cover
Contact Name
Bagdawansyah Alqadri
Contact Email
bagda_alqadri@unram.ac.id
Phone
+6281343826656
Journal Mail Official
juridiksiam_fkip@unram.ac.id
Editorial Address
Lt. 1 Gedung E PIPS FKIP Universitas MataramJalan Majapahit No.62 Mataram 83125
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman (JURIDIKSIAM)
Published by Universitas Mataram
ISSN : 23554622     EISSN : 26229021     DOI : https://doi.org/10.29303/juridiksiam
Core Subject : Education, Social,
Telaah teori mutakhir dan hasil penelitian dan pengembangan tentang Kurikulum, Bahan Ajar, Metode/Model, Media, dan Evaluasi Pembelajaran Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora serta hasil telaah teori mutahir dan hasil penelitian substansi ilmu-ilmu sosial dan humaniora.
Articles 125 Documents
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri terhadap Hasil Belajar dan Sikap Demokratis Siswa MA Darussalimin NW Sengkol Pada Mata Pelajaran PPKn Mardiana Mardiana; Rispawati Rispawati; M Ismail
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 5 No. 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL KEBERAGAMAN
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.143 KB) | DOI: 10.29303/juridiksiam.v5i1.75

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  ada  tidaknya  pengeruh  penerapan model pembelajaran Inkuiri terhadap hasil belajar kognitif dan sikap demokratis sisw a  MA  Darussalimin  NW  Sengkol  pada  mata  pelajaran  PKn tahun ajaran 2017/2018.   Penelitian  ini  menggunakan  pendekatan   kuantitatif   dengan  jenis penelitian  quasi  eksperimen  (eksperimen  semu)  yaitu  Nonequivalent  Control Group Design.  Sampel  dalam  penelitian  ini adalah sisw a kelas XI Agama sebanyak 21 orang sisw a sebagai kelas eksperimen dan sisw a kelas XI IPA sebanyak 21 orang sisw a  sebagai  kelas  control.  Instrument  pengumpulan  data menggunakan  tes pilihan ganda sebanyak 20 soal untuk hasil belajar kognitif dan instrument angket untuk  sikap  demokratis.  Berdasarkan  hasil uji hipotesis  uji-t untuk  hasil belajar diperoleh data thitung =1,85 dan t table = 1,684 dengan taraf signifikan 5% dan dk=42 jadi t hitung > t table. Sedangkan hasil analisis sikap demokratis dengan menggunakan skala likert yakni 81,36% dari sebelumnya 69,04% untuk kelas eksperimen  dan  73,65%  dari sebelumnya  65,08%  untuk kelas control.  Hal ini menunjukka   hipotesis  dalam   penelitian  diterima  atau dengan  kata  lain  ada pengaruh  penerapan  model pembelajaran  inkuiri terhadap hasil belajar kognitif dan sikap demokratis sisw a. AbstractThis  thesis  aimed  at  finding  out  the effectiveness  or uneffectiveness  of  using inquiry model in finding result of cognitive study and democratic attitude student of MA darussalimin nw sengkol in PPKn lesson in academic year 2017/2018. The sample in this research w as IX (nineth) of Islamic class. That w as 21 student as experimental class and student of IX (nineth) IPA that w as 21 studenas control class. The instrument w as collecting the data used multiple choice test, there w ere 20  questions  for  the  resulted  of  cognitive  study  and  instrument  quisioner in democratic attitude. Based on the result of hipotesis experimental for the result of study the researcher got tcount = 1,85 and t table = 1,684 in taraf significant 5% and DK = 40. So tcount >t table.While analisist result of democratic attitude w as used likert scala that w as 81,36% w hich before 69,04% for experimental class and73,65% for control class. So based on the date the researcher got the other w ord it w as effective in using inquiry model to cognitive result of study and democratic attitude.Keywords: Inquiry, result of PPKn lesson and Democratic Atitude
Perlindungan Hukum terhadap Anak Korban Kekerasan Orang Tua Ari Alfian; Mursini Mursini; Mabrur Haslan
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 5 No. 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL KEBERAGAMAN
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.88 KB) | DOI: 10.29303/juridiksiam.v5i1.76

Abstract

Penelitian   ini  meneliti   tentang   perlindungan  hukum   terhadap   anak   korban kekerasan  orang  tua. Fokus Permasalahan  dalam  penelitian  ini adalah faktor  – faktor dan dampak kekerasan orang tua terhadap anak serta perlindungan hukum yang diberikan oleh Lembaga Perlindungan Anak kepada anak korban kekerasan orang  tua. Berdasarkan  permasalahan  tersebut  perlu  perlindungan  dan penanganan  dalam  mengatasi permasalahan kekerasan orang tua terhadap  anak. Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui  faktor  dan  dampak  kekerasan orang   tua   terhadap   anak   serta   upaya  Lembaga  Perlindungan  anak   dalam memberikan perlindungan  hukum terhadap anak korban kekerasan orang tua di Kabupaten Lo mbok Barat. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah Ketua, Wakil Ketua,  Ketua Pembina, Sekretaris, dan anak  yang  mendapatkan perlindungan hukum d i Lembaga  perlindungan Anak. Pengumpulan data  menggunakan teknik w aw ancara, observasi dan dokumentasi. Tehnik  analisis data  yang digunakan adalah tehnik  kualitatif melalui tiga tahapan yaitu; reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahw a faktor kekerasan orang tua terhadap anak adalah faktor ekonomi,  stress,  dan konflik  keluarga.  Dampaknya  adalah kurangnya  motivasi, depresi,   dan   gangguan   fisik.   Upaya   Lembaga   Perlindungan   Anak   dalam memberikan  perlindungan  hukum  terhadap  anak  adalah  melalui  mediasi  dan kasasi   atau   pihak   Lembaga   Perlindungan   anak   sebagai  pendamping   atau pembelaan ditingkat hukum dan pengadilan. AbstractAbstract  This  study examines  the legal protection of  child  victims  o f parental vio lence. Focus The problems in this study are the factors and impacts of parental vio lence  on  children  and  lega l  protection  provided  by  the  Child  Protection Institution  to  child victims of parental vio lence. Based on these problems  need protection and handling in overcoming the problems o f parental vio lence against children. The purpose of this study w as to determine the factors and impacts of parental  vio lence  on children and the efforts of Child  Protection Institutions in providing  legal  protection  for  children  victims  of  vio lence  parents  in  West Lombok District. This type o f research is qualitative  descriptive. Sample in this research are Chairman, Vice Chairman, Chief of Pembina, Secretary, and children w ho  get legal protection in Institution of Child Protection. Data collection using interview   technique,  observation  and  documentation.  Data  analysis  techniques used  are qualitative techniques through three stages namely; data reduction, data presentation and  conclusio n draw ing. Based  on the research can be concluded that the  factor  of  vio lence  of  parents  to  child  is economic  factor, stress, and family  conflict.  The  impact  is  lack  o f  motivation,  depressio n,  and  physical disorders. Efforts of  Child Protection Institutions to provide legal protection for children is through mediation and cassation or the Child Protection Agency as a co mpanio n or defense at the level o f law and court.Keywords: Legal protection, child victims, parental
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Posing terhadap Kemampuan Berpikir Analisis Pendidikan Kewarganegaraan Yuliana Putri; Ismail Ismail; Rispawati Rispawati
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 5 No. 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL KEBERAGAMAN
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.818 KB) | DOI: 10.29303/juridiksiam.v5i1.77

Abstract

Penelitian   ini   bertujuan   untuk   mengetahui   ada   tidaknya   pengaruh   model pembelajaran Problem Posing terhadap kemampuan berpikir analisis sisw a kelas XI pada mata pelajaran Pendidikan Kew arganegaraan (PKn) di SMKN 6 Mataram. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan nonequivalent  control  group  design.  Instrumen  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini adalah  instrumen  tes bentuk  pilihan ganda  sebanyak  25 item  untuk  mengukur kemampuan berpikir analisis sisw a. Berdasarrkan hasil analisis data menggunakan uji t diperoleh nilai thitung = 2,256 > ttabel = 1,683, dengan dk = n1 + n2 – 2= 39 pada  taraf  signifikan  5%, artinya  terdapat  perbedaan  yang  signifikan antara kemampuan berpikir analisis sisw a kelas eksperiemen dan kelas kontrol pada mata pelajaran  PKn.  Kemudian  hasil dari analisis menggunakan uji N-Gain diperoleh nilai N-Gain  sisw a kelas eksperimen sebesar 0,604 dengan kategori sedang dan kelas kontrol  sebesar  0,492  dengan kategori  sedang.  Meskipun  kategori  kedua kelas tersebut  adalah sedang  namun nilai  N-Gain  kelas eksperimen  lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukkan bahw a ada pengaruh model pembelajaran Problem Posing terhadap kemampuan berpikir analisis sisw a kelas XI pada mata pelajaran PKn di SMKN 6 Mataram.  AbstractThis research aims to find out the influence of Problem Posing learning model on students’  analytical  thinking  ability  in  Civic  education  at  the  second  grade  of SMKN 6 Mataram. The type of research is Quasi Experiment by using Non-equivalent Control Group Design. The research instrument used w as multiple choice test w hich consisted of 25 items to measure students' analytical thinking ability. Based on the data analysis by using t-test, it resulted that t-ratio = 2.256 > t-table = 1.683 w ith dk  = n1+n2–2=39  on 5% significant  level, w hich means there is a significant difference  betw een  students’  analytical  thinking  ability  on  Civic  education  at experimental  class  and  control  class.  Then,  the  result  w as  tested  by  N-Gain analysis. It show ed that the N-gain value of Experimental class is 0.604 as medium category  w hile  Control  class  is  0.492  as  medium  category.  Although both categories  w ere same,  the N-Gain value of Experimental class w as higher than Control  class.  Regarding  to  the  result,  it  can  be  concluded  that  there  is  an influence of Problem Posing learning model on students’ analytical thinking ability in Civic education at the second grade of SMKN 6 Mataram.Key words: Problem Posing Learning Model, Analytical Thinking Ability
Implementasi Nilai-Nilai Bhinneka Tunggal Ika Dalam Interaksi Sosial Siswa Pande Nengah P.D; Mursini Jahiban; Muh Zubair
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 5 No. 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL KEBERAGAMAN
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.549 KB) | DOI: 10.29303/juridiksiam.v5i1.78

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi nilai-nilai bhinneka  tunggal  ika  dalam  interkasi  sosial  sisw a  penelitian  ini  menggunakan pendekatan  kualitatif  dengan metode  penelitian  deskriptif,  teknik  pengumpulan data   dalam   penelitian   ini   menggunakan   teknik   kuesioner,   observasi   dan w aw ancara. Hasil penelitian sebagai berikut: pemahaman sisw a tentang nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika, dapat dijelaskan dari 100 responden dikategori buruk sebanyak   1%,  kurang   baik  sebanyak   5%,  baik  sebanyak   1%  dan  kategori pemahaman  sisw a  di  kategori  sangat  baik  sebanyak  93%.Sehingga  dari  data tersebut,  94  % responden  atau sisw a  berada  dikategori  baik  dan sangat baik. Dalam hasil observasi dan w aw ancara menunjukan sisw a sudah mengamalkan 3 nilai dasar yang terkandung dalam Bhinneka Tunggal Ika yakni (1) Nilai Toleransi, (2) Nilai Keadilan dan (3) Nilai Gotong Royong, serta mampu mengimplementasikan bhinneka tunggal ika itu sendiri seperti keberagaman etnis dan ras, membangun keberagaman inklusif, kesadaran budaya multikultur, membangun sikap sensitifitas gender dan membangun sikap toleransi, jadi dapat disimpulkan   bahw a   sisw a  sudah   mampu   mengeimplementasikan   nilai-nilai bhinneka tunggal ika dalam interaksi sosial di lingkungan sekolah.  AbstractThe  purpose  of  this  study  is  to  find  out  how  the  implementation  value  of bhinneka  tunggal  ika  in  social  interaction  of  students  in . This research using qualitative   approach   w ith  descriptive   research  method,  the  data  collection techniques  in  this  study  using  questionnaire,  observation  and  interview .  The results  of  the study  w ere as follow s: the students'  understanding  of  Bhinneka Tunggal  Ika's  values that  can be explained  from  100  respondents  w hich  bad categorized as much as 1%, less good as much as 5%, good as much as 1% and the students understanding w as categories very good as much as 93%. From the data, 94% respondents or the students in w ere categorized good and very good. In the result of observation and interview , the students have implemented  3 basic values that contained in Bhinneka Tunggal Ika, that is : (1) To lerance Values, (2) Justice Values and (3) mutual cooperation Values. They w ere able to implement the  value  of  bhinneka  tunggal  ika  such as ethnic  diversity  and  race, built the inclusive  diversity,  multicultural  aw areness,  develop  gender  sensitivity  and built tolerance.  It can be concluded  that  students  have been able to implement the value of bhinneka tunggal ika in social interaction around the school environment. Keywords: Implementation, Values, Bhinneka Tunggal Ika
Peningkatan Kemampuan Menganalisis, Menyaji Hasil Analisis, dan Sikap Demokratis Melalui Penggunaan Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe TSTS Berbantuan Media LKS Pada Mata Pelajaran PPKn Ahmad Ahmad; Hariyanto Hariyanto; Muh Zubair
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 5 No. 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL KEBERAGAMAN
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.946 KB) | DOI: 10.29303/juridiksiam.v5i1.79

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  meningkatkan  kemampuan  menganalisis,  menyaji hasil analisis, dan sikap demokratis sisw a kelas XI TKJ 3 SMKN 2 Kuripan dalam pembelajaran PPKn melalui Penggunaan Model pembelajaran Cooperative Learning Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) berbantuan media Lembar Kerja Sisw a (LKS). Penelitian  ini  merupakan  Penelitian  Tindakan  Kelas.  Penelitian  ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahap yang saling berkaitan yaitu: (1) perencanaan;  (2)  pelaksanaan;  (3)  observasi;  dan (4) refleksi.  Berdasarkan hasil penelitian pada siklus I, jumlah indikator Model pembelajaran Cooperative Learning Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) berbantuan media Lembar Kerja Sisw a (LKS) sebagai  variabel  tindakan yang  muncul sebanyak 22 deskriptor (78,6%) dari 28 jumlah deskriptor. Persentase kemunculan variabel harapan berupa kemampuan menganalisis yang mencapai 2 dari 3 jumlah indikator sebanyak 22 sisw a (78,6%) dari 28 jumlah sisw a, keterampilan menyaji hasil analisis yang mencapai 4 dari 5 jumlah  indikator  sebanyak  20  sisw a  (71,4%)  dari  28  jumlah  sisw a  dan sikap demokratis sisw a yang mencapai 5 dari 6 jumlah indikator sebanyak 21 sisw a(75%) dari  28  jumlah  sisw a.  Sedangkan  pada siklus  II,  variabel  tindakan  dengan penggunaan  Model  pembelajaran Cooperative Learning  Tipe Two Stay  Two Stray (TSTS) berbantuan media Lembar Kerja Sisw a (LKS) yang muncul sebanyak 28 deskriptor   (100%)  dari  28  jumlah  deskriptor. Seiring  dengan  meningkatnya variabel tindakan maka variabel harapan meningkat pula. Persentase kemunculan variabel harapan berupa kemampuan menganalisis yang mencapai 2 dari 3 jumlah indikator sebanyak 25 sisw a (89,3%) dari 28 jumlah sisw a, keterampilan menyaji hasil analisis mencapai 4 dari 5 jumlah indikator sebanyak 28 sisw a (100%) dari 28 jumlah sisw a dan Sikap demokratis sisw a yang mencapai 5 dari 6 jumlah indikator sebanyak 26 sisw a (92,9%) dari 28 jumlah sisw a. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka dapat dinyatakan bahw a penerapan Model pembelajaran Cooperative Learning Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) berbantuan media Lembar Kerja Sisw a (LKS) dapat  Meningkatkan  kemampuan  menganalisis,  menyaji  hasil analisis  dan sikap demokratis sisw a kelas XI TKJ 3 SMKN 2 Kuripan pada Mata Pelajaran PPKn. AbstractThe aim of the research w as to improve the analyzing skill, present the analyzing result and democracy attitude of students’ at XI grade students of TKJ 3 SMKN 2 Kuripan in learning  PPkn through Cooperative Learning Type Tw o Stay Two Stray (TSTS) support by Students’ Work Sheet. Kind of the research w as Class Action Research. The research w as conducting  in tw o cycles, each cycles consist of  4 related steps: (1) Planning; (2) Action; (3) Observation; and (4) Reflection. Based on the result of the Cycle I, the score of Cooperative Learning Type Tw o Stay Tw o Stray (TSTS) Learning Model support by Students’ Work Sheet as action variable w as 22 descriptor (78,6%) from 28 descriptor. The percentage of variable hope appearance in form of the analyzing skill w hich achieve 2 from 3 indicator as many as  22  students  (78,6)  from  28  students,  the  skill  of  presentation  the analyzing result w hich achieve 4 from 5 indicator as many as 20 students (71,4%) from  28  students  and  students’  democracy  attitude  w hich  achieve  5 from  6 indicator as many as 21 students (75%) from 28 students. While in the Cycle II the action variable throughCooperative  Learning Type Tw o Stay Tw o Stray (TSTS) Learning Model support by Students’ Work Sheet w as 28 descriptor (100%) from 28  descriptor.  As  long  as  the  improvement  of  the action variable,  the hope variable improve too. The percentage of variable hope appearance in form of the analyzing skill w hich achieve 2 from 3 indicator as many as 25 students (89,3%) from  28 students,  the skill of presentation the analyzing result w hich achieve 4 from 5 indicator as many as 28 students (100%) from 28 students and students’ democracy  attitude  w hich achieve  5 from  6 indicator  as many  as 26 students (92,9%)  from  28 students.  Based  on the research, the w riter conclude that the application of Cooperative Learning Type Tw o Stay Tw o Stray (TSTS) Learning Model support by Students’ Work Sheet could improve the analyzing skill, present the analyzing result and democracy attitude of students’ at XI grade students of TKJ 3 SMKN 2 Kuripan.Keywords:  Analysing, Presenting, Democrate, Cooperative, TSTS and StudentsWork Sheet
Pengaruh Kooperatif Tipe Teams Assisted Individualization (TAI) terhadap Hasil Belajar PPKn pada Siswa SMP Negeri 1 Kediri Febriyan Sutrisno; Sukardi Sukardi; Djoiz Bidjaksono
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 5 No. 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL KEBERAGAMAN
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.748 KB) | DOI: 10.29303/juridiksiam.v5i1.80

Abstract

Tujuan   penelitian   ini   adalah   untuk   mengetahui    ada   tidaknya   pengaruh menggunakan  model  kooperatif   tipe  Teams  Assisted  Individualization  (  TAI  ) terhadap hasil belajar PPKn pada sisw a SMP Negeri 1 Kediri. Desain penelitian ini menggunakan Statis Grup Comperasion Desaign dengan jenis penelitian pre eksperimen .Instrumen pengumpulan data menggunakan tes pilihan ganda 20 soal yang memenuhi validitas dan reabilitas. Berdasarkan hasil hitung uji t dapat disimpulkan bahw a  terdapat  pengaruh  yang  signifikan  menggunakan  kooperatif tipe teams assisted  individualization  (TAI)  terhadap  hasil  belajar  PPKn  pada sisw a  SMP Negeri 1 Kediri.  AbstractThe aim of this research is to know  w hether there is effect of use cooperative learning type teams assisted individualization (TAI) on PPKn learning outcomes at VIII grade at SMP Negeri 1 Kediri. This research design used Static Group Comparison    Design   w ith   experimental   pre   experimental   type.The   data accumulation instrument used multiple-choice test consist of 20 questions that fill validity and reability. Based on the result of t-test can be concluded that there is significant effect of used cooperative learning type teams assisted individualization (TAI) on PPKn learning outcomes at VIII grade at SMP Negeri 1 Kediri.  Keywords : learning outcomes , Teams Assisted Individualization (TAI)
Nilai-Nilai Pancasila dalam Merariq pada Masyarakat Sasak Nopita Anggraini; Dahlan Dahlan; Mabrur Haslan
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 5 No. 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL KEBERAGAMAN
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.978 KB) | DOI: 10.29303/juridiksiam.v5i1.81

Abstract

Permasalahan  yang  dikaji dalam  penelitian  ini adalah (1) Bagaimana pandangan masyarakat terhadap Merariq di Desa Ubung Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah? (2) Bagaimana pelaksanaan Merariq pada masyarakat sasak di Desa Ubung Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah? (3) Apa saja nilai- nilai Pancasila dalam  Merariq pada masyarakat sasak di Desa Ubung Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah?. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Subyek dan informan ditentukan dengan menggunakan   Snowball  Sampling.  Beberapa  hal  yang  menjadi  temuan  dalam penelitian ini yaitu : (1) Merariq adalah keseluruhan proses pelaksanaan pernikahan adat  masyarakat  sasak.  Merariq  hanya  berlaku  di  tanah  sasak.  (2)  Tahapan pelaksanaan  merariq  yaitu mbait/  melaiang,  merangkat,  mesejati,  selabar, bait wali dan akad nikah, bait janji, begawe, sorong serah aji krame, nyongkolan, dan bales naen. (3) Nilai- nilai Pancasila yang terkandung dalam merariq dalam sila pertama terdapat dalam proses mesejati, selabar, bait wali, akad nikah, begawe, sorong serah aji krame, nyongkolan, dan bales naen; nilai sila kedua yang terkandung dalam merariq terdapat dalam proses midang, mbait, merangkat, mesejati, selabar, bait wali, begawe, dan sorong serah aji krame; nilai sila ketiga yang terkandung  dalam  merariq terdapat dalam proses merangkat, begawe, nyongkolan, dan bales naen/ bejang; nilai sila keempat yang terkandung dalam merariq terdapat dalam proses mesejati, selabar dan bait janji; dan nilai sila kelima yang terkandung  dalam  merariq  terdapat dalam  proses  selabar,  bait  janji, begawe,  dan nyongkolan.AbstractProblems review ed in this study are (1) w hat is people view in merariq in Ubung village,  JonggatSubdistrict,  Central Lombok  District? (2) How  is the implementation  of  merariq  at sasak society in Ubung village, JonggatSubdistrict, Central  Lombok  District?  Type of  research used in this study is qualitative by using  descriptive  method. The subject and info rmant w as determined  by using Snowball Sampling. Several things that become finding in this study are: (1) Merariq is  the  w hole  process  of  marriage  solemnization  in  customs  of  sasak  society. Merariq is only occurred  in sasak tribe. (2) Steps of the solemnization are midang, mbait/  melaiang,  merangkat,  mesejati,  selabar,  bait  wali, akad  nikah,  bait  janji, begawe, sorong serahaji krame, nyongkolan, and bales naen. (3) Values ofthe first sila ofpancasila that is contained  in merariq can be found in the process mesejati, selabar, bait wali, akad  nikah,  begawe,  sorongserah  aji krame,  nyongkolan,  and  bales naen; values of the second  sila  in  merariq  can  be found  in the process  mbait/  melaiang,  merangkat, mesejati, selabar, bait wali, begawe, and sorongserah aji krame; values of the third sila in merariq can be found in the process merangkat, begawe, nyongkolan, and bales naen/ bejango;  values of  the fourth sila in merariq can be found in the process mesejati, selabar,  and bait  janji; and  values of the fifth sila in merariq can be found in the process selabar, bait janji, begawe, and nyongkolan. Keyterms: Values of Pancasila, Merariq
Partisipasi Perempuan Suku Sasak dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga di Dusun Medas Desa Obel-Obel Kecamatan Sambelia Kabupaten Lombok Timur Erni Sartika; Hamidsyukrie ZM; Dahlan Dahlan
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 5 No. 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL KEBERAGAMAN
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.756 KB) | DOI: 10.29303/juridiksiam.v5i1.82

Abstract

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah : (1) Bagaimana Pembagian Kerja dalam Rumah Tangga Suku Sasak di Dusun Medas Desa Obel-obel? (2) Bagaimana Partisipasi Perempuan Suku Sasak dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga   di  Dusun   Medas   Desa   Obel-Obel?.   Penelitian  ini  menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan  adalah w aw ancara,  observasi,  dan dokumentasi.  Tehnik analisis data penelitian  ini  meliputi  reduksi  data, penyajian  data, dan penarikan  kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahw a (1) Pembagian Kerja dalam Rumah Tangga Suku  Sasak  di  Dusun  Medas Desa  Obel-obel  tidak  mempengaruhi  pekerjaan utama menjadi ibu rumah tangga dalam bekerja sebagai buruh tani dan pedagang, karena mereka dapat membagi w aktu untuk mengerjakan tugas utamanya sebagai seorang  istri untuk  menyelsaikan  pekerjaan  rumah,  adapun pekerjaan  suaminya diantaranya  sebagai  (a)  buruh  tani  (b)  kuli  bangunan  dan (c) sebagai  nelayan. Namun   penghasilan   yang   didapat   suami   masih   kurang   dalam   memenuhi kebutuhan  lainnya  maka  dari itu istri ikut bekerja untuk membantu menambah penghasilan  suami  agar  kebutuhan  sehari-hari  yang  lain  dapat  terpenuhi.  (2) Partisipasi  perempuan dalam meningkatkan ekonomi keluarga di Dusun Medas Desa Obel-obel meliputi (a) bekerja sebagai pedagang (b) bekerja sebagai buruh tani harian (c) bekerja sebagai petugas kebersihan dan (d) bekerja sebagai penjual sembako.  AbstractThe research problems of this study are: (1) How the division of labor in female household  Sasak tribal at Medas Obel-obel? (2) How the participation of Sasak w omen in improving family economy at Medas Obel-Obel?. This research used qualitative  approach w ith descriptive method. The technique in determining  the sample  of  this study  w as purposive  sampling. Data collection techniques w ere interview s, observation and documentation. Data analysis techniques of this study w ere data reduction, data presentation, and conclusion. The results of this study indicated  that (1) The division of Sasak Household  Work at Medas Village of Obel-obel Village does not affect the main job of being a housew ife in w orking as a farm laborer and trader, because they can divide the time to do her main duties as a w ife to  finish her  homew ork, such as (a) farm  laborers  (b) construction laborers and (c) as fishermen. But the income earned by husbands is still lacking in other needs so the w ife w ork to help the husband's income so that other daily needs can be fulfilled. (2) The participation of w omen in improving  the family economy at Medas Village of Obel-obel Village includes (a) w orking as a trader (b) w orking as a daily farm laborer (c) w orking as a janitor and (d) w orking as a seller of basic needs. Keywords: Participation, Women and Family Economy
Strategi Guru PPKn Dalam Penguatan Karakter Siswa SMPN 2 Mataram Hariyanto Hariyanto; Mursini Jahiban; Edy Herianto
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 6 No. 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL KEBERAGAMAN
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.474 KB) | DOI: 10.29303/juridiksiam.v6i1.85

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan, dilatar belakangi bahwa SMPN 2 Mataram merupakan pilihan utama dan pavorit bagi siswa tamatan Sekolah Dasar yang memiliki nilai ujian nasional relatif sangat baik di lingkungan Kota Mataram. Disisi lain setiap siswa memiliki Hand Phone dengan kapasitas mengakses internet dengan segala fiturnya. Dengan demikian strategi Guru PPKn dalam penguatan pendidikan karakter menjadi sangat penting dalam kaitan dengan pembentukan manusia berbudaya dan beradab sesuai 18 nilai karakter. Adapun nilai karakter yang harus diperkuat oleh guru menurut Peraturan Presiden No 87 Tahun 2017 Tentang Penguatan Pendidikan Karakter, diantaranya: nilai religius, jujur, toleran, disiplin, bekerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, komunikatif, dan cinta damai.Tujuan penelitian ini ingin mengetahui strategi Guru PPKn dalam penguatan pendidikan karakter siswa SMPN 2 Mataram dan hambatan yang dihadapinya. Sedangkan pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan subyek penelitian Guru PPKn Kelas VII, VIII, dan XI. Validitas data dilakukan melalui informan Kepala Sekolah, Guru Bimbingan dan Konseling, serta perwakilan siswa yang ditentukan secara porpusive sampling. Selanjutnya penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi Guru PPKn SMPN 2 Mataram, para siswa, dan Tim Peneliti, serta pihak yang berkaitan dengan penguatan pendidikan karakter.Hasil enelitian menunjukan bahwa strategi yang digunakan oleh Guru PPKn Kelas VII, VIII, dan IX  SMPN 2 Mataram melakukan harmonisasi olah hati, olah rasa, olah pikir, dan olah raga/ fisik. Strategi penguatan karakterdalam intrakurikuler terintegrasi mulai dari perencanaan dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran. Kokurikuler dilakukan dengan memberi tugas peningkatan wawasan terkait dengan penguatan pendidikan karakter.  Sedangkan melalui kegiatan ekstrakurikuler dilakukan melalui pramuka, olah raga, dan kegiatan keagamaan. Sedangkan prinsip penguatan pendidikan karakter dilakukan dengan berorientasi pada perkembangan potensi siswa, keteladanan guru, pembiasaan sehari-hari mulai siswa masuk gerbang sekolah-selama di sekolah-hingga pulang sekolah.Hambatan yang dihadapi Guru PPKn hampir tidak ada yang cukup berarti, karena dilakukan secara preventif dengan sosialisasi dan memberi pemahaman bahwa melaksanakan nilai karakter bukan kewajiban tetapi kebutuhan siswa sendiri. Bagi siswa yang telah melanggar nilai karakter dengan penuh kesadaran telah meminta maaf dilakukan tindakan edukasi dengan pendekatan personal dan memberi teguran agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Sedangkan penindakan yang bersifat kuratif/ represif kepada siswa yang melanggar nilai karakter diberikan tugas yang bersifat mendidik dan teguran agar tidak mengulang kesalahan melanggar nilai karakater di masa datang lagi. Sedangkan hambatan dari siswa, guru tidak bisa melakukan pengawasan setelah siswa pulang sekolah, pengaruh negatif fitur Hand Phone, dan pengaruh negatif dari teman sebaya. Oleh karena itu pengawasan orang tua perlu dan penting untuk dilibatkan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa strategi guru PPKn dalam penguatan pendidikan karakter telah dilaksanakan dengan baik terencana dalam kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler melalui harmonisasi, dan  prinsip sesuai peraturan.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE TIME TOKEN ARENDS BERBANTUAN INDEX CARD MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR PPKn SISWA KELAS XI SMKN 4 MATARARM Rokyal Aini; Muhammad Ismail; Muhammad Zubair
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 6 No. 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL KEBERAGAMAN
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1297.757 KB) | DOI: 10.29303/juridiksiam.v6i1.86

Abstract

Tujuan penelitain ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model Cooperative Learning tipe Time Token Arends berbantuan Index Card Match terhadap hasil belajar siswa kelas XI pada mata pelajaran PPKn di SMKn 4 Mataram. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Quasi Eksperimen dengan rancangan Non-Equavalen Control Group Design. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes bentuk pilihan ganda sebanyak 30 soal yang telah memenuhi persyaratan instrumen penelitian untuk mengukur hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa t hitung = 6.214 > t tabel= 2.021 pada taraf signifikasn 5 %. Artinya hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh model Cooperative Learning tipe Time Token Arends berbantuan Index Card Match terhadap hasil belajar siswa kelas XI pada mata pelajaran PPKn di SMKn 4 Mataram.

Page 3 of 13 | Total Record : 125