cover
Contact Name
Wahid Fathoni
Contact Email
prosidingsemnasumy@gmail.com
Phone
+6282136574140
Journal Mail Official
semnasppm@umy.ac.id
Editorial Address
Gedung D Lt 2, LP3M UMY Jln Brawijaya, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, 55813
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat
ISSN : 2775376X     EISSN : 27753786     DOI : https://doi.org/10.18196/ppm
Prosiding Hasil Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Lembaga Penelitian, Pubikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai wujud diseminasi kegiatan ilmiah pengabdian masyarakat yang dilakukan sivitas akademika Perguruan Tinggi Negeri/Swasta di Indonesia. Prosiding seminar nasional hasil program pengabdian masyarakat terbit satu kali setiap tahun. dengan tema dan topik bahasan (klaster kajian) yang dirancang secara tematik oleh Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Muhammadiayh Yogyakarta.
Articles 1,338 Documents
Inisiasi Sekolah Siaga Bencana Pada SD Muhammadiyah Ngluwar Willis Diana; Edi Hartono; Muhammad Afzalurrahman; Virgina Dwiyas Alfaini
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.57.1131

Abstract

Sekolah siaga bencana tidak hanya terpaku pada unsur kesiapsiagaan, melainkan juga meliputi upaya-upaya mengembangkan pengetahuan secara inovatif untuk mencapai pembudayaan keselamatan, keamanan, dan ketahanan bagi seluruh warga sekolah terhadap bencana. Agar siswa dapat memahami bencana secara baik dan utuh, pendidikan kebencanaan di sekolah harus diintegrasikan ke dalam beberapa mata pelajaran. SD Muhammadiyah Ngluwar merupakan sekolah dasar yang terletak di daerah Cabeyan Bligo Ngluwar Kab. Magelang, dengan jumlah siswa 378 (siswa laki-laki 209 dan siswa perempuan 169) dan jumlah rombongan belajar 17 rombangan belajar. Sebagai lembaga pendidikan, SD Muhammadiyah Ngluwar bertanggung jawab menyelenggarakan pendidikan agar siswa dapat mengembangkan potensinya dan membangun budaya, termasuk budaya siaga bencana. Menurut Peta Risiko Bencana Daerah Kabupaten Magelang, Cabeyan Bligo Ngluwar sangat rentan terhadap risiko angin ribut, banjir lahar dingin Merapi, dan gempa bumi. Pengetahuan para tenaga pendidik terhadap penanggulangan bencana tentang sikap/tindakan, kebijakan sekolah, perencanaan kesiapsiagaan, dan mobilisasi sumber daya masih perlu ditingkatkan. Masalah mitra ini dapat diatasi melalui pendampingan dan pelatihan di sekolah siaga bencana atau satuan pendidikan bencana. Tim pelaksana dan pakar terkait memberikan dukungan dan pelatihan. Pada pengabdian masyarakat tahap awal ini akan dilakukan pelatihan kesiapsiagaan terhadap siswa kelas V, dan mendeskripsikan kemampuan awal dari warga sekolah terhadap kesiapsiagaan terhadap bencana dengan melakukan survei. Hasil survei menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan siswa dan guru terhadap potensi bencana pada tingkat tinggi, panduan dan kebijakan sekolah pada tingkat rendanh, dan rencana tanggap darurat dan pengerahan sumberdaya pada tingkat sedang. Program berkelanjutan untuk mempersiapan sekolah Siaga bencana perlu dilanjutkan ditahun tahun ke depan. Pada tahun mendatang akan dipersiapkan ketersediaan dokumen kebijakan sekolah dan atribut kesiapan sekolah, termasuk informasi bencana dan mitigasinya, jalur evakuasi, dan titik kumpul
Pengembangan Sumber Air untuk Peningkatan Pelayanan Air Bersih di Dusun Kaliapak, Banjarsari, Samigaluh, Kulon Progo. Jazaul Ikhsan; Puji Harsanto; Wawan Shodiq Purnomo; Ali Nursamsi Dahlan
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.57.1133

Abstract

Pemerintah melalui Dinas PU mencanangkan program Pamsimas (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat) dalam rangka mewujudkan akses aman air minum 100%. Meskipun demikian, program ini masih belum mampu melayani kebutuhan air masyarakat secara menyeluruh. Di Indonesia, masih ada wilayah yang tidak terjangkau oleh jaringan SPAM Pamsimas. Kondisi ini menyebabkan wilayah tersebut rawan krisis air bersih, khususnya pada musim kemarau. Dalam rangka upaya pencegahan krisis air bersih, masyarakat secara mandiri membentuk kelompok-kelompok pengelola air bersih, salah satunya adalah Kelompok Air Bersih Tirto Lestari yang terletak di Dusun Kaliapak, Banjarsari, Samigaluh, Kulon Progo. Kelompok ini merupakan salah satu kelompok pengelola air yang masih aktif melayani pemenuhan kebutuhan air melalui jaringan air minum sederhana yang disambungkan dari sumber air tanah/permukaan yang tersedia. Permasalahan utama yang terjadi di kelompok tersebut adalah kekurangan debit air dan terjadinya kerusakan pipa jaringan pada wilayah rawan longsor sehingga sistem penyediaan air tidak mampu melayani kebutuhan pengguna secara optimal. Solusi dari permasalahan ini adalah dengan mencari alternatif sumber air baru dan perbaikan jaringan dilakukan dengan mengganti pipa-pipa yang rusak. Dalam pengabdian ini difokuskan pada pengembangan sumber air baru, sehingga diharapkan mampu meningkatkan pelayanan air oleh Kelompok Air Bersih Tirto Lestari
IMPLEMENTASI SIAMASJID UNTUK MENINGKATKAN AKUNTABILITAS DAN TRANSPARANSI PENGELOLAAN KEUANGAN MASJID Ahim Abdurahim; Muhammad Bahrul Ilmi; Muhammad Kresna Budi W
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.57.1134

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah mengembangkan dan mengimplementasikan software aplikasi SIAMASJID berbasis web di Masjid K.H. A. Dahlan UMY untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan. Metode pengambilan sampel adalah convenience sampling, dan metode analisis Acceptance Model Theory. Keunggulan SIAMASJID adalah menyajikan laporan keuangan dengan mengacu kepada ISAK 35 untuk organisasi nirlaba dan standar akuntansi syariah untuk pengelolaan zakat, infak/sedekah, serta pemenuhan prinsip syariah sesuai Fatwa MUI dan Putusan Tarjih Muhammadiyah. Selain menyajikan laporan keuangan, SIAMASJID menyajikan laporan kegiatan penerimaan dana yang terdiri dari penerimaan dana infak/sedekah tidak terikat, penerimaan dana infak/sedekah terikat, dan penerimaan dana kantor masjid. Pemisahan penerimaan dana penting untuk menjaga akuntabilitas dan kesesuaian dengan prinsip syariah. Selain itu, untuk pemenuhan akuntablitas, transparansi dan kesesuaian dengan prinsip syariah, SIAMASJID mengklasifikasi setiap pengeluaran dana sesuai dengan penerimaan kepada 6 jenis kegiatan yaitu kegiatan pendidikan, kegiatan kesehatan, kegiatan ekonomi, kegiatan dakwah, kegiatan sosial-kemanusiaan, dan kegiatan kantor masjid. Dengan demikian, takmir masjid dapat menggunakan setiap penerimaan dana sesuai dengan prinsip syariah dan menyajikan laporan keuangan serta laporan kegiatan kepada jamaah dengan transaparan. Software aplikasi SIAMASJID dapat digunakan oleh pengurus takmir masjid lainnya karena dikembangkan sesuai dengan proses bisnis dan kegiatan takmir masjid pada umumnya
Peningkatan Prasarana Masjid dan TPA pada Ranting Muhammadiyah Sidorejo Melalui Pengembangan Sound System Anna Nur Nazilah Chamim; Yudhi Ardiyanto; Muhamad Yusvin Mustar; Rama Okta Wiyagi; Ahdi Kurniawan; Muhammad Yusuf Rafif
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.57.1135

Abstract

Masjid Al Mujahidin dan Taman Pendidikan Al-Qur'an Wali Songo masuk ke dalam wilayah kerja Ranting Muhammadiyah Sidorejo, Lendah, Kulon Progo. Prasarana yang dimiliki oleh masjid Al-Mujahidin berupa perangkat sound system yang telah mengalami penurunan perfoma dikarenakan faktor usia, sehingga suara yang dihasilkan terkadang terdengar kecil dan bersuara serak. Perpindahan tempat kegiatan TPA ke lokasi baru membutuhkan prasarana portabel sound system selain juga dapat dimanfaatkan sebagai prasarana pendukung kegiatan outbond pada masa akan datang. Berdasarkan permasalahan tersebut, program pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengembangan dan penambahan prasarana kepada pihak mitra dengan harapan dapat mendukung kegiatan keagamaan dan peribadahan di masjid maupun meningkatkan semangat para santri dalam belajar Al-Qur'an. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah proses identifikasi kelayakan perangkat sound system terpasang, perencanaan perangkat disesuaikan dengan spesifikasi yang dibutuhkan, proses pengujian, dan dilanjutkan dengan proses instalasi, uji coba, dan evaluasi. Pelaksanaan program pengabdian ini telah terlaksana dan berjalan dengan lancar. Dengan adanya program ini diharapkan memberikan manfaat bagi para jemaah, anak-anak santri dan masyarakat sekitar
Pengembangan Aplikasi Android untuk Pengelolaan Kegiatan Donor Darah di Paguyuban Kanca Donor Cawas Haris Setyawan; Asroni Asroni; Pascal Pahlevi Pasha
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.57.1136

Abstract

Pengelolaan data relawan donor darah dan layanan administrasi kegiatan donor darah merupakan layanan berhubungan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Layanan administrasi dapat berupa peyiapan data pendonor dan koordinasi kegiatan donor darah. Saat ini, pengelolaan layanan donor darah di Paguyuban Kanca Donor Cawas dilakukan secara manual dan dikoordinasikan melalui media sosial. Koordinasi yang dilakukan melalui medsos tersebut seringkali tertimpa oleh aktivitas-aktivitas yang lain. Hal ini mengakibatkan kelambatan deteksi pendonor yang dalam kondisi siap untuk mendonorkan darahnya dan koordinasi lainnya yang lambat. Untuk mengatasi permasalahan ini, program ini bertujuan meningkatkan tertib administrasi sehingga layanan meningkat dengan mengembangkan aplikasi pengelolaan donor darah. Metode pelaksanaan program ini terdiri dari 5 (lima) tahapan yaitu persiapan kebutuhan sistem, perencanaan aplikasi, pembangunan dan pengujian sistem, training penggunaan aplikasi, dan evaluasi program. Dengan pembangunan aplikasi pengelolaan donor darah, dapat diketahui data semua anggota relawan donor darah, juga dapat diketahui kondisinya apakah dalam kondisi yang sudah siap donor atau tidak saat akan diperlukan dan tersedia fitur untuk melakukan koordinasi
Pengembangan Fasilitas Teknologi Informasi dan Komunikasi di Panti Asuhan Yatim Putri (PAY) Aisyiyah Serangan, Yogyakarta Kunnu Purwanto; Wahyudi Wahyudi; Winny Setyonugroho
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.57.1137

Abstract

Panti Asuhan Yatim Putri Aisyiyah Serangan, Yogyakarta merupakan lembaga kesejahteraan sosial yang membentuk perkembangan anak-anak yang tidak memiliki keluarga ataupun yang tidak tinggal bersama dengan keluarga. Anak-anak panti asuhan diasuh dan dibimbing agar menjadi manusia dewasa yang berguna dan bertanggung jawab atas dirinya dan terhadap masyarakat pada kemudian hari. Panti Asuhan Yatim Putri (PAY) merupakan salah satu panti yang memiliki sarana dan prasarana yang sudah cukup lengkap, tetapi pengelola tetap berupaya untuk mengembangkan sarana dan prasarana tersebut agar semakin lebih baik. Salah satu fasilitas yang dikembangkan saat ini adalah fasilitas laboratorium komputer dan internet. Laboratorium komputer ini sangat bermanfaat bagi para anak asuh yang sudah sekolah untuk mendukung proses belajar mereka di sekolah. Laboratorium yang sedang dikembangkan saat ini memiliki 10 komputer. Karena keterbatasan pengelola dalam pemasangan instalasi jaringan, laboratorium tersebut belum terkoneksi jaringan lokal maupun internet. Dari permasalahan yang ada, tim dari Teknik Elektro bekerja sama dengan Lembaga Sistem Informasi (LSI) UMY, berupaya memberikan solusi dengan melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ke Panti Asuhan dalam proses pengembangan laboratorium komputer dengan membantu merancang dan memasang instalasi jaringan internet laboratorium komputer, sekaligus sebagai sarana belajar praktik secara langsung bagi para siswa panti yang belajar di jurusan teknik komputer dan jaringan
Upaya Peningkatan Kualitas Keagamaan Jemaah Masjid An Nuur, Delingsari, Ambarketawang, Gamping, Sleman Kunnu Purwanto; Slamet Suripto; Anggi Zafia
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.57.1138

Abstract

Masjid An Nuur yang berada di Jalan Tirtosari, Delingsari, Ambarketawang, Gamping Sleman, merupakan salah sentral tempat ibadah umat Islam di wilayah Gamping Tengah. Warga Gamping Tengah Ambarketawang memiliki semangat keberislaman yang cukup tinggi. Pengurus takmir Masjid An Nuur senantiasa berusaha membuat program kegiatan keagamaan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang agama Islam. Beberapa upaya yang telah dilakukan oleh ketakmiran Masjid An Nuur yaitu (1) penguatan pemahaman agama dengan mengadakan majelis ta’lim dilingkungan Delingsari yang terdiri dari kelompok pengajian ibu-ibu, pengajian bapak-bapak, remaja dan TPA. (2) proses kaderisasi dengan menanamkan agama Islam kepada masyarakat sejak dini melalui TPA. (3) Upaya untuk membangun ekonomi masyarakat dengan mengadakan program wakaf tunai, zakat infak dan shodaqoh. Majelis taklim dan TPA merupakan salah satu kegiatan pendidikan keagamaan nonformal di wilayah Delingsari dan memiliki peran yang sangat penting untuk penguatan pemahaman tentang Islam bagi masyarakat Delingsari. Untuk meningkatkan pemahaman Islam tersebut perlu didukung dengan fasilitas yang baik, dari segi fisik maupun spiritual. Oleh karena itu, kami tim pengabdian kepada masyarakat dari Teknik Elektro UMY ingin ikut berperan serta dalam kegiatan di ketakmiran Masjid An Nuur, Delingsari dengan membantu memberikan tambahan fasilitas pendidikan yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan keagamaan oleh masyarakat Delingsari. Bentuk kegiatan yang dilakukan berupa pengajian pengenalan software Faraid (waris) kepada masyarakat, workshop K3 kelistrikan, dan bantuan pendidikan berupa perangkat elektronik dan buku-buku agama
Peningkatan Fasilitas Produksi Pengrajin Perkakas di Pedukuhan Bodeh Gamping Sleman Kunnu Purwanto; Rahmat Adiprasetya Al Hasibi; Yudhi Ardiyanto; Muhamad Yusvin Mustar
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.57.1139

Abstract

Pedukuhan Bodeh terletak di Desa Ambarketawang, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta. Pedukuhan Bodeh memiliki masyarakat yang beragam terutama pada pekerjaan: ada yang sebagai petani, pegawai, dan pengrajin. Salah satu pengrajin yang ada di wilayah Bodeh adalah pengrajin perkakas besi. Pengrajin ini membuat bermacam-macam alat perkakas dengan peralatan yang seadanya, dengan hasil yang cukup baik, tetapi membutuhkan waktu yang lama. Hingga kini, usaha pembuatan perkakas tajam di wilayah tersebut masih bertahan, tak tumpul meski dihantam dengan Covid 19 yang mewabah sejak 2020. Konsumen masih berdatangan untuk memesan peralatan perkakas seperti alat pemotong daging, peroboh sapi, dan jenis perkakas lainnya. Keterbatasan peralatan produksi, peralatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), dan pelatihan yang minimal menjadi kendala proses produksi kerajinan perkakas ini. Oleh karena itu, tujuan dari program pengabdian ini adalah berusaha untuk membantu memberikan solusi peningkatan kecepatan produksi dan kesadaran K3 dengan memberikan tambahan fasilitas produksi, peralatan K3, workshop K3, dan cara pengoperasian dan pemeliharaan alat. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat memberikan hasil yang bermanfaat, khususnya bagi pengrajin perkakas di wilayah Bodeh dan masyarakat pada umumnya
Pengembangan Sarana Prasarana Dasar Wisata Bendungan Pabelan Ahmad Zaki; Seplika Yadi; Tri Wahyono; Fatha Ludfi Alfa'izun
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.57.1140

Abstract

Sabo Dam (Bendungan) Sungai Pabelan sebagai infrastruktur sistem perairan untuk lahan pertanian sangat potensial dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai tujuan wisata. Setelah dibangun sejak 2018, area bendungan Sungai Pabelan belum dimanfaatkan untuk kegiatan lain selain sebagai irigasi. Area tersebut sebenarnya memiliki potensi yang sangat besar jika dijadikan sebagai salah satu tujuan wisata. Pemanfaatan area bendungan sebagai objek wisata dirasa sangat tepat mengingat wilayah Desa Pabelan merupakan kawasan pintu masuk area wisata internasional Candi Borobudur. Hal tersebut menjadi keunggulan dan potensi yang sangat besar khususnya dalam mengenalkan destinasi wisata baru kepada masyarakat. Secara umum, objek wisata Sabo Dam Sungai Pabelan dapat dikembangkan menjadi beberapa jenis wisata, seperti wisata jeep adventure, camping ground, wisata edukasi, dan outbond. Namun, permasalahannya, pada saat ini belum ada sarana prasarana yang mendukung. Jalan atau akses menuju bendungan ini hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua. Malah ada di satu-dua titik yang cukup susah dilalui kendaraan roda dua dan harus hati-hati. Sarana prasarana sangat diperlukan untuk memudahkan dan memberikan kenyamanan kepada para pengunjung bila berkunjung ke objek wisata bendungan tersebut. Solusi yang ditawarkan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi adalah revitalisasi sarana prasarana wisata bendungan dengan mendesain sarana prasarana yang mendukung wisata bendungan. Mitra dari kegiatan pengabdian ini adalah Karang Taruna Desa Pabelan. Target yang akan dicapai adalah adanya blueprint sarana prasarana wisata bendungan, dalam desain dengan Google Sketch Up yang dimulai dengan survei dan pengukuran lokasi pengabdian.
Road Safety Inspection for Identification Black Spot Area in Murtigading Village, Bantul Noor Mahmudah; Nursetiawan Nursetiawan; Dian M. Setiawan; Heruansyah Heruansyah; Ega P Ega P
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.57.1141

Abstract

Dewasa ini keselamatan jalan menjadi isu penting dan menjadi perhatian global karena angka kecelakaan yang meningkat dari tahun ke tahun. Badan Pusat Statistik mencatat jumlah kecelakaan di Indonesia tahun 2005 – 2019 mencapai 116.411 pada tahun 2019. Berdasarkan data Kepolisian Resor Bantul, Kabupaten Bantul merupakan daerah yang memiliki angka kecelakaan tertinggi ketiga di Daerah Istimewa Yogyakarta pada tahun 2019. Rencana Umum Nasional Keselamatan Jalan tahun 2011-2035 yang diinstruksikan oleh Presiden Republik Indonesia merupakan upaya nyata untuk mengurangi jumlah fatalitas kecelakaan di jalan, khususnya melalui Inspeksi Keselamatan Jalan (IKJ). IKJ umumnya dilakukan pada lokasi rawan kecelakaan sebagai tindakan korektif dan pencegahan yang dilakukan pada jalan yang dinilai mempunyai potensi kecelakaan, namun belum tercatat adanya data kecelakaan. Target pengabdian ini diharapkan meningkatkan pengetahuan Pamong dan masyarakat tentang keselamatan jalan dan identifikasi titik rawan kecelakaan. Hasil IKJ diharapkan menjadi dasar dalam melakukan koreksi dan perbaikan terhadap kondisi geometrik jalan untuk menciptakan jalan yang berkeselamatan bagi semua penggunanya, khususnya di Kalurahan Murtigading Bantul

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 1 (2025): Rekonstruksi Pendidikan di Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): SIBISA - Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat UMY 2024 Vol. 6 No. 2 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 5: 2: December 2022 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2022: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2022: 5. Produktifitas dan Daya Saing Industri Pangan 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2022: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2022: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2021: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2021: 5. Produktivitas dan Daya Saing Industri Pangan 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2021: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2020: 9. Manajemen Rumah Sakit Era Pandemi Covid-19 2020: 11. Teknologi Informasi dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 10. Digitalisasi Dakwah Syiar Islam 2020: 8. Teknologi Produksi dan Daya Saing Industri Pangan 2020: 7. Edukasi Penyelesaian Pertikaian di Masyarakat (Litigasi) 2020: 6. Kinerja Kelembagan Sosial Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan dan Penanganan Bencana 2020: 5. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan 2020: 3. Kapasitas Daya Saing UMKM dan BUMDES 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 1. Kebijakan Publik Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Industri Kreatif 2019: 6. Penanggulangan Bencana dan Pelestarian Lingkungan Hidup 2019: 5. Pemberdayaan Kaum Perempuan 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat 2018: 5. Penguatan Inovasi Pendidikan Bagi Pemerintah Daerah 2018: 4. Penguatan Inovasi Ekonomi dan UMKM Bagi Pemerintah Daerah 2018: 3. Penguatan Inovasi Kesehatan dan Obat Bagi Pemerintah Daerah 2018: 2. Penguatan Inovasi Teknologi (Pangan, Pertanian, Energi, Transportasi) Bagi Pemerintah Daera 2018: 1. Penguatan Inovasi Sosial Humaniora Bagi Pemerintah Daerah More Issue