cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnalcomserva@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalcomserva@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sendang Residence No. RG-04, Sendang, Kec. Sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45611
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Published by Publikasi Indonesia
ISSN : 27985652     EISSN : 27985210     DOI : 10.36418/comserva
The mission of COMSERVA : Indonesian Jurnal of Community Services and Devleopment as the result of community services activities. The activities are including the implementation of science development and applied technology to empower society and realize sustainable development. The journal highlights the existing issues that happened in various fields to empower the community. The issues including, but not limited to, increasing the community capacity, applying appropriate technology, applying research result in the community, improving the people knowledge, and also the innovation in the purpose to empower people.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,442 Documents
Gambaran Pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada Pelayanan Orang Terduga Tuberculosis (TBC) di Puskesmas Manutapen Kota Kupang Paulinus Beda Huar; Serlie K.A. Littik; Masrida Sinaga; Fransiskus G. Mado
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v6i3.3587

Abstract

Tuberkulosis (TBC) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih menjadi penyebab utama kesakitan dan kematian di Indonesia. Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, pemerintah menetapkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan yang salah satunya mencakup pelayanan kesehatan bagi orang terduga Tuberkulosis. Namun, capaian SPM pelayanan TBC di Puskesmas Manutapen Kota Kupang masih berada di bawah target nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada pelayanan orang terduga Tuberkulosis di Puskesmas Manutapen Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan rancangan deskriptif dan pendekatan sistem. Informan penelitian dipilih secara purposive yang terdiri dari Kepala Puskesmas, PJ Klaster, Koordinator Program TB, dan orang terduga Tuberkulosis. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan triangulasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan SPM pelayanan orang terduga Tuberkulosis di Puskesmas Manutapen pada tahun 2023 sebesar 34,5% sehingga belum mencapai target nasional sebesar 100%. Namun, pada tahun 2024 dan 2025 capaian pelayanan telah mencapai 100%, yang menunjukkan adanya peningkatan kinerja program dan keberhasilan upaya perbaikan dalam pelaksanaan pelayanan Tuberkulosis di Puskesmas Manutapen Kota Kupang. Namun, masih ditemukan hambatan berupa rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan secara rutin, keterbatasan sumber daya tertentu, serta belum optimalnya pelaksanaan pelatihan dan sosialisasi. Kesimpulan penelitian ini adalah pelaksanaan SPM pelayanan orang terduga Tuberkulosis di Puskesmas Manutapen Kota Kupang telah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, namun masih memerlukan peningkatan pada aspek sumber daya, edukasi masyarakat, dan penguatan pelaksanaan program untuk mencapai target pelayanan sesuai standar.
Quantitative Analysis of Coffee Shop Operational Waste Using Python Adyaraka Banyu Langit; Rai Ikhsan Wiratama
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v6i3.3590

Abstract

This research analyzed 13 months of daily operational waste data from a coffee shop in Jakarta, Indonesia, covering the period from January 2024 to January 2025. The data were collected from bar and kitchen operations across five waste categories: bar non-organic waste, bar organic waste, bar coffee grounds (ampas kopi), kitchen non-organic waste, and kitchen organic waste. This research employed a quantitative descriptive approach using secondary data from daily waste records to identify and summarize waste generation patterns without manipulation or intervention. After the data were loaded and organized using Microsoft Excel, descriptive statistics were calculated to identify patterns in daily waste generation. The results showed that the mean total daily waste was 14.46 kg, with a median value of 11.90 kg. A substantial reduction in waste generation was observed between the first three months (January to March 2024), which averaged 24.0 kg/day, and the remaining period, which averaged 12.0 kg/day, indicating improved operational efficiency over time. Organic waste accounted for 41.2% of total waste, while non-organic waste accounted for 58.8%. The two kitchen waste categories demonstrated a strong correlation (r = 0.659), indicating that they tended to increase and decrease simultaneously. No significant differences in waste generation were identified across days of the week (p = 0.903). This research demonstrates that basic data analysis using Python can transform simple daily operational records into valuable insights for business planning and waste management improvement.
Visual Novel Sebagai Media Simulasi Pengambilan Keputusan Remaja dalam Konteks Pertemanan Gwenna Nordica Setyawan; Dieni Amalia Zamzamy
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v6i3.3591

Abstract

Hubungan pertemanan memiliki peran yang signifikan dalam masa remaja, seperti memberikan dukungan emosional, membangun karakter, serta membangun sistem dukungan sosial. Akan tetapi, hubungan pertemanan remaja tidak bersifat sederhana karena dipengaruhi oleh berbagai faktor, yaitu perbedaan jenis kelamin serta dinamika antara id, ego, dan superego. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk  merancang visual novel sebagai media simulasi pengambilan keputusan  dalam konteks pertemanan remaja dengan pendekatan teori psikoanalisis Sigmund Freud yang melibatkan id, ego, dan superego. Dengan menggunakan metode research and development (R&D) mulai dari tahap penentuan potensi dan masalah hingga revisi desain, penelitian ini berhasil menghasilkan visual novel dengan dua karakter utama serta alur cerita yang bercabang berdasarkan keputusan yang diambil oleh pemain. Hasil perancangan juga menunjukkan bahwa pilihan yang ada dalam visual novel dapat merepresentasikan kecenderungan id (impuls), ego (keseimbangan), dan superego (moral). Setelah itu, hasil kecenderungan kepribadian akan diukur dan saran pengembangan akan diberikan kepada pemain dalam bentuk refleksi diri. Meskipun keterbatasan waktu menyebabkan hanya rute Nara yang dapat dikembangkan hingga tiga scene, penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengembangan visual novel sebagai media simulasi pada masa mendatang.
Pengembangan Formulasi Permen Jelly Kunyit Sebagai Antasida Alami untuk Menurunkan Kadar Asam Lambung Faditza Kayyasa Aridan; Ranti Nurtikasari
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v6i3.3592

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan permen kunyah kunyit sebagai antasida alami untuk mengurangi kadar asam lambung sekaligus meningkatkan penerimaan konsumen di kalangan siswa SMA. Tantangan utama dalam produk berbasis kunyit adalah aroma dan rasa yang kuat dan khas, yang seringkali mengurangi preferensi, terutama di kalangan remaja. Oleh karena itu, penelitian ini membandingkan dua metode ekstraksi kunyit: ekstrak kunyit panggang (Kode A) dan ekstrak kunyit tanpa pemanggangan sebagai kontrol (Kode B). Kedua formula disiapkan dengan komposisi yang sama: 300 mL air, 18 g gelatin, 42 g gula, 30 g ekstrak kunyit, dan 2,5 mL perisa vanili. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental yang dikombinasikan dengan survei sensorik hedonik yang melibatkan 15 siswa kelas 12 berusia 17-18 tahun. Evaluasi sensorik difokuskan pada aroma, rasa, dan penerimaan keseluruhan dari kedua sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kode A secara konsisten lebih disukai oleh sebagian besar responden karena memiliki aroma kunyit yang lebih ringan, rasa yang lebih lembut, dan kesan keseluruhan yang lebih menyenangkan dibandingkan dengan Kode B. Kesimpulannya, ekstrak kunyit panggang menghasilkan formulasi permen kunyah kunyit yang lebih dapat diterima, lebih enak, dan lebih cocok untuk dikonsumsi sehari-hari oleh siswa. Formulasi ini berpotensi sebagai produk herbal fungsional untuk mendukung penanganan alami keluhan asam lambung.
Perspektif Economic Analysis of Law terhadap Ketidakpatuhan K3 Perusahaan (Analisis Berbasis Rasionalitas, Efisiensi, Nilai, dan Utilitas) Gilang Fajar Sudaryanto
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v6i3.3595

Abstract

Sektor industri manufaktur berperan penting dalam perekonomian nasional dengan kontribusi 19,07% terhadap PDB pada tahun 2025, namun di sisi lain menjadi penyumbang angka kecelakaan kerja tertinggi akibat rendahnya kepatuhan terhadap regulasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)—terbukti hanya 1.965 perusahaan yang menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dari 35.134 perusahaan manufaktur skala menengah dan besar. Rendahnya tingkat kepatuhan ini didorong oleh pertimbangan ekonomi, di mana pelaku usaha cenderung melihat implementasi K3 sebagai beban biaya operasional yang mengurangi profitabilitas, bukan sebagai investasi jangka panjang. Penelitian yuridis normatif ini bertujuan untuk menganalisis latar belakang ekonomis di balik ketidakpatuhan perusahaan sekaligus menguji efisiensi regulasi hukum K3 melalui pendekatan Economic Analysis of Law dari Richard A. Posner, dengan menitikberatkan analisis pada empat indikator utama pengambilan keputusan: rasionalitas (rationality), nilai (value), efisiensi (efficiency), dan utilitas (utility). Hasil analisis menunjukkan bahwa ketidakpatuhan terjadi karena biaya kepatuhan dipersepsikan sebagai fixed cost, sementara risiko kecelakaan dan sanksi dianggap uncertainty risk yang probabilistik, sehingga mendorong insentif short-term cost minimization. Kebijakan K3 yang berlaku belum mencapai Pareto efficiency karena perlindungan tenaga kerja dikorbankan demi efisiensi biaya internal, diperparah oleh lemahnya penegakan hukum. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pengawasan, sanksi tegas, dan insentif ekonomi bagi perusahaan patuh guna menyeimbangkan efisiensi ekonomi dan perlindungan tenaga kerja.
Taqdim dan Ta’khir dalam Ilmu Balagah Mengenai Tafsir Ayat Pencurian dan Perzinaan di Surah Al-Ma’idah: 38 dan An-Nur: 2 Yusup Supriadi; Solahudin Solahudin
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v6i2.3600

Abstract

Taqd?m (pendahuluan) dan ta'kh?r (pengakhiran) merupakan salah satu fenomena linguistik-retoris Al-Qur'an, yaitu menempatkan suatu kata pada posisi yang secara gramatikal tidak lazim sehingga memunculkan faedah makna tertentu. Meskipun kaidah ini telah lama dibahas dalam 'Ul?m al-Qur'?n, kajian yang secara khusus mengomparasikan penerapannya pada dua ayat hukum berstruktur paralel namun berurutan terbalik yaitu Q.S. Al-M?'idah [5]: 38 tentang pencuri dan Q.S. An-N?r [24]: 2 tentang pezina masih sangat terbatas; inilah persoalan akademik yang dijawab dalam artikel ini. Penelitian ini bertujuan mengungkap pandangan para mufasir sekaligus hikmah di balik perbedaan urutan penyebutan pelaku pada kedua ayat tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif kepustakaan (library research) dengan pendekatan tafsir muq?rin, bal?g?, dan maq??id?; sumber tafsir utama meliputi al-Qur?ub?, al-R?z?, dan Ibn '?sy?r, ditopang literatur 'Ul?m al-Qur'?n dan bal?gah. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendahuluan laki-laki (al-s?riq) pada ayat pencurian berkaitan dengan realitas sosial ketika laki-laki lebih dominan secara fisik dan ekonomi dalam tindak pidana pencurian, sedangkan pendahuluan perempuan (al-z?niyah) pada ayat perzinaan menegaskan posisi perempuan sebagai titik sentral pencegahan sekaligus pihak yang menanggung risiko biologis dan sosial terberat. Sebagai kontribusi, temuan ini menegaskan bahwa taqd?m dan ta'kh?r Al-Qur'an bukan sekadar gaya bahasa, melainkan sarat nilai pendidikan hukum, keadilan gender yang proporsional, dan pencegahan kriminalitas yang bersifat preventif-struktural, sekaligus memperkaya kajian tafsir bal?g? atas ayat-ayat hukum.
Konsep Teologi Tauhid dalam Al-Qur’an: Analisis Tafsir Maudhu‘i terhadap Ayat-Ayat Sifat Allah Yusup Supriadi; Aceng Zakaria; Arifin Arifin
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v6i1.3602

Abstract

Teologi tauhid merupakan fondasi utama ajaran Islam dan kerangka sentral dalam memahami Al-Qur’an. Namun, ayat-ayat Al-Qur’an yang berbicara tentang sifat-sifat Allah sering kali melahirkan perbedaan penafsiran di kalangan mufassir, khususnya antara pendekatan itsbat dan ta’wil. Perbedaan tersebut tidak hanya bersifat linguistik, tetapi juga berakar pada perbedaan metodologi dan epistemologi tafsir dalam memosisikan tauhid sebagai prinsip penafsiran. Artikel ini bertujuan menganalisis konsep teologi tauhid dalam Al-Qur’an dengan menggunakan metode tafsir maudhu‘i, melalui kajian terhadap ayat-ayat sifat Allah. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif, yang mengkaji penafsiran mufassir klasik dan kontemporer dari berbagai kecenderungan metodologis. Hasil kajian menunjukkan bahwa perbedaan penafsiran ayat-ayat sifat terutama disebabkan oleh perbedaan kerangka epistemologis dalam menempatkan relasi antara nash dan akal. Pendekatan tafsir yang berlandaskan tauhid Qur’ani dan menjadikan wahyu sebagai otoritas utama terbukti lebih konsisten secara metodologis dalam menjaga keseimbangan antara itsbat dan tanzih, sekaligus mempertahankan fungsi Al-Qur’an sebagai sumber utama pengenalan terhadap Allah.
Internalisasi Nilai-Nilai Akhlak Islam pada Mahasiswa Melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Melindha Cah Yani Putri Dwi Yanto; Clarissa Azalia Maharani; Akrom Rabki Nursantoso; Fazriel Muhammad Meidian Fadillah; Adlyn Safrina Nisa Awwaliyah; A. Saeful Bahri
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 9 (2026): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i9.3518

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) di perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membentuk kepribadian dan karakter mahasiswa, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai akhlak Islam. Akhlak merupakan inti ajaran Islam yang berfungsi sebagai pedoman perilaku manusia dalam kehidupan individu maupun sosial. Tantangan globalisasi, perkembangan teknologi digital, serta perubahan gaya hidup mahasiswa menuntut penguatan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep akhlak dalam Islam, teori internalisasi nilai, serta peran Pendidikan Agama Islam dalam menginternalisasikan nilai-nilai akhlak Islam pada mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah Al-Qur’an, Hadis, buku Pendidikan Agama Islam, dan jurnal ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa internalisasi nilai akhlak Islam dapat dilakukan secara efektif melalui pembelajaran PAI yang integratif, kontekstual, dan berorientasi pada pembentukan karakter. Dengan demikian, Pendidikan Agama Islam berperan penting dalam membentuk mahasiswa yang berakhlak mulia, bertanggung jawab, dan beretika dalam kehidupan akademik maupun sosial.
Kekuatan Hukum Perjanjian Pisah Harta Tanpa Penda Sevira Elda Siedarta; B. Amanda Kaulika
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 11 (2026): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i11.3546

Abstract

Perkembangan praktik hukum perkawinan di Indonesia menunjukkan adanya dinamika dalam penggunaan perjanjian pisah harta, khususnya terkait dengan perjanjian yang tidak didaftarkan ke pengadilan, yang menimbulkan perbedaan pemahaman mengenai kekuatan hukumnya serta implikasinya terhadap pihak ketiga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan dan kekuatan hukum perjanjian pisah harta yang tidak didaftarkan ke pengadilan dalam sistem hukum perkawinan di Indonesia, serta mengkaji tanggung jawab notaris dalam menjamin kepastian hukum terhadap perjanjian tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian pisah harta yang tidak didaftarkan tetap sah dan mengikat secara internal antara para pihak sepanjang memenuhi syarat sah perjanjian menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Namun, perjanjian tersebut tidak memiliki kekuatan mengikat terhadap pihak ketiga karena tidak adanya fungsi publikasi hukum melalui pendaftaran. Selain itu, notaris memiliki tanggung jawab untuk memastikan keabsahan formal dan materiil perjanjian serta memberikan penyuluhan hukum terkait risiko yang timbul akibat tidak dilakukannya pendaftaran. Dengan demikian, diperlukan harmonisasi regulasi dan praktik administratif guna menciptakan kepastian hukum yang lebih optimal.
Pengembangan Desa Wisata Berbasis Pengelolaan Sampah Melalui Perspektif Kewirausahaan Sosial: Sebuah Systematic Literature Review (SLR) Eka Febrian Nugraha; Dede Djuniardi; Muhammad Naufal Harits; Pedro Menezes Amaral; Amaral Amaral; Rizco Sumarlin
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v6i1.3589

Abstract

Permasalahan sampah global memerlukan solusi inovatif, integratif, dan berkelanjutan yang mampu memadukan kepentingan ekologis dan ekonomi. Kewirausahaan sosial menawarkan pendekatan alternatif yang menempatkan penciptaan nilai sosial sejajar dengan keberlanjutan finansial, namun literatur yang secara spesifik menyintesis penerapannya pada model pariwisata berbasis pengelolaan sampah pedesaan masih terbatas dan tersebar pada berbagai disiplin ilmu yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menyintesis secara sistematis bagaimana kewirausahaan sosial dapat menjembatani tata kelola sampah pedesaan dengan pengembangan pariwisata edukatif, menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan framework PRISMA. Melalui penyaringan sistematis atas 142 rekaman awal yang mengerucut menjadi 15 artikel rujukan ilmiah nasional dan internasional bereputasi (2018-2026), hasil review mengidentifikasi tiga pilar keberhasilan yang konsisten muncul lintas literatur, yaitu inovasi proposisi nilai (experiential eco-tourism), kemitraan pentahelix, serta multiplier effect sosial-ekonomi bagi komunitas sekitar. Temuan-temuan tersebut kemudian diilustrasikan melalui studi kasus Desa Kertayasa, Kuningan, sebagai contoh penerapan konseptual atas pola-pola yang teridentifikasi dari literatur, dan bukan dimaksudkan sebagai proposal implementasi yang bersifat definitif. Hasil sintesis menunjukkan bahwa integrasi kemitraan akademik dengan perguruan tinggi setempat berperan penting dalam mendorong pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs) yang relevan, khususnya terkait pekerjaan layak, permukiman berkelanjutan, dan konsumsi-produksi yang bertanggung jawab. Sintesis ini turut diperkaya melalui integrasi tiga kerangka teoretis utama, yaitu Triple Bottom Line, teori pengelolaan sumber daya bersama, dan Business Model Canvas, untuk memastikan koherensi analisis lintas dimensi sosial, ekologis, dan ekonomi. Kajian ini memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan literatur kewirausahaan sosial pedesaan, sekaligus kerangka rujukan awal bagi pengambil kebijakan lokal yang berencana mereplikasi model serupa pada konteks desa lain.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 12 (2026): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 11 (2026): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 10 (2026): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2026): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 9 (2026): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 12 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 11 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 10 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 8 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 7 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 9 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 12 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 11 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 10 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 09 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 8 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 7 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 08 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 07 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 06 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 03 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 02 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 12 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 11 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 10 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 09 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 5 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 12 (2022): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 11 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 10 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 8 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 7 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 6 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2022): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 9 (2022): COMSERVA : (Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) Vol. 1 No. 8 (2021): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 7 (2021): COMSERVA: (Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) Vol. 1 No. 6 (2021): COMSERVA: (Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) Vol. 1 No. 5 (2021): COMSERVA: Indonesian Journal of Community Services and Development Vol. 1 No. 4 (2021): COMSERVA: Indonesian Journal of Community Services and Development Vol. 1 No. 3 (2021): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): Special Issue COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat More Issue