cover
Contact Name
Miftah Fariz Prima Putra
Contact Email
mifpputra@gmail.com
Phone
+6281333535577
Journal Mail Official
mifpputra@gmail.com
Editorial Address
Sekretariat JOP, Kantor MPOR, Gedung Pascasarjana Uncen, Kampus Abepura Jl. Raya Sentani Jayapura, Papua 99358
Location
Kota jayapura,
P a p u a
INDONESIA
Jurnal Olahraga Papua
ISSN : -     EISSN : 27226182     DOI : https://doi.org/10.31957
Jurnal Olahraga Papua (JOP) biannually publishes research on various aspects of the sports and exercise sciences, including anatomy, biomechanics, performance analysis, physiology, psychology, sports medicine, sports nutrition, health, and well-being, as well as coaching and talent identification and physical education. The Journal also publishes review articles and book reviews. The Journal focuses on the human sciences including responses to technologies such as the design of sports equipment and training facilities, athlete selection and recruitment, performance analysis or modification, and stress reduction. To be considered for publication, manuscripts must original and relevant to the aforementioned topics. It is published by the Master of Sports Education and the Sports Science Faculty, the University of Cenderawasih. However, the readership for this Journal covers academics to practitioners from a range of disciplines and topics of interest. All articles published in this journal have undergone rigorous peer review, based on initial editor screening and anonymous refereeing.
Articles 51 Documents
Survei Tingkat Kecemasan Pemain Sepakbola SKO Papua dalam Menghadapi Pertandingan Serontou, Yan; Ansar CS; Muhammad Teguh Prasetyo
JURNAL OLAHRAGA PAPUA Vol 6 No 02 (2024): DECEMBER
Publisher : Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jop.v6i02.4875

Abstract

Dalam pertandingan sepakbola kecemasan sering di anggap hal yang biasa oleh para pelatih dan atlet. Banyak atlet sepakbola yang tidak dapat mencapai potensi maksimal nya, karena terlalu banyak rasa takut dan faktor kecemasan yang timbul dalam diri seorang atlet, faktor kecemasan ini membuat atlet merasa stres dan berpikiran buruk dalam menghadapi sebuah pertandingan. Hal ini pula yang terjadi pada atlet sepakbola SKO Papua dalam menghadapi pertandingan sehingga membuat prestasi pemain menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat kecemasan pemain sepakbola SKO Papua Dalam Menghadapi Pertandingan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei (penelitian deskriptif). Variabel dalam penelitian ini adalah variabel tunggal yaitu tingkat kecemasan pemain sepakbola SKO Papua dalam menghadapi pertandingan. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 orang. Instrumen atau alat yang digunakan dalam peneitian ini berupa angket. Adapun Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik analisis deskriptif dengan pengkategorian. Hasil data menunjukan : kecemasan pemain sepakbola SKO papua dalam menghadapi pertandingan yang mempunyai faktor kecemasan sangat tinggi ada 3 orang (5%), pemain yang memiliki faktor kecemasan tinggi ada 36 orang (60%), pemain yang memiliki faktor kecemasan sedang ada 7 orang (12%). Sedangkan pemain yang memiliki faktor kecemasan Rendah ada 8 orang (13%), dan sangat rendah ada 6 orang (10%), pemain berikut ini adalah petunjuk penulisan dan template artikel yang telah direvisi dan mulai diberlakukan pada edisi penerbitan tahun 2020
Survei Ketangguhan Mental Atlet Sepak Bola SSB Bintang United Stakin Sentani Tahun 2024 Heluka, Yoti; Ansar CS; Fitrah Mubarak
JURNAL OLAHRAGA PAPUA Vol 6 No 02 (2024): DECEMBER
Publisher : Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jop.v6i02.4876

Abstract

Olahraga yang paling banyak digemari oleh masyarakat, terutama di Papua. Namun begitu, belum banyak penelitian yang dilakukan dengan fokus kajian untuk mengungkap bagaimana gambaran mental toughness pemain sepakbola. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengungkap bagaimana gambaran ketangguhan mental pemain SSB Bintang United Stakin Sentani. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei. Subjek penelitian adalah atlet sepakbola yang ada di SSB Bintang United Stakin Sentani yang berjumlah 30 Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Mental Toughness Index (MTI) versi Indonesia yang terdiri dari delapan item pernyataan. Analisis data menggunakan deskriptif seperti nilai rata-rata, standar deviasi, nilai maksimal, nilai minimal, dan persentase. Hasil penelitian menemukan bahwa mayoritas ketangguhan mental atlet SSB bintang united stakin sentani masuk dalam kategori “sangat tinggi” yaitu sebesar 87.5% atau sebanyak 14 atlet. Setelah itu, sebanyak 12.5% (2 atlet) masuk kategori “rendah.” Dengan demikian, dapat dinyatakan bahwa atlet SSB bintang united stakin sentani cenderung memiliki katangguhan mental yang sangat tinggi
Pengaruh Penerapan Gaya Mengajar Komando Terhadap Kemampuan Gerak Dasar Menendang Bola Menggunakan Kaki Bagian Dalam Pada Permainan Sepak Bola Siswa SMP Negeri 2 Tondano Toloy, Okrin Pratama; Pinangkaan, Edita A.M.; Teol, Cindy Rantung M.
JURNAL OLAHRAGA PAPUA Vol 7 No 01 (2025): JUNE
Publisher : Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jop.v7i01.4989

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya mengajar komando terhadap penguasaan keterampilan gerak dasar menendang bola menggunakan kaki bagian dalam pada permainan sepak bola. Populasi sampel sekaligus penelitian berjumlah 20 siswa putra kelas VII SMP Negeri 2 Tondano, yang dipilih secara keseluruhan (total sampling). Data dikumpulkan menggunakan tes rubrik penilaian dan dianalisis dengan uji statistik t-test. Hasil analisis menunjukkan nilai thitung (4,47) lebih besar dari ttabel (2,101) pada derajat kebebasan 18, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Simpulan penelitian membuktikan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan dari penerapan gaya mengajar terhadap peningkatan kemampuan tendangan bola. Berdasarkan temuan ini, direkomendasikan bagi guru pendidikan jasmani untuk mempertimbangkan penggunaan gaya mengajar komando dalam melatih keterampilan gerak dasar sepak bola, khususnya pada tahap awal pembelajaran bagi siswa.
Hubungan Antara Koordinasi Mata Tangan Dengan Kemampuan Smash Dalam Permainan Bola Voli Pada Tim Kedegapo Oktovianus Pekei; Frengky Boma; Rodhi Rusdiyanto; Fachrun Nisa Sofiyah Khasanah
JURNAL OLAHRAGA PAPUA Vol 7 No 01 (2025): JUNE
Publisher : Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jop.v7i01.4992

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara koordinasi mata-tangan dengan kemampuan smash dalam permainan bola voli pada Tim Kedegapo. Smash sebagai teknik serangan utama dalam bola voli memerlukan koordinasi yang baik antara persepsi visual dan eksekusi gerak untuk menghasilkan pukulan yang efektif dan akurat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemain Tim Kedegapo, dengan sampel sebanyak 17 orang pemain yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes lempar tangkap bola tenis ke sasaran dinding untuk mengukur koordinasi mata-tangan dan tes ketepatan smash ke area sasaran untuk mengukur kemampuan smash. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara koordinasi mata-tangan dengan kemampuan smash, dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,987. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik koordinasi mata-tangan seorang pemain, maka kemampuan smashnya juga akan semakin tinggi. Berdasarkan hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa koordinasi mata-tangan memiliki hubungan yang signifikan terhadap kemampuan smash bola voli pada Tim Kedegapo. Oleh karena itu, disarankan kepada pelatih untuk memberikan perhatian dan melatih komponen koordinasi mata-tangan secara khusus guna meningkatkan kualitas smash pemain
Survei Tingkat Minat Mahasiswi Terhadap Olahraga Futsal Di Asrama Putri Tolikara Anita Wambrauw; Norlise Siep; Swandika Pinem; Astini Asri
JURNAL OLAHRAGA PAPUA Vol 7 No 01 (2025): JUNE
Publisher : Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jop.v7i01.4993

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat minat dan mengidentifikasi faktor yang memengaruhi minat mahasiswi terhadap olahraga futsal di Asrama Putri Tolikara. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan survei. Populasi berjumlah 60 mahasiswi, dengan sampel sebanyak 45 orang yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup berbentuk skala Likert dan dianalisis secara deskriptif dengan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas minat mahasiswi berada pada kategori sedang (49%), diikuti tinggi (24%), rendah (20%), sangat rendah (7%), dan tidak ada yang sangat tinggi (0%). Faktor penghambat meliputi kurangnya kepercayaan diri dan penguasaan teknik (internal), serta terbatasnya fasilitas, dukungan sosial, dan norma gender (eksternal). Simpulannya, minat mahasiswi terhadap futsal tergolong sedang dengan kesenjangan antara minat dan partisipasi nyata. Oleh karena itu, direkomendasikan penyediaan fasilitas yang aman dan terjadwal khusus, pembangunan komunitas olahraga inklusif, serta edukasi dan kemitraan strategis untuk meningkatkan partisipasi
Efektivitas Protokol Rice Dalam Penanganan Pertama Cedera Lutut Pada Atlet: Tinjauan Literatur Abbas, Muhammad; Muksin, Muksin; Putra, Ghozian Muhammad Shidqi; Setiawan, Muhammad Arief; Aulia, Dany
JURNAL OLAHRAGA PAPUA Vol 7 No 01 (2025): JUNE
Publisher : Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jop.v7i01.4999

Abstract

Cedera lutut merupakan salah satu jenis cedera yang paling sering dialami oleh atlet, terutama dalam olahraga yang melibatkan gerakan cepat, perubahan arah mendadak, dan lompatan. Penanganan awal yang tepat sangat penting untuk mencegah keparahan cedera dan mempercepat proses pemulihan. Protokol RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation) telah lama digunakan sebagai metode pertolongan pertama pada cedera jaringan lunak, termasuk cedera lutut. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau literatur terkait efektivitas protokol RICE dalam penanganan pertama cedera lutut pada atlet. Melalui analisis berbagai studi dan penelitian, ditemukan bahwa penerapan protokol RICE dapat secara signifikan mengurangi rasa sakit, pembengkakan, dan waktu pemulihan pada cedera lutut ringan hingga sedang. Namun, efektivitasnya dapat bervariasi tergantung pada waktu penerapan, jenis cedera, dan kepatuhan individu terhadap protokol. Diperlukan edukasi yang lebih luas kepada atlet, pelatih, dan tenaga medis olahraga mengenai penerapan yang tepat dari protokol RICE untuk memastikan penanganan cedera yang optimal
Hubungan Antara Index Massa Tubuh (IMT) Dan Daya Tahan Aerobik Dengan Keterampilan Gerak Dasar Yosim Pancar Pilipus Wondiwoi, Yustus; Babingga, Harianto
JURNAL OLAHRAGA PAPUA Vol 7 No 01 (2025): JUNE
Publisher : Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Daya Tahan Aerobik dengan Keterampilan Gerak Dasar Yosim Pancar pada mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Cenderawasih. Metode penelitian yang digunakan adalah korelasional dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian berjumlah 12 orang mahasiswa FIK Uncen angkatan 2023 yang aktif dalam UKM Yosim Pancar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat hubungan yang sangat kuat antara IMT dengan keterampilan gerak dasar Yosim Pancar (r hitung = 0,958 > r tabel = 0,7079); (2) Terdapat hubungan yang sangat kuat antara daya tahan aerobik dengan keterampilan gerak dasar Yosim Pancar (r hitung = 0,9318 > r tabel = 0,7079); (3) Terdapat hubungan yang sangat kuat antara IMT dan daya tahan aerobik secara bersama-sama dengan keterampilan gerak dasar Yosim Pancar (r hitung = 0,9293 > r tabel = 0,7079). Kesimpulan dari penelitian ini adalah IMT dan daya tahan aerobik memiliki hubungan yang signifikan dan positif terhadap keterampilan gerak dasar tari Yosim Pancar. Oleh karena itu, disarankan agar memperhatikan komponen kebugaran jasmani tersebut dalam proses pembelajaran dan pelatihan tari yosim pancar untuk meningkatkan kualitas gerak penari.
Peningkatan Keterampilan Motorik dan Motivasi Siswa melalui Pendidikan Renang: Analisis Bibliometrik terhadap Dampak Pendidikan Jasmani di Sekolah Regar, Faisal Mandala Siregar; Rian Kurnia
JURNAL OLAHRAGA PAPUA Vol 7 No 02 (2025): DECEMBER
Publisher : Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jop.v7i02.5324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh pendidikan renang terhadap kualitas pendidikan di sekolah, dengan fokus pada pengembangan keterampilan motorik, keselamatan di air, dan motivasi siswa dalam berpartisipasi dalam kegiatan fisik. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif-deskriptif berbasis analisis bibliometrik terhadap 315 publikasi yang diperoleh dari basis data Dimensions, diterbitkan antara tahun 2010 hingga 2024. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk memetakan tren publikasi, kolaborasi antar penulis, analisis ko-sitasi, serta klasterisasi topik utama yang berkembang dalam literatur terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendidikan renang secara signifikan meningkatkan keterampilan motorik dan kesadaran keselamatan di air pada siswa, serta meningkatkan motivasi siswa dalam mengikuti kegiatan fisik. Selain itu, kompetensi guru dan kualitas fasilitas pembelajaran berperan penting dalam meningkatkan hasil pendidikan jasmani secara keseluruhan. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa dampak pendidikan renang bervariasi antar tingkat pendidikan, dengan dampak terbesar terlihat pada tingkat sekolah menengah terkait motivasi dan partisipasi siswa dalam kegiatan fisik. Data publikasi menunjukkan peningkatan yang signifikan sejak 2019, dengan puncak publikasi pada tahun 2024. Jaringan kolaborasi internasional didominasi oleh Amerika Serikat, Inggris, dan Australia. Penelitian ini memberikan kontribusi penting terhadap pengembangan kebijakan pendidikan jasmani berbasis bukti dan memperkaya literatur mengenai implementasi pendidikan renang dalam kurikulum pendidikan fisik di berbagai tingkat pendidikan.
Analisis Tingkat Pengetahuan Peraturan Permainan Bola Basket Pada Tim DBL SMA YPPK Taruna Bakti Kota Jayapura Tahun 2025 Arif Romadhon, Abdulloh
JURNAL OLAHRAGA PAPUA Vol 7 No 02 (2025): DECEMBER
Publisher : Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jop.v7i02.5336

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan tingkat pengetahuan siswa terhadap peraturan permainan bola basket pada peserta kegiatan ekstrakurikuler di SMA YPPK Taruna Bakti Kota Jayapura. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik survei. Populasi penelitian berjumlah ±30 siswa, dan sampel diambil secara total sebanyak 30 siswa yang aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bola basket. Instrumen yang digunakan berupa tes pilihan ganda sebanyak 30 item yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dengan hasil koefisien Alpha Cronbach sebesar 0,935 yang termasuk kategori sangat reliabel. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan siswa secara keseluruhan berada pada kategori sangat baik, dengan nilai rata-rata 92,74%. Sebanyak 93,33% siswa termasuk kategori sangat baik dan 6,66% berada pada kategori baik. Berdasarkan aspek peraturan, tingkat pemahaman tertinggi terdapat pada indikator skor dan waktu serangan, fungsi posisi pemain, serta isyarat wasit yang seluruhnya memperoleh nilai sempurna (100%). Aspek yang masih menjadi kelemahan adalah jenis pelanggaran dengan rata-rata 79,33%, terutama dalam hal travelling, double dribble, dan three-second violation.
Panjang Tungkai dan Power Otot Tungkai Bukan Determinan Kecepatan Lari 100 Meter pada Atlet PPLP Papua Mikdol
JURNAL OLAHRAGA PAPUA Vol 7 No 02 (2025): DECEMBER
Publisher : Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jop.v7i02.5344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara panjang tungkai dan power otot tungkai dengan kecepatan lari 100 meter pada atlet PPLP Papua. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel terdiri dari 4 atlet yang diambil secara total sampling. Instrumen penelitian meliputi pengukuran panjang tungkai, tes vertical jump untuk power otot tungkai, dan tes lari 100 meter. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara panjang tungkai (r = 0,230; p > 0,05) dan power otot tungkai (r = -0,894; p > 0,05) dengan kecepatan lari 100 meter. Demikian pula, hubungan simultan kedua variabel terhadap kecepatan lari tidak signifikan (r = 0,007; p > 0,05). Simpulan penelitian menunjukkan bahwa faktor lain seperti teknik lari, koordinasi, dan kekuatan otot inti mungkin lebih berperan dalam menentukan kecepatan lari. Hasil ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pelatih dalam menyusun program latihan yang lebih holistik.