Jurnal Publik: Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Administrasi Negara
Jurnal Publik merupakan publikasi ilmiah yang bertujuan untuk menyajikan hasil penelitian, analisis, dan refleksi mengenai peristiwa-peristiwa sosial, pembangunan, dan kebijakan publik yang mutakhir yang terjadi, serta menyuguhkan wawasan dan interpelasi berbagai fenomena yang terjadi berdasarkan pendekatan ilmu administrasi negara.
Articles
181 Documents
Implementasi Kebijakan Sistem Informasi Manajemen Pelaporan Wajib Pajak Berbasis Online Pada Hotel Dan Restoran Di Kabupaten Garut
Fauzan, Hasbi Shiddiq
Jurnal Publik Vol. 15 No. 2 (2021): Jurnal Publik: Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Program Pasca Sarjana Universitas Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52434/jp.v15i2.172
Perpajakan merupakan salah satu aspek penting dalam proses pendukung penyelenggaraan serta pembangunan secara berkelanjutan dan meningkatkan perekonomian bangsa. Pajak hotel serta restoran yang ada di Kabupaten Garut merupakan sumber pajak daerah, dan Pemerintah Kabupaten Garut menggunakan pajak untuk meningkatkan pelayanan. Hotel dan restoran menyumbangkan donasi yang besar terhadap keuangan daerah Kabupaten Garut, pada hal ini dibutuhkan suatu sistem menjadi alat monitoring bagi Pemerintah Daerah. Pada penelitian ini, menggunakan data kualitatif dan deskriptif yang didapat dari wawancara serta observasi. Tujuan penelitian ini ialah buat mengetahui penggunaan sistem informasi manajemen pelaporan wajib pajak berbasis online pada hotel dan restoran di Kabupaten Garut, apa kendalanya dan bagaimana mengatasinya. Hasil penelitian bahwa penggunaan sistem sudah dilaksanakan, namun hambatan dalam penggunaannya masih ada, sumber daya daya peralatan yang tidak mencukupi serta pengawasan yang tidak efektif oleh Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Garut terhadap operator hotel serta restoran.
Proses Pemberdayaan Masyarakat Dalam Merintis Desa Wisata Pasawahan Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut
Triana wahyudi, Yudi
Jurnal Publik Vol. 15 No. 1 (2021): Jurnal Publik: Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Program Pasca Sarjana Universitas Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52434/jp.v15i1.175
Sejak ditetapkannya Desa Pasawahan sebagai desa rintisan desa wisata pada tahun 2019, pemerintah Desa Pasawahan beserta unsur-unsur terkait terus melakukan pemberdayaan masyarakat untuk menyiapkan Desa Pasawahan sebagai desa wisata. Proses pemberdayaan masyarakat tersebut meliputi tahapan fasilitasi, penguatan, perlindungan dan pendukungan. Pada tahap fasilitas, dilakukan sosialisasi dan digali potensi. Pada tahap penguatan, dibentuk LPDW. Pada tahap perlindungan dilakukan pendampingan dan kemitraan dengan berbagai dinas. Pada tahap pendukung, diberikan permodalan dan pembangunan sarana dan prasarana. Dalam prosesnya ditemukan faktor pendorong internal dan eksternal sedangkan faktor penghambat proses pemberdayaan masyarakat dalam merintis desa wisata Pasawahan yaitu terbatasnya anggaran dan kondisi sarana prasarana yang belum mendukung terwujudnya desa wisata Pasawahan.
Efektivitas Pelayanan Admnistrasi Kependudukan Melalui Kanal Website Go Digital (GODIGI) Di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Probolinggo
Yunus, Eko Yudianto;
Hasanah, Uswatul;
Seda, Faradhillah La
Jurnal Publik Vol. 17 No. 01 (2023): Jurnal Publik: Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Program Pasca Sarjana Universitas Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52434/jp.v17i01.180
Pelayanan administrasi menjadi suatu hal yang penting dan harus diperharikan agar kesejahteraan bisa terwujud. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dalam penyelenggaraan pelayanan publik, pemerintah menyediakan website go digital (GODIGI). Website ini diharapkan dapat membantu masyarakat untuk merespon permasalahan dan memberikan solusi atas permasalahan pelayanan publik tersebut, seperti masalah waktu pelayanan dan kenyamanan publik. Penelitian ini memanfaatkan metode penelitian deskriptif yang bertujuan menggambarkan peristiwa secara sistematis dan terperinci sesuai dengan kondisi di lapangan. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini ialah data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kanal website Go Digital telah berhasil meningkatkan efektivitas pelayanan administrasi kependudukan di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Probolinggo, terutama dalam hal kemudahan akses, kecepatan pelayanan, dan kualitas layanan. Namun, terdapat beberapa masalah yang perlu diperbaiki, seperti kurangnya sosialisasi tentang penggunaan kanal website Go Digital dan beberapa kendala teknis. Oleh karena itu, disarankan agar Mal Pelayanan Publik terus meningkatkan sosialisasi dan perbaikan teknis untuk meningkatkan pelayanan administrasi yang lebih efisien dan unggul.
Inovasi Pelayanan Kesehatan Berbasis Mobile Cegah Stunting (Ayo Ceting) di Puskesmas Andalas Kota Padang
Yulistivira, Armilita;
Ariany, Ria;
Putera, Roni Ekha
Jurnal Publik Vol. 17 No. 01 (2023): Jurnal Publik: Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Program Pasca Sarjana Universitas Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52434/jp.v17i01.181
Inovasi berbasis mobile cegah stunting Ayo Ceting di Puskesmas Andalas meraih prestasi berupa Top 99 Nasional SINOVIK Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020 dan direplikasi di seluruh Puskesmas di Kota Padang. Puskesmas Andalas menciptakan inovasi pelayanan kesehatan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan mengurangi kasus stunting di wilayah kerja Puskesmas Andalas melalui inovasi cegah stunting (Ayo Ceting) yang dikelola oleh Puskesmas Andalas. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana faktor-faktor yang mempengaruhi proses pelaksanaan inovasi Ayo Ceting di Puskesmas Andalas. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan tipe deskriptif. Teknik penelitian yang dilakukan melalui wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan inovasi pelayanan kesehatan berbasis mobile cegah stunting secara umum belum optimal. Faktor-faktor yang mempengaruhi inovasi menurut Arundel dkk cukup terpenuhi namun belum optimal, hal ini dikarenakan masih terdapat kendala dalam pelaksanaan nya yaitu berkaitan dengan sosialisasi yang masih belum maksimal, alokasi dana yang tidak cukup, penurunan stunting yang tidak signifikan dan aplikasi yang kadang mengalami error. Dan untuk memaksimalkan pelaksanaan inovasi, Puskesmas Andalas perlu bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Padang dan pemerintah untuk mengalokasikan dana khusus guna pelaksanaan inovasi demi adanya penurunan stunting yang signifikan serta aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang dapat melalui media lainnya.
Analisis Strategi Pengembangan Desa Wisata Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Kabupaten Garut
Adnan, Zulkifli
Jurnal Publik Vol. 17 No. 01 (2023): Jurnal Publik: Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Program Pasca Sarjana Universitas Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52434/jp.v17i01.183
Langkah strategis yang ditempuh pemerintah Kabupaten Garut dan pengelola Desa Wisata melalui pendekatan analisis SWOT dalam upaya pengembangan Desa Wisata yang menjadi program utama Pemerintah Kabupaten Garut saat masa pandemi Covid-19. Kebijakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenkarekraf) dalam mengembangkan sektor pariwisata mengacu pada enam langkah sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Desa Wisata yang berjumlah 47 Desa Wisata. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik probability sampling yang perhitungannya berdasarkan dengan rumus slovin, dengan ditentukannya 13 informan Desa Wisata dalam proses penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut adalah menjadikan tiap desa memiliki Desa Wisata yang disesuaikan dengan potensi desa tersebut. Berdasarkan analisis SWOT dapat diketahui bahwa faktor strength serta weakness menunjukkan Disparbud dan pengelola Desa Wisata berada pada posisi internal yang kuat. Selanjutnya, untuk faktor peluang dan ancaman menunjukkan bahwa Disparbud dan pengelola Desa Wisata telah merespon peluang dengan cara yang luar biasa dan menghindari ancaman terhadap pengembangan Desa Wisata. Disparbud dan pengelola Desa Wisata berada pada kuadran I (Growth) pertumbuhan, dan kuadran ini sangat menguntungkan bagi pengembangan Desa Wisata.
Efektivitas Pengangkatan Penjabat Kepala Daerah dalam Perspektif Demokrasi dan Teknokrasi
Arnazaye, Furaihan Kamyl Arnazaye;
Ariq Nabil Sulaiman;
Muh Imam Kastholani
Jurnal Publik Vol. 17 No. 01 (2023): Jurnal Publik: Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Program Pasca Sarjana Universitas Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52434/jp.v17i01.188
Pemilu dan pilkada serentak di tahun 2024 mengakibatkan sejumlah daerah mengalami kekosongan jabatan kepala daerah di tahun 2022—2024. Mengisi kekosongan jabatan tersebut, pemerintah melakukan pengangkatan Penjabat Kepala Daerah (PKD). Sejumlah penelitian mengungkapkan bahwa pengangkatan PKD tidak efektif karena bertentangan dengan konsep demokrasi. Bertentangannya konsep demokrasi dengan kebijakan pengangkatan PKD menyebabkan berbagai permasalahan terkait jaminan hak sosial dan kebebasan berpolitik. Penelitian ini menelusuri lebih lanjut permasalahan tersebut menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan teknik analisis data ilustratif yang mengelompokkan tiga daerah berdasarkan tingkat demokrasinya dan dilanjutkan dengan teknik analisis data ideal types yang menyandingkan aspek demokrasi dengan kenyataannya. Identifikasi dalam penelitian ini menemukan bahwa kebijakan PKD tidak efektif dilaksanakan di tingkat nasional karena hanya 2 dari 34 provinsi yang dapat sesuai dengan kebijakan pengangkatan PKD. Lebih lanjut, penelitian ini menemukan bahwa kebijakan pengangkatan PKD tidak efektif karena mencederai hak sosial dan kebebasan politik masyarakat. Cederanya hak sosial dan kebebasan demokrasi tersebut ditemukan pada sejumlah permasalahan yang dibawa oleh kebijakan pengangkatan PKD, seperti legitimasi yang lemah, pengaturan kewenangan yang berserak, dan belum terjaminnya netralitas PKD dari kepentingan politik. Mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini memberikan dua rekomendasi, yaitu penguatan dasar hukum terkait kewenangan PKD dan peningkatan transparansi dalam setiap mekanisme pengangkatan PKD.
Peran Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Dalam Upaya Memberikan Pelayanan Penanggulangan Human Immunodeficiency Virus And Acquired Immunodeficiency Syndrome
Liwun, Benyamin Belawa;
Neolaka, Melkisedek N. B. C.;
Pah, Theny I. B. Kurniati
Jurnal Publik Vol. 17 No. 01 (2023): Jurnal Publik: Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Program Pasca Sarjana Universitas Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52434/jp.v17i01.189
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tren kasus HIV/AIDS di Kabupaten Flora Timur yang cenderung fluktuatif dari tahun 2016 hingga 2021, dan penyebab utama kasus HIV/AIDS berasal dari eks imigran. Jenis penelitian ini adalah studi kasus dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa Komisi Penanggulangan AIDS Flores Timur (KPAK Flores Timur) memenuhi tiga peran dalam penanggulangan HIV/AIDS, yaitu peran koordinasi dan sinergi dalam penanggulangan HIV/AIDS dengan membangun kerjasama antar lembaga/instansi dalam penanggulangan HIV/AIDS, perannya sebagai pusat informasi HIV/AIDS adalah untuk menginformasikan tentang HIV/AIDS di semua lapisan masyarakat dan tugasnya adalah menyusun rencana strategis KPA. Pelaksanaan penanggulangan HIV/AIDS yaitu memanfaatkan strategi KPAK Flores Timur dalam penanggulangan HIV/AIDS, yakni kampanye pencegahan HIV /AIDS, membangun lingkungan kondusif, perawatan, pengobatan dan dukungan bagi orang yang hidup dengan HIV (ODHA) dan melaksanakan kegiatan yang berkelanjutan/berkesinambungan. Hasil dari penelitian ini adalah adanya koordinasi dan sinergi penanggulangan HIV/AIDS tingkat lanjut yang tercermin dalam keanggotaan KPA dalam SK nomor 95 tahun 2013 yang dikeluarkan oleh Bupati Flores Timur sebagai bentuk kerjasama lintas sektoral yang sesuai, namun masih terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan sumber daya, kondisi ekonomi, sosial budaya dan geografis. Perannya sebagai pusat informasi HIV/AIDS kurang optimal karena distribusi informasi ke seluruh masyarakat kurang optimal.
Analisis Faktor Motivasi Mahasiswa untuk Menjadi Pegawai Pemerintah
Adinda Puspita Ningrum;
Arnazaye, Furaihan Kamyl;
Ricko Adi Wicaksana
Jurnal Publik Vol. 17 No. 02 (2023): Jurnal Publik: Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Program Pasca Sarjana Universitas Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52434/jp.v17i02.190
Berkarier sebagai pegawai pemerintah masih menjadi pilihan utama bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Berbeda dengan negara maju yang mahasiswanya cenderung memilih untuk bekerja di sektor privat. Kontrasnya preferensi karier mahasiswa tersebut disebabkan oleh sejumlah faktor motivasi. Penelitian ini mencoba menganalisis faktor motivasi yang dominan dalam membentuk preferensi karier mahasiswa Universitas Indonesia (UI) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk bekerja di sektor publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap empat mahasiswa UI dan empat mahasiswa ITB. Teknik analisis ilustratif digunakan peneliti untuk mengidentifikasi setiap faktor motivasi dari informan ke dalam empat nilai utama dari setiap faktor motivasi, yakni (1) nilai prestise, (2) nilai intrinsik, (3) nilai ekstrinsik dan (4) nilai sosial. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor pendorong mahasiswa untuk menjadi pegawai pemerintah, yakni faktor yang sifatnya materialistis, seperti faktor yang terkait keterjaminan dan dorongan keluarga, sedangkan faktor yang mendemotivasi mahasiswa untuk bekerja sebagai pegawai pemerintah, yakni lingkungan yang kaku, sulitnya untuk berinovasi, dan kecilnya remunerasi yang diterima.
Strategi Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata dalam Pengembangan Objek Wisata Candi Sipamutung di Kecamatan Barumun Tengah Kabupaten Padang Lawas Provinsi Sumatera Utara
Mendrofa, Nur Insan;
Weni Puji Hastuti
Jurnal Publik Vol. 17 No. 01 (2023): Jurnal Publik: Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Program Pasca Sarjana Universitas Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52434/jp.v17i01.207
Candi Sipamutung berada di Desa Siparau Kecamatan Barumun Tengah, Kabupaten Padang Lawas yang dikelilingi oleh rangkain bukitan rendah disekitar pinggir sungai Barumun. Popularitas Candi Sipamutung yang menjadi pelengkap cagar budaya dan keindahan alam bumi Padang Lawas itu kian tertinggal dari Candi yang lainnya karena pesona candi Sipamutung mulai terkikis karena pemerintah gagal melindungi infrastruktur transportasi ke titik budaya ini dari pembangunannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata dalam pengembangan objek wisata Candi Sipamutung di Kecamatan Barumun Tengah Kabupaten Padang Lawas Provinsi Sumatera Utara serta faktor pendukung dan penghambatnya. Untuk mengembangkan objek wisata Candi Sipamutung terdapat beberapa stackholder yang berperan Pemerintah, swasta, pihak pengelola. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Data dan informasi diperoleh dari data primer dan data sekunder melalui observasi lapangan, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini membuktikan jika Objek wisata Candi Sipamutung berpotensi untuk dikembangkan dengan menciptakan strategi dengan meminimalisir kelemahan (Weaknesses) serta memanfaatkan peluang (Opportunities) yang ada. Strategi pengembangan objek wisata Candi Sipamutung yaitu meningkatkan semua potensi yang ada pada objek wisata dengan memperbaiki infrastruktur serta memperbaiki akses jalan dan membangun jembatan yang bisa dilalui mobil, memperbaiki dan menambah fasilitas penunjang seperti membangun toilet umum, musholla, membangun gazebo untuk istirahat.
Analisis Kebijakan Pendidikan Full Day Schools Pada Tingkat Sekolah Menengah Atas/Kejuruan Di Kota Pariaman (Studi kasus: SMAN 4 Pariaman)
Netti, Herza;
Hidayati, Sri
Jurnal Publik Vol. 17 No. 02 (2023): Jurnal Publik: Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Program Pasca Sarjana Universitas Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52434/jp.v17i02.211
Kebijakan baru yang melakukan sekolah sehari penuh adalah kebijakan pendidikan tentang pembelajaran full day school. Untuk mengimbangi kemajuan pendidikan di negara-negara industri, pendidikan yang dinamis senantiasa melakukan modifikasi. Namun, untuk mengurangi kemungkinan terjadinya konflik, hal ini tentunya membutuhkan perencanaan yang matang. Keberadaan full day school menimbulkan kekhawatiran masyarakat karena dianggap akan melemahkan tatanan kebijakan yang sudah dijalankan. Tentunya persoalan ini akan berdampak pada bagaimana anak dan masyarakat diberdayakan. Dalam penerapan sistem full day school dan perumusan kebijakan pendidikan banyak menemukan masalah yang harus di evaluasi sehingga penerapan kebijakan ini dapat berjalan dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan dari kebijakan full day school. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (kepustakaan), dimana data dikumpulkan melalui studi kepustakaan, dan hasil dari penelitian ini adalah kebijakan dan implementasi pendidikan yang berjalan seiringan, maka keduanya tidak dapat dipisahkan sehingga dapat memunculkan dampak terhadap anak dan warga sekolah.