cover
Contact Name
Syahrul Rahmat
Contact Email
syahrul_rahmat@stainkepri.ac.id
Phone
+6285272967993
Journal Mail Official
jppm@stainkepri.ac.id
Editorial Address
Jl. Lintas Barat KM 19, Toapaya Asri, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau
Location
Kab. bintan,
Kepulauan riau
INDONESIA
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Kepulauan Riau (JPPM KEPRI)
JPPM Kepri menerima artikel ilmiah dalam bentuk hasil penelitian, kajian analisis, aplikasi teori dan review kajian-kajian dari pengabdian pada masyarakat di Kepulauan Riau
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 67 Documents
Pengembangan Usaha Rumah Tangga Pengolahan Herbal Tradisional Melalui Sosialisasi Dan Pendampingan Rumusan Strategi Di Geranting - Kota Batam Kamaruzaman; Sudanto; Mubaraq, Husni
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Kepulauan Riau (JPPM Kepri) Vol. 5 No. 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 2025
Publisher : STAIN SULTAN ABDURRAHMAN KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35961/jppmkepri.v5i1.2138

Abstract

Dari hasil suatu penelitian tentang strategi pengembangan usaha rumah tangga pengolahan herbal tradisional di Geranting telah menghasilkan rumusan strategi pengembangan usaha. Tujuan dari sosialisasi dan pendampingan rumusan strategi pengembangan usaha rumah tangga pengolahan herbal tradisional yaitu pelaku usaha memahami, dan mampu mempraktekkan strategi-strategi tersebut ke dalam aktifitas usahanya. Metode yang digunakan yaitu metode ABCD (Asset Based Community Development). Pelaksanaan kegiatan sosialisasi dan pendampingan rumusan strategi pengembangan usaha tersebut adalah sebagai mulai dari pendaftaran peserta, pembukaan, sosialisasi dan pendampingan. Sesi pelaksanaan sosialisasi disampaikan oleh ketua tim pengabdian sekaligus merangkap narasumber yang telah berhasil merumuskan strategi pengembangan usaha herbal melalui penelitian terdahulunya di pulau Geranting tersebut. Setiap peserta yang merupakan pelaku usaha herbal diberikan buku Rumusan Strategi Pengembangan Usaha Herbal Tradisional Geranting – Kota Batam (gambar terlampir). Dalam proses pendampingan yang paling banyak diminta pendampingannya adalah dalam pengurusan izin usaha seperti NIB dan Sertifikat Halal. Pada akhirnya sosialisasi dan pendampingan terlaksana dengan baik.
Menggali Passion Membangun Karir: Pengabdian Masyarakat untuk siswa SMK Nuristya, Emma Rani
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Kepulauan Riau (JPPM Kepri) Vol. 5 No. 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 2025
Publisher : STAIN SULTAN ABDURRAHMAN KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35961/jppmkepri.v5i1.1869

Abstract

This community service aims to help Vocational High School (SMK) students understand the importance of passion in choosing the right career. With the theme "Exploring Passion, Building Careers," this activity seeks to provide students with insights into the connection between personal interests and career success. The program was carried out through seminars and counseling. The seminar featured speakers from various professions who shared their experiences and provided tips on developing a career based on passion. Meanwhile, counseling was conducted through individual and group sessions to offer deeper guidance on how to explore interests and plan careers. The results of the activity showed that 85% of students experienced an increased understanding of the relationship between passion and career, with many students starting to plan concrete steps to pursue careers in line with their interests. This activity also inspired students to feel more confident in choosing a career path that aligns with their talents and passions. It is hoped that this community service will make a positive contribution to preparing SMK students to face the workforce with greater readiness and motivation.
Dakwah Pemberdayaan Berbasis Konservasi dan Pariwisata Melalui Volunteer Tapak Abdi Negeri di Desa Sriharjo Yogyakarta Fadilah, Anisatul; Hidayatullah, Ahmad; Taufiq, Ahmad
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Kepulauan Riau (JPPM Kepri) Vol. 5 No. 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 2025
Publisher : STAIN SULTAN ABDURRAHMAN KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35961/jppmkepri.v5i2.1860

Abstract

Currently, da’wah activities are very diverse, one of which is the volunteer program, Tapak Abdi Negeri Volunteers have a significant role in empowering the community in Yogyakarta, by involving individuals in various social activities and community development programs. This study aims to analyze the impact of their participation on improving the quality of life of the local community. To achieve this goal, a qualitative method was used which included in-depth interviews and participant observation. The results of the study showed that activities initiated by Tapak Abdi Negeri Volunteers, such as skills training, entrepreneurship development, and increasing environmental awareness, have succeeded in empowering the community. In addition, volunteers function as a bridge between the community and the government, thus strengthening social relations and collaboration between parties. These findings underline the importance of the role of volunteers in encouraging positive social change. Thus, this study is expected to be a reference for the development of similar programs in other areas.
Community Service as a Catalyst for Digital Transformation in Early Childhood Education Nurbatra, Laela Hikmah; Masyhud; Hartono
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Kepulauan Riau (JPPM Kepri) Vol. 5 No. 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 2025
Publisher : STAIN SULTAN ABDURRAHMAN KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35961/jppmkepri.v5i2.2009

Abstract

This community service project aims to improve the digital literacy abilities of early childhood education (ECE) teachers at TK Aisyiyah Bustanul Athfal 5, with a focus on utilizing Canva to create engaging learning materials. The program was carried out in three phases: planning, execution, and assessment. The preparatory phase included a requirements assessment via focus group discussions (FGDs), which indicated that although teachers were acquainted with Canva, they need more training to proficiently employ its functionalities for educational content development. Based on the findings, a systematic training curriculum was created, and facilitators, including lecturers and university students, were chosen for facilitating the sessions. The implementation phase comprised a two-week training program that combined theoretical discourse with practical application. Teachers were acquainted with digital literacy principles and instructed in the development of interactive instructional materials with Canva. The training included solitary tasks, group activities, and peer evaluations to improve learning results. During the evaluation phase, the training's impact was analyzed via focus group discussions to identify the teachers' confidence and preparedness to include digital technologies into their instruction. The findings indicate that the curriculum considerably enhanced instructors' capacity to use Canva for instruction, emphasizing the significance of ongoing digital literacy training for educators. Through the use of technology, this program shows how focused professional development may equip educators with useful skills to improve early childhood teaching.
Penguatan Literasi Dakwah Digital Dikalangan Gen Z Kota Tanjungpinang Hamdan, Ahmad; Fitria Sari, Afna; Febriana, Riska
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Kepulauan Riau (JPPM Kepri) Vol. 5 No. 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 2025
Publisher : STAIN SULTAN ABDURRAHMAN KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35961/jppmkepri.v5i2.2358

Abstract

Pengaruh teknologi digital yang dapat mengakibatkan perubahan dalam kehidupan manusia salah satu contohnya adalah perubahan dalam hal keagamaan. Dewasa ini, kebanyakan masyarakat khususnya Gen Z memperdalam ilmu agama dengan menggunakan literatur digital yang belum bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya, karena siapapun dapat dengan mudah menyampaikan suatu informasi tanpa diketahui darimana sumbernya. Terlebih jika dalam sebuah informasi keagamaan yang diperoleh mengandung konten-konten yang bersifat radikal dan terorisme. Hal ini akan memungkinkan seseorang memiliki pemahaman keagamaan secara radikal. Berdasarkan hal tersebut maka dilaksanakanlah penguatan literasi dakwah digital yang dilaksanakan oleh Tim Pengabdian Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) secara partisipatif keseluruhan peserta yang ada dalam suatu komunitas untuk mendorong semangatnya agar melakukan kegiatan aksi-aksi yang bersifat transformatif agar menuju ke arah yang lebih baik. Kegiatan pengabdian menghasilkan adanya peningkatan pemahaman terhadap literasi dakwah digital untuk mencegah adanya konten-konten negatif yang tidak sesuai dengan etika didunia digital dan dakwah. Penguatan literasi tersebut menjadi suatu hal yang penting karena peserta yang dilibatkan bukan sekedar dari kalangan Gen Z tetapi juga berasal dari aktivis dakwah kampus yang ada di Tanjungpinang dan Bintan agar bisa menyebarkan informasi dan konten-konten dakwah di kampusnya dengan bijak.
Penguatan Nilai Kesetaraan Gender dan Keberdayaan Perempuan melalui Pendampingan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Dukuh Mulwo Klaten Fajar Ariani, Sela; Husniyatul Adyani, Nur; Gholiba Afrizky, Hadad; Tri Santoso, Sandika; Fitri Rahmawati, Anggie; Amalia Wiryani, Fitri
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Kepulauan Riau (JPPM Kepri) Vol. 5 No. 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 2025
Publisher : STAIN SULTAN ABDURRAHMAN KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35961/jppmkepri.v5i2.2397

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pendampingan Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekar Sari di Dusun Mulwo, Desa Muruh, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten, dalam rangka penguatan nilai kesetaraan gender dan keberdayaan perempuan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini di latar belakangi terkait dengan masih adanya fenomena mengenai anggapan peran gender yang bersifat tradisional, dimana anggapan tersebut membatasi partisipasi perempuan pedesaan dalam sektor produktif dan pengambilan keputusan. Pendampingan dilakukan secara partisipatif melalui penguatan kapasitas anggota KWT, fasilitasi akses sumber daya, serta pengembangan kegiatan pertanian rumah tangga yang berorientasi pada kemandirian ekonomi. Kerangka pemberdayaan perempuan Naila Kabeer yang meliputi dimensi resources, agency, dan achievements digunakan sebagai landasan konseptual dalam merancang dan mengevaluasi kegiatan ini. Hasil pelaksanaan pengabdian menunjukkan adanya peningkatan partisipasi perempuan dalam aktivitas pertanian, penguatan jejaring sosial, serta perubahan perspektif terhadap peran gender yang lebih setara di tingkat keluarga dan komunitas. Kegiatan ini menegaskan bahwa KWT merupakan salah satu wadah yang strategis dalam mendukung pembangunan desa yang inklusif dan berkeadilan gender.
DIGITAL ISLAMIC CAMP : Literasi Media dan Internalisasi Nilai-Nilai Budaya Melayu Pada Remaja Masjid di Lingga Aqmal, Romi; Hamdan, Ahmad; Ali, Syafi'i
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Kepulauan Riau (JPPM Kepri) Vol. 5 No. 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 2025
Publisher : STAIN SULTAN ABDURRAHMAN KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35961/jppmkepri.v5i2.2646

Abstract

Kepulauan Riau (Kepri) adalah episentrum budaya Melayu yang kaya dengan nilai-nilai luhur, namun era digital telah menciptakan krisis internalisasi budaya di kalangan remaja, yang merupakan digital native. Kurangnya literasi digital membuat remaja Kepri lebih rentan terhadap arus budaya global dan konten yang tidak tersaring, yang mengancam pelestarian nilai-nilai Melayu seperti kesantunan, tatasusila, kolektivitas, dan pemahaman agama yang moderat. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk mengatasi tantangan tersebut dengan mengintegrasikan pelatihan literasi digital dan internalisasi nilai budaya Melayu. Metode yang digunakan adalah Service-Learning (SL) dengan siklus: Persiapan, Aksi/Pelaksanaan, Refleksi, dan Demonstrasi/Publikasi. Pelaksanaan melibatkan tiga sesi utama: Literasi Digital (cek fakta, etika digital), Internalisasi Nilai Budaya Melayu (workshop pantun, gurindam, tunjuk ajar Melayu), dan Sesi Integrasi (pelatihan content creation berbasis kearifan lokal seperti video TikTok/Reels). Program ini didasarkan pada teori critical digital literacy dan Participatory Digital Storytelling. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi literasi digital yang dikaitkan dengan konteks budaya lokal efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja masjid mengenai penggunaan teknologi informasi secara bijak, kritis, dan bertanggung jawab. Program ini juga meningkatkan kemampuan remaja untuk mengenali dan mencegah penyalahgunaan media sosial. Selain itu, pelatihan pembuatan konten kreatif berbasis kearifan lokal berhasil mengubah remaja dari konsumen informasi menjadi produsen konten dakwah dan edukasi, membuktikan potensi mereka dalam melestarikan identitas budaya Melayu di ruang digital.