cover
Contact Name
Deni Darmawan
Contact Email
dendar@untan.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
labkom@fisip.untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak 78124
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara
ISSN : 2442546X     EISSN : 2442546X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418%2Fpublika.v10i2
Core Subject : Social,
Publika adalah jurnal akses terbuka, dan peer-review. Tujuan utama kami adalah untuk menyebarluaskan artikel terkini dan asli dari para peneliti dan praktisi tentang berbagai masalah sosial dan politik kontemporer: kebijakan publik, administrasi pembangunan, manajemen publik.
Articles 1,314 Documents
PENGELOLAAN ARSIP DI SMP N 10 SUNGAI KAKAP DI DESA SUNGAI RENGAS KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBURAYA M. Yusuf M. Yusuf; Ira Patriani; Martinus Martinus
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 11, No 4 (2022): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2022
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v11i4.3011

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab pengelolaan arsip di Bagian Tata Usaha SMP Negeri 10 Sungai Kakap Kabupaten Kuburaya yang masih belum optimal. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan subjek penelitian yaitu 2 Staf Bagian Tata Usaha SMP Negeri 10 Sungai Kakap Kabupaten Kuburaya.Pengumpulan data diperoleh dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Satu data diperoleh dengan satu metode yang paling valid. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan, pengorganisasian, pengelolaan, verifikasi dan penafsiran, serta pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan arsip di BagianTata Usaha SMP Negeri 10 Sungai Kakap Kabupaten Kuburaya belum dapat dilaksanakan secara optimal disebabkan oleh: sebagian besar pegawai TataUsaha belum pernah mendapatkan pendidikan atau pelatihan tentang kearsipan padahal latar belakang pendidikan pegawai Tata Usaha tidak sesuai dengan bidang kearsipan, belum tersedianya alat pengontrol suhu dan kelembabanudara yaitu Air Conditioner (AC), mengingat suhu dan kelembapan udara di ruangBagian Tata Usaha yang digunakan sebagai ruang kerja sekaligus ruang penyimpanan arsip belum sesuai dengan standar ruang penyimpanan yang baik untuk arsip, tingkat kerapian ruang kerja yang masih kurang dan kondisi gudang yang tidak teratur atau belum tertata dengan rapi, belum adanya prosedur khusus peminjaman arsip dan buku peminjaman arsip, pemeliharaan arsip yang hanya dilakukan dengan membersihkan arsip dari debu menggunakan kemoceng, menyapu, dan mengepel lantai , pelaksanaan pengamanan terhadap arsip dinamis kurang dilakukan dengan maksimal, hanya dengan menyimpan dalam map ordner dan belum adanya pelaksanaan penyusutan arsip.Kata kunci : Arsip, Dinamis, Pengelolaan
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL (SPMI) DALAM MEMBANGUN BUDAYA MUTU DI UNIVERSITAS TANJUNGPURA (Studi Kasus : Prodi Magister Manajemen FEB Universitas Tanjungpura) Ismail, Ismail; Maryuni, Sri; Pardi, Pardi
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 1 (2023): PUBLIKA EDISI MARET 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v12i1.3429

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi kebijakan SPMI dalam membangun budaya mutu di Universitas Tanjungpura dengan studi kasus di Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan penelitian deskriptif dan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Edward III yang dapat dilihat dari empat faktor yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi. Dalam penelitian ini penulis menggunakan data primer berupa wawancara dan data skunder berupa dokumen-dokumen mutu yang berhubungan dengan implementasi kebijakan SPMI Universitas Tanjungpura dan Program Studi Magister Manajemen FEB Universitas Tanjungpura. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi kebijakan SPMI dilihat dari faktor komunikasi dan struktur birokrasi belum berjalan dengan baik. Hal tersebut dilihat dari penyampaian informasi antara jajaran program studi dengan dosen dan tenaga kependidikan. Jumlah auditor AMI dengan program studi di lingkungan Universitas Tanjungpura perbandingannya masih belum ideal. Temuan hasil AMI harus segera ditindak lanjuti sehingga peningkatan mutu secara berkelanjutan dapat berjalan maksimal. Dalam mengimplementasikan kebijakan SPMI diharapkan para pelaksana kebijakan mulai dari Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu, Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Pragram Studi Magister Manajemen FEB Universitas Tanjungpura bisa lebih optimal lagi agar tujuan yang diharapkan dapat tercapai.
PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA di KANTOR DESA SEMPERIUK.A KECAMATAN JAWAI SELATAN KABUPATEN SAMBAS Irvan Irvan; Martoyo Martoyo; Nahot Tua Parlindungan
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 11, No 4 (2022): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2022
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v11i4.3415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis Pengembangan Sumber Daya Manusia di Kantor Desa Semperiuk.A Kecamatan Jawai Selatan Kabupaten Sambas. Penelitian ini didasarkan oleh fenomena belum maksimalnya pengembangan dalam menjalankan tugasnya. Ketiga pada aspek magang tidak terlaksana sumber daya manusia terhadap Aparatur Desa di Kantor Desa Semperiuk.A Kabupaten Sambas. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif, dengan desain penelitian analisis deskriptif. Peneltian ini menggunakan Metode Pengembangan menurut Sedarmayanti (2010) : yang terdiri dari aspek on the job method dan off the job method,  aspek on the job method yang Pertama pada aspek rotasi jabatan tidak terlaksana dikarenakan rotasi jabatan tidak diterapkan di Pemerintahan Desa. Kedua pada aspek bimbingan dimana agar pimpinan lebih teratur dalam mengarahkan pegawai yang lain dikarenakan magang tidak diterapkan pada instansi pemerintahan. Dan yang keempat dari aspek demonstrasi dimana masih ada perangkat desa yang tidak bisa mengoperasikan komputer sehingga pekerjaan hanya dilakukan secara manual sehingga terjadinya penumpukan pekerjaan pada salah satu Perangkat Desa yang mempunyai kemampuan lebih. pada aspek off the job methodyang pertama yaitu aspek Pendidikan dan Pelatihan (DIKLAT) dimana masih ada Perangkat Desa yang kurang berpartisipasi untuk mengikuti diklat. dan yang kedua dilihat dari aspek pendidikan formal untuk sejuah ini pendidikan formal masih tergulong cukup dan harapan kedepannya dapat terciptanya good governance dilingkungan pemerintah Desa. Kata Kunci: Pengembangan, Sumber Daya Manusia, Perangkat Desa
EFEKTIVITAS PENYALURAN PUPUK BERSUBSIDI BAGI KELOMPOK TANI DI KECAMATAN NANGA PINOH KABUPATEN MELAWI NORMILA NORMILA; Azirita Marhdalena; Hairil Anwar
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 11, No 4 (2022): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2022
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v11i4.3413

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas dalam penyaluran pupuk bersubsidi di Desa Labai Mandiri. Permasalahan dalam Penelitian ini keterlambatan distribusi pupuk subsidi, tidak tepat sasaran, dan harga yang di atas ketentuan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif melalui pendekatan kualitatif. dapat dihasilkan dalam teori yang dikemukan oleh Silalahi (2017) mengenai efektivitas dimana teori ini dibagi menjadi tiga untuk mengukur efektivitas yaitu Pendekatan sasaran (goalsapproach) hasil yang dapat dikatakan efektif karena sasaran penyaluran sudah terealisasi dengan baik, Pendekatan sumber (systemresourceapproach) hasil yang didapatkan belum efektif karena adanya sumber data yang didapatkan tidak sesuai dengan hasil lapangan yaitu mengenai adanya kenaikan harga, dan Pendekatan proses (Internalprocessapproach) hasil yang didapatkan belum efektif karena pupuk yang disalurankan masih terlambat. Saran yaitu Pemerintah yang berkejasama dalam penyaluran pupuk bersubsidi dengan pihak distributor, pengecer kira lebih memperhatikan dalam mengoptimalkan program pupuk bersubsidi mengenai prinsip tepat jenis pupuk, jumlah pupuk yang efektif.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN BARANG MILIK NEGARA DI SEKOLAH USAHAPERIKANAN MENENGAH PONTIANAK Uni, Eselmus; Hardilina, Hardilina; Nuzulian, Ully
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 1 (2023): PUBLIKA EDISI MARET 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v12i1.2763

Abstract

Penelitian ini untuk menganalisis pelaksanaan KebijakanPengelolaan Barang Milik Negara yang terkait dengan  penggunaan gedung dan bangunan di Sekolah Usaha Perikanan Menengah Pontianak. Metode yang digunakan adalahkualitatif dengan desain penelitiandeskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan George Edward III (dalam Agustino: 149) yang terdiri dari: a) Komunikasi: kesimpulannya adalah proses komunikasi Peraturan Menteri Keuangan Nomor 246/PMK.06/2014, telah  ditransmisikan kepada pelaksana yang ada di Sekolah Usaha Perikanan Menengah Pontianak, akan tetapi informasi yang diberikan belum dilaksanakan dengan baik. b) Sumber Daya: kesimpulannya adalah tidak tersedianya biaya dan kewenangan yang terbatas menjadi kendala yang menyebabkan kebijakan tersebut belum dapat diimplementasikan. c) Disposisi: kesimpulannya adalah efektifitas implementasi kebijakan dipengaruhi oleh sikap Implementor, pelaksana belum menunjukan sikap yang positif menyebabkan pelaksanaan kebijakan belum terlaksana sebagaimana mestinya. Dan d) Struktur Birokrasi: kesimpulannya adalah Sekolah Usaha Perikanan Menengah Pontianak belum memiliki standar operasional prosedur menyebabkan pengelolaan barang milik negara belum sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku. Saran yang direkomendasikan oleh peneliti adalah agar segera dialokasikan biaya pengurusan izin mendirikan bangunan untuk gedung dan bangunan yang belum memiliki izin mendirikan bangunan dan untuk bangunan pihak lain segera dilakukan proses hibah sehinggapengelolaan barang milik negara di Sekolah Usaha Perikanan Menengah Pontianaksesuai denganketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 246/PMK.06/2014 tentang Tata Cara Pelaksanaan Penggunaan Barang Milik Negara.
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA AIR TERJUN SEMIRAH PUTIH DI DESA TINTING BOYOK DUSUN BELANDONG KECAMATAN SEKADAU HULU KABUPATEN SEKADAU Pratiwi, Dila Nanda; Sukamto, Sukamto; Pardi, Pardi
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 11, No 3 (2022): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2022
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v11i3.3013

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengembangan Objek wisata Air Terjun Semirah Putih di Desa Tinting Boyok Dusun Belandong Kecamatan Sekadau Hulu Kabupaten Sekadau. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu belum optimalnya pengembangan Objek Wisata Air terjun Semirah Putih. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Deskriptif pendekatan Kualitatif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori menurut Rangkuti (2002: 18) yang terdapat 2 faktor yaitu : 1) Faktor Internal, Kekuatan dan Kelemahan dari objek wisata air Terjun semirah Putih adalah sudah melakukan promosi serta sosialisasi agar air terjun dapat lebih dikenal oleh masyarakat luar namun masih kurangnya anggaran dana dan status kepemilikan tanah yang menjadi masalah dalam upaya peningkatan objek wisata. 2) Faktor Eksternal, Peluang dan Ancaman dari objek wisata Air Terjun Semirah Putih adalah apabila objek wisata dikelola dengan baik maka akan dapat membantu dalam meningkatkan pendapatan desa dan menjadi ancamannya yaitu adanya persaingan dengan objek wisata lain akibat anggaran desa yang masih kurang sehingga menjadi penghambat pengembangan objek wisata. Adapun saran-saran dapat diberikan yaitu 1) Anggaran dana yang memadai agar dapat memudahkan dalam pengelolaan objek wisata 2) Meningkatkan akan sadar wisata pada masyarakat 3) Status kepemilikan tanah yang pasti sehingga dari pihak Dinas dapat melakukan pergerakan dalam upaya pengembangan objek wisata Air Terjun Semirah Putih.Kata kunci : Strategi, Pengembangan, Objek Wisata
IMPLEMENTASI PERATURAN MENTERI PERTANIAN NOMOR 38 TAHUN 2008 TENTANG PENGOLAHAN DAN PEMASARAN BAHANOLAH KARET DI DESA SIMPANG KANAN KABUPATEN KUBU RAYA Nuraini, Nuraini; Haryaningsih, Sri; Rahim, Abdul
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 1 (2023): PUBLIKA EDISI MARET 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v12i1.2917

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil Implementasi Peraturan Menteri Pertanian Nomor 38 tahun 2008 tentang Pengolahan dan Pemasaran Bahan Olah Karet (BOKAR) yang telah dilakukan di Desa Simpang Kanan Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori Mazmanian (dalam subarsono 2011,94) yakni ada tiga kelompok variabel yang mempengaruhi keberhasilan implementasi yaitu 1)Karakteristik dari masalah dilihat dari bagaimana permasalahan yang terjadi, termasuk permasalahan sosial yang secara teknis mudah atau tidaknya diselesaikan; 2)Karakteristik Kebijakan dimana lemahnya koordinasi antar pelaksana kebijakan, sehingga mendorong terjadinya penyimpangan oleh implementator sendiri, terutama Unit Pemasaran dan Pengolahan Bahan olah karet dan petani karet biasa, yang dipicu oleh besarnya keuntungan dalam bisnis tengkulak karet, koordinasi pedoman pembuatan aturan operasional, syarat rekruitmen pelaksana dan peluang pihak luar untuk berpartisipasi; 3)Lingkungan kebijakan yang mencakup kondisi sosial ekonomi dan tingkat kemajuan teknologi masyarakat. Adapun Saran yang direkomendasikan adalah menyempurnakan isi kebijakan dengan menuangkan peran masing-masing implementator dan mekanisme kerja atau koordinasi yang dapat menghindarkan implementator dari penyimpangan. Meningkatkan kepatuhan petani karet melalui komunikasi yang efektif dalam meningkatkan pemahaman akan keterkaitan antara kebijakan dengan peningkatan tingkat kesejahteraan hidup mereka.Kata Kunci : Kebijakan, Komunikasi, Koordinasi.
FUNGSI PENGAWASAN PEMERINTAH KECAMATAN DALAM MENANGANI PERTAMBANGAN EMAS TANPA IZIN DI DESA MADAK KECAMATAN SUBAH KABUPATEN SAMBAS Dewi, Albina; Hardilina, Hardilina; Arifin, Arifin
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 2 (2023): PUBLIKA EDISI JUNI 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v12i2.3128

Abstract

Penelitian ini  bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah kecamatan dalam menangani pertambangan emas tanpa izin di Desa Madak. Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah kecamatan dalam menangani pertambangan emas tanpa izin. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif (descriptive research) dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori pengawasan langsung dan pengawasan tidak langsung (Brantas 2009, 195), yaitu: 1) Pengawasan langsung. Pemerintah kecamatan kurang tegas dalam memberantas pertambangan serta tidak adanya koordinasi antara pemilik tanah dengan pemerintah daerah. 2) pengawasan tidak langsung. Pemerintah kecamatan hanya menerima laporan dari petugas pengawasan di lapangan. Saran perlu adanya masukan dan kerjasama antar pihak Pemerintah dan masyarakat saling berkoordinasi dengan pihak pemerintah kabupaten, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa. Sebagai Pimpinan pengawasan sebaiknya juga ikut serta dalam pengawasan di lapangan, tidak hanya menerima laporan dari petugas di lapangan. Kata kunci : Pengawasan, Masyarakat dan Pemerintah Kecamatan Desa Madak.
THE ASSET MANAGEMENT IN HIGHWAYS AND WATER RESOURCES DEPARTMENT SANGGAU REGENCY Yuli, Marista; Kusnadi, Dedi; Triyono, Joko
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 4 (2023): PUBLIKA EDISI DESEMBER 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v12i4.3168

Abstract

This study aimed to discover the procedures of asset management in the Highways and Water Resources Department in Sanggau Regency and give more effective and efficient alternatives in using the asset, such as tools and machines. This research used descriptive study and qualitative approach with Miles and Huberman’s model data analysis. This research used the Siregar’s (2018, 518-520) asset management theory which consist of asset inventory, legal audit, asset assessment, asset optimization, and control and supervision. The research findings showed that the real condition of tools and machines were not match the data from t
KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA DI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS TANJUNGPURA PONTIANAK hassbullah, hassbullah; patriani, Ira; Haryaningsih, Sri
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 13, No 1 (2024): PUBLIKA EDISI MARET 2024
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v13i1.3212

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui apa saja faktor yang mempengaruhi belum optimalnya kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura Pontianak. Permasalahan penelitian adalah ASN tidak tepat waktu dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat, pelanggaran yang dilakukan Aparatur Sipil Negara seperti tidak ada ditempat diwaktu waktu tertentu. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan kinerja ASN di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Untan dalam menjalankan pekerjaannya belum optimal dilihat dari faktor yang mempengaruhi seperti (1) Kemampuan individu untuk melakukan pekerjaan mengenai bakat dan minat yang tidak sesuai dengan posisi kerja yang diemban sehingga ASN tidak dapat menjalankan tugasnya dengan baik.  (2) Tingkat usaha yang dicurahkan terkait etika kerja dan kehadiran masih rendah. (3) Dukungan organisasi,peralatan dan teknologi sudah t diberikan dari penelitian ini adalah karena kemampuan erpenuhi, tetapikurangnya kemampuan asn dalam mengoperasikan ilmu teknologi (komputer), kemudian manajemen pada dasarnya sudah baik akan tetapi masih adanya unsur politik di dalamnya. Kata Kunci : Kinerja ASN, Kemampuan Individu, Tingkat Usaha, Dukungan Organisasi                    

Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 2 (2024): PUBLIKA EDISI JUNI 2024 Vol 13, No 1 (2024): PUBLIKA EDISI MARET 2024 Vol 12, No 4 (2023): PUBLIKA EDISI DESEMBER 2023 Vol 12, No 3 (2023): PUBLIKA EDISI SEPTEMBER 2023 Vol 12, No 2 (2023): PUBLIKA EDISI JUNI 2023 Vol 12, No 1 (2023): PUBLIKA EDISI MARET 2023 Vol 11, No 4 (2022): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2022 Vol 11, No 3 (2022): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2022 Vol 11, No 2 (2022): PUBLIKA, EDISI JUNI 2022 Vol 11, No 1 (2022): PUBLIKA, EDISI MARET 2022 Vol 10, No 4 (2021): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2021 Vol 10, No 3 (2021): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2021 Vol 10, No 2 (2021): PUBLIKA, EDISI JUNI 2021 Vol 10, No 1 (2021): PUBLIKA, EDISI MARET 2021 Vol 9, No 4 (2020): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2020 Vol 9, No 3 (2020): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2020 Vol 9, No 2 (2020): PUBLIKA, EDISI JUNI 2020 Vol 9, No 1 (2020): PUBLIKA, EDISI MARET 2020 Vol 8, No 4 (2019): PublikA, Edisi Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): PublikA, Edisi September 2019 Vol 8, No 2 (2019): PublikA, Edisi Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): PublikA, Edisi Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): PublikA, Edisi Desember 2018 Vol 7, No 3 (2018): PublikA, Edisi September 2018 Vol 7, No 2 (2018): PublikA, Edisi Juni 2018 Vol 7, No 1 (2018): PublikA, Edisi Maret 2018 Vol 6, No 4 (2017): PublikA, Edisi Desember 2017 Vol 6, No 3 (2017): PublikA, Edisi September 2017 Vol 6, No 2 (2017): PublikA, Edisi Juni 2017 Vol 6, No 1 (2017): PublikA, Edisi Maret 2017 Vol 5, No 4 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 4 Edisi Desember 2016 Vol 5, No 3 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 3 Edisi September 2016 Vol 5, No 2 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 2 Edisi Juni 2016 Vol 5, No 1 (2016): PublikA, Edisi Maret 2016 Vol 4, No 4 (2015): Publika, Edisi Desember 2015 Vol 4, No 3 (2015): Publika, Edisi September 2015 Vol 4, No 2 (2015): Publika, Edisi Juni 2015 Vol 4, No 1 (2015): PublikA, edisi Maret 2015 Vol 3, No 4 (2014): Publika, Edisi Desember 2014 Vol 3, No 3 (2014): Publika, Edisi September 2014 Vol 3, No 2 (2014): Publika, Edisi Juni 2014 Vol 3, No 1 (2014): PublikA, Edisi Maret 2014 Vol 2, No 3 (2013): PublikA, Edisi Desember 2013 Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi Agustus 2013 Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi September 2013 Vol 2, No 1 (2013): PublikA, Edisi April 2013 Vol 1, No 1 (2012): PublikA, Edisi Perdana 2012 More Issue