cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hang Tuah No 114 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
ISSN : -     EISSN : 25976052     DOI : https://doi.org/10.56338/mppki
Core Subject : Health,
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) periodic scientific journal that is published by Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu. with ISSN Number: 2597-6052 (Online - Electronic). This journal accepts scientific papers in the form of research articles and review articles in the field of health promotion and behavior science. The focus and scopes of the journal include: Health Literacy Community health empowerement and culture Health promoting hospital Health promotion in institution including tourism and industry Health media and communication technology Health promotion for infectious and non infectious diseases Lifestyle diseases including reproductive health,sexuality and HIV/AIDS Health promoting Occupational health and safety Health behaviour and education Intervention strategies in health promotion
Articles 1,250 Documents
Efektivitas Penggunaan Media Edukasi Gizi terhadap Pengetahuan Overweight dan Obesitas pada Remaja Sekolah: Literatur Review : The Effectiveness of The Use of Nutrition Education Media on Knowledge of Overweight and Obesity in School Adolescents: Literature Review Kardi, Tribita Fajarini; Ratih Kurniasari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.431 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i5.2247

Abstract

Latar Belakang: Kejadian status gizi berlebih pada usia remaja meningkat dan dapat memicu masalah kesehatan pada usia dewasa jika tidak ditangani sejak dini. Pemicu kejadian overweight dan obesitas pada remaja disebabkan beberapa faktor antara lain pengetahuan kurang mengenai gizi dan perilaku makan yang kurang baik. Overweight dan obesitas merupakan kondisi dimana tubuh seseorang mengalami zat gizi yang berlebih. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh tingkat pengetahuan remaja mengenai overweight dan obesitas menggunakan media edukasi yang dapat memberi manfaat bagi pengetahuan remaja. Metode: literatur review dengan cara mencari artikel jurnal melalui Google Scholar dan database Science and Technology Index (SINTA) yang sudah diseleksi sesuai dengan tema overweight dan obesitas. Hasil: Hasil literatur didapatkan bahwa adanya pengaruh penggunaan media edukasi gizi terhadap pengetahuan remaja mengenai overweight dan obesitas. Pembahasan: Media cetak maupun media audio visual memberikan sarana informatif bagi remaja saat ini. Adanya media sebagai sarana dalam pembelajaran sangat dibutuhkan guna kualitas yang baik dalam pembelajaran. Kesimpulan: Dari hasil analisis yang di dapat terkait media cetak maupun media audio visual dapat meningkatkan pengetahuan remaja.
Determinan Kebutuhan Pelayanan KB yang tidak Terpenuhi di Papua Barat (Analisis Data SDKI 2017): Determinants of Unmet Need for Family Planning Services in West Papua (2017 IDHS Data Analysis) Desvira Aditarina; Fajar Ariyanti; Moch Thoriq Assegaf Al Ayubi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.162 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i5.2255

Abstract

Latar Belakang: Salah satu indikator dari keberhasilan program keluarga berencana adalah rendahnya angka pelayanan KB yang tidak terpenuhi. Angka unmet need di Indonesia berdasarkan data SDKI tahun 2017 sebesar 11 %, angka tersebut belum memenuhi target nasional tahun 2015 yaitu 5 %. Provinsi dengan prevalensi unmet need tertinggi yaitu Provinsi Papua Barat dengan persentase sebesar 23,8 % terdapat perbedaan karakteristik antara wilayah perkotaan dan pedesaan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan determinan pelayanan KB yang tidak terpenuhi di wilayah perkotaan dan pedesaan di Propinsi Papua Barat tahun 2017. Metode: Penelitian dilakukan dengan menggunakan data sekunder SDKI tahun 2017 pada Provinsi Papua Barat menggunakan desain cross sectional dan analisis statistik uji chi square. Hasil: Kelompok WUS dengan unmet need cenderung pada kategori yang sama kecuali pada pendidikan dan paparan informasi KB media massa. Selain itu tidak terdapat perbedaan determinan antara perkotaan dan pedesaan. Pada kejadian unmet need berdasarkan pendidikan memiliki perbedaan antara wilayah perkotaan dan pedesaan (p<0,05). Kesimpulan: Perlunya fokus KIE KB terhadap wanita dengan risiko tinggi dan perlu ada akses terhadap alat kontrasepsi yang bersifat inklusif di mana menyasar pada semua lapisan masyarakat terutama masyarakat dengan ekonomi bawah, selain itu perlu juga meningkatkan partisipasi pria aktif dalam program keluarga berencana.
Korelasi Penggunaan Media Sosial Terhadap Perilaku Seks Pranikah pada Remaja : Literature Review: Correlation of Social Media Use on Premarital Sex Behavior Teenager : Literature Review Friska Realita; Meilia Rahmawati Kusumaningsih; Wiwi, Wiwi Muslimasari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.622 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i6.2258

Abstract

Latar Belakang: Kemajuan teknologi internet, smartphone yang begitu cepat terutama media sosial (Instagram, whatssAp, dll) sangat berpengaruh dalam semua aspek kehidupan termasuk perilaku seks pra nikah dan kesehatan reproduksi remaja. Media sosial memberikan dampak negatif dan positif dalam perilaku seks pra nikah. Salah satu dampak negatif adalah pacaran yang akan mendorong perilaku seks pra nikah remaja. Sebagian hasil penelitian menunjukkan meningkatnya aktivitas masturbasi, menonton pornografi, sexting, berkirim pesan melalui media sosial atau obrolan telepon, dan video dengan pasangan yang akan mengarah ke seks bebas bahkan prostitusi online. Adapun dampak positif media sosial yakni memberikan informasi, penyuluhan dan edukasi mengenai kesehatan reproduksi secara cepat, kreatif dan inovatif melalui whatsApp group, postingan Instagram dll. Tujuan: Mengetahui korelasi atau hubungan penggunaan media sosial terhadap perilaku seks pra nikah. Metode: kajian literatur dengan penelusuran menggunakan media elektronik dan internet melalui data base dengan penggunaan kata kunci. Hasil: ada hubungan antara penggunaan media sosial terhadap perilaku seks pranikah remaja. Kesimpulan: Berdasarkan hasil kajian literatur dari 10 artikel dapat disimpulkan bahwa terdapat 8 artikel yang menyatakan adanya korelasi atau hubungan penggunaan media sosial terhadap perilaku seks pranikah remaja dan 2 artikel menyatakan tidak ada hubungan penggunaan media sosial terhadap perilaku seks pranikah remaja.
Persepsi Mahasiswa Universitas Advent Indonesia Terhadap Vaksinasi Covid-19: Indonesian Adventist University Students Perception of Covid-19 Vaccination Veronica Sihotang, Florence; Malinti, Evelin
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.275 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i5.2261

Abstract

Latar Belakang: Dunia masih saja terus berperang melawan Covid-19 dan telah banyak upaya yang dilakukan untuk menyembuhkan dunia dari Covid-19, salah satunya ialah dengan vaksinasi. Saat ini vaksinasi sudah mudah didapatkan dan masyarakat juga sudah memiliki pemikiran yang terbuka terhadap vaksinasi, namun bagaimana persepsi masyarakat tersebut dalam menerima vaksinasi Covid-19 tentunya berbeda-beda, dilatarbelakangi pula oleh pengetahuan dan pengalaman yang berbeda-beda. Tujuan: Mengetahui bagaimana persepsi mahasiswa Universitas Advent Indonesia terhadap vaksinasi Covid-19. Metode: Penelitian kualitatif dengan metode cross sectional. Teknik penentuan sampel menggunakan metode simple random sampling, dengan jumlah responden sebanyak 96 orang dari total populasi sebanyak 120 orang yang merupakan mahasiswa berasrama di Universitas Advent Indonesia. Data diperoleh dari pembagaian kuesioner secara langsung kepada responden pada bulan November-Desember 2021. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil: Rata-rata responden memiliki persespsi yang positif terhadap vaksinasi Covid-19, dengan nilai rata-rata 12.22. Nilai skor >8 dari total skor 17 menandakan bahwa rata-rata responden memiliki persespsi yang positif terhadap vaksinasi Covid-19. Kesimpulan: Persepsi positif mahasiswa Universitas Advent Indonesia terhadap vaksinasi Covid-19 dipengaruhi oleh faktor jenis kelamin, latar belakang pengetahuan, riwayat memiliki penyakit tidak menular, dan riwyat pernah terkena Covid-19. Saran: Bagi peneliti selanjutnya diharapkan untuk melakukan penelitian yang terkait namun dengan menggunakan studi kualitatif dan metode wawancara mendalam.
Implementasi Bauran Pemasaran Rumah Sakit di Era Pandemi COVID-19: Sebuah Review Literatur: Implementation of Hospital Marketing Mix in COVID-19 Pandemic Era: A Literature Review Waiman, Elina; Achadi, Anhari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.858 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i5.2263

Abstract

Latar Belakang: Pandemi COVID-19 menyebabkan penurunan drastis pada kunjungan pasien ke rumah sakit (RS). Bauran pemasaran dapat menjadi alat bagi RS untuk mencapai jumlah kunjungan yang ditargetkan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi bauran pemasaran RS di era pandemi COVID-19 dan dampaknya terhadap RS. Metode: Pencarian literatur dilakukan melalui empat database: Garba Rujukan Digital, Research Gate, Google Scholar, dan Proquest. Kriteria kelayakan yang digunakan adalah artikel penelitian asli yang dapat diakses secara lengkap tanpa berbayar, tentang implementasi bauran pemasaran RS di era pandemi COVID-19, artikel berbahasa Indonesia atau Inggris, dan artikal yang dipublikasikan tahun 2020-2021. Hasil: Empat artikel memenuhi kriteria kelayakan. Pemanfaatan bauran pemasaran secara simultan meningkatkan jumlah kunjungan pasien, minat kunjungan ulang, dan minat melahirkan di RS. RS yang menekankan produk yang mendukung pelaksanaan protokol kesehatan, pembedaan akses pasien COVID-19 dan non-COVID-19, penerapan physical distancing serta penyediaan fasilitas cuci tangan di ruang tunggu berdampak pada jumlah kunjungan pasien rawat jalan dan minat kunjungan ulang yang lebih tinggi. Pemasaran digital mempunyai peluang untuk dapat lebih dioptimalkan di era pandemi COVID-19. Kesimpulan: Pemanfaatan bauran pemasaran secara simultan khususnya yang menonjolkan penerapan protokol kesehatan di RS bermanfaat dalam meningkatkan kunjungan pasien di era pandemi COVID-19.
Karakteristik Kabupaten dan Kota di Indonesia dengan Masalah Gizi Ganda pada Penduduk Dewasa Tahun 2018 Rindu Inayatullah, Karizma; Djokosujono, Kusharisupeni; Prayogo Ramadhan, Rizky
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.9 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i5.2266

Abstract

Economic transitions, industrialization, urbanization, and technological shifts in developing countries have led to nutrition transitions, which has impact on the incidence of double burden malnutrition. This study aims to identify districts/cities with adult double burden malnutrition (DBM) as well as to analyze the characteristics of the region. The design of this research is an ecological study. Samples are 371 districts/cities with adult nutritional problems based on Riskesdas 2018, which categorized into undernutrition, overnutrition, and DBM region. Regional characteristics are classified based on the national figures. Samples were analyzed by spatial and bivariate analysis. There were 38 districts/cities (10.2%) in Indonesia that experienced adult DBM, with the highest number on Java island. The PPH score (87.01), protein intake (63.92 grams/cap/day), proportion of population with sufficient physical activity (62.93%), percentage of poor population (7.95 %), population density (2968 people/km2) and average length of schooling (9.35%) were not significantly different between DBM and overnutrition region (p>0.05). Harvested area (26 890.58 Ha), rice production (152.899.76 Tons/GKG), and rice productivity (152.899.76 Ku/Ha) were not significantly different between DBM and undernutrition region (p>0.05). The DBM region is a districts/cities that has undergone agricultural and economic transformation, resulting in changes in food consumption patterns and physical activity of the population. The incidence of adult DBM in districts/cities is more related to regional characteristics that increase the prevalence of overnutrition. Keywords: adult double burden malnutrition, nutrition transition, ecological study
Pemetaaan Kerawanan dan Penentuan Prioritas Penanganan Penyakit Demam Berdarah Dengue di Kota Padang : Vulnerability Mapping and Handling Priority of Dengue Hemorrhagic Fever in Padang City Yuliana, Roma; Martya Rahmaniati; Inna Apriantini; Robet Triarjunet
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (984.836 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i5.2278

Abstract

Latar Belakang: Demam berdarah dengue (DBD) masih merupakan permasalahan serius di Kota Padang dan penyumbang kasus terbanyak di Provinsi Sumatera Barat. Pada tahun 2020, terdapat 292 kasus DBD di Kota Padang, namun belum diketahui bagaimana sebaran kasus tersebut secara spasial dikaitkan dengan faktor lingkungan dan demografi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memetakan sebaran (kasus DBD, kepadatan penduduk, suhu udara), memetakan tingkat kerawanan DBD dan penentuan prioritas penanganan penyakit DBD berdasarkan unit kelurahan di Kota Padang Tahun 2020. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan teknik skoring dan overlay. Data penelitian berupa data sekunder dari Dinas Kesehatan Kota Padang, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang dan United State Geological Survey tahun 2020. Hasil: Penelitian ini menunjukkan dari 104 kelurahan, terdapat 11 kelurahan dengan tingkat kerawanan tinggi dengan prioritas penanganan pertama yaitu Kelurahan Kuranji, seterusnya yaitu Kelurahan Korong Gadang, Surang Gadang, Dadok Tunggul Hitam, Pasar Ambacang, Lubuk Buaya, Bungo Pasang, Batang Kabung, Jati, Jati Baru, dan Alai Parak Kopi. Pemerintah diharapkan untuk dapat meningkatkan upaya pencegahan dan penanganan penyakit DBD dengan memfokuskan pada kelurahan dengan tingkat kerawanan tinggi Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemetaaan tingkat Kerawanan DBD di Kota Padang dengan menggunakan parameter (kasus DBD, kepadatan penduduk dan suhu udara tahun 2020) menunjukkan dari 104 kelurahan yaitu pada tingkat kerawanan tinggi (11 kelurahan), sedang (41 kelurahan), rendah (40 kelurahan) dan sangat rendah (12 kelurahan).
Analisis Evaluasi Sistem Informasi P-Care dengan Metode Hot-Fit Model pada Puskesmas di Indonesia : Literature Review: Analysis of the Evaluation P-Care Information System Using the Hot-Fit Model Method at Health Centers in Indonesia : Literature Review Fitriani; Cahya Tri Purnami; Agung Budi Prasetjo
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.578 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i5.2280

Abstract

Latar Belakang: Kerangka evaluasi sistem informasi kesehatan harus mempertimbangkan manusia dan organisasi. Selain itu, sistem informasi kesehatan juga perlu didukung dan dilengkapi dengan teknologi. Organisasi di bidang kesehatan harus memiliki kemampuan untuk mempersiapkan pekerja atau staf untuk beradaptasi dengan teknologi baru atau perubahan yang mungkin terjadi. HOT-Fit memiliki tiga aspek dan dimensi yang berbeda di setiap aspeknya. Dalam aspek teknologi, ada tiga dimensi: (1) kualitas sistem; (2) kualitas informasi; (3) kualitas layanan. Dalam aspek manusia, ada dua dimensi: (1) penggunaan sistem; dan (2) kepuasan pengguna. Dalam aspek organisasi, ada dua dimensi: (1) struktur; dan (2) lingkungan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai analisis evaluasi system informasi dengan metode Hot-Fit di puskesmas Indonesia. Metode: Untuk menyusun informasi dalam artikel ini yakni dengan melakukan pencarian dan penyaringan sumber artikel yang sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan, yakni referensi merupakan jurnal yang bersumber dari Google Scholar dan atau Sinta dengan maksimal tahun penerbitan yaitu 10 tahun terakhir dengan topik serupa yakni Analisis Evaluasi Sistem Informasi P-Care dengan Metode Hot-Fit Model pada Puskesmas di Indonesia Hasil: Review dari berbagai artikel penelitian sebelumnya terkait dengan evaluasi system informasi dengan metode Hot-Fit di Puskesmas di Indonesia menghasilkan berbagai informasi, diantaranya yaitu bahwa penerapan dari sistem manajemen informasi pelayanan kesehatan yang menggunakan human organization fit model (Hot-Fit model) di berbagai pusat kesehatan di Indonesia memiliki berbagai tantangan, hambatan, kesulitan dan kendalanya masing-masing. Sehubungan dengan hal tersebut, peneliti berusaha untuk memberikan perbaikan rekomendasi terhadap sistem manajemen informasi pelayanan kesehatan agar bisa menjadi lebih baik kedepannya. Adapun upaya-upaya yang dilakukan diantaranya: merekomendasikan upaya perbaikan sistem, pelatihan terhadap staff yang bekerja dengan system, mengembangkan fitur aplikasi agar sistem lebih menarik dan memudahkan rekapitulasi data, modifikasi dan peningkatan terbaru dalam kualitas system, pemantauan dan evaluasi penggunaan rutin, membuat kebijakan tentang proses penulisan dan keakuratan input data, membuat buku petunjuk yang mudah dipahami serta berbagai upaya-upaya perbaikan lainnya. Kesimpulan: Penerapan dari sistem manajemen informasi pelayanan kesehatan yang menggunakan human organization fit model (Hot-Fit model) di berbagai tempat pusat kesehatan memiliki berbagai tantangan, hambatan, kesulitan dan kendalanya masing-masing.
Pola Hubungan Seksual Selama Kehamilan Remaja : Literature Review: Pettern of Sexual Relations During Pegnancy : Literature Review Rr Catur Leny Wulandari; Rindiani, Rifa; Arum Meiranny
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.138 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i6.2284

Abstract

Latar Belakang: Pola seksual ibu selama hamil pasti akan berbeda dibandingkan sebelum hamil dikarenakan ketika hamil ibu mengalami beberapa perubahan baik psikoligis, fisik, maupun hormonal. Hal tersebut tentunya akan mempengaruhi hubungan seksual pasangan suami istri sehingga hubungan seksual mengalami penurunan. Tujuan: Untuk mengetahui pola hubungan seksual ibu hamil selama kehamilan. Metode: Tinjauan ini diambil dari beberapa sumber yang didapatkan melalui studi pencarian sistematis database terkomputerisasi (google,pubmed). Kriteria penentukan kata kunci ialah “hubungan seksual, “ibu hamil”, “posisi hubungan seksual”. Artikel yang diperoleh dan ditelaah sesuai judul sejumlah 3 artikel nasional dan 4 artikel international. Hasil: Ibu hamil paling aktif berhubungan seksual pada trimester kedua. Posisi sponning, misionari dan doggy merupakan posisi seksual yang paling nyaman dan banyak disukai oleh para ibu hamil dan pasangannya. Kesimpulan: Pola seksual setiap ibu hamil sangat bervariasi. Mayoritas ibu hamil aktif berhubungan pada trimester kedua dengan frekuensi 2 kali selama seminggu, dikarenakan pada trimester pertama dan ketiga ibu hamil mengalami berbagai perubahan seperti: lemas, mual muntah, sakit kepala, rasa cemas dan khawatir akan bayi yang dikandungnya sehingga ibu hamil kurang aktif dalam berhubungan seksual dengan beragam posisi yang di pilih diantaranya Posisi sponning, misionari dan doggy.
Analisis Faktor Kepercayaan Masyarakat Kota Palu Terhadap Informasi Swamedikasi Melalui Aplikasi Kesehatan: Analysis of Trust Factor of Palu Citizen on Self-Medication Information Through Health Application Firdawati Amir Parumpu; Ririen Hardani; Annisa Pratiwi Lamondjong
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.726 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i6.2285

Abstract

Latar Belakang: Pada zaman digitalisasi saat ini telah banyak didapatkan aplikasi kesehatan untuk mendapatkan informasi swamedikasi diantaranya, yaitu aplikasi Halodoc dan Alodokter yang telah banyak di download dan menjadi rating tertinggi pada Appstore dan Playstore sehingga dinyatakan berhasil mendapatkan kepercayaan masyarakat dalam mencari suatu informasi yang akurat. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kepercayaan seseorang diantaranya keamanan, keandalan, privasi dan kemudahan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor kepercayaan (keamanan, keandalan, privasi dan kemudahan) secara simultan dan parsial terhadap informasi swamedikasi melalui aplikasi kesehatan (Alodokter dan Halodoc). Metode: Metode pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan menyebarkan kuesioner dalam bentuk Googleform dan hardcopy di Kota Palu Provinsi Sulawesi tengah pada bulan oktober sampai desember 2021 dengan jumlah sampel 104 responden. Metode analisis yang digunakan, yaitu analisis regresi linear berganda dengan bantuan sistem program SPSS. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan variabel keamanan, keandalan, privasi, dan kemudahan berpengaruh terhadap informasi swamedikasi pada aplikasi kesehatan terlihat dari nilai sig < 0,05, yaitu 0,000. Secara parsial faktor keamanan tidak berpengaruh terhadap informasi swamedikasi melalui aplikasi kesehatan terlihat dari nilai sig < 0,05, yaitu 0,876 < 0,05 dan faktor keandalan (sig 0,002), privasi (sig 0,001) dan kemudahan (sig 0,000) secara parsial berpengaruh terhadap informasi swamedikasi melalui aplikasi kesehatan terlihat dari nilai sig < 0,05. Pada uji determinasi terdapat pengaruh sebanyak 73,6% dari variabel dependen dan independent. Sedangkan 26,4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Kesimpulan: Secara parsial faktor keamanan tidak berpengaruh terhadap informasi swamedikasi dan factor keandalan, privasi, kemudahan berpengaruh terhadap informasi swamedikasi.

Page 25 of 125 | Total Record : 1250


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026 Vol. 8 No. 12 (2025): December 2025 Vol. 8 No. 11 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 10 (2025): October 2025 Vol. 8 No. 9 (2025): September 2025 Vol. 8 No. 8 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 7 (2025): July 2025 Vol. 8 No. 6 (2025): June 2025 Vol. 8 No. 5 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): April 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): March 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): January 2025 Vol. 7 No. 12 (2024): December 2024 Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 10 (2024): October 2024 Vol. 7 No. 9 (2024): September 2024 Vol. 7 No. 8 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 7 (2024): July 2024 Vol. 7 No. 6 (2024): June 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023 Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023 Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023 Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023 Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023 Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023 Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022 Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022 Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022 Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): May 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021 Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): May 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): January 2020 Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): May 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019 Vol. 1 No. 3 (2018): September 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): May 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): January 2018 More Issue