cover
Contact Name
Deni Darmawan
Contact Email
dendar@untan.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
labkom@fisip.untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak 78124
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara
ISSN : 2442546X     EISSN : 2442546X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418%2Fpublika.v10i2
Core Subject : Social,
Publika adalah jurnal akses terbuka, dan peer-review. Tujuan utama kami adalah untuk menyebarluaskan artikel terkini dan asli dari para peneliti dan praktisi tentang berbagai masalah sosial dan politik kontemporer: kebijakan publik, administrasi pembangunan, manajemen publik.
Articles 1,204 Documents
PELAKSANAAN STRATEGI DINAS PEMUDA OLAH RAGA DAN PARIWISATA DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA AIR TERJUN RIAM DAIT DI KABUPATEN LANDAK AGUSTINUS. M NIM. E1012131007
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 3 (2018): PublikA, Edisi September 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v7i3.1969

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk memberikan pengertian dan pemahaman mengenai pelaksanaan Strategi Dinas Pemuda Olahraga, Pariwisata dalam Pengembangan Pariwisata di Kabupaten Landak. Penelitian ini dimaksudkan untuk memberikan pengertian dan pemahaman mengenai Strategi Dinas Pemuda Olahraga, Pariwisata dalam Pengembangan Pariwisata di Kabupaten Landak. Permasalahan mengenai pengembangan potensi objek wisata yang terdapat di Kabupaten Landak, belum dapat sepenuhnya mengoptimalkan potensi objek wisata alam air terjun riam dait tersebut sebagai primadona tujuan wisata. Metode yang digunakan jenis penelitian deskritif dengan pendekatan kualitatif. Hasil Penelitian menujukkan antara lain: 1) Tujuan pengembangan  objek wisata alam Air Terjun Riam Dait di Kecamatan Air Besar Kabupaten Landak tujuan belum tercapai sesaui dengan yang diinginkan. Hal tersebut terlihat dari beberapa aspek seperti Visi dan misi pengembangan Objek Wisata Alam Air Terjun Riam Dait yang ada di Kecamatan Air Besar Kabupaten Landak belum mempertimbangkan karakteristik objek wisata dan Sasaran pengembangan Objek Wisata Alam Air Terjun Riam Dait di Kecamatan Air Besar Kabupaten Landak belum keseluruhan tercapai; 2) Strategi pengembangan Objek Wisata Alam Air Terjun Riam Dait di Kecamatan Air Besar adalah melalui analisis SWOT, yaitu dengan menganalisis data sekunder maupun data primer berdasarkan lingkungan internal dan lingkungan eksternal dan 3) Kebijakan Pemerintah Kabupaten Landak terhadap program pengembangan Objek Wisata Alam Air Terjun Riam Dait di Kecamatan Air Besar masih lemah. Hal tersebut terlihat dari aspek Program, prosedur dan aspek anggaran yaitu terbatasnya anggaran pariwisata dalam upaya promosi wisata daerah, kususnya objek wisata alam yang ada di Kecamatan Air Besar Kabupaten Landak. Kata-kata kunci: Strategi, Disporapar, Pengembangan, Pariwisata.
IMPLEMENTASI PROGRAM PENANGGULANGAN GIZI BURUK PADA BALITA DAN IBU HAMIL DI KECAMATAN MEMPAWAH HILIR KABUPATEN PONTIANAK KATRINA PRATIWI NIM. E01107002
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 2 (2015): Publika, Edisi Juni 2015
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.689 KB) | DOI: 10.26418/publika.v4i2.670

Abstract

Penulisan skripsi ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman mengenai implementasi program penanggulangan Gizi Buruk Pada Balita dan Ibu Hamil di Kecamatan mempawah Hilir Kabupaten Pontianak”. Permasalahan yang terjadi bersumber pada kasus gizi buruk yang disebabkan permasalahan keluarga. Dimana orang tua jarang memeriksakan perkembangan balitanya ke Posyandu begitu juga ibu hamil. Di samping itu juga pola asuh anak yang terlihat kurang baik, terkadang jumlah anak terlalu banyak dan keharmonisan rumah tangga ikut mempengaruhi peningkatan gizi buruk. Sedangkan dari faktor non kesehatan, dengan alasan ekonomi ketersediaan pangan di rumah tangga terbatas, tingkat pendidikan rendah, inprastruktur, geografis dan lingkungan kurang, sehingga menjadi penyebab kasus gizi buruk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program penanggulangan Gizi Buruk pada Balita dan Ibu Hamil belum sepenuhnya sesuai dengan harapan masyarakat, baik dilihat dari pengorganisasian program penanggulangan Gizi Buruk pada Balita dan Ibu Hamil terlihat belum maksimal, Kemampuan interpretasi petugas atau kader dalam mensosialisasikan program penanggulangan Gizi Buruk pada Balita dan Ibu Hamil belum optimal dan Aplikasi program penanggulangan Gizi Buruk pada Balita dan Ibu Hamil dalam meningkatkan akses masyarakat miskin terhadap peningkatan gizi masyarakat belum sepenuhnya memberikan kontribusi bagi masyarakat miskin. Kata-kata kunci:  Implementasi, Program, Penanggulangan, Gizi Buruk, Balita dan Ibu Hamil   
PEMBINAAN DISIPLIN KERJA PEGAWAI DI KANTOR CAMAT SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA RITA ASTUTI NIM. E1012131098
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 3 (2017): PublikA, Edisi September 2017
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v6i3.1721

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pembinaan  disiplin Pegawai Negeri Sipil di lingkungan pemerintah Kantor Camat Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya serta untuk mengetahui disiplin kerja pegawai dengan jenis penelitian adalah deskriptif yaitu menggambarkan apa adanya sebagaimana fakta yang adaHasil penelitian dalam penelitian ini adalah Pelaksanaan pembinaan yang dilakukan oleh atasan (Camat Sungai Kakap) menunjukkan belum maksimal, karena pembinaan berupa bimbingan belum dilakukan secara kontinyu. Tingkat disiplin kerja pegawai Kantor Camat Sungai Kakap dalam melaksanakan tugas dirasakan masih rendah, karena masih dipengaruhi oleh tindakan yang dilakukan oleh atasan yang belum tegas, adil dan bijaksana terhadap pegawai yang melanggar peraturan disiplin sesuaidengan Undang-Undang No. 30 Tahun 1980.Kata-kata kunci: Pembinaan, Disiplin, Kepegawaian
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KOTA PONTIANAK NOMOR 5 TAHUN 2016TENTANG DRAINASE KOTA PONTIANAK (STUDI DI KECAMATAN PONTIANAK TENGGARA) FRIANTO DAUD NIM : E01112181
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 8, No 4 (2019): PublikA, Edisi Desember 2019
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1460.636 KB) | DOI: 10.26418/publika.v8i4.2516

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil Implementasi Peraturan Daerah Kota Pontianak Nomor 5 Tahun 2016 Tentang Drainase Kota Pontianak. Namun pada kenyataannya masih terdapat genangan air pada saat hujan tiba. Hal ini disebabkan karena tidak berfungsinya jaringan drainase sehingga menyebabkan sering terjadinya genangan terutama di Kecamatan Pontianak Tenggara. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan desain penelitian adalah analisis deskriptif. Penelitian ini menggunakan teori Edward III yang mengatakan bahwa ada 4 faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementesai yaitu komunikasi, sumberdaya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Komunikasi belum pernah dilakukan oleh pemerintah daerah baik komunikasi kepada masyarakat yaitu dengan sosialisasi dan komunikasi kepada instansi teknis terkait. (2) Sumber daya dalam hal ini staf/pegawai yang tidak cukup memadai ataupun tidak kompeten dalam bidangnya, tidak adanya fasilitas pendukung dalam pengelolaan drainase dan porsi anggaran yang minim. (3) Struktur birokrasi yang mendukung implementasi kebijakan pengelolaan drainase di Kota Pontianak berjalan kurang efektif, perlu dilakukan pembenahan dalam bentuk penguatan kelembagaan dan penyusunan SOP (standar operasional prosedur). (4) Disposisi adalah sikap pelaksana dalam implementasi kebijakan pengeloaan drainase cukup baik hal ini bisa terlihat dari kemauan pelaksana dalam melaksanakan pengelolaan drainase tetapi tidak ditunjang adanya insentif. Dari penelitian ini direkomendasikan agar dilakukan komunikasi berupa sosialisasi kepada SKPD (satuan kerja perangkat daerah) terkait dan masyarakat tentang pengelolaan drainase. Sumberdaya manusia, fasilitas, dan anggaran perlu ditambah. Struktur organisasi harus dilakukan perbaikan terutama SOP (standar operasional prosedur). Kata Kunci: Implementasi, Kebijakan, dan Pengelolaan Drainase. IMPLEMENTATION OF PONTIANAK CITY REGIONAL REGULATION NUMBER 5 OF 2016 CONCERNING PONTIANAK CITY DRAINAGE (STUDY IN SOUTHEAST PONTIANAK SUB-DISTRICT) BY : FRIANTO DAUD NIM : E01112181 Drs. Sukamto, M.Si, Dr. H. Pardi, M.AB Email : friantodaud@gmail.com 1. Student of Administration Science Study Program, Faculty of Social and Political Sciences, Tanjungpura University, Pontianak 2. Lacturer of Administration Science Study Program, Faculty of Social and Political Sciences, Tanjungpura University, Pontianak ABSTRACT This study aims to reveal the results of the implementation of Pontianak City Regional Regulation Number 5 of 2016 concerning Pontianak City Drainage. However, in reality there are still puddles of water when it rains. This is due to the malfunctioning of the drainage system, causing frequent inundation, especially in the Southeast Pontianak Sub-district. The method used in this study is a qualitative method, with research design of descriptive analysis. This study uses the Edward III theory which states that there are 4 factors that affect the successful implementation, namely communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. The results of this study showed that: (1) Communication has never been carried out by the local government either communication to the public, through socialization and communication to relevant technical agencies. (2) Resources in this case are staff / employees who are incompetent in their job, lack of supporting facilities in drainage management and a minimal portion of the budget. (3) The bureaucratic structure that supports the implementation of drainage management policies in Pontianak City has been ineffective, and needs to be improved in the form of institutional strengthening and preparation of standard operating procedures (SOP). (4) Disposition is the attitude of the executor in implementing the drainage management policy, this can be seen from the willingness of the executor in carrying out the drainage management but is not supported by the existence of incentives. From this study it can be recommended that communication be carried out in the form of socialization to the relevant SKPD (regional work units) and the community about drainage management. Human resources, facilities and budget need to be added. The organizational structure need to be improved, especially the SOP (standard operating procedure). Keywords: Implementation, Policy, and Drainage Management.
KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA BAWAHAN PADA KANTOR SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KABUPATEN KUBU RAYA Muhammad Heriyadi E.21106074
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 3, No 1 (2014): PublikA, Edisi Maret 2014
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.916 KB) | DOI: 10.26418/publika.v3i1.277

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja adalah kepemimpinan, seorang pemimpin mempunyai sifat- sifat mengayomi agar bawahan dan anak buah merasa tenang dalam berkerja dengan kepemimpinanya. Selain itu seorang pemimpin sebagai aparatur pemerintah dan sebagai manusia/ individu dengan keterbatasan dan dengan segala kompleksitas permasalahan termasuk masalah keluarganya, perhatian terhadap kesejateraan keluarga merupakan kewajiban pemimpin, karena itu pemimpin adalah “bapak” bagi bawahanya. Pemimpin harus juga mengorganisir organisasi serta orang-orang yang terdapat didalamnya agar tujuan visi dan misi dapat tercapai. Dalam penelitian ini penulis menggunakan jenis peneltian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi dan alat pengumpulan datanya adalah menggunakan pedoman wawancara dan pedoman observasi untuk memberikan gambaran secara rinci mengenai suatu keadaan, gejala atau obyek tertentu sumber data pendekatan  meliputi, responden, informasi, dan dokumen metode pengumpul data yang digunakan untuk observasi partisipan, dokumenter dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa keberhasilan pimpinan dalam melaksanakan tugasnya akan mempengaruhi kinerja, karena jika kepemimpinannya baik maka akan baik pulalah kinerja dan sebaliknya dan upaya peningkatan kinerja bawahan atau pegawai tersebut dapat dilakukan melalui praktek kepemimpinan atau gaya kepemimpinan yang handal. Kata kunci: Kinerja, Kepemimpinan, Visi dan Misi
EFEKTIVITAS PELAYANAN KESEHATAN BAGI IBU HAMIL RESIKO TINGGI DI PUSKESMAS TAMBELAN SAMPIT KOTA PONTIANAK SELA NOPITASARI NIM. E01112122
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 1 (2017): PublikA, Edisi Maret 2017
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.332 KB) | DOI: 10.26418/publika.v6i1.1435

Abstract

Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis mengenai efektivitas pelayanan kesehatan bagi ibu hamil resiko tinggi di Puskesmas Tambelan Sampit Kota Pontianak. Untuk mengukur efektivitas pelayanan peneliti menggunakan indikator ukuran efektivitas Emitai Etzioni (dalam Subkhi, 2013:252) yaitu adaptasi dan integrasi. Permasalahan dalam penelitian ini adalah penyesuaian antara Bidan, ibu hamil resiko tinggi dan lingkungan Puskesmas (Ruang KIA) kurang baik, kegiatan sosialisasi mengenai ibu hamil resiko tinggi yang tidak merata dan masih ada ibu hamil resiko tinggi yang tidak tertib memeriksakan kehamilannya. Hasil dari penelitian ini adalah dari aspek adaptasi, Masih ada ibu hamil yang mengeluhkan sikap dan perkataan salah satu oknum petugas Puskesmas yang kurang baik dalam memberikan pelayanan dan keadaan ruang KIA yang sempit ditambah banyak barang-barang yang tidak terpakai masih disimpan di ruangan itu, sehingga ruangan menjadi kurang rapi dan tidak nyaman. Dari aspek integrasi, kegiatan sosialisasi tentang ibu hamil resiko tinggi yang dilakukan oleh Bidan tidak berjalan dengan merata, masih ada ibu hamil resiko tinggi yang tidak pernah mengikuti kegiatan sosisalisasi tersebut. Oleh karena itu, diharapkan pihak Puskesmas Tambelan Sampit memperhatikan beberapa permasalahan tersebut agar pelayanan yang diberikan kepada masyarakat khususnya ibu hamil resiko tinggi dapat berjalan dengan efektif. Kata-kata kunci : Efektivitas, Pelayanan, Ibu Hamil, Resiko Tinggi
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERATURAN KEPALA BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN NOMOR HK.03.1.23.12.11.10052 TENTANG PENGAWASAN PRODUKSI DAN PEREDARAN KOSMETIK PADA BALAI BESAR PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN DI KOTA PONTIANAK RIKHA SATYAWATI NIM. E01112119
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 4 (2018): PublikA, Edisi Desember 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v7i4.2221

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis variabel-variabel yang mempengaruhi kinerja implementasi kebijakan peraturan Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan di Kota Pontianak. Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih banyak temuan peredaran produk kosmetik tanpa izin edar di Kota Pontianak dan masih ada pelaku usaha yang menjual kosmetik yang tidak memiliki izin edar di Kota Pontianak. Penelitian ini meggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian i. Dalam penenlitian ini, peneliti menggunakan teori Van Metter dan Van Horn yang terdiri dari enam variabel yaitu : (1) ukuran dan tujuan kebijakan, (2) sumber daya, (3) komunikasi antar organisasi dan kegiatan pelaksanaan, (4) karakteristik agen pelaksana, (5) kondisi ekonomi, sosial, dan politik, (6) kecendrungan pelaksana (disposition). Adapun hasil penelitian ini menemukan bahwa pengawasan peredaran kosmetik tanpa izin edar di Kota Pontianak telah di implementasikan tetapi ada beberapa kendala yang membuat Implementasi Kebijakan HK.03.1.23.12.11.10052 Tentang Pengawasan Produksi Dan Peredaran Kosmetik Pada Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Kota Pontianak ini menjadi kurang optimal sehingga masih banyak kosmetik yang tidak memiliki izin edar  yang dijual oleh pelaku usaha dengan bebas. Dari hasil penelitian ini diharapkan implementasi Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan Tentang Pengawasan Produksi Dan Peredaran Kosmetik di Kota Pontianak mampu meningkatkan kinerja yang optimal atas pengawasan peredaran produk kosmetik tanpa ijin edar oleh Badan POM RI.Kata-kata kunci : Implementasi, Kinerja, Kebijakan, Pengawasan, Peredaran, Kosmetik
PELAKSANAAN PENGAWASAN DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN PERSONEL TENTARA NASIONAL INDONESIA DI DEPO PENDIDIKAN KEJURUAN RESIMEN INDUK DAERAH MILITER XII/TPR KOTA SINGKAWANG M. Pangaribuan E.21111108
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi September 2013
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.244 KB) | DOI: 10.26418/publika.v2i2.165

Abstract

This article departs from the phenomenon of lack of discipline fraction DODIKJUR personnel, as no entry charge, late, leave work early, do not obey the rules of dress and head out of the office without permission, and this is because the control has not been effective so that the necessary oversight attached. The goal is to improve the discipline of the army personnel in Depo Vocational Education Parent Regiment Military Region XII / TPR Singkawang. To find attached surveillance has been done by using three indicators, namely the leadership of monitoring, inspection and appraisal or evaluation can thus be known until the stages which form of supervision conducted by leaders in Depo Vocational Education Parent Regiment Military Region XII / TPR Singkawang. Monitoring of all activities carried out by subordinates rated as good, although there is still a relatively small deviations. Examination of all the activities carried out by subordinates rated as good, although there is still a lack of assessment conducted fairly and as small personnel. Assessment of all the activities done by the staff was good. Suggested further enhanced surveillance monitoring inherent aspect because there are indications of violation of discipline even though it was relatively small in percentage terms. Should maintain and even increase further in carrying out the policy and inspection program for monitoring activities in order to improve discipline subordinates adhere better future. Assessment should be carried out under the supervision of a tiered inherent in Dodikjur's leaders to be more objective so that subordinates do not feel any difference made ??in the implementation and enforcement.Keywords: Embedded Control, monitoring indicators, personnel discipline.
PENGEMBANGAN USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DI KOTA PONTIANAK KIKY REZKI DUAPHANIE NIM. E01111015
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 5, No 2 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 2 Edisi Juni 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4564.048 KB) | DOI: 10.26418/publika.v5i2.1081

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah utuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dan strategi alternatif untuk mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Pontianak oleh Dinas Perindustrian Perdagangan  Koperasi dan UKM Kota Pontianak. Permasalahan yang dihadapi adalah kurangnya permodalan yang dimiliki oleh UMKM di Kota Pontianak dan kesulitan dalam pemasaran. Sedangkan masalah yang dihadapi oleh Dinas Peridustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Pontianak dalam mengembangkan UMKM di Kota Pontianak adalah kurangnya jumlah aparatur dan kurangnya pelatihan dan pendidikan bagi aparatur pada bidang koperasi dan UKM. Peneliti menggunakan model analisis Strength, Weakness, Oppourtunities, and Threats (SWOT) untuk menemukan strategi yang tepat dalam pengembangan UMKM di Kota Pontianak. Dari analisisi SWOT ditemukan kekuatan yang di miliki UMKM di Kota Pontianak yaitu jumlah UMKM yang cukup banyak dan menyerap tenaga pekerjaan bagi angkatan kerja di Kota Pontianak, kelemahan yang di miliki UMKM di Kota Pontianak adalah keterbatasan pengetahuan dan informasi pelaku UMKM terhadap pasar dan keberadaannya yang sering mengganggu ketertiban umum, peluang yang di miliki UMKM di Kota Pontianak adalah dapat membuka lapangan pekerjaan bagi angkatan kerja dan meningkatkan jumlah PAD Kota Pontianak dan ancaman yang dimiliki oleh UMKM di Kota Pontianak adalah relokasi dan produk luar daerah lebih kompetitif. Saran atau rekomendasi dari penelitian ini adalah alternatif strategi yaitu dengan menciptakan iklim usaha yang kondusif, pengembangan kemitraan, melakukan pelatihan dan pendidikan secara merata, penataan kawasan berjualan, meningkatkan daya saing dipasar lokal, nasional dan global, memberikan pembinaan dan fasilitas untuk mendapatkan ruang serta mengadakan koordinasi antara pemerintah dengan pelaku UMKM terkait masalah relokasi. Kata-kata Kunci: Strategi pengembangan, UMKM, Analisis SWOT
KINERJA AUDITOR PADA INSPEKTORAT KABUPATEN BENGKAYANG AKIUS NIM. E1013141030
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 3 (2018): PublikA, Edisi September 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v7i3.1999

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk memberikan pengertian dan pemahaman mengenai mengenai kinerja auditor pada Inspektorat Kabupaten Bengkayang. Permasalahannya bersumber pada rendahnya peningkatan kinerja pengawasan, baik dilihat dari aspek kualitas kerja, kuantitas kerja maupun ketepatan waktu menyelasaikan tugas di bidang pengawasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan dan menganalisis kinerja pegawai Inspektorat Kabupaten Bengkayang dalam pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang pengawasan, dilihat dari indikator kualitas, kuantitas dan waktu penyelesaian pekerjaan. Subjek penelitian yang diperoleh melalui wawancara kepada Inspektur, Sekretaris, Inspektur pembantu Bidang Pengawasan dan  Staf Bidang Pengawasan. Penelitian ini menggunakan metode deskritif dengan pendekatan kualitatif yakni proses penyederhanaan data ke dalam bentuk yang lebih mudah dibaca dan diinterpretasikan, melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kinerja dari Inspektorat daerah dalam melakukan fungsi pengawasan di Kabupaten Bengkayang belum berjalan efektif. Hal ini diindikasikan dengan pembuktian secara kualitas, kuantitas ketepatan waktu Sumber Daya Manusia Aparatur auditor yang belum mempunyai latar belakang pendidikan sebagai auditor, terbatasnya jumlah auditor serta ketersediaan sarana dan prasarana pendukung yang belum memadai. Kata-kata Kunci:  Kinerja, Auditor, Kualitas, Kuantitas, Ketepatan Waktu

Page 8 of 121 | Total Record : 1204


Filter by Year

2012 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 (2023): PUBLIKA EDISI MARET 2023 Vol 11, No 4 (2022): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2022 Vol 11, No 3 (2022): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2022 Vol 11, No 2 (2022): PUBLIKA, EDISI JUNI 2022 Vol 11, No 1 (2022): PUBLIKA, EDISI MARET 2022 Vol 10, No 4 (2021): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2021 Vol 10, No 3 (2021): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2021 Vol 10, No 2 (2021): PUBLIKA, EDISI JUNI 2021 Vol 10, No 1 (2021): PUBLIKA, EDISI MARET 2021 Vol 9, No 4 (2020): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2020 Vol 9, No 3 (2020): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2020 Vol 9, No 2 (2020): PUBLIKA, EDISI JUNI 2020 Vol 9, No 1 (2020): PUBLIKA, EDISI MARET 2020 Vol 8, No 4 (2019): PublikA, Edisi Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): PublikA, Edisi September 2019 Vol 8, No 2 (2019): PublikA, Edisi Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): PublikA, Edisi Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): PublikA, Edisi Desember 2018 Vol 7, No 3 (2018): PublikA, Edisi September 2018 Vol 7, No 2 (2018): PublikA, Edisi Juni 2018 Vol 7, No 1 (2018): PublikA, Edisi Maret 2018 Vol 6, No 4 (2017): PublikA, Edisi Desember 2017 Vol 6, No 3 (2017): PublikA, Edisi September 2017 Vol 6, No 2 (2017): PublikA, Edisi Juni 2017 Vol 6, No 1 (2017): PublikA, Edisi Maret 2017 Vol 5, No 4 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 4 Edisi Desember 2016 Vol 5, No 3 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 3 Edisi September 2016 Vol 5, No 2 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 2 Edisi Juni 2016 Vol 5, No 1 (2016): PublikA, Edisi Maret 2016 Vol 4, No 4 (2015): Publika, Edisi Desember 2015 Vol 4, No 3 (2015): Publika, Edisi September 2015 Vol 4, No 2 (2015): Publika, Edisi Juni 2015 Vol 4, No 1 (2015): PublikA, edisi Maret 2015 Vol 3, No 4 (2014): Publika, Edisi Desember 2014 Vol 3, No 3 (2014): Publika, Edisi September 2014 Vol 3, No 2 (2014): Publika, Edisi Juni 2014 Vol 3, No 1 (2014): PublikA, Edisi Maret 2014 Vol 2, No 3 (2013): PublikA, Edisi Desember 2013 Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi Agustus 2013 Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi September 2013 Vol 2, No 1 (2013): PublikA, Edisi April 2013 Vol 1, No 1 (2012): PublikA, Edisi Perdana 2012 More Issue