.
Faktor-faktor Risiko Stunting pada Balita di Indonesia: Suatu Scoping Review: Stunting Risk Factors in Children Under Five in Indonesia: A Scoping Review Sagita, Silvia; Kemal N. Siregar
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.962 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i6.2289

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan tantangan fundamental dalam perkembangan manusia. Identifikasi faktor-faktor risiko yang tepat dapat menurunkan prevalensi stunting pada balita dan mencegah konsekuensi berkepanjangan terkait stunting pada masa balita hingga dewasa. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk meneliti publikasi artikel ilmiah terkait faktor-faktor risiko yang mempengaruhi kejadian stunting pada balita di Indonesia. Metode: Scoping Review dengan kriteria kelayakan antara lain a) artikel akademis dari database online ProQuest, ScienceDirect, PubMed dan Scopus, b) artikel terbit dalam 10 tahun, yaitu tahun 2011 hingga tahun 2021, c) menggunakan Bahasa Inggris, d) populasi penelitian yaitu anak usia dibawah lima tahun (balita) di Indonesia, e) dampak yang diukur yaitu stunting. Pengelolaan artikel menggunakan Mendeley dengan 4 tahap proses seleksi artikel: identifikasi, skrining, kelayakan dan inklusi. Hasil: Dalam 10 tahun terakhir terdapat 12 artikel terkait faktor-faktor risiko stunting pada balita di Indonesia dengan 9 variabel yang paling banyak diidentifikasi sebagai faktor risiko stunting yaitu status ekonomi rumah tangga, jenis kelamin anak, BBLR, pendidikan orang tua/ pengasuh, tinggi badan orang tua, usia anak, ASI eksklusif, riwayat infeksi, dan MPASI. Kesimpulan: Dari 9 variabel hanya 4 variabel yaitu BBLR, ASI eksklusif, MPASI serta riwayat infeksi sebagai variabel yang dapat diintervensi dan paling banyak diidentifikasi sebagai faktor risiko stunting. Penelitian longitudinal dapat dilakukan sebagai penelitian lanjutan untuk memastikan hubungan kausa antara BBLR, praktik pemberian ASI eksklusif dan MPASI serta Riwayat infeksi terhadap kejadian stunting pada balita di Indonesia.
Efektivitas Pemberian Media Edukasi Gizi yang Menarik dan Inovatif terhadap Pencegahan Anemia kepada Remaja Putri : Literature Review : The Effectiveness of Providing Attractive and Innovative Nutrition Education Media on Anemia Prevention to Young Women : Literature Review Az-zahra, Karina; Kurniasari, Ratih
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.746 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i6.2293

Abstract

Latar Belakang: Anemia adalah suatu keadaan dimana kadar hemoglobin dalam tubuh kurang dari normal. Pengetahuan edukasi gizi yang masih kurang menyebabkan terjadinya kesalahan dalam pemilihan makanan yang mejadi salah satu faktor penyebab banyaknya kasus anemia, sehingga diperlukan edukasi gizi yang menarik untuk melakukan intervensi pemberian edukasi melalui media pembelajaran secara lebih mendalam sebagai upaya penurunan angka anemia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media edukasi gizi terhadap pemilihan makanan setelah dilakukan intervensi yang sesuai dengan pedoman gizi seimbang. Metode: Bahan dalam literasi ini merupakan sekumpulan artikel dengan menggunakan mesin pencari Googlescholar. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pengumpulan beberapa artikel yang berkaitan. Hasil: Terjadi peningkatan pengetahuan gizi setelah dilakukan intervensi. Namun belum terjadi peningkatan perilaku disebabkan karena adanya faktor eksternal yang sulit untuk dikendalikan. Kesimpulan: Terdapat pengaruh dari edukasi gizi melalui media menarik dan inovatif terhadap peningkatan pengetahuan gizi remaja putri.
Pengetahuan, Dukungan Tokoh Masyarakat dan Pemaparan Petugas Kesehatan Terhadap Perilaku BABs: Knowledge, Support of Community Figures and Health Workers' Exposure to Open Defecation Behavior Yeni Rosita; Ahyanti, Mei
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.93 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i6.2315

Abstract

Latar Belakang: Kontaminasi mikroorganisme pada makanan dan minuman dapat berakibat pada peningkatan penyakit diare. Kontaminasi ini dapat terjadi karena manusia buang air besar tidak pada tempatnya dan dihinggapi serangga kemudian serangga hinggap pada makanan atau minuman. Penelitian bertujuan untuk mengetahui dukungan tokoh masyarakat dan pemaparan petugas kesehatan dalam perilaku buang air besar. Tujuan: Penelitian bertujuan mengetahui dukungan tokoh masyarakat dan pemaparan petugas kesehatan dengan perilaku buang air besar (BAB). Metode: Penelitian dengan jenis kuantitatif ini menggunakan rancangan cross sectional (potong lintang). Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Lampung Selatan, tepatnya di Desa Taman Baru Kecamatan Penengahan pada bulan Agustus 2020. Subyek penelitian adalah seluruh kepala keluarga di Desa Taman Baru, berjumlah 267 kepala keluarga. Sampel adalah total populasi. Data dikumpulkan menggunakan instrumen yang disusun oleh peneliti dengan merujuk pada instrumen pengumpulan data STBM oleh kementerian kesehatan Republik Indonesia. Hasil: Pengetahuan dan pemaparan petugas kesehatan secara statistik berhubungan signifikan dengan perilaku BABs. Orang yang memiliki pengetahuan kurang baik berisiko BABs sebesar 5,606 kali dibanding orang dengan pengetahuan baik, dan orang yang tidak mendapatkan pemaparan dari petugas kesehatan berisiko BABs sebesar 5,037 kali dibanding orang yang mendapatkan pemaparan dari petugas kesehatan. Peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya BAB pada jamban saniter dapat dikembangkan oleh petugas kesehatan melalui media promosi kesehatan seperti leaflet atau banner yang dipasang pada tempat-tempat dimana masyarakat sering berkumpul atau berhenti. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan pemaparan petugas kesehatan.
Dukungan Keluarga terhadap Kepatuhan Pengobatan pada Pasien Tuberculosis : Literature Review: Family Support for Medication Compliance in Tuberculosis Patients : Literature Review Nazhofah, Queen; Ella Nurlaella Hadi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.245 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i6.2338

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Tuberkulosis (TBC) merupakan salah satu penyebab utama terjadinya morbiditas dan mortalitas di dunia. Sebagian besar estimasi insiden TBC pada tahun 2019 pasien TB paru sebanyak 7,1 juta dan mengalami penurunan pada tahun 2020 menjadi 5,8 juta kasus TB. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa faktor sosial dan motivasi keluarga, secara signifikan mempengaruhi kepatuhan berobat pasien. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan Sistematic Review dengan menggunakan metode PRISMA dengan menganalisis jurnal antara tahun 2017 hingga 2021. Pencarian jurnal dilakukan pada tiga database Elsevier (scopus), Scince Direct , Google Scholar. Hasil: Sebanyak 14 artikel tidak disertakan karena tidak relevan dengan topic yang akan dibahas sehingga tersisa 10 artikel yang relevan membahas tentang dukungan keluarga terhadap kepatuhan pasien TBC. Kesimpulan: Sebagian besar artikel menyebutkan bahwa, dukungan keluarga berperan dalam kepatuhan berobat pasien TB paru yang berdampak terhadap kesembuhan pasien.
Model EUCS (End User Computing Satisfaction) untuk Evaluasi Kepuasan Pengguna Terhadap Sistem Informasi Bidang Kesehatan : Literature Review: EUCS (End User Computing Satisfaction) Model for Evaluation of Health Information Systems : Literature Review Nurul Khatimah Ismatullah; Aris Puji Widodo; Sri Achadi Nugraheni
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.515 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i5.2343

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan merupakan aset yang berharga bagi setiap individu. Kesehatan menjadi salah satu perhatian pemerintah sehingga menciptakan berbagai macam sistem di bidang kesehatan. Penerapan sistem informasi kesehatan perlu dilakukan evaluasi dalam pelaksanaannya, salah satunya melakukan evaluasi dengan model End User Computing Satisfaction (EUCS), pada model ini terdapat lima dimensi yaitu isi, akurasi, tampilan, kemudahan pengguna dan waktu. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dimensi pada model evaluasi EUCS terhadap kepuasan pengguna sistem informasi kesehatan. Metode: Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah scoping review, peneliti menggunakan beberapa kajian yang memiliki cakupan relevan dengan topik pembahasan. Kriteria kajian yang di review dalam artikel ini adalah artikel atau jurnal yang dipublikasi dalam 10 tahun terakir (2012-2022). Hasil: Penelitian ditemukan bahwa kelima dimensi memiliki hubungan terhadap kepuasan pengguna sistem. Kesimpulan: Dalam penelitian ini adalah model evaluasi EUCS dapat diterapkan untuk mengevaluasi kepuasan pengguna sistem informasi di bidang kesehatan berdasarkan isi, akurasi, tampilan, kemudahan pengguna dan waktu.
Evaluasi Sistem Informasi Kesehatan dengan Model HOT-Fit : Literature Review: Evaluation of Health Information Systam with HOT-Fit Model : Literature Review Fila Delfia; Kusworo Adi; Cahya Tri Purnami
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.493 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i6.2344

Abstract

Latar Belakang: Sistem informasi kesehatan bertujuan untuk mendukung informasi untuk pengambilan keputusan dalam setiap aspek manajemen. Ketika sistem diimplementasikan, evaluasi diperlukan untuk mengetahui sejauh mana sistem informasi bermanfaat. Evaluasi dan monitoring sistem yang tidak dilakukan secara berkala akan mengakibatkan keluaran yang dihasilkan tidak sesuai dengan kebutuhan dan tidak dapat mendukung pengambilan keputusan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan guna mengetahui evaluasi sistem informasi kesehatan berdasarkan aspek manusia, organisasi, teknologi dan manfaat. Metode: Literature review bersumber dari 15 artikel penelitian yang diterbitkan pada tahun 2017-2021. Hasil: Penelitian membuktikan bahwa ada hubungan antara teknologi dengan manusia dan organisasi. Manusia ingin memanfaatkan teknologi ketika mereka memahami manfaat positif yang diperoleh dari penerapan sistem. Fungsi teknologi informasi adalah tersedianya informasi sesuai kebutuhan. Kesimpulan: evaluasi sistem informasi kesehatan sangat dibutuhkan guna peningkatan sistem tersebut sehingga dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh pengguna dan pihak manajemen guna mengambil keputusan. Faktor-faktor yang berhubungan dengan evaluasi implementasi sistem informasi, yaitu: manusia (penguna sistem dan kepuasan pengguna), organisasi (struktur organisasi dan lingkungan organisasi), teknologi (kualitas sistem, kualitas informasi, dan kualitas layanan), dan manfaat.
Evaluasi Implementasi Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga pada Puskesmas di Indonesia: Literature Review: Implementation Assessment of a Healthy Indonesian Program with a Family Approach at the Public Health Center in Indonesia: Literature Review Yulia Elesta Nitbani; Sutopo Patria Jati; Zahroh Shaluhiyah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.386 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i6.2372

Abstract

Latar Belakang: Program Indonesia sehat dengan pendekatan keluarga merupakan program unggulan dari Kementerian Kesehatan yang harus dan wajib untuk dilaksanakan oleh semua puskesmas di Indonesia. Program ini merupakan salah satu program pembangunan jangka panjang yang tujuannya untuk meningkatkan gizi dan juga mutu dari masyarakat. Pada penelitian ini dijelaskan program Indonesia sehat dengan pendekatan keluarga berguna sebagai sebuah sarana pendekatan masyarakat dan pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh puskesmas guna meningkatkan capaian IKS wilayah. Tujuan: Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga yang selama ini diterapkan di Indonesia yang disusun melalui metode studi pustaka. Metode: Artikel diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan kata kunci melalui database Google Scholar dan Sinta dengan topik serupa Evaluasi Implementasi Program Indonesia Sehat Dengan Pendekatan Keluarga Pada Puskesmas di Indonesia dan didapat sebanyak 12 artikel utama yang akan ditelaah. Hasil: Temuan dalam penelitian menunjukkan bahwa secara umum Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan keluarga telah dijalankan namun terlihat adanya keterbatasan sumber daya manusia, ketersediaan dana yang kurang mencukupi, kurangnya sarana dan prasarana, pelaksanaan intervensi kurang maksimal, dan edukasi yang diberikan pada keluarga juga belum maksimal. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bagaimana implementasi puskesmas dalam melaksanakan program Indonesia sehat dengan pendekatan keluarga dilihat dari sisi input yang mana kurangnya SDM, ketersediaan dana belum mencukupi dan juga sarana prasarana yang masih terbatas.
Evaluasi Implementasi Upaya Penanggulangan Gizi Buruk pada Masa Pandemi Covid-19 di Puskesmas : Literature Review: Evaluation of the Implementation of Efforts to Control Malnutrition During the Covid-19 Pandemic at the Puskesmas : Literature Review Agnes Styfani Meko; Sri Achadi Nugraheni; Apoina Kartini
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.593 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i6.2373

Abstract

Latar Belakang: Gizi buruk merupakan salah satu masalah yang sering terjadi pada usia dibawah lima tahun. Anak yang mengalami masalah gizi buruk bisa mengalami berbagai permasalahan kesehatan. Beberapa dampak yang ditimbulkan akibat permasalahan gizi buruk yaitu anak akan mengalami penurunan kecerdasan, beresiko lebih besar mengalami penyakit penyakit jantung koroner dan penyakt diabetes mellitus. Tujuan: Penelitian ini yakni untuk melihat berbagai evaluasi implementasi upaya penanggulangan gizi buruk pada masa pandemi Covid-19 di puskesmas Indonesia. Metode: Yang digunakan untuk menyusun informasi dalam artikel ini yakni dengan melakukan pencarian dan penyaringan sumber artikel yang sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Hasil: Menunjukkan bahwa selama masa Pandemi Covid-19, program penanggulangan gizi buruk yang berjalan di Puskesmas Indonesia memiliki berbagai tantangan dan hambatan-hambatan tersendiri. Hambatan tersebut terdiri dari hambatan pada aspek input, proses maupun output. Kesimpulan: Beberapa hambatan yang terjadi yaitu kurangnya jumlah tenaga gizi, kurang terampilnya tenaga gizi, kurang optimalnya petugas gizi dalam melaksanakan tugas, rendahnya sumber daya finansial, tidak memadainya sarana dan prasarana, tidak tepatnya sasaran program, dan kondisi pandemic yang memperburuk hambatan-hambatan tersebut.

Page 26 of 125 | Total Record : 1250


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026 Vol. 8 No. 12 (2025): December 2025 Vol. 8 No. 11 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 10 (2025): October 2025 Vol. 8 No. 9 (2025): September 2025 Vol. 8 No. 8 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 7 (2025): July 2025 Vol. 8 No. 6 (2025): June 2025 Vol. 8 No. 5 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): April 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): March 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): January 2025 Vol. 7 No. 12 (2024): December 2024 Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 10 (2024): October 2024 Vol. 7 No. 9 (2024): September 2024 Vol. 7 No. 8 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 7 (2024): July 2024 Vol. 7 No. 6 (2024): June 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023 Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023 Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023 Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023 Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023 Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023 Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022 Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022 Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022 Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): May 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021 Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): May 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): January 2020 Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): May 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019 Vol. 1 No. 3 (2018): September 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): May 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): January 2018 More Issue