cover
Contact Name
Wahid Fathoni
Contact Email
prosidingsemnasumy@gmail.com
Phone
+6282136574140
Journal Mail Official
semnasppm@umy.ac.id
Editorial Address
Gedung D Lt 2, LP3M UMY Jln Brawijaya, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, 55813
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat
ISSN : 2775376X     EISSN : 27753786     DOI : https://doi.org/10.18196/ppm
Prosiding Hasil Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Lembaga Penelitian, Pubikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai wujud diseminasi kegiatan ilmiah pengabdian masyarakat yang dilakukan sivitas akademika Perguruan Tinggi Negeri/Swasta di Indonesia. Prosiding seminar nasional hasil program pengabdian masyarakat terbit satu kali setiap tahun. dengan tema dan topik bahasan (klaster kajian) yang dirancang secara tematik oleh Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Muhammadiayh Yogyakarta.
Articles 1,338 Documents
Sistem Chat Dan Call Center Informasi Obat Dalam Grup Tanya Obat With Apoteker Di Wilayah Bantul Andy Eko Wibowo; Ingenida Hadning; Aji Winata
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.53.1109

Abstract

Banyaknya informasi mengenai obat-obatan yang kurang tepat menjadikan suatu permasalahan di era digital ini. Masyarakat kesulitan mendapatkan informasi yang tepat dan akurat. Untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai obat-obatan maka diterapkan sistem chat dan call center informasi obat dalam grup tanya jawab dengan apoteker. Mitra dalam progam ini adalah IYPG (Indonesian Young Pharmacists Group). Program kemitraan ini bertujuan untuk memberikan kemudahan masyarakat dalam mengakses informasi obat dan alat kesehatan tanpa harus keluar ke pelayanan kesehatan atau mencari sendiri di internet dan membuat pusat informasi obat di Bantul. Luaran yang diharapkan dengan diterapkannya sistem chat dan call center informasi obat bersama mitra kerja yaitu meningkatnya pengetahuan masyarakat mengenai obat-obatan secara tepat dan adanya tempat khusus dalam mendapatkan informasi mengenai obat-obatan
Deteksi Dini Gangguan Jiwa Melalui Pemberdayaan Warga Sekitar Klinik Pku Muhammadiyah Umbulharjo Tesaviani Kusumastiwi; Hafni Zuhra Noor
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.53.1110

Abstract

Permasalahan gangguan mental merupakan salah satu dari lima beban penyakit terbesar di Indonesia, yang menyebabkan penurunan kualitas hidup dan produktivitas jangka panjang. Prevalensi gangguan mental pun mengalami peningkatan setiap tahun, akan tetapi angka kunjungan pasien dalam layanan kesehatan mental masih minimal. Hal tersebut dapat disebabkan oleh rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai tanda dan gejala gangguan jiwa. Tim bekerja sama dengan klinik pratama PKU Umbulharjo bermaksud mengadakan seminar deteksi dini gangguan mental melalui pemberdayaan warga guna meningkatan pengetahuan dan kesadaran warga mengenai gangguan mental. Seminar dilakukan dengan metode ceramah tatap muka, diskusi dan simulasi. Hasil evaluasi pretest posttest menunjukkan peningkatan pengetahuan yang bermakna secara statistik. Feedback positif didapatkan dari peserta pengabdian yang menunjukkan kepuasan peserta terhadap pelaksanaan pengabdian
PENGUATAN NILAI-NILAI KEMANDIRIAN DALAM MENGHADAPI BENCANA DAN PERUBAHAN MENURUT AJARAN ISLAM Aris Fauzan; Rohmansyah Rohmansyah
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.53.1111

Abstract

Penguatan Nilai-nilai Kemandirian dalam Menghadapi Bencana dan Perubahan menjadi sangat relevan di sepanjang zaman. Karena bencana dan perubahan akan menjadi bagian hidup umat manusia kapanpun dan dimanapun. Termasuk juga yang dialami oleh Anggota Majelis Ta'lim Tanwirul Qulub di Pedukuhan Gandu, Sendangtirta, Berbah, Sleman, Yogyakarta. Pilihan Pengabdian kepada masyarakat ini pada warga Gandu, karena sejak terjadinya bencana Gempa Bumi pada 27 Mei 2006 dan Pandemi Covid 19 yang berlangsung 2 tahun, telah menggeser sejumlah aktivitas keagamaan yang selama ini berlaku di masyarakat Gandu. Metode kegiatan ini adalah dengan memberi ceramah dan memberi Mushhab Al-Quran terjemah dan sumbangan pembinaan untuk pengembangan Majelis Ta'lim Tanwirul Qulub. Kegiatan ini diikuti oleh 104 peserta, jumlah yang besar bila dibandingkan dengan jumlah peserta pada kegiatan yang sama pada masa sebelumnya. Hal ini menunjukkan satu kesadaran baru bahwa gairah warga gandu untuk kegiatan keagamaan semakin lebih baik
Pengembangan UMKM melalui Pelatihan Pemasaran Online di Dusun Bunder IV Banaran Galur Kulon Progo Salmah Orbayinah; Indardi Indardi; Fathinah Hanun
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.53.1112

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk melakukan pelatihan dan pendampingan pemasaran secara online pada komunitas UMKM di Dusun Bunder IV Banaran Galur Kulon Progo. Pelaksanaan abdimas dilaksanakan pada hari Sabtu,12 Februari 2022. Bentuk kegiatannya adalah penyuluhan tentang UMKM di era digital dilanjutkan pelatihan pemasaran dengan fasilitas media sosial salah satunya menggunakan Facebook. Langkah-langkah pemasaran menggunakan Facebook antara lain:1) Membuat Account Facebook (Jika Belum ada), 2) Membuat Panpage, 3) Mengatur Panpage, dan 4) Melakukan promosi. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dihadiri peserta sebanyak 29 orang, diantaranya adalah peserta yang telah memiliki usaha dengan skala mikro dan menengah berupa usaha pembuatan bakso goreng, tempe benguk, dan telur asin. Pelaksanaan kegiatan ini berjalan dengan lancar dan kehadiran peserta mencapai 100% dengan peningkatan pemahaman materi sebesar 41,67%.
Pembentukan Tim Rukti Jenazah dan Peningkatan Standar Kesehatan dalam Pengelolaan Erlina Sih Mahanani; Atiek Driana Rahmawati; Ana Medawati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.53.1113

Abstract

Risiko tingkat kematian usia lanjut secara teori lebih besar dari usia muda. Sementara itu, kematian merupakan hak Sang Pencipta kepada makhluk-Nya. Peristiwa kematian akan dialami oleh semua makhluk hidup, termasuk manusia. Apabila dalam masyarakat ada yang meninggal dunia, keluarga akan mengurus jenazahnya dari memandikan, mengafani, mensalatkan, sampai menguburkan. Agama Islam mengajarkan sebagai sesama muslim akan saling membantu dan mengurus jenazah sesama muslim. Apalagi bila yang meninggal tidak ada keluarga dekat yang berada di rumah atau disekitar rumah, tetangga akan saling bantu membantu untuk mengurusnya. Nilai positif dalam masyarakat ini perlu dikembangkan. Pentingnya nilai-nilai positif dalam masyrakat ini perlu dilakukan pelatihan dan pembentukan tim rukti jenazah dan diseminasi peningkatan pengelolaan standar kesehatan. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan di RT 10 RW 04 Blunyahrejo, Karangwaru, Yogyakarta dengan kegiatan pelatihan rukti jenazah, penyuluhan dan pelatihan peningkatan standar kesehatan untuk tim rukti jenazah dan masyarakat umum, pembentukan tim rukti jenazah wanita dan tim rukti jenazah laki-laki, pemberian bantuan dari tim pengmas. Pelaksanaan pengabdian memberi manfaat besar bagi masyarakat dengan terbentuknya tim rukti jenazah dan langsung dapat dipraktikkan dalam kehidupan bermasyarakat. Rukti jenazah langsung dilakukan dengan standar kesehatan dalam pengelolaannya, termasuk limbahnya. Tim merasa lebih percaya diri karena telah mendapat materi dan pelatihan sampai mengkafani jenazah. Implikasi kegiatan ini adalah dapat meningkatkan nilai-nilai positif dalam masyarakat dan bisa langsung dipraktikkan secara nyata
Peningkatan Kompetensi Pramuka Peduli, Saka Bhakti Husada dan Dental Scouting dalam Kesiapsiagaan Erupsi Merapi 2022 Laelia Dwi Anggraini; Bakhrul Lutfianto; Widyapramana Widyapramana
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.53.1114

Abstract

Kesehatan merupakan salah satu unsur yang berpengaruh pada perkembangan hidup manusia, untuk itu diperlakukan usaha-usaha yang dapat meningkatkan taraf kesehatan masyarakat, khususnya di Kota Yogyakarta. Persoalan yang dihadapi saat ini adalah keterbatasan dalam pelayanan kesehatan gigi dan mulut. Menurut WHO lebih dari 50 juta jam sekolah pertahun hilang sebagai akibat yang ditimbulkan oleh sakit gigi pada anak. Surkesnas melaporkan 62,4% penduduk merasa terganggu pekerjaan/sekolah karena sakit gigi (rata-rata pertahun 3,86%). Lokasi mitra adalah aktivis Pramuka Penegak dan Pandega (T/D) di lingkungan Kwarda DIY. Kwarda DIY terdiri dari 5 Kwartir Cabang (setingkat Kabupaten/Kota), ialah Sleman, Gunung kidul, Bantul, Kulon Progo dan Kota Yogyakarta. Diharapkan ada perwakilan dari mitra ini, sehingga kader bisa ditempatkan di beberapa wilayah DIY. Keunikan pengabdian masyarakat ini adalah adanya mitra sasaran, yaitu pelibatan para Penegak Pandega (peserta didik usia 16-25 tahun) yang merupakan agen perubahan. Program Studi Kedokteran Gigi dalam menjalankan visi dan misinya sesuai renstra pengabdian kepada masyarat berkomitmen membangun mindset bahwa ‘pencegahan lebih baik dari pengobatan’. Urgensi pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pembelajaran dan deteksi dini karies pada gigi masyarakat sehingga program pencegahan dapat dilakukan. Pendayagunaan usia T/D karena dipandang sebagai usia strategis dalam pembinaan peserta didik gerakan pramuka. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah transfer perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu cepat di bidang kedokteran gigi khususnya cara pemeliharaan kesehatan gigi pada masyarakat, menambah wawasan pengetahuan dan keterampilan juga peningkatan peran serta Penegak Pandega dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh. Rangkaian kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang dapat menunjang kemampuan T/D secara profesional sesuai perannya dan peran serta dokter gigi dalam melakukan edukasi bagi masyarakat. Pengabdian ini berupa sosialisasi preventive care yang dapat dilakukan para T/D dalam deteksi dini karies (lubang gigi) dan cara pencegahannya, serta membentuk ‘Kader Gigi Sehat’ untuk T/D di wilayahnya. Targetnya adalah terbentuknya Satgas T/D Peduli Kesehatan Gigi, yang siap mendeteksi dini karies pada masyarakat. Rata-rata skor pengetahuan kader pramuka sebelum pelatihan adalah 68% dan sesudah pelatihan adalah 92%. Luaran penelitian ini adalah publikasi jurnal nasional pengabdian masyarakat terindeks sinta, publikasi pada media massa cetak dan/atau media massa TV/radio, video pelaksanaan kegiatan dan peningkatan pemberdayaan T/D berdasar kuesioner pengetahuan (sebelum dan sesudah)
Pencegahan Kehamilan Obesitas Melalui Pengaturan Asupan Makanan dan Pemeriksaan Kehamilan Yoni Astuti; Alfaina Wahyuni; Fitnaningsih Endang C; Anna Monita
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.53.1115

Abstract

Pembatasan aktivitas di luar ruangan yang diterapkan selama pandemi COVID-19 menyebabkan perubahan gaya hidup masyarakat berupa penurunan partisipasi dalam aktivitas fisik dan perubahan pola makan. Sehingga risiko peningkatan berat badan sampai obesitas merupakan hal yang niscaya. Peningkatan berat badan pada wanita usia reproduktif berdampak buruk pada kesehatan secara umum. Ibu hamil yang mengalami obesitas juga akan menimbulkan dampak bagi kesehatan ibu maupun tumbuh kembang janinnya. Tujuan pengabdian ini memberikan pelatihan untuk menyusun menu dan mengukur asupan sesuai dengan kebutuhan sendiri dan pemeriksaan kehamilan serta deteksi perkembangan janin. Metode yang digunakan adalah ceramah, demonstrasi, pemeriksaan kehamilan, dan praktek membuat menu dan asupan sesuai kebutuhan. Hasil kegiatan menunjukkan gambaran umur kehamilan dari 15 peserta aktif adalah 3 orang trimester I, 13 orang trimester II dan satu orang trimester 3, Sebagian besar kehamilan multigravida (73,33 %) , satu orang grandemultigravida dengan obesitas. Hasil pemeriksaan USG menunjukkan secara umum kondisi ibu, letak janin, jumlah air ketuban maupun berat janin dalamkondisi baik dan sesuai usia kehamilan. Namun terdapat satu orang diduga kista ovarium kiri ukuran 5,1cm. Hasil praktek penyajian asupan makanan tiga waktu sudah banyak yang sesuai dengan gambaran isi piringku namun masih ada yang belum sesuai. Hasil rerata pretest tentang pengetahuan pencegahan kehamilan obesitas melalui pengaturan asupan makanan 75.5, dan hasil rerata posttest 82%. Kesimpulan pengabdian ini terlaksana dengan baik, lancar sesuai rencana. Di temukan satu ibu hamil dengan risiko multigravida obesitas dan satu peserta mengidap kista ovarium kiri. Penyuluhan tentang asupan gizi untuk mencegah obesitas meningkatkan pengetahuan sebanyak 6,5 %.
Peningkatan Kesehatan dan Desain Kemasan Produk bagi Warga dan UMKM pada Masa Pandemi Wisnu Kartika; Sigit Widadi; Nur Hudha Wijaya
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.53.1116

Abstract

Pada saat ini pandemi melanda dunia, khususnya di Indonesia telah mencapai hampir 2 tahun sejak tahun 2019. Masyarakat mengalami dampak yang sangat signifikan dari yang kehilangan pekerjaan hingga penyakit yang mengenai warga masyarakat. Mitra UMKM tempe dan keripik pisang mengalami masalah pada bidang pemasaran yang lingkupnya kurang luas dan hanya sebatas pada warung terdekat di sekitar usaha UMKM dan juga peralatan produksi yang kurang memadai. Dengan adanya kegiatan pengabdian maka akan dilaksanakan beberapa program yang dapat menumbuhkan kembali semangat untuk bekerja. Metode pengabdian yang dilaksanakan antara lain, yaitu pembuatan label kemasan dan logo, hibah alat pres bagi UMKM, dan desain stiker logo produk UMKM, serta sosialisasi edukasi penggunaan gadget bagi anak-anak. Saat ini penggunaan gadget oleh anak-anak meningkat. Hasil dari pengabdian ini adalah produk dari usaha UMKM tempe dan keripik pisang dapat menjangkau hingga ke daerah wisata HEHA Gunung Kidul yang merupakan salah satu spot favorit untuk kunjungan wisata. Kemudian, hibah alat yaitu berupa alat pres dan kompor untuk menunjang kegiatan produksi. UMKM ini juga mendapat bantuan berupa label dan logo. Kesimpulan yang dapat diambil dari kegiatan masyarakat adalah bahwa dengan adanya kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan semangat bagi usaha UMKM agar dapat bertahan hidup di tengah pandemi yang melanda
Pemberdayaan Kader dan Masyarakat dalam Hidup Sehat dan Terkontrol di Dukuh Sawah, Krambilsawit, Gunung Kidul Hafni Zuchra Noor; Imaniar Ranti
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.53.1118

Abstract

Penyakit kronis tidak menular seperti hipertensi dan diabetes merupakan salah satu masalah yang kerap dihadapi dalam masyarakat. Pengetahuan masyarakat tentang penyakit kronis tersebut masih kurang sehingga terlambat untuk deteksi awal, masih tidak mengetahui tentang manajemen terapi, serta cara mengontrol penyakit tersebut. Dalam Pandemi Covid-19 ini, penyakit hipertensi dan diabetes merupakan penyakit komorbid yang mampu memperburuk kondisi penderita, sehingga penting untuk masyarakat dapat memahami cara hidup sehat dengan penyakit tersebut. Selain itu, penggunaan masker dan cuci tangan di Dukuh Sawah masih jarang dilakukan, hal tersebut dapat meningkatkan penularan Covid-19. Pengabdian ini bertujuan agar masyarakat Dukuh Sawah mampu hidup dengan lebih sehat dan terkontrol dan lebih siap dalam mengurangi angka penularan virus Covid-19. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu penyuluhan dan edukasi tentang penyakit hipertensi, diabetes dan juga pemakaian masker serta cuci tangan, sebelumnya dilakukan pre-test dan setelahnya dilakukan post-test. Penyuluhan dan edukasi diikuti dengan baik oleh 27 warga Dukuh Sawah dan hasil evaluasi melalui post-test terdapat peningkatan sebanyak 38%.
Pelayanan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) pada Masa Transisi New Normal di Posbindu PTM Mawar Lestari Dinasti Pudang Binoriang
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.53.1119

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) adalah suatu penyakit yang memiliki masa inkubasi yang lama dan laten dalam proses penularannya. Penyakit tersebut tidak mudah ditularkan dari individu ke individu lainnya. Penyakit tidak menular paling banyak disebabkan oleh gaya hidup manusia yang tidak sehat (Putri, Hubaybah, & Asparian, 2018). Hasil pengukuran tekanan darah menunjukkan penyakit hipertensi sebanyak 34,1% (Riskesdas, 2018). Melihat tingginya prevalensi PTM, pemerintah memiliki beberapa strategi pencegahan, salah satunya dengan pemantauan rutin kesehatan masyarakat yang dilaksanakan melalui pos pembinaan terpadu (posbindu). Kegiatan ini merupakan upaya promotif dan preventif yang berfungsi mengetahui faktor-faktor risiko penyakit tidak menular (PTM) yang perlu diketahui dan diwaspadai masyarakat (Primiyani, dkk. 2019). Pada masa pandemi, pembatasan kegiatan/aktivitas di luar rumah akan berpotensi meningkatkan prevalensi orang dengan faktor risiko PTM. Deteksi dini faktor risiko PTM atau skrining pada masa pandemi covid-19 dapat dilakukan secara mandiri dengan alat pemeriksaan yang dimiliki sendiri dan hasil dapat dikomunikasikan dengan dokter online atau kader di posbindu melalui pemanfaatan teknologi informasi. Peran dan tugas kader pada masa pandemi covid-19 ini menjadi berat karena harus ada inovasi yang dilakukan agar anggota posbindu PTM dapat mengetahui kondisi kesehatannya

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 1 (2025): Rekonstruksi Pendidikan di Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): SIBISA - Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat UMY 2024 Vol. 6 No. 2 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 5: 2: December 2022 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2022: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2022: 5. Produktifitas dan Daya Saing Industri Pangan 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2022: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2022: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2021: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2021: 5. Produktivitas dan Daya Saing Industri Pangan 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2021: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2020: 9. Manajemen Rumah Sakit Era Pandemi Covid-19 2020: 11. Teknologi Informasi dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 10. Digitalisasi Dakwah Syiar Islam 2020: 8. Teknologi Produksi dan Daya Saing Industri Pangan 2020: 7. Edukasi Penyelesaian Pertikaian di Masyarakat (Litigasi) 2020: 6. Kinerja Kelembagan Sosial Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan dan Penanganan Bencana 2020: 5. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan 2020: 3. Kapasitas Daya Saing UMKM dan BUMDES 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 1. Kebijakan Publik Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Industri Kreatif 2019: 6. Penanggulangan Bencana dan Pelestarian Lingkungan Hidup 2019: 5. Pemberdayaan Kaum Perempuan 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat 2018: 5. Penguatan Inovasi Pendidikan Bagi Pemerintah Daerah 2018: 4. Penguatan Inovasi Ekonomi dan UMKM Bagi Pemerintah Daerah 2018: 3. Penguatan Inovasi Kesehatan dan Obat Bagi Pemerintah Daerah 2018: 2. Penguatan Inovasi Teknologi (Pangan, Pertanian, Energi, Transportasi) Bagi Pemerintah Daera 2018: 1. Penguatan Inovasi Sosial Humaniora Bagi Pemerintah Daerah More Issue