cover
Contact Name
Elindra Ambar Pambudi
Contact Email
proceedingsphysical.ump@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
proceedingsphysical.ump@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto Jl. KH. Ahmad Dahlan, PO BOX 202 Purwokerto 53182 Kembaran, Banyumas, Jawa Tengah
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences
ISSN : -     EISSN : 28087046     DOI : https://doi.org/10.30595/pspfs.v2i.164
Core Subject : Engineering,
The Proceedings Series on Physical & Formal Sciences aims to publish proceedings from conferences on the scope: 1. Chemistry 2. Computer Science & Artificial Intelligence 3. Engineering & Energy 4. Materials Science 5. Physics & Astronomy 6. Agricultural & Biological Sciences
Articles 282 Documents
Pendekatan Preferensi sebagai Umpan Balik pada Calon Varietas Unggul Baru yang Berdaya Saing Imam Sutrisno; Titik Sundari; Febria Cahya Indriani; Nila Prasetiaswati; Joko Restuono
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 4 (2022): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v4i.484

Abstract

Purple sweet potato farming in Banyuwangi as a mainstay commodity to support farmers' income. The local variety TW became the preferred local variety, but farmers began to complain about the decline in productivity. These problems need an effort to improve the use of local varieties in the use of superior varieties in restoring the productivity level of purple sweet potato to its original state. Thus, it is necessary to dame plots of prospective superior varieties to obtain farmer's assessment and preferences before purple sweet potato clones are released into varieties that have legality as VUB. The results showed that farmers and traders liked the skin and tuber shape of MSU 1001-15 and MSU 1002-07 clones. The reasons farmers chose the two clones were because: 1) they had a bright color and rather thick skin, 2) the shape of the large tubers was not too round and elongated, and the yield was high. The value of purple sweet potato farming in Banyuwangi is economically feasible in terms of marketing and income value which has a significant advantage.
Pengenalan Digital Marketing untuk Petani Milenial dalam Memasarkan Produk Hasil Pertanian di Desa Patok Kalianda Jaka Setiawan
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 4 (2022): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v4i.485

Abstract

Pada era digital saat ini perkembangan teknologi informasi yang ditandai dengan maraknya Smartphone sebagai media komunikasi digital yang beredar serta perkembangannya sangat pesat berpengaruh bagi masyarakat dalam mendukung kegiatan bisnis baik besar maupun kecil di seluruh sektor salah satunya sektor pertanian. Ada keperhatian besar terkait dengan kondisi para petani saat ini. Produk pertanian berlimpah diiringi harga bahan pokok yang tinggi namun harga jual hasil pertanian yang rendah dikarenakan petani sebagai produsen untuk menjual hasil pertanian melalui panjangnya rantai distribusi dan ketergantungan petani pada tengkulak. Melihat kondisi tersebut maka diperlukan upaya untuk meningkatkan harga tawar petani dengan cara menghubungkan petani langsung kepada konsumen. Salah satu cara yakni dengan memanfaatkan teknologi digital marketing atau pemasaran online kepada para petani. Dengan adanya kegiatan ini petani diharapkan lebih memahami pentingnya penggunaan digital marketing seperti social media, website, dan lain sebagainya untuk mendukung pemasaran produk pertanian. Metode pengabdian ini dilakukan dengan penyuluhan, praktik penggunaan social media dan diskusi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diberikan kepada pengurus anggota ikatan tani kota kalianda yang beranggotakan petani muda yang aktif dalam mengelola pertanian dan memahami penggunaan smartphone. Diharapkan dengan kegiatan ini para petani di desa patok kalianda bisa meningkatkan keterampilan dalam memasarkan produk pertanian secara luas dan menjadi seorang petani yang milenial.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Biodiesel Indonesia Mirawati Yanita; Zulkifli Alamsyah; Gina Fauzia
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 4 (2022): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v4i.486

Abstract

Biodiesel merupakan bahan bakar nabati pengganti solar yang dinilai lebih ramah lingkungan dan industrinya sedang didorong oleh pemerintah Indonesia dalam mengurangi ketergantungan terhadap impor solar, sekaligus dalam penyerapan minyak sawit Indonesia yang kini posisinya mulai terancam akibat munculnya kampanye hitam di beberapa negara pengimpor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan biodiesel Indonesia dengan menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel penelitian seperti harga biodiesel sawit, harga solar non-subsidi, jumlah produksi mobil bermesin diesel dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berpengaruh secara signifikan terhadap permintaan biodiesel Indonesia, di mana menurunnya harga biodiesel, tingginya harga solar, meningkatnya produksi mobil dan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat akan berpengaruh terhadap besarnya permintaan biodiesel di Indonesia. Besarnya peningkatan permintaan biodiesel ini dapat dicapai lebih maksimal lagi dengan lebih memperhatikan harga minyak sawit sebagai bahan baku biodiesel, agar tidak terjadi lonjakan harga indeks pasar biodiesel di masa depan.
Estimasi Daya Dukung Perairan Pesisir Kabupaten Pamekasan dalam Menerima Limbah Budidaya Udang Vannamei Moh Ismail; Indah Wahyuni Abida; Endang Tri Wahyurini
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 4 (2022): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v4i.487

Abstract

Vannamei shrimp cultivation business is an aquaculture business that has increased every year, both from the amount of production and the cultivation technology used. Vannamei shrimp cultivation in Madura is one type of work that develops by utilizing unproductive land and salt ponds being converted into vannamei shrimp ponds. Pamekasan Regency is one of the regencies that carry out the development of vannamei shrimp farming business with an intensive system. The development of vannamei shrimp cultivation is not in line with the conditions of the aquatic environment, this is because aquaculture activities produce waste in which aquaculture waste is directly discharged into the waters. The research was carried out on February 1, 2022 to April 1, 2022 in Candi Village, Galis District, Pamekasan Regency. Based on the results of the study, it was found that the load of organic waste in the form of TSS that was discharged into the waters during one maintenance cycle was 137.25 kg and 143.38 kg/0.3 ha when pouring the entire volume of pond water (3000 m3) into the waters. Based on the carrying capacity of coastal waters, the maximum amount of waste in the form of TSS that can be accommodated by the coastal waters of Pamekasan Regency is 441.39 tons/day. The amount of waste generated from intensive system vannmei shrimp farming activities in Pamekasan Regency is 55,983.26 tons for one year and 153.38 tons/day. The results showed that the waste produced was still below the maximum waste that could be accommodated by the waters of Pamekasaan Regency.
Potensi Pengembangan Padi Adan di Kabupaten Nunukan Fitri Fauziah; Muhamad Rizal
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 4 (2022): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v4i.488

Abstract

Padi adan merupakan komoditas lokal yang dikembangkan di Kabupaten Nunukan yang memiliki nilai ekonomi dan daya saing tinggi serta prospek pemasaran yang luas. Penelitian ini di laksanakan di Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, pada tahun 2020. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan informasi mengenai potensi padi adan sebagai varietas unggul lokal. Jenis data terdiri dari data primer yang diperoleh dari petani kooperator dan data sekunder yang diperoleh dari Dinas/Instansi terkait, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas padi adan melalui penerapan PTT meningkat sekitar 20,9%, dengan nilai R/C sebesar 5,81 dengan perlakuan dan 5.07 melalui kontrol. Pengembangan usahatani padi adan memberikan potensi yang besar untuk meningkatkan nilai tambah dan mendukung swasembada pangan di Kabupaten Nunukan.
Kontribusi Pendapatan pada Tenaga Kerja Wanita Pemetik Teh (Camellia Sinensis) terhadap Pendapatan Keluarga di UP Bedakah PT Perkebunan Tambi Wonosobo Mutia Ainul Shintani Abianto
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 4 (2022): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v4i.489

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di UP Bedakah PT Perkebunan Tambi, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, pada bulan Maret sampai April 2022. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menganalisis faktor – faktor yang mempengaruhi kontribusi pendapatan pada tenaga kerja wanita pemetik teh terhadap pendapatan istri di UP Bedakah PT Perkebunan Tambi Wonosobo. 2) Mengetahui berapa besar kontribusi pendapatan pada tenaga kerja wanita pemetik teh terhadap pendapatan keluarga di UP Bedakah PT Perkebunan Tambi Wonosobo. 3) Mengetahui bagaimana tenaga kerja wanita pemetik teh pada UP Bedakah PT Perkebunan Tambi Wonosobo mengalokasikan waktu untuk mencari nafkah dan berperan sebagai ibu rumah tangga. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Pengambilan sampel menggunakan metode non probability sampling dengan Teknik Accidental sampling menggunakan pendekatan rumus slovin, pertimbangan kriteria responden yaitu ibu rumah tangga yang bekerja menjadi buruh pemetik teh di UP Bedakah PT Perkebunan Tambi Wonosobo. Jumlah responden yang dijadikan sebagai sampel penelitian berjumlah 60 responden. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa variabel pendapatan istri, pendapatan suami, pendapatan anak, dan jumlah tanggungan keluarga secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kontribusi pendapatan pemetik teh di UP Bedakah PT Perkebunan Tambi wonosobo. Kontribusi pendapatan tenaga kerja wanita pemetik teh terhadap pendapatan keluarga yaitu sebesar 40,98%. Aktivitas kehidupan ibu rumah tangga yang bekerja menjadi pemetik the di UP Bedakah PT Perkebunan Tambi Wonosobo menunjukan alokasi waktu yang dicurahkan untuk bekerja menjadi pemetik teh rata – rata waktu yang digunakan yaitu selama 7 jam dalam sehari atau sebesar 29,2%.
Analisis Usaha Ternak Sapi Peranakan Ongole (Bos Indicus) dengan Sistem Gaduhan (Studi Kasus di Desa Sitiadi Kecamatan Puring Kabupaten Kebumen) Nasirudin Amir; Dewi Hastuti; Aniya Widiyani; Endah Subekti
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 4 (2022): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v4i.490

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerimaan, pendapatan, dan kelayakan usaha ternak sapi Peranakan Ongole dengan sistem gaduhan di Desa Sitiadi Kecamatan Puring Kabupaten Kebumen. Metode dasar menggunakan metode deskriptif, Metode pelaksanaan menggunakan metode studi kasus (case study), dan metode penentuan responden menggunakan metode sensus. Jumlah responden 14 orang yang semuanya merupakan anggota KTT Tunas Mandiri. Metode analisis data menggunakan analisis total biaya, penerimaan, pendapatan, dan R/C Ratio. Terdapat 3 perbedaan antara peternak, yaitu peternak yang memelihara 1-2 ekor sapi, 4 ekor sapi, dan 6 ekor sapi. Peternak yang memelihara 1-2 ekor sapi mengeluarkan rata-rata total biaya Rp.4.465.182, rata-rata penerimaan sebesar Rp.9.736.364, rata-rata pendapatan sebesar Rp.5.27.182 dan nilai R/C yang diperoleh 2,18. Peternak yang memelihara 4 ekor sapi mengeluarkan rata-rata total biaya Rp.13.048.870, rata-rata penerimaan sebesar Rp.19.775.000, rata-rata pendapatan sebesar Rp.6.726.130, dan nilai R/C yang diperoleh 1,5. Peternak yang memelihara 6 ekor sapi mengeluarkan total biaya Rp. 29.768.125, penerimaan sebesar Rp.37.100.000, pendapatan sebesar Rp.7.331.875, dan nilai R/C yang diperoleh 1,2. Analisis data yang dihitung selama satu periode adalah 13 bulan. Dapat disimpulkan bahwa usaha ternak sapi Peranakan Ongole dengan sistem gaduhan di KTT Tunas Mandiri mempunyai pendapatan yang positif dan layak untuk diusahakan.
Invigorasi Benih Terhadap Viabilitas dan Vigor Benih Kacang Tanah (Arachys Hypogaea) Nia Romania Patriyawaty; Herdina Pratiwi
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 4 (2022): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v4i.491

Abstract

Seed treatment or so called as seed invigoration is one of effort to increase seed germination (viability) and avoid the attack of disease. This study aimed to examine the effect of peanut seeds tretament using water and Ca(OH)2 solution on growth, viability, and vigor of peanut seeds, which were arranged in a Randomized Block Design consisting of five levels and three replications, namely, P0 (control), P1 (immersion in water temperature of 20-25oC), P2 (immersion with water temperature of 50oC), P3 (immersion with water temperature of 20-25oC + Ca(OH)2), and P4 (soaking with water 50oC + Ca(OH)2). The results showed that the seed soaking treatment significantly affected plant height, root length, germination and vigor index of peanut seeds. Soaking the seeds in water at a temperature of 20-25oC (P1) can give the highest of plant height, percentage of germination and vigor index of 84% and 75% higher, respectively, than without seed soaking treatment. However, the treatment of seed soaking by adding a solution of Ca(OH)2 was able to produce the highest primary root length.
Perbaikan Teknologi Budidaya untuk Meningkatkan Produktivitas dan Nilai Ekonomi Usahatani Ubi Jalar Nila Prasetiaswati; Yusmani Prayogo; Siti Mutmaidah
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 4 (2022): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v4i.492

Abstract

Produktivitas ubi jalar di tingkat petani masih rendah dan jauh di bawah potensi hasil karena rendahnya penggunaan bahan tanam yang unggul, sifat musiman produksi dan adanya serangga hama dan penyakit. Penelitian dilakukan di Desa/Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang Provinsi Jawa Timur pada MK 1 tahun 2021. Ada 3 teknologi yang digunakan:1) Teknologi inovasi menggunakan mulsa plastik, mulsa jerami dan VUB yaitu varietas Beta 1, Beta 2, Antin 2 dan Antin 3. 2)Teknologi rekomendasi menggunakan mulsa plastik dan jerami dan varietas lokal madu,. 3) teknologi petani, tanpa menggunakan mulsa dan varietas yang digunakan variatas lokal madu. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa mayoritas pendidikan petani kooperator adalah SD sebanyak 46%, sebanyak 47% petani mempunyai pengalaman berusahatani ubi jalar selama 11-20 tahun dan 57% berada di usia produktif. Dari hasil diketahui bahwa penggunaan mulsa plastik dan varietas unggul (teknologi inovasi) meningkatkan produksi ubi jalar rata-rata sebesar 61%, sedangkan teknologi rekomendasi meningkatkan 49%. Hasil tertinggi diperoleh pada teknologi inovasi dengan varietas Beta 2 yaitu 45 t/ha. Pada analisa usahatani diketahui meski total biaya pada teknologi inovasi dan rekomendasi lebih tinggi dan harga ubi jalar varietas unggul lebih rendah Rp. 500 daripada varietas lokal tetapi keuntungan yang diperoleh tetap lebih tinggi. Dengan teknologi inovasi dan rekomendasi keuntungan yang diperoleh lebih tinggi masing-masing sebesar 56 %dan 53 % dari penggunaan teknologi eksisting petani. Nilai MBCR tertinggi pada penerapan teknologi inovasi dengan menggunakan mulsa jerami dan varietas unggul sebesar 6,92.
Karakterisasi Beberapa Aksesi Tanaman Nanas Lokal dalam Upaya Pelestarian Sumber Daya Genetik di Bangka Belitung Nuraini Nuraini; Tri Wahyuni; Muzammil Muzammil
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 4 (2022): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v4i.493

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah untuk memperoleh informasi karakterisasi morfologi 3 aksesi nanas lokal yang ada di Kepulauan Bangka Belitung. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2020 sampai dengan Maret 2021 di 3 lokasi wilayah sebaran nanas lokal yang ada di kepulauan Bangka Belitung yaitu di Desa Bikang, Kec. Toboali, Kab. Bangka Selatan; di Desa Badau, Kec. Badau, Kab. Belitung dan di Desa Tuatunu, Kec. Gerunggang, Kota Pangkalpinang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode pengambilan sampel secara sengaja (purposive sampling) berdasarkan informasi dari Dinas Pertanian, PPL di masing-masing daerah serta wawancara dengan petani dan pengamatan secara langsung dilapangan. Karakter morfologi yang diamati meliputi karakter kualitatif maupun kuantitatif yaitu bagian tanaman, daun, mahkota buah serta buah tanaman nanas lokal. Data hasil pengamatan pada penelitian ini dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil pengamatan didapatkan hasil bahwa aksesi nanas lokal yang mempunyai karakter dengan tepi daun berduri ditunjukkan oleh semua aksesi yaitu nanas Bikang, nanas Badau, dan nanas Tuatunu. Nanas Tuatunu mempunyai karakter unggul berupa diameter hati buah yang kecil. Bobot buah nanas ditentukan oleh karakter diameter dan panjang buah. Aksesi yang mempunyai karakter unggul pada komponen buah, yaitu mempunyai mahkota tunggal ditampilkan oleh semua aksesi, Diharapkan kedepannya dapat menjadi acuan pengembangan nanas lokal secara luas di Bangka Belitung dalam upaya pelestarain sumberdaya genetik lokal yang merupakan komponen penting dalam kegiatan ex-situ di Bangka Belitung.

Page 10 of 29 | Total Record : 282