cover
Contact Name
Hilyah Ashoumi
Contact Email
hira@unwaha.ac.id
Phone
+6285730115001
Journal Mail Official
lppm@unwaha.ac.id
Editorial Address
Jl. Garuda No. 09 61451 Tambakberas Jombang Jawa Timur
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Agrosaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
ISSN : -     EISSN : 26556391     DOI : -
Core Subject : Agriculture, Social,
AGROSAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah untuk menyebarluaskan penelitian baik dari mahasiswa maupun dosen dalam bidang ilmu pertanian. Jurnal ini menekankan kajian ilmu pertanian yang meliputi budidaya pertanian dan ilmu perlindungan tanaman, agroekologi, teknologi pengolahan hasil pertanian, sosial ekonomi pertanian dan agribisnis, serta keteknikan pertanian dan ilmu-ilmu bidang pertanian lainnya. Terbit dua kali dalam satu tahun dan terbuka bagi para kontributor dari keahlian ilmu pertanian. E-ISSN : 2655-6391
Articles 82 Documents
Pengaruh Sistem Aeroponik Berbasis Internet of Things (IoT) terhadap Pertumbuhan Pakcoy (Brassica Rapa L.) Mochammad Syafi’ Irwanto; Dyah Ayu Sri Hartanti; Yessita Puspaningrum
AGROSAINTIFIKA Vol. 9 No. 1 (2026): November
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/3hy9sj40

Abstract

Pertanian konvensional masih menghadapi berbagai permasalahan seperti efisiensi penggunaan air yang rendah, ketergantungan terhadap cuaca, serta keterbatasan lahan produktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sistem aeroponik berbasis Internet of Things (IoT) terhadap pertumbuhan tanaman pakcoy (Brassica rapa L.). Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuasi dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari 18 tanaman pakcoy yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 9 tanaman menggunakan sistem aeroponik berbasis IoT dan 9 tanaman menggunakan metode konvensional berbasis tanah dan dilakukan satu kali penanaman. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, dan berat basah tanaman pada usia 30 hari setelah tanam (HST). Analisis data menggunakan uji statistik independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem aeroponik berbasis Internet of Things (IoT) memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan pakcoy dibandingkan metode konvensional (P < 0,05). Tanaman yang dibudidayakan menggunakan sistem aeroponik berbasis IoT memiliki tinggi tanaman rata-rata sebesar 24,5 cm, sedangkan pada metode konvensional hanya mencapai 16,2 cm. Jumlah daun juga meningkat dari 11 helai pada perlakuan konvensional menjadi 18 helai pada sistem aeroponik berbasis IoT. Selain itu, diameter batang pada sistem aeroponik berbasis IoT mencapai rata-rata 1,25 cm, lebih besar dibandingkan metode konvensional yang hanya 0,82 cm. Berat segar tanaman meningkat meningkat dari 7,8 gram menjadi 93,2 gram. Peningkatan pada seluruh parameter tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan nutrisi dan lingkungan yang dilakukan secara otomatis melalui teknologi IoT mampu menciptakan kondisi pertumbuhan yang lebih optimal sehingga menghasilkan pertumbuhan dan biomassa tanaman yang lebih tinggi secara signifikan.
Pengaruh Sistem Penyiraman Semi Otomatis Berbasis Timer terhadap Pertumbuhan Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) Khoirul Anam; Dyah Ayu Sri Hartanti; Yessita Puspaningrum
AGROSAINTIFIKA Vol. 9 No. 1 (2026): November
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/czthqw44

Abstract

Penyiraman merupakan salah satu faktor penting dalam budidaya tanaman hortikultura, khususnya tanaman pakcoy (Brassica rapa L.). Penyiraman manual yang masih banyak digunakan petani sering menimbulkan ketidakteraturan waktu dan volume air sehingga berpotensi menurunkan efisiensi penggunaan air dan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem penyiraman semi otomatis berbasis timer terhadap pertumbuhan tanaman pakcoy dibandingkan dengan penyiraman manual. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor, yaitu metode penyiraman. Sampel penelitian terdiri dari 20 tanaman pakcoy yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 10 tanaman menggunakan penyiraman manual dan 10 tanaman menggunakan penyiraman semi otomatis berbasis timer. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, dan diameter batang. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan independent sample t-test pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tinggi tanaman dan diameter batang pada perlakuan penyiraman semi otomatis berbasis timer cenderung lebih tinggi dibandingkan penyiraman manual, sedangkan jumlah daun relatif sama. Namun, hasil uji statistik menunjukkan bahwa seluruh parameter memiliki nilai signifikansi lebih besar dari 0,05 sehingga tidak terdapat pengaruh yang signifikan. Sistem penyiraman semi otomatis berbasis timer tetap memiliki potensi sebagai alternatif penyiraman yang lebih efisien dalam penggunaan waktu dan tenaga kerja.