cover
Contact Name
Tri Juwono
Contact Email
trijuwono@mercubuana.ac.id
Phone
+628980875279
Journal Mail Official
visikom@mercubuana.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana, Jl. Raya Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta 11650. Tlp./Fax: +62215870341
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Visi Komunikasi
ISSN : 14123037     EISSN : 25812335     DOI : https://doi.org/10.22441/visikom
Jurnal Visi Komunikasi [p-ISSN: 1412-3037 | e-ISSN: 2581-2335] has been published since 2007 byFakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana Jakarta, Indonesia. Jurnal Visi Komunikasi is a bi-annual journal issued on May and November. It consists of research-based articles and /or conceptual articles in communications (see Focus and Scope). The publisher only accepts an original work, which has not been published elsewhere. The article should be submitted through this site in accordance with our format (see Author Guidelines). Submitted article will be reviewed and edited for format uniformity, term, and other procedures.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 23, No 02 (2024): November 2024" : 10 Documents clear
PENDEKATAN KOMUNIKASI BAGI PENDENGAR DALAM MEMBANGUN POSITIONING PADA DEEPTALK PODCAST Mahmudah, Siti Muslichatul; Rahayu, Muthia
Jurnal Visi Komunikasi Vol 23, No 02 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/visikom.v23i02.25788

Abstract

Beragamnya platform media digital membuat distribusi variasi akan konten yang dihasilkan juga semakin banyak berdasarkan dari masing-masing karakteristik media, seperti hal nya podcast yang mulai digemari bagi masyarakat Indonesia baik dari sisi pendengar maupun bagi para pembuat konten yang biasa disebut sebagai podcaster. Pilihan topik pada konten podcast juga kian bertambah salah satunya membahas obrolan ringan tentang kehidupan sehari-hari pada channel deeptalk podcast. Ditengah persaingan dengan banyak channel lainnya dan juga kebutuhan akan eksistensi dari channel deeptalk podcast ini bagi para pendengarnya, maka dari itu diperlukan sebuah strategi untuk mengkomunikasikan kepada khalayak mengenai positioning channel podcast tersebut agar tetap dinikmati pendengar setianya. Penelitian ini menggunakan paradgima konstruktivis. Dalam penelitian ini menggunakan konsep maupun teori yang terkait dengan aspek pendekatan komunikasi antara lain mengenal khalayak, menyusun pesan, menetapkan metode, dan penetapan media. Metode penelitian ini ialah studi kasus dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan triangulasi sumber untuk teknik keabsahan data.Dari penelitian ini terlihat bahwa pendekatan komunikasi yang dilakukan deeptalk podcast mencakup beberapa aspek didalamnya mulai dari mengenal khalayak mereka yang dengan cara mereka tahu terlebih dahulu profil dan karakteristik khalayak pendengar mereka, lalu menyusun pesan yang akan dijadikan konten utama sampai dengan materi pendukung untuk dapat mempublikasikan dan mendistribusikan konten tersebut melalui beberapa metode yang dijalankan sampai dengan penetapan media-media yang digunakan antara lain spotify, apple podcast, anchor, dan juga sosial media sebagai media untuk menjangkau khalayaknya. Deeptalk podcast sudah memiliki diferensiasi yang meraka rancang untuk dapat menjadi positioning dihadapan khalayak, channel deeptalk podcast ini ingin dikenal sebagai channel podcast tentang cerita kehidupan yang dibahas secara mendalam namun tetap dibawa dengan ringan dan menghibur. 
Postmodernism Based on Communication Studies: Literature Review Through Mapping of NVivo 12 Pro Razali, Geofakta; Utoyo, Arsa Widitarsa; Setiawan, Kurnia; Putranto, Algooth; Rosana, Anita
Jurnal Visi Komunikasi Vol 23, No 02 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/visikom.v23i02.30650

Abstract

AbstrakEra modern tidak berpihak pada keunikan individu sebagai makhluk sosial, tetapi menganggap masalah sosial sebagai hal yang seragam. Hal ini memunculkan pemahaman baru yang disebut postmodernisme. Postmodernisme bersikap antipatetik terhadap penjelasan yang mengklaim berlaku untuk semua kelompok, budaya, tradisi, atau ras, serta tidak berfokus pada kebenaran relatif setiap orang. Perkembangan teknologi membuat komunikasi tidak lagi terikat oleh ruang dan waktu. Dengan demikian, kebebasan individu dalam berkomunikasi tidak lagi dapat diseragamkan. Di sisi lain, tuntutan untuk memberikan ruang bagi kebebasan individu semakin meningkat, seiring dengan kebebasan berekspresi yang disalurkan melalui berbagai media digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan memetakan studi komunikasi berdasarkan fungsi dan komponen pendukungnya, agar penelitian lebih lanjut dapat menganalisis bagaimana hal tersebut berhubungan dengan perkembangan postmodernisme yang memberikan kebebasan bagi setiap individu untuk berkomunikasi. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan literatur yang diperoleh dari Google Scholar dengan bantuan PoP pada periode 2014-2023. Analisis literatur dilakukan dengan mengelompokkan studi komunikasi berdasarkan fungsi dan elemen pendukungnya yang dipetakan menggunakan metode Prisma dengan bantuan NVivo 12 Pro. Fungsi komunikasi terdiri atas fungsi sosial, ekspresi, dan instrumental. Elemen komunikasi meliputi sumber, pesan, media komunikasi, dan dampak komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa studi ilmu komunikasi di era pasca-modernisasi saat ini didominasi oleh aktivitas komunikasi dalam bentuk ekspresi diri, terutama dengan dukungan media digital. Temuan ini juga sejalan dengan paradigma postmodernisme, yang menjadikan karakteristik individu dominan dalam proses komunikasi.Kata kunci: Studi Komunikasi; NVivo 12 Pro; postmodernisme; prisma; publish or perish AbstractThe modern era does not take the side of an individual’s uniqueness as a social being but considers social problems to be likened. This generates a new understanding called postmodernism. Postmodernism is antipathetic to explanations that claim to apply to all groups, cultures, traditions, or races. It does not focus on the relative truth of each person. Technological developments have made communication no longer bound by space and time. Thus, individual freedom in communication can no longer be likened. On the other hand, the demand to provide space for individual freedom is increasing, along with freedom of self-expression channeled through various digital media. This research aims to examine and map the study of communication based on its functions and supporting components, for further research to analyze how it relates to the development of postmodernism which gives freedom to each individual to communicate. The research method was a literature review obtained from Google Scholar with the help of PoP in the 2014-2023 period. Literature analysis was carried out by grouping communication studies based on their functions and supporting elements which were mapped using the Prisma method with the help of NVivo 12 Pro. Communication functions consist of social, expression, and instrumental. The elements of communication consist of sources, messages, communication media, and the impact of communication. The results of the research showed that the study of communication science in the current post-modernization era is dominated by communication activities in the form of self-expression, especially with the support of digital media. The findings are also in line with the postmodernism paradigm. It makes individual characteristics dominant in the communication process.Keywords: Communication Studies; Vivo 12 Pro; postmodernism; prism; publish or perish
MENDORONG DIGITALISASI LAYANAN PASPOR: EFEKTIVITAS STRATEGI MEDIA SOSIAL DI KANTOR IMIGRASI KELAS III NON TPI KALIANDA Fauzi, Yusron; Maulidia, Hanifa; Firlana, Habbi; Priyatno, Mas Budi
Jurnal Visi Komunikasi Vol 23, No 02 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/visikom.v23i02.30341

Abstract

Penggunaan digitalisasi saat ini sangat berpengaruh dalam pelaksanaan pelayanan publik, salah satunya melalui Aplikasi M-Paspor. Sehingga penting untuk dikaji bagaimana informasi mengenai Aplikasi M-Paspor dapat tersampaikan kepada masyarakat, salah satunya melalui media Instagram. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan penyebaran informasi mengenai aplikasi M-Paspor melalui media sosial Instagram dalam meningkatkan kualitas layanan pelayanan paspor di Kantor Imigrasi Kelas III Non-TPI Kalianda. Selain itu, untuk mempermudah pelayanan pendaftaran paspor pada aplikasi M-Paspor dengan menghadapi tantangan dalam penyebaran informasi, terutama pada pemohon yang berada di wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Kalianda yang gagap teknologi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara, dan tinjauan pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pelaksanaan penyebaran informasi Aplikasi M-Paspor telah memenuhi dimensi komunikasi publik akan tetapi jangkauan, kemampuan dan keterlibatan masyarakat pada media sosial masih minim, sehingga diperlukan upaya strategis yang telah diuraikan pada penelitian ini. Melalui upaya strategis yang telah dirancang diharapkan dapat menjadi pedoman dan acuan tersendiri yang diwujudkan oleh Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Kalianda dalam bentuk Standar Operasional Prosedur (SOP) Pengelolaan Konten Media Sosial Kantor Imigrasi. 
Collaborative Communication as a Marketing Communication Strategy (Case Study of BLP Beauty X Kopi Tuku) Tandaju, Christina; Fransisca, Caroline
Jurnal Visi Komunikasi Vol 23, No 02 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/visikom.v23i02.30701

Abstract

Business competition in Indonesia makes local brands increasingly innovate for brand existence, one of which is by collaborating. Brand collaboration is a marketing strategy for brands to survive and retain customers and to achieve common goals, namely increasing sales, brand awareness, brand image and others. The collaboration carried out between BLP Cosmetics Collaboration followed by Marketing 4.0, namely from traditional to digital, is one of the operations of this research looking at the 5A approach where currently marketing is carried out not only offline but followed by online marketing. Apart from that, this research also uses good reputation theory and will evaluate the collaborative communication that has been created. The purpose of this research is to determine the collaborative communication carried out by BLP Cosmetics and Kopi Tuku as a marketing strategy and this collaboration also requires trust between brands and the marketing they carry out. This research method uses descriptive qualitative and will carry out observations and interviews with Kopi Tuku Marketing Communication and the CMO and founder of BLP Beauty. The results of this research are that TUKU & BLP realize the vision of each brand by being good neighbours. BLPFam also enthusiastically accepts collaboration resulting in market expansion, engagement with customers, increased brand awareness, brand image, brand value, and also sales. The 5A approach, which includes attention, appeal, ask, act, and advocate, was effectively utilized both offline and online. It was observed that the communication between the two brands was transparent and collaborative, leading to a strong and trusting partnership.
PENGARUH TERPAAN BERITA NEGATIF AL-ZAYTUN TERHADAP SIKAP MAHASISWA IAI AL-AZIS PADA ALMAMATER AL-ZAYTUN Aldin, Fadli Fajar; Abdurrazaq, Muhammad N.; Fitri, Ahmad Asrof
Jurnal Visi Komunikasi Vol 23, No 02 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/visikom.v23i02.30145

Abstract

Media massa merupakan sarana dalam menyebarkan sebuah informasi atau berita kepada kahlayak ramai atau masyarakat, namun tidak semua berita yang disampaikan oleh media massa adalah berita positif bahkan saat ini berita negatif menjadi berita yang lebih banyak menarik perhatian khalayak atau masyarakat. Hal itu dikarenakan otak pada manusia memiliki kecenderungan pada sesuatu hal yang negatif sehingga hal-hal yang negatif seperti berita negatif yang disampaikan media massa lebih cepat direspon. Sebagai masyarakat terutama seorang mahasiswa, perlu sekali untuk dapat bersikap kritis terhadap sebuah berita yang diterima, sehingga tidak terbawa arus berita dan dapat memperoleh hal positif dari berita yang diterima. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dan pengaruh terpaan berita negatif Al-Zaytun terhadap sikap mahasiswa IAI AL-AZIS pada almamater Al-Zaytun. Metode yang digunakan ialah metode kuantitatif, dengan menggunakan analisis statistik deskriptif pada kategori variabel, menggunakan regresi linier sederhana untuk mengetahui adanya pengaruh dari variabel, juga menggunakan koefesien determinasi untuk mengetahui seberapa besar pengaruh yang ada pada variabel dengan jumlah sampel sebanyak 88 responden dari 720 populasi. Hasil penelitian menunjukkan ternyata terdapat hubungan yang positif antara terpaan berita negatif Al-Zaytun dan sikap mahasiswa IAI AL-AZIS pada almamater Al-Zaytun, hubungan positif tersebut bernilai 0,499 dengan tingkat signifikansi di bawah 5%. Selain itu, ternyata terdapat pengaruh yang signifikan dari terpaan berita negatif Al-Zaytun terhadap sikap mahasiswa IAI AL-AZIS pada almamater Al-Zaytun. Pengaruh tersebut dijelaskan melalui model regresi linier sederhana dengan nilai konstanta dan nilai koefesien signifikan di bawah 5% serta koefesien determinasi bernilai 24,9%.
STRATEGI E-BRANDING DALAM MENINGKATAN BRAND AWARENESS PRODUK UMKM KAMPUNG DADAP KOTA TANGERANG SELATAN Octory, Gadis
Jurnal Visi Komunikasi Vol 23, No 02 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/visikom.v23i02.30339

Abstract

Dalam era globalisasi dan transformasi digital yang berkembang pesat, UMKM perlu mengadopsi strategi baru, termasuk e-branding, untuk tetap kompetitif. Kampung Dadap di Kota Tangerang Selatan merupakan contoh daerah dengan potensi UMKM yang beragam, didukung oleh warisan budaya dan keterampilan kewirausahaan yang kaya. E-branding memberikan peluang besar bagi UMKM untuk memasarkan produk dan layanannya secara digital. Namun, dampak strategi e-branding terhadap kesadaran merek di kalangan UMKM, terutama di sektor kerajinan di Kampung Dadap, belum diteliti secara mendalam.Studi kasus UMKM di Desa Dadap bertujuan untuk menggambarkan penerapan dan efektivitas strategi e-branding dalam meningkatkan kesadaran merek lokal. Melalui pemahaman tantangan dan pengalaman UMKM di Desa Dadap, penelitian ini diharapkan dapat mengidentifikasi peluang pengembangan strategi e-branding yang lebih efektif. Hasil penelitian memberikan informasi berharga bagi pemangku kepentingan UMKM, peneliti, dan perusahaan dalam mengoptimalkan potensi ekonomi lokal serta meningkatkan daya saing usaha di era digital.Selain itu, penelitian ini mengkaji bagaimana teknologi informasi, seperti aplikasi seluler atau platform online, dapat mendukung e-branding dan pemberdayaan masyarakat. Dengan fokus pada pemberdayaan pelaku UMKM, diharapkan dapat memperbaiki kualitas ekonomi individu dan keluarga, serta meningkatkan pendapatan per kapita wilayah. Penelitian ini mengeksplorasi potensi budaya lokal, seperti kuliner khas dan tempat wisata, yang dapat meningkatkan perhatian masyarakat luas terhadap keunikan wilayah tersebut.
MULTIMODALITY IN THE SPREAD OF VASECTOMY PROGRAM IN SURABAYA CITY Wono, Hilda Yunita
Jurnal Visi Komunikasi Vol 23, No 02 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/visikom.v23i02.30770

Abstract

One of the regions in Indonesia with the highest number of poor people and a significant growth rate is in East Java Province. According to data, East Java has 4.181 million poor people with a population of 40.67 million people.  The capital of East Java Province, Surabaya City is recorded to have the densest population. This population growth rate is the task of the Surabaya City DP3APPKB to overcome it and one of the programs is vasectomy. Surabaya in 2013 once received an award for fostering a vasectomy group until the acceptor was high, but after that the number of acceptors continues to decline drastically until now. The purpose of this study was to find opinions related to multimodality in the spread of vasectomy programs. This can provide input to the DP3APPKB service.  This research was conducted with a qualitative  approach in order to get input from various points of view in depth. Qualitatively finding that visuals on brochures are a concern, important cadres are convincing and multimodal is still needed.
Keterampilan Komunikasi Interpersonal Mahasiswa di Lingkungan Kampus Sihabudin, M. Maulana Rizik; Fitriah, Maria; Hasbiyah, Desi
Jurnal Visi Komunikasi Vol 23, No 02 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/visikom.v23i02.29985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan komunikasi interpersonal mahasiswa di Kota Bogor di lingkungan kampus. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan survei sebagai teknik pengumpulan data. Sebanyak 400 mahasiswa dari tiga universitas di Bogor, yaitu Universitas Pakuan, Universitas Ibn Khaldun Bogor, dan Institut Tazkia, menjadi responden. Pemilihan responden dilakukan melalui teknik incidental sampling untuk memastikan bahwa sampel yang diambil mewakili populasi secara keseluruhan. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner melalui Google Form. Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari pertanyaan tertutup dengan skala Likert, yang dirancang untuk mengukur berbagai aspek keterampilan komunikasi interpersonal. Aspek-aspek tersebut meliputi keterbukaan, empati, dukungan, rasa positif, dan kesetaraan. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan uji validitas dan reliabilitas untuk memastikan bahwa instrumen yang digunakan konsisten dan akurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki keterampilan komunikasi interpersonal yang baik. Hal ini ditandai dengan tingkat keterbukaan yang tinggi dalam berkomunikasi, kemampuan untuk menerima dan menghargai perbedaan pendapat, serta kemauan untuk berkolaborasi dengan rekan-rekan dan dosen. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi institusi pendidikan dalam merancang program-program yang mendukung pengembangan keterampilan interpersonal mahasiswa yang pada akhirnya dapat meningkatkan efektivitas berkomunikasi.
Keeping the Family Wisdom Alive through Family Storytelling Dewi, Tribuana Tungga; Hasanah, Siti Uswatun; Chania, Ines
Jurnal Visi Komunikasi Vol 23, No 02 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/visikom.v23i02.30636

Abstract

ABSTRACTThere are not much research available regarding family storytelling, though this activity already proven to be effective on identity building, developing strong relationship within family member, and also as a foundation for building family values. That is why this research is conducted in order to identify the function of family storytelling and how the stories conducted. This research is conducted by qualitative method, with in-depth interview as the data collecting technique. All informants are female because research showed that the main storyteller in the family, usually are women. As a conclusion, it is identified that family storytelling practice is a very personal and unique process and each informant has a unique insight on understanding their family stories.The uniqueness might be occur because of the different dynamic and character of the family.     Keywords: Family Communication, Family Storytelling, Family Stories, Family Wisdom, Family Identity.
A FRAMING ANALYSIS OF INDONESIAN NEWSPAPER ON THE ISSUE OF COMMUNITY-BASED TOURISM IN MAGELANG Satriya, Candra Yudha; Wahyuni, Hermin Indah; Sulastri, Endang
Jurnal Visi Komunikasi Vol 23, No 02 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/visikom.v23i02.30637

Abstract

Since its inception in 2009, CBT has been a topic of controversy. However, the different discourses on CBT have led to many debates. Which in turn has led to the destructive impact of exploitation by the community. So it is important to analyze the discrepancy of the discourse. This study uses the frame analysis method to examine and understand how CBT in Magelang district, Indonesia, is conceptualized in media discourse. A total of 75 news articles in online media and 40 articles in print media on CBT in Magelang, published between 2017 and 2022, were selected from 9 online media and 2 print media. 5 issue frames and 4 interest groups were identified to organize the entire public discourse on CBT. Furthermore, a media framing analysis with Entman's theoretical approach was conducted on 35 articles published by Kompas Daily. This was done to understand how the main mass media selected issues, highlighted elements, and provided quality responses about CBT development in Magelang. The results of the analysis show that news related to CBT governance, CBT concept implementation, and tourism infrastructure development received more coverage than other rural tourism issues.

Page 1 of 1 | Total Record : 10