cover
Contact Name
Halwan Alfisa Saifullah
Contact Email
halwan@ft.uns.ac.id
Phone
+6282133085744
Journal Mail Official
halwan@ft.uns.ac.id
Editorial Address
Matriks Teknik Sipil Gedung IV lt. 1 Jurusan Teknik Sipil Jl. Ir. Sutami 36A Surakarta Jawa Tengah - Indonesia 57126
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Matriks Teknik Sipil
ISSN : 23548630     EISSN : 27234223     DOI : -
Matrik Teknik Sipil adalah open access journal yang mempublikasikan penelitian di bidang struktur, hidrologi, transportasi, geoteknik dan management proyek. Matriks Teknik Sipil diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret. Jurnal ini menyediakan open access yang pada prinsipnya membuat riset tersedia secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan global terbesar.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 3 (2020): September" : 8 Documents clear
Kajian Kuat Geser Langsung Beton Memadat Sendiri dengan Kadar Fly Ash 50% dan 60% Favian Gustav Mulya; Agus Setiya Budi; Senot Sangadji
Matriks Teknik Sipil Vol 8, No 3 (2020): September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.342 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v8i3.46728

Abstract

AbstrakBeton adalah bahan konstruksi yang banyak dipakai dalam pembangunan infrastruktur. Akan tetapi, proses produksi semen menimbulkan adanya CO2 yang cukup besar yaitu pada satu ton semen menghasilkan 0,55 ton CO2 serta membutuhkan bahan bakar karbon yang dapat mengeluarkan emisi CO2 setara 0,45 ton serta menyebabkan Global Warming (Davidovits, 1994). Fly Ash merupakan material substitusi semen yang saat ini sering dilakukan penelitian serta digunakan. Fly ash merupakan limbah industri berasal dari pembakaran batubara, dengan ukuran diameter 1-150 µm (Siddique, 2004). Fly Ash memiliki kandungan SiO2 yang relatif tinggi, sehingga bisa digunakan sebagai material pozzolan substitusi semen yang bersifat mengikat dalam pembuatan beton. Fly Ash dengan kandungan >50% disertai dengan tambahan material superplastictizer akan dapat menjadikan struktur beton yang bersifat daktail dapat menggalir serta memadat mandiri, campuran ini disebut sebagai High Volume Fly Ash - Self Compacting Concrete (HVFA – SCC). Dalam penelitian ini akan dibahas besar kuat geser langsung beton HVFA – SCC pada kandungan fly ash 50% dan 60% kemudian hasil tersebut akan dikomparasikan dengan balok beton normal. Digunakan balok dobel L bertulang dengan penampang 10x 20x36 cm terdiri atas 5 balok beton normal dan 5 balok HVFA-SCC dengan kandungan fly ash 50% serta 5 balok HVFA-SCC dengan kandungan fly ash 60%. Pada uji kuat geser langsung digunakkan alat yaitu LVDT, dari pengujian ini akan diperoleh grafik hubungan Load-Displacement dengan tegangan geser maksimum beton HVFA-SCC 50%, 60% serta balok beton normal. Berdasarkan hasil penelitian benda uji dobel L HVFA-SCC memiliki kuat geser maksimum lebih besar daripada beton normal.Kata Kunci : fly ash, HVFA-SCC, kuat geser
Kajian Kuat Tarik Belah pada Beton Ringan Memadat Mandiri Menggunakan Agregat Kasar Pecahan Genteng dengan Variasi Kadar Viscocrete Mediyanto, Antonius; Wibowo, Wibowo; Arif Fathoni, Ahmad Rijal
Matriks Teknik Sipil Vol 8, No 3 (2020): September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.813 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v8i3.45539

Abstract

ABSTRAKDewasa ini, dunia konstruksi khusunya beton mengalami banyak perkembangan, salah satu beton yang dikembangkan adalah beton ringan memadat mandiri (Light-weight Self Compacting Concrete). Beton ini merupakan beton yang terbuat dari agregast ringan yang mampu memadat mandiri tanpa bantuan alat penggetar (vibrator). Agregat ringan alami yaitu agregat yang diperoleh dari bahan-bahan alami seperti batu apung, skoria, atau tufa dan agregat buatan adalah agregat yang dibuat melalui proses pemanasan bahan-bahan, seperti tanah liat, abu terang, abu sabak, dan batu lempung. Untuk meningkatkan workability pada beton ringan ini maka digunakan penambahan admixture viscocrete sehingga diharapkan beton segar mudah mengalir dan melakukan pemadatan mandiri. Dalam penelitian ini mengamati kuat tarik belah akibat penambahan kadar viscocrete. Kadar viscocrete yang digunakan ialah 1,5% ; 1,75% ; 2% ; dan 2,25%. Benda uji yang digunakan untuk pengujian kuat tarik belah adalah silinder berukuran diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Kata Kunci: agregat ringan, beton ringan memadat mandiri, kuat tarik belah, viscocrete, workabilitas
Uji Lentur Balok Beton Bertulang Memadat Sendiri High Volume Fly Ash 60% Agus Setiya Budi; Halwan Alfisa Saifullah; Lutfi Dwi Rahardian
Matriks Teknik Sipil Vol 8, No 3 (2020): September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1106.764 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v8i3.45420

Abstract

High Volume Fly Ash – Self Compacting Concrete (HVFA-SCC) merupakan solusi untuk mengurangi penggunaan semen, dan tuntutan beton yang dapat mengalir tanpa menggunakan alat pemadatan. Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis lentur pada balok beton bertulang High Volume Fly Ash – Self Compacting Concrete (HVFA-SCC) dengan 60% fly ash yang akan dibandingkan dengan balok beton bertulang beton normal yang diuji pada umur 28 hari. Benda uji yang digunakan adalah balok beton bertulang dengan luas penampang 10 cm x 18,5 cm dengan panjang 155 cm. Pengujian kapasitas lentur menggunakan loading frame dengan 2 titik pembebanan dengan jarak antar beban sebesar 45 cm. Dari pengujian ini didapatkan grafik hubungan beban-lendutan serta perhitungan kapasitas lentur balok beton HVFA-SCC 60%. Berdasarkan hasil penelitian ini kapasitas lentur pada pengujian balok beton bertulang HVFA-SCC 60% memiliki nilai yang lebih besar dibandingkan dengan kapasitas lentur hasil pengujian beton normal.
Uji Tarik Beton Memadat Sendiri High Volume Fly Ash 60% Senot Sangadji; Agus Setiya Budi; Kevin Ferdinand Pratama
Matriks Teknik Sipil Vol 8, No 3 (2020): September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1237.227 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v8i3.45550

Abstract

Self-Compacting Concrete (SCC) merupakan salah satu inovasi konstruksi yang ada pada saat ini untuk mengatasi permasalahan pengecoran dan pemadatan. SCC mampu mengalir melalui tulangan yang kompleks dan memenuhi ruangan atau cetakan tanpa bantuan alat penggetar mekanik. Konsep SCC ini dipadukan dengan konsep High Volume Fly Ash, yaitu penggunaan fly ash dalam jumlah lebih besar dari 50 %. Fly ash merupakan partikel halus yang terbuat dari sisa-sisa pembakaran batu bara, yang dimanfaatkan untuk mengganti penggunaan semen pada pembuatan beton. Pada penelitian ini akan menganalisis kuat tarik langsung beton pada penggunaan fly ash dengan kadar 60% berdimensi 10 x 10 x 25 cm dengan coakan berbentuk segitiga di tengah bentang dengan dimensi alas 2 cm dan tinggi 1,5 cm. Hasil dari penelitian ini, disimpulkan bahwa beton HVFA – SCC kadar fly ash 60% memiliki nilai kuat tarik sebesar 2,429 MPa. Kata kunci: High Volume Fly Ash – Self Compacting Concrete (HVFA -SCC), Kuat Tarik Langsung, Self-Compacting Concrete, Fly Ash
Kajian Kelayakan Investasi Pada Ruko Mirai Trade Center Di Kabupaten Boyolali Gigih Widiyanto; Sugiyarto Sugiyarto; Sunarmasto Sunarmasto
Matriks Teknik Sipil Vol 8, No 3 (2020): September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1989.167 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v8i3.47117

Abstract

Bisnis investasi sudah mulai menyebar di beberapa kota di Indonesia, yang paling marak adalah bisnis investasi properti. Bisnis propert semakin hari semakin dillirik kalangan masyarakat. Yang disebabkan karena bisnis tersebut selalu meningkat tiap tahunnya. Investasi pembangunan ruko yang terintegrasi merupakan salah satu pilihan yang bijak sebagai salah satu solusi akan kebutuhan masyarakat di era modern ini. Pembangunan ruko dalam prosesnya harus dapat memenuhi sebuah studi kelayakan investasi baik secara finansial maupun dapat sesuai peraturan yang berlaku. Tujuan yang dilakukan pada penelitian ini yaitu mengkaji analisis kelayakan investasi  pada proyek pembangunan ruko Mirai Trade Center ditinjau dari aspek finansial yang terdriri dari Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Benefit Cost Ratio (BCR) yang selanjutnya dilakukan pengujian pada tingkat sensitivitasnya yang diharapkan dapat diketahui bagaimana dampak parameter investasi yang sebelumnya sudah ditetapkan boleh berubah dikarenakan adanya factor situasi dan kondisi tertentu selama umur investasi.
Kapasitas Geser - Lentur Balok Beton Bertulang High Volume Fly Ash Self Compacting Concrete (HVFA-SCC) dengan Kadar Fly Ash 60% dan Balok Beton Normal Sheilla Shelina; Agus Setiya Budi; Endah Safitri
Matriks Teknik Sipil Vol 8, No 3 (2020): September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1175.531 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v8i3.45603

Abstract

mengkaji kapasitas geser dari balok HVFA-SCC dan Balok beton normal
UJi Balok Beton Bertulang Memadat Sendiri High Volume Fly Ash 50% tanpa Sengkang Kristiawan, Stefanus Adi; Budi, Agus Setiya; Sri Kartika, Agelia Gita
Matriks Teknik Sipil Vol 8, No 3 (2020): September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v8i3.45551

Abstract

ABSTRAKDalam pengembangan industri beton memadat sendiri (Self Compacting Concrete), pemanfaatan fly ash dalam skala besar pada campuran material pembentuk beton sebagai bahan pengganti semen memiliki beberapa dampak yang menguntungkan. Fly ash memiliki butiran yang lebih halus dibandingkan dengan semen sehingga dapat mengisi rongga-rongga di antara butiran campuran beton. Selain itu, Fly ash memiliki kandungan Oksida Silika (SiO2) yang dapat bereaksi dengan kandungan Kalsium Hidroksida Ca(OH)2 dari produksi hidrasi reaksi semen dengan air, dan menghasilkan senyawa C-S-H yang dapat membangun kekuatan beton. Hal ini mendorong penelitian mengenai pengaruh substitusi parsial semen dengan fly ash terhadap kapasitas geser balok beton bertulang. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode eksperimental menggunakan 3 balok beton bertulang High Volume Fly Ash – Self Compacting Concrete dengan kadar substitusi fly ash terhadap semen sebesar 50% dan 3 balok beton bertulang normal yang masing-masing memiliki dimensi penampang sebesar 18,5 cm x 15 cm, dan memiliki panjang 130 cm. Pengujian kapasitas geser dilaksanakan dengan memberi beban terhadap benda uji hingga mencapai keruntuhan geser. Hasil pengujian tersebut kemudian diteliti kembali untuk dianalisis mengenai pengaruh beban terhadap lendutan. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan bahawa balok beton bertulang High Volume Fly Ash – Self Compacting Concrete memiliki lendutan yang lebih besar pada setiap kenaikan pembebanan.Kata Kunci : fly ash, hvfa-scc, kapasitas geser.
Kajian Kuat Tekan Uniaksial Beton Memadat Sendiri dengan Kadar Fly Ash 50% Agus Setiya Budi; Senot Sangadji; Ridlo Dwi Kurniawan
Matriks Teknik Sipil Vol 8, No 3 (2020): September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v8i3.45468

Abstract

AbstrakMeningkatnya permintaan terhadap semen sebagai salah satu material pokok dalam pembuatan beton. Sedangkan gas karbondioksida yang dihasilkan dari proses produksi semen cukup tinggi dan memberikan dampak buruk terhadap lingkungan. Oleh karena itu, dibutuhkan inovasi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Dalam beberapa penelitian terakhir, terdapat inovasi baru yaitu dengan menggabungkan beton yang berjenis scc dengan fly ash berkadar tinggi. Inovasi tersebut dikenal dengan High Volume Fly Ash -Self Compacting Concrete (HVFA-SCC). Fly ash menggandung senyawa pozzolan silika dan alumina yang cukup tinggi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai pengganti semen. Untuk memperoleh hasil kepadatan yang maksimum, maka dibutuhkan hasil beton segar yang mempunyai daya alir tinggi dan dapat memadat sendiri. Penggunaan fly ash dan agregat yang kecil akan menciptakan daya alir beton yang tinggi, karena gesekan yang terjadi antar partikel material semakin kecil. Hal tersebut dapat mengurangi kadar air pada formula beton dan dapat menghasikan beton dengan kuat tekan tinggi. Pada penelitian ini, kadar fly ash yang digunakan adalah 50% dari total volume semen pada beton. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh yang dihasilkan dari penggunaan fly ash kadar 50% sebagai pengganti semen pada beton SCC. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu secara ekperimental, dimana pembuatan rancang campur beton menggunakan fly ash sebagai pengganti 50% dari volume semen. Benda uji yang digunakan berbentuk silinder dengan ukuran 30cm x 15cm. Pengujian terhadap beton Produksi segar dilakukan dengan 3 metode pengujian, yaitu pengujian flow table, pengujian l-box, dan pengujian v-funnel. Pengujian terhadap beton keras dilakukan dengan memberikan tekanan pada benda uji menggunakan alat uji kuat tekan beton pada umur 28 hari. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan fly ash sebagai pengganti sebagian semen menghasilkan beberapa pengaruh terhadap karakteristik beton. Penelitian ini mengindikasikan bahwa HVFA-SCC kadar 50% menghasilkan beton segar yang memiliki tingkat kelecakan yang baik dan dapat diaplikasikan pada pembuatan rancang campur beton. Nilai dari hasil kuat tekan setiap benda uji sebagai berikut, HVFA.50.A = 44,1390 MPa ; HVFA.50.B = 32,8200 MPa.Kata Kunci : Fly Ash, High Volume Fly Ash, Self Compacting Concrete, Kuat Tekan.

Page 1 of 1 | Total Record : 8