cover
Contact Name
Wilmar Maarisit
Contact Email
wmaarisit@yahoo.com
Phone
+6285242613749
Journal Mail Official
ukitwenasfmipa@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Kristen Indonesia Tomohon Jln. Manado-Tomohon Kelurahan Talete II (Kuranga). Kec. Tomohon Tengah, Kota Tomohon. Sulawesi Utara Indonesia
Location
Kota tomohon,
Sulawesi utara
INDONESIA
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical)
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) is an Nasional journal presenting original research in Pharmacology and Toxicology, Pharmaceutical Chemistry, Drug Discovery, Pharmacokinetics, Pharmaceutical Biology, Herbal Medicines, Pharmaceutics, Pharmaceutical Microbiology and Biotechnology, Community and Clinical Pharmacy, Pharmaceutical Care, Pharmaceutical Technology. We receives manuscripts in Bahasa Indonesia and English Language. Publishing frequency 2 issues per year, on April and October.
Articles 177 Documents
Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Obat Antituberkulosis Pada Pasien Tuberkulosis Paru di Puskesmas IBU Kabupaten Halmahera Barat Tresya Anuku; Douglas Pareta; Jabes Kanter; Sonny Untu
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 3 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.423 KB) | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v3i1.264

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit menular langsung yang disebabkan oleh infeksi kuman (basil) Mikobaterium tuberkulosis. Sebagaian besar basil tuberkulosis menyerang paru-paru, tetapi dapat juga menyerang organ tubuh lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketepatan penggunaan obat antituberkulosis meliputi tepat indikasi, tepat pasien, tepat obat, dan tepat dosis di Puskesmas IBU Kabupaten Halmahera Barat periode Januari-Maret 2019, berdasarkan Pedoman penanggulangan Tuberkulosis, Peratauran Menteri Kesehatan Republik Indonesia 2016. Penelitian ini adalah jenis rancangan penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif. Hasil penelitian didapatkan dari data rekam medik pasien tuberkulosis paru di puskesmas IBU yang memenuhi kriteria inklusi pada periode Januari-Maret 2019. Sampel yang di dapatkan dari penelitian ini berjumlah 29 rekam medik. Hasil penelitian menunjujakan bahwa dari total 29 rekam medik, terdapat 27 responden (93%) mendapakan terapi TB kategori 1 yakni (2(RHZE)/4(RH)3 dan 2 responden (7%) mendapatkan terapi TB kategori 2 yakni (2(HRZE)S/(HRZE)/5(HR)3E3)). Evaluasi ketepatan penggunaan obat pada pasien TB di puskesmas IBU Kabupaten Halmahera Barat menunjukan ketepatan indikasi (100%), ketepatan pasien (100%), ketepatan obat (100%), dan ketepatan dosis (86%).
Evaluasi Tingkat Pengetahuan Penggunaan Obat Antidiabetik Pada Penderita Diabetes Melitus Di Apotek Kimia Farma Tomohon Hizkia Rifka Warokka; Jeane Mongie; Ferdy A. Karauwan; Einstein Z. Z. S. Karundeng
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 3 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.53 KB) | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v3i1.265

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid dan protein serta menghasilkan komplikasi kronik seperti mikrovaskular, makrovaskular, dan gangguan neuropati sebagai akibat insufisiensi fungsi insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat pengetahuan penggunaan obat antidiabetik pada penderita diabetes mellitus di Apotek Kimia Farma Tomohon, khususnya penderita yang menjadi peserta kronis BPJS Kesehatan untuk 30 hari. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan metode survei analitik. Sampel dalam penelitian ini menggunakan Probability Sampling (Sampling Probabilitas). Sampel yang digunakan sebanyak 100 penderita yang mengambil obat antidiabetik di Apotek Kimia Farma Tomohon menggunakan buku kronis BPJS Kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan penggunaan obat antidibetik pada penderita diabetes mellitus di Apotek Kimia Farma Tomohon termasuk dalam tingkat pengetahuan kategori kurang (55.9%).
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Kulit Buah Pepaya Carica papaya L. Terhadap Bakteri Penyebab Jerawat Propionibacterium acnes. Vania V. Liling; Yessie K. Lengkey; Christel N. Sambou; Reky R. Palandi
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 3 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.635 KB) | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v3i1.266

Abstract

Kulit buah pepaya jarang digunakan masyarakat sebagai obat tradisional, padahal kulit buah pepaya memiliki kandungan gizi yang hampir mirip dengan daging buahnya. Kulit buah pepaya Carica papaya L. mengandung senyawa antibakteri seperti alkaloid, tanin, steroid, saponin, flavonoid. Bakteri Propionibacterium acnes merupakan bakteri flora normal pada kulit yang berperan dalam pembentukan jerawat. Tujuan penelitian untuk mengetahui nilai zona hambat dari ekstrak kulit buah pepaya Carica papaya L. terhadap bakteri penyebab jerawat P. acnes. Jenis penelitian ini adalah eksperimen laboratorium. Uji daya hambat dengan menggunakan metode difusi kertas cakram. Variabel penelitian yaitu konsentrasi ekstrak kulit buah pepaya Carica papaya L. 10µg/50µL, 20µg/50µL, 30µg/50µL, 40µg/50µL, 50µg/50µL dan zona hambat pertumbuhan bakteri P. acnes. Hasil penelitian ini didapatkan ekstrak kulit buah pepaya Carica papaya L. dapat menghambat pertumbuahan bakteri P. acnes pada konsentrasi 20% sampai 100% dengan rata-rata diameter zona hambat 9,83 mm sampai dengan 11,67 mm dengan kategori sedang hingga kuat. Hal ini menunjukan bahwa ekstrak kulit buah pepaya Carica papaya L. mempunyai pengaruh terhadap pertumbuhan bakteri penyebab jerawat P. acnes.
Uji Efektivitas Diuretik Ekstrak Daun Afrika Vernonia amygdalina pada Tikus Putih Jantan Rattus norvegicus Venly Y.D. Warouw; Douglas N. Pareta; Jeane Mongie; Vlagia Paat
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 3 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.029 KB) | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v3i1.267

Abstract

Diuretik adalah obat yang dapat meningkatkan volume urin baik pembentukan maupun volumenya. Salah satu tanaman yang memiliki potensi sebagai diuretik yaitu daun afrika (Vernonia amygdalina). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek diuretik ekstrak etanol daun afrika pada tikus putih jantan. Hewan uji sebanyak 15 ekor tikus putih jantan yang dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan yang dipuasakan selama 24 jam, kelompok I kontrol negatif diberi suspense Na CMC 0.5%, kelompok II kontrol positif diberi suspense furosemid 1,139 mg/226gBB, kelompok III diberi suspensi ekstrak dosis 20 mg/kgBB, kelompok IV diberi suspensi esktrak dosis 40 mg/kgBB dan kelompok V diberi suspensi ekstrak dosis 80 mg/kgBB. Sebelum diberikan perlakuan hewan diinduksi air hangat dengan suhu 20-30?C setelah itu diberikan ekstrak. Hewan uji diletakan didalam metabolic cage. Data yang didapatkan diuji ANOVA dengan tingkat kepercayaan 95% apabila terdapat perbedaan yang bermakna dilanjutkan pada uji Tukey. Analisis data menunjukan adanya perbedaan yang signifikan dengan (p < 0,05) antara setiap perlakuan. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun afrika memiliki efek diuretik pada tikus putih jantan.
Uji Efektivitas Fraksi n-heksan Daun Kemangi Ocinum sanctum Sebagai Analgesik pada Tikus Putih Rattus novergicus Yosna Yundu; Wilmar Maarisit; Nerni O. Potalangi; Yusuf Tapehe
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 3 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.79 KB) | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v3i1.268

Abstract

Tanaman kemangi merupakan tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai alternatif obat, salah satunya untuk menghilangkan nyeri.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek analgesik fraksi n-heksan ekstrak daun kemangi Ocinum sanctum pada tikus putih jantan Rattus novergicus. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan menggunakan 15 ekor tikus putih jantan yang dibagi dalam 5 kelompok perlakuan yaitu kelompok kontrol negatif, kelompok kontrol positif, ekstrak daun kemangi fraksi n-heksan dengan dosis 225 mg/KgBB, 450 mg/KgBB, dan 675 mg/KgBB. Penelitian ini dilakukan dengan cara memberikan rangsangan nyeri pada hewan uji. Jumlah respon tikus diamati pada menit ke0 (sebelum perlakuan) dan pada menit ke 30, 60, 90, dan 120 (setelah perlakuan). Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan ekstrak daun kemangi fraksi n-heksan dosis 450 mg/KgBB dan dosis 675 mg/KgBB memiliki efek analgesik terhadap tikus putih jantan.
Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Pada Pasien ISPA Anak Rawat Inap Di Rumah Sakit Siloam Manado Alter Y. Runtu; Randy Tampa’i; Rinny V. Sakul; Sonny D. Untu; Ferdy A. Karauwan
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 3 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.511 KB) | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v3i1.269

Abstract

Penggunaan antibiotik yang rasional dapat dilihat dari beberapa parameter, yaitu tepat pasien, tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis, dan tepat lama pemberian. Penggunaan antibiotik yang rasonal khususnya penyakit ISPA sangat berpengaruh dalam proses penyembuhan. Dimana, apabila penggunaan antibiotik dalam pengobatan ISPA tidak rasional, maka dapat memperburuk penyakit ataupun dapat menyebabkan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi angka penyakit dan juga angka kematian yang disebabkan oleh ISPA, sedangkan penelitian ini dilakukan terhadap pasien anak di rumah sakit Siloam Manado. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif, dimaan data yang diambil yaitu identitas pasien, penggunaan obat berdasarkan diagnosa dokter yang dilihat dari data rekam medik. Hasil penelitian yang didapat dari 75 pasien anak dengan terapi antibiotik menunjjukkan evluasi penggunaan antibiotik yang rasional berdasarkan kriteria tepat pasien 100%, tepat indikasi 100%, tepat obat 84.49%, tepat dosis 84.49 %, dan tepat lama pemberian 86.05 %.
Uji Aktivitas Ekstrak Umbi Gadung Dioscorea hispida Dents. Terhadap Tikus Putih Rattus norvegicus Sebagai Anti Inflamasi Marsela Pauner; Hariyadi Hariyadi; Wilmar Maarisit; Vlagia Paat
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 3 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.225 KB) | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v3i1.270

Abstract

Dioscorea hispida Dents. mengandung senyawa metabolit sekunder seperti steroid yang berperan sebagai antiinflamasi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan metode RAL (Rancangan Acak Lengkap) yang terdiri dari lima perlakuan, masing-masing perlakuan terdiri dari tiga ekor hewan uji sebagai ulangan. Perlakuan A kontrol positif, Perlakuan B kontrol negatif, Perlakuan C ekstrak umbi gadung dosis 75 mg/kgBB, Perlakuan D ekstrak umbi gadung dosis 150 mg/kgBB, Perlakuan E ekstrak umbi gadung dosis 300 mg/kgBB selama 6 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak umbi gadung menurunkan tebal edema telapak kaki hewan percobaan. Hasil perhitungan persen penghambatan inflamasi pada jam ke1-6 menunjukan bahwa ekstrak umbi gadung dosis 300 mg/kg BB sebesar 43,39% memiliki persen penghambatan yang lebih dibandingkan dengan natrium diklofenak 37,26%, ekstrak dosis 75 mg/kg BB 33,49% dan ekstrak 150 mg/kg BB 30,18%. Ekstrak umbi gadung dosis 300 mg/kg BB memiliki aktivitas antiinflamasi yang paling efektif yaitu sebesar 43,39%.
Formulasi Dan Uji Aktivitas Antibakteri Sediaan Sabun Cair Ekstrak Daun Jarak Tintir Jatropha Multifidi L. Aldo J. Pananginan; Hariyadi Hariyadi; Vlagia Paat; Yappi Saroinsong
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 3 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.376 KB) | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v3i1.271

Abstract

Sabun adalah produk yang dihasilkan dari reaksi antara asam lemak dengan basa kuat yang berfungsi untuk mencuci dan membersihkan lemak atau kotoran. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat sabun cair ekstrak daun jarak tintir dan melakukan pengujian aktivitas antibakteri sediaan sabun cair ekstrak daun jarak tintir terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Penelitian ini merupakan eksperimen laboratorium. Metode yang digunakan adalah difusi sumuran. Hasil penelitian menunjukkan sediaan sabun cair ekstrak daun jarak tintir memiliki aktivitas antibakteri ditandai dengan terbentuknya zona hambat. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bawah formulasi sediaan sabun cair ekstrak daun jarak tintir dengan konsentrasi 20% dan 30% telah memenuhi persyaratan yang sesuai dengan standar yang ditetapkan SNI 06-4085-1996. Sedangkan pada konsentrasi 10% dalam uji bobot jenis tidak memenuhi persyaratan. Formulasi sediaan sabun cair ekstrak daun jarak tintir memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri S. aureus yaitu pada konsentrasi 10% zona hambat 4.9 mm, konsentrasi 20% zona hambat 6.3 mm, dan konsentrasi 10% zona hambat 7.5 mm.
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Umbi Bawang Dayak Eleutherine palmifolia L. Merr. Terhadap Bakteri Klebsiella pneumoniae Julianti Julianti; Wilmar Maarisit; Nerni Potalangi; Jabes Kanter
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 3 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.48 KB) | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v3i1.273

Abstract

Bawang Dayak Eleutherine palmifolia L. Merr. mempunyai potensi sebagai senyawa bioaktif seperti anti-bakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak Umbi Bawang Dayak terhadap bakteri Klebsiella pneumoniae. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak umbi bawang Dayak memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Klebsiela pneumoniae yaitu pada konsentrasi 6.25%, 12,5%, 25% 50% 12.6, 75 %, dan 100% dengan nilai zona hambat secara berturutturut yaitu 10.3, 11. 5, 11. 5, 12.6, 13, 6, dan 15, 6 mm.
Studi Aktivitas Antioksidan Dan Antikanker Payudara (MCF-7) Ekstrak Etanol Daun Benalu Langsat Dendrophthoe pentandra Desi E. Gusungi; Wilmar Maarisit; Hariyadi Hariyadi; Nerni O. Potalangi
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 3 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.677 KB) | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v3i1.274

Abstract

Daun Benalu langsat Dendrophthoe pentandra mengandung senyawa fitokimia seperti flavonoid, alkaloid, triterpenoid, dan saponin yang dapat berperan sebagai antioksidan dan antikanker. Antioksidan merupakan senyawa yang dapat menghambat reaksi radikal bebas didalam tubuh. Flavonoid dan alkaloid bekerja sebagai antioksidan yaitu dengan cara menyumbangkan atom hydrogen, sehingga radikal DPPH dapat tereduksi. Senyawa saponin dan triterpenoid juga mempunyai efek antioksidan dengan membentuk spesies reaktif seperti hidroperoksida dan superoksida sebagai antioksidan sehingga menghambat pembentukan lipid peroksida. Senyawa Flavonoid, alkaloid dan triterpenoid juga dikatakan sebagai antikanker yaitu dengan cara menghambatan mekanisme pembelahan serta pengaktifan jalur apoptosis sel kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dan antikanker ekstrak etanol daun benalu langsat. Pengujian ini menggunakan metode DPPH dan MTT. Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa aktivitas antioksidan daun benalu langsat sangat kuat, dilihat dari nilai IC50 yaitu 1.9787 ppm/mL dan kurang aktif pada aktivitas antikanker dengan nilai IC50 sebesar 1497 µg/mL

Page 7 of 18 | Total Record : 177