cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hang Tuah No 114 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
ISSN : -     EISSN : 25976052     DOI : https://doi.org/10.56338/mppki
Core Subject : Health,
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) periodic scientific journal that is published by Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu. with ISSN Number: 2597-6052 (Online - Electronic). This journal accepts scientific papers in the form of research articles and review articles in the field of health promotion and behavior science. The focus and scopes of the journal include: Health Literacy Community health empowerement and culture Health promoting hospital Health promotion in institution including tourism and industry Health media and communication technology Health promotion for infectious and non infectious diseases Lifestyle diseases including reproductive health,sexuality and HIV/AIDS Health promoting Occupational health and safety Health behaviour and education Intervention strategies in health promotion
Articles 1,250 Documents
Hubungan Pengetahuan, Pekerjaan dan Genetik (riwayat hipertensi dalam keluarga) Terhadap Perilaku Pencegahan Penyakit Hipertensi: Knowledge, Work and Genetic Relationship (family history of hypertension) to Hypertensive Disease Prevention Behavior Elsi Setiandari L.O
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.35 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2386

Abstract

Latar Belakang: Penyakit hipertensi atau yang lebih dikenal penyakit darah tinggi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah seseorang adalah 140 mmHg (tekanan sistolik) dan atau 90 mmHg (tekanan diastolik). Hipertensi sering disebut sebagai silent killer atau the silent disease, karena pada umumnya penderita tidak mengetahui dirinya mengidap hipertensi sebelum memeriksa tekanan darahnya. Orang yang mengidap hipertensi hanya satu-pertiga mencapai target darah yang optimal/normal. Metode: Jenis Penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan non eksperimental, data yang dikumpulkan dengan desain “cross sectional. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Accidental Sampling, besar sampel yang di gunakan peneliti dalam penelitian ini adalah sebesar 106 responden. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji chi square. Hasil: Dari ketiga variabel bebas yang diteliti terdapat hubungan yang signifikan, Dari hasil uji statistik menunjukan bahwa perilaku pencegahan hipertensi yang baik berdasarkan pengetahuan responden p value 0,028, berdasarkan pekerjaan p value 0,002, responden yang ada riwayat keluarga (genetik) menderita hipertensi p value 0,005. Kesimpulan: Dari seluruh responden yang diteliti lebih dari separuh (67,9%) yang tidak melakukan pencegahan terhadap penyakit hipertensi. Keluarga yang memiliki riwayat penyakit hipertensi akan semakin dominan terkena hipertensi. Diharapkan kepada seluruh anggota keluarga untuk senantiasa melakukan upaya perilaku pencegahan terhadap penyakit hipertensi.
Analisis Peluang Pasar E-health Rumah Sakit Swasta di Indonesia pada Era Pandemi COVID-19 : Literature Review: The Analysis of Private Hospital E-health Market Opportunities in Indonesia in the COVID-19 Pandemic Era : Literature Review Nuryadi, Fitriana Mahawati; Wibowo, Adik; Sembiluh, Dhini Sari; Apriyanti, Hana; Putri, Kartika Qonita; Sulistiadi, Wahyu
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.406 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i6.2147

Abstract

Latar Belakang: Pembatasan jumlah kunjungan pasien selama pandemi COVID-19 mengakibatkan perilaku pembelian konsumen beralih dengan pesat ke media digital. Frost & Sullivan menyatakan pendapatan digital health di Indonesia diperkirakan akan meningkat dari 85 juta USD pada tahun 2017 menjadi 973 juta USD pada tahun 2022 dengan tingkat CAGR lebih dari 60%. Rumah sakit perlu beradaptasi untuk menggunakan aplikasi e-health secara tepat dan cepat sesuai dengan permintaan pasar. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk mengetahui strategi beberapa rumah sakit dalam menilai peluang pasar e-health. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan studi literatur terhadap 4 rumah sakit swasta yang terdiri dari 2 rumah sakit di posisi growth and build dan 2 rumah sakit di posisi hold and maintain. Hasil: Penilaian peluang pasar e-health rumah sakit perlu dilakukan dengan cara menganalisis situasi baik faktor internal maupun eksternal rumah sakit, menentukan posisi rumah sakit berdasarkan matriks EFE, IFE, dan IE yang nantinya akan berpengaruh pada strategi yang akan diambil dalam menghadapi pasar e-health. Studi ini mendapatkan bahwa posisi rumah sakit yang berbeda-beda tetap dapat menangkap peluang pasar e-health yang disesuaikan dengan kondisi internal masing-masing. Kesimpulan: Dalam menilai peluang pasar e-health rumah sakit perlu melakukan analisis situasi baik faktor internal maupun eksternal rumah sakit.
Hubungan Penyuluhan Sadari dengan Tingkat Pengetahuan SADARI: Literatur Review: Relationship Between BSE Counseling and BSE Knowledge Level: Literature Review Friska Realita; Noveri Aisyaroh; Erah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.129 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i5.2151

Abstract

Latar Belakang: Menurut data Global Burden of Cancer (GLOBOCAN), dijelaskan bahwa jumlah temuan dan kematian akibat kanker hingga tahun 2018 sebanyak 18,1 juta kejadian, dan 9,6 juta kematian pada tahun 2018. Angka kematian akibat kanker diprediksi akan terus meningkat hingga lebih. dari 13,1 juta pada tahun 2030. Tujuan: mengetahui hubungan pendidikan kesehatan tentang SADARI dengan peningkatan pengetahuan SADARI. Metode: metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode literature review dimana peneliti mengkaji secara kritis ide-ide yang terkandung dalam beberapa penelitian. Sumber artikel penelitian diperoleh melalui google Scholar dan media pencarian publikasi media. Metode penelusuran dilakukan dengan menggunakan analisis PICO yaitu populasi wanita usia subur atau usia produktif, intervensi pemberian penyuluhan atau pendidikan kesehatan, perbandingan pemberian intervensi pada SADARI, hasilnya terjadi peningkatan pengetahuan setelah penyuluhan. Hasil: dari analisis beberapa artikel jurnal, terjadi peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah diberikan intervensi berupa pendidikan kesehatan atau health education tentang SADARI. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa suatu penyuluhan ataupun Pendidikan Kesehatan yang berbasis promosi Kesehatan baik melalui secara langsung maupun tidak langsung hingga menggunakan media sosial ataupun media cetak tentang SADARI berpengaruh pada peningkatan pengetahuan SADARI kepada para perempuan yang awalnya memiliki tingkat pengetahuan sadari rendah bahkan tidak mengetahui informasi sadari, menjadi memiliki pengetahuan baik tentang sadari yang mampu mendeteksi dini kanker payudara pada perempuan. Adapun faktor faktor yang membantu peningkatan pengetahuan antara lain usia, tingkat pendidikan, media pembelajaran, pengalaman, serta sumber informasi.
Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Wisata di Objek Wisata Waterpark di Kabupaten Sleman, Yogyakarta: Safety and Health Tourism Risk Analysis at Waterpark Tourism Objects in Sleman Regency, Yogyakarta Rifai, Muchamad; Helfi Agustin
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.814 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i5.2195

Abstract

Latar Belakang: Pariwisata merupakan sektor yang memiliki kontribusi yang cukup berarti pada perekonomian suatu Negara. Efek domino yang dihasilkan merupakan dampak positif karena terbukanya lapangan pekerjaan di sekitar kawasan wisata, dan meningkatnya kesempatan berusaha. Pemerintah Indonesia juga mulai menjadikan pariwisata sebagai andalan untuk membangkitkan ekonomi masyarakat. Daerah Istimewa Yogyakarta menjadikan pengembangan pariwisata sebagai visi pembangunan daerahnya. Saat ini Yogyakarta sebagai tujuan wisata ke dua di Indonesia. Yogyakarta berada di jalur lintas selatan menguntungkan bagi perkembangan potensi pariwisata. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, penilaian, dan pengendalian risiko di objek wisata waterpark di Sleman Yogyakarta. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian dilakukan di salah satu objek wisata waterpark di Sleman Yogyakarta. Lokasi wisata ditetapkan secara purposive mewakili objek wisata permainan air yang merupakan objek wisata buatan. Hasil: Kajian tentang gambaran analisis risiko akan dikonfirmasi kepada informan triangulasi yang dianggap sesuai dengan kebutuhan penelitian. Informan kunci pengelola tempat wisata adalah pimpinan operasional/teknis lokasi wisata, sedangkan informan triangulasi adalah wisatawan. Data dianalisis dengan matriks penilaian risiko. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa Objek Wisata Waterpark memiliki 8 risiko sangat tinggi (extreme) dan 14 risiko tinggi (high). Risiko yang ada di objek wisata Waterpark dapat dilakukan pengendalian berupa penyediaan obat P3K, pengawasan dan pengecekan di area kolam, Alat Pelindung Diri, dan memberikan informasi terkait risiko yang ada di tempat wisata.
Comparison Between Head Village and Midwife as Health Educator of Maternal and Child Health (MCH) in Increasing Husband’s Knowledge of MCH in the Village : Perbandingan Antara Kepala Desa dan Bidan Sebagai Penyuluh Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dalam Meningkatkan Pengetahuan Suami Tentang KIA di Desa Lelan Takaeb, Afrona Elisabet; Ndun, Helga; Tedju Hinga, Indriati
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.865 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i5.2207

Abstract

Background: Partnership with local head villages to deliver maternal and child health (MCH) education is considered necessary, as the availability of health professional is limited in rural remote area. While the head villages could be viewed as credible, they have rarely been involved as a health communicator in their villages. Objective: This study aimed to analyze the difference of the knowledge level of the heads of family (husband) after attending MCH education delivered by the head village and midwife. Methods: The research method applied was quasi experiment with non-equivalent control design conducted in two remote villages in Timor Tengah Selatan District. The population was all heads of the family (husband) living in two selected villages, with a total of 920. The sample of 60 men was selected purposively. The experiment and control group consisted of 25 and 35 men, respectively. Data were analyzed using t-test dependent and t-test independent. Results: The result showed that 1. Both MCH education delivered by the head village and midwife increased the level of knowledge of husband with the value of (ρ) 0,00 <(ɑ) 0,05; 2. The head village and midwife were equally effective as communicators in increasing the knowledge level of husbands about MCH with the value of (ρ) 0,245 >ɑ (0,05). Conclusion: Both the village head and the midwife can be educators in increasing the knowledge of MCH among husbands. Thus, the village head could also be empowered as an alternative MCH communicator.
Studi Pengetahuan, Sikap, Keterampilan Manajemen Diri dan Dukungan Keluarga pada Penderita DM Tipe 2 di Puskesmas Polongbangkeng Selatan : Study of Knowledge, Attitudes, Self Management Skills, and Family Support for Type 2 DM Patients at the South Polongbangkeng Health Center Amran Razak; Suci Ramadhani; Muh. Syafar; Suardi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.356 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i5.2214

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Mellitus (DM) adalah penyakit metabolik kronis, yang muncul sebagai masalah kesehatan masyarakat yang utama. Prevalensi DM telah menjalar hingga ke pelosok desa terutama petani, yang semula dianggap sebagai penyakit orang kota. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk mengkaji pengetahuan, sikap, keterampilan manajemen diri, dan dukungan keluarga pada pasien DM tipe 2. Metode: Studi ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif. Data dikoleksi melalui semi-Focus Group Discussion (FGD) sebanyak 7 kelompok maksimal 5 peserta (n=35) sesuai protokol kesehatan menggunakan instrumen Diabetes Self-Management Education (DSME). Informan kunci sebanyak 2 orang berdasarkan kompetensi penatalaksanaan DM. Peserta kebanyakan perempuan, bekerja sebagai petani, dan ibu rumah tangga. Usia terbanyak 51-60 tahun, serta lama menderita DM terbanyak 1-5 tahun. Hasil: Tingkat pengetahuan pasien terhadap penyakit DM yang dideritanya cukup baik, respon terhadap sikap dan keterampilan manajemen diri masih rendah, tetapi mendapat dukungan yang baik dari keluarga. Kesimpulan: Peran ganda sebagai petani perempuan dan ibu rumah tangga menyebabkan timbulnya kendala untuk kemandiran penatalaksanaan penyakit DM yang dideritanya. Saran: Diharapkan adanya jejaring edukasi mandiri berdasarkan instrumen Diabetes Self-Manajemen Education (DSME) sejalan dengan program Prolanis yang sudah ada.
Pemetaan Capaian Vaksinasi COVID-19 di Provinsi Jawa Barat Tahun 2021: Mapping of COVID-19 Vaccination Achievements in West Java Province in 2021 Examinar; Sutanto Priyo Hastono; Dixie Sebastian
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (919.054 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i5.2226

Abstract

Latar Belakang: Latar Belakang: Pandemi COVID-19 masih berlangsung dari tahun 2019 hingga saat ini. Salah satu upaya dalam penagangan COVID-19 adalah vaksinasi. Jawa Barat merupakan provinsi dengan sasaran vakinasi yang terbesar yaitu sebesar 37,9 juta orang. Capaian vaksinasi ke-1 sebanyak 28, 1 juta orang atau sebesar 74,2 persen, sedangkan total vaksinasi ke-2 sebesar 20,3 juta orang atau sebesar 53,6 persen yang masih berada dibawah proporsi secara nasional. Tujuan: Studi bertujuan untuk melakukan pemetaan capaian vaksinasi COVID-19 dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhinya di provinsi jawa barat. Metode: Studi ini merupakan studi cross sectional. Populasi yang digunakan dalam studi ini adalah seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat. Variabel dependen dalam studi ini adalah capaian vaksinasi ke-2. Kemudian variabel independenya terdiri dari capaian vaksinasi ke-1, kasus konfirmasi positif, penerimaan vaksin, dan sasaran vaksinasi. Pemetaan dilakukan dengan aplikasi Quantum Geographic System 2.8.1. Hasil: Proporsi capaian vaksinasi ke-2 sebesar kurang dari 50 persen ada sebanyak 9 kabupaten/kota, proporsi 50-60 persen sebanyak 10 kabupaten/kota, proporsi 60-80 persen sebanyak 4 kabupaten/kota, dan proporsi 80-90 persen sebanyak 4 kabupaten/kota. Kemudian terdapat hubungan yang kuat dan positif antara capaian vaksinasi ke-2 dengan capaian vaksinasi ke-1, konfirmasi positif, penerimaan vaksin, dan sasaran vaksinasi Kesimpulan: Berdasarkan sebaran capaian vaksinasi ke-2 disumpulkan bahwa prioritas pertama dalam distribusi vaksin di Provinsi Jawa Barat adalah daerah yang memiliki capaian vaksinasi ke-2 <50 persen dan proporsi stok vaksin <10 persen.
Coping Mechanism Mahasiswa dalam Menghadapi Stress Akibat Pandemi COVID-19: Student Coping Mechanism in Facing Stress Due to the COVID-19 Pandemic Eka Putri, Nidya; Ede Surya Darmawan
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.203 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i5.2236

Abstract

Latar Belakang: Surat Edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan COVID -19 di Satuan Pendidikan dan Surat Edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Pada Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (COVID -19) menetapkan kebijakan belajar dari rumah. Tujuan: Menganalisis coping stress pada mahasiswa pascasarjana FKM UI tahun 2020 selama masa pandemi COVID -19 yang melakukan perkuliahan secara daring (Study From Home / SFH) ditambah WFH. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dengan Focus Group Discussion (FGD) dilakukan kepada mahasiswa pascasarjana FKM UI angkatan 2020, sedangkan triangulasi sumber dilakukan dengan cara mengumpulkan informasi dari salah satu Dosen FKM UI dan Psikolog UI. Hasil: Pembelajaran jarak jauh menyembabkan banyak mahasiswa mengaku mengalami stres sehingga sebagian harus mengakses layanan dari psikiater untuk mengurangi pengaruh buruk yang dirasakan. Tak jarang, manifestasi stres muncul dalam bentuk gangguan fisiologis dan psikologis. Kesimpulan: Koping terhadap stres perlu dilakukan untuk mengurangi gangguan yang dirasakan. Terdapat dua strategi coping yang cukup efektif dalam mengatasi stres akibat pembelajaran jarak jauh, antara lain emotional focus coping dan problem focus.
Pengaruh Komunikasi Pemasaran dalam Upaya Mendukung Strategi Pemasaran Rumah Sakit: Literatur Review: The Effect of Marketing Communication in Efforts to Support Hospital Marketing Strategy: Literatur Review Alrianti, Amelia Rizki; Yaslis Iliyas
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.58 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i5.2237

Abstract

Latar Belakang: Strategi pemasaran rumah sakit harus terus dikembangkan sebagai upaya menghadapi persaingan layanan. Salah satu alat yang dapat dikembangkan yaitu elemen yang ada di dalam komunikasi pemasaran rumah sakit. Tujuan: kajian ini dilakukan guna mengetahui pengaruh komunikasi pemasaran pada strategi pemasaran rumah sakit. Metode: Kajian ini adalah Literatur Review melalui pengumpulan artikel dari data base Pubmed, Scopus, Proquest, Oxford Academic, dan Google Scholar. Hasil: lima artikel dari 173 artikel hasil skrining berdasarkan kriteria inkulusi dan kriteria eksklusi. Kelima artikel ini menjelaskan pengaruh komunikasi pemasaran dalam mendukung strategi pemasaran rumah sakit melalui implementasi elemen komunikasi pemasaran. Elemen komunikasi pemasaran ini dapat meningkatkan brand, citra brand rumah sakit, mempertahankan loyalitas pelanggan, meningkatkan jumlah kunjungan pasien, dan merubah persepsi masyarakat terhadap layanan kesehatan yang diberikan. Kesimpulan: Komunikasi pemasaran memiliki elemen-elemen sebagai alat yang dapat mendukung strategi pemasaran rumah sakit.
Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Terhadap Motivasi Donor Darah Sukarela di PMI Kabupaten Sleman Yogyakarta : Association of Knowledge, Attitudes, and Behavior to Voluntary Blood Donation Motivation at PMI Sleman Regency Yogyakarta Mufidah, Hartalina; Handriani Kristanti; Eva Runi Khristiani
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.204 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i5.2246

Abstract

Latar Belakang: Kebutuhan produk darah semakin meningkat seiring dengan peningkatan layanan transfusi darah. Ketersediaan produk darah sangat bergantung dari donor darah sukarela. Palang Merah Indonesia (PMI) Sleman merupakan salah satu Unit Donor Darah di Provinsi D.I. Yogyakarta yang belum mencapai kecukupan akan produk darah. Salah satu penyebabnya adalah baru 1% dari jumlah penduduk di Sleman yang menjadi pendonor darah sukarela. Rekrutmen donor yang tepat dengan mempertimbangkan faktor pengetahuan, sikap, dan perilaku merupakan strategi yang penting untuk memotivasi masyarakat melakukan donor darah secara sukarela. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor-faktor yang berhubungan dengan motivasi donor darah di PMI Kabupaten Sleman. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain studi cross-sectional yang dilaksanakan di PMI Sleman pada Januari-Desember 2021. Sampel penelitian adalah pendonor darah sukarela baru atau berulang yang lolos seleksi untuk donor darah di PMI Sleman dan menyetujui surat permohonan menjadi responden sebanyak 100 responden dan ditentukan menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data penelitian dilakukan secara univariat dan bivariate. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat signifikansi pada variabel perilaku pada nilai p-value=0,009<0,05. Kesimpulan: Terdapat hubungan perilaku dengan motivasi donor darah di PMI Sleman Yogyakarta.

Page 24 of 125 | Total Record : 1250


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026 Vol. 8 No. 12 (2025): December 2025 Vol. 8 No. 11 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 10 (2025): October 2025 Vol. 8 No. 9 (2025): September 2025 Vol. 8 No. 8 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 7 (2025): July 2025 Vol. 8 No. 6 (2025): June 2025 Vol. 8 No. 5 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): April 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): March 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): January 2025 Vol. 7 No. 12 (2024): December 2024 Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 10 (2024): October 2024 Vol. 7 No. 9 (2024): September 2024 Vol. 7 No. 8 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 7 (2024): July 2024 Vol. 7 No. 6 (2024): June 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023 Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023 Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023 Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023 Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023 Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023 Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022 Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022 Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022 Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): May 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021 Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): May 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): January 2020 Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): May 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019 Vol. 1 No. 3 (2018): September 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): May 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): January 2018 More Issue