cover
Contact Name
Ali Imaduddin Futuwwah
Contact Email
aliimadudin@fe.um-surabaya.ac.id
Phone
+6281217726540
Journal Mail Official
improvement@fe.um-surabaya.ac.id
Editorial Address
Kejawan Putih Tambak BMA 36 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Improvement: Jurnal Manajemen dan Bisnis
ISSN : 28078470     EISSN : 28075846     DOI : http://dx.doi.org/10.30651/imp.v1i2
Core Subject : Economy,
Improvement adalah terbitan berkala di bidang Manajemen dari Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surabaya berisi tulisan dan artikel ilmiah yang dibuat sebagai wujud realisasi tridharma perguruan tinggi. Tujuan dari publikasi ini adalah untuk berkontribusi secara aktif dalam meningkatkan kualitas dan aksesibilitas informasi ilmiah yang berkaitan dengan informasi ilmu manajemen di era global Jurnal ini diterbitkan setiap 6 bulan, pada akhir bulan Maret dan September setiap tahunnya dan terdiri dari sepuluh artikel dalam bentuk hasil penelitian, laporan kasus, review literatur. Setiap isi artikel berisi informasi terbaru dengan prioritas pada nilai kebaruan, orisinalitas, dan kegunaan. Ruang lingkup jurnal ini diataranya manajemen pemasaran, manajemen keuangan, manajemen sumber daya manusia, Manajemen statejik dan manajemen operasi.
Articles 143 Documents
Peran Fake Order Dalam Meningkatkan Kepercayaan Pelanggan Pada Toko Baru di Aplikasi Shopee Mushoddaq, M. Nabiel; Arifathalla, Bintang; Yudha Pratama, Versiandika
Improvement: Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 6 No 1 (2026): Vol 6 No 1 Maret 2026
Publisher : UMSurabaya Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/imp.v6i1.29875

Abstract

This study analyzes the role of Fake oders in building initial customer trust in new Shopee stores using a qualitative phenomenological approach and the Theory of Planned Behavior (TPB). Data were collected through interviews with two new sellers and two active buyers. The findings show that sellers engage in Fake oders to improve store ratings, sales, and visibility through social proof. According to TPB, the intention to use Fake oders is driven by positive attitudes toward short-term benefits, subjective norms among other sellers, and perceived behavioral control despite potential risks. Buyers rely heavily on ratings, visual reviews, and transaction numbers, yet remain critical of suspicious review patterns. The study concludes that Fake oders can support early trust-building but raise ethical concerns and pose long-term risks for marketplace integrity. Keywords: Fake oder, customer trust, TPB, social proof, Shopee   Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Fake oder dalam membangun kepercayaan awal pada toko baru di Shopee dengan menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis dan kerangka Theory of Planned Behavior (TPB). Data diperoleh melalui wawancara dengan dua penjual baru dan dua pembeli aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fake oder dilakukan penjual karena dianggap mampu meningkatkan rating, penjualan, dan visibilitas toko melalui efek social proof. Berdasarkan TPB, niat melakukan Fake oder dipengaruhi oleh sikap positif terhadap manfaat jangka pendek, norma subjektif dari sesama penjual, serta persepsi kontrol perilaku terkait kemudahan melakukannya meskipun ada risiko penalti. Dari sisi pembeli, rating, ulasan visual, dan jumlah transaksi tetap menjadi indikator utama kepercayaan, namun pembeli juga kritis terhadap pola ulasan tidak wajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Fake oder efektif untuk menarik perhatian awal, tetapi menimbulkan dilema etis dan risiko jangka panjang bagi reputasi dan integritas marketplace. Kata Kunci: Order fiktif, kepercayaan pelanggan, TPB, social proof, Shopee
Pengaruh Strategi Pemasaran dan Kualitas Layanan terhadap Kepuasan Nasabah pada Bank Syariah Indonesia As Syakur, Dzaky Alif; Divianto; Junianto, Mahmud
Improvement: Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 6 No 1 (2026): Vol 6 No 1 Maret 2026
Publisher : UMSurabaya Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/imp.v6i1.30747

Abstract

This research have purpose to analyze the influence marketing strategy and service quality on customer satisfaction with the Mitraguna Berkah product at Bank Syariah Indonesia, KCP Simpang Patal, Palembang. Quantitative associative is using as method for this research, data were obtained from 86 respondents through a questionnaire, and the results were processed using multiple linear regression analysis with SPSS version 26. The findings reveal that the 7P marketing mix strategy and service quality together have a significant impact on customer satisfaction, shown by a significance value of 0.000 and a determination coefficient (R²) of 0.609. In partial testing, the 7P marketing mix strategy contributed 37.8%, while service quality contributed 33.7%. This study highlights that effective implementation of marketing strategies and continuous improvement in service quality are essential to increasing customer satisfaction in the Islamic banking industry.  Keyword : 7P Marketing Approach, Service Excellence, Client Satisfaction, Bank Syariah Indonesia. Tujuan dari kajian ini adalah untuk menelaah pengaruh strategi pemasaran dan kualitas layanan mempengaruhi tingkat kepuasan nasabah produk Mitraguna Berkah di Bank Syariah Indonesia KCP Simpang Patal, Palembang. Menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif, data dikumpulkan dari sebanyak 86 orang mengisi survei melalui kuesioner, dan Data yang terkumpul diolah dengan menggunakan metode regresi linier berganda dan SPSS versi 26 sebagai alat perhitungan. Hasil analisis mengindikasikan bahwa strategi pemasaran 7P dan kualitas layanan secara simultan, keduanya memberikan dampak yang berarti kepada kepuasan nasabah, yang tercermin dari nilai signifikansi sejumlah 0,000 dan koefisien determinasi (R²) sejumlah 0,609. Secara parsial, strategi pemasaran 7P berkontribusi sejumlah 37,8% dan kualitas layanan sejumlah 33,7%. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan strategi pemasaran yang efektif serta peningkatan kualitas layanan menjadi kunci dalam membangun kepuasan nasabah di sektor perbankan syariah. Kata Kunci: Strategi Pemasaran 7P, Kualitas Layanan, Kepuasan Nasabah, Bank Syariah Indonesia.
Effects of Work Factors on Employee Performance at TKBM Usaha Karya Cooperative in Surabaya Aditama, Kokoh; Hafidulloh; Kurniawan, Gogi; Rohmati, Dani
Improvement: Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 6 No 1 (2026): Vol 6 No 1 Maret 2026
Publisher : UMSurabaya Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/imp.v6i1.30983

Abstract

This study examines the extent to which job status security, organizational communication, work environment, training, and regulatory frameworks influence employee performance at Koperasi TKBM Usaha Karya. Employing a quantitative explanatory design, the research involved all 30 active employees through a saturated sampling technique. Primary data were obtained using a five-point Likert-scale questionnaire and subsequently analyzed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The assessment of the measurement model confirmed that all constructs satisfied the required standards of validity and reliability. Despite several variables demonstrating positive directional relationships, hypothesis testing revealed that job status security, organizational communication, work environment, training, and regulatory factors did not exert a statistically significant effect on employee performance. The coefficient of determination (R² = 0.345) indicates that the proposed model explains 34.5% of the variance in performance outcomes. These findings suggest that, within experience-driven and team-oriented operational settings, structural and formal organizational factors may not constitute the primary determinants of performance. The study highlights the necessity of adopting a contextualized perspective in human resource research and offers managerial insights for developing field-based human resource management strategies. Keywords: Job Status Security, Organizational Communication, Work Environment, Training, Regulation, Employee Performanc