cover
Contact Name
Wilmar Maarisit
Contact Email
wmaarisit@yahoo.com
Phone
+6285242613749
Journal Mail Official
ukitwenasfmipa@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Kristen Indonesia Tomohon Jln. Manado-Tomohon Kelurahan Talete II (Kuranga). Kec. Tomohon Tengah, Kota Tomohon. Sulawesi Utara Indonesia
Location
Kota tomohon,
Sulawesi utara
INDONESIA
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical)
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) is an Nasional journal presenting original research in Pharmacology and Toxicology, Pharmaceutical Chemistry, Drug Discovery, Pharmacokinetics, Pharmaceutical Biology, Herbal Medicines, Pharmaceutics, Pharmaceutical Microbiology and Biotechnology, Community and Clinical Pharmacy, Pharmaceutical Care, Pharmaceutical Technology. We receives manuscripts in Bahasa Indonesia and English Language. Publishing frequency 2 issues per year, on April and October.
Articles 177 Documents
Pola Peresepan Obat Antihipertensi Pada Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Lirung Talaud Adinda Bee; Jeane Mongie; Jabes W Kanter; Sonny D Untu
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 5 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55724/jbt.v5i2.387

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi medis yang serius yang secara signifikan meningkatkan risiko jantung, otak, ginjal, dan penyakit lainnya. Seseorang dikatakan mengalami penyakit hipertensi memiliki tekanan darah berada di atas 140/90mmHg. Hipertensi merupakan penyakit yang diartikan sebagai meningkatnya tekanan darah secara menetap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola peresepan obat antihipertensi yang diresepkan kepada pasien di Puskesmas Lirung Talaud. Peneltian ini merupakan penelitian non eksperimental dengan metode deskriptif dan pengambilan data secara retrospektif. Kemudian data akan dikelolah sesuai dengan variabel yang diamati di Puskesmas Lirung Talaud Periode bulan Juli-Desember 2021. Hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh pola peresepan obat antihipertensi menunjukkan subyek penelitian lebih banyak mendapatkan monoterapi dibanding pololiterapi. Pada terapi pengobatan, obat antihipertensi yang paling banyak diresepkan di Puskesmas Lirung yaitu Amlodipin dengan persentase 92,06% dengan kombinasi hipertensi terbanyak yaitu kombinasi antara Amlodipin dan HCT dengan persentase 3,17%.
Skrining Fitokimia Dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Akar Mangrove Sonneratia alba Dengan Menggunakan Metode DPPH Sony Larumpaa; Jeane Mongi; Hariyadi Hariyadi; Ferdy A. Karauwan; Yessie K. Lengkey
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 5 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55724/jbt.v5i2.390

Abstract

Antioksidan merupakan suatu kemampuan untuk menghambat, menekan, serta mencegah terjadinya rantai oksidasi yang dapat menghasilkan radikal bebas. Salah satu tumbuhan yang menarik untuk digunakan sebagai obat tradisional adalah tanaman mangrove Sonneratia alba yang berpotensi sebagai antioksidan. Akar Sonneratia alba mengandung senyawa metabolit sekunder flavonoid yang dapat berperan sebagai antioksidan, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak akar mangrove Sonneratia alba. Penelitian ini menggunakan metode DPPH untuk mengetahui adanya aktivitas antioksidan. Hasil penelitian ini didapatkan bahawa pada konsentrasi 10ppm, 20ppm, 30ppm, 40ppm, 50ppm akar mangrove Sonneratia alba memiliki aktivitas antioksidan. Namun yang memiliki aktivitas antioksidan lebih baik adalah pada konsentrasi 50ppm dengan persen penghambatan radikal DPPH pada ekstrak kasar sebesar 71,556% dan pada fraksi n-heksan sebesar 79,625%.
Uji Aktivitas Antidiabetes Ekstrak Daun Epazote (Dysphania ambrosioides L.) Pada Tikus Putih (Rattus novergicus) Yang Diinduksi Aloksan Christian J. A. Tapehe; Douglas N. Pareta; Selvana S. Tulandi; Nerni O. Potalangi
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 5 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55724/jbt.v5i2.392

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit gangguan metabolisme kronis dengan multietiologi yang sering ditandai dengan kadar gula darah yang tinggi disertai dengan adanya gangguan metabolisme karbohidrat, lipid, dan protein. Faktor resiko terjadinya diabetes mellitus antara lain genetik, obesitas, serta usia dengan penyakit yang memerlukan pengelolaan untuk mencegah komplikasi. Daun Epazote Dysphania ambrosioides L.adalah jenis tumbuhan herbal yang memiliki kandungan tanin, alkaloid, saponin, steroid yang memiliki kemampuan untuk memperbaiki dan meregenerasi sel ? pankreas serta menghambat peningkatan kadar gula darah. Penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium dengan Metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari tiga perlakuan, masing – masing terdiri dari tiga ekor hewan uji sebagai ulangan.Perlakuan A ekstrak daun Epazote dengan dosis 75 mg/kgBB, Perlakuan B ekstrak daun Epazote 150 mg/kgBB, Perlakuan C Kontrol Negatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun Epazote memiliki aktivitas untuk menurunkan kadar gula darah pada hewan percobaan. Pemberian dosis ekstrak 75 mg/kgBB memiliki rata - rata penurunan 64%, 150 mg/kgBB memiliki rata – rata penurunan 33%. Kesimpulan, daun Epazote memiliki aktivitas untuk menurunkan kadar gula darah.
Uji Efektivitas Ekstrak Daun Cempedak (Artocarpus integer) Sebagai Antijamur Terhadap Jamur Candida albicans Rafen Ngama; Jeane Mongi; Amal R. Ginting; Ferdy A. Karauwan
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 5 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55724/jbt.v5i2.393

Abstract

Penyakit infeksi jamur merupakan penyakit yang dapat ditularkan dari satu orang ke orang lain atau dari hewan ke manusia. Perkembangan infeksi jamur di Indonesia sebagai negara dengan iklim tropis disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dan kelembaban yang tinggi sehingga pertumbuhan jamur menjadi sangat baik. Penyakit jamur erat kaitannya dengan kebiasaan dan tingkat kebersihan perorang [1]. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas ekstrak daun cempedak sebagai antijamur. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental (percobaan) di laboratorium dengan menggunakan konsentrasi 20%, 40 %, 80 % dan 100% dan kontrol positif menggunakan ketokenazole sedangkan kontrol negatif menggunakan aquades dengan 3 kali pengulangan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun cempedak memiliki efektivitas daya hambat terhadap pertumbuhan jamur candida albicans pada konsentrasi 20%, 40%, 80% dan 100% dan pada konsentrasi 40 % daya hambat terhadap pertumbuhan jamur lebih besar dari kontrol positif yang digunakan.
Identifikasi Medication Error Fase Prescribing Resep Poli dan Resep Operasi di Rumah Sakit Mata Provinsi Sulawesi Utara Bulan Januari Tahun 2022 Andhika Ratu; Jeane Mongi; Douglas N. Pareta; Hariyadi Hariyadi
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 5 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55724/jbt.v5i2.394

Abstract

Medication error adalah kejadian yang menyebabkan kerugian pasien akibat pemakaian obat selama dalam penanganan tenaga kesehatan yang sebetulnya dapat dicegah. Rumah Sakit Mata Provinsi Sulawesi Utara memiliki jumlah resep masuk yang banyak tetapi hanya sedikit tenaga dokter spesialis mata yang ada sehingga berpotensi terjadinya medication error. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui factor-faktor apa saja yang bisa menyebabkan medication error di RS Mata Provinsi Sulawesi Utara. Resep yang diambil adalah semua resep poli maupun operasi yang masuk selama bulan Januari tahun 2022. Pada hasil penelitian didapatkan bahwa medication error fase prescribing pada resep pasien poli tertinggi adalah kurangnya ketepatan identitas pasien sebesar 5.28%, kemudian kurang jelasnya tulisan dokter pada resep sebesar 2.35%, adanya duplikasi obat sebesar 1.47%, kurang tepatnya identitas dokter dan tidak ada tanggal pemberian resep masingmasing 1.17%, tidak ada bentuk sediaan dan tidak adanya rute pemberian obat sebesar 0.88%, tidak adanya dosis obat 0.59% dan tidak adanya jumlah obat 0.29%. Dan medication error fase prescribing pada resep pasien operasi tertinggi adalah tidak adanya rute pemberian obat sebesar 4.59%, kemudian kurangnya ketepatan identidas pasien 4.08%, kurangnya ketepatan identitas dokter, tidak adanya tanggal pemberian resep dan tidak adanya jumlah obat sebesar 3.06%, tidak adanya bentuk sediaan sebesar 2.04%, dan tidak adanya aturan pakai 1.02%.
Formulasi Sediaan Tablet Dari Pati Ubi Jalar Putih (Ipomoea batatas (L.) Lam) Sebagai Bahan Penghancur Tablet Allopurinol Dengan Menggunakan Metode Granulasi Basah Firman Rezaldi; Nurdianti; Hasna Dewi
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 5 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55724/jbt.v5i2.399

Abstract

Ubi jalar putih (Ipomoea batatas L.) merupakan ubi yang tergolong dalam jenis umbi-umbian yang memiliki karbohidrat yang tinggi. Kandungan karbohidrat utama dalam ubi jalar adalah pati, yang terdiri dari 30-40% amilosa. Tablet merupakan bentuk sediaan padat farmasi yang paling banyak digunakan karena kemudahan dalam pemberian dan penyimpanan. Dalam pembuatan tablet dibutuhkan zat aktif dan bahan tambahan, salah satunya bahan pengikat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penggunaan pati ubi jalar putih (Ipomoea batatas (L.) Lam) terhadap mutu fisik tablet allopurinol, dan untuk mengetahui jika ubi jalar putih (Ipomoea batatas (L.) Lam) diolah menjadi pati dapat berfungsi sebagai bahan penghancur tablet allopurinol. Hasil penelitian menunjukan bahwa tablet allopurinol dapat diformulasikan sebagai bahan penghancur dengan metode granulasi basah, dari evaluasi tablet dengan persyaratan yang baik dilihat dari waktu hancur yaitu pada formulasi I. Pada formulasi I dibutuhkan waktu 7 menit 11 detik, pada formulasi II dibutuhkan waktu 7 menit 50 detik, dan pada formulasi III dibutuhkan waktu 5 menit 20 detik.
Potensi Buah Nanas Madu Subang (Ananas comasus) sebagai Antibakteri Gram Positif Negatif Melalui Metode Bioteknologi Fermentasi Kombucha Berdasarkan Konsentrasi Gula Aren Berbeda Firman Rezaldi; Fernanda Desmak Pertiwi; Yunita; Rustini; Fajar Hidayanto
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 5 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55724/jbt.v5i2.400

Abstract

Kombucha buah nanas madu (Ananas comasus) Subang mengandung senyawa metabolit sekunder yang berasal dari golongan alkaloid, flavonoid, dan juga saponin. Ketiga golongan senyawa metabolit sekunder tersebut merupakan jenis-jenis metabolit sekunder yang berpotensi dalam menghambat pertumbuhan bakteri gram positif maupun negatif. Penelitian ini bertujuan menngidentifikasi senyawa metabolit sekundern secara kualitatif yang terkandung dalam larutan fermentasi kombucha buah nanas madu Subang dan memberikan informasi ilmiah mengenai pengaruh konsentrasi gula aren yang berbeda-beda pada larutan fermentasi kombucha buah nanas madu subang dalam menghambat pertumbuhan bakteri gram positif maupun negatif. Metode penelitian ini dilakukan secara eksperimental di laboratorium dengan membuat 5 sediaan yaitu fermentasi kombucha buah nanas madu subang dengan konsentrasi 15%, 25%, dan 35%, akuades steril sebagai kontrol negatif, dan kombucha yang berbahan dasar teh hitam sebagai kontrol positif. Analisis data dilakukan secara statistik menggunakan ANOVA satu jalur dan dilanjut menggunakan uji beda nyata terkecil (BNT) yaitu berupa analisis post hoc. Sedangkan untuk analisis metabolit sekunder pada kombucha buah nanas madu subang dilakukan secara deskriptif. Hasil ANOVA terbukti bahwa seluruh perlakuan pada kombucha buah nanas madu subang dengan konsentrasi 15%,25%, dan 35% mempunyai potensi sebagai antibakteri gram positif dan negatif dengan nilai P > 0,05 dan uji beda nyata (BNT) terkecil telah membuktikan bahwa seluruh perlakuan memiliki pengaruh yang siginifikan dalam menghambat pertumbuhan bakteri gram positif maupun negatif pada kombucha buah nanas madu subang.
Analisis Manajemen Logistik Obat Di Instalasi Farmasi RSUP Prof. DR. R.D. Kandou Manado Feby L. Bala; Randy Tampa'I; Christel N. Sambou; Sony D. Untu; Ferdy A. Karauwan
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 6 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v6i1.410

Abstract

Kegagalan manajemen logistik akan menurunkan kualitas pelayanan rumah sakit dan memberikan dampak negatif terhadap rumah sakit baik secara medis yaitu pengobatan yang tidak optimal, maupun secara ekonomis yaitu Rumah Sakit akan merugi dan hilangnya pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen logistik obat di Instalasi Farmasi RSUP Prof.Dr. R.D. Kandou Manado, apakah sudah memenuhi standar pelayanan kefarmasian di rumah sakit atau sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 72 Tahun 2016. Metode penelitian yang digunakan adalah non-eksperimental bersifat deskriptif dengan metode kualitatif yang bertujuan untuk mendapatkan informasi yang lebih mendalam tentang manajemen logistik obat di Instalasi Farmasi RSUP Prof.Dr. R.D. Kandou Manado. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa tahapan manajemen logistik obat di RSUP Prof Dr. R.D Kandou yaitu perencanaan, pengadaan, pendistribusian, pemusnahan dan penarikan serta pencatatan dan pelaporan sudah berjalan sesuai dengan standar pelayanan kefarmasian di rumah sakit atau sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 72 tahun 2016 sedangkan untuk tahapan penyimpanan belum sesuai standar karena masih di temukan penumpukan obat di gudang medis hal ini di sebabkan ruang penyimpanan di gudang medis farmasi belum memadai untuk dapat menampung jumlah obat yang ada selain itu mempersulit ruang gerak petugas gudang.
Gambaran Drug Related Problems (DRPs) Pada Pasien Hipertensi Geriatri Di Puskesmas Kolongan Minahasa Utara Marzilano M. R. Rumagit; Jeane Mongi; Randy Tampa'I; Reky R. Palandi
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 6 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v6i1.411

Abstract

Permasalahan terkait obat atau Drug Related Problems (DRPs) merupakan suatu kondisi dalam penatalaksanaan terapi pasien yang menyebabkan, atau berpotensi menyebabkan tidak tercapainya hasil terapi yang optimal. Drug-related problems (DRPs) dapat juga dikatakan sebagai suatukejadian yang tidak menyenangkan yang dialami oleh pasien yang melibatkan atau diduga berkaitan dengan terapi obat. Dalam penelitian ini agar mendapat gambaran tentang Drug Related Problems(DRPs) pada pasien hipertensi geriatri di Puskesmas Kolongan Minahasa Utara. Dari penelitian Analisis Drug Related Problems (DRPs) pada Pasien Hipertensi Geriatri di Puskesmas Kolongan Minahasa Utara diperoleh kesimpulan bahwa Kasus dosis kurang sebesar 1,63%, dosis lebih 1,86%, penggunaan obat tanpa indikasi 3,49%, Indikasi yang tidak diobati 0,93. Kejadian DRPs paling banyak terjadi pada bulan Oktober 2021 sebesar 2% dan terendah pada bulan Agustus sebesar 0,70%
Evaluasi Ketersediaan Obat Untuk Pasien Gangguan Jiwa Rawat Jalan Di RSJ Prof DR. V. L Ratumbuysang Tabita R. S. Rongkonusa; Jeane Mongi; Douglas N. Pareta; Jabes W. Kanter; Ferdy A. Karauwan
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 6 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v6i1.412

Abstract

Pelayanan Kesehatan yang optimal dan bermutu merupakan salah satu kebutuhan penting dalam hidup masyarakat di era globalisasi saat ini. Untuk menjamin pelayanan kesehatan yang baik, maka Rumah Sakit harus berupaya keras melakukan pelayanan yang sebaik–baiknya, salah satunya menjamin ketersediaan obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit (IFRS). Ketersediaan obat di Rumah Sakit sangat menentukan tercapainya suatu pelayanan kesehatan yang optimal sehingga dapat memberikan kepuasan bagi setiap pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi ketersediaan obat yang diresepkan pada pasien gangguan jiwa BPJS rawat jalan pada Januari sampai bulan Juni Tahun 2019 di RSJ. Prof.V.L Ratumbuysang. Jenis penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif yaitu sebuah metode penelitian yang mendeskripsikan atau menggambarkan peristiwaperistiwa atau fenomena atau variabel penelitian yang berkaitan dalam bidang kesehatan dengan akurat melalui fakta yang ada. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. V. L Ratumbuysang mengenai ketersediaan obat yang diukur dengan membandingkan antara jumlah obat yang diresepkan dengan obat yang diserahkan maka diperoleh hasil tingkat ketersediaan obat rata – rata di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. V.L Ratumbuysang pada bulan Januari sampai bulan Juni tahun 2019 adalah sebesar 98,28 % dengan kategori baik.