cover
Contact Name
Asrar Aspia Manurung
Contact Email
asraraspia@umsu.ac.id
Phone
+628116311985
Journal Mail Official
tsaqilajurnal@gmail.com
Editorial Address
Jalan Kapten Mukhtar Basri No 3 Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Tsaqila Jurnal Pendidikan dan Teknologi
ISSN : -     EISSN : 28076273     DOI : https://doi.org/10.30596/tjpt
Tsaqila Jurnal Pendidikan dan Teknologi [TJPT] merupakan salah satu jurnal yang dikelola oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara untuk meningkatkan kemampuan dosen, peneliti dalam menulis dan meneliti dalam bidang pendidikan. dengan adanya jurnal ini, diharapkan menjadi wadah dalam mempublikasikan hasil karya baik penelitian maupun non penelitian. Jurnal ini pertama kali diterbitkan pada Juli 2021. Tsaqila Jurnal Pendidikan dan Teknologi [TJPT] dengan akses terbuka dan peer-review. Rekomendasi oleh Editor tentang isu-isu Pendidikan tertentu yang akan dibahas dalam setiap volume dapat tersedia bagi calon kontributor untuk penerbitan volume pada bulan Juli dan Desember
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 50 Documents
Pemanfaatan Video sebagai Media Tutorial dalam Pembelajaran Fiqih di MTs Muhammadiyah 25 Marubun Jaya Hardini, Sri
Tsaqila | Jurnal Pendidikan dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/tjpt.v3i1.394

Abstract

Penelitian ini meneliti tentang bagaimana pemanfaatan video sebagai media tutorial dalam pembelajaran fiqih di MTs Muhammadiyah 25 Marubun Jaya. Selain itu, penelitian ini juga meneliti tentang kendala apa saja yang dihadapi oleh guru dalam memanfaatkan video sebagai media tutorial dalam pembelajaran fiqih, dan upaya apa saja yang dilakukan oleh guru dalam memanfaatkan video sebagai media tutorial dalam pembelajaran fiqih di MTs Muhammadiyah 25 Marubun Jaya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pemanfaatan ataupun penggunaan video sebagai media tutorial dalam pembelajaran fiqih, kendala apa saja yang dihadapi oleh guru dalam menggunakan video sebagai media tutorial dalam pembelajaran fiqih, serta upaya apa saja yang dialkukan oleh guru dalam memanfaatkan video sebagai media tutorial dalam pembelajaran fiqih di MTs Muhammadiyah 25 Marubun Jaya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan prosedur penelitian yaitu: pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun data permasalahan yang diterima adalah: Adanya kendala yang dihadapi oleh guru dalam memanfaatkan video sebagai media tutorial dalam pembelajaran fiqih di MTs Muhammadiyah 25 Marubun Jaya. Dengan adanya penelitian ini, peneliti berharap agar nantinya guru dapat memanfaatkan video sebagai media tutorial dalam pembelajaran fiqih di MTs Muhammadiyah 25 Marubun Jaya dengan lebih optimal.
Penerapan Model Pembelajaran Brain and Cooperative Heart Learning pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak di MTs Muhammadiyah 15 Medan Wardani, Fitri
Tsaqila | Jurnal Pendidikan dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/tjpt.v3i1.419

Abstract

Penelitian ini berjudul “Penerapan Model Pembelajaran Brain and Cooperative Heart Learning Pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak di MTs Muhammadiyah 15 Medan” Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana perencanaan dan penerapan model pembelajaran Brain and cooperative heart learning pada mata pelajaran Aqidah Akhlak di MTs Muhammadiyah 15 Medan dan sekaligus lebih mengetahui apa saja faktor-faktor pendukung dan penghambat bagi pendidik dalam melakukan model pembelajaran ini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif study kasus yang dimana teknik analisis yang dilakukan yaitu dengan pengumpulan data observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah, guru Aqidah akhlak sudah menerapkan model pembelajaran Brain and Cooperative Heart Learning Pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak disetiap kelas, dan sangat diterima oleh siswa-siswa dengan antusias. Adapun faktor penghambat dari keberhasilan dalam penerapan model pembelajaran ini hanya terletak pada sarana dan prasarana yang tersedia dan juga faktor internal dan eksternal pada siswa itu sendiri. Namun pendidik sudah sangat maksimal dalam menerapkan model pembelajaran ini dengan kreatif dan menggunakan sarana dan prasarana yang tersedia dengan sebaik mungkin. Dan faktor pendukung pada model pembelajaran ini terletak pada praktek-praktek kegiatan yang rutin dilakukan oleh sekolah contohnya adalah shalat duha 2 rakaat setiap pagi, membaca alquran dan buku setiap hari sebelum dimulainya proses pembelajaran.
Penerapan Metode Pembelajaran Learning by Doing dalam Mata Pelajaran Fiqih di MTs Daerah Aek Songsongan Panjaitan, Yola Anggraini
Tsaqila | Jurnal Pendidikan dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/tjpt.v3i1.421

Abstract

Tujuan penelitian ini dalam penerapan metode pembelajaran learning by doing dalam mata pelajaran fiqih di MTS Daerah Aek Songsongan, latar belakang MTS Daerah Aek Songsongan adalah sekolah yang bernuansa agama Islam di mana dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolah ini memanfaatkan keaktifan dan kemampuan siswa salah satunya dalam pembelajaran Fiqih. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang berupa jenis penelitian deskriptif dengan sumber datanya dari primer dan sekunder, pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisi data menggunakan koleksi data, kondensasi data, penyajian data dan kesimpulan. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran learning by doing sangat membantu guru dalam melakukan pembelajaran sehingga suasana kelas lebih aktif dan menarik bagi siswa. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu : penerapan yang dilakukan guru Fiqih cukup berhasil, dengan konsep belajar dengan cara memberikan praktek pembelajaran secara langsung dan tidak hanya mengandalkan materi pembelajaran bisa dengan cara individu atau membentuk sebuah kelompok, suasana kelas lebih menarik dan dengan mudah menarik minat belajar siswa untuk mempelajari mata pelajaran Fiqih
Penanaman Nilai-nilai Keislaman Siswa melalui Kegiatan Mentoring Al-Islam dan Kemuhammadiyahan di SMP Muhammadiyah 48 Medan Simatupang, Mutiah Rahmadhani
Tsaqila | Jurnal Pendidikan dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/tjpt.v3i1.426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan penanaman nilai-nilai keislaman siswa SMP Muhammadiyah 48 Medan. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana penanaman nilai-nilai keislaman siswa melalui kegiatan mentoring al-Islam dan Kemuhammadiyahan di SMP Muhammadiyah 48 Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknis analisis data yang digunakan peneliti adalah analisis deskriptif yaitu dalam bentuk analisis angka bukan dlam bentuk angka-angka melainkan dalm bentuk kata-kata, kalimat dan paragraph yang dinyatakan dalam bentuk deskriptif dengan menggunakan tiga tahapan yaitu reduksi data, uraian singkat dan penarikan kesimpulan. Sumber datanya yaitu kepala sekolah, mentor, guru SMP Mhammasiyah 48 Medan. Serta teknik pengumpulan datanya adalah observasi, dokumentasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa penanaman nilai-nilai keislaman siswa melalui kegiatan mentoring al-Islam dan kemuhammadiyahan adalah nilai ibadah, nilai akidah, dan nilai akhlak serta mentoring al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Pembelajaran menggunakan metode ceramah, metode mentoring dan metode deskriptif serta pemberian nasehat dan memberikan contoh tentang bagaimana nilai-nilai keislaman itu dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari.
Penerapan Metode Muroja'ah Sabqi pada Program Tahfidz Ma'had Abu Ubaidah bin Al-Jarrah Alfisyah, Nanda Lifia; Rahman, Abd
Tsaqila | Jurnal Pendidikan dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/tjpt.v3i1.433

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode muroja’ah sabqi di rumah tahfidz Ma’had Abu Ubaidah bin Al-Jarrah yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, evaluasi hingga faktor penghambat dan solusi yang ditemukan sepanjang metode muroja’ah sabqi diterapkan. Jenis penelitian ini ialah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dengan tahapan pemilihan data, penyajian data, dan verifikasi data. Uji keabsahan data oleh peneliti menggunakan triangulasi data, metode dan waktu serta memperpanjang keikutsertaan peneliti. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah penerapan metode muroja’ah sabqi pada program tahfidz Ma’had berjalan dengan baik, terencana dan teroganisir dengan teknis dibuktikan dari hasil penelitian yaitu 1)Perencanaan metode muroja’ah sabqi meliputi perencanaan sistem, pengajar dan santri 2)Pelaksanaan berjalan sesuai jadwal dan terstruktur 3)Pengawasan dilakukan bukan hanya kepada santri tetapi juga kepada pengajar 4)Evaluasi dilaksanakan secara rutin yaitu evaluasi harian, mingguan, bulanan dan tahunan 5)Faktor penghambat yang ditemukan berdampingan dengan solusi yang telah dipersiapkan, terkecuali solusi yang telah ada namun belum bisa dijalankan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode muroja’ah sabqi di rumah tahfidz Ma’had Abu Ubaidah bin Al-Jarrah yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, evaluasi hingga faktor penghambat dan solusi yang ditemukan sepanjang metode muroja’ah sabqi diterapkan. Jenis penelitian ini ialah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dengan tahapan pemilihan data, penyajian data, dan verifikasi data. Uji keabsahan data oleh peneliti menggunakan triangulasi data, metode dan waktu serta memperpanjang keikutsertaan peneliti. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah penerapan metode muroja’ah sabqi pada program tahfidz Ma’had berjalan dengan baik, terencana dan teroganisir dengan teknis dibuktikan dari hasil penelitian yaitu 1)Perencanaan metode muroja’ah sabqi meliputi perencanaan sistem, pengajar dan santri 2)Pelaksanaan berjalan sesuai jadwal dan terstruktur 3)Pengawasan dilakukan bukan hanya kepada santri tetapi juga kepada pengajar 4)Evaluasi dilaksanakan secara rutin yaitu evaluasi harian, mingguan, bulanan dan tahunan 5)Faktor penghambat yang ditemukan berdampingan dengan solusi yang telah dipersiapkan, terkecuali solusi yang telah ada namun belum bisa dijalankan.
Pendidikan Remaja Menurut Pandangan Islam Budiman; Petricia, Echa; Wahyudi, Ilham; Mulyana
Tsaqila | Jurnal Pendidikan dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/tjpt.v3i2.374

Abstract

Islam sangat penting dalam mengarahkan atau membimbing remaja. Berbagai penyimpangan yang dilakukan oleh remaja beberapa faktorseperti kurang asuhan Pendidikan yang baik, kurangnya teladan dari keluarga, kurangnya perhatian dari orang tua, sehingga pararemaja berprilaku tidak lagi seperti apa yang diajarkan oleh islam. Karena masa remaja ini seseorang akan mengalami kegoncangan dan ketidak stabilan dalam emosional, kebimbang dalam mencari pegangan hidup dan keyakinan remaja pada Tuhan dan agama akan semakin goncang juga apabila terdapat perbedaan antara nilai yang dipelajarinya dengan kelakuan orang dalam masyarakat. Masa remaja merupakan masa persiapan untuk menjadi dewasa yang matang dan sehat. Maka dari itu tanggung jawab Pendidikan terletak pada orang tua, guru, dan masyarakat untuk mencapai tujuan pendidikan remaja menurut padangan Islam dan mencapai Pendidikan islam..  Tujuan penelitian ini merupakan salah satu uapaya mencari jawaban masalah diatas, diharapkan dengan Pendidikan remaja menurut pandangan islam, untuk membimbing remaja agar remaja tetap sehat mental, berakhlak mulia, taqwa kepada Allah SWT dan nilai-nilai yang bersumber dari al-quran dan sunnah. Dari hasil penelitian ini, maka dapat penulis menyimpulkan bahwa Pendidikan dalam islam begitu begitu penting sehingga merupakan suatu kewajiban, karena Pendidikan dapat mengubah manusia dari tidak tahu menjadi tahu. Terkhususkan Pendidikan bagi remaja. Islam sangat memperhatikan tingkah laku umatnya, oleh karena itu islam memiliki rambu-rambu bagi umatnya yang harus diikuti jika menginginkan kehidupan yang layak didunia dan akhirat. Syariat islam tidak akan dihayati dan diamalkan orang kalua hanya diajarkan saja. Tetapi harus dididik melalui proses Pendidikan. Pendidikan remaja dengan Pendidikan yang islami, dalam arti islam mengandung makna bahwa setiap jenis Pendidikan yang diberikan pada remaja harus dengan nilai agama, karena nilai agama merupakan ajaran yang absolut ada syariat islam, berlaku sepanjang zaman sehingga nilai-nilai yang lainnya mengikuti nilai-nilai islam. Tanggung jawab pada Pendidikan remaja terletak dan dipengaruhi oleh orang tua, guru dan masyarakat. Dengan demikian bahwa tanggung jawab Pendidikan dalam islam bersifat persorangan dan sosial sekaligus. Dan peranan agama sebagai fungsi Pendidikan islam bagi remaja sangatlah penting. Karena remaja memiliki dasar-dasar agama akan lebih mudah dikembalikan pada jiwanya yang beragama apabila ia melenceng perbuatannya, jika tidak dibekali dengan Pendidikan agama akan goncang sampai ia dewasa. 
Peran dan Strategi Dakwah Muhammadiyah dalam Bidang Pendidikan Agama Islam : (Studi Kasus Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Siak) Syahfriani, Ela; Fanreza, Robie
Tsaqila | Jurnal Pendidikan dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/tjpt.v3i2.384

Abstract

Penelitian ini meneliti tentang bagaimana peran dan strategi dakwah muhammadiyah dalam bidang pendidikan agama islam di pimpinan daerah muhammadiyah siak. Tujuan penelitian ini untuk lebih mengembangkan peranan dan strategi dakwah muhammadiyah pada bidang pendidikan Agama Islam di kabupaten siak. Penelitian ini dilakukan dengan prosedur yaitu : kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan Verifikasi. Adapun data permasalahan yang diterima adalah : Pertama,konsep peran dan strategi dakwah muhammadiyah pada bidang pendidikan agama islam di siak. Kedua, upaya yang harus dilakukan untuk meningkatkan dakwah muhammadiyah pada bidang pendidikan. Dengan adanya penelitian ini peneliti berharap tujuan untuk peranan dan strategi dakwah muhammadiyah pada bidang pendidikan Agama Islam di kabupaten siak dan program program nya dapat terlaksana dengan baik untuk meningkatkan peranan muhammadiyah disekolah. 
Peran Guru dalam Menumbuhkan Sikap Kepemimpinan pada Siswa di MTs Fastabiqul Khairat Wahyu, Sari Ayu
Tsaqila | Jurnal Pendidikan dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/tjpt.v3i2.386

Abstract

Penelitian ini meneliti tentang peran guru dalam menumbuhkan sikap kepemimpinan pada siswa di MTs Fastabiqul Khairat yang beralamatkan di  Jl. Baru Link.XV, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara. Tujuan penelitian ini adalah untuk : 1) Mengetahui peran guru dalam menumbuhkan sikap kepemimpinan pada siswa di MTs Fastabiqul Khairat, 2) Mengetahui dan menjelaskan kendala yang dihadapi untuk penerapan kepemimpinan guru  dalam menumbuhkan sikap kepemimpinan pada siswa di MTs Fastabiqul Khairat. Jenis penelitian yang di lakukan adalah penelitian lapangan (fieldresearch) dengan menggunakan metode kualitatif yang menghasilkan data deskriptif. Penelitian ini dilakukan dengan prosedur yaitu 1). Melakukan persiapan. 2). Membuat rencana tindakan yang akan dilakukan selama proses penelitian. 3). Melaksanakan tindakan sesuai prosedur dan melakukan  pengamatan atau observasi. 4) penyajian data, 5) verifikasi kesimpulan. Dari hasil penelitian yang di dapat bahwa peran guru dalam menumbuhkan sikap kepemimpinan pada siswa di MTs Fastabiqul Khairat mulai dari perencanaan yang harus di kembangkan pada siswa agar hasil yang dicapai lebih maksimal, bentuk peranan yang dapat dilakukan oleh guru dalam memberikan pendidikan kepemimpinan bagi siswa, yaitu: (1) guru sebagai motivator, (2) guru sebagai pemimpin, (3) guru sebagai problem solver, dan (4) guru sebagai sahabat siswa. Peran guru dan peran  kepemimpinan dalam menumbuhkan sikap siswa diharapkan bisa memberikan motivasi belajar siswa, dan pengaruh seorang siswa untuk belajar menjadi seorang pemimpin dengan begitu akan dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dalam  setiap pembelajaran di MTs Fastabiqul Khairat.
Strategi Guru Bahasa Arab dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Materi Nahwu dan Shorof pada Siswa Kelas IX di MTs Al Washliyah Pancur Batu Tarigan, Nuraini Nindra Utami; Zulkarnein, Zulkarnein
Tsaqila | Jurnal Pendidikan dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/tjpt.v3i2.390

Abstract

Penelitian ini meneliti tentang bagaimana strategi guru bahasa Arab dalam mengatasi kesulitan belajar materi nahwu dan shorof pada siswa kelas IX di MTs Al-Washliyah Pancur Batu yang beralamat di jalan letjend. jamin ginting km. 16,5 kecamatan pancur batu kabupaten deli serdang. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan dan mengembangkan strategi guru dalam mengatasi kesulitan belajar materi nahwu dan shorof di MTs Al-Washliyah pancur batu. Jenis penelitian yang dilakukan penelitian lapangan (field reserch) dengan menggunakan metode penelitian kualitatif yang menghasilkan data deskriptif yaitu rancangan penelitian, memilih lapangan, mengurus perizinan, melaksanakan tindakan. Penelitian ini dilakukan dengan prosedur yaitu: menyusun sesuai prosedur dan melakukan pengamatan atau observasi, penyajian data, dan verifikasi kesimpulan. Adapun hasil dari data permasalahan yang didapat adalah strategi guru bahasa Arab dalam mengatasi kesulitan belajar materi nahwu dan shorof pada siswa kelas IX belum berjalan dengan baik, serta media pembelajaran yang digunakan belum optimal.
Pemikiran Pendidikan Bertrand Russell dan Implikasinya terhadap Pendidikan Islam Robby Pamungkas; Rakhmadi, Arwin Juli
Tsaqila | Jurnal Pendidikan dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/tjpt.v3i2.485

Abstract

Masalah kebekuan akal di dalam pengajaran agama Islam pada tingkat SMP dan SMA adalah sebuah ironi karena hal ini sangat bertentangan dengan pandangan al-Quran terkait dengan posisi akal di dalam tradisi Islam. Pada banyak ayat, al-Quran selalu menekankan para pembacanya untuk menggunakan akal secara serius. Berangkat dari masalah ini, peneliti menemukan Bertrand Russell dengan pemikirian pendidikan yang cukup solutif untuk masalah kebekuan akal ini dan juga memiliki implikasi yang baik terhadap pendidikan Islam secara umum, terutama pada penggunaan akal di dalam pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penggunaan akal di dalam  pemikiran pendidikan Bertrand Russell dan implikasi pemikiran pendidikan beliau terhadap pendidikan Islam, serta solusi apa yang diberikan Bertrand Russell untuk masalah kebekuan akal yang terjadi di dalam pengajaran agama Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan jenis penelitiannya adalah studi tokoh. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah dokumentasi yang dilakukan dengan mengkaji literatur yang relevan dengan penelitian ini baik yang bersumber dari sumber-sumber primer maupun sumber-sumber sekunder. Teknik analisis data penelitian ini dilakukan dengan langkah-langkah, seperti reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan bukti-bukti yang valid. Pemikiran pendidikan Bertrand Russell secara kuat memberikan penekanan kepada penggunaan akal dan secara konsisten berimplikasi kepada tradisi penggunaan akal di dalam Islam, serta cukup solutif untuk menyelesaikan masalah kebekuan akal di dalam pengajaran agama Islam.