cover
Contact Name
La Ode Achmad Suherman
Contact Email
ldasuherman91@gmail.com
Phone
+6282296197872
Journal Mail Official
scejumbuton@gmail.com
Editorial Address
Jl. Betoambari, Kota Bau-Bau, Sulawesi Tenggara 93717
Location
Kota bau bau,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Shell Civil Engineering Journal
ISSN : 25032909     EISSN : 28288688     DOI : https://doi.org/10.35326/scej
Core Subject : Engineering,
SCEJ (Shell Civil Engineering Journal) is a periodic scientific journal published binually, in June and December by the Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Muhammadiyah Buton. The SCEJ journal is a medium for publishing the scientific research results of students, academics, practitioners and observers in the fields of civil engineering including structures, construction management, water resources management, transportation, geotechnics, environmental engineering and their lessons. SCEJ welcomes articles in the form of research articles, review articles, technical notes and editorial notes.
Articles 63 Documents
Analisa Keselamatan Lalu Lintas di Kota Baubau (Studi Kasus di Pendakian Palatiga, Jalan Gatot Subroto) Idwan Idwan; Natsril Natsril
SCEJ (Shell Civil Engineering Journal) Vol 6 No 2 (2021): SCEJ (Shell Civil Engineering Journal)
Publisher : Civil Engineering Faculty, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/scej.v6i2.2148

Abstract

Meningkatnya pertumbuhan sarana trasportasi ini sangat sulit diimbangi oleh pertumbuhan prasarana transportasi karena terbatasnya lahan, maka dengan kenaikan jumlah pemakaian kendaraan bermotor yang tinggi akan menimbulkan kecelakaan lalu lintas pada ruas Jalan Gatot Subroto, terutama pada jam-jam sibuk terjadi gangguan kelancaran lalu-lintas yang berupa kemacetan lalu-lintas. Berhubung pendakian Palatiga Jalan Gatot Subroto sangat curam dengan tingkat kemiringan ±23º dengan panjang jalan pendakian Palatiga ±750 m. Hal ini terjadi akibat adanya lokasi-lokasi kegiatan seperti pompa bensin, jalur perkantoran, jalur rumah sakit, serta jalur ke pasar . Keluar masuk kendaraan darilokasi kegiatan tersebut menimbulkan bangkitan dan tarikan lalu-lintas sehingga menimbulkan dampak lalu-lintas yang berupa ke lalu-lintas. Meskipun demikian sampai saat ini tindakan dari pemerintah daerah maupun instansi terkait untuk menangani keadaan ini belum memuaskan sehingga peneliti merasa perlu untuk melakukan analisis kinerja ruas jalan pada jalan yang bersangkutan agar dapat menemukan solusi adanya keselamatan lalu-lintas tersebut.
Analisis Perbedaan Struktur Truss Tipe Warren Dan Tipe Warren Terbalik Pada Jembatan Pipa Muhammad Abdu; Aswad Asrasal
SCEJ (Shell Civil Engineering Journal) Vol 6 No 2 (2021): SCEJ (Shell Civil Engineering Journal)
Publisher : Civil Engineering Faculty, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/scej.v6i2.2373

Abstract

Pada dasarnya jembatan digunakan untuk menghubungkan suatu tempat ke tempat lain yang di antaranya terdapat sungai, jurang dan lain sebagainya. Penentuan model jembatan sangat penting sehingga penentuan model dan tipe dari struktur menjadi faktor dalam perencanaan, salah satunya untuk mendapatkan suatu konstruksi yang aman, kuat dan ekonomis. Sehingga untuk bentang panjang struktur jembatan truss menjadi salah satu pilihan. Pada analisis kali ini untuk jembatan pipa digunakan rangka batang (truss) tipe warren dan tipe waren terbalik di mana dimensi untuk batang atas dan bawah dengan simbol batang A dan B digunakan profil L150.150.12 sedangkan batang tegak dengan simbol C digunakan profil L60.60.6 sedangkan untuk Batang diagonal dengan simbol D digunakan Profil L90.90.10 dan analisis dari model ini untuk gaya axial tidak mengalami perubahan nilai hanya mengalami posisi arah dari gaya yang awal tekan menjadi tarik sedangkan untuk rasio yang terjadi pada batang tipe warren dengan simbol A mengalami perubahan rasio akibat perubahan arah gaya , yang awal gaya tekan dengan rasio maksimum (ρ) =0,74 menjadi gaya tarik dengan rasio maksimum (ρ) =0,61 mengalami penurunan rasio sebesar (ρ) =0,13 dan secara keseluruhan penurunan rata-rata 17,8%, rasio yang terjadi pada batang tipe warren dengan simbol B mengalami perubahan rasio akibat perubahan arah gaya , yang awal gaya tarik dengan rasio maksimum (ρ) =0,59 menjadi gaya tekan dengan rasio maksimum (ρ) =0,72 mengalami kenaikan rasio sebesar (ρ) =0,13 atau secara keseluruhan kenaikan rata-rata 17,9% begitu pula model lainnya dan untuk lendutan tidak mengalami perubahan antara tipe warren dan tipe warren terbalik . tetapi dari nilai rasio dipastikan struktur tipe warren mengalami keruntuhan terlebih dahulu ketimbang tipe warren terbalik dengan rasio tipe warren = 0,74 lebih besar ketimbang tipe warren terbalik = 0,72.
Analisis Pemilihan Moda Transportasi Berbasis Online dan Konvensional di Kota Baubau Bagas Yusuf Arla; Ahmad Efendi; Muhammad Chaiddir Hajia
SCEJ (Shell Civil Engineering Journal) Vol 7 No 1 (2022): SCEJ (Shell Civil Engineering Journal)
Publisher : Civil Engineering Faculty, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/scej.v7i1.2127

Abstract

Kota Baubau merupakan sebuah kota dipulau buton yang sedang mengalami pertumbuhan dan pergerakan yang sangat pesat salah satunya perdagangan, bisnis, industri, pelabuhan dan masih banyak lagi.Jumlah sampel sebanyak 97 orang. Dari hasil penelitian jarak mengunakan taksi konvensional sebanyak 37 orang (38.14%) dan taksi online sebesar 60 orang (61.86%) dan tarif dengan mengunakan taksi konvensional sebebanyak 25 orang (25.78%) dan taksi online 72 orang (74.22%). Kemudahan mendapatkan moda, (merupakan kemudahan mengakses suatu moda yang diinginkan) yang mengunakan Taksi konvensional 32 orang (32.99%) dan Taksi online 65 orang (67.01%),Kualitas pelayanan (kenyamanan) yang mengunakan Taksi konvensional 32 orang ( 32.99%) dan Taksi online 65 orang (67.01%).Perbandingan antara pemilihan moda mengunakan taksi online dan konvensional berdasarkan jarak yang lebih banyak digunakan yaitu taksi online sebesar 60 0rang (61.86%) dibandingkan dengan taksi konvensional sebesar 37 orang (38.14%),tarif yang paling banyak digunakan yaitu taksi online sebesar 72 orang (74.22%) dibandingkan taksi konvensional sebesar 25 orang (25,78%), dilihat dari kemudahan mendapatkan moda taksi online yang paling banyak dipilih sebesar 65 orang (67.01%) dibandingkan taksi konvensional sebesar 32 orang ( 32,99%) dan kualitas pelayanan taksi online yang paling banyak dipilih sebesar 65 orang (67,01%) dibandingkan dengan taksi konvensional sebesar 32 orang (32.99%).
Karakteristik Kecelakaan Lalu Lintas di Ruas Jalan Kota Baubau Pasarwajo Muhammad Chaiddir Hajia; Edi Sahban
SCEJ (Shell Civil Engineering Journal) Vol 7 No 1 (2022): SCEJ (Shell Civil Engineering Journal)
Publisher : Civil Engineering Faculty, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/scej.v7i1.2150

Abstract

Jalur Baubau-Pasarwajo memiliki volume lalu lintas yang signifikan, khususnya di Kota Baubau-Pasarwajo, karena banyaknya pengguna jalan yang melintasi jalan nasional ini. Jalan Baubau-Pasarwajo terkenal dengan kecelakaan. Salah satunya terjadi di Jalan Leter S, di Kecamatan Pasarwajo, tidak jauh dari Desa Lapodi. Pada trayek Baubau-Pasarwajo sering terjadi kecelakaan yang disebabkan oleh manusia antara lain pengemudi kendaraan bermotor, pengemudi mobil, dan pejalan kaki, serta kendaraan yang dikemudikan pengemudi dan kondisi lingkungan dan jalan di lokasi kecelakaan. Keadaan ini mempengaruhi penulis dalam memilih Jalan Baubau–Pasarwajo. Hasil dari analisis yang dilakukan terhadap kecelakan yang terjadi di Jalan Baubau-Pasarwajo pada tahun 2014-2018 diperoleh sebagai berikut Faktor Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas di ruas Jalan Baubau-Pasarwajo ada tiga factor yaitu Faktor manusia sebesar 13,28% pada tahun 2014, 18,88% pada tahun 2015, 21,67% pada tahun 2016, 25,17% pada tahun 2017 dan 20,97% pada tahun 2018, faktor kenderaan sebesar 12,63% pada tahun 2014, 21,05% pada tahun 2015, 23,15 pada tahun 2016, 26,31% pada tahun 2017 dan 16,84% pada tahun 2018 dan faktor lingkungan sebesar - %. Jenis-Jenis Karakteristik kecelakaan lalu lintas pada Jalan Baubau-Pasarwajo terdapat 3 jenis karakteristik yaitu jenis karakteristik kecelakaan tunggal sebesar 23,80% pada tahun 2014, 14,28% pada tahun 2015, 14,28% pada tahun 2016, 28,57% pada tahun 2017 dan 19,04 % pada tahun 2018, jenis karakteristik kecelakaan ganda sebesar 11,98% pada tahun 2014, 20,27% pada tahun 2015, 23.04% pada tahun 2016, 25,34% pada tahun 2017 dan 19,35% pada tahun 2018, dan jenis karakteristik kecelakaan tiga/Lebih sebesar - %.
Evaluasi Level Kerusakan Jalan Sebagai Basis Penetapan Rekonstruksi Jalan Kota Hendra Kundrad Susanto Rumbayan
SCEJ (Shell Civil Engineering Journal) Vol 7 No 1 (2022): SCEJ (Shell Civil Engineering Journal)
Publisher : Civil Engineering Faculty, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/scej.v7i1.2174

Abstract

Semakin banyaknya lalu lintas di jalan, semakin besar pula kemungkinan bagian jalan yang akan rusak. Akhirnya, dapat mengganggu kenyamanan pengguna jalan, termasuk pejalan kaki dan pengendara. Oleh karena itu, tujuan pada penelitian ini untuk memperoleh data mengenai kondisi lalu lintas jalan dan untuk menilai dampak pertumbuhan lalu lintas pada Kapasitas Jalan. Pada kesempatan ini, penulis akan menyesuaiakan antara teknik Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) dengan teknik Bina Marga untuk menentukan jenis perbaikan jalan dalam penelitian ini. Penulis dapat memastikan tingkat keausan lapisan perkerasan aspal dengan memakai teknik Bina Marga dan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI 1997), yang akan dijelaskan secara rinci untuk menentukan lapis perkerasan aspal pada Jalan Sipanjonga dan Jalan Al Muhajirin di Kota Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara, dengan bentang jalan 800 meter dan umur rencana sepuluh tahun. Menggunakan Laston setebal 14 cm, batu pecah kelas A setebal 20 cm untuk pondasi atas, dan sirtu kelas B untuk pondasi bawah setebal 20 cm
Analisis Biaya Moda Transportasi Ojek di Kota Baubau Agusman Agusman; Syamsul Bahri Bahar; Yevira Dyotami
SCEJ (Shell Civil Engineering Journal) Vol 7 No 1 (2022): SCEJ (Shell Civil Engineering Journal)
Publisher : Civil Engineering Faculty, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/scej.v7i1.2527

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik angkutan ojek, pengguna ojek, menganalisis faktor-faktor penentu pentarifan, dan untuk menentukan tarif per km berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan (BOK), Ability to Pay (ATP) dan Willingness To Pay (WTP). Hasil dari penelitian ini didapatkan faktor-faktor penentu pentarifan angkutan ojek di Kota Baubau berdasarkan BOK adalah jarak tempuh, biaya pemakaian BBM, biaya servis ringan, biaya servis berat, biaya pemakaian ban, biaya pemakaian oli, umur kendaraan, harga kendaraan, biaya PKB, biaya STNK, biaya TNBK, biaya SWDKLLJ dan biaya pembuatan SIM. Faktor penentu berdasarkan ATP adalah jenis pekerjaan, jarak tempuh, waktu tempuh, intensitas perjalanan, pengeluaran transportasi diluar angkutan ojek dan pengeluaran transportasi untuk angkutan ojek. Sedangkan faktor penentu pentarifan berdasarkan WTP adalah tujuan perjalanan, jarak tempuh,waktu tempuh, intensitas perjalanan, pengeluaran di luar pengeluaran transportasi, dan pengeluaran transportasi untuk angkutan ojek. Tarif ideal yang didapatkan adalah Rp 1.172,53/km. Tarif yang berlaku di dua pangkalan saat ini berada di atas tarif ideal.
Analisis Biaya Investasi Rumah Kos di Kota Baubau Ditinjau dari Aspek Teknis dan Aspek Finansial Syamsul Bahri Bahar
SCEJ (Shell Civil Engineering Journal) Vol 7 No 1 (2022): SCEJ (Shell Civil Engineering Journal)
Publisher : Civil Engineering Faculty, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/scej.v7i1.2549

Abstract

Keputusan untuk melakukan investasi rumah kos di kampus baru Universitas Muhammadiyah Buton Kota Baubaua, memerlukan analisis dan kajian-kajian yang mendalam. Pemilihan lokasi rumah kos untuk mahasiswa sangat menentukan dengan tempat aktivitas kampus begitu juga dengan karyawan perusahaan akan cenderung memilih tempat kos yang dekat dengan tempatnya bekerja, hal ini tentu akan menghemat biaya transport dan waktu. Studi kelayakan atau feasibility study merupakan suatu gagasan atau usulan diwujudkan menjadi kenyataan untuk pengambilan suatu keputusan kelayakan investasi dengan mengkaji indikator kelayakan aspek teknis dan aspek keuangan. Besarnya nilai investasi dilihat dari biaya yang dikeluarkan mulai dari pembelian lahan sampai dengan selesainya biaya konstruksi bangunan rumah kos. Kelayakan investasi rumah kos dan waktu pengembalian modal di analisis dengan menggunakan net present value (NPV), internal rate of return (IRR) dan discounted payback period. Hasil analisis besarnya Biaya investasi rumah kos di di dekat kampus UM. Buton (KM.05) di Kota Baubau sebesar Rp. 487. 542.000,- dan Kelayakan investasi rumah kos di dekat kampus UM. Buton (KM.05) di Kota Baubau NPV = Rp. 144.374.000 > 0 ( layak investasi ), IRR= 12,47% > 8,75% = MARR ( layak investasi ) dan DPP= 6,8 Tahun < 10 Tahun ( layak investasi ).
Experimental Test of Compressive Strength of Concrete by Using Wastewater Tofu Muh. Sayfullah. S
SCEJ (Shell Civil Engineering Journal) Vol 7 No 1 (2022): SCEJ (Shell Civil Engineering Journal)
Publisher : Civil Engineering Faculty, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/scej.v7i1.2555

Abstract

Tofu waste is one type of waste produced by many people in Indonesia because the type of tofu food is the easiest to get. This study used tofu wastewater as a substitute for water and as a concrete treatment with certain changes in cement water components. Tofu water waste is waste that comes from wasted soybean treatment residues that cannot be consumed and the result of this tofu water waste is usually only disposed of. The purpose in this study is to determine the compressive strength value of concrete using tofu waste water and treatment using tofu wastewater. In the implementation using laboratory experimental methods. From the results of the compressive strength test showing the lower compressive strength value of concrete using wastewater tofu obtained a higher compressive strength value compared to using normal water PDAM. The compressive strength value using tofu water is 71.80 kg / cm² at the age of 7 days, 92.30 kg / cm² at the age of 7 days, 119.10 kg / cm² at the age of 7 days 28 days and the compressive strength value of concrete using normal water PDAM Baubau City is 46.30 kg/cm² at the age of 3 days, 59.20 kg/cm² at the age of 7 days and 88.00 kg/cm² at the age of 28 days.
Analysis of The Puncak Tumada Drinking Water Network System Using Epanet Software Muhammad Abdu; Aswad Asrasal; Muhammad Sayfullah
SCEJ (Shell Civil Engineering Journal) Vol 7 No 1 (2022): SCEJ (Shell Civil Engineering Journal)
Publisher : Civil Engineering Faculty, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/scej.v7i1.2577

Abstract

Tumada village is a village located in kapontori district of buton regency, with a population of 630 people where clean water needs are obtained from access to water sourced from springs by the method of flowing using pipes by gravity so that water needs can be met. The height of the tank source is at the high point of Elv = ± 24.27 MDPL while the highest place for water use is Elv = ± 50 MDPL. Those who do not get this water source are those who are located in sma and in the peak area of tumada where the number of KK = 7 To improve water management, the water is first accommodated in the tank and flowed by gravity, where the elevation elevation of the Elv tank placement = ± 63. With the analysis obtained pipe sizes of 12.5 mm, 25 mm, 50 mm with a tank capacity of 6000 liters and pump power can be used with a head of 50 m and flow of 0.5 LPS in addition to that a minimum press of 9.5 m and speed respectively for the main pipe of 0.28 m / s and pipe Divider of 0.16 m / s and discharge in the pipe flow of 0.56 LPS for the main and for divisors of 0.03 LPS and 0.02 LPS.
Drainage Patterns and River Sinuosity in Padang, West Sumatra Muhammad Fawzy Ismullah Massinai; Muhammad Altin Massinai; Hasanuddin Hasanuddin; Dewi Shafira
SCEJ (Shell Civil Engineering Journal) Vol 7 No 1 (2022): SCEJ (Shell Civil Engineering Journal)
Publisher : Civil Engineering Faculty, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/scej.v7i1.2660

Abstract

Padang City is the capital of West Sumatra Province. This city has several rivers, each of which is a watershed. Watershed management can be done through geomorphological analysis by taking a landscape approach to finding out the tectonics working in the area. The morphotectonic analysis carried out in this study was an analysis of the drainage pattern and the river's sinuosity. The purpose of this study was to determine the characteristics of the watershed in the Padang City associated with tectonic activity based on morphometric analysis. The parameters used are the drainage pattern and the river sinuosity index. The results of the research that has been carried out, it is found that the genetic types of rivers found in the Padang City, West Sumatra are dendritic, trellis, and parallel types. Meanwhile, after analyzing the average value of the sinuosity index on river flows in Padang City, it was obtained a value of 1.56 or categorized as a meandering river type with active tectonics. The results of this study can be used as new information in watershed management in Padang City, West Sumatra Province.