cover
Contact Name
Ari Metalin Ika Puspita
Contact Email
arimetalinikapuspita2@gmail.com
Phone
+6282333663345
Journal Mail Official
jurnaltanggap@stkippgritrenggalek.ac.id
Editorial Address
Jl. Supriyadi 22 Trenggalek Jawa Timur – Indonesia Kode Pos 66319
Location
Kab. trenggalek,
Jawa timur
INDONESIA
TANGGAP : Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Dasar
Published by STKIP PGRI TRENGGALEK
ISSN : -     EISSN : 27743691     DOI : -
Core Subject : Education,
TANGGAP : Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Dasar a national scientific journal is open to seeking innovation, creativity, and novelty. TANGGAP : Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Dasar is a peer-review journal published by the STKIP PGRI Trenggalek. The aim of the journal is to facilitate scientific publication of the results of researches in Indonesia and participate to boost the quality and quantity of research for academics and researchers. TANGGAP : Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Dasar published two times a year, in May and November by publishing research results and critical analysis studies in the field of education.
Articles 35 Documents
IMPLEMENTASI METODE NUMBER HEAD TOGETHER (NHT) PADA PEMBELAJARAN TEMATIK Oriza Zativalen; Humairah Humairah
TANGGAP : Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 1 (2021): TANGGAP : Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.515 KB) | DOI: 10.55933/tjripd.v2i1.274

Abstract

Tujuan penulisan ini untuk mendeskripsikan implementasi metode Numbered Heads Together NHT pada Pembelajaran Tematik. Pembelajaran kooperatif merujuk pada berbagai macam metode pengajaran yang siswa bekerja dalam kelompok-kelompok kecil untuk saling membantu satu sama lainnya dengan mempelajari materi pelajaran. Metode NHT memberikan kesempatan teman yang lain untuk mendapatkan kewajiban dan hak yangsama dalam proses belajar dalam kelas. Hal ini akan memotivasi siswa dalam kelompok untuk bekerja sama dan bertanggung jawab atas dirinya dan teman satu kelompok untuk memahami isi materi dengan maksimal. Metode number head together menjamin keterlibatan total semua siswa dan merupakan upaya yang sangat baik untuk meningkatkan tanggung jawab individu dalam diskusi kelompok. Pembelajaran tematik merupakan suatu proses belajar mengajar yang melibatkan beberapa bidang studi untuk memberikan pengalaman yang bermakna kepada siswa. Metode NHT sangat cocok diterapkan dalam pembelajaran tematik, mengingat kedua variabel menggutamakan keterlibatan siswa langsung dan memberikan pengalaman yang bermakna.
PENGEMBANGAN MEDIA PERMAINAN MONOPOLI PROKLAMASI KEMERDEKAAN SEBAGAI EVALUASI PEMBELAJARAN KELAS V SEKOLAH DASAR Dewinta Yulia Putri; Agus Budi Santosa; Wahyu Nugroho
TANGGAP : Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 2 (2022): TANGGAP : Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/tjripd.v2i2.185

Abstract

Hasil observasi evaluasi belajar siswa pada materi subtema peristiwa mengisi kemerdekaan kelas V di SDN 2 Sengon cenderung rendah, selain itu guru masih menggunakan ceramah,  sehingga perlu menjadi perhatian bagi guru dalam memberikan penanaman rasa nasionalisme pada siswa. Selain itu guru belum pernah mengembangkan dan membuat media yang menarik siswa dalam proses evaluasi pembelajaran, sehingga diperlukan media yang mampu memberikan peningkatan hasil evaluasi pembelajaran pada materi peristiwa mengisi kemerdekaan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat desain media permainan monopoli proklamasi kemerdekaan sebagai evaluasi pembelajaran pada subtema 3 peristiwa mengisi kemerdekaan di kelas V SDN 2 Sengon. Metode dan jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan Model pengembangan ADDIE. Analisis data dalam penelitian ini yaitu analisis data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh melalui hasil angket dan tes, sedangkan data kualitatis di analisis berdasarkan hasil kritik, saran dari ahli media, guru dan siswa. Untuk menghitung nilai pada data kuantitatif yakni menggunakan independent sample t-test dengan bantuan software SPSS 25.0. Berdasarkan hasil uji coba terhadap media yang dikembangkan, implementasi media permainan monopoli proklamasi kemerdekaan sebagai evaluasi pembelajaran efektif untuk digunakan sebagai evaluasi pembelajaran. Hal ini berdasarkan hasil uji beda bahwa terdapat perbedaan sebelum dan sesudah penggunaan media permainan monopoli proklamasi kemerdekaan sebagai evaluasi pembelajaran dengan menggunakan nilai hasil pretest dan posttest dengan nilai Asymp.Sig. (2-tailed) bernilai 0,000. Diperoleh nilai sig. (2-tailed) 0,000 (< 0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan dalam penerapan implementasi media permainan monopoli proklamasi kemerdekaan sebagai evaluasi pembelajaran pada kelas V di SDN 2 Sengon.
PENGARUH LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MELALUI PENDEKATAN ETNOSAINS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS V MI PAKEL DAN SDN 2 KARANGREJO KABUPATEN TRENGGALEK Vila Wijayanti; Ari Metalin Ika Puspita; Wahyu Nurmalasari
TANGGAP : Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 2 (2022): TANGGAP : Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/tjripd.v2i2.203

Abstract

Penelitian ini didasari oleh rendahnya sistem pendidikan sekolah dasar meliputi LKPD yang kini digunakan belum mampu meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar karena kurang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh LKPD dengan pendekatan etnosains terhadap hasil belajar siswa kelas V MI Pakel dan SDN 2 Karangrejo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimen. Teknik sampling yang digunakan yaitu sampling jenuh. Sampel penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas V MI Pakel dan SDN 2 Karangrejo berjumlah 41 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan tes. Sedangkan instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu pedoman wawancara, lembar observasi, dan tes. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Penggunaan Paired Sample T-Test sebagai analisis data dalam penelitian ini dengan menggunakan bantuan software SPSS 25.0. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa LKPD dengan pendekatan etnosains berpengaruh terhadap hasil belajar siswa Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penggunaan LKPD dengan pendekatan etnosains terhadap hasil belajar siswa.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL BILANGAN SEDERHANA 1 – 10 MELALUI MEDIA HIKORI BERBASIS BUDAYA LOKAL Yeny Kartika Maharani; Anik Lestariningrum; Rosa Imani Khan
TANGGAP : Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 2 (2022): TANGGAP : Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/tjripd.v2i2.295

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh observasi peneliti, bahwa kemampuan mengenal bilangan sederhana 1 – 10 pada kelompok bermain usia 3 – 4 tahun di KB PKK Baye Kecamatan Kayen Kidul Kabupaten Kediri masih sangat rendah. Disini terbukti dari anak belum mampu membedakan angka satu dengan angka tujuh, kemudian angka enam dengan angka sembilan. Hal tersebut dikarenakan penggunaan media yang menarik masih sangat kurang di lembaga ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk  mengembangjan media HIKORI (Hitung Ikon Kediri) berbasis budaya lokal untuk mengenal bilangan sederhana 1 – 10 dapat digunakan pada kelompok bermain Anak Usia 3 – 4 Tahun?”. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan. Penelitian ini dilakukan melalui empat tahap yaitu penemuan potensi juga masalah, mengumpulkan data data, mendesain produk, dan memvalidasi media. Dimana peneliti mulai mengumpulkan informasi terkait permasalahan yang ada di lembaga, kemudian peneliti mengumpulkan data dan informasi agar bisa dipakai sebagai bahan untuk perencanaan produk, kemudian peneliti melakukan desain produk sehingga peneliti memiliki acuan untuk membuat media, kemudia peneliti memvalidasikan media yang dibuat kepada ahli media dan ahli materi masing – masing dua orang.  Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan dimana media HIKORI (Hitung Ikon Kediri) layak diuji cobakan pada anak usia 3 – 4 tahun di KB PKK Baye.
PENGARUH MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VI SDN 1 GAMPING Angga Setiawan; Wahyu Nugroho; Dessy Widyaningtyas
TANGGAP : Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 2 (2022): TANGGAP : Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/tjripd.v2i2.373

Abstract

Setiap siswa sebagai individu memiliki minat dan ketertarikan yang berbeda-beda, termasuk dalam menentukan ketertarikan minat pembelajaran. Minat belajar siswa akan berdampak pada hasil belajar. berdasarkan hasil observasi di SDN 1 Gamping menunjukkan bahwa rendahnya hasil belajar siswa menjadi faktor utama dalam tingkat pemahaman yang di dorong oleh adanya minat belajar.  hasil belajar yang cendeung rendah akan berdampak pada rendahnya minat belajar siswa yang dapat dilihat dari banyak siswa yang mengantuk, dan kurang semangat. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh minat belajar terhadap hasil belajar siswa kelas VI SDN 1 Gamping. Jenis penelitian pada penenlitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian kolerasi. Instrumen pengambilan data pada penelitian ini menggunakan lembar observasi, angket dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar dan hasil belajar peserta didik kelas VI SDN 1 Gamping berada pada kategori sedang dengan persentase 42%.  Sedangkan besar pengaruh minat belajar terhadap hasil belajar sebesar 78,5%. Dengan demikian hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang saling mempengaruhi antara minat belajar terhadap hasil belajar siswa kelas VI SDN 1 Gamping. Saran bagi pendidik ada baiknya memetakan minat belajar siswa sejak awal untuk memaksimalkan hasil belajar.
ANALISIS DAMPAK PENGHAPUSAN UJIAN NASIONAL PADA MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS 6 DI SDN 2 PODOREJO Bagas Triatmaja; Asri Kusumaning Ratri; Misprihatin Misprihatin
TANGGAP : Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 2 (2022): TANGGAP : Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/tjripd.v2i2.389

Abstract

Ujian Nasional adalah sistem evaluasi atau penilaian standar pendidikan dasar dan menengah secara nasional dengan menetapkan standarisasi nasional pendidikan. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan, tahun 2020  akan menjadi tahun terakhir pelaksanaan Ujian Nasional hal ini dikarenakan penyebaran Corona Virus. Dengan penghapusan Ujian Nasional, siswa kelas 6 SDN 2 Podorejo lebih santai dan tanpa tekanan dalam proses pembelajaran berlangsung dan berkurangnya semangat berkompetisi antar siswa. Tujuan dilakukannya penelitian untuk mendeskripsikan dampak penghapusan Ujian Nasional pada motivasi belajar pada siswa kelas 6  di SDN 2 Podorejo. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 2 Podorejo. Subjek dalam penelitian ini adalah Siswa kelas 6 dengan jumlah keseluruhan 8 siswa Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa motivasi belajar menurun akibat dari dihapuskan ujian nasional adalah AYR, JER, KJR, MFR, MTF, dan MRWH, mereka berenam motivasi belajarnya menurun. Akan tetapi disisi lain siswa merasa tidak terbebani lagi dengan adanya materi yang harus dipelajari, karena saat ujian nasional masih ada siswa dituntut untuk belajar ekstra untuk belajar materi pembelajaran dan latihan soal yang banyak demi target bisa lulus ujian nasional.
PERAN BUDAYA SEKOLAH DALAM MEMBANGUN KARAKTER RELIGIUS SISWA KELAS 5 SDIT SURYA MELATI BANDUNG TULUNGAGUNG Mochammad Irfan Aziz; Ria Fajrin Rizqy Ana
TANGGAP : Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 2 (2022): TANGGAP : Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/tjripd.v2i2.408

Abstract

Budaya sekolah adalah suasana kehidupan sekolah, tempat antara anggota sekolah saling berinteraksi. Interaksi tersebut terikat oleh berbagai aturan, norma, moral, serta etika bersama yang berlaku disuatu sekolah. Pembentukan budaya sekolah di SDIT Surya Melati Bandung bertujuan untuk menumbuhkan karakter religius pada siswa yang akhirnya dapat membentuk karakter siswa menjadi lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran budaya sekolah dalam menumbuhkan karakter religius pada siswa kelas 5 SDIT Surya Melati Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian etnografi yaitu penelitian yang meneliti tentang kebudayaan dalam suatu kelompok yang berkaitan dengan norma dan nilai-nilai dalam suatu kebudayaan tersebut. Tekhnik Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peran budaya sekolah dalam menumbuhkan karakter religius siswa dapat dilihat dari hasil observasi yang dilakukan peneliti terhadap 12 siswa kelas 5 SDIT Surya Melati Bandung dengan deskripsi hasil sebagai berikut: Karakter religius sikap dan perilaku patuh melaksanakan ajaran agama dapat terbentuk melalui budaya melaksanakan sholat dhuha berjama’ah, membaca Al-Qur’an sebelum memulai pelajaran, dan mengucapkan salam kepada orang lain. Karakter religius toleran terhadap pelaksana ibadah dapat terbentuk melalui budaya memberikan kesempatan temannya melaksanakan ibadah dan menjaga hubungan baik dengan teman yang berbeda suku maupun agama, dan tidak menggangu temannya yang sedang melaksanakan ibadah. Karakter religius hidup rukun dapat dikembangkan melalui budaya mengucapkan salam ketika bertemu dengan orang lain, mencium tangan guru dan membungkukkan badan ketika menyapa guru atau orang yang lebih tua, memaafkan teman yang berbuat salah dengan lapang dada.
ANALISIS PROGRAM ADIWIYATA DALAM MEMBANGUN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN KELAS 5 SDN 1 GONDANG TULUNGAGUNG Nila Bari'ul Nikmah; Ria Fajrin Rizqy Ana
TANGGAP : Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 2 (2022): TANGGAP : Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/tjripd.v2i2.414

Abstract

Program Adiwiyata memiliki peran sangat penting untuk meningkatkan peran peduli lingkungan dari peserta didik. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan program adiwiyata di SDN 1 Gondang dan mendeskripsikan pelaksanaan program adiwiyata dalam membentuk karakter peduli lingkungan di SDN 1 Gondang. Penelitian ini dilakukan di SDN 1 Gondang Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung dengan metode penelitian kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian yang dilakukan di SDN 1 Gondang bahwa program adiwiyata yang ada di SDN 1 Gondang sudah cukup berperan penting dalam membangun karakter peduli lingkungan pada siswa. Hasil dari penelitian ini adalah program adiwiyata dapat membangun karakter peduli lingkungan pada siswa, salah satunya dengan adanya program kegiatan yang berkaitan langsung dengan lingkungan, program tersebut adalah sebagai berikut: Membersihkan tempat sampah, respon siswa terhadap kegiatan tersebut cukup baik. Membersihkan lingkungan sekolah, siswa melaksanakan kegiatan tersebut tanpa adanya jadwal piket yang mengikat sehingga siswa melakukannya dengan kesadarannya sendiri. Memperindah kelas dan sekolah dengan tanaman, siswa hanya membawa tanaman setahun sekali, sehingga kegiatan tersebut kurang ada respon dari siswa. Ikut memelihara taman di halaman sekolah, siswa membersihkan taman sekolah sesuai dengan jadwal yang ada. Ikut dalam kegiatan menjaga kebersihan lingkungan, siswa kurang berperan aktif dalam kegiatan ini sehingga kurang memiliki kesadaran terhadap kebersihan lingkungan. Melaksanakan piket merawat green house sesuai jadwal, siswa hanya melakukan kegiatan tersebut sesuai dengan jadwal. Dari beberapa hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa program adiwiyata secara langsung dapat membentuk karakter peduli lingkungan pada siswa di SDN 1 Gondang Tulungagung.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DALAM KARANGAN TEKS NARASI SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Wahyu Nurmalasari
TANGGAP : Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 2 (2022): TANGGAP : Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/tjripd.v2i2.424

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif dibutuhkan dalam penulisan karangan teks narasi. Kemampuan mencipta/mengelaborasi dan fleksibiltas dibutuhkan dalam menulis karangan teks narasi. Kedua aspek tersebut berkaitan dengan tingkat kemampuan berpikir kreatif. Berdasarkan hasil studi pendahuluan diperoleh informasi bahwa kemampuan siswa dalam menulis karangan teks narasi tergolong rendah. Guru belum menggunakan media pendukung untuk menumbukan ide-ide kreativitas siswa seperti gambar ataupun video mengenai peristiwa yang akan ditulis menjadi suatu teks narasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kreatif siswa dalam karangan teks narasi dengan stimulus gambar. Jenis penelitian yakni deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan pada 19 siswa SDN Madyopuro 6 Malang. Teknik sampling yang digunakan yaitu random sampling. Instrumen yang  digunakan berupa tes dengan 2 butir soal essay menulis teks narasi. Teknik analisis data dengan menganalisis hasil karangan siswa dengan cara mereduksi, memaparkan data, panduan analisis, dan menarik kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam karangan teks narasi tergolong cukup kreatif dengan stimulus gambar. Guru mampu lebih menggunakan variasi stimulus untuk mengembangkan kemampuan berpikir kreatif siswa.
ANALISIS MINAT BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR SELAMA PENERAPAN PEMBELAJARAN DARING Nanda William; Muhammad Chozinatul Asror; Yayang Jawi Agus Saputro
TANGGAP : Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 1 No. 2 (2021): TANGGAP : Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minat belajar merupakan suatu hal tentang keinginan, kesukaan,ketertarikan dan keterlibatan siswa terhadap aktivitas pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Sehubungan dengan kebijakan pemerintah, pendidikan di Indonesia dilakukan dengan proses pembelajaran Daring. Pembelajaran daring merupakan pembelajaran yang dilakukan tanpa tatap muka secara langsung antara guru dan siswa. Proses pembelajaran daring juga harus disesuaikan dengan minat, kondisi, dan situasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan tingkat minat belajar siswa SDN 2 Karangrejo tahun ajaran 2019/2020 semester 2 dalam mengikuti proses pembelajaran daring. Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan teknik pengambilan datanya menggunakan angket. Sampel dalam penelitian ini jumlah 37 responden. Berdasarkan hasil analisis maka dapat disimpulkan bahwa tingkat minat belajar siswa SDN 2 Karangrejo tahun ajaran 2019/2020 semester 2 secara umum masih dalam kategori tinggi. Hasil penelitian menunjukkan siswa yang berjumlah 12 dengan presentase 32% dikategorikan sangat tinggi. Pada kategori tinggi sebanyak 21 siswa dengan presentase 57%, pada kategori sedang berjumlah 4 siswa dengan presentase 11%, dan tidak ada siswa dalam kategori rendah dan sangat rendah.

Page 3 of 4 | Total Record : 35