cover
Contact Name
Adhar Arifuddin
Contact Email
healthytadulako@gmail.com
Phone
+6285242303103
Journal Mail Official
healthytadulako@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta KM.9, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako , Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, 94148
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako)
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 24078441     EISSN : 25020749     DOI : https://doi.org/10.22487
Core Subject : Health,
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) merupakan media komunikasi dan publikasi ilmiah di bidang ilmu kesehatan yang diterbitkan oleh Unit Penjaminan Mutu Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako yang. Jurnal ini terbit secara berkala 4 kali dalam setahun (Januari, April, Juli dan Oktober). Jurnal Tadulako Sehat diterbitkan pertama kali pada tahun 2015. Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) menerima dan menerbitkan artikel penelitian, tinjauan pustaka dan laporan kasus di bidang kedokteran dan kesehatan.
Articles 393 Documents
POLA EKSPRESI PROTEIN P53 PADA ASTROSITOMA BERDASARKAN GRADING HISTOPATOLOGI Nurul Fardillah; Muhammad Husni Cangara; Cahyono Kaelan; Mahmud Ghaznawie; Mardiati Mardiati; Alfian Zainuddin; Upik Andriani Miskad
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v9i2.731

Abstract

ABSTRAK Astrositoma merupakan salah satu tumor primer susunan saraf pusat yang paling sering ditemukan dibandingkan lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola ekspresi protein P53 pada astrositoma berdasarkan derajat histopatologi. Penelitian ini merupakan penelitian observasi analitik dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan di Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Makassar mulai bulan Agustus 2021 sampai Desember 2021. Kami mengumpulkan dan mengelompokkan seluruh sampel yang memenuhi syarat berdasarkan pemeriksaan histopatologi diffuse astrositoma, anaplastic astrositoma, dan glioblastoma kemudian dilakukan pemeriksaan pewarnaan imunohistokimia untuk menilai protein P53. Hasil penelitian ini adalah protein p53 negatif lebih banyak ditemukan dibandingkan p53 positif pada diffuse astrositoma, anaplastic astrositoma, dan glioblastoma.
HUBUNGAN USIA DAN JENIS KELAMIN TERHADAP DERAJAT LUKA KAKI DIABETIK PADA PENDERITA DM DI KOTA MAKASSAR Sri Wahyuni; Syaiful Syaiful; Husnaeni Husnaeni
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v9i2.736

Abstract

PERBANDINGAN AKTIVITAS FISIK JENIS AEROBIK DAN ANAEROBIK TERHADAP KADAR HIGH DENSITY LIPOPROTEIN (HDL) David pakaya; Eka Mutiara Herman
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v9i2.737

Abstract

Physical activity is classified based on biochemically process of energy shynthesis into aerobic and anaerobic physical activity. These activities has the ability to increase the High Density Lipoprotein (HDL) on body. The aim of this study is to determine the comparison between aerobic and anaerobic physical activity on HDL levels. This is a quasi experimental research with pre and post test design. This study partisipant used purposive sampling methods, totally 60 individuals, were divided into two groups, that is aerobic physical activity group and anaerobic physical activity group. Data of HDL levels were perform used Cholesterol Oxidase – Peroxidase Aminoantypirin (CHOD-PAP) methods. Data as a pair for measured the increased of HDL leves in two groups and analyzed with GrapPhad Prism 8.0.0 used the Unpaired t-test. In This study we found hhe HDL levels on the aerobic and anaerobic physical activity showed a significant increased (p<0,0001). The comparison on HDL levels between aerobic and anaerobic physical activity showed a non-significant difference (p=0,7740). in the conclusion, The aerobic and anaerobic physical activity has effect on increased the HDL levels, but has no difference when compared between the aerobic and anaerobic physical activity on increased HDL levels.
SYSTEMATIC REVIEW: FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIABETES MELITUS (DM) PADA PENDERITA TUBERKULOSIS (TB) Puti Andalusia Sarigando Banilai; Mateus Sakundarno
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v9i2.739

Abstract

Dalam beberapa dekade terakhir, prevalensi Tuberkulosis, dan kasus Diabetes Melitus di dunia kembali muncul sebagai masalah kesehatan masyarakat yang signifikan. TB dan DM menjadi masalah dunia utamanya 80% pada negara endemis TB. Hubungan TB dan DM lebih menonjol di negara-negara berkembang dimana TB endemik dan prevalensi DM meningkat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor apa saja yang berhubungan dengan kejadian Diabetes Melitus pada Penderita Tuberkulosis. Penelitian ini menggunakan metode systematic review dengan menggunakan pencarian database dari ResearchGate, Science Direct, Google Scholar dan PubMed. Artikel-artikel tersebut dipilih berdasarkan penelitian fokus yaitu faktor yang berhubungan dengan kejadian Diabetes Melitus pada Penderita Tuberkulosis. Berdasarkan hasil pencarian melalui database berskala nasional dan internasional, dari 2231 artikel didapatkan 22 artikel yang dikaji sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor usia, jenis kelamin, Riwayat Diabetes Melitus pada keluarga, ras/etnis, jenis TB, Indeks Massa Tubuh (IMT), obesitas sentral, perilaku merokok dan perilaku konsumsi alkohol memiliki hubungan dengan kejadian Diabetes Melitus pada Penderita Tuberkulosis
ANALISIS SELF-CONTROL OUTCOME STUDI KASUS PERKARA KEKERASAN OLEH ANAK TERHADAP IBU KANDUNGNYA DI SATUAN RESKRIM POLRES PURWOREJO Aris Fadchurrahman; Ciptasari Prabawanti; Reni Kusumawardhani
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v9i2.741

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi impulsive reflektif dan reflective impulsif terhadap self-control outcome Subyek S dalam melakukan kekerasan berupa penganiayaan yang menyebabkan Korban T meninggal dunia di Satuan Reskrim Polres Purworejo. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subyek penelitian adalah S sebagai pelaku kekerasan/penganiayaan terhadap ibu kandungnya sendiri. Analisis tema dilakukan untuk mengupas secara rinci data-data kualitatif yang dimiliki guna menemukan keterkaitan pola-pola dalam sebuah fenomena dan menjelaskan sejauh mana sebuah fenomena terjadi Analisis data studi kasus, interpretasi dan penyajian hasil akan dijelaskan secara rinci. Hasil penelitian menunjukkan rendahnya self-control outcome pada Subyek S sebagai pelaku kekerasan/penganiayaan terhadap ibu kandungnya. Hal ini disebabkan karena beberapa gangguan pada impulsive precursor seperti impulsivity yang menggambarkan beratnya tekanan hidup, simple task mengungkapkan subyek S tidak mau mengerjakan tugas berat dan tidak berupaya mencoba, pada risk seeking lebin berani menantang risiko, pada self-centered lebih berpusat pada diri sendiri dan cenderung mengabaikan orang lain, dan pada temper mudah menyalahkan orang lain jika berbuat salah. Sementara pada reflective precursor ditemukan pengambilan keputusan terhadap apa yang akan dikerjakan didasarkan pada keyakinan diri sendiri tanpa bantuan dan masukan dari orang lain, kurangnya keterbukaan, kebebasan untuk berefleksi terbatas.
EFEKTIVITAS GEL MADU HUTAN AKASIA TERHADAP JUMLAH FIBROBLAS PENYEMBUHAN LUKA BAKAR Riski dwi utami; Uly Santika Wulan; Bimby Irenesia
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v9i3.790

Abstract

ABSTRAK Latar belakang : Menurut World Health Organisation (WHO) setiap tahunnya terjadi kematian akibat luka bakar sekitar 180.000 jiwa. Indonesia mencatat kasus luka bakar akibat api sekitar 53,1%. Fibroblas berperan pada sintesis kolagen fase proliferasi penyembuhan luka bakar. Penggunaan bahan alam seperti madu merupakan salah satu tatalaksana dalam penyembuhan luka bakar dan sediaan obat berupa gel bersifat dingin dan mengurangi rasa nyeri. Provinsi Riau menghasilkan berbagai jenis madu salah satunya madu hutan akasia.. Tujuan : untuk mengetahui efektivitas gel madu hutan akasia terhadap jumlah fibroblas pada penyembuhan luka bakar pada tikus putih. Metode : eksperimental dengan Randomized Post Only Control Group Design. Hasil : didapatkan rerata jumlah fibroblas hari ke-7 pada kelompok gel madu 20%, 60%, dan 80%, serta kelompok kontrol negatif dan positif adalah 186,40 + 59,411; 206,80 + 48,132; 203,40 + 44,472 111,60 + 28,413; 178,20 + 74,258; dengan p < 0,05. Sedangkan rerata jumlah fibroblas hari ke-14 adalah 122.60 + 46,683; 189.80 + 78,049; 268.60 + 38,201; 143.80 + 17,196; 117.60 + 71,640 dengan nilai p < 0,05. Kesimpulan : gel madu hutan akasia dapat meningkatkan jumlah rata-rata fibroblas secara bermakna dibandingkan dengan kontrol positif dan negatif
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEKAMBUHAN PASIEN SKIZOFRENIA DI WILAYAH UPT PUSKESMAS CARITA Dian Rohmayanti; Sakundarno, Mateus; Sutiningsih, Dwi
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v9i3.794

Abstract

PENERAPAN KOMIK DIGITAL PADA EDUKASI KANKER PAYUDARA TERHADAP MINAT PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI Yuni Purwati; S, Devi Andiani
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v9i3.796

Abstract

Kanker payudara merupakan penyebab kematian akibat kanker tertinggi kedua di Dunia. Pencegahan ke stadium lanjut dapat diupayakan melalui pemeriksaan payudara sendiri. Minat melakukan pemeriksaan payudara sendiri perlu dibangkitkan sehingga berperilaku dan menemukan kejadian kanker payudara dalam stadium dini. Tujuan penelitian dapat dibuktikan efektivitas penerapan media komik digital pada edukasi kanker payudara terhadap minat mmelakukan pemeriksaan payudara sendiri pada remaja. Metode penelitian dengan kuasi eksperimen non equivalent control group. Mengambilan sampel purposive sampling, yaitu pada Mahasiswi Fakultas Sains dan Teknologi di Universitas ‘Aisyiyah sebanyak 34 Mahasiswi yang belum pernah mendapatkan penyuluhan kanker payudara. Instrumen menggunakan kuesioner minat pemeriksaan payudara sendiri. Hasil uji paired t-test pada kelompok eksperimen menunjukkan p = 0,121 > 0,05 dan pada kelompok kontrol P=0,117 > 0,05. Hasil uji independent sample t-test yaitu P=0,538>0,05. Ditarik kesimpulan bahwa pemberian penyuluhan kesehatan tentang kanker payudara melalui komik digital tidak efektif mempengaruhi minat melakukan pemeriksaan payudara sendiri. Diperlukan kombinasi metode ceramah tatap muka langsung dan media bergerak dilengkapi materi yang lebih efektif.
PEMANFAATAN SUSU SAPI DAN SUSU KEDELAI TERHADAP PENINGKATAN JUMLAH LIMFOSIT MENCIT JANTAN YANG TERPAPAR RADIASI SINAR X Yudha, Sagita; Dewilza, Nerifa; Alfaridzi, Muhammad
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v9i3.805

Abstract

Radiasi yang digunakan dalam kesehatan memang memberikan manfaat yang lebih baik dibandingkan efek yang ditimbulkan, namun radiasi ini tetap memiliki efek sebagai karsinogen bagi organisme hidup terutama kadar limfosit dalam darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat peningkatan limfosit setelah terpapar radiasi Sinar-X dengan pemberian susu sapi dan susu kedelai (Susu Soya). Desain yang akan dilakukan pada penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratories dengan rancangan posstest only control group design. Peralatan yang dibutuhkan berupa Pesawat sinar X, Tabung reaksi, Buku dan alat tulis, Mikroskop Bahan habis bahan yang dibutuhkan seperti, Susu Soya, Susu sapi steril, 21 tikus jantan. Berdasarkan hasil penelitian melalui hasil uji statistik dengan menggunakan uji ANOVA One Way diperoleh nilai significant = 0,000 (p > 0,05) sehingga Ho ditolak dan Ha diterima, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara rerata jumlah limfosit pada mencit dengan pemberian susu sapi, susu kedelai, dan tanpa pemberian susu.
COMPARATIVE STUDY OF THE IMPACT OF A PANDEMIC ON ASTHMA DRUGS WITH THE PARETO ABC AND VEN METHODS FROM A PHARMACY IN SLEMAN YOGYAKARTA Luon, Magdalena Ohe; Soegiantoro, Didiek Hardiyanto; Atmaja, Sarah Puspita
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v9i3.826

Abstract

Apotek merupakan tempat praktik kefarmasian oleh apoteker, namun juga sebagai unit bisnis yang berorientasi pada profit atau laba. Manajemen persediaan di apotek menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan apotek mendapatkan laba usaha. Perencanaan dan pengadaan obat di apotek dilakukan dengan menggunakan analisis ABC dan VEN sehingga dapat memenuhi kebutuhan serta mengoptimalkan laba usaha. Obat asma menjadi salah satu obat penting selama pandemi COVID-19 karena salah satu gejalanya adalah sesak nafas. Permasalahan yang diteliti adalah perbandingan persediaan obat asma pada awal dan setelah pandemi COVID-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak pandemi terhadap obat asma yang digunakan pasien. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan menggunakan metode pareto ABC dan VEN (vital, esensial, normal). Hasil penelitian dengan metode pareto ABC didapatkan perubahan jumlah obat pada kategori A dan B pada tahun 2019 masing-masing sebanyak 6 jenis menjadi 7 jenis obat tahun 2022. Selain itu terdapat perubahan jenis obat pada pareto A dan B kecuali untuk ventolin inhaler dan ventolin nebules, sedangkan berotec MDI inhaler dan ataroc sirup bergeser kategorinya. Pola matriks ABC-VEN terdapat perubahan jumlah dan jenis obat antara tahun 2019 dan 2022 sehingga perencanaan obat asma di apotek juga harus berubah.