cover
Contact Name
Wilmar Maarisit
Contact Email
wmaarisit@yahoo.com
Phone
+6285242613749
Journal Mail Official
ukitwenasfmipa@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Kristen Indonesia Tomohon Jln. Manado-Tomohon Kelurahan Talete II (Kuranga). Kec. Tomohon Tengah, Kota Tomohon. Sulawesi Utara Indonesia
Location
Kota tomohon,
Sulawesi utara
INDONESIA
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical)
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) is an Nasional journal presenting original research in Pharmacology and Toxicology, Pharmaceutical Chemistry, Drug Discovery, Pharmacokinetics, Pharmaceutical Biology, Herbal Medicines, Pharmaceutics, Pharmaceutical Microbiology and Biotechnology, Community and Clinical Pharmacy, Pharmaceutical Care, Pharmaceutical Technology. We receives manuscripts in Bahasa Indonesia and English Language. Publishing frequency 2 issues per year, on April and October.
Articles 177 Documents
Uji Efektivitas Ekstrak Kulit Buah Jeruk Bali Citrus maxima Sebagai Antidiare Pada Tikus Putih Jantan Rattus norvegitus Glorya Sevani Pongoh; Hariyadi Hariyadi; Wilmar Maarisit; Yusuf Tapehe
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 3 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.577 KB) | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v3i1.254

Abstract

Diare didefinisikan sebagai buang air besar dengan feses tidak berbentuk atau cair dengan frekuensi lebih dari 3 kali dalam 24 jam. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas ekstrak kulit buah Jeruk Bali sebagai antidiare pada tikus putih. Pada hasil skrining fitokimia ekstrak kulit buah jeruk Bali mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, dan terpenoid. Senyawa yang diduga berfungsi sebagai antidiare yaitu alkaloid dan flavonoid. Jenis penelitian yaitu Eksperimental Laboratorium. dengan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan yaitu kontrol negatif, kontrol positif (Loperamid), Dosis ekstrak 50mg/kgBB, Dosis ekstrak 100mg/kgBB, Dosis ekstrak 200mg/kgBB dengan masing-masing 3 kali ulangan. Sebelum diberikan perlakuan, tikus putih diinduksi dengan Minyak Jarak (Oleum richini) kemudian diamati waktu diare, frekuensi diare, dan konsistensi feses. Data dianalisis dengan metode ANOVA (Analysis of variant) dengan tingkat kepercayaan 95% (? 0,05) dan dilanjutkan dengan uji Tuckey HSD 5%. Hasil penelitian ini menunjukan efektivitas antidiare dengan adanya penurunan frekuensi diare, waktu diare yang lebih singkat serta adanya perbaikan konsistensi feses pada dosis ekstrak 50mg/kgBB, 100mg/kgBB, dan 200mg/kgBB, sedangkan kontrol posistif (Loperamid) menunjukan hasil yang paling baik
Formulasi Sediaan Salep Ekstrak Daun Salam Syzygium polyanthum Sebagai Antibakteri Staphylococcus aureus Tri Nugrahani I.M Kilis; Ferdy A. Karauwan; Christel N. Sambou; Yessie K. Lengkey
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 3 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.871 KB) | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v3i1.255

Abstract

Masyarakat Indonesia telah mengenal berbagai jenis obat tradisional dan memanfaatkannya untuk menjaga kesehatan dan pengobatan berbagai penyakit. Salah satu jenis obat tradisional yang dapat dimanfaatkan adalah daun salam Syzygium polyanthum. Senyawa kimia pada ekstrak daun Salam yang berperan dalam aktivitas antibakteri adalah alkaloid, tanin, flavonoid, minyak atsiri saponin dan triterpenoid. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan sediaan salep ekstrak daun Salam sebagai antibakteri Staphylococcus aureus. Pada pengujian aktivitas antibakteri menggunakan 5 perlakuan, yaitu kloramfenikol salep (kontrol positif), dasar salep (kontrol negatif), salep ekstrak daun Salam konsentrasi 10%, 20% dan 40%. Metode uji antibakteri menggunakan metode difusi agar cara sumuran dengan lubang sumuran 7 mm. Pada evaluasi salep ekstrak daun salam dilakukan uji organoleptik, uji homogenitas, uji daya sebar dan uji pH. Data hasil uji antibakteri salep ekstrak daun Salam terhadap bakteri Staphylococcus aureus diuji secara statistik dengan menggunakan ujo non parametik yaitu uji Kruskal-Wallis dan dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan.
Evaluasi Sistem Penyimpanan Obat Di UPTD Instalasi Farmasi Kota Manado. Inggrid G. Pondaag; Christel N. Sambou; Jabes W. Kanter; Sonny D. Untu
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 3 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.668 KB) | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v3i1.256

Abstract

Instalasi Farmasi mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas dinas yang bersifat teknis operasional di bidang Instalasi Farmasi yang meliputi perencanaan, permintaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pencatatan dan pelaporan sediaan farmasi dan Bahan Medis Habis Pakai. Tujuan Penelitian ini adalah Untuk mengevaluasi sistem penyimpanan obat di UPTD Instalasi Farmasi Kota Manado. Variabel data dalam penelitian ini meliputi penyiapan sarana penyimpanan, pengaturan tata ruang, penyusunan stok obat, pencatatan kartu stok dan pengamatan mutu obat di UPTD Instalasi Farmasi Kota Manado. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil Evaluasi sistem penyimpanan obat di UPTD Instalasi Farmasi Kota Manado berdasarkan hasil penelitian didapat penyiapan sarana penyimpanan belum sepenuhnya memenuhi pedoman standar penyimpanan obat, pengaturan tata ruang belum sepenuhnya memenuhi pedoman standar penyimpanan obat, penyusunan stok obat belum sepenuhnya memenuhi pedoman standar penyimpanan obat, pencatatan kartu sudah memenuhi pedoman standar penyimpanan obat dan pengamatan mutu obat sudah memenuhi pedoman standar penyimpanan obat.
Analisis Kandungan Timbal Pada Lipstik Yang Tidak Terdaftar Di BPOM Yang Beredar Di Pasar Baru Langowan Menggunakan Spektrofotometri Serapan Atom Injilia V. Anis; Vlagia I. Paat; Christel N. Sambou; Selvana S. Tulandi
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 3 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.856 KB) | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v3i1.257

Abstract

Timbal merupakan zat pencemar berbahaya yang bersifat toksik terhadap tubuh manusia, yang sering digunakan pada kosmetik lipstik. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis kandungan timbal pada lipstik yang tidak terdaftar di BPOM yang beredar di Pasar Baru Langowan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji kuantitatif menggunakan alat Spektrofotometri Serapan Atom. Sampel (LT09, LT10 dan LT11) di Destruksi Basah terlebih dahulu. Ketiga sampel (LT09. LT10 dan LT11) dilanjutkan uji kuantitatif menggunakan Spektrofotometri Serapan Atom, ketiganya dinyatakan menggandung timbal, dimana sampel LT09 mengandung kadar 2,3880 bpj, sampel LT10 mengandung kadar 3,6413 bpj dan sampel LT11 mengandung kadar 1,4202 bpj. Ketiga sampel yang dianalisis kuantitatif masih di bawah batas cemaran yang ditentukan oleh BPOM RI yaitu ? 20 .
Uji Efektivitas Antipiretik Eksrak Etanol Daun Epazote Dysphania ambrosioides L. Pada Tikus Putih Yang Di Induksi Vaksin DPT-HB Kristian Stefano Pinatik; Wilmar Maarisit; Ferdy A. Karauwan; Einstein Z. Karundeng
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 3 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.136 KB) | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v3i1.258

Abstract

Epazote Dysphania ambrosioides L. memiliki kandungan senyawa flavonoid yang memiliki efek antipiretik yang bekerja dengan cara menghambat kerja enzim siklooksigenase di hipotalamus sehingga menyebabkan penurunan suhu tubuh. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efek antipiretik ekstrak daun epazote pada tikus putih. Metode penelian ini adalah eksperimental laboratorium . penelitian ini menggunakan 15 ekor tikus putih jantan yang terbagi dalam 5 perlakuan perlakuan 1 (ekstrak daun epazote 100mg/kgBB) perlakuan 2 (ekstrak daun epazote 200mg/kgBB) perakuan 3 (ekstrak daun epazote 300mg/kgBB ) perlakuan 4 kontrol negatif (Na CMC) perlakuan 5 kontrol positif (paracetamol). Hasil penelitian menunjukan ekstrak daun epazote memberikan efek antipiretik pada dosis 300mg/kgBB dimulai pada menit ke-60 sudah ada penurunan suhu pada tikus. Ini disebabkan karena ekstrak daun epazote mengandung senyawa flavonoid karena menghambat enzim siklooksigenase yang mebentuk prostaglandin yang merupakan mediator pembentukan demam.
Uji Efektivitas Ekstrak Etanol Daun Kucai Allium schoenoprasum L. Sebagai Antipiretik Pada Tikus Putih Rattus novergicus Meisy Permata Citra Nayoan; Wilmar Maarisit; Ferdy Karauwan; Yappi Saroinsong
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 3 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.135 KB) | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v3i1.259

Abstract

Daun Kucai Allium schoenoprasum L. mengandung senyawa flavonoid yang bekerja sebagai inhibitor siklooksigenase sehingga menghambat pembentukan prostaglandin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanol daun Kucai Allium schoenoprasum L. sebagai antipiretik pada tikus putih (Rattus novergicus) yang diinduksi vaksin DPT-Hb. Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorium yang menggunakan metode rancangan acak lengkap yang terdiri dari 15 ekor tikus putih yang dibagi 5 perlakuan dan tiap perlakuan masing-masing 3 kali ulangan dengan berat badan rata-rata 200 gram. Hewan uji dibagi 5 kelompok perlakuan yaitu kelompok P1 100 mg, P2 200 mg, P3 400 mg, kontrol (-) Na CMC dan kontrol (+) Paracetamol. Pengukuran suhu dilakukan sebelum pemberian vaksin DPT-Hb, 3 jam setelah perberian vaksin DPT-Hb dan 30 menit setelah pemberian perlakuan sampai menit ke- 180. Variabel yang diamati adalah penurunan suhu rektal tikus putih setiap 30 menit. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji ANOVA dan dilanjutkan uji Tukey HSD. Hasil penelitian selama 180 menit menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun Kucai memiliki efek antipiretik pada dosis 100 mg, dosis 200 mg, dosis 400 mg, dan dosis yang paling efektiv pada dosis 400 mg. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa ekstrak etanol daun Kucai Allium schoenoprasum L. memiliki efek antipiretik pada tikus putih.
Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Mangrove Sonneratia alba Dari Kecamatan Tagulandang, Sulawesi Utara Menggunakan Metode DPPH Rallia Binuni; Wilmar Maarisit; Hariyadi Hariyadi; Yappi Saroinsong
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 3 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.889 KB) | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v3i1.260

Abstract

Antioksidan merupakan senyawa kimia yang berperan penting dalam perlindungan sel dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Salah satu tanaman mangrove yang berkhasiat sebagai alternatif obat tradisional dan berpotensi sebagai antioksidan adalah Sonneratia alba. Daun S. alba mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid yang dapat berperan sebagai antioksidan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak daun mangrove Sonneratia alba. Metode yang digunakan adalah metode DPPH yang selanjutnya akan dianalisis menggunakan Anova. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa pada konsentrasi 20%, 40%, 60% dan 80% S. alba memiliki aktivitas sebagai antioksidan. Namun yang memiliki aktivitas antioksidan lebih baik adalah pada konsentrasi 80% dengan persen penghambatan radikal DPPH sebesar 74,674%.
Tingkat Kepuasaan Pasien BPJS Terhadap Kualitas Pelayanan Kefarmasian Di Puskesmas Sahu Sindhy Ovellia Ofa; Jabes Kanter; Randy Tampa’i; Selvana Tulandi
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 3 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.08 KB) | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v3i1.261

Abstract

Pelayanan kesehatan merupakan salah satu hak mendasar masyarakat yang penyediaannya wajib diselenggarakan oleh pemerintah. Tetapi pada kenyataannya pasien BPJS masih belum merasakan kualitas pelayanan kesehatan sesuai harapan. puskesmas sebagai fasilitas pertama yang banyak digunakan oleh peserta BPJS harus memiliki mutu pelayanan kesehatan yang baik dan berkualitas guna memberikan kepuasan pada pasien. Kepuasan pasien dapat dilihat dari penilaian antara pelayanan yang diterima dengan pelayanan yang diharapkan. Penilitian ini menggunakan desain survei dengan cara memberikan kuesioner kepuasan pelayanan kefarmasian kepada pasien untuk mengetahui tingkat kepuasan pasein BPJS di Puskesmas Sahu periode juli-agustus 2019. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien BPJS di puskesmas sahu dengan sampel dalam penelitian ini adalah 90 jiwa. Hasil penelitian yang didapat di puskesmas sahu kecamatan sahu kabupaten halmahera barat tingkat kepuasan pasien BPJS berada pada kategori puas dengan persentase 70,78%.
Uji Efektivitas Antidiabetes Ekstrak Daun Benalu Dendrophthoe petandra L. Pada Kayu Jawa Terhadap Tikus Putih Rattus norvegicus Yang Diinduksi Aloksan Sutria K. Tumbel; Hariyadi Hariyadi; Joke L. Tombuku; Yusuf Tapehe
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 3 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.986 KB) | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v3i1.262

Abstract

Daun benalu Dendrophthoe petandra L. pada kayu Jawa mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid dan saponin yang berperan sebagai antidiabetes. Flavonoid jenis quercetin memiliki kemampuan antidiabetes yang bekerja dalam proses regenerasi dari sel beta pankreas yang meningkatkan produksi insulin. Saponin dapat menurunkan kadar gula darah dengan menghambat kerja enzim ?-glukosidase yang berperan dalam mengubah karbohidrat menjadi glukosa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan metode RAL (Rancangan Acak Lengkap) yang terdiri dari lima perlakuan, masing-masing perlakuan terdiri dari tiga ekor hewan uji sebagai ulangan. Perlakuan A kontrol negatif, Perlakuan B ekstrak dan benalu pada kayu Jawa dosis 75 mg/kgBB, Perlakuan C ekstrak dan benalu pada kayu Jawa dosis 150 mg/kgBB, Perlakuan D ekstrak dan benalu pada kayu Jawa dosis 300 mg/kgBB, perlakuan E kontrol positif metformin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun benalu pada kayu Jawa dapat menurunkan kadar gula darah pada hewan percobaan. Dosis ekstrak 75 mg/kgBB dengan nilai rata-rata penurunan 15,33%, 150 mg/kgBB dengan nilai 17,66% dan 300 mg/kgBB dengan nilai 23%. Kesimpulannya adalah ekstrak daun benalu pada kayu Jawa memiliki efektivitas antidiabetes.
Evaluasi Tingkat Pengetahuan Pasien Pada Penggunaan Obat Antibiotik Di Apotek UNO 1 Kota Manado Swingly Diego Songgigilan; Jeane Mongie; Randy Tampa’i; Sonny D. Untu
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 3 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.118 KB) | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v3i1.263

Abstract

Antibiotik merupakan obat yang sangat diperlukan untuk mengatasi infeksi bakteri. Antibiotik termasuk golongan obat keras yang didapatkan dengan resep dokter dan diperoleh di apotek. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan pasien pada penggunaan obat antibiotik di Apotek UNO 1 Kota Manado. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan rancangan deskriptif. Sampel diperoleh menggunakan sampling Insidental. Data penelitian diperoleh dari kuesioner yang diisi oleh 65 responden yang adalah pasien yang datang di apotek yang memenuhi kriteria. Hasil penelitian menunjukkan, dari 65 responden diperoleh (43,2%) pengetahuan, (31,9%) cara menggunakan, (25,8%) efek samping dan (33,4%) indikasi. Tingkat pengetahuan pasien tentang penggunaan obat antibiotik di apotek UNO 1 di Kota Manado termasuk dalam kategori kurang dari 34,9 (65 orang)

Page 6 of 18 | Total Record : 177