PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publika adalah jurnal akses terbuka, dan peer-review. Tujuan utama kami adalah untuk menyebarluaskan artikel terkini dan asli dari para peneliti dan praktisi tentang berbagai masalah sosial dan politik kontemporer: kebijakan publik, administrasi pembangunan, manajemen publik.
Articles
1,314 Documents
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NOMOR 4 TAHUN 2008 TENTANG SISTEM PELAYANAN AIR MINUM DI KECAMATAN TAYAN HILIR KABUPATEN SANGGAU
Dessi Ariyanti E.01106058
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 2, No 1 (2013): PublikA, Edisi April 2013
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/publika.v2i1.124
This thesis is intended to provide input to the PDAM services in accordance with its founding mission and purpose is as a service provider of clean water for the community, the service is not only seen on the quantity but also in quality, namely the provision of quality water services and reach out to the whole community can running optimally in accordance with the Regional praturan No. 4 of 2008 on Service System taps in the District Hilir Subdistrict Tayan. Keywords: Implementation Regulation, Ministry taps
IMPLEMENTASI PERATURAN BUPATI TENTANG IZIN SEMENTARA PEMANFAATAN RUMAH TOKO/BANGUNAN UNTUK SARANG BURUNG WALET DI KABUPATEN KETAPANG
ATHAR RAHMAN NIM. E01110091
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 5, No 1 (2016): PublikA, Edisi Maret 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/publika.v5i1.1010
Terdapat beberapa rumah toko/bangunan yang disalahgunakan untuk budidaya sarang burung walet di Kabupaten Ketapang. Pengusaha budidaya sarang burung walet tidak membuat penangkaran di tempat yang di peruntukan seperti di Desa Kalinilam, Kelurahan Sampit (Ketapang Kecil), Desa Sukabaru, dan Desa Negeri Baru. Akibatnya ialah merusak tata ruang Perkotaan Ketapang, khususnya di Kelurahan Sampit Kecamatan Delta Pawan Kabupaten Ketapang. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji Implementasi Peraturan Bupati Tentang Izin Sementara Pemanfaatan Rumah Toko/Bangunan untuk Sarang Burung Walet di Kabupaten Ketapang. Peneliti menggunakan Teori dari George C. Edward III (dalam Agustino, 2012: 149-153) dengan empat aspek yaitu: Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi dan Struktur Birokrasi. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa Komunikasi dan koordinasi antara pihak yang terkait yaitu Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dengan Kantor Pelayanan Terpadu dan Dinas Pekerjaan Umum belum dilakukan. Sementara Sumber daya yaitu, adanya kewenangan dari Satuan Polisi Pamong Praja tetapi tidak melakukan Penertiban dikarenakan koordinasi dengan Kantor Pelayanan Terpadu belum maksimal. Juga Disposisi atau sikap pelaksana kurang bekerja dengan optimal, kurangnya kesadaran untuk melakukan tindakan yang tegas terhadap rumah toko/bangunan yang disalahgunakan menjadi budidaya sarang burung walet di Kelurahan Sampit. Kemudian Struktur birokrasi antara pihak terkait mengenai penertiban rumah toko/bangunan yang disalahgunakan menjadi budidaya burung walet belum berjalan dengan baik. Saran dari hasil penelitian ini yaitu agar adanya koordinasi yang efektif dari Satuan Polisi Pamong Praja dengan Kantor Pelayanan Terpadu dalam menangani Penertiban rumah toko/bangunan yang dijadikan sarang burung walet. Kasi Pengendalian Satpol PP sesuai wewenang dari Standar Operasional Prosedur harus melakukan tindakan langsung dalam menertibkan sarang burung walet yang tidak sesuai dengan peruntukannya. Kata-kata Kunci: Implementasi Peraturan Bupati, Izin Sementara Pemanfaatan Rumah Toko/Bangunan, Sarang Burung Walet.
PENGEMBANGAN DESTINASI OBJEK WISATA OLEH DINAS PARIWISATA, PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN SAMBAS (Studi Objek Wisata Pantai Tanjung Lestari Desa Tanah Hitam Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas)
DENI NOPITRIADI NIM. E1012131006
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 2 (2018): PublikA, Edisi Juni 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/publika.v7i2.1902
Penelitian ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran objektif mengenai pengelolaan yang dilakukan pihak terkait baik Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sambas maupun pengelola objek wisata belum maksimal. Sehingga, perlu adanya suatu penyusunan strategi pengembangan objek wisata Pantai Tanjung Lestari. Tujuan yang hendak dicapai adalah ingin menggambarkan dan menganalisis minimnya pengembangan Objek Wisata objek wisata Pantai Tanjung Lestari Oleh Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olah Raga Kabupaten Sambas dilihat dari faktor lingkungan internal dan faktor lingkungan eksternal. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitattif. Hasil penelitian menunjukkan berbagai serangkaian analisis lingkungan strategis tersebut dikaitkan dengan lingkungan internal dan eksternal terhadap pengembangan destinasi wisata Pantai Tanjung Lestari di Desa Tanah Hitam Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas isu yang sangat strategis dalam pengembangan destinasi wisata PTL (Pantai Tanjung Lestari) meliputi : 1) pemanfaatan anggaran pariwisata sudah memadai untuk pengembangan seluruh potensi yang ada. 2) peningkatan kualitas aparatur, khusus dibidang kepariwisataan agar dapat mengatasi permasalahan pariwisata. 3) meningkatkan upaya untuk mengatasi kerusakan lingkungan hidup khususnya pada objek wisata, dan 4) meningkatkan upaya promosi wisata daerah, baik objek wisata alam, khususnya Pantai Tanjung Lestari Pantai Tanjung Lestari. Penulis menyarankan kepada Disparpora Kabupaten Sambas dan masyarakat desa yaitu selama ini pola pengembangan destinasi wisata PTL di Desa Tanah Hitam Kecamatan Paloh belum sepenuhnya melibatkan masyarakat lokal. Masyarakat lokal hanya dijadikan objek serta penonton dalam prosespengembangan Kata-kata kunci: Pengembangan, Destinasi, Objek Wisata
EVALUASI IMPLEMENTASI PERATURAN WALIKOTA TENTANG JADWAL PEMBUANGAN SAMPAH DI KELURAHAN SIANTAN HILIR KECAMATAN PONTIANAK UTARA KOTA PONTIANAK
SUTRIMO MIKA NIM. E01110079
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 2 (2015): Publika, Edisi Juni 2015
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/publika.v4i2.629
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempat dan jadwal yang telah ditetapkan. Hal ini mengakibatkanmasih adanya penumpukan sampah di tempat pembuangan sampah sementara yang disediakan di luar aturan jadwal pembuangan sampah. Penyelenggaraan kebijakan ini diatur dalam Peraturan Walikota Nomor 6 Tahun 2006 Tentang Jadwal Pembuangan Sampah. Berdasarkan teori Ripley(dalam Purwanto 2010:51-52) mengenai indikator dalam mengukur keberhasilan implementasi kebijakan, penelitimengevaluasi pelaksanaan peraturan tentang jadwal pembuangan sampah dengan menganalisistingkat kepatuhan target grup pada ketentuan yang berlaku, kelancaran pelaksanaan rutinitas kegiatan serta terwujudnya kinerja dan dampak yang dikehendaki dalam kebijakan. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwamayoritas masyarakat di Kelurahan Siantan Hilir lebih memilih untuk membakar sampah rumah tangganya daripada membuangnya di tempat pembuangan sampah sementara. Armada pengangkutan sampah yang berupa mobil dump truk atau sejenisnya tidak rutin membuang sampah dari tempat pembuangan sementara menuju tempat pembuangan akhir serta masih tingginya tingkat pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat di Kelurahan Siantan Hilir selama diberlakukannya kebijakan ini. Saran yang dapat peneliti berikan khususnya kepada Dinas Kebersihan Kota Pontianak untuk menambah jumlah tempat pembuangan sampah sementara dengan lokasi penempatan yang dapat dijangkau oleh masyarakat Kelurahan Siantan Hilir. Perlu penambahan armadapengangkut sampah dan hendaknya perlu memperbanyak sumber daya petugas dalam mengawasi pelaksanaan peraturan ini dilapangan agar masyarakat di kelurahan tersebutdapat tertib membuang sampah pada tempatnya dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Kata kunci: Evaluasi Implementasi, jadwal pembuangan sampah, tingkat kepatuhan, kelancaran pelaksanaan, terwujudnya kinerja dan dampak
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PETANI MELALUI PROGRAM VISITOR PLOT DI DESA SUNGAI KAKAP KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA
RAOMA SEPTEURA NIM. E01110042
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 3 (2017): PublikA, Edisi September 2017
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/publika.v6i3.1649
Penelitian ini mengkaji permasalahan Pemberdayaan masyarakat melalui program Visitor Plot yang ada di Desa Sungai Kakap yang dikaji dari tiga aspek pemberdayaan. Masalah-masalah itu antara lain Kurang bermanfaatnya program Visitor Plot dalam memberdayakan masyarakat petani, Tidak adanya peningkatan pengetahuan masyarakat petani setelah mengikuti program Visitor Plot, Tidak adanya perubahan sikap masyarakat untuk menggunakan pupuk bio urine setelah mengikuti program Visitor Plot. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teori yang digunakan dari Rahardjo Adisasmita sebagai pedoman dalam mengkaji permasalahan yang terdapat dalam Pemberdayaan Masyarakat melalui program Visitor Plot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Desa Sungai Kakap hasil program tersebut masih belum optimal dikaji dari aspek input atau masukkan partisipasi masyarakat masih terlihat kurang aktif dalam mengikuti kegiatan Visitor Plot, dikaji dari aspek proses dalam pelaksanaannya masyarakat petani kesulitan dalam menerima materi yang disampaikan dikarenakan faktor usia yang sudah berkisar 40 tahun keatas dan dikaji dari aspek output atau hasil tidak adnya masyarakat yang menggunakan pupuk bio urine dalam kegiatan bertani sehari hari setelah mengikuti program Visitor Plot. Tujuan dari program tersebut dalam memberdayakan masyarakat secara mandiri dengan inovasi baru yang diberikan tidak digunakan masyarakat dalam pertaniannya sehari-hari. Dengan demikian perlu adanya penyesuaian terhadap lingkungan pertanian pada daerah setempat dan harus adanya pengawasan pada saat pelaksanaan kegiatan atau setelah pelaksanaan kegiatan berlangsung secara terjadwal. Kata-kata Kunci : Bio urine, Hasil, Pemberdayaan, Pelaksanaan, Saran, Visitor Plot
PENGARUH PENGAWASAN TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PEGAWAI KOPERASI UNIT DESA (KUD) RINDU SAWIT DI KECAMATAN PARINDU KABUPATEN SANGGAU
TYAS WIDIANTO NIM. E1011141053;
Dedi Kusnadi *;
Dr Arifin *
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 8, No 3 (2019): PublikA, Edisi September 2019
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/publika.v8i3.2498
Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan dan menganalisis pengaruh pengawasan terhadap produktivitas kerja pegawai Koperasi Unit Desa Rindu Sawit Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau. Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih rendahnya produktivitas kerja pegawai yang menurut dugaan peneliti disebabkan oleh rendahnya pengawasan pegawai Koperasi Unit Desa RIndu Sawit Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Hipotesis dalam penelitian ini bahwa terdapat pengaruh pengawasan terhadap produktivitas kerja pegawai Koperasi Unit Desa RIndu Sawit Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau. Penelitian ini dilakukan melalui uji korelasi sederhana dan uji regresi sederhana dengan menggunakan 27 sampel orang pegawai Koperasi Unit Desa RIndu Sawit Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau dengan menggunakan IBM SPSS Statistic 23. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengawasan berpengaruh terhadap produktifitas kerja pegawai Koperasi Unit Desa Rindu Sawit Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau dengan angka koefisien korelasi sederhana sebesar 0,422 dengan tingkat hubungan sedang, berdasarkan perhitungan koefisien determinasi, pengawasan berpengaruh terhadap produktivitas kerja pegawai sebesar 17,8% dan sisanya 82,2% dipengaruhi oleh factor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Sehingga saran yang diberikan atas penelitian ini adalah Koperasi Unit Desa Rindu Sawit Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau untuk melaksanakan proses pengawasan dengan baik guna meningkatkan produktivitas kerja pegaawai di Koperasi Unit Desa Rindu Sawit Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau. Kata Kunci : Pengawasan, Produktifitas kerja pegawai, Koperasi Unit Desa RIndu Sawit Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau
FAKTOR KOMUNIKASI DAN SUMBER DAYA DALAM IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERKREDITAN BANK MEGA SYARIAH PASAR FLAMBOYAN KOTA PONTIANAK
Rendy Nurhendratmoko E.21111113
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 2, No 3 (2013): PublikA, Edisi Desember 2013
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/publika.v2i3.260
Writing a journal is intended to reveal about the Implementation of Credit Policy Bank Mega Syariah Branch Flamboyan Market In Pontianak . Problems customers / credit pemimjam qualify or deserve credit , but the credit goes after these customers bermasalahan in installments or monthly installments , experienced penunggakkan it is quite interesting to study . Through research journal is intended to find out about credit bottlenecks in the implementation process of Bank Mega Syariah Branch Flamboyan Market in the city of Pontianak order in the customer 's credit is not a problem . Arrears . There are 3 things that affect the implementation process Credit Policy is : 1 . Communication , 2. Bureaucratic structure 3. resources. In the credit policy implementation in Bank Mega Syariah Mandiri application of communication , bureaucratic structure , disposition already optimally However , in practice this , the Bank Mega Syariah in Pontianak City also experienced a number of barriers in implementing lending at Bank Mega Syariah Mandiri . The obstacle is the presence of bad loans caused by a bank error or due to customer error . Keywords : Implementation of policy , Credit Institutions , Bank Syariah
KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) dr. RUBINI MEMPAWAH
SITI JAMILAH NIM. E01112002
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 1 (2017): PublikA, Edisi Maret 2017
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/publika.v6i1.1391
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan kualitas pelayanan kesehatan rawat inap di RSUD dr. Rubini Mempawah. Permasalahan dalam penelitian ini adalah pelayanan kesehatan rawat inap yang belum seluruhnya maksimal di RSUD dr. Rubini Mempawah. Penulis meggunakan teori menurut Parasuraman, Zeithmal dan Berry mengenai kualitas pelayanan, yaitu: Reliability, Responsiveness, Assurance, Emphaty dan Tangibles. Penelitian ini mengggunakan jenis metode penelitian deskriptif kualitatif.Hasil penelitian ini dilihat dari 5 (lima) aspek kualitas pelayanan yang menunjukkan bahwa, kualitas pelayanan kesehatan rawat inap di RSUD dr. Rubini Mempawah sudah berjalan dengan baik. Akan tetapi masih terdapat kendala-kendala dalam mewujudkan pelayanan berkualitas secara keseluruhan. Yaitu: 1). Reliabilty: Kurangnya kedisiplinan dokter disebabkan jumlah dokter tidak sebanding dengan kebutuhan. 2). Responsiveness: Dokter belum mampu memberikan respon cepat di setiap waktu disebabkan jumlah yang minim dan kualitas sumber daya manusia (SDM) perawat yang perlu ditingkatkan lagi. 3). Assurance: Pendidikan pemberi pelayanan sudah sesuai standar dan sudah terlatih dalam penggunaan alat medis. 4). Emphaty: Bentuk perhatian yang diberikan dari petugas secara individu sudah berjalan baik. 5). Tangibles: Kurang memadainya fasilitas yang disediakan untuk pasien maupun penjaga pasien/pengunjung. Kata-kata kunci : Pelayanan, Kesehatan, Rumah Sakit
IMPLEMENTASI PROGRAM PENYIAPAN KEHIDUPAN BERKELUARGA BAGI REMAJA (Suatu Studi di SMA Negeri 1 Sekayam Kabupaten Sanggau)
EVA SWALYNA MARBUN NIM. E1011141116
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 4 (2018): PublikA, Edisi Desember 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/publika.v7i4.2204
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya pelajar SMA yang menikah sebelum menyelesaikan studinya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi Implementasi Program Penyiapan Kehidupan Berkeluarga bagi Remaja (PKBR) di SMA Negeri 1 di kecamatan Sekayam yang dilihat dari berbagai faktor yakni ukuran dan tujuan kebijakan, sumber daya, karakteristik agen pelaksana, sikap disposisi pelaksana, dan komunikasi antar organisasi yang ditinjau dengan teori Van Meter dan Van Horn. Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik penngumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk menjamin validitas data maka menggunakan triangulasi sumber. Analisis data dengan menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja sudah berjalan dengan baik, namun untuk sumber daya manusia dan non manusianya masih belum maksimal karena tidak semua sekolah menjalankan program PKBR melalui PIK remaja ini. Untuk itu DINSOSP3AKB sebaiknya mengadakan sosialisasi secara keseluruhan, tidak hanya kepda siswa nya saja melainkan guru juga, serta lebih memperhatikan apa saja sarana dan prasarana yang diperlukan untuk terselenggaranya PIK dengan lancar. Kata-kata kunci: Kebijakan Publik, Implementasi Kebijakan, Penyiapan kehidupan
KUALITAS PELAYANAN JASA BONGKAR MUAT BARANG PADA PT. (PERSERO) PELABUHAN INDONESIA II CABANG PONTIANAK
Fitri Afrianto E.21107013
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi September 2013
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/publika.v2i2.148
The focus of this research is the analysis of the capability of PT Pelindo II of Pontianak Branch as a provider of services of loading and unloading goods accurately include the assurance of the accuracy of the service or the provision of services. In carrying out the activities of loading and unloading of goods in accordance with the standards of the time and the procedures that apply throughout the PT Pelindo II in Indonesia is a 2-day working period. The ability of officers in mengoperasionalisasikan modern technology to provide the service of unloading stuff online is good. Generally the responsibility of the attendant services of loading and unloading of goods on the work of the already quite good, despite the constraints caused by the system/network crashes/error. The officer's attitude in the face of customer complaints against the service system of loading and unloading of goods through the online booking system stack error or crashes yet satisfying user service loading and unloading of goods. In order to improve services to users of the service (cruise), PT Pelindo II of Pontianak Branch should make efforts include: perform network maintenance, renew products and services always provide briefing-briefing or instructions to the loading and unloading of goods services. Keywords: Reliability, tangibles, empathy, responsiveness.