Journal of Education Research
Journal of Education Research is a peer-refereed open-access journal which has been established for the dissemination of state of the art knowledge in the field of education. This Journal is published for time per year at March, June, September and December by Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia. It is intended to be the journal for publishing original articles on the latest issues and trends occurring in education curriculum, instruction, learning, policy, and preparation of teachers with the aim to advance our knowledge of education theory and practice. Moreover, this journal also covers the issues concerned with environmental education. All submitted manuscripts will be initially reviewed by editors and are then evaluated by a minimum of two reviewers through the blind review process. This is to ensure the quality of the published manuscripts in the journal. Journal of Education Research is research and Community services related to education, include; development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, parenting, parenting, management institution, development assessment, child development psychology, child empowerment, learning strategy, Educational tool play, instructional media, innovation in education and various fields related education.
Articles
83 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 4 No. 1 (2023)"
:
83 Documents
clear
Studi Analisis Pendidikan Islam sebagai Sistem Sosial dalam Materi Pendidikan Agama Islam yang Diajarkan oleh Guru Beragama Kristen Di SDN 1 Desa Karya Bersama
Halimah, Halimah
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i1.153
Sistem sosial dalam menanggapi pendidikan islam tidak dapat dipisahkan oleh komponen sistem sosial itu sendiri, yaitu masyarakat. Pendidikan Islam sebagai sistem sosial adalah urutan proses untuk memanusiakan manusia sesuai dengan hakikatnya. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pendidikan Islam sebagai sistem sosial dalam materi pendidikan agama Islam yang diajarkan oleh guru beragama Kristen di SDN satu Desa Karya Bersama. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Teknik pengumpulan data dengan mengadakan studi penelaah terhadap buku-buku, atau karya ilmiah seperti jurnal artikel yang ada hubungannya dengan masalah yang dipecahkan. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini melalui proses menyusun, mengategorikan data, mencari kaitan isi dari berbagai data yang diperoleh dengan maksud mendapatkan makna. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa dapat ditarik kesimpulan dari penelitian ini bahwa secara normatif tentu saja jika bicara masalah perundang-undangan tidak ada larangan bagi seorang guru beragama nonislam mengajarkan materi pendidikan agama islam sehingga hal ini sah dan tidak menyalahi aturan perundang undangan. Secara flosofis, sosiologis dan kritis tidak ada masalah guru beragama nonmuslim mengajarkan materi pendidikan agama islam yang terpenting dan menjadi catatan disini dijelaskan bahwa guru tersebut menyampaikan sesuai dengan apa yang harus disampaikan dalam pembelajaran pendidikan agama islam.
Pengaruh Sosialisasi Berbahasa Santun terhadap Pencegahan Perundungan pada Jenjang Pendidikan Dasar
Kamsiah, Kamsiah;
Witarsa, Ramdhan
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i1.155
Latar belakang penelitian ini disebabkan oleh maraknya perundungan pada jenjang pendidikan dasar. Tujuan riset ini untuk mengukur seberapa besar pengaruh sosialisasi berbahasa santun terhadap pencegahan perundungan pada jenjang pendidikan dasar. Metode riset yang digunakan adalah kuasi eksperimen. Hasil riset menunjukan bahwa sosialisasi berbahasa santun berpengaruh signifikan terhadap pencegahan perundungan pada jenjang pendidikan dasar. Sosialisasi berbahasa santun harus secara continue dilakukan pada jenjang pendidikan dasar baik sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. Sosialisasi cara berbahasa santun merupakan salah satu solusi yang bisa dilakukan guru agar perundungan bisa dikurangi. Perundungan terjadi salah satunya diakibatkan oleh penggunaan bahasa yang tidak baik diantara siswa pada jenjang pendidikan dasar. Apabila hal ini dibiarkan, maka akan berkembang di jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Perundungan yang dibiarkan akan menjadi semakin besar dan tidak terkendali. Guru dan sekolah-sekolah jenjang pendidikan dasar harus berusaha keras agar perundungan ini bisa diatasi dimasa pendidikan dasar.
Pengaruh Pendampingan Individu terhadap Kemampuan Baca Al-Quran Siswa pada Jenjang Pendidikan Dasar
Asmiyanti, Asmiyanti;
Witarsa, Ramdhan
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i1.156
Siswa-siswa pada jenjang pendidikan dasar yang belum mampu membaca Al-Qur’an dengan baik menjadi latar belakang penelitian. Tujuan riset ini adalah untuk mengukur berapa besar pengaruh pendampingan individu terhadap kemampuan baca Al-Qur’an siswa pada jenjang pendidikan dasar. Metode riset yang digunakan metode riset kuasi eksperimen. Teknik pengumpulan data melalui tes pretes dan postes. Hasil riset menunjukan bahwa pendampingan individu berpengaruh signifikan terhadap kemampuan baca Al-Qur’an siswa pada jenjang pendidikan dasar. Pendampingan individu harus secara rutin dilakukan baik untuk siswa sekolah dasar dan siswa sekolah menengah pertama. Pendampingan individu merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan guru agama agar kemampuan baca Al-Qur’an siswa dapat meningkat. Minimnya kemampuan baca Al-Qur’an siswa jenjang pendidikan dasar terjadi salah satunya diakibatkan oleh pendampingan guru dan/atau orang tua yang tidak maksimal. Apabila hal ini dibiarkan, maka akan timbul keengganan untuk mempelajarinya di jenjang pendidikan lanjut. Guru, orang tua dan sekolah jenjang pendidikan dasar harus berusaha keras agar kemampuan baca Al-Qur’an siswa dapat meningkat.
Strategi Penumbuhan Minat Baca Remaja Melalui Modifikasi Cerita Rakyat
Hibatulloh, Stania;
Sa’adah, Nur Lailatus;
Marwan, Iwan
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i1.157
Penelitian ini dilatar belakangi oleh menurunya minat baca pada usia remaja yang mengakibatkan rendahnya pengetahuan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menumbuhkan minat baca remaja melalui modifikasi cerita rakyat asal-usul jaranan dan mendokumentasikan minat baca remaja dan tingkat pemahaman bacaan setelah membaca modifikasi cerita rakyat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, dengan teknik wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa modifikasi cerita rakyat menjadi salah satu alternatif yang mampu menstimulus remaja belajar untuk dapat lebih tertarik dalam membaca melalui memodifikasi cerita rakyat asal-usul jaranan. Hal ini dibuktikan dari 30 responden yang telah membaca modifikasi cerita rakyat asal-usul jaranan hanya ada dua responden yang tidak tertarik membaca cerita rakyat asal-usul jaranan yang asli atau cerita rakyat yang lain.
Motivasi Belajar Hafalan Al-Qur'an Anak Usia 4-5 Tahun melalui Media Papan Reward
Rahmasari, Aryani;
Pusari, Ratna Wahyu;
Kusumaningtyas, Nila
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i1.159
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan motivasi belajar hafalan al-qur’an melalui media papan reward di TK A TKIT Bina Amal Semarang. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan prosedur reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi belajar anak didik melalui media papan reward berhasil berkembang sangat baik. Hal tersebut terlihat bahwa anak didik memiliki ketekunan menghadapi tugas, ulet menghadapi kesulitan, menunjukkan minat, mandiri, percaya diri, dan tidak mudah melepaskan yang hal-hal yang diyakini. Dalam hal menumbuhkan, mengembangkan, mengefektifkan, dan menstimulasi motivasi belajar, guru perlu memilih media yang tepat. Penggunan media yang tepat akan lebih menarik dan interaktif untuk proses pembelajaran sehingga motivasi belajar anak didik optimal dan meningkatkan kualitas hasil belajar.
Analisis Pembelajaran Planet pada Siswa Kelas VI Sekolah Dasar
Saniati, Saniati;
Witarsa, Ramdhan
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i1.160
kesulitan siswa saat belajar planet di kelas VI menjadi latar belakang riset. Banyak siswa kelas VI memiliki pengetahuan yang minim tentang planet dalam tata surya. Mendeskripsikan pembelajaran planet pada siswa kelas VI sekolah dasar merupakan tujuan riset ini dilakukan. Metode deskriptif kuantitatif digunakan sebagai prosedur riset pada riset ini. Teknik pengumpulan data dengan Teknik observasi. Pembelajaran planet yang diimplementasikan guru di kelas VI menunjukan hasil pengetahuan siswa tentang planet dengan kriteria yang sangat tinggi. Tidak ada perbedaan signifikan antara pengetahuan planet siswa laki-laki dan perempuan. Penggunaan media tayangan infocus planet sangat efektif dan efisien digunakan untuk materi planet dan tata surya yang abstrak. Penggunaan media infocus dan planet pada sistem tata surya efektif meningkatkan pengetahuan siswa tentang planet dan tata surya di kelas VI.
Implementasi APE Perigi sebagai Media Stmulasi Perkembangan Fisik Motorik Anak Usia 4-5 Tahun
Sa'diyah, Ummi Nur Halimatus;
Karmila, Mila;
Purwadi, Purwadi
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i1.161
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya hasil implementasi media perigi dalam membantu mestimulasi perkembangan fisik motorik anak usia empat sampai lima tahun di taman kanak-kanak Khodijah Semarang. Berdasarkan hasil pengamatan awal, masih banyak anak disana yang bermalas-malasan saat pembelajaran, anak cepat mengeluh capek saat belajar, kurangnya media untuk membantu mestimulasi anak. Berdasarkan hasl tersebut penelitian ini bertujuan untuk menganalisis media perigi yang di gunakan untuk membantu menstimulasi fisik motorik anak usia empat sampai sampai lima tahun. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa media perigi dapat membantu menstimulasi perkembangan fisik motorik anak usia empat sampai lima tahun di TK Khodijah Semarang. Terlihat dari dampak positif yang diperoleh anak diantaranya: anak semakin percaya diri untuk mencoba hal yang baru, melakukan gerakkan melompat secara terkoordinasi, melempar sesuatu secara terarah, mengetahui urutan permainan, mengetahui aturan bermain, mengontrol gerakkan tangan yang menggunakan otot halus, mengkoordinasi mata dan tangan pada saat bermain media perigi.
Model Pembelajaran Berbasis Lokomotor dalam Peningkatan Keterampilan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun
Fajarwati, Ayu;
Arini, Ira
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i1.162
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan motorik kasar pada anak usia lima sampai enam tahun yang memiliki hasil stimulasi rendah. Salah satu yang dapat digunakan dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar yaitu menggunakan model pembelajaran berbasis lokomotor. Kemampuan lokomotor merupakan kemampuan seseorang untuk melakukan gerakan dasar, seperti melompat, berjalan, meluncur, berlari dan lainnya. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keterampilan motorik anak usia lima sampai enam tahun melalui model pembelajaran berbasis lokomotor. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian berjumlah sepuluh anak yang terdiri dari enam anak perempuan dan empat anak laki-laki. Kemampuan anak yang dapat ditingkatkan adalah kemampuan berlari, berjalan dan melompat diantaranya pembelajaran walk the pattern, move the ball dan jumping. Hasil penelitian ini yaitu memberikan gambaran anak yang dikategorikan belum berkembang berarti anak yang belum bisa sama sekali melakukan gerakan pada masing-masing indikator gerakan motorik sehingga masih harus dilatih secara intensif oleh guru. Anak dengan kriteria berkembang artinya sudah bisa melakukan gerakan motorik namun masih perlu bimbingan guru dengan metode scafolding. Pada anak dengan kriteria berkembang sesuai harapan artinya sudah bisa melakukan gerakan motorik tanpa instruksi atau bimbingan dari guru.
Peningkatan Keterampilan Psikomotorik melalui PBL di SD
Putri, Monica Dwi;
Witarsa, Ramdhan;
Daulay, Musnar Indra
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i1.163
Rendahnya keterampilan psikomotorik siswa pada pembelajaran sains menjadi latar belakang riset. Mendeskripsikan peningkatan keterampilan psikomotorik siswa kelas IV melalui problem based learning PBL menjadi tujuan penelitian. Metode riset tindakan kelas diadopsi pada pelaksanaan riset ini. Riset dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus memiliki empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek riset siswa kelas IV sebanyak enam belas orang. Dokumentasi, observasi, dan tes dilakukan untuk mengumpulkan data. Model PBL meningkatkan keterampilan psikomotorik siswa kelas IV sekolah dasar. Guru sebaiknya menerapkan model problem based learning secara konsisten dalam meningkatkan keterampilan psikomotorik siswa. Guru hendaknya dapat membiasakan siswa untuk terbiasa dalam kegiatan yang lebih aktif.
Pembelajaran Menulis Laporan Bahasa Indonesia Siswa Jenjang Pendidikan Dasar
Efendi, Syafril;
Witarsa, Ramdhan
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i1.165
Kemampuan menulis siswa jenjang pendidikan dasar masih sangat memprihatinkan. Perlu upaya guru untuk mengatasi kurangnya kemampuan menulis siswa dengan pertimbangan jumlah siswa, media, dan motivasi siswa yang rendah untuk menulis. Pendeskripsian pembelajaran menulis laporan bahasa Indonesia siswa jenjang pendidikan dasar sebagai tujuan dari riset ini. Metode deskriptif kuantitatif diadopsi pada penelitian. Pembelajaran menulis laporan versi bahasa Indonesia menunjukan hasil kemampuan menulis laporan siswa pada kategori sedang. Kemampuan menulis laporan mereka terlatih karena kemampuan guru merancang pembelajaran menulis laporan, memberi teori, keleluasaan, dan waktu yang cukup untuk menulis laporan. Siswa-siswa berkembang saat menulis laporan karena mereka juga diberi kesempatan yang cukup untuk diskusi dan menggunakan media laptop untuk mencari inspirasi lain untuk menulis laporannya. Jumlah siswa yang dikelompokan menjadi keunggulan dalam pembelajaran ini. Keunggulan lainnya adalah diskusi dan penggunaan media laptop berinternet. Guru bahasa Indonesia harus bisa lebih kreatif untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis.